//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Re: Membuktikan kebenaran Hukum Karma? II  (Read 2476 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Membuktikan kebenaran Hukum Karma? II
« on: 19 October 2009, 10:29:31 AM »
Cerita motivasi ini bertujuan untuk menekankan MANFAAT atas "keyakinan" terhadap hukum kamma. Sehingga memotivasi kita untuk lebih mempraktekkan KEBENARAN BUDDHA DHAMMA.

HUKUM UNIVERSAL ( HUKUM KAMMA )

Ada dua orang India sedang mengarungi badai salju di pegunungan Himalaya. Mereka berjalan dengan susah payah karena udara yang sangat dingin terasa sampai ke sumsum tulang dan terpaan angin dingin juga menambah beratnya perjalanan mereka.

Di tengah perjalanan tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan. Karena kasihan melihat keadaan orang itu, orang India yang pertama berkata kepada temannya, " Orang ini masih hidup. Kasihan sekali kalau dia dibiarkan tergeletak di sini, dia pasti akan meninggal, mari kita tolong dia." Tapi temannya menjawab," Bagaimana kita bisa menolongnya kalau membawa diri sendiri saja sudah sangat susah di tengah badai seperti ini. Kalau kau ingin membawanya, silahkan, tapi aku tidak akan menolongmu."

Maka orang yang pertama dengan sangat susah payah memanggul tubuh orang yang tak berdaya itu sedangkan temannya lebih dulu melanjutkan perjalanan sendirian. Orang India yang pertama memang pada awalnya merasa perjalannya sangat berat karena beratnya tubuh orang yang dipanggulnya itu, tapi lama kelamaan ia tidak terlalu merasa kedinginan lagi karena kehangatan tubuh orang yang dipanggulnya itu juga menjalar ke tubuhnya, maka ia terus berjalan dengan pelan-pelan.

Kemudian di tepi perjalanan, dia melihat satu orang lagi yang tergeletak di tengah jalan, ketika ia memperhatikan lebih dekat orang itu sudah meninggal dunia dan dia adalah teman seperjalanannya tadi.

Jadi karena tidak tahan terhadap cuaca yang sangat dingin itu, temannya itu akhirnya meninggal dunia karena kedinginan, sedangkan ia tertolong oleh panas tubuh orang yang ditolongnya itu.

Maka Anda lihat bukan, bahwa karena niatnya untuk menolong orang lain, sebenarnya dia telah menolong dirinya sendiri, jadi banyak-banyaklah berbuat baik terhadap siapa saja tak peduli betapa sulit pun keadaan kita. Karena kita tidak pernah tahu apa yang menanti kita di depan sana.


Semoga Bermanfaat



Offline CHANGE

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 598
  • Reputasi: 63
Re: Membuktikan kebenaran Hukum Karma? II
« Reply #1 on: 19 October 2009, 10:36:12 AM »
Imbalan yang Setimpal ( Hukum Kamma selalu ADIL )
Oleh: Bettie B. Youngs

Pada suatu hari, ayahku menyewa tiga orang pemuda untuk membantunya menyimpan panen jerami. Sorenya, dia mengumpulkan ketiganya untuk memberikan upah.

"Berapa yang harus dibayar, John?" tanya ayah kepada pemuda pertama yang dipekerjakannya.

"55 dolar, Pak Burres," jawab John.

Ayah menuliskan cek senilai 55 dolar untuknya. "Terima kasih atas jerih payahmu, John," kata ayahku dengan hormat.

"Berapa yang harus kubayar, Michael??" tanya ayah kepada pemuda kedua, yang jumlah jam kerjanya sama dengan John.

"Anda harus membayar 75 dolar", kata Michael.

Dengan terkejut, ayahku bertanya perlahan, "Bagaimana cara menghitung sampai jumlahnya sebegitu, Michael?"

"Begini", kata Michael,

"saya menghitung sejak saya masuk ke dalam mobil untuk berangkat ke tempat kerja, sampai saya tiba di rumah, ditambah bensin dan uang makan".

"Uang makan ? meskipun makanan sudah disediakan?"

"Yep", jawab Michael.

"Oh, begitu", kata ayahku sambil menuliskan cek senilai 75 dolar yang diminta.

"Kalau kau bagaimana, Nathan?" tanya ayah.

"Berapa yang harus kubayar?"

"Bapak bayar 38 dolar dan 50 sen, Pak Burres," kata Nathan.

Sekali lagi ayahku kaget pada perbedaan jumlah yang diminta. Pemuda ketiga ini, seperti dua yang lain, dipekerjakan untuk pekerjaan yang sama dan telah bekerja sejumlah waktu yang sama (dan berasal dari kota kecil yang sama, yang hanya beberapa mil jauhnya).

Ayahku meminta penjelasan. "Dan bagaimana kau menghitung sampai jumlahnya sebegitu, Nathan?"

"Yah", kata Nathan,

"saya tidak minta upah untuk waktu istirahat siang, karena istri Bapak memasak dan menyiapkan makan siang. Saya tidak bayar bensin karena saya datang bersama teman-teman saya. Jadi jumlah jam kerja saya cukup untuk diberi upah 38,50 dolar." Ayahku lalu menuliskan cek senilai 100 dolar.

Ayah lalu memandang ketiga pemuda itu, yang terdiam oleh perbuatan ayahku, semua agak bingung dengan jumlah yang berbeda dalam cek mereka masing-masing.

"Saya selalu membayar orang sesuai dengan nilainya, Nak. Dari tempat asalku, kami menyebutnya imbalan yang setimpal." Dia memandang ketiga pemuda di hadapannya dengan bijak, dan dalam gaya kebapakannya yang khas menambahkan,

"Nilai-nilai KETULUSAN dalam diri seseorang menciptakan nilai orang tersebut."

Pesan :
KETULUSAN dalam berbuat akan menambah nilai dari setiap KEBAIKAN yang diberikan ( dengan melepas )


Semoga Bermanfaat

Offline wiithink

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.630
  • Reputasi: 32
  • Gender: Female
Re: Re: Membuktikan kebenaran Hukum Karma? II
« Reply #2 on: 16 November 2009, 04:59:05 PM »
mantap mantappp