Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: CITTA VITHI  (Read 40940 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: CITTA VITHI
« Reply #45 on: 29 January 2008, 09:10:57 AM »
ok thanks bro Markos atas keterangannya _/\_
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: CITTA VITHI
« Reply #46 on: 29 January 2008, 09:56:01 AM »
javana itu actionnya, bro.....

jadi javana pertama (citta ke-9), itu akan berbuah pada kehidupan saat ini
javana 2 - 6 : ini akan berbuah pada kehidupan2 setelah kehidupan berikutnya
javana 7 : berbuah pada kehidupan setelah saat ini.

cmiiw......... seinget saya sih gitu........  :)

Yup...Bro Markos...

Nomor 9 = Javana 1 = menimbulkan kamma yang hanya dapat berbuah langsung di kehidupan ini
Nomor 10-14 = Javana 2-6 = menimbulkan kamma yang dapat berbuah sepanjang waktu samsara hingga parinibbana
Nomor 15 = Javana 7 = menimbulkan kamma yang dapat berbuah setelah kehidupan ini ( di satu kehidupan yang akan datang ).

 _/\_ :lotus:
~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline Mr. Wei

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.074
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
Re: CITTA VITHI
« Reply #47 on: 17 May 2008, 11:31:59 PM »
Klo de javu itu prosesnya gimana ya? Bisa dijelasin dengan Abhidhamma gak?

Soalnya hari ini gw mengalami de javu 2 kali...

Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: CITTA VITHI
« Reply #48 on: 19 May 2008, 11:48:45 AM »
Bro Wei...

Bisa tolong di share kejadian 2 X dejavu  tsb?

Anumodana...

_/\_ :lotus:
~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.554
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: CITTA VITHI
« Reply #49 on: 21 May 2009, 10:30:12 PM »
CITTA VITHI terdiri dari 2 jenis :
   1 melalui panca indra
   2 melalui pikiran

bagaimana CV bisa dikatakan dua jenis?
walaupun melalui #1, tetapi tetap deh bakal sampai ke PIKIRAN

apakah lebih tepat dikatakan CV terdiri dari 2 TAHAP
1. panca indera
2. pikiran
    yg dimana #1 mungkin bisa dilewatkan....
    (spt org lagi ngelamun, kemudian membuat keputusan)

apakah begitu?

bagaimana org membuat keputusan?
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: CITTA VITHI
« Reply #50 on: 22 May 2009, 05:44:44 PM »
CITTA VITHI terdiri dari 2 jenis :
   1 melalui panca indra
   2 melalui pikiran

bagaimana CV bisa dikatakan dua jenis?
walaupun melalui #1, tetapi tetap deh bakal sampai ke PIKIRAN

apakah lebih tepat dikatakan CV terdiri dari 2 TAHAP
1. panca indera
2. pikiran
    yg dimana #1 mungkin bisa dilewatkan....
    (spt org lagi ngelamun, kemudian membuat keputusan)

apakah begitu?

bagaimana org membuat keputusan?

dikatakan dua jenis artinya mengetahui objek melalui :
1.  Pintu Panca Indera contoh ketika melihat Bro Sacheng yg ganteng itu ...waktu melihat itu belum ada keputusan bahwa itu adalah Bro Sacheng...setelah melalui proses Citta Vithi itu baru ada keputusan bahwa oh...itu adalah Bro Sacheng.
2.  Pintu Pikiran contoh ada teman yang menyebut Nama Bro Sacheng... saya langsung terbayang (terpikir) ..oh..Bro Sacheng itu yg ganteng, ga ada kumis, umurnya sekitar 4othnan dll.

Kalo yang 2 tahap juga ada... contoh ketika seseorang meditasi samatha...pertama2 dia melihat objek (tanah) itu dulu (ini adalah proses pikiran melalui pintu indera melihat) dan kemudian dia penjamkan mata dan itu di teruskan oleh proses pikiran melalui pintu pikiran.

