Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.  (Read 1022036 times)

0 Members and 4 Guests are viewing this topic.

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2430 on: 16 August 2010, 10:55:00 AM »
Kalo memang pengikut LSY yg notabene anda katakan mengandung kebenaran bagi semua makhluk dan juga kesucian ajarannya

coba donk ajarkan ajaran2 tersebut yg mengandung kesucian dan juga pengertian benar.

kalo kita mengomentari tindak tanduk LSY malah dianggap benci, malah dianggap melekat pada mara.

sekarang tunjukin aja ajaran2 dia. g mau liat...

g udah cukup menilai pribadi LSY itu sendiri... sekarang g mau nilai ajarannya aja...

dan kalo kalian merasa cukup berkompeten membawakan ajaran beliau silahkan, tapi kalo gak bisa yaudah diem aja.. jangan nantinya malah menjelek2an ajaran orang lain (LSY) . ditanya tapi gak bisa jawab. malah mengomentari penanya..

g udah cukup menilai pribadi LSY itu sendiri... sekarang g mau nilai ajarannya aja...

gw jadi tertarik sama cara kerja si PENASEHAT....  gw pingin tau cara kerjanya gimana...
point2 nasehat apa yg telah dikeluarkan ?..............
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2431 on: 16 August 2010, 11:02:35 AM »
Bagaimana mengenali Buddhist Cult
---------------------------------------------

Pemimpin selalu benar

kepemimpinan karismatik  sangat kuat dalam situasi Cult. pepatahnya adalah "pemimpin selalu benar". Sering terjadi "kekudusan-Nya" adalah gelar yang diberikan sendiri dan berbagai gelar kehormatan dibuat tanpa bukti  sertifikasi yang jelas. Ketika ditanya secara khusus tentang penahbisan mereka, khususnya tentang dimana, bagaimana dan kapan itu terjadi, jawaban mereka biasanya mengelak, atau memberikan daftar  bertele-tele (seperti "garis silsilah tanpa aliran").

Sang Pemimpin akan mengklaim pengetahuan tertinggi dalam informasi (vinaya, sutta atau liturgi), dan dapat menggunakan syair-syair tertentu untuk membenarkan pemikiran dan tindakan mereka. Dengan pemikiran ini, ia merasa ia memiliki wewenang ketuhanan untuk mengajar orang bagaimana untuk hidup dan bagaimana harus bersikap (seperti kata pepatah, yang bermata satu memimpin  dalam kerajaan orang buta).

Quote
bentar gelar buddha hidup, bentar rinpoche, ditanya silsilah pada ngaco =))

Tidak boleh ada pertanyaan

pengikut Cult terbiasa untuk mengutip pemimpin mereka tanpa pernah menanyai mereka. Mempertanyakan pemimpin kultus mungkin mengakibatkan sanksi atau ditinggalkan oleh anggota lain dan pemimpin. Bahkan "Kalama Sutta" bisa diputar-balikkan sesuai dengan interpretasi mereka. Salah satu ayat favorit adalah "... bila engkau sendiri tahu:" Hal-hal (perbuatan) ini baik, hal-hal ini tidak tercela; hal-hal ini dipuji oleh para bijaksana; jika dilakukan dan dijalankan, hal ini menuntun menuju manfaat dan kebahagiaan, "masuklah dan tinggallah di dalamnya."

Masalahnya adalah bahwa para pengikut yang berkali-kali diberitahu bahwa mereka adalah "pelajar Dharma", bahwa karena "kebodohan mereka", mereka perlu berlatih lebih rajin sebelum mereka dapat memutuskan untuk diri mereka sendiri. Dengan demikian, sangat penting untuk membentuk "persahabatan spiritual" Kalyana mitra), ikatan khusus antara "guru dan murid". Sayangnya, Cultist cenderung untuk memanfaatkan hubungan ini untuk tujuan mereka sendiri, yang akhirnya mengarah pada pelestarian sistem parasit atau ketergantungan terus-menerus. Ini adalah berlawanan dengan hubungan simbiosis yang ada antara Sangha dan  pengikut awam yang diterapkan dalam aliran utama.

pengikut Cult akan memperlihatkan semangat yang tidak perlu dipertanyakan terhadap pemimpin mereka dan akan menolak untuk menerima bahwa pemimpin mereka bisa salah. Kasus-kasus yang lebih ekstrim bahkan akan menggunakan kekerasan untuk melindungi guru mereka.

