//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?  (Read 17742 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline ajan

  • Teman
  • **
  • Posts: 71
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« on: 27 September 2009, 02:31:45 PM »
Namo Buddhaya...

Di Tipitaka ( saya lupa persisnya di bagian mana ) Sang Buddha pernah meramalkan sangha hanya akan bertahan selama 500 tahun dikarenakan diterimanya perempuan sebagai bikkhuni oleh Sang Buddha.

Tapi kenyataan sampai sekarang ( 2500 tahun lebih telah berlalu ) sangha tetap eksis.

Apakah Ramalan Sang Buddha Meleset ?

Kawan-kawan mohon pencerahannya ya, mohon maaf lahir batin kalo ade sale-sale kate.

 _/\_

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #1 on: 27 September 2009, 02:39:09 PM »
kurang satu 0, 5000 bukan 500, lebih baik sertakan rujukan valid

Offline No Pain No Gain

  • Sebelumnya: Doggie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.796
  • Reputasi: 73
  • Gender: Male
  • ..............????
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #2 on: 27 September 2009, 03:18:16 PM »
kurang satu 0, 5000 bukan 500, lebih baik sertakan rujukan valid

yang saya tau juga 5000..hehehe...bukan 500
No matter how dirty my past is,my future is still spotless

Offline J.W

  • Sebelumnya: Jinaraga, JW. Jinaraga
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.864
  • Reputasi: 103
  • Gender: Male
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #3 on: 27 September 2009, 05:11:54 PM »
2500 = sekitar thn 2009 (kira2 aja yah..soli)
Berarti 2500 thn kedepannya skitar tahun 4500..sudah tidak ada sangha lagi ???
dhamma dilupakan ??
kedatangan metteya ??

Offline F.T

  • Sebelumnya: Felix Thioris, MarFel, Ocean Heart
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.135
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • • Save the Children & Join with - Kasih Dharma Peduli • We Care About Their Future • There Are Our Next Generation.
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #4 on: 27 September 2009, 05:43:18 PM »
2500 Sebelum Masehi khan ?  jadi harusnya tahun 2500 ... sekitar 500 an tahun lagi...


Save the Children & Join With :
Kasih Dharma Peduli ~ Anak Asuh
May all Beings Be Happy


Contact Info : Kasihdharmapeduli [at] yahoo.com

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #5 on: 27 September 2009, 06:17:03 PM »
2500 Sebelum Masehi khan ?  jadi harusnya tahun 2500 ... sekitar 500 an tahun lagi...

ini lagi ngomongin apa sih? kok gak nyambung...

Offline Dhamma Sukkha

  • Sebelumnya: Citta Devi
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.607
  • Reputasi: 115
  • kilesaa... .... T__T""" :) _/\_
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #6 on: 27 September 2009, 06:58:29 PM »
iyaa w dah liat di buku... ;D ;D ;D
yg benar 5000 thn, kurang nolnya broo...^^
ini kutipannya :
"Ananda, apabila wanita tdk diizinkan utk meninggalkan kehidupan duniawi dan memasuki kehidupan suci dgn menjalani Ajaran dan Peraturan yg dipimpin oleh Sang Tathagata, Kehidupan Suci akan berlangsung dlm masa yg lama sekali dan Dhamma Yang Mulia akan bertahan 10.000 thn lamanya. Tetapi, sejak wanita diizinkan meninggalkan kehidupan duniawi, maka kehidupan Suci tdk akan berlangsung lama dan Dhamma Yg Mulia hanya akan bertahan selama 5.000 thn."
Sang Buddha menambahkan,
"Seperti perumpamaan ini, Ananda, rumah yg dihuni oleh lbh byk wanita dan laki2nya sedikit maka akan mudah dirampok. Demikian pula dimana Ajaran dan Peraturan yg mengizinkan wanita meninggalkan Kehidupan Suci tdk akan bertahan lama."

"Dan seperti seorang laki2 yg akan membangun terlbh dahulu sebuah  bendungan yg besar sehingga dapat menampung air, demikian pula Tathagata membentenginya dgn Delapan  Peraturan Utama utk Sangha Bhikkhuni, yg tdk boleh dilanggar selama hidup mereka."

