//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: umat awam yg mencapai arahat  (Read 17367 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
umat awam yg mencapai arahat
« on: 25 June 2010, 02:24:56 PM »
namo buddhaya

dalam millinda panha, bab 14 #62 :

"Anda mengatakan bahwa jika seorang umat awam mencapai tingkat Arahat dia harus memasuki Sangha pada hari itu juga, atau kalau tidak, dia akan mati dan mencapai parinibbana. Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan."

"Kesalahan itu bukan terletak pada kearahatannya, melainkan pada keadaan si umat awam yang terlalu lemah untuk menopang kearahatan itu. Seperti halnya, O baginda, meskipun makanan melindungi kehidupan makhluk, dia juga akan mengambil nyawa orang yang pencernaannya lemah. Demikian juga, jika seorang umat awam mencapai tingkat Arahat, maka karena kelemahan kondisi itulah dia harus memasuki Sangha pada hari itu juga. Kalau tidak, dia akan mati."

yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?

mohon petunjuk saudara sekalian ..
 _/\_
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #1 on: 25 June 2010, 02:33:21 PM »
bahiya ;D
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #2 on: 25 June 2010, 02:38:00 PM »
bagi Arahat sendiri tidak sia-sia, tetapi bagi makhluk lain yang sia-sia, karena kesempatan bertemu Arahat berkurang.

Quote
yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

setahu saya semua arahat umat awam keburu ditahbiskan, atau yang meninggal biasanya mati di hari yang sama mereka mencapai kesucian.

Raja Suddhodana mati di hari yang sama. Ratu Khema mencapai kesucian, mendapat ijin dari suami, dan ditahbiskan di hari yang sama. Bahiya mati sebelum ditahbiskan.

Selain itu jika Sang Buddha ditanya murid umat awam mana yang terkemuka, selalu dijawab yang anagami. gak ada murid umat awan yang terkemuka yang arahat.


HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #3 on: 25 June 2010, 02:41:19 PM »
di Maha-Vacchagotta Sutta, disebutkan banyak bhikkhu arahat, banyak bhikkhuni arahat, dan banyak umat awam anagami.

Quote
‘Good, Gotama, wait! Is there a single bhikkhu a disciple of Gotama, who has destroyed desires, has released the mind from desires and released through wisdom, abiding, here and now?’ ‘Vaccha, not one, not one hundred, not two hundred, not three hundred, not four hundred, not five hundred. There are many more bhikkhus, disciples of mine, who have destroyed desires, the mind released from desires and released through wisdom, here and now abiding.’ ‘Good, Gotama, wait! Let alone bhikkhus. Is there a single bhikkhuni a disciple of Gotama, who has destroyed desires has released the mind from desires and released through wisdom, here and now, have realised?’ ‘Vaccha, not one, not one hundred, not two hundred, not three hundred, not four hundred, not five hundred. There are many, more bhikkhunis, disciples of mine, who have destroyed desires, the mind released from desires and released through wisdom, here and now realising abide’. ‘Good, Gotama, wait! Other than bhikkhus, and bhikkhunis.Is there a single lay disciple of Gotama, who wearing white clothes had led the holy life, has destroyed the five lower bonds to the sensual world, and is born spontaneously, not to proceed?’ ‘Vaccha, not one, not one hundred, not two hundred, not three hundred, not four hundred, not five hundred. There are many more lay disciples of mine, who have destroyed the five lower bonds to the sensual world, and born spontaneously would not proceed.’
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #4 on: 25 June 2010, 02:50:53 PM »
dalam kasus Bahiya, beliau mencapai arahat setelah mendengar kotbah sang Buddha, dan kemudian meninggal karena diserang sapi dan anaknya (http://dhammacitta.org/tipitaka/kn/ud/ud.1.10.than.html) .. jadi bahiya meninggal karena karma buruknya berbuah atau karena mencapai arahat namun tidak ditahbiskan pada hari itu juga?
 _/\_
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #5 on: 25 June 2010, 03:21:41 PM »
imo hal ini ga bener...
simple, arahat ada sebelum Sangha ada
while arahat sendiri sudah disebut "ariya" sangha terlepas dari ia mo masuk persaudaraan bhikkhu ataupun tidak.
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #6 on: 25 June 2010, 04:50:35 PM »
itu dikutip dari Millinda Panha, perdebatan raja Millinda dg YM Nagasena .. (www.w****a.com/forum/books-review/756-milinda-panha.html)

meskipun tidak berasal dari Sang Buddha sendiri, namun isi dari Millinda Panha tersebut sesuai dengan ajaran Sang Buddha ..

namun mengenai Arahat sebelum Sang Buddha Gautama, saya tidak tahu .. yg punya informasi, mohon sharing yaa ..  :)
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #7 on: 25 June 2010, 05:05:47 PM »
yang dimaksud tesla adalah pendapat lain. satu pihak mengatakan bahwa yang dikatakan dalam milinda panha adalah benar, satu pihak menentang.

arahat yang dimaksud bukan arahat sebelum sammasambuddha, melainkan setiap orang yang mencapai kesucian dikategorikan sebagai ariya sangha, walaupun bukan sangha yang ditahbiskan.
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #8 on: 25 June 2010, 05:12:39 PM »
disamping itu, tentunya yg dimaksud oleh Nagasena disini adalah Sangha = kelompok persaudaraan bhikkhu, bukan ariya sangha.

sementara Sangha belum dibentuk awal mulanya. arahat2 awal hanya disebut ehi bhikkhu (cmiiw), belum menjadi anggota sangha.

Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #9 on: 25 June 2010, 05:20:51 PM »
teks inggrisnya (yg katanya memiliki perbendaharaan kata lebih sesuai dg bahasa pali dibanding bahasa indonesia) :

“You say that if a layman attains arahantship he must either enter the Order that very day or die and attain
parinibbàna. Yet if he is unable to find a robe and bowl and preceptor then that exalted condition of arahantship is a
waste, for destruction of life is involved in it.”

“The fault does not lie with arahantship but with the state of a layman, because it is too weak to support
arahantship. Just as, O king, although food protects the life of beings it will take away the life of one whose digestion is
weak – so too, if a layman attains arahantship he must, because of the weakness of that condition, enter the Order
that very day or die.”


mungkin maksudnya bukan sangha dg pemahaman sangha sekarang (STI atau sangha aliran lain) namun kelompok bhikkhu yg telah mencapai tingkat kesucian? jadi umat awam yg mencapai arahat perlu untuk bergabung bersama kelompok bhikkhu untuk saling menyokong?
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #10 on: 25 June 2010, 05:28:22 PM »
1. arahat otomatis disebut sbg ariya sangha
2. apakah mereka hidup berkelompok? cmiiw, Buddha justru suruh arahat pertama pergi menyebar.
3. konon pacekka buddha hidup menyendiri
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #11 on: 25 June 2010, 06:05:08 PM »
1. arahat otomatis disebut sbg ariya sangha
2. apakah mereka hidup berkelompok? cmiiw, Buddha justru suruh arahat pertama pergi menyebar.
3. konon pacekka buddha hidup menyendiri

1) Sotapatti sampai Arahanta adalah yang disebut sebagai Ariya Sangha, bukan terpaku pada status bhikkhu atau umat awamnya.