Quote
semua muridnya dibuat meyakini bahwa LSY itu Buddha Hidup, mereka tidak pernah mempertanyakan kenapa atau bagaimana, mereka hanya mengimani begitu saja

Seluruh dunia melawan kita

Kritik dan teguran oleh mereka yang dianggap lebih berpengetahuan atau populer biasanya mendorong pemimpin Cult untuk menganggapnya sebagai  situasi penindasan. para pengikut terus-menerus diingatkan bahwa mereka disiksa oleh tangan-tangan yang "tak terlihat", oleh orang-orang yang memiliki otoritas dan oleh mereka yang "iri" pada cara tidak-ortodoks mereka. satunya cara mereka untuk melawan kekuatan-kekuatan itu adalah dengan "bersatu".

Quote
makanya di buat cerita minum kopi sama Buddha

Tidak ada orang lain yang benar

pemimpin Cult percaya mereka memegang monopoli kebenaran dalam metode mereka dari ajaran dan cara praktik. Siapa saja yang ingin menghadiri atau menghadiri kelompok atau pusat Dharma lain akan dijauhi oleh seluruh pengikut dan dianggap murtad. Ada kasus di Malaysia di mana seorang guru Cult secara kasar menghina yang Puggala Pannatti (kitab Klasifikasi Empat Jenis Individu) dengan mengelompokkan mereka yang tidak mengikuti ritual-ritual dan cara perilaku yang telah ditentukan sebagai "padaparama" - individu yang tidak dapat memperoleh pembebasan  penyakit-penyakit duniawi selama kehidupan ini meskipun ia mengerahkan usaha  terbaik dalam praktik Dhamma. Untuk memperoleh kemajuan, semua yang harus dilakukan adalah mengikuti metode yang telah ditentukan dan mendengarkan instruksi guru.

Quote
katanya semua orang boleh mengaku mencapai pencerahan, tapi siapakah yang benar2 mencapai pencerahan? sendirinya bilang jangan takabur apakah sendirinya tidak takabur?

Eksploitasi Keuangan

Cult biasanya sibuk dengan pengumpulan uang, baik untuk tujuan amal atau untuk membangun pusat mereka. Salah satu metode favorit mereka adalah untuk menekankan pada ajaran "tanpa-diri, "tanpa-ego", "ketamakan" dan "kekosongan" dan kemudian menghubungkannya dengan bagaimana  kekayaan pribadi seeorang memiliki lebih sedikit "manfaat" dibandingkan dengan mereka yang membaginya dengan komunitas untuk menyebarkan Dharma. kelompok Cult mengajarkan bahwa  berkorban demi organisasi adalah jauh lebih baik daripada seseorang menyimpan uangnya di tempat lain.

Quote
Rolls Royce =))

Menggunakan ketakutan dan intimidasi

agama Cult mengandalkan intimidasi pribadi maupun umum untuk menertibkan anggota mereka. Dalam ajaran Buddha khususnya, di mana penekanan pelatihan pikiran melalui meditasi adalah bagian integral dari praktik, individu lemah atau mereka yang menghadapi masalah pribadi adalah yang paling  rentan terhadap perlakuan tersebut. Melalui karisma mereka, pemimpin Cult mahir "berempati" dengan mereka yang menghadapi masalah pribadi.

Ketika pemimpin marah dan menggunakan kata-kata kasar, mereka menjelaskan itu sebagai ungkapan "cinta dan kasih sayang". Beberapa membenarkan ini dengan label respon agresif sebagai "persahabatan kasar". Dan ketika anggota yang ditargetkan juga mengalami tekanan  untuk "mengubah perilaku-nya", intimidasi ini menjadi lengkap. Ini adalah apa yang disebut sebagai yang "psikologi massa".