2500 Sebelum Masehi khan ?  jadi harusnya tahun 2500 ... sekitar 500 an tahun lagi...

ini lagi ngomongin apa sih? kok gak nyambung...
itu bro teroris lagi perkirain brapa tahun lagi cek angg... :)) :)) :))

Metta cittena,
Citta _/\_
« Last Edit: 27 September 2009, 07:02:21 PM by Citta Devi »
May All being Happy in the Dhamma ^^ _/\_

Karena Metta merupakan kebahagiaan akan org lain yg tulus \;D/

"Vinayo ayusasanam"
sasana/ajaran Buddha akan bertahan lama karena vinaya yg terjaga... _/\_ \;D/

Offline K

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 30
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #7 on: 27 September 2009, 09:12:10 PM »
ikutan nambahin ah.. tapi rada OOT..
IMO, buddha tidak melakukan ramal meramal, itu hanya statement beliau, dan bukan ramalan..
500 atau 5000 tidak terlalu penting juga kan..
yang penting kan ajaran beliau :)
maap kl OOT teman teman.. ^^

_/\_
may all beings be happy.

Offline Namaste

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 23
  • Reputasi: 1
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #8 on: 27 September 2009, 09:56:48 PM »
Tapi bro n sis, ada apa ya dengan wanita?, begitu wanita masuk sangha, umur sangha jd pendek ya.....ada yg bisa kasih penjelasan gak....maaf bila pertanyaannya terlalu kritis.....

Offline dhammadinna

  • Sebelumnya: Mayvise
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.626
  • Reputasi: 149
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #9 on: 27 September 2009, 10:43:12 PM »
2500 Sebelum Masehi khan ?  jadi harusnya tahun 2500 ... sekitar 500 an tahun lagi...

Ralat utk Marfel, bukan 2500 sebelum masehi... tp ajaran Buddha sudah berlangsung selama krg lebih 2500 thn.
Hitungan matematikanya sih begini:

Sang Buddha lahir thn 623 Sebelum masehi
Pemutaran Roda Dhamma dimulai pada saat beliau berusia 35 tahun
Jadi, saat itu adalah tahun 588 Sebelum Masehi.

Skrg tahun 2009, jadi sudah berjalan 2009+588= 2597 tahun

Jadi masih tersisa 5000 - 2597 = 2403 tahun.

***

NB:
5000 itu kan perkiraan, gak persis jg 5000 thn. Lagipula bukankah kehidupan ini tidak pasti??? banyak faktor yg mempengaruhinya... Terlepas dari "5000thn" itu, yg g tangkap (tlg dikoreksi kalo salah), bila wanita masuk dalam Sangha, maka 'usia' Dhamma hanya mencapai kurang lebih setengahnya dari pada 'usia' Dhamma bila wanita tidak masuk dalam Sangha. Tp sekali lagi, bny faktor yg mempengaruhinya.

"Dan seperti seorang laki2 yg akan membangun terlbh dahulu sebuah  bendungan yg besar sehingga dapat menampung air, demikian pula Tathagata membentenginya dgn Delapan  Peraturan Utama utk Sangha Bhikkhuni, yg tdk boleh dilanggar selama hidup mereka."

***

Tapi bro n sis, ada apa ya dengan wanita?, begitu wanita masuk sangha, umur sangha jd pendek ya.....ada yg bisa kasih penjelasan gak....maaf bila pertanyaannya terlalu kritis.....

Bisa liat ini (dari milis Samaggi Phala)
http://www.samaggi-phala.or.id/ftj_win.php?id=555

