//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: PENDERITAAN MENURUT AGAMA BUDDHA: SEBUAH TINJAUAN KRITIS DARI PERSPEKTIF kr****n  (Read 64547 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline joemarselo

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • -|---
 [at] dhanuttono & rekan-rekan sekalian yang terkasih,

sadarkah kamu, saat kamu mempertanyakan Allah, Adam, Hawa, kejatuhan manusia dalam dosa, kamu adalah bagian dari kisah awal ini? namun jika kamu menolak, lalu apa yang kamu ketahui ttg awal keberadaan manusia?

Allah/Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan ‘image’ Tuhan. Jadi Tuhan itu seperti apa, ya … kurang lebih seperti kita ini, namun lebih sempurna. Karena Tuhan dan manusia tidaklah sama persis, dan karena manusia adalah produk ciptaan Tuhan, sewajarnyalah manusia punya kelemahan dan Tuhan tetap sempurna.
Saat manusia diciptakan dengan PENUH KASIH oleh Tuhan, Tuhan memberi sebuah hal yang disebut kepercayaan. Ini menjadi KEHENDAK BEBAS bagi manusia. Dalam KASIH Tuhan, Tuhan ingin membagi kebahagiaan hidup bersama manusia. Sebab TUHAN itu sempurna, Tuhan memiliki kehendak yaitu agar manusia taat dan patuh kepada Tuhan.

Semua akomodasi dan fasilitas di taman eden itu justru TUHAN siapkan bagi manusia. Kasih yang telah lebih dahulu ditunjukkan oleh Tuhan bagi manusia inilah yang diajarkan TUHAN kepada Adam (& Hawa) supaya dengan kasih yang sama manusia bisa mengasihi TUHAN. Sebab kasih dan tidak bisa dipaksakan.

Mengapa manusia ‘diberi’ kehendak bebas (free will) oleh Tuhan. Agar manusia bisa berkehendak, berhasrat, berkeinginan, dan hal-hal lain dalam konotasinya. Kalau tanpa ‘kehendak bebas’ ya namanya BUKAN manusia. Namanya bisa jadi batang kayu, robot, barang, dan sejenisnya yang bukan benda hidup. Jelas terlihat bahwa hewan saja memiliki kehendak, krn bisa ingin makan, ingin minum, ingin pergi kesana-kesini. Entah semakna atau tidak, tumbuhan pun di-spekulasi-kan memiliki kehendah, karena akar bisa mencari arah air, bunga bisa mencari arah matahari.

Maka poinnya jelas, manusia punya KEHENDAK BEBAS. Lalu diapakankah kehendak bebas ini oleh Adam? Maka itu adalah case-nya Adam. Nothing to do with God. Dan manusia (yang diwakili oleh Adam pada waktu itu) –lah yang berbuat pelanggaran.

Ular ; ini adalah representasi dari iblis. Iblis adalah dusta dan kejahatan. Jika cara Tuhan bekerja kepada manusia yaitu memberi pengertian yang benar dan memberi kehendak bebas; lain halnya iblis. Iblis bekerja pada manusia dengan mempengaruhi kehendak manusia tersebut, agar menjauhi pengertian benar yang diajarkan oleh Tuhan. Iblis bekerja dengan menghasut dan mempengaruhi manusia dengan iming-iming kesenangan sesaat sehingga manusia melupakan kasih Tuhan.

"     Maka ketidaktaatan ini yang menjadikan mereka jatuh dalam dosa, dan yang membawa akibat dosa kepada seluruh umat manusia. Perbuatan makan buah pohon itu merupakan tindakan ketidaktaatan, yang didasari oleh dosa kesombongan yaitu ingin menyamai Allah, dan inilah yang mengakibatkan mereka menanggung akibatnya (Kej 3:6-7). Kitapun diberi kesempatan untuk memilih, untuk taat atau tidak taat kepada Allah, dan dosa ketidaktaatan/ kesombongan ini terulang setiap kali kita manusia jatuh ke dalam dosa. Sebab di dalam dosa, terutama dosa berat, manusia memilih untuk mengikuti kehendak sendiri daripada kehendak Allah, menganggap diri lebih tahu daripada Tuhan untuk menentukan apa yang baik dan yang buruk baginya, dan tidak mengindahkan kehendak Tuhan.

Tuhan tidak ingin Adam dan Hawa untuk jatuh dalam dosa, walaupun Ia sudah mengetahui sejak awal mula bahwa Adam dan Hawa akan jatuh di dalam dosa dan membawa akibat dosa itu kepada seluruh dunia: kejahatan, penderitaan dan maut. Adam dan Hawa membawa semua keturunannya (yaitu kita semua) kepada dosa sehingga setiap manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat dosa. Pelanggaran Adam dan Hawa inilah yang membawa bagi kita manusia, Yesus Kristus, Allah Putera yang menjelma untuk menjadi manusia, yang wafat di salib dan menumpahkan darah-Nya untuk menebus dosa-dosa kita. Di dalam Kristus, kita memperoleh keselamatan, atas berkat kasih karunia Allah.     ”
--- Dari http://katolisitas.org/2009/01/05/mengapa-ada-dosa-asal/

Memahami ini memang tidak hanya secara literal, karena ada maknya yang dalam dibalik kisah kejatuhan manusia dalam dosa. Disini manusia itu memiliki harga/nilai yang sangat tinggi sebab manusia tercipta serupa dengan Tuhan – Yang Pemilik Kehidupan dan Penguasa Semesta ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan dalam kasih ilahi, kasih yang murni dan tertinggi. Bandingkan dengan kisah-kisah penciptaan manusia lain yang terjadi dari air mata dewa, atau jelmaan dari batu, atau lain sebagainya.

Tuhan mengajari manusia bahwa dalam kasih dan penyertaannya, Tuhan tetap konsisten bahwa pelanggaran dan perbuatan dosa tetap memiliki konsekuensi yang harus ditanggung manusia (yang pada waktu itu hanya ada Adam dan Hawa). Ke-tidak-taat-an manusia kepada Tuhan menyebabkan manusia menjauh dari Tuhan, meskipun Tuhan tetap merawat, dan memerhatikan manusia saat hidupnya di bumi.