2) Bhikkhu yang disuruh menyebar hanya 60 bhikkhu Arahanta pertama, karena tujuannya untuk menyebar-luaskan Dhamma. Ketika Dhamma sudah dikenal luas, Sang Buddha tidak pernah menyuruh bhikkhu untuk menyebar lagi. Malah Sang Buddha bersama para bhikkhu sering tinggal bersama dan berkelompok di suatu vihara.

3) Dalam satu masa, bisa muncul beberapa Pacceka Buddha sekaligus. Mereka cenderung akan saling berkunjung, dan ada "tradisi" para Pacceka Buddha untuk berkumpul bersama dan menguraikan pencapaian Nibbana oleh masing-masing. Bahkan dalam kisah Jataka, sering diceritakan ada serombongan Pacceka Buddha yang sedang berpindapata.

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #12 on: 25 June 2010, 07:03:03 PM »
jadi kesimpulannya, Bahiya dan raja Sudhodana meninggal bukan karena tidak ditahbiskan, melainkan oleh karma nya sendiri?
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #13 on: 25 June 2010, 07:09:49 PM »
jadi kesimpulannya, Bahiya dan raja Sudhodana meninggal bukan karena tidak ditahbiskan, melainkan oleh karma nya sendiri?

IMO, walaupun karma memang berperan besar di sini, tapi seandainya kedua ariya itu menjadi bhikkhu maka ada kemungkinan akibat karma mereka dapat menjadi Ahosi (expired)

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #14 on: 25 June 2010, 08:00:28 PM »
jadi menurut sdr indra, bagaimana mengenai pernyataan dalam millinda panha tsb?
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #15 on: 25 June 2010, 08:04:52 PM »
jadi menurut sdr indra, bagaimana mengenai pernyataan dalam millinda panha tsb?
biarkanlah hal itu menjadi misteri, andapun belum tentu bisa mencapai arahat pada kehidupan sekarang, jawaban2 yang diberikan belum tuntu memuaskan keinginan and, sebaik nya berlatih lah sehingga anda bisa mencapai tujuan.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #16 on: 25 June 2010, 08:10:06 PM »
jadi menurut sdr indra, bagaimana mengenai pernyataan dalam millinda panha tsb?

bagian mana dari kalimat saya yang menurut anda bertentangan dengan yg disebutkan dalam Milinda Panha tsb?

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #17 on: 25 June 2010, 09:53:39 PM »
yang menarik paham bahwa arahat umat awam tidak harus bergabung dengan bhikkhu bisa dijadikan leigitimasi bahwa seseorang yang dianggap baik setara dengan arahat, padahal nyata-nyata pembunuh dan tukang tidur dengan istri orang lain =))
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #18 on: 25 June 2010, 10:43:37 PM »
yang menarik paham bahwa arahat umat awam tidak harus bergabung dengan bhikkhu bisa dijadikan leigitimasi bahwa seseorang yang dianggap baik setara dengan arahat, padahal nyata-nyata pembunuh dan tukang tidur dengan istri orang lain =))
ya dan sila segala macam pun tidak berguna, membunuh pun diperbolehkan, arahat yang aneh =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #19 on: 25 June 2010, 10:45:24 PM »
yang menarik paham bahwa arahat umat awam tidak harus bergabung dengan bhikkhu bisa dijadikan leigitimasi bahwa seseorang yang dianggap baik setara dengan arahat, padahal nyata-nyata pembunuh dan tukang tidur dengan istri orang lain =))
ya dan sila segala macam pun tidak berguna, membunuh pun diperbolehkan, arahat yang aneh =))

koreksi: bukan arahat deh, tapi Buddha

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #20 on: 25 June 2010, 11:01:06 PM »
biarkanlah hal itu menjadi misteri, andapun belum tentu bisa mencapai arahat pada kehidupan sekarang, jawaban2 yang diberikan belum tuntu memuaskan keinginan and, sebaik nya berlatih lah sehingga anda bisa mencapai tujuan.

saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #21 on: 26 June 2010, 07:42:33 AM »
biarkanlah hal itu menjadi misteri, andapun belum tentu bisa mencapai arahat pada kehidupan sekarang, jawaban2 yang diberikan belum tuntu memuaskan keinginan and, sebaik nya berlatih lah sehingga anda bisa mencapai tujuan.

saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..
ketika anda baca renungkan kebaikan2 yang diajarkan sutta2 atau buku itu, aplikasikan dalam hidup anda.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline pemula

  • Teman
  • **
  • Posts: 89
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik.
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #22 on: 26 June 2010, 09:59:02 AM »
yang menarik paham bahwa arahat umat awam tidak harus bergabung dengan bhikkhu bisa dijadikan leigitimasi bahwa seseorang yang dianggap baik setara dengan arahat, padahal nyata-nyata pembunuh dan tukang tidur dengan istri orang lain =))
ya dan sila segala macam pun tidak berguna, membunuh pun diperbolehkan, arahat yang aneh =))

koreksi: bukan arahat deh, tapi Buddha


 _/\_ Arahat = Svaka Buddha

Offline pemula

  • Teman
  • **
  • Posts: 89
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik.
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #23 on: 26 June 2010, 10:04:55 AM »
namo buddhaya

dalam millinda panha, bab 14 #62 :

"Anda mengatakan bahwa jika seorang umat awam mencapai tingkat Arahat dia harus memasuki Sangha pada hari itu juga, atau kalau tidak, dia akan mati dan mencapai parinibbana. Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan."

"Kesalahan itu bukan terletak pada kearahatannya, melainkan pada keadaan si umat awam yang terlalu lemah untuk menopang kearahatan itu. Seperti halnya, O baginda, meskipun makanan melindungi kehidupan makhluk, dia juga akan mengambil nyawa orang yang pencernaannya lemah. Demikian juga, jika seorang umat awam mencapai tingkat Arahat, maka karena kelemahan kondisi itulah dia harus memasuki Sangha pada hari itu juga. Kalau tidak, dia akan mati."

yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?

mohon petunjuk saudara sekalian ..
 _/\_

 _/\_
hehe...

Bingung saya.

tapi ada yang ingin saya tanyakan.

Apakah seorang Arahat memiliki pemikiran demikan?

Tidak melekat, melepas segala sesuatunya dan menerima apa adanya! bukan kah harus demikian?

Maaf klo salah.

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #24 on: 26 June 2010, 10:17:50 AM »
yang menarik paham bahwa arahat umat awam tidak harus bergabung dengan bhikkhu bisa dijadikan leigitimasi bahwa seseorang yang dianggap baik setara dengan arahat, padahal nyata-nyata pembunuh dan tukang tidur dengan istri orang lain =))
ya dan sila segala macam pun tidak berguna, membunuh pun diperbolehkan, arahat yang aneh =))

koreksi: bukan arahat deh, tapi Buddha


 _/\_ Arahat = Svaka Buddha

Arahat = Savaka (bukan Svaka) Buddha, tapi Buddha yg saya maksudkan adalah Sammasambuddha

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #25 on: 26 June 2010, 10:24:33 AM »
_/\_
hehe...