Dalam perjalanan sejarah Agama Buddha, memang Sang Buddha telah mengijinkan para wanita untuk menjadi bhikkhuni. Sang Buddha sendiri juga telah mendirikan Sangha Bhikkhuni.
Adapun kemunduran yang akan dialami Buddha Dhamma seperti yang telah diuraikan dalam sebuah keterangan disebutkan bahwa berkumpulnya para pria yang telah menjadi bhikkhu dan wanita yang telah menjadi bhikkhuni ketika kebanyakan di antara mereka masih belum mencapai kesucian dan tinggal berdekatan di sebuah tempat akan berpotensi timbul masalah. Masalah utama mereka adalah kisah cinta yang mungkin akan mengurangi keyakinan para umat setelah melihat perilaku mereka yang tidak jauh berbeda dengan perilaku umat perumah tangga biasa.
Padahal, apabila para bhikkhu dan bhikkhuni itu semua telah mencapai kesucian yaitu telah lenyap ketamakan, kebencian serta kegelapan batinnya, masalah ini tentu tidak akan ada. Keyakinan umat pun akan selalu dapat terjaga.
Dengan demikian, penyebab kemunduran Buddha Dhamma bukan hanya karena adanya wanita dalam Sangha, melainkan berkumpulnya pria dan wanita yang belum mencapai kesucian di tempat yang berdekatan, yaitu vihara.
Semoga penjelasan ini dapat memberikan manfaat untuk semua fihak yang sering mempunyai pandangan keliru tentang keberadaan wanita dalam Agama Buddha yang dianggap menjadi penyebab kemunduran Buddha Dhamma.
« Last Edit: 27 September 2009, 11:05:56 PM by Melia Yansil »

Offline hardymika

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 43
  • Reputasi: 3
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #10 on: 27 September 2009, 10:56:53 PM »
wah.. ternyata benar 5000th ya.. soalnya dulu wkt kuliah pelajaran agama Buddha juga kalo gak salah dibilang 500 tahun. ternyata salah.

dan uniknya  ini merupakan yang pertama kali di dalam sejarah dunia ini, terbentuknya Sangha Bhikkhuni dengan peraturan-peraturan yang harus dilaksanakan selama hidupnya.
AaAAAaaaAHhHHHHHHHHH

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.565
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #11 on: 27 September 2009, 11:12:03 PM »
wah.. ternyata benar 5000th ya.. soalnya dulu wkt kuliah pelajaran agama Buddha juga kalo gak salah dibilang 500 tahun. ternyata salah.

dan uniknya  ini merupakan yang pertama kali di dalam sejarah dunia ini, terbentuknya Sangha Bhikkhuni dengan peraturan-peraturan yang harus dilaksanakan selama hidupnya.

Vinaya baik untuk bhikkhu maupun bhikkhuni memang harus dilaksanakan selama ybs menjadi bhikkhu/bhikkhuni. kalau lepas jubah tidak wajib menjalankan vinaya lagi.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #12 on: 27 September 2009, 11:39:25 PM »
Quote
"If, Ânanda, women had not retired from household life to the houseless one, under the Doctrine and Discipline announced by The Tathâgata, religion, Ânanda, would long endure; a thousand years would the Good Doctrine abide. But since, Ânanda, women have now retired from household life to the houseless one, under the Doctrine and Discipline announced by The Tathâgata, not long, Ânanda, will religion endure; but five hundred years, Ânanda, will the Good Doctrine abide. Just as, Ânanda, those families which consist of many women and few men are easily overcome by burglars, in exactly the same way, Ânanda, when women retire from household life to the houseless one, under a doctrine and discipline, that religion does not long endure. Just as, Ânanda, when the disease called mildew falls upon a flourishing field of rice, that field of rice does not long endure, in exactly the same way, Ânanda, when women retire from household life to the houseless one, under a doctrine and discipline, that religion does not long endure. Even as, Ânanda, when the disease called rust falls upon a flourishing field of sugar-cane, that field of sugar-cane does not long endure, in exactly the same way, Ânanda, when women retire from household life to the houseless one, under a doctrine and discipline, that religion does not long endure. And just as, Ânanda, to a large pond a man would prudently build a dike, in order that the water might not transgress its bounds, in exactly the same way, Ânanda, have I prudently laid down eight weighty regulations, not to be transgressed as long as life shall last."