Buat apa Tuhan repot-repot seperti ini? Bukankah kalau mau manusia ini bahagia ya langsung dibawa ke surga?
Ya ini sama ceritanya seperti para orang tua yang punya anak. Orang tua sudah pengalaman hidup puluhan tahun lebih lama dari anak-nya. Orang tua yang baik dan sukses dalam hidupnya, pasti juga ingin anaknya sebaik dan sesukses dirinya, atau bahkan lebih. Bagaimana caranya? Ya diajari ini itu, dikasih sekolah yang terbaik, dikasi kursus ini itu, disuruh belajar magang di perusahaannya, dikembangkanlah bakat ini itu dan ketrampilan ini itu.
OK mudah ditulis, tapi apa yang dialami anak? Anak merasa hidup penuh tekanan, merasa terdesak ini terdesak itu. Belajar-belajar terus, digembleng2 terus … what for? Anak mungkin belum sadar the grand plan of his father. Lalu apakah anak bisa jadi memberontak? Bisa! Tidak nurut ayahnya? Iya!
Tapi apa ada anak yang bisa bertahan? Ada! Tetap nurut ayahnya? Iya!
Apakah ada anak yang ditengah jalan tidak tahan dan melenceng? Ada!
Apakah anak bisa tidak taat lalu sadar lalu kembali lagi ke jalur ayahnya? Ada!

Sama seperti Tuhan dan manusia.

Namun kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan adalah SELAMA-LAMANYA! Hidup manusia paling 80 tahun, rekor umur manusia tertua saat ini paling 120an tahun. Namun janji Tuhan untuk hidup bersama-sama manusia didalam SURGA adalah SELAMA-LAMANYA !
Apakah ‘selama-lamanya’ itu? Sepanjang segala abad! Sepanjang masa!

Demikian dan salam.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
peace yo!
jm

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Quote
Namun kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan adalah SELAMA-LAMANYA! Hidup manusia paling 80 tahun, rekor umur manusia tertua saat ini paling 120an tahun. Namun janji Tuhan untuk hidup bersama-sama manusia didalam SURGA adalah SELAMA-LAMANYA !
Apakah ‘selama-lamanya’ itu? Sepanjang segala abad! Sepanjang masa!
Mau tanya, janji2 itu kalau kosong bagaimana? emang anda sudah tahu janji itu pasti di tepati?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Quote
Namun kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan adalah SELAMA-LAMANYA! Hidup manusia paling 80 tahun, rekor umur manusia tertua saat ini paling 120an tahun. Namun janji Tuhan untuk hidup bersama-sama manusia didalam SURGA adalah SELAMA-LAMANYA !
Apakah ‘selama-lamanya’ itu? Sepanjang segala abad! Sepanjang masa!
Mau tanya, janji2 itu kalau kosong bagaimana? emang anda sudah tahu janji itu pasti di tepati?

mati dulu kalau mau bukti

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Quote
Namun kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan adalah SELAMA-LAMANYA! Hidup manusia paling 80 tahun, rekor umur manusia tertua saat ini paling 120an tahun. Namun janji Tuhan untuk hidup bersama-sama manusia didalam SURGA adalah SELAMA-LAMANYA !
Apakah ‘selama-lamanya’ itu? Sepanjang segala abad! Sepanjang masa!
Mau tanya, janji2 itu kalau kosong bagaimana? emang anda sudah tahu janji itu pasti di tepati?

Nabi Ryu bikin janji juga dong... kan baru tahu sesudah mati? Benar atau salah juga nggak apa-apa, mereka yang sudah mati kan tidak bisa mengkonfirmasi Janji nabi Ryu benar atau salah?

Hidup Ryu-isme... 

 _/\_
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Sekedar numpang lewat

.KAKEK WONG di Taman Firdaus

Masih belum putus asa, (karena putus asa adalah dosa) missionaris datang lagi ke tempat Kakek Wong. Kali ini ia menceritakan dosa asal. Gara-gara manusia pertama tidak tahan godaan, seluruh anak-cucunya terpaksa terusir dari Taman Firdaus dan menderita di dunia.

"Mmmmmhhh....", kakek Wong menghela nafas.
"Kalau owe nyang ada di Taman Firdaus, pasti anak cucu owe semua masih tetap di sana dan tidak sampai menderita di dunia."

"Lho kok bisa?", missionaris itu bertanya heran.

"Tentu saja bisa.", kata kakek Wong.
"Kesatu, pan owe mah engga doyan apel. Kalau beli apel, paling-paling juga cuma ditaruh di meja, buat sembahyang."




"Kedua, daging ular itu kan enak. Lagian bisa buat obat sakit kulit. Darah dan empedunya, hehe, buat obat kuat...," kata kakek Wong sambil menyeringai penuh arti.

Lalu buru-buru ia menambahkan :



"Jadi, so pasti lah yauw, ular itu dong nyang owe makan duluan...!"

Wkwkwkwkwk....! Haiyaaa...
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline joemarselo

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • -|---
 [at] ryu : Mau tanya, janji2 itu kalau kosong bagaimana? emang anda sudah tahu janji itu pasti di tepati?
 [at] indra : mati dulu kalau mau bukti


::: ryu, indra, dan rekan-rekan,

Iya bener, dan saya setuju dengan model pemikiran kritis semacam ini. Sama kayak ikut asuransi, kalo mati, nanti uangnya keluar buat ahli waris. Apa kita tahu uang pertanggungannya keluar apa gak, lah kita-nya sudah mati. :D

Posisi / situasi kita sepadan – kalau tidak mau dibilang sama;

Kamu dan saya ‘takut’ untuk hidup seenaknya dan menjalani hellenism. Benar kan?

Jika orang tidak takut imbalan setelah mati, untuk apa ia hidup repot-repot, ikut jalan ini itu, ikut ajaran ini itu, nurut Nabi/Guru/Sesembahan ini itu. Hidup aja dengan mencari kenikmatan. Apalagi kalau kaya dan banyak uang, why should care about charity, about sharing to the poor, about giving to others? Kenapa gak uangnya buat menikmati heroin, methamphetamine, hashis, cocain, atau kenapa gak uangnya untuk menikmati pemuas syawat? Why? Why? Why? … what do we care?