Coba liat citta vithi yg melalui Pintu panca indera...moment ke 8 itu adalah kesadaran yg fungsinya untuk memutuskan obyek sebagai kusala, akusala & kiriya. setelah moment 8 itu diteruskan ke moment ke 9-15 (ada 7 moment) yg disebut javana yaitu kesadaran yang mendorong terjadinya aksi atas keputusan yang telah di ambil oleh moment ke 8 itu.

cmiiw...

_/\_ :lotus:





~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline Elin

  • DhammaCitta Press
  • KalyanaMitta
  • *
  • Posts: 4.376
  • Reputasi: 222
  • Gender: Female
Re: CITTA VITHI
« Reply #51 on: 22 May 2009, 05:58:32 PM »
c' Lily, macam javana hanya itu aja ya?

Elin lupa nih.. pelajaran sekolah dulu ;D
« Last Edit: 22 May 2009, 06:00:16 PM by Elin »

Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: CITTA VITHI
« Reply #52 on: 22 May 2009, 09:49:18 PM »
c' Lily, macam javana hanya itu aja ya?

Elin lupa nih.. pelajaran sekolah dulu ;D

Javana ada 7 moment...dalam citta vithi melalui panca indera yaitu....moment yg...

~Ke 9 = Javana 1 = menimbulkan kamma yang hanya dapat berbuah langsung di kehidupan ini. Ini merupakan kamma yang paling lemah dari rangkaian 7 javana dan inilah yang menyebabkan buahnya di terima pada kehidupan ini. kamma ini tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk memberikan hasil di luar masa kehidupan ini.

~Ke 10-14 = Javana 2-6 = menimbulkan kamma yang dapat berbuah sepanjang waktu samsara hingga parinibbana sesuai dengan kondisi yang mendukungnya.

~Ke 15 = Javana 7 = menimbulkan kamma yang dapat berbuah setelah kehidupan ini ( di satu kehidupan yang akan datang ). Kamma ini adalah kamma yang terlemah setelah javana 1 itu dan mempunyai tenaga yang cukup untuk berbuah pada satu kehidupan berikutnya.

 _/\_ :lotus:

~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: CITTA VITHI
« Reply #53 on: 16 July 2009, 12:14:27 PM »
Dear Sis Lily ... Mau tanya yah ... :)

Saya baca di Buku "Sang Buddha dan Ajaran-AjaranNya bagian II" Karya Alm. Ven. NARADHA Mahathera,

di halaman 74, Javana ada di Nomor 8-14 sedangkan kesadaran yang memutuskan (votthapana) adalah No. 15.

Yang manakah yang benar ?
Lalu kalau menurut urut-urutan Citta Vithi ini, kira-kira sankhara khanda ada di nomor berapa yah ?

_/\_

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Re: CITTA VITHI
« Reply #54 on: 16 July 2009, 12:38:54 PM »
votthapana sebagai kesadaran yg memutuskan ada di citta no. 8.... sedangkan javana ada di 9 - 15

alur ini sebenarnya secara logika bisa dilihat dengan mudah kok.... mulai dari menerima objek, menimbang, memutuskan dan melakukan action serta dicatat (citta 16 - 17)
kalo javana ada di 8 - 14, berarti setelah menimbang (tanpa memutuskan), langsung action
Dan setelah action, baru diputuskan?

sankhara khandha adalah 50 cetasika minus sanna dan vedana
sifat cetasika yg harus diingat adalah :
- muncul bersamaan dengan munculnya citta
- padam bersamaan dengan padamnya citta

jadi anda ga bisa bilang sankhara ada dimana karena sankhara hanya kumpulan, sedangkan yg aktif di tiap citta, tergantung dari citta apa dulu, kusala, akusala, ahetuka, kiriya, vipaka atau apa?

Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: CITTA VITHI
« Reply #55 on: 16 July 2009, 12:42:13 PM »
Dear Sis Lily ... Mau tanya yah ... :)

Saya baca di Buku "Sang Buddha dan Ajaran-AjaranNya bagian II" Karya Alm. Ven. NARADHA Mahathera,

di halaman 74, Javana ada di Nomor 8-14 sedangkan kesadaran yang memutuskan (votthapana) adalah No. 15.