Bingung saya.

tapi ada yang ingin saya tanyakan.

Apakah seorang Arahat memiliki pemikiran demikan?

Tidak melekat, melepas segala sesuatunya dan menerima apa adanya! bukan kah harus demikian?

Maaf klo salah.

itulah yg tidak saya mengerti ..  ;D
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #26 on: 26 June 2010, 10:26:29 AM »
tapi setau saya, arahat sudah tidak memiliki kemelekatan lagi, jadi memang tidak nyaman berada di antara umat awam yg pikirannya masih duniawi .. secara otomatis mereka akan meninggalkan semua itu, dan di tengah masyarakat yg kompleks spt sekarang, keberadaan rekan2 sesama bhikkhu, tinggal di lingkungan yg sesuai (spt di vihara atau menyepi di hutan) mungkin merupakan pilihan yg lebih sesuai.
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline pemula

  • Teman
  • **
  • Posts: 89
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik.
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #27 on: 26 June 2010, 10:34:21 AM »
tapi setau saya, arahat sudah tidak memiliki kemelekatan lagi, jadi memang tidak nyaman berada di antara umat awam yg pikirannya masih duniawi .. secara otomatis mereka akan meninggalkan semua itu, dan di tengah masyarakat yg kompleks spt sekarang, keberadaan rekan2 sesama bhikkhu, tinggal di lingkungan yg sesuai (spt di vihara atau menyepi di hutan) mungkin merupakan pilihan yg lebih sesuai.

 _/\_
hehe...
Berbeda pemikiran kita dengan Arahat.

jangan disamakan kali,

Seorang Arahat telah mampu melihat dengan jelasnya,

Lalu apa hak kita, ? untuk mengatur jalan Hidup nya?

Saya rasa Seorang Arahat mampu memilih Jalan Yang terbaik diantara yang paling baik.... daripada aturan kita.

intinya, satu bentuk aturan... tersebut, di buat manusia. bukan ARAHAT. jadi tidak berpegaruh lagi baginya. Lalu Apa dia harus mengikutinya?

Kecuali lain hal.... perlu keselarasan dan keseimbangan terhadap proses alam.. Mungkin dia bersedia...  :P
« Last Edit: 26 June 2010, 10:36:19 AM by pemula »

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #28 on: 26 June 2010, 11:02:27 AM »
dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?

mohon petunjuk saudara sekalian ..
 _/\_

Di suatu kesempatan lain, Sang Buddha pernah berkata bahwa: "Tidak mungkin akan ada 2 Sammasambuddha yang muncul dalam satu masa. Karena apa? Karena bila muncul 2 Sammasambuddha dalam satu masa, maka Bumi ini tidak akan kuat menopang-Nya. Oleh karena itu, tidak akan mungkin ada 2 Sammasambuddha yang muncul dalam satu masa".

Demikian pula saya melihat ada kemiripan fenomena ini dengan kasus umat awam Arahanta yang bisa meninggal dunia jika tidak segera menjadi bhikkhu. Mengapa bisa terjadi hal seperti ini, sepertinya disebabkan oleh Dhamma Niyama. Dhamma Niyama banyak "mengatur" keseimbangan dunia, misalnya gaya gravitasi dan lintas orbit planet. Bahkan gempa bumi yang terjadi ketika Bodhisatta memasuki rahim ibu-Nya, ketika Bodhisatta terlahir, ketika Bodhisatta mencapai Pencerahan, ketika Sammasambuddha membabarkan khotbah Dhamma pertama, dan ketika Sammamsabuddha memasuki Parinibbana; juga disebabkan oleh Dhamma Niyama. Dalam hal ini, saya tidak bisa berkomentar lebih jauh; sebab detil Dhamma Niyama yang saya tulis ini pun hanya saya ketahui dari referensi yang saya baca.

Sedangkan yang dimaksud Bhikkhu Nagasena mengenai "mangkok, jubah dan penahbis" mungkin adalah "penahbisan bhikkhu"; jadi bukan diartikan secara denotatif.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #29 on: 26 June 2010, 11:08:35 AM »
saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..
Sekadar informasi... Kitab Milinda Panha hanya diakui oleh Aliran Theravada di Myanmar sebagai bagian dari Khuddaka Nikaya - Sutta Pitaka. Sedangkan Aliran Theravada di Thailand, Sri Lanka, Indonesia, dll. hanya mengakui Kitab Milinda Panha sebagai salah satu Kitab Komentar.

Offline sukuhong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 279
  • Reputasi: 8
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #30 on: 26 June 2010, 11:34:28 AM »
saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..
Sekadar informasi... Kitab Milinda Panha hanya diakui oleh Aliran Theravada di Myanmar sebagai bagian dari Khuddaka Nikaya - Sutta Pitaka. Sedangkan Aliran Theravada di Thailand, Sri Lanka, Indonesia, dll. hanya mengakui Kitab Milinda Panha sebagai salah satu Kitab Komentar.

tidaklah penting bagi kita, Milinda Panha bagian Kitab komentar atau Khuddaka Nikaya toh semuanya berada dalam wadah Tipitaka.
yang penting sutta tersebut jika dipraktekan dapat membuat ketenangan batin dan tidak merugikan makhluk lain, itulah yang diperlukan.
kamsia
« Last Edit: 26 June 2010, 11:37:31 AM by sukuhong »

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #31 on: 26 June 2010, 11:38:06 AM »
tidaklah penting bagi kita, Kitab komentar atau Khuddaka Nikaya, toh semuanya berada dalam wadah Tipitaka.
yang penting, sutta tersebut jika dipraktekan dapat membuat ketenangan batin dan tidak merugikan makhluk lain, itulah yang diperlukan.
kamsia
Benar. Saya tidak bermaksud membedakan mana yang lebih penting antara Sutta Pitaka atau Kitab Komentar. Saya hanya menyediakan sedikit informasi yang saya ketahui.

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #32 on: 26 June 2010, 11:46:16 AM »
1) Sotapatti sampai Arahanta adalah yang disebut sebagai Ariya Sangha, bukan terpaku pada status bhikkhu atau umat awamnya.
oleh karena itu, jika masuk sangha yg dimaksud pada milinda panha adalah ariya sangha, maka hal itu tidak perlu dibicarakan lagi, namun yg dibicarakan oleh nagasena adalah sangha yg lainnya.

Quote
2) Bhikkhu yang disuruh menyebar hanya 60 bhikkhu Arahanta pertama, karena tujuannya untuk menyebar-luaskan Dhamma. Ketika Dhamma sudah dikenal luas, Sang Buddha tidak pernah menyuruh bhikkhu untuk menyebar lagi. Malah Sang Buddha bersama para bhikkhu sering tinggal bersama dan berkelompok di suatu vihara.
pointnya adalah mereka tidak parinibbana, termasuk Buddha sendiri. ketika ia tercerahkan, mau ke sangha mana dia? paling nyata adalah bahkan setelah tercerahkan Buddha masih berhari2 sendiri.