Karena kita menjaga hidup kita untuk sesuatu saat setelah mati.
Kalau sampe ada yang bilang “SAYA TIDAK …  ‘menjaga diri dalam hidup untuk sesuatu setelah mati’ , maka ia bodoh kalo sampe tidak memperoleh kenikmatan sehabis-habisnya!

Now, ada sebuah tuntunan yang dipatuhi, entah disebut ‘cara’, ‘jalan’, way of life, path to salvation, whatever ;
Tuntunan B mengatakan, saat hidup jalanilah dengan cara B1 B2 B3 B4 … Bxx dst.
Tuntunan C mengatakan, saat hidup jalanilah dengan cara C1 C2 C3 C4 … Cxx dst.
Sama!

Dalam tuntunan  B, dinyatakan bahwa sesuatu yang akan dialami setelah mati adalah ‘B++’.
Dalam tuntunan C, dinyatakan bahwa sesuatu yang akan dialami setelah mati adalah ‘C++’.

B++ adalah reinkarnasi menjadi mahluk entah, bisa manusia, bisa hewan, bisa tumbuhan, atau bahkan bisa Dewa,and so on … so on.

C++ adalah hidup kekal dalam kebahagiaan abadi bersama Sang Pencipta dalam Kerajaan Surga.

What is your choice?
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
peace yo!
jm

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
 [at]  joemarselo, jika anda berdiskusi di suatu forum, adalah lebih baik jika anda menguasai sedikit tentang forum dimana anda terlibat di dalamnya. jadi diperlukan sedikit pengetahuan Buddhisme jika anda ingin berdiskusi di sini. tapi sayangnya anda tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai Buddhism. menurut saya berdiskusi dengan anda adalah sia2.

untuk menjawab anda, Buddhist tidak memilih 2 option yg anda tawarkan, B++ dan C++ adalah tujuan yg rendah jika dibandingkan dengan tujuan Buddhist yg sesungguhnya.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
B++ adalah reinkarnasi menjadi mahluk entah, bisa manusia, bisa hewan, bisa tumbuhan, atau bahkan bisa Dewa,and so on … so on.

C++ adalah hidup kekal dalam kebahagiaan abadi bersama Sang Pencipta dalam Kerajaan Surga.

What is your choice?
Nah, kalau kecap semua nomor 1, anda pergi ke pasar beli yang mana?

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Now, ada sebuah tuntunan yang dipatuhi, entah disebut ‘cara’, ‘jalan’, way of life, path to salvation, whatever ;
Tuntunan B mengatakan, saat hidup jalanilah dengan cara B1 B2 B3 B4 … Bxx dst.
Tuntunan C mengatakan, saat hidup jalanilah dengan cara C1 C2 C3 C4 … Cxx dst.
Sama!

Dalam tuntunan  B, dinyatakan bahwa sesuatu yang akan dialami setelah mati adalah ‘B++’.
Dalam tuntunan C, dinyatakan bahwa sesuatu yang akan dialami setelah mati adalah ‘C++’.

B++ adalah reinkarnasi menjadi mahluk entah, bisa manusia, bisa hewan, bisa tumbuhan, atau bahkan bisa Dewa,and so on … so on.

C++ adalah hidup kekal dalam kebahagiaan abadi bersama Sang Pencipta dalam Kerajaan Surga.

What is your choice?

Anda hanya memilih menurut apa yang Anda suka... Anda suka dengan C++, makanya Anda pasti memilih C++.

Pertanyaannya... Bagaimana kalau B++ itu yang merupakan realitas kehidupan? Anda memilih hal yang Anda sukai (C++), namun jika hal itu bukan realitas; bagaimana?

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
[at] ryu : Mau tanya, janji2 itu kalau kosong bagaimana? emang anda sudah tahu janji itu pasti di tepati?
 [at] indra : mati dulu kalau mau bukti


::: ryu, indra, dan rekan-rekan,

Iya bener, dan saya setuju dengan model pemikiran kritis semacam ini. Sama kayak ikut asuransi, kalo mati, nanti uangnya keluar buat ahli waris. Apa kita tahu uang pertanggungannya keluar apa gak, lah kita-nya sudah mati. :D

Posisi / situasi kita sepadan – kalau tidak mau dibilang sama;

Kamu dan saya ‘takut’ untuk hidup seenaknya dan menjalani hellenism. Benar kan?

Jika orang tidak takut imbalan setelah mati, untuk apa ia hidup repot-repot, ikut jalan ini itu, ikut ajaran ini itu, nurut Nabi/Guru/Sesembahan ini itu. Hidup aja dengan mencari kenikmatan. Apalagi kalau kaya dan banyak uang, why should care about charity, about sharing to the poor, about giving to others? Kenapa gak uangnya buat menikmati heroin, methamphetamine, hashis, cocain, atau kenapa gak uangnya untuk menikmati pemuas syawat? Why? Why? Why? … what do we care?

Karena kita menjaga hidup kita untuk sesuatu saat setelah mati.
Kalau sampe ada yang bilang “SAYA TIDAK …  ‘menjaga diri dalam hidup untuk sesuatu setelah mati’ , maka ia bodoh kalo sampe tidak memperoleh kenikmatan sehabis-habisnya!

Now, ada sebuah tuntunan yang dipatuhi, entah disebut ‘cara’, ‘jalan’, way of life, path to salvation, whatever ;
Tuntunan B mengatakan, saat hidup jalanilah dengan cara B1 B2 B3 B4 … Bxx dst.
Tuntunan C mengatakan, saat hidup jalanilah dengan cara C1 C2 C3 C4 … Cxx dst.
Sama!

Dalam tuntunan  B, dinyatakan bahwa sesuatu yang akan dialami setelah mati adalah ‘B++’.
Dalam tuntunan C, dinyatakan bahwa sesuatu yang akan dialami setelah mati adalah ‘C++’.

B++ adalah reinkarnasi menjadi mahluk entah, bisa manusia, bisa hewan, bisa tumbuhan, atau bahkan bisa Dewa,and so on … so on.

C++ adalah hidup kekal dalam kebahagiaan abadi bersama Sang Pencipta dalam Kerajaan Surga.