Yang manakah yang benar ?
Lalu kalau menurut urut-urutan Citta Vithi ini, kira-kira sankhara khanda ada di nomor berapa yah ?

_/\_

Bro G.Citra...

Saya tidak pernah membaca buku yg itu ("Sang Buddha dan Ajaran-AjaranNya bagian II" Karya Alm. Ven. NARADHA Mahathera)....dan yang saya posting itu adalah yang tercantum dalam Buku Abhidhammatthasangaha (karya Pak Pandit) dan juga yang saya dapat dari kelas Abhidhamma. Buku Abhidhammatthasangaha adalah ringkasan dari Kitab-kitab Abhidhamma Pali. (cmiiw).

Sankhara khandha adalah bentuk-bentuk pikiran atau faktor-faktor batin (50).
Bentuk-bentuk Pikiran (Cetasika) sifatnya selalu timbul dan tengelam bersama dengan Citta (kesadaran).
Dalam Citta Vithi itu... bentuk-bentuk Pikiran (ada 7 bentuk-bentuk pikiran yang netral) yang muncul di setiap moment-moment (nomor) pikiran.

Tentang jenis-jenis Sankhara Khandha bisa liat di Thread Abhidhamma dengan topik Cetasika.

_/\_ :lotus:
~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: CITTA VITHI
« Reply #56 on: 16 July 2009, 01:06:08 PM »
 [at]  bro Markos ... :)
ya... memang logika saya pun begitu... cuma melihat ada sedikit perbedaan aja koq ... (mgkn aja salah dalam pengetikkan) ...

 [at]  sis Lily ... :)
oke ... gak apa-apa ... saya dapat mengerti koq ... :) ... +1 nih

Mungkin sedikit pendapat dari saya dan mohon diluruskan lagi... (biar gak nyasar) ... :))

Kalo menurut saya malah koq malah gini yah ...
Citta Vithi kan proses berpikir tanpa henti ... tentunya citta dan cetasika (nama khanda) masuk juga didalamnya dan rupa khanda sebagai salah satu alat/sarana juga sebagai media berprosesnya Cittavithi ini...

Nah karena berpendapat kayak gini, makanya saya tadi menanyakan pertanyaan diatas ...

dan kalau memang pendapat saya ini 'salah', tolong di jelasin lagi dong apa hubungan antara citta vithi dan khanda ... :)

_/\_

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Re: CITTA VITHI
« Reply #57 on: 16 July 2009, 01:40:19 PM »
Citta tersusun atas cetasika2...... jadi mereka seperti 2 hal yg sama tapi berbeda krn citta adalah kesatuannya, dan cetasika adalah unsur2 penyusunnya

Khandha seperti yg sudah saya jelaskan diatas

Jadi mahluk hidup itu bisa dilihat dari perspektif khandha yaitu panca khandha
Pun bisa dilihat dari perspektif citta, cetasika dan rupa
Bisa juga dari Nama dan Rupa

Semuanya dipergunakan sesuai penempatan masing2, jadi jgn dipertanyakan misal Sankhara ada dalam citta yang mana krn itu udah menjadi miskonsepsi krn sudah berbeda sudut pandang

Coba anda baca dulu mengenai citta, cetasika dan rupa.... bagaimana mereka berproses, dsbnya.... jangan melihat citta dari sudut pandang khandha-nya

jika anda udah baca, marilah kita diskusi lagi ok?