Akibatnya, anggota kelompok Cult terus menerus menghadapi pertempuran antar-kelompok untuk mempertahankan keinginan mereka untuk diterima dan status mereka dapat berubah tergantung pada apa yang terjadi dalam hidup mereka. Dengan cara ini para pemimpin Cult mampu mempertahankan anggotanya dan terikat dengan organisasi mereka.

Quote
pake khotbah membunuh dengan menyebrangkan =))

Indoktrinasi

Hampir semua Buddhist Cult menggunakan beberapa teknik mengubah pikiran seperti meditasi, takut guru, takut "karma buruk" dan manipulasi emosional untuk mencuci otak anggota untuk tetap tinggal di sana.

Pemimpin Cult juga mahir menusuk rasa bersalah, sering bermain dengan pikiran bingung, memberikan konseling pribadi tentang "pengamatan formasi mental" setelah meditasi.

Alih-alih memimpin siswa untuk memperkuat tekad pribadi untuk menghadapi iblis internal mereka, pemimpin Cult sebaliknya akan mengembangkan ide-ide pembebasan melalui dukungan masyarakat, dengan demikian mempertahankan ketergantungan pada kekuatan eksternal.

Quote
terlihat dengan sikap2 muridnya yang bingung dan terus bermain pikiran dengan takut karma buruk menimpanya

sumber: postingan dari pemimpin Kegelapan Ryuyana, Juli 2010.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2432 on: 16 August 2010, 11:56:24 AM »
Jika anda tidak terbiasa dengan budaya Buddhis, tidak perlu memaksakan diri Bro, lakukan saja menurut budaya aliran anda, anda bahkan tidak bisa mengucapkan (baca: menuliskan) "Namo Buddhaya" dengan benar

inilah bukti otentik orang melekat pada dharma

tidak bisa mendengar orang lain, merasa paling ngerti

bahkan namo buddhaya pun jadi masalah

jangan2 anak kecil yg baru belajar ngetik tapi salah pun dibilang bukan buddhis

Inilah bukti otentik orang yang melekat pada GM, dan mengikuti 2 aturan .

Aturan no.1 : GM adalah Buddha , jadi GM pasti benar.
Aturan no.2:  Jika GM berperilaku tidak sama dengan seorang Samma Sambuddha, (bebas keterikatan keluarga, hiidup sebagai pertapa dll), lihat aturan no. 1.

Otentik asli.
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2433 on: 16 August 2010, 11:57:43 AM »
LOCKKK!!!! =)) =)) =))

Enak aja main Lockkkk, Rolls Roycenya belum keluar! Jangan di lock dulu.
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2434 on: 16 August 2010, 12:14:39 PM »


gw baca posting lain ada yg rencana nyumbang jubah...(berkisar 300ribu)....

Nah kalau mau nyumbang utk master itu berapa ya?

1. komplit set bulu2 merak
2. Ten finger set GOLD RINGS
3. Topi2
4. Baju2 ?

mohon di rinci ya masing2 nilainya berapa ya?.... trus kalau topi2 itu pesan dimana sih?

apakah benar bajunya yg komplicated bisa sampai puluhan juta rph? apakah begitu ?


gw baca posting lain ada yg rencana nyumbang jubah...(berkisar 300ribu)....

Nah kalau mau nyumbang utk master itu berapa ya?

1. komplit set bulu2 merak
2. Ten finger set GOLD RINGS
3. Topi2
4. Baju2 ?

mohon di rinci ya masing2 nilainya berapa ya?.... trus kalau topi2 itu pesan dimana sih?

apakah benar bajunya yg komplicated bisa sampai puluhan juta rph? apakah begitu ?

GM Maen Reog Ponorogo?
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2435 on: 16 August 2010, 12:47:25 PM »


gw baca posting lain ada yg rencana nyumbang jubah...(berkisar 300ribu)....

Nah kalau mau nyumbang utk master itu berapa ya?