Source: http://www.sacred-texts.com/bud/bits/bits099.htm


Terjemahan:

"Jika Ananda, wanita tidak meninggalkan penghidupan duniawi dan memasuki penghidupan tanpa-rumah dengan menjalani Ajaran dan Disiplin yang dipimpin oleh Sang Tathagtha, Ananda, maka Buddhasasana ini akan bertahan dalam waktu yang lama; Kehidupan Suci mampu bertahan sampai ribuan tahun. Tetapi, Ananda, sejak wanita meninggalkan penghidupan duniawi dan memasuki penghidupan tanpa-rumah dengan menjalani Ajaran dan Disiplin yang dipimpin oleh Sang Tathagatha, Ananda, maka Buddhasasana ini tidak akan bertahan lama; Kehidupan Suci hanya akan bertahan selama lima ratus tahun, Ananda. Seperti perumpamaan ini Ananda, keluarga yang dihuni oleh lebih banyak wanita daripada laki-laki akan lebih mudah dirampok. Demikian pula Ananda, ketika wanita meninggalkan penghidupan duniawi dan memasuki penghidupan tanpa-rumah dengan menjalani Ajaran dan Disiplin, maka Buddhasasana ini tidak akan bertahan lama. Seperti perumpamaan ini Ananda, ketika jamur mulai berkembang-biak di ladang dan beras, maka ladang dan beras itu tidak akan bertahan lama. Demikian pula Ananda,  ketika wanita meninggalkan penghidupan duniawi dan memasuki penghidupan tanpa-rumah dengan menjalani Ajaran dan Disiplin, maka Buddhasasana ini tidak akan bertahan lama. Bahkan seperti perumpamaan ini pula Ananda, ketika lumut mulai berkembang-biak di ladang dan tebu, maka ladang dan tebu itu tidak akan bertahan lama. Demikian pula Ananda, ketika wanita meninggalkan penghidupan duniawi dan memasuki penghidupan tanpa-rumah dengan menjalani Ajaran dan Disiplin, maka Buddhasasana ini tidak akan bertahan lama. Dan karena itu Ananda, seperti seorang laki-laki kuat yang terlebih dahulu membangun bendungan yang besar, maka air tidak bisa memasuki daerah batasan. Demikian pula Ananda, Aku membentengi Ajaran dan Disiplin ini dengan delapan peraturan berat kepada Sangha Bhikkhuni, untuk mencegah serangan dari luar yang bisa cepat merusak Buddhasasana ini."


Sang Buddha menyatakan bahwa Buddhasasana hanya akan bertahan selama 500 tahun, bila wanita diizinkan masuk ke dalam komunitas Sangha. Yang sering dipublikasikan oleh referensi dari Indonesia adalah 5.000 tahun. Padahal yang dinyatakan Sang Buddha adalah 500 tahun (lima ratus tahun).

Ini terjadi mungkin disebabkan oleh kesalahan penulisan, ataupun kesalahan penyebutan. Di luar kemungkinan ini, masih ada kemungkinan lainnya; yaitu ada pihak yang berusaha menutup 'celah' di pernyataan Sang Buddha ini. Karena sebagian orang berpendapat bahwa pernyataan Sang Buddha ini terbukti salah, karena kenyataannya Buddhasasana masih berdiri sampai sekarang. Karena itu, mereka berusaha mengubah teksnya (dalam Bahasa Indonesia) dengan menyebut angka 5.000 tahun; dan Kehidupan Suci sebenarnya juga bisa berlangsung selama 10.000 tahun.

Tapi bila kita membaca Vinaya II, 256 [Culla Vagga (x.11)], kita mendapatkan gambaran jelas tentang pernyataan Sang Buddha; dan apa yang dikatakan-Nya itu tidaklah meleset. Bahkan mungkin bisa dikatakan akurat.

Sang Buddha menyatakan bahwa Buddhasasana ini akan cepat lenyap apabila wanita memasuki Sangha. Mengapa? Karena ketika wanita memasuki Sangha, maka komunitas bhikkhu (Sangha) sedikit-banyak akan beralih fungsi sebagai 'perkumpulan duniawi' dengan kedok penghidupan tanpa-rumah. Riskan sekali bagi Sangha yang terdiri dari laki-laki dan perempuan untuk tumbuh bersama dan berbaur secara terbuka. Selain itu, kondisi demikian membuat Buddhasasana menjadi lebih lemah, dan bisa dimanfaatkan oleh pihak luar yang ingin menghancurkan Buddhasasana. Salah satu fakta nyatanya adalah pada masa kepemerintahan Raja Asoka di sekitar 3 abad setelah Sang Buddha memasuki Parinibbana (mangkat). Banyak oknum luar yang mencoba memasuki Sangha dan mencoba menghancurkan Buddhasasana dari dalam. Ini disebabkan salah satunya karena pesatnya pertumbuhan Sangha Bhikkhuni.

Melihat resiko yang besar ini, Sang Buddha membentenginya dengan menetapkan 8 peraturan berat yang harus dijalani oleh para bhikkhuni. 8 peraturan ini dicetuskan untuk meminimalisasi resiko yang terjadi karena tumbuhnya Sangha Bhikkhuni di dalam Buddhasasana.

Sekarang semuanya sudah jelas, bukan? Sang Buddha memang menyatakan bahwa Buddhasasana hanya mampu bertahan selama 500 tahun, apabila wanita memasuki Sangha. Untuk mencegah kelenyapan Buddhasasana dalam waktu 500 tahun ini, Sang Buddha menetapkan 8 peraturan berat kepada Sangha Bhikkhuni. Dengan menjalankan 8 peraturan berat ini, Sangha Bhikkhuni akan berdiri dengan baik; dan tidak akan mengakibatkan lenyapnya Buddhasasana dalam waktu yang singkat.

Karena itu, sekarang tidak perlu lagi merevisi pernyataan Sang Buddha menjadi "5.000 tahun"; apalagi menyatakan bahwa ramalan Sang Buddha ini meleset. Karena yang disampaikan Sang Buddha sudah sangat jelas sekali, yakni Buddhasasana masih bisa eksis lagi sampai ribuan tahun.
« Last Edit: 28 September 2009, 12:08:56 AM by upasaka »

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #13 on: 28 September 2009, 12:01:03 AM »
Jadi maksudnya .... tidak ada yg salah dengan angka 500 tahun yaaah
Bila saja Sang Buddha tidak menambahkan delapan peraturan berat kepada Sangha Bhikkhuni
maka Dhamma ini akan lenyap 500 tahun kemudian ......

Selama ini pengertian 5000 tahun di kurangi tahun sekarang 2600 maka sisa waktu bertahannya Dhamma
tinggal 2400 ......
dengan ada keterangan ini menjadi jelas ...... hitung2an itu tidak berlaku lagi  ;D

Anumodana  _/\_
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Dhamma Sukkha

  • Sebelumnya: Citta Devi
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.607
  • Reputasi: 115
  • kilesaa... .... T__T""" :) _/\_
Re: RAMALAN SANG BUDDHA MELESET ?
« Reply #14 on: 28 September 2009, 12:05:22 AM »
Tapi bro n sis, ada apa ya dengan wanita?, begitu wanita masuk sangha, umur sangha jd pendek ya.....ada yg bisa kasih penjelasan gak....maaf bila pertanyaannya terlalu kritis.....
tambahan dari yg sudah2...
Sang Buddha menambahkan,
"Seperti perumpamaan ini, Ananda, rumah yg dihuni oleh lbh byk wanita dan laki2nya sedikit maka akan mudah dirampok. Demikian pula dimana Ajaran dan Peraturan yg mengizinkan wanita meninggalkan Kehidupan Suci tdk akan bertahan lama."

"Dan seperti seorang laki2 yg akan membangun terlbh dahulu sebuah  bendungan yg besar sehingga dapat menampung air, demikian pula Tathagata membentenginya dgn Delapan  Peraturan Utama utk Sangha Bhikkhuni, yg tdk boleh dilanggar selama hidup mereka."
menurut asumsi w,
laki2 itu kan dapat melindungi, sementara kalau laki2nya lbh sedikit dari jlh wanitanya, mungkin akan kesulitan dalam melindungi wanita yg jlhnya lbh byk...
kurang lbh begitu, menurut wnyaa...^^/""

klo ada yg keliru dari postingan wnya mohon diluruskan yooo... ^:)^ ^:)^ ^:)^

Metta cittena,
Citta _/\_
May All being Happy in the Dhamma ^^ _/\_

Karena Metta merupakan kebahagiaan akan org lain yg tulus \;D/

"Vinayo ayusasanam"
sasana/ajaran Buddha akan bertahan lama karena vinaya yg terjaga... _/\_ \;D/