What is your choice?
maksud anda, anda memilih agama atau ajaran karena iming2 dan ganjaran yak? anda itu sungguh menyedihkan kalau pemilihan agama berdasarkan itu, anda takut masuk neraka karena agama anda menakut2i yak =)) , atau anda memilih agama anda karena ada iming2 surga? =)) cobalah anda renungkan kembali tujuan anda memilih agama dan jalan hidup anda.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
[at] dhanuttono & rekan-rekan sekalian yang terkasih,

sadarkah kamu, saat kamu mempertanyakan Allah, Adam, Hawa, kejatuhan manusia dalam dosa, kamu adalah bagian dari kisah awal ini? namun jika kamu menolak, lalu apa yang kamu ketahui ttg awal keberadaan manusia?

Allah/Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan ‘image’ Tuhan. Jadi Tuhan itu seperti apa, ya … kurang lebih seperti kita ini, namun lebih sempurna. Karena Tuhan dan manusia tidaklah sama persis, dan karena manusia adalah produk ciptaan Tuhan, sewajarnyalah manusia punya kelemahan dan Tuhan tetap sempurna.

...

Sama seperti Tuhan dan manusia.

Namun kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan adalah SELAMA-LAMANYA! Hidup manusia paling 80 tahun, rekor umur manusia tertua saat ini paling 120an tahun. Namun janji Tuhan untuk hidup bersama-sama manusia didalam SURGA adalah SELAMA-LAMANYA !
Apakah ‘selama-lamanya’ itu? Sepanjang segala abad! Sepanjang masa!

Demikian dan salam.

bro joe yg terkasih dalam buddha, senang bs berjumpa lg...

saya cm tertarik bahas paragraf awal dan terakhir, kenapa ? karena semua kata2 orang nasrani cm itu... itu aja.. ga ada perubahan... efek dari permainan kata2 heuristik yg mengakar didalam pikiran mereka... cilakanya mereka menganggap kata2 heuristik yg telah mengakar didalam pikirannya sebagai kebenaran... sekali lg, itu adalah pilihan... seperti iklan di tv.. go ahead... asal jangan go sales...

masalah utama adalah tidak ada yg benar2 mengetahui bagaimana awal kehidupan manusia, betul ? kita ga perlu bohongi diri kita... alkitab sendiri bukan suatu kebenaran dalam hal awal kehidupan manusia... umur bumi aja lebih tua dari umur si alkitab, bagaimana alkitab bs mencatat sejarah bumi, betul ? namun siapa yg berani jujur ? yg ada ketakutan tuk berani menyalahkan kitab suci nya... betul ?

jika aa menolak dan anda katakan aa menjadi awal dari kisah ini, maka tu semakin menunjukan betapa bengis dan jahat nya si allah sebagai sutradara dan pencipta yg gagal, betul ? allah tau, klo aa'tono akan tidak mempercayainya, kenapa allah mau menciptakan aa... aneh ya... kontradiksi...

jika tuhan itu sempurna, kenapa dunia ini tidak sempurna... saah satu contohnya, kenapa ada orang cacat ? jika anda katakan "Jadi Tuhan itu seperti apa, ya … kurang lebih seperti kita ini" berarti muka dan wajah allah itu bentuk nya ga karuan... setengah normal, setengah cacat... ya karena seperti itu allah, maka seperti itu pula manusia... betul ? anda bisa berkata demikian karena anda hanya melihat yg baik/bagus nya saja dari dunia ini, tp anda menutup mata dengan hal yg buruk/jelek... coba sadar... jika demikian, bagaimana mungkin anda mengatakan tuhan/allah itu sempurna ? kecuali karena itu tertulis di alkitab anda dan dikatakan secara turun temurun oleh pemuka agama nasrani (kr1stenn/kat0lik), betul ?

nah ini dia yg parah... janji tuhan... janji allah... klo seseorang berjanji dengan anda, tp anda tidak hadir disitu, apakah anda mempercayai janji itu ? berjanji dengan sapa ? anda tau janji itu dari sapa ? nah klo sy balik... janji keselamatan yg tertulis di alkitab bagian kitab wahyu, tertulis bahwa yg akan diselamatkan di akhir jaman adalah 144.000 orang dari 12 suku israel dimana masing2 suku 12.000 orang dan kesemuan nya itu adalah pria serta belum ternoda oleh wanita...

apakah anda masuk dalam kristeria yg disebutkan ? nyata2 anda sudah buka orang dari suku israel... bagaimana dengan wanita seperti ibu/saudara perempuan anda/istri anda/anak perempuan anda/teman perempuan anda... ehm... apa yg mau dikata... alkitab sendiri mencatat 2 hal kontradiksi mengenai keselamatan, nah jika anda percaya alkitab itu benar akan keselamatan, hal mana yg berlaku bagi hidup anda ? jika anda memilih salah satu, anda mengingkari bagian alkitab yg lain... sadar kah anda akan itu ?

salam penuh cinta kasih
dari aa'tono
« Last Edit: 20 May 2010, 12:30:54 PM by dhanuttono »
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
[at] dhanuttono & rekan-rekan sekalian yang terkasih,

sadarkah kamu, saat kamu mempertanyakan Allah, Adam, Hawa, kejatuhan manusia dalam dosa, kamu adalah bagian dari kisah awal ini? namun jika kamu menolak, lalu apa yang kamu ketahui ttg awal keberadaan manusia?
lebih berguna mengetahui kemana nantinya, pikir kedepan jangan kebelakang terus
jangan terlalu pesimis terhadap hidup anda _/\_

Quote
Allah/Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan ‘image’ Tuhan. Jadi Tuhan itu seperti apa, ya … kurang lebih seperti kita ini, namun lebih sempurna. Karena Tuhan dan manusia tidaklah sama persis, dan karena manusia adalah produk ciptaan Tuhan, sewajarnyalah manusia punya kelemahan dan Tuhan tetap sempurna.

dimanakah ketidaksempurnaan manusia yang hanya dimiliki tuan? apakah tuan masih bisa marah dan ngambek? Seseorang yang sempurna adalah, mempunyai batin yang seimbang.

(1) Araham
(a) Murni sempurna dari kotoran, sehingga tidak berbekas, bahkan yang samar-samar sekalipun, yang dapat menunjukkan keberadaannya,
(b) Tidak memiliki kemampuan untuk melakukan kejahatan, bahkan pada saat tidak ada seorang pun yang mengetahui,
(c) Telah mematahkan jeruji lingkaran kelahiran,
(d) Layak dihormati oleh semua makhluk di 3 alam, manusia, dewa dan brahmà.