1. komplit set bulu2 merak
2. Ten finger set GOLD RINGS
3. Topi2
4. Baju2 ?

mohon di rinci ya masing2 nilainya berapa ya?.... trus kalau topi2 itu pesan dimana sih?

apakah benar bajunya yg komplicated bisa sampai puluhan juta rph? apakah begitu ?


gw baca posting lain ada yg rencana nyumbang jubah...(berkisar 300ribu)....

Nah kalau mau nyumbang utk master itu berapa ya?

1. komplit set bulu2 merak
2. Ten finger set GOLD RINGS
3. Topi2
4. Baju2 ?

mohon di rinci ya masing2 nilainya berapa ya?.... trus kalau topi2 itu pesan dimana sih?

apakah benar bajunya yg komplicated bisa sampai puluhan juta rph? apakah begitu ?

GM Maen Reog Ponorogo?

jadi Reog Ponorogo itu budaya indonesia atau ajaran LSY? jadi kek M***ysia yg suka membajak kebudayaan indo

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2436 on: 16 August 2010, 01:25:46 PM »
Menurut id.wikipedia.  Budaya Reog Ponoroga sdh ada sejak abad ke 15.  dan foto tertua pertunjukkan Reog Ponorogo adalah pd thn 1920.

Master Lu lahir thn 1943.  Jadi, siapa mengcopy siapa sudah jelas.

Ada kemungkinan lain, Mr. Lu pernah tumimbal lahir jadi warok dan maen di Ponorogo, dgn kesaktian beliau yg bisa mengingat kehidupan yang lampau, segalanya kan jadi mungkin.

Jadi, bro Indra jangan sembarang menuduh GM menjiplak budaya Indonesia.

Ingat, Aturan no. 1.  GM adalah Buddha, karena itu tdk pernah salah.   :))



~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2437 on: 16 August 2010, 01:57:51 PM »
Menurut id.wikipedia.  Budaya Reog Ponoroga sdh ada sejak abad ke 15.  dan foto tertua pertunjukkan Reog Ponorogo adalah pd thn 1920.

Master Lu lahir thn 1943.  Jadi, siapa mengcopy siapa sudah jelas.

Ada kemungkinan lain, Mr. Lu pernah tumimbal lahir jadi warok dan maen di Ponorogo, dgn kesaktian beliau yg bisa mengingat kehidupan yang lampau, segalanya kan jadi mungkin.

Jadi, bro Indra jangan sembarang menuduh GM menjiplak budaya Indonesia.

Ingat, Aturan no. 1.  GM adalah Buddha, karena itu tdk pernah salah.   :))





sudah berapa kali dibilang? info dari wiki tidak berlaku untuk kasus LSY, hanya sumber yg memuji2 LSY yg berlaku

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2438 on: 16 August 2010, 01:59:42 PM »
Nah apakah ini wajah master lagi remaja?
adakah cerita2 bagaimana sewaktu remaja ketemu PENASEHAT ?

thanks yaaa

The upload folder is full. Please try a smaller file and/or contact an administrator.

upps gak bisa tuhhh, thread ini udah terlalu banyak gambar REOK kaleeee....

help  help  :'( :'(
« Last Edit: 16 August 2010, 02:01:44 PM by johan3000 »
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline kur0bane

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 392
  • Reputasi: 8
  • namo buddhaya,namo dhammaya,namo sanghaya
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2439 on: 16 August 2010, 03:31:08 PM »
waduh rame banget neh kalo LSY. kalo dia datang nanti gimana ya jadinya?
lwakkawkwakwkakwakwakwa

Offline WhoAmI

  • Teman
  • **
  • Posts: 72
  • Reputasi: -1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2440 on: 16 August 2010, 05:58:44 PM »
Namo Budhaya...
mohon tidak dipermasalahkan untuk cara penulisan karena saya sendiri tidak pernah belajar tata tulisan pali (saya pernah bertanya tentang topik penulisan pali dan di beri link oleh rekan sumedho, tapi saya tidak bisa ngerti , thx rekan sumedho anyway...)
saya menuliskan Namo Budhaya hanya dari lafalnya saja dengan bahasa Indonesia.. jika hal ini menjadi salah, saya mohon dimaafkan dan dimaklumi...