Quote
3) Dalam satu masa, bisa muncul beberapa Pacceka Buddha sekaligus. Mereka cenderung akan saling berkunjung, dan ada "tradisi" para Pacceka Buddha untuk berkumpul bersama dan menguraikan pencapaian Nibbana oleh masing-masing. Bahkan dalam kisah Jataka, sering diceritakan ada serombongan Pacceka Buddha yang sedang berpindapata.
kalau tidak salah ada cerita lain di Jataka bahwa Pacceka Buddha hidup menyendiri.
mereka berkumpul justru ketika sudah dekat parinibbana...
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #33 on: 26 June 2010, 11:49:01 AM »
biarkanlah hal itu menjadi misteri, andapun belum tentu bisa mencapai arahat pada kehidupan sekarang, jawaban2 yang diberikan belum tuntu memuaskan keinginan and, sebaik nya berlatih lah sehingga anda bisa mencapai tujuan.

saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..

menurut saya sutta ini layak dibaca.
tentunya dibaca dg kritis.

permasalahannya bukan kitab ini dari jaman Buddha atau bukan, melainkan isinya, apakah memberi kebijaksanaan atau secercah pencerahan pada pembacanya. menurut saya beberapa isi Milinda Panha dapat bermanfaat walau di sisi lain ada yg menyesatkan...
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #34 on: 26 June 2010, 11:58:29 AM »
Quote from: tesla
oleh karena itu, jika masuk sangha yg dimaksud pada milinda panha adalah ariya sangha, maka hal itu tidak perlu dibicarakan lagi, namun yg dibicarakan oleh nagasena adalah sangha yg lainnya.
Yang dimaksudkan oleh Bhikkhu Nagasena adalah "memasuki persamuhan bhikkhu". Yang disampaikan beliau adalah: "bila umat awam Arahanta tidak menjadi bhikkhu, maka ia akan meninggal dunia pada hari itu juga".


Quote from: tesla
pointnya adalah mereka tidak parinibbana, termasuk Buddha sendiri. ketika ia tercerahkan, mau ke sangha mana dia? paling nyata adalah bahkan setelah tercerahkan Buddha masih berhari2 sendiri.
Sammasambuddha tentu tidak "tunduk" pada fenomena seperti itu, sebab Beliau sendiri yang justru mendirikan Sangha. Sedangkan pancavaggiya, Yasa dan 54 temannya juga segera menjadi bhikkhu sebelum melewati satu malam pencapaian mereka.


Quote from: tesla
kalau tidak salah ada cerita lain di Jataka bahwa Pacceka Buddha hidup menyendiri.
mereka berkumpul justru ketika sudah dekat parinibbana...
Dalam hal ini, saya tidak mengetahui secara pasti. Mungkin argumen saya sebelumnya benar. Mungkin argumen Bro tesla ini juga benar. Karena itu, saya menilai mungkin saja para Pacceka Buddha menjalani hidup bersama ketika ada satu keperluan; dan bila tidak ada keperluan bersama, mereka akan menjalani hidup-Nya sendiri-sendiri.
« Last Edit: 26 June 2010, 12:01:27 PM by upasaka »

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #35 on: 26 June 2010, 12:07:30 PM »
Sammasambuddha tentu tidak "tunduk" pada fenomena seperti itu, sebab Beliau sendiri yang justru mendirikan Sangha. Sedangkan pancavaggiya, Yasa dan 54 temannya juga segera menjadi bhikkhu sebelum melewati satu malam pencapaian mereka.

jika demikian, jadi bukan harus masuk ke Sangha, melainkan harus menjadi bhikkhu :)
dg demikian pembahasan malah bergeser menjadi siapa yg pantas disebut bhikkhu (ada dibahas sutta)
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #36 on: 26 June 2010, 12:11:00 PM »
Kalo saya membayangkan .......... seorang Sotapana saja sudah cukup sulit untuk hidup di tengah masyarakat karena pandangannya yang sangat berbeda dengan umat awam pada umumnya. Apalagi Arya puggala tingkat berikutnya. Bayangkan tentang mata pencaharian, keluarga, masyarakat......karena mau tidak mau bersinggungan dengan kekotoran batin orang-orang di sekitarnya. Kemudian Arahat, kemungkinan sebelum menjadi Arahat bisa jadi memiliki musuh, musuh tersebut bisa saja melakukan hal2 yang tidak pantas, seperti menghina, melukai, atau bahkan membunuh, sementara melakukan hal tadi kepada seorang Arya akan membawa akibat buruk yang besar.

Jadi menjadi Arahat di tengah awam justru bisa berbahaya bagi orang disekitarnya yang memiliki niat buruk.

Pacceka Buddha kemungkinan besar berstatus sebagai pertapa bukan umat awam.
yaa... gitu deh

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #37 on: 26 June 2010, 12:12:12 PM »
jika demikian, jadi bukan harus masuk ke Sangha, melainkan harus menjadi bhikkhu :)
dg demikian pembahasan malah bergeser menjadi siapa yg pantas disebut bhikkhu (ada dibahas sutta)
Tentu saja di masa Buddhasasana masih eksis seperti ini, "menjadi bhikkhu" artinya sama dengan "masuk Sangha". Dan ada nilai eksklusifitas di sini. Menjadi bhikkhu secara tidak langsung harus menjadi bhikkhu (murid) Buddha Gotama.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #38 on: 26 June 2010, 12:18:06 PM »
Kalo saya membayangkan .......... seorang Sotapana saja sudah cukup sulit untuk hidup di tengah masyarakat karena pandangannya yang sangat berbeda dengan umat awam pada umumnya. Apalagi Arya puggala tingkat berikutnya. Bayangkan tentang mata pencaharian, keluarga, masyarakat......karena mau tidak mau bersinggungan dengan kekotoran batin orang-orang di sekitarnya. Kemudian Arahat, kemungkinan sebelum menjadi Arahat bisa jadi memiliki musuh, musuh tersebut bisa saja melakukan hal2 yang tidak pantas, seperti menghina, melukai, atau bahkan membunuh, sementara melakukan hal tadi kepada seorang Arya akan membawa akibat buruk yang besar.

Jadi menjadi Arahat di tengah awam justru bisa berbahaya bagi orang disekitarnya yang memiliki niat buruk.

Pacceka Buddha kemungkinan besar berstatus sebagai pertapa bukan umat awam.
Di zaman Sang Buddha, banyak rakyat Sakya yang sudah mencapai tataran Sotapatti-Anagami dan masih hidup sebagai umat awam. Yang ditekankan Bhikkhu Nagasena bukanlah seorang Ariya Puggala susah hidup di masyarakat duniawi. Tetapi seorang Arahanta yang belum ditahbiskan menjadi bhikkhu, bisa meninggal dunia pada hari itu juga. Artinya ini berkenaan dengan kondisi Arahat dengan penahbisan, bukan berkenaan dengan kondisi Ariya dengan kehidupan sosial di masyarakat.

Benar, Bro. Pacceka Buddha adalah petapa (bhikkhu).