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: CITTA VITHI
« Reply #58 on: 16 July 2009, 02:01:38 PM »
Citta tersusun atas cetasika2...... jadi mereka seperti 2 hal yg sama tapi berbeda krn citta adalah kesatuannya, dan cetasika adalah unsur2 penyusunnya

Khandha seperti yg sudah saya jelaskan diatas

Jadi mahluk hidup itu bisa dilihat dari perspektif khandha yaitu panca khandha
Pun bisa dilihat dari perspektif citta, cetasika dan rupa
Bisa juga dari Nama dan Rupa


Semuanya dipergunakan sesuai penempatan masing2, jadi jgn dipertanyakan misal Sankhara ada dalam citta yang mana krn itu udah menjadi miskonsepsi krn sudah berbeda sudut pandang

Coba anda baca dulu mengenai citta, cetasika dan rupa.... bagaimana mereka berproses, dsbnya.... jangan melihat citta dari sudut pandang khandha-nya

jika anda udah baca, marilah kita diskusi lagi ok?

Tanggung lanjut bro ...  bukan mo debat neh ... biar semakin jelas (soalnya klo cuma baca kek na aye gak sepinter ente bro) ...:))

Lha klo gitu Citta vithi ini dipandangnya dari persfektif mana dunk ? yang kedua kah ?
trus kenapa bisa ada sudut pandang yang berbeda yah dalam menilai makhluk hidup ?
Apa yang mendasarinya ? Padahal kan nama khanda itu adalah citta (vinana) dan cetasika (sanna,vedana dan sankhara) juga ?

_/\_
« Last Edit: 16 July 2009, 02:05:16 PM by g.citra »

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Re: CITTA VITHI
« Reply #59 on: 16 July 2009, 04:50:55 PM »
Gini loh bro......

kalau bro udah baca citta, bro akan lihat ada berbagai pembedaan misal akusala citta
akusala cita itu terdiri dari lobha mula citta 8, dosa mula citta 2 dan moha mula citta 2 jadi totalnya ada 12
lobha mula citta 8 terdiri dari berbagai faktor utama yaitu :
- dengan atau tanpa ditthi (ditthisampayutta atau ditthivipayutta)
- menyenangkan atau netral (somanassa atau upekkha)
- spontan atau diajak (asankharikam atau sasankharikam)

kombinasi dari setiap unsur, membuat lobha mula citta yg berbeda2 kadarnya misal Somanassasahagatam ditthisampayutta asankharikam memberikan bobot kamma yg paling berat

Kenapa demikian? lobha dengan somanassa vedana tentunya akan lebih berat ketimbang dengan upekkha vedana
ditambah dengan ditthisampayutta yg sifatnya moha+lobha, sangat melekat alias lebih terasa. Yang berbeda dengan ditthivipayutta yang lebih halus karena isinya adalah mana/kesombongan sehingga sampai anagami aja, masih ada ditthigatavipayutta mengenai Ruparaga dan Aruparaga

Nah cetasika yg berperan dalam ditthisampayutta adalah moha + lobha
4 moha cetasika yg berperan pun, masih bercampur, misal kalau hanya moha + ahirika dan anottapa berarti akan memberikan bobot kamma yg lebih berat
tapi kalau komplit empat2nya yaitu moha + ahirika dan anottapa plus udhacca, bobotnya jadi kurang krn sifat dari uddhacca adalah gelisah/tidak tetap pada objek jadi bobot kamma akan lebih ringan

Pada unsur ajakan, jika lobha mula citta muncul secara spontan/tanpa ajakan, itu berarti udah ada niat yg kuat yg muncul dari batin. Kenapa bisa begitu? krn batin sudah terbiasa sehingga tidak perlu diajak, sudah langsung muncul dgn sendirinya

Itulah kenapa Somanassasahagatam ditthisampayutta asankharikam memberikan bobot yg lebih berat ketimbang misalnya Somanassasahagatam ditthivipayutta asankharikam

Ini baru membahas mengenai lobha mula citta aja, belum masuk ke dosa mula citta 2 (domanassasahagatam patighasampayutta asankharikam dan domanassasahagatam patighasampayutta sasankharikam) juga moha mula citta 2 (vicikiccha dan uddhacca)