(2) Sammàsambuddho
Telah mencapai Pencerahan Sempurna, dalam arti Beliau benar-benar memahami Dhamma oleh kecerdasan dan Pandangan Cerah dan mampu menjelaskannya kepada makhluk-makhluk lain.

(3) Vijjàcaranasampanno
Memiliki tiga pengetahuan, yaitu, Pengetahuan tentang kehidupan lampau semua makhluk, mata-dewa, dan padamnya semua noda moral, yang mana pengetahuan ini terdiri dari delapan pengetahuan beserta praktik moralitas yang sempurna yang dijelaskan dalam lima belas cara.

(4) Sugato
Karena Buddha mencapai Nibbàna melalui Empat Magga Nàna, karena Buddha hanya mengatakan hal-hal yang benar dan bermanfaat.

(5) Lokavidu
Karena Beliau mengetahui kondisi-kondisi yang muncul dalam diri semua makhluk, penyebab kelahiran mereka dalam berbagai alam kehidupan, dan fenomena jasmani dan batin yang berkondisi.

(6) Anuttaropurisadammasàrathi
Karena Beliau tidak ada bandingnya dalam hal menjinakkan mereka yang layak dijinakkan.

(7) Satthàdevamanussànam
Karena Beliau adalah guru para dewa dan manusia, yang menunjukkan Jalan menuju Nibbàna kepada para dewa dan manusia.

[8] Buddha
Karena Beliau telah mencapai Pencerahan Sempurna, mengetahui dan mengajarkan 4 Kebenaran Mulia.

(9) Bhagavà
Karena Beliau memiliki enam kualitas mulia, yaitu, keagungan (issariya), pengetahuan akan sembilan faktor spiritual, yaitu Magga-Phala Nibbàna (Dhamma), kemasyhuran dan pengikut (yasa), keagungan kesempurnaan fisik (siri), kekuasaan dan prestasi (kàmma), dan ketekunan (payatta).


selayaknya Yang Sempura seperti demikian. bagaimana dengan tuan?

Quote
Saat manusia diciptakan dengan PENUH KASIH oleh Tuhan, Tuhan memberi sebuah hal yang disebut kepercayaan. Ini menjadi KEHENDAK BEBAS bagi manusia. Dalam KASIH Tuhan, Tuhan ingin membagi kebahagiaan hidup bersama manusia. Sebab TUHAN itu sempurna, Tuhan memiliki kehendak yaitu agar manusia taat dan patuh kepada Tuhan.

kalau ingin manusia taat dan patuh, kenapa diberi kehendak bebas? tulisan sodara yg masih ngambang, atau tuan itu yg masih kurang bijak?

Quote
Ular ; ini adalah representasi dari iblis. Iblis adalah dusta dan kejahatan. Jika cara Tuhan bekerja kepada manusia yaitu memberi pengertian yang benar dan memberi kehendak bebas; lain halnya iblis. Iblis bekerja pada manusia dengan mempengaruhi kehendak manusia tersebut, agar menjauhi pengertian benar yang diajarkan oleh Tuhan. Iblis bekerja dengan menghasut dan mempengaruhi manusia dengan iming-iming kesenangan sesaat sehingga manusia melupakan kasih Tuhan.
darimana asal iblis? apakah iblis saingan tuan?
bila kehendak dan kasih tuhan kepada adam adalah untuk dapat menaati dan mengasihi tuhan, kenapa tuhan hanya memberikan kehendak bebas yang dapat dipersuasif oleh iblis?

ibarat kata, kenapa memberikan manusia air tanpa cawan?

apakah tuan gak tau akan keberadaan iblis? apakah tuan gak tau kalau iblis bisa mempengaruhi kehendak bebas adam? apakah tuan mempunyai quality control terhadap produk "kehendak bebas" buatannya, sehingga iblis resistant?

Quote
"     Maka ketidaktaatan ini yang menjadikan mereka jatuh dalam dosa, dan yang membawa akibat dosa kepada seluruh umat manusia. Perbuatan makan buah pohon itu merupakan tindakan ketidaktaatan, yang didasari oleh dosa kesombongan yaitu ingin menyamai Allah, dan inilah yang mengakibatkan mereka menanggung akibatnya (Kej 3:6-7). Kitapun diberi kesempatan untuk memilih, untuk taat atau tidak taat kepada Allah, dan dosa ketidaktaatan/ kesombongan ini terulang setiap kali kita manusia jatuh ke dalam dosa. Sebab di dalam dosa, terutama dosa berat, manusia memilih untuk mengikuti kehendak sendiri daripada kehendak Allah, menganggap diri lebih tahu daripada Tuhan untuk menentukan apa yang baik dan yang buruk baginya, dan tidak mengindahkan kehendak Tuhan.

bila kehendak bebas berasal dari Tuhan, lalu darimana Sombong itu berasal?
Apakah itu dosa dalam kr1sten?

Quote
Tuhan tidak ingin Adam dan Hawa untuk jatuh dalam dosa, walaupun Ia sudah mengetahui sejak awal mula bahwa Adam dan Hawa akan jatuh di dalam dosa dan membawa akibat dosa itu kepada seluruh dunia: kejahatan, penderitaan dan maut. Adam dan Hawa membawa semua keturunannya (yaitu kita semua) kepada dosa sehingga setiap manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat dosa. Pelanggaran Adam dan Hawa inilah yang membawa bagi kita manusia, Yesus Kristus, Allah Putera yang menjelma untuk menjadi manusia, yang wafat di salib dan menumpahkan darah-Nya untuk menebus dosa-dosa kita. Di dalam Kristus, kita memperoleh keselamatan, atas berkat kasih karunia Allah.     ”
--- Dari http://katolisitas.org/2009/01/05/mengapa-ada-dosa-asal/

tampaknya anda kurang memahami penebusan dosa dalam kr1sten, sepertinya tidak semudah menumpahkan darah daging manusia dengan roh tuhan sebagai sesembahan untuk menebus dosa.
bukti yang nyata adalah, sampai sekarang masih terjadi "kejatuhan dosa".