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #39 on: 26 June 2010, 12:19:44 PM »
Sammasambuddha tentu tidak "tunduk" pada fenomena seperti itu, sebab Beliau sendiri yang justru mendirikan Sangha. Sedangkan pancavaggiya, Yasa dan 54 temannya juga segera menjadi bhikkhu sebelum melewati satu malam pencapaian mereka.

jika demikian, jadi bukan harus masuk ke Sangha, melainkan harus menjadi bhikkhu :)
dg demikian pembahasan malah bergeser menjadi siapa yg pantas disebut bhikkhu (ada dibahas sutta)

Sebelum menjadi Sammasambuddha, status Siddhatta adalah seorang pertapa, bukan umat awam.

Pentahbisan Bhikku lengkap dengan atributnya pada dasarnya memang tidak perlu. Namun karena hidup di tengah umat awam, maka formalitas menjadi kebutuhan.
yaa... gitu deh

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #40 on: 26 June 2010, 12:31:20 PM »
dalam kasus Bahiya, beliau mencapai arahat setelah mendengar kotbah sang Buddha, dan kemudian meninggal karena diserang sapi dan anaknya (http://dhammacitta.org/tipitaka/kn/ud/ud.1.10.than.html) .. jadi bahiya meninggal karena karma buruknya berbuah atau karena mencapai arahat namun tidak ditahbiskan pada hari itu juga?
 _/\_


kalau menurut saya Bahiya meninggal lebih dikarenakan karmanya bebuah karena Bahiya statusnya pada saat itu adalah seorang pertapa, bukan umat awam.
yaa... gitu deh

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #41 on: 26 June 2010, 12:36:17 PM »
Kalo saya membayangkan .......... seorang Sotapana saja sudah cukup sulit untuk hidup di tengah masyarakat karena pandangannya yang sangat berbeda dengan umat awam pada umumnya. Apalagi Arya puggala tingkat berikutnya. Bayangkan tentang mata pencaharian, keluarga, masyarakat......karena mau tidak mau bersinggungan dengan kekotoran batin orang-orang di sekitarnya. Kemudian Arahat, kemungkinan sebelum menjadi Arahat bisa jadi memiliki musuh, musuh tersebut bisa saja melakukan hal2 yang tidak pantas, seperti menghina, melukai, atau bahkan membunuh, sementara melakukan hal tadi kepada seorang Arya akan membawa akibat buruk yang besar.

Jadi menjadi Arahat di tengah awam justru bisa berbahaya bagi orang disekitarnya yang memiliki niat buruk.

Pacceka Buddha kemungkinan besar berstatus sebagai pertapa bukan umat awam.
Di zaman Sang Buddha, banyak rakyat Sakya yang sudah mencapai tataran Sotapatti-Anagami dan masih hidup sebagai umat awam. Yang ditekankan Bhikkhu Nagasena bukanlah seorang Ariya Puggala susah hidup di masyarakat duniawi. Tetapi seorang Arahanta yang belum ditahbiskan menjadi bhikkhu, bisa meninggal dunia pada hari itu juga. Artinya ini berkenaan dengan kondisi Arahat dengan penahbisan, bukan berkenaan dengan kondisi Ariya dengan kehidupan sosial di masyarakat.

Benar, Bro. Pacceka Buddha adalah petapa (bhikkhu).

Justru itulah saya berspekulasi demikian, keberadaan seorang Arahat yang berstatus umat awam lebih banyak membawa hal tidak baik bagi orang disekitarnya. Harus dilekatkan status yang mulia pada orang yang mulia dikarenakan bukan untuk Arahat itu sendiri melainkan untuk orang2 awam disekitarnya.
« Last Edit: 26 June 2010, 12:38:17 PM by hendrako »
yaa... gitu deh

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #42 on: 26 June 2010, 01:18:15 PM »
maybe yes, maybe no :)
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline pemula

  • Teman
  • **
  • Posts: 89
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik.
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #43 on: 26 June 2010, 02:37:18 PM »
 _/\_

EHIPASIKO....

Offline sukuhong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 279
  • Reputasi: 8
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #44 on: 27 June 2010, 07:02:36 AM »
Kalo saya membayangkan .......... seorang Sotapana saja sudah cukup sulit untuk hidup di tengah masyarakat karena pandangannya yang sangat berbeda dengan umat awam pada umumnya. Apalagi Arya puggala tingkat berikutnya. Bayangkan tentang mata pencaharian, keluarga, masyarakat......karena mau tidak mau bersinggungan dengan kekotoran batin orang-orang di sekitarnya. Kemudian Arahat, kemungkinan sebelum menjadi Arahat bisa jadi memiliki musuh, musuh tersebut bisa saja melakukan hal2 yang tidak pantas, seperti menghina, melukai, atau bahkan membunuh, sementara melakukan hal tadi kepada seorang Arya akan membawa akibat buruk yang besar.

Jadi menjadi Arahat di tengah awam justru bisa berbahaya bagi orang disekitarnya yang memiliki niat buruk.

Pacceka Buddha kemungkinan besar berstatus sebagai pertapa bukan umat awam.
Bold biru
Tidak juga bang hendrako
Ibu Visakha mencapai Sotapana pada usia muda (kalau tidak salah 16 tahun), kemudian Beliau menikah dan hidup panjang umur serta mempunyai anak dan cucu yang banyak. Sesudah meninggal Beliau lahir di alam Nimmanarati.
kamsia.
« Last Edit: 27 June 2010, 07:04:58 AM by sukuhong »

Offline sukuhong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 279
  • Reputasi: 8
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #45 on: 27 June 2010, 07:08:22 AM »
Quote
Jadi menjadi Arahat di tengah awam justru bisa berbahaya bagi orang disekitarnya yang memiliki niat buruk.
Quote
Justru itulah saya berspekulasi demikian, keberadaan seorang Arahat yang berstatus umat awam lebih banyak membawa hal tidak baik bagi orang disekitarnya. Harus dilekatkan status yang mulia pada orang yang mulia dikarenakan bukan untuk Arahat itu sendiri melainkan untuk orang2 awam disekitarnya.
mungkin salah satu
kamsia

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #46 on: 27 June 2010, 02:57:21 PM »
saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..
Sekadar informasi... Kitab Milinda Panha hanya diakui oleh Aliran Theravada di Myanmar sebagai bagian dari Khuddaka Nikaya - Sutta Pitaka. Sedangkan Aliran Theravada di Thailand, Sri Lanka, Indonesia, dll. hanya mengakui Kitab Milinda Panha sebagai salah satu Kitab Komentar.

kitab komentar itu apa ya? saya baru kali ini mendengar soal itu ..  :)

biarkanlah hal itu menjadi misteri, andapun belum tentu bisa mencapai arahat pada kehidupan sekarang, jawaban2 yang diberikan belum tuntu memuaskan keinginan and, sebaik nya berlatih lah sehingga anda bisa mencapai tujuan.

saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..

menurut saya sutta ini layak dibaca.
tentunya dibaca dg kritis.

permasalahannya bukan kitab ini dari jaman Buddha atau bukan, melainkan isinya, apakah memberi kebijaksanaan atau secercah pencerahan pada pembacanya. menurut saya beberapa isi Milinda Panha dapat bermanfaat walau di sisi lain ada yg menyesatkan...