Setelah itu lanjut ke ahetuka citta 18 yg terdiri dari 10 citta dvipancavinnana, 1 kusala dan 1 akusala sampatichana, juga 1 kusala santirana yg upekkha, 1 kusala santirana yg somanassa dan 1 santirana akusala yg upekkha serta 3 kiriya citta yaitu pancadvaravajjana citta, manodvaravajjana citta serta hasitupada citta

Lom masuk ke mahakusala citta 8, mahavipaka citta 8 dan mahakiriya citta 8

Satelah itu ke rupabhumi citta dan arupabhumi citta serta yg terakhir adalah lokuttara citta (citta para arahat)

Lanjutkan ke cetasika 52 :

Cetasika terdapat 52 jenis, dan dikelompokkan menjadi 3 bagian:
I. Annasamana cetasika 13 (13 cetasika umum) yang terdiri dari Sabbacittasadharana cetasika 7 (7 cetasika yang terdapat di semua jenis citta) dan Pakinnaka cetasika 6 (enam cetasika yang muncul di sebagian besar citta)
Sabbacittasadharana cetasika 7 terdiri dari :
- Phassa = kontak
- Vedana = perasaan
- Sanna = pencerapan/persepsi
- Cetana = kehendak
- Ekaggata = konsentrasi terhadap satu objek
- Jivitindriya = penghidup batin
- Manasikara = perhatian

sedangkan Pakinnaka cetasika 6 terdiri dari :
- Vitakka = pengerahan kepada objek
- Vicara = perenungan kepada objek
- Adhimokkha = keputusan
- Viriya = semangat
- Piti = kegiuran
- Chanda = harapan untuk melakukan

II. Akusala cetasika 14 (14 cetasika akusala) terdiri dari :
1. Mocatuka cetasika 4: 4 cetasika kelompok moha
- Moha
- Ahirika
- Anottappa
- Uddhacca
2. Lotika cetasika 3: 3 cetasika kelompok lobha
- Lobha
- Ditthi
- Mana
3. Docatuka cetasika 4: 4 cetasika kelompok dosa
- Dosa
- Issa
- Macchariya
- Kukkucca
4. Thiduka cetasika 2:
- Thina
- Middha
5. Vicikiccha cetasika 1

III. Sobhana cetasika 25 (25 cetasika indah) yg terdiri dari :
1. Sobhanasadharana cetasika 19: 19 cetasika indah yang terdapat di semua jenis sobhana citta
- Saddha
- Sati
- Hiri
- Ottappa
- Alobha
- Adosa
- Tatramajjhattatata
- Kaya passadhi
- Cittapassadhi
- Kaya lahuta
- Citta lahuta
- Kaya muduta
- Citta muduta
- Kaya kammannata
- Citta kammannata
- Kaya pagunnata
- Citta pagunnata
- Kayujukata
- Cittajukata

2. Virati cetasika 3: 19 cetasika yang menjalankan fungsi pantangan / pengendalian diri
- Samma vaca
- Samma kammanta
- Samma ajiva

3. Appamanna cetasika 2: 2 cetasika tanpa batas
- Karuna
- Mudita

4. Pannindriya cetasika 1 : Panna

Nah coba aja dilihat2 dulu karena saya rasa udah cukup rumit dan kompleks karena menyentuh ke berbagai aspek

Itu yg saya bilang hendaknya bro citra coba lihat dulu pembagian citta, lalu sambungkan dengan cetasika dan juga rupa agar dapat lebih dulu tau teori mengenai abhidhamma secara singkat

Jika kita sudah tahu teori dan mempraktekkan dalam keseharian, anda akan bisa lihat sendiri bagaimana kombinasi unsur2 diatas bekerja sehingga dengan begitu, kita bisa tahu bagaimana implementasi dari abhidhamma, yg sering disebut hapalan tapi tidak bisa dipraktekkan dalam hidup keseharian

Untuk akusala citta, bisa baca penjelasan tulisan mentor Pak Selamat Rodjali di :
http://www.buddhistonline.com/dsgb/ad09.shtml
http://www.buddhistonline.com/dsgb/ad10.shtml

semoga bermanfaat

metta