Quote
Memahami ini memang tidak hanya secara literal, karena ada maknya yang dalam dibalik kisah kejatuhan manusia dalam dosa. Disini manusia itu memiliki harga/nilai yang sangat tinggi sebab manusia tercipta serupa dengan Tuhan – Yang Pemilik Kehidupan dan Penguasa Semesta ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan dalam kasih ilahi, kasih yang murni dan tertinggi. Bandingkan dengan kisah-kisah penciptaan manusia lain yang terjadi dari air mata dewa, atau jelmaan dari batu, atau lain sebagainya.
menurut anda penciptaan manusia dari air mata dewa dan jelmaan batu itu bagaimana?

Quote
Buat apa Tuhan repot-repot seperti ini? Bukankah kalau mau manusia ini bahagia ya langsung dibawa ke surga?
Ya ini sama ceritanya seperti para orang tua yang punya anak. Orang tua sudah pengalaman hidup puluhan tahun lebih lama dari anak-nya. Orang tua yang baik dan sukses dalam hidupnya, pasti juga ingin anaknya sebaik dan sesukses dirinya, atau bahkan lebih. Bagaimana caranya? Ya diajari ini itu, dikasih sekolah yang terbaik, dikasi kursus ini itu, disuruh belajar magang di perusahaannya, dikembangkanlah bakat ini itu dan ketrampilan ini itu.
OK mudah ditulis, tapi apa yang dialami anak? Anak merasa hidup penuh tekanan, merasa terdesak ini terdesak itu. Belajar-belajar terus, digembleng2 terus … what for? Anak mungkin belum sadar the grand plan of his father. Lalu apakah anak bisa jadi memberontak? Bisa! Tidak nurut ayahnya? Iya!
Tapi apa ada anak yang bisa bertahan? Ada! Tetap nurut ayahnya? Iya!
Apakah ada anak yang ditengah jalan tidak tahan dan melenceng? Ada!
Apakah anak bisa tidak taat lalu sadar lalu kembali lagi ke jalur ayahnya? Ada!

Sama seperti Tuhan dan manusia.

Namun kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan adalah SELAMA-LAMANYA! Hidup manusia paling 80 tahun, rekor umur manusia tertua saat ini paling 120an tahun. Namun janji Tuhan untuk hidup bersama-sama manusia didalam SURGA adalah SELAMA-LAMANYA !
Apakah ‘selama-lamanya’ itu? Sepanjang segala abad! Sepanjang masa!

Demikian dan salam.

pernahkah terlintas dalam pikiran anda, kalau kondisi manusia sebelum sesembahan manusa yesus dan sesudahnya adalah tidak jauh berbeda, jadi sebenarnya tidak ada yang berarti dalam kehidupan, kecuali adanaya suatu revisi marketing yaitu, yang mati jadi masuk surga. karena sebelum yesus disembahkan orang2 yg mati (namanya nabi kalau gak salah) itu belum dikemana2kan terlebih dahulu.

jadi tetap saja Janji tersebut absurb, karena manusia harus mati dulu untuk membuktikannya.

lain halnya dengan ansuransi kematian, karena hasil asuransi itu bukan untuk yg mati, jadi kalau asuransi kematian itu bukan pembuktian bagi orang yg mati, tetapi bagi orang yg ditinggalkan.
i'm just a mammal with troubled soul



Offline joemarselo

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • -|---
Quote
Indra: Buddhist tidak memilih 2 option yg anda tawarkan, B++ dan C++ adalah tujuan yg rendah jika dibandingkan dengan tujuan Buddhist yg sesungguhnya.
Upasaka : Anda hanya memilih menurut apa yang Anda suka... Anda suka dengan C++, makanya Anda pasti memilih C++. Pertanyaannya... Bagaimana kalau B++ itu yang merupakan realitas kehidupan? Anda memilih hal yang Anda sukai (C++), namun jika hal itu bukan realitas; bagaimana?
Ryu : maksud anda, anda memilih agama atau ajaran karena iming2 dan ganjaran yak? anda itu sungguh menyedihkan kalau pemilihan agama berdasarkan itu, anda takut masuk neraka karena agama anda menakut2i yak  , atau anda memilih agama anda karena ada iming2 surga?  cobalah anda renungkan kembali tujuan anda memilih agama dan jalan hidup anda.
:::
Pemikiran yang menarik!
Pertama, ada konsep berTuhan dan tidak berTuhan. Pilih mana? Setelah menelusuri kesana kemari, kita menemukan adanya beberapa agama. Ada agama ber-Tuhan dan agama tidak ber-Tuhan.  Just between God and no God, bagaimana kita membandingkan kebenarannya? Kita tidak perlu membahas konsep-konsep kematian pada agama2 berTuhan, sebab ini diluar premis diskusi kita. Sebab kamu termasuk tidak berTuhan.
Apa yang “ditawarkan” oleh agama tidak berTuhan mengenai kematian, dan apa yang ditawarkan oleh agama berTuhan. Hanya itu yang kita perbandingkan (B++ or C++).

Selain itu, apakah yang significant? Ajaran dalam kehidupan? Artinya kamu menerima ajaran B1, kamu jalankan B1, seperti saya menerima ajaran C1, saya jalankan C1. Mengenai B1 hingga Bx dan C1 hingga Cx isinya apa, itu hal lain.

Jika ternyata B++ adalah yang terjadi, so nothing to loose, saya jalani dan kamu juga jalani. Jika ternyata C++ yang terjadi, saya jalani dan kamu tidak.