kalo boleh tau, sisi mana yg menurut Anda menyesatkan?  ???

dalam kasus Bahiya, beliau mencapai arahat setelah mendengar kotbah sang Buddha, dan kemudian meninggal karena diserang sapi dan anaknya (http://dhammacitta.org/tipitaka/kn/ud/ud.1.10.than.html) .. jadi bahiya meninggal karena karma buruknya berbuah atau karena mencapai arahat namun tidak ditahbiskan pada hari itu juga?
 _/\_


kalau menurut saya Bahiya meninggal lebih dikarenakan karmanya bebuah karena Bahiya statusnya pada saat itu adalah seorang pertapa, bukan umat awam.

maksud Anda, anda menyetujui bahwa karena beliau masih umat awam ketika itu, maka beliau meninggal setelah mencapai arahat? atau karena anda merasa setelah seseorang menjadi bhikkhu maka karma buruknya lebih sulit berbuah? ???

correct me if i'm wrong,
 _/\_
« Last Edit: 27 June 2010, 03:03:30 PM by tania »
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.428
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #47 on: 28 June 2010, 07:02:54 AM »
Quote
kalo boleh tau, sisi mana yg menurut Anda menyesatkan?  ???

tentang arahat umat awam ini adalah salah satunya. contoh lain adalah tentang bukti adanya yakka. sisanya ehipassiko.
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #48 on: 28 June 2010, 09:18:43 AM »

dalam kasus Bahiya, beliau mencapai arahat setelah mendengar kotbah sang Buddha, dan kemudian meninggal karena diserang sapi dan anaknya (http://dhammacitta.org/tipitaka/kn/ud/ud.1.10.than.html) .. jadi bahiya meninggal karena karma buruknya berbuah atau karena mencapai arahat namun tidak ditahbiskan pada hari itu juga?
 _/\_


kalau menurut saya Bahiya meninggal lebih dikarenakan karmanya bebuah karena Bahiya statusnya pada saat itu adalah seorang pertapa, bukan umat awam.

maksud Anda, anda menyetujui bahwa karena beliau masih umat awam ketika itu, maka beliau meninggal setelah mencapai arahat? atau karena anda merasa setelah seseorang menjadi bhikkhu maka karma buruknya lebih sulit berbuah? ???

correct me if i'm wrong,
 _/\_

Maksud saya, status Bahiya adalah pertapa, bukan umat awam. Jadi kasus ini tidak relevan dengan topik. Dan Bahiya meninggal dikarenakan oleh berbuahnya karma.

Kutipan dari Tipitaka:

Pada waktu itu Bahiya pertapa berpakaian kulit kayu tinggal di Supparaka di tepi pantai. Dia disembah, dihargai, dihormati, dijunjung, diberi penghormatan — penerima jubah, makanan persembahan, tempat tinggal, dan kebutuhan obat-obatan untuk yang sakit. Kemudian, ketika dia sedang sendiri dalam pengasingan, pikiran kalimat ini muncul pada kesadarannya: "Sekarang, diantara mereka didunia yang merupakan arahant atau telah memasuki jalan menuju pada arahant, apakah saya salah satunya?"

Sumber: http://dhammacitta.org/tipitaka/kn/ud/ud.1.10.than.html
yaa... gitu deh

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #49 on: 28 June 2010, 10:47:35 AM »
Di zaman Sang Buddha, banyak rakyat Sakya yang sudah mencapai tataran Sotapatti-Anagami dan masih hidup sebagai umat awam. Yang ditekankan Bhikkhu Nagasena bukanlah seorang Ariya Puggala susah hidup di masyarakat duniawi. Tetapi seorang Arahanta yang belum ditahbiskan menjadi bhikkhu, bisa meninggal dunia pada hari itu juga. Artinya ini berkenaan dengan kondisi Arahat dengan penahbisan, bukan berkenaan dengan kondisi Ariya dengan kehidupan sosial di masyarakat.

Benar, Bro. Pacceka Buddha adalah petapa (bhikkhu).
Justru itulah saya berspekulasi demikian, keberadaan seorang Arahat yang berstatus umat awam lebih banyak membawa hal tidak baik bagi orang disekitarnya. Harus dilekatkan status yang mulia pada orang yang mulia dikarenakan bukan untuk Arahat itu sendiri melainkan untuk orang2 awam disekitarnya.
Ya, keberadaan seorang Arahanta umat awam di masyarakat mungkin bisa mendatangkan "resiko" bagi umat awam yang senonoh. Tapi itu tidak berhubungan dengan meninggalnya seorang Arahanta kalau dia tidak menjadi bhikkhu.

Yang ditekankan di pembahasan mengenai pernyataan Bhikkhu Nagasena adalah: Arahanta harus segera ditahbiskan menjadi bhikkhu. Jika tidak, maka dia akan meninggal pada hari itu juga. Mengapa bisa meninggal? Karena tubuhnya tidak akan kuat untuk menopang ke-Arahat-an tersebut. Namun bila sudah ditahbiskan menjadi bhikkhu, maka tubuhnya sudah cukup kuat untuk menopang ke-Arahat-an tersebut.


Quote from: tania
kitab komentar itu apa ya? saya baru kali ini mendengar soal itu ..  :)
Kitab Komentar itu biasa disebut dengan istilah "atthakatha". Misalnya "Dhammapada Atthakatha". Kalau Kitab Milinda Panha ini sebenarnya sudah berbeda kurikulum dengan isi Tipitaka. Saya kesulitan mencari istilah yang tepat untuk kitab ini. Jadinya saya menggunakan istilah "kitab komentar". Tetapi Kitab Milinda Panha ini bukan termasuk "atthakatha".

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #50 on: 28 June 2010, 01:15:45 PM »
biarkanlah hal itu menjadi misteri, andapun belum tentu bisa mencapai arahat pada kehidupan sekarang, jawaban2 yang diberikan belum tuntu memuaskan keinginan and, sebaik nya berlatih lah sehingga anda bisa mencapai tujuan.

saya hanya ingin memastikan bahwa millinda panha merupakan sutta yg layak dibaca .. karna itu bukan merupakan sutta dari masa hidup sang buddha ..

CMIIW, milinda panha di-kategorikan (dimasukkan) sebagai bagian dari tipitaka pada konsili sangha di Myanmar tahun 1950-an...
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #51 on: 28 June 2010, 01:28:00 PM »
baru tau. terima kasih atas infonya om dilbert.
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.400
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #52 on: 28 June 2010, 02:15:45 PM »
maka itu milinda panha hanya ada dalam tipitaka versi myanmar dan tidak dalam tipitaka versi thailand, juga Nettippakarana & Petakopadesa
There is no place like 127.0.0.1

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #53 on: 28 June 2010, 02:23:32 PM »
tapi kalau ada di konsili ke 6, seharusnya sudah sah di berbagai sangha di belahan dunia, kecuali...
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #54 on: 28 June 2010, 02:45:30 PM »
tapi kalau ada di konsili ke 6, seharusnya sudah sah di berbagai sangha di belahan dunia, kecuali...

kcuali apa?  ;D
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #55 on: 28 June 2010, 03:10:15 PM »
in my opinion... saya lebih suka dengan corak buddhisme myanmar di bandingkan dengan buddhisme di negara lain.
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #56 on: 28 June 2010, 03:12:08 PM »
baru tau. terima kasih atas infonya om dilbert.

kalau beg beg geto... minta GRP / Thanks-nya donk...