setahu saya Namo Budhaya artinya terpujilah Budha (Buddha)...biasa digunakan untuk menyapa sesama rekan budhist (buddhist)
perlu rekan indra ketahui, saya bukan dari aliran zfz maupun Theravada..
saya adalah saya, saya bukan rekan padmakumara - boleh rekan sumedho sbg admin mengkonfirmasi hal ini?

saya kebetulan pernah membaca blog tbsn, itu bukan reog, itu semacam simbol pada 3 Budha/Buddha, Budha Sakyamuni, Budha Amithaba, dan satu lagi saya sudah lupa (maaf)....dari ekor burung merak kalo saya tidak salah ingat...
Benar atw salahkah tatacara itu? bukan hak/tugas  saya untuk menghakiminya...

« Last Edit: 16 August 2010, 06:03:43 PM by WhoAmI »

Offline WhoAmI

  • Teman
  • **
  • Posts: 72
  • Reputasi: -1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2441 on: 16 August 2010, 06:18:07 PM »
melekat pada Dhamma sangat bermanfaat untuk perkembangan batin... melekat pada sosok itu sangat berbahaya...


coba tunjukkan mamfaatnya

parah, penyimpangan ajaran buddha sudah makin menggila, meleket dibilang ada manfaat

kasihan...
waduh rame banget neh kalo LSY. kalo dia datang nanti gimana ya jadinya?
lwakkawkwakwkakwakwakwa

nah kebetulan orang yang sedang rekan2 'diskusi'kan, tahun depan katanya mau datang, untuk rekan2 yang masih penasaran dengan jawaban dari rekan2 zfz, bisa langsung bertanya , kan lebih baik...

untuk rekan2 dari zfz, gak perlu terlalu 'ngoyo/ngotot' untuk membela GM anda; orang yang benar akan dibela oleh karmanya sendiri...
untuk rekan2 yang non zfz, ya mohon jangan terlalu mendesak rekan zfz, mungkin mereka tidak punya jawaban dari pertanyaan rekan2..

jika ada kata2 yang kasar/ menyinggung, mohon dimaafkan, karena saya tidak bermaksud demikian...

Namo Buddhaya... :) ( trims rekan Indra yang sudah mengajarkan cara penulisan yang benar.. sekalian nanya, yang benar Nammo atw Namo?)

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.382
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2442 on: 16 August 2010, 06:34:17 PM »
 [at] whoami: confirmed
There is no place like 127.0.0.1

Offline cumi polos

  • Sebelumnya: Teko
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.129
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
  • mohon transparansinya
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2443 on: 16 August 2010, 06:38:19 PM »


Nahhh sebelum datang, boleh jelaskan  foto2 master yg diatas...  ;D ;D ;D
merryXmas n happyNewYYYY 2018

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Seputar master LU (LSY) & Living Buddha & True Buddha School.
« Reply #2444 on: 16 August 2010, 06:38:48 PM »
Menurut id.wikipedia.  Budaya Reog Ponoroga sdh ada sejak abad ke 15.  dan foto tertua pertunjukkan Reog Ponorogo adalah pd thn 1920.

Master Lu lahir thn 1943.  Jadi, siapa mengcopy siapa sudah jelas.

Ada kemungkinan lain, Mr. Lu pernah tumimbal lahir jadi warok dan maen di Ponorogo, dgn kesaktian beliau yg bisa mengingat kehidupan yang lampau, segalanya kan jadi mungkin.

Jadi, bro Indra jangan sembarang menuduh GM menjiplak budaya Indonesia.

Ingat, Aturan no. 1.  GM adalah Buddha, karena itu tdk pernah salah.   :))





sudah berapa kali dibilang? info dari wiki tidak berlaku untuk kasus LSY, hanya sumber yg memuji2 LSY yg berlaku

Oh, maaf beribu maaf, saya tidak tahu kalau ada peraturan tidak boleh mengambil dari sumber lain, selain dari sumber yang memuji muji LSY.

Kalau begitu ada Aturan No. 3.  : Jangan percaya sumber informasi diluar dari sumber yang memuji muji LSY.
~Life is suffering, why should we make it more?~