Quote
Aa tono: bro joe yg terkasih dalam buddha, senang bs berjumpa lg...
saya cm tertarik bahas paragraf awal dan terakhir, kenapa ? karena semua kata2 orang nasrani cm itu... itu aja.. ga ada perubahan... efek dari permainan kata2 heuristik yg mengakar didalam pikiran mereka... cilakanya mereka menganggap kata2 heuristik yg telah mengakar didalam pikirannya sebagai kebenaran... sekali lg, itu adalah pilihan... seperti iklan di tv.. go ahead... asal jangan go sales...
masalah utama adalah tidak ada yg benar2 mengetahui bagaimana awal kehidupan manusia, betul ? kita ga perlu bohongi diri kita... alkitab sendiri bukan suatu kebenaran dalam hal awal kehidupan manusia... umur bumi aja lebih tua dari umur si alkitab, bagaimana alkitab bs mencatat sejarah bumi, betul ? namun siapa yg berani jujur ? yg ada ketakutan tuk berani menyalahkan kitab suci nya... betul ?
jika aa menolak dan anda katakan aa menjadi awal dari kisah ini, maka tu semakin menunjukan betapa bengis dan jahat nya si allah sebagai sutradara dan pencipta yg gagal, betul ? allah tau, klo aa'tono akan tidak mempercayainya, kenapa allah mau menciptakan aa... aneh ya... kontradiksi...
jika tuhan itu sempurna, kenapa dunia ini tidak sempurna... saah satu contohnya, kenapa ada orang cacat ? jika anda katakan "Jadi Tuhan itu seperti apa, ya … kurang lebih seperti kita ini" berarti muka dan wajah allah itu bentuk nya ga karuan... setengah normal, setengah cacat... ya karena seperti itu allah, maka seperti itu pula manusia... betul ? anda bisa berkata demikian karena anda hanya melihat yg baik/bagus nya saja dari dunia ini, tp anda menutup mata dengan hal yg buruk/jelek... coba sadar... jika demikian, bagaimana mungkin anda mengatakan tuhan/allah itu sempurna ? kecuali karena itu tertulis di alkitab anda dan dikatakan secara turun temurun oleh pemuka agama nasrani (kr1stenn/kat0lik), betul ?
nah ini dia yg parah... janji tuhan... janji allah... klo seseorang berjanji dengan anda, tp anda tidak hadir disitu, apakah anda mempercayai janji itu ? berjanji dengan sapa ? anda tau janji itu dari sapa ? nah klo sy balik... janji keselamatan yg tertulis di alkitab bagian kitab wahyu, tertulis bahwa yg akan diselamatkan di akhir jaman adalah 144.000 orang dari 12 suku israel dimana masing2 suku 12.000 orang dan kesemuan nya itu adalah pria serta belum ternoda oleh wanita...
apakah anda masuk dalam kristeria yg disebutkan ? nyata2 anda sudah buka orang dari suku israel... bagaimana dengan wanita seperti ibu/saudara perempuan anda/istri anda/anak perempuan anda/teman perempuan anda... ehm... apa yg mau dikata... alkitab sendiri mencatat 2 hal kontradiksi mengenai keselamatan, nah jika anda percaya alkitab itu benar akan keselamatan, hal mana yg berlaku bagi hidup anda ? jika anda memilih salah satu, anda mengingkari bagian alkitab yg lain... sadar kah anda akan itu ?
salam penuh cinta kasih
dari aa'tono
:::
Aa Tono … my man! Mari kita ngopi-ngopi dulu … lalu saya lanjutkan ya …

Menganggap sebagai kebenaran, itu bisa juga berarti memang benar demikian. Apalagi karena ini memang adalah ajaran yang telah terpelihara ribuan tahun, turun temurun.
Tapi baiklah, apa yang kamu percayai atau anggap benar tentang konsep ‘The Creation’?    Kamu tidak bisa hanya selalu menyalahkan konsep-konsep yang ada, karena Buddhism tidak mengenal konsep penciptaan. Paling tidak kamu bisa mempertahankan bahwa ‘tidak ada penciptaan’ adalah pendapat yang benar, dan dievaluasi dengan membandingkan dengan konsep oposisi.
Apakah kamu bisa mempercayai ini: http://en.wikipedia.org/wiki/Age_of_the_earth ?
ini? http://en.wikipedia.org/wiki/Young_earth

Alkitab / Kitab Suci bukan buku sejarah atau buku arkeologi. Kitab Suci ini merupakan ajaran iman yang sudah sempat ditulis. Apa ada yang tidak ditulis? Ada! Darimana ajarannya? Dari Gereja. OK kalau diterusin bakal panjang, maka sampai sini dulu.

Lalu masalah Allah tahu tapi tetap manusia tidak percaya. Itu mutlak sepenuhnya kehendak bebas Aa Tono. Saya tidak akan membahas apology tentang kehendak bebas saat ini dan disini. Tapi maksudnya adalah, manusia telah memiliki kehendak bebas yang boleh menentukan apa pilihannya.
Bagaimana contoh kehendak bebas?
Tuhan mengatakan cintailah sesama seperti dirimu sendiri.
Action: Ibu Theresa pada saat masih hidup terus menerus berkerja untuk merawat orang-orang sakit dan terlantar.
Tuhan mengatakan bahwa semua manusia diciptakan sama sederajat.
Action: Mahatma Gandhi melawan penjajahan Inggris dengan membawa pergerakan ahimsa.
Tuhan mengatakan cintailah Tuhan Allahmu melebihi apapun.
Action: Sir Thomas Moore dipaksa mengakui kekuasaan Henry VII diatas otoritas gereja, tapi menolak. Sampai ditangkap, sampai dipenggal pun Sir Thomas More menolak. Lalu ia disebut saint dan martyr.
Apakah ada yang tidak sependapat? Ada!

Dunia yang sempurna atau tidak sempurna ; ciptaan yang sempurna atau tidak sempurna?
Bumi dan planet2 ini melayang di semesta, bukan diletakkan diatas alas spt meja.  Lalu bergerak pada lintasan yang sama, tidak menggelinding kesana-kesini. Yang seperti ini tidak sempurna?
Bumi ini seluruhnya dipenuhi atmosfir yang berisi oksigen sehingga manusia bisa bernapas. Bukannya dibagian sini banyak oksigen tapi bagian sana tidak kebagian – tidak begini. Yang seperti ini tidak sempurna?
Manusia ada yang cacat ada yang jelek, lalu kenapa? Karena kita manusia, kita menganggap cacat = buruk. Jelek = buruk. Melarat = buruk. Tapi bagi Tuhan, tidak! Akhirnya, kembali lagi ini adalah opini manusia.
Misal semua orang tidak melihat, hanya mendengar, maka suara manis = baik, suara kasar = buruk, gitu kali ya?

Tapi begini pemahamannya, orang yang baik dan orang yang jahat pun sama-sama dikasihi Tuhan. Walaupun kesusahan banyak disebabkan orang yang jahat kepada orang yang baik. Orang yang jahat pun Tuhan ingin ia bisa jadi baik. Maka kepada orang yang sudah baik, Tuhan ingin ia bisa taat dan setia, sabar dan teguh dalam pendiritaan, dan lain lain nya, sesuai tertulis dalam Kitab Suci. Karena mengasihi sesama berarti juga mengasihi yang jahat pada kita. Kalau kita cuma kepada yang baik sama kita, semua orang juga bisa. Kalau manusia bisa baik kepada yang jahat kepadanya, hanya Yesus yang mengajarkannya.

Mengenai Kitab Wahyu (Revelation / Apocalypse), mungkin kamu pernah baca. Tapi diperlukan tafsir dan pemahaman dan tuntunan Gereja dalam mempelajari Kitab ini. Karena apa? Karena apa yang diceritakan disini bukan cerita tentang kejadian! Tapi adalah pengelihatan RASUL YOANES mengenai akhir jaman. Ada definisi berbeda mengenai Israel baru (Israel akhir jaman), maksud dari angka-angka.
Berbeda saat diceritakan Yesus berkata: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Karena ini menceritakan tentang sebuah kejadian, ya artinya sama seperti ceritanya, bahwa Yesus dengan kuasanya memberikan otoritas kepada Petrus, dan akan mendirikan gerejanya ‘diatas’ Petrus, dan member otoritas surgawi untuk mengikat (retain) dan melepaskan sesuatu di dunia ini.
*** maaf kalau saya harus menampilkan isi Kitab Suci saya disini, hanya sebagai contoh.

Tetapi keselamatan tetap terjadi bagi semua manusia.

Quote
hatred: kalau ingin manusia taat dan patuh, kenapa diberi kehendak bebas? tulisan sodara yg masih ngambang, atau tuan itu yg masih kurang bijak?
darimana asal iblis? apakah iblis saingan tuan?
bila kehendak dan kasih tuhan kepada adam adalah untuk dapat menaati dan mengasihi tuhan, kenapa tuhan hanya memberikan kehendak bebas yang dapat dipersuasif oleh iblis?
ibarat kata, kenapa memberikan manusia air tanpa cawan?
apakah tuan gak tau akan keberadaan iblis? apakah tuan gak tau kalau iblis bisa mempengaruhi kehendak bebas adam? apakah tuan mempunyai quality control terhadap produk "kehendak bebas" buatannya, sehingga iblis resistant? bila kehendak bebas berasal dari Tuhan, lalu darimana Sombong itu berasal? Apakah itu dosa dalam kr1sten?
:::
Manusia diberi kehendak bebas untuk menunjukkan kemuliaan mahluk Tuhan sebagai mahluk hidup. Mahluk tanpa kehendak bebas sama saja dengan mati. Sama seperti boneka, mainan mobil-mobilan, dan semacamnya.
Iblis adalah malaikat yang berbalik melawan Tuhan dan ingin menyamai Tuhan. Iya, bisa dibilang iblis selalu bersaing dengan Tuhan, dengan cara mengalahkan Tuhan lewat menyesatkan manusia-manusia ciptaan Tuhan, salah satu caranya.
Kepada Adam, Tuhan sudah memberi banyak fasilitas, akomodasi, dan terutama AJARAN. Lalu kepada manusia, TUHAN telah memberi hati nurani & suara hati, bimbingan Roh Kudus, diberi nabi-nabi, diberikan juga Yesus Kristus, diberi rasul-rasul dan rohaniawan-rohaniawan penerus, dll … banyak.

Dalam salah satu Kitab ditulis : Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.
Sehingga disimpulkan kesombongan itu tidak dikehendaki oleh Tuhan.

Quote
hatred : tampaknya anda kurang memahami penebusan dosa dalam kr1sten, sepertinya tidak semudah menumpahkan darah daging manusia dengan roh tuhan sebagai sesembahan untuk menebus dosa.
bukti yang nyata adalah, sampai sekarang masih terjadi "kejatuhan dosa".
::: Oiya pasti! Saya pasti tidak seluruhnya paham benar mengenai rencana penebusan Tuhan.
Boleh tolong diberitahu yang saya kurang memahami?

menurut anda penciptaan manusia dari air mata dewa dan jelmaan batu itu bagaimana?
::: ada berbagai kisah, disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Creation_myth
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
peace yo!
jm

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Quote
Pemikiran yang menarik!
Pertama, ada konsep berTuhan dan tidak berTuhan. Pilih mana? Setelah menelusuri kesana kemari, kita menemukan adanya beberapa agama. Ada agama ber-Tuhan dan agama tidak ber-Tuhan.  Just between God and no God, bagaimana kita membandingkan kebenarannya? Kita tidak perlu membahas konsep-konsep kematian pada agama2 berTuhan, sebab ini diluar premis diskusi kita. Sebab kamu termasuk tidak berTuhan.
pertama agama bertuhan itu ada berapa banyak, dan menurut anda janji mereka semua sama atau tidak. dan menurut anda bagaimana cara membukitikan kebenaran dari begitu banyaknya agama bertuhan di bumi ini.
Quote
Apa yang “ditawarkan” oleh agama tidak berTuhan mengenai kematian, dan apa yang ditawarkan oleh agama berTuhan. Hanya itu yang kita perbandingkan (B++ or C++).
sebelum tawar menawar, anda kemukakan dulu penawaran dari berbagai agama bertuhan itu apa saja dan bagaimana cara membukitikan kebenaran dari begitu banyaknya agama bertuhan di bumi ini.

Quote
Selain itu, apakah yang significant? Ajaran dalam kehidupan? Artinya kamu menerima ajaran B1, kamu jalankan B1, seperti saya menerima ajaran C1, saya jalankan C1. Mengenai B1 hingga Bx dan C1 hingga Cx isinya apa, itu hal lain.

Jika ternyata B++ adalah yang terjadi, so nothing to loose, saya jalani dan kamu juga jalani. Jika ternyata C++ yang terjadi, saya jalani dan kamu tidak.
kalau soal ini jangan di bicarakan dulu. nanti bisa2 agamamu agamamu, agamaku agamaku.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

 

anything