 :)) :)) :))
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #57 on: 28 June 2010, 05:40:02 PM »
in my opinion... saya lebih suka dengan corak buddhisme myanmar di bandingkan dengan buddhisme di negara lain.
ada seorang umat yg bukan bikkhu tetapi kehidupannya sudah kek bikkhu...
umat itu mencapai penembusan akan dhamma sudah tua sih sekitar 100++ tahun umur nya,
kerja nya yah rajin ngikut bikkhu ke hutan kalau meditasi.
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline tania

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 163
  • Reputasi: 6
  • Gender: Female
  • sabbe satta bhavanthu sukhittata ..
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #58 on: 28 June 2010, 08:11:45 PM »
in my opinion... saya lebih suka dengan corak buddhisme myanmar di bandingkan dengan buddhisme di negara lain.

bedanya di myanmar ama di negara2 lain apa?  ;D

maklum saya belum pernah memperhatikan beda tradisi di satu negara dan negara lainnya ..
do the best is not for make people amazed with us, but do the best because it's the only way to enjoy the process .. - Ajahn Brahmvamso

Offline sukuhong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 279
  • Reputasi: 8
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #59 on: 29 June 2010, 05:54:12 AM »
in my opinion... saya lebih suka dengan corak buddhisme myanmar di bandingkan dengan buddhisme di negara lain.

bedanya di myanmar ama di negara2 lain apa?  ;D

maklum saya belum pernah memperhatikan beda tradisi di satu negara dan negara lainnya ..

tidak ada beda
hanya perasaan aja, suka dan tidak suka ;D
kamsia

Offline learner

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 225
  • Reputasi: 5
  • Gender: Male
  • ^^ ada yang baca buku, ada yang sibuk lepas ikatan
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #60 on: 29 February 2012, 12:45:20 PM »
namo buddhaya

dalam millinda panha, bab 14 #62 :

"Anda mengatakan bahwa jika seorang umat awam mencapai tingkat Arahat dia harus memasuki Sangha pada hari itu juga, atau kalau tidak, dia akan mati dan mencapai parinibbana. Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan."

"Kesalahan itu bukan terletak pada kearahatannya, melainkan pada keadaan si umat awam yang terlalu lemah untuk menopang kearahatan itu. Seperti halnya, O baginda, meskipun makanan melindungi kehidupan makhluk, dia juga akan mengambil nyawa orang yang pencernaannya lemah. Demikian juga, jika seorang umat awam mencapai tingkat Arahat, maka karena kelemahan kondisi itulah dia harus memasuki Sangha pada hari itu juga. Kalau tidak, dia akan mati."

yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?

mohon petunjuk saudara sekalian ..
 _/\_

sangat aneh bin rancu,

Faktanya Buddha Gotama mencapai Arahat sebelum sangha terbentuk

cukup sekian dan terima kasih
tidak perlu mencoba melakukan hal besar yang sangat rumit, lakukan saja hal sederhana dengan teliti dan benar

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #61 on: 29 February 2012, 12:57:16 PM »
sangat aneh bin rancu,

Faktanya Buddha Gotama mencapai Arahat sebelum sangha terbentuk

cukup sekian dan terima kasih

Sang Buddha memang bukan Arahat biasa, jadi di luar konteks di atas.

Offline learner

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 225
  • Reputasi: 5
  • Gender: Male
  • ^^ ada yang baca buku, ada yang sibuk lepas ikatan
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #62 on: 29 February 2012, 01:07:38 PM »
then no more coment,

jawaban demikian mirip dengan,

mengapakah orang itu mati?
itu takdir tuhan
tidak perlu mencoba melakukan hal besar yang sangat rumit, lakukan saja hal sederhana dengan teliti dan benar

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #63 on: 29 February 2012, 01:13:06 PM »
then no more coment,

jawaban demikian mirip dengan,

mengapakah orang itu mati?
itu takdir tuhan


lebih tepat jika dikatakan orang mati karena kehendak Sumedho yg Maha Kuasa.

Offline Rico Tsiau

  • Kebetulan terjoin ke DC
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.976
  • Reputasi: 117
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #64 on: 29 February 2012, 02:06:23 PM »
dengan kata lain, Tuhan DC memiliki kuasa menghilangkan nyawa satu id dengan cara BANNED.

Offline will_i_am

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.163
  • Reputasi: 155
  • Gender: Male
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #65 on: 29 February 2012, 02:16:26 PM »

lebih tepat jika dikatakan orang mati karena kehendak Sumedho yg Maha Kuasa.
tuhan kita keren..
:jempol:
hiduplah hanya pada hari ini, jangan mengkhawatirkan masa depan ataupun terpuruk dalam masa lalu.
berbahagialah akan apa yang anda miliki, jangan mengejar keinginan akan memiliki
_/\_

Offline kuping.kaleng

  • Teman
  • **
  • Posts: 65
  • Reputasi: 1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #66 on: 07 April 2012, 03:30:31 PM »
yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?


Mungkin begini adanya berdasarkan pendapat saya pribadi saja: Kondisi "KEARAHATAN" adalah kondisi batin yang sudah terbebaskan, tidak lagi melekat, tidak lagi berada dalam Samsara, sehingga bila ada umat awam mencapai kesucian ARAHAT maka secara otomatis dia sudah tidak lagi berada di Samsara dan harus mencapai parinibbana pada saat itu juga (dengan kata lain sudah tiada lagi karma/kamma yang harus dijalani), berbeda dengan kondisi dimana dia ditasbihkan menjadi seorang Bhikkhu, dimana kondisi KeBhikkhuan adalah menjalankan/menyebarkan RODA DHAMMA kepada umat/mahluk yang masih ada di Samsara. Sehingga kondisi "KEARAHATAN" beliau memiliki NILAI LEBIH lainnya dan tidak harus mencapai PARINIBBANA saat itu juga.
 Jadi "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan."----> lebih ditekankan sudah berakhirnya SAMSARA dengan tercapainya KEARAHATAN seorang umat. Sia-sia disini bukan ditujukan karena tercapainya KEARAHATAN, namun TIADA MANFAAT bagi umat/mahluk lainnya.

nb: hanya pendapat pribadi saja yang masih harus banyak belajar lagi...mohon koreksinya. _/\_

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #67 on: 07 April 2012, 07:41:19 PM »
yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?
_/\_

Kisah Menteri Santati

Raja Pasenadi mengadakan pesta selama tujuh hari dengan gadis gadis penari muda belia untuk memberi kegembiraan pada Menteri Santati yang telah berhasil menumpas pemberontakan di perbatasan.
Pada hari ke tujuh dengan menunggang gajah kerajaan. Menteri Santati pergi mandi ke tepi sungai.
Ditengah perjalanan ia bertemu dengan Sang Buddha yang sedang berpindapatta, dan Santati menghormat kepada Sang Buddha.
Pesta Menteri Santati berlangsung sepanjang hari dan sore harinya pesta berlangsung di taman, minum lebih banyak dan menari dengan gadis penari.
Gadis penari mencoba menyenangkan dan menghibur hari Menteri Santati, tetapi saat menari dia terserang kejang-kejang dan pingsan kemudian meninggal dunia dengan mata dan mulut terbuka. Menteri tertekan batinnya dan ia kecewa berat.
(Gadis penari itu memang disukai Menteri Santati)

Pada saat itu ia memerlukan perlindungan, kemudian ia pergi menemui Sang Buddha bersama dengan para pengikutnya dan menceritakan penderitaan yang ia alami setelah kematian gadis penarinya”
Dia berkata “Bhante, tolonglah hilangkan penderitaanku, jadilah pelindungku, berikan ketenangan hatiku”
Kepadanya Sang Buddha berkata “istirahatlah anakku, engkau telah datang kepada seseorang yang dapat menolongmu, seseorang yang dapat menghiburmu dan menjadi pelindungmu, Air mata yang telah engkau tumpahkan pada saat penari itu meninggal dunia bersamaan dengan air mata selama kelahiran kembali yang berulang-ulang lebih banyak jumlahnya daripada air terdapat dalam samudra”

Sang Buddha mengucapkan syair ini :
‘Pada saat lampau terdapat dalam dirimu kemelekatan (upadana) yang disebabkan keserakahan; lenyapkanlah hal itu. Pada saat mendatang, janganlah bawa kemelekatan dalam dirimu. Jangan pula menempatkan kemelekatan terhadap apapun pada saat sekarang; dengan tidak memiliki kemelekatan keserakahan dan kebencian akan lenyap dalam dirimu dan engkau akan merelealisasi “Kebenaran Mutlak” (Nibbana)’

Setelah mendengar syair ini, Menteri Santati mencapai tingkat kesucian Arahatta.
Setelah mengetahui bahwa usia kehidupannya akan berakhir, maka ia minta izin kepada Sang Buddha untuk merealisasi “Kebebasan Akhir” dan Sang Budda merestuinya.
Maka YA Santati terbang setinggi tujuh pohon palm, di angkasa ia konsentrasi dengan objek perwujudan api, sampai akhirnya merealisasi "Kebebasan Akhir"(Parinibbana) tubuhnya berkobar, darah dan dagingnya menguap terbakar dan tulang menjadi relik berterbangan di angkasa dan terjatuh pada sehelai kain bersih yang di rentangkan oleh para Bhikkhu atas petunjuk Sang Buddha.
 _/\_

bisa baca juga 'Bahiya Sutta'
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #68 on: 09 April 2012, 09:56:14 AM »
yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?


Mungkin begini adanya berdasarkan pendapat saya pribadi saja: Kondisi "KEARAHATAN" adalah kondisi batin yang sudah terbebaskan, tidak lagi melekat, tidak lagi berada dalam Samsara, sehingga bila ada umat awam mencapai kesucian ARAHAT maka secara otomatis dia sudah tidak lagi berada di Samsara dan harus mencapai parinibbana pada saat itu juga (dengan kata lain sudah tiada lagi karma/kamma yang harus dijalani), berbeda dengan kondisi dimana dia ditasbihkan menjadi seorang Bhikkhu, dimana kondisi KeBhikkhuan adalah menjalankan/menyebarkan RODA DHAMMA kepada umat/mahluk yang masih ada di Samsara. Sehingga kondisi "KEARAHATAN" beliau memiliki NILAI LEBIH lainnya dan tidak harus mencapai PARINIBBANA saat itu juga.
 Jadi "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan."----> lebih ditekankan sudah berakhirnya SAMSARA dengan tercapainya KEARAHATAN seorang umat. Sia-sia disini bukan ditujukan karena tercapainya KEARAHATAN, namun TIADA MANFAAT bagi umat/mahluk lainnya.

nb: hanya pendapat pribadi saja yang masih harus banyak belajar lagi...mohon koreksinya. _/\_

Seharusnya Buddha "menunda" parinibbana-nya sampai sekarang, supaya bermanfaat bagi makhluk hidup.

 :hammer:
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: umat awam yg mencapai arahat
« Reply #69 on: 09 April 2012, 10:19:14 AM »
yg saya ingin tanyakan, apakah ada contoh kasus seorang awam yg mencapai tingkat kesucian arahat, namun tidak memasuki Sangha sehingga mati dan mencapai parinibbana saat itu juga?

dan mengapa dalam "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan." mendapat penahbis dapat dipahami karena untuk memasuki Sangha seseorang perlu ditahbiskan, namun mengapa harus mendapat jubah dan mangkok? karena jika penahbisan dilakukan di hutan, atau tempat terpencil lainnya, dan sulit untuk memperoleh 2 benda tersebut, maka arahat yg baru ditahbiskan itu akan mati?


Mungkin begini adanya berdasarkan pendapat saya pribadi saja: Kondisi "KEARAHATAN" adalah kondisi batin yang sudah terbebaskan, tidak lagi melekat, tidak lagi berada dalam Samsara, sehingga bila ada umat awam mencapai kesucian ARAHAT maka secara otomatis dia sudah tidak lagi berada di Samsara dan harus mencapai parinibbana pada saat itu juga (dengan kata lain sudah tiada lagi karma/kamma yang harus dijalani), berbeda dengan kondisi dimana dia ditasbihkan menjadi seorang Bhikkhu, dimana kondisi KeBhikkhuan adalah menjalankan/menyebarkan RODA DHAMMA kepada umat/mahluk yang masih ada di Samsara. Sehingga kondisi "KEARAHATAN" beliau memiliki NILAI LEBIH lainnya dan tidak harus mencapai PARINIBBANA saat itu juga.
 Jadi "Tetapi jika dia tidak bisa mendapat jubah, mangkok dan penahbis pada saat itu, maka kondisi kearahatan yang mulia itu akan sia-sia karena melibatkan hancurnya suatu kehidupan."----> lebih ditekankan sudah berakhirnya SAMSARA dengan tercapainya KEARAHATAN seorang umat. Sia-sia disini bukan ditujukan karena tercapainya KEARAHATAN, namun TIADA MANFAAT bagi umat/mahluk lainnya.

nb: hanya pendapat pribadi saja yang masih harus banyak belajar lagi...mohon koreksinya. _/\_

Kutipan Milinda Panha, Bab-2 : Kelahiran Kembali, bagian ke-4

"Arahat tidak memiliki kesukaan atau kebencian terhadap kehidupan. Dia tidak menggoncangkan pohon agar buahnya yang masih belum matang jatuh, melainkan menanti sehingga buahnya masak. Demikian ini dikatakan oleh Bhante Sariputta, siswa utama Sang Buddha:

    ‘Bukan kematian, atau kelahiran yang kunantikan;
    Bagaikan pekerja menantikan upah, aku menantikan waktuku.
    Bukan kematian atau kelahiran yang kurindukan,
    Dengan waspada dan jelas mengerti,
    Begitulah aku menantikan waktuku’.”1 (Thag - Theragatha 1002, 1003)
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan