//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Lebih baik tahu sedikit tapi praktek ketimbang tahu banyak tapi tidak praktek  (Read 36561 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Hal senada bisa kita lihat dalam Dhammapada :

Quote
“Daripada hidup 100 tahun tetapi malas, lebih baik hidup sehari tetapi giat dan penuh semangat”

Yang juga kita bisa lihat dalam artikel Hidup sesuai Dhamma : http://dhammacitta.org/pustaka/ebook/umum/Hidup%20Sesuai%20Dhamma%20-%20Bhante%20Uttamo.pdf

Berikut sharing artikel dari Ajahn Chah dari a still forest pool :

Quote
In my own practice, I did not know or study much. I took the straightforward teachings the Buddha gave and simply began to study my own mind according to nature. When you practice, observe yourself. Then gradually knowledge and vision (ini yg saya maksud pengetahuan tanpa tanda kutip  ) will arise of themselves. If you sit in meditation and want it to be this way or that, you had better stop right there. Do not bring ideals or expectations to your practice. Take your studies, your opinions, and store them away.

You must go beyond all words, all symbols, all plans for your practice. Then you can see for yourself the truth, arising right here. If you do not turn inward, you will never know reality. I took the first few years of formal Dharma text study, and when I had the opportunity, I went to hear various scholars and masters teach, until such study became more of a hindrance than a help. I did not know how, to listen to their sermons because I had not looked within.

The great meditation masters spoke about the truth within oneself. Practicing, I began to realize that it existed in my own mind as well. After a long time, I realized that these teachers have really seen the truth and that if we follow their path, we will encounter everything they have spoken about. Then we will be able to say, ''Yes, they were right. What else could there be? Just this." When I practiced diligently, realization unfolded like that.

If you are interested in Dharma, just give up, just let go. Merely thinking about practice is like pouncing on the shadow and missing the substance. You need not study much. If you follow the basics and practice accordingly, you will see the Dharma for yourself. There must be more than merely hearing the words. Speak just with yourself, observe your own mind. If you cut off this verbal, thinking mind, you will have a true standard for judging. Otherwise, your understanding will not penetrate deeply. Practice in this way and the rest will follow.

Terjemahan :

Quote
Dalam praktek pribadi, saya tidak banyak tahu atau belajar. Saya langsung mengambil ajaran Buddha dan mulai mempelajari pikiran saya secara alami. Jika anda praktek, selidiki diri anda sendiri. Lalu secara bertahap pengetahuan dan pandangan akan muncul dengan sendirinya. Jika anda duduk bermeditasi dan ingin agar sesuai dengan cara ini dan itu, anda sebaiknya berhenti disana. Jangan membawa harapan dalam praktek anda. Bawa teori anda, opini anda dan simpan jauh-jauh

Anda harus mencapai kondisi diatas semua huruf, simbol dan rencana dari praktek anda. Lalu anda akan bisa melihat kebenaran yg muncul. Jika anda tidak melihat kedalam, anda tidak akan pernah tahu realita. Saya pernah menghabiskan beberapa tahun di sekolah formal Dhamma dan jika saya ada kesempatan, saya pergi mendengar berbagai guru mengajar sampai studi seperti ini menjadi lebih menghalangi ketimbang membantu. Saya tidak tahu bagaimana, mendengar berbagai ceramah karena saya tidak melihat ke dalam

Guru besar mditasi berbicara mengenai kebenaran yg ada dalam diri sendiri. Dengan praktek, saya mulai menyadari bhw itu ada dalam pikiran saya sendiri juga. Setelah waktu yg lama, saya mengadari bahwa para guru itu sudah menyadari kebenaran dan jika kita mengikuti jalan mereka, kita akan menjumpai semua hal sesuai yg sudah mereka katakan. Lalu kita akan bisa berkata ”Ya, mereka benar. Apalagi yang dapat dijumpai? Hanya ini” Sewaktu saya berpraktek dengan rajin, kesadaran terbuka seperti itu

Jika anda tertarik dengan Dhamma, lepaskanlah. Berpikir tentang praktek,  seperti memukul bayangan dan kehilangan substansinya. Anda tidak perlu belajar banyak. Jika anda mengikuti bagian dasar dan melakukan prakteknya, anda akan melihat Dhamma dengan sendirinya. Anda akan mendapat lebih banyak ketimbang mendengar kata2. Bicaralah hanya dengan diri anda sendiri, selidiki pikiran anda. Jika anda dapat memutuskan kata2 ini, pikiran yg berpikir, anda akan mendapat standar yg benar untuk menilai. Jika tidak, pengertian anda tidak akan dapat masuk cukup dalam. Latihlah dengan cara ini dan sisanya akan mengikuti.

Kesimpulan :

Kalau saya lihat diatas, poin penting yg didapat adalah yaitu Jangan terlalu banyak berteori.
Lebih baik jika tahu sedikit teori saja tapi mempraktekkannya

Tapi bukan berarti harus melepas SEMUA teori loh

Mari diskusi jika ada rekan2 yang berkenan  _/\_

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.407
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Dengan tahu banyak maka yang di praktekan pun akan makin sempurna ;D
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
tahu sedikit tapi praktek bukannya Moha?
i'm just a mammal with troubled soul



Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Dengan tahu banyak maka yang di praktekan pun akan makin sempurna ;D

Karena kita masih banyak LDM, biasanya kalo makin banyak tapi ga dipraktekin, akan jadi mana/sombong

karena itu, seyogyanya org setelah tahu sedikit, lalu praktek
dari praktek, akan lebih yakin akan kebenaran dari teori itu, jadi lebih giat cari tahu
karena makin bnyk tahu, makin banyak juga yg bisa dipraktekkan

kalo saya bilang, itu chain reaction dari sutta, cinta dan bhavanamaya panna....... panna yg terus berakumulasi plus LDM yg semakin terkikis

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
tahu sedikit tapi praktek bukannya Moha?

Pengertian moha adalah tidak mengetahui mana yg benar dan mana yg salah secara hakekat sesungguhnya

Moha semakin tebal, bersamaan dengan kebiasaan kita utk tidak sadar akan gerak gerik batin kita.
Itu kenapa moha juga disebut dengan ignorance

nah kayanya pengertian moha beda dengan yg ada di judul nih ,bro ... he3

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
maksudnya...

kita praktek tapi gak tahu hakikat dari praktek tersebut kan sama aja Moha..  :D
i'm just a mammal with troubled soul



Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
paling bagus adalah tahu banyak dan banyak pratek....
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
kalo aye... mendingan tahu banyak..  gak usah praktek :))
i'm just a mammal with troubled soul



Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
maksudnya...

kita praktek tapi gak tahu hakikat dari praktek tersebut kan sama aja Moha..  :D

khan yg dipraktekkan itu, adalah apa yg ada di teori itu bro......

seperti yg saya sebut diatas:
Quote
karena itu, seyogyanya org setelah tahu sedikit, lalu praktek
dari praktek, akan lebih yakin akan kebenaran dari teori itu, jadi lebih giat cari tahu
karena makin bnyk tahu, makin banyak juga yg bisa dipraktekkan

kalo saya bilang, itu chain reaction dari sutta, cinta dan bhavanamaya panna....... panna yg terus berakumulasi plus LDM yg semakin terkikis

Singkatnya Panna bertambah, moha terkikis........  _/\_

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
paling bagus adalah tahu banyak dan banyak pratek....

Ini emang bener........ tapi menuju ke tahu banyak dan praktek banyak, itu berarti anda sudah pernah menjalani banyak "tahu sedikit praktek sedikit"

sama seperti mengapa org bisa bertemu dengan sammasambuddha.
bukan tiba2 bisa bertemu melainkan karena tumpukan paraminya sudah memadai sehingga memungkinkan utk bisa bertemu


kalo aye... mendingan tahu banyak..  gak usah praktek :))

ini baru MOHA, bro......   :))

tapi yg lebih moha : ga usah tahu apa2, ga usah praktek apapun, tapi mencapai Nibbana  ^-^

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
wah, dibuka thread baru :)

btw, kata2 saya masih nongol dikutipan inggrisnya hehehe...

sedikit perbaikan (menurut saya):
"Dalam praktek, saya tidak banyak tahu atau belajar. Saya mengambil ajaran Buddha yg (paling) gamblang dan mulai langsung mempelajari batin saya secara alami. saat berpraktik, selidiki diri anda sendiri. Lalu secara bertahap pengetahuan dan penglihatan akan muncul dengan sendirinya. Jika anda duduk bermeditasi dan ingin agar sesuai dengan cara ini dan itu, anda sebaiknya berhenti disana. Jangan membawa ideal ataupun harapan dalam praktek anda. Ambil teori anda, opini anda dan simpan jauh-jauh.

Anda harus melangkah melampaui semua kata2, simbol2 dan rencana2 untuk praktek anda. Lalu anda akan bisa melihat kebenaran, muncul dari sana. Jika anda tidak melihat ke dalam, anda tidak akan pernah tahu realita. Saya pernah menghabiskan beberapa tahun di sekolah formal Dhamma dan jika saya ada kesempatan, saya pergi mendengar berbagai cendikia dan guru mengajar, sampai studi seperti ini lebih menjadi penghalang ketimbang membantu. Saya tidak tahu bagaimana, untuk mendengar berbagai ceramah karena saya tidak melihat ke dalam

Guru besar meditasi berbicara mengenai kebenaran di dalam diri. Berpraktik, saya mulai menyadari bhw itu ada dalam batin saya sendiri juga. Setelah waktu yg lama, saya menyadari bahwa para guru itu sudah benar2 melihat kebenaran dan jika kita mengikuti jalan mereka, kita akan menjumpai semua hal sesuai yg sudah mereka katakan. Lalu kita akan bisa berkata ”Ya, mereka benar. Apalagi yang dapat dijumpai? Hanya ini” Sewaktu saya berpraktek dengan rajin, kesadaran terbuka seperti itu

Jika anda tertarik dengan Dhamma, lepas lah. Hanya berpikir tentang praktek sama seperti halnya memukul bayangan dan kehilangan substansinya. Anda tidak perlu belajar banyak. Jika anda mengikuti bagian dasar dan melakukan prakteknya, anda akan melihat Dhamma itu sendiri. Lebih banyak ketimbang mendengar kata2. Bicaralah hanya dengan diri anda sendiri, selidiki batin anda. Jika anda dapat memotong (menyetop -tr) celoteh2 ini, batin yg berpikir, anda akan memiliki standar yg benar untuk menilai. Jika tidak, pengertian anda tidak akan dapat menembus dalam. Latihlah dengan cara ini dan sisanya akan mengikuti."
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline CKRA

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 919
  • Reputasi: 71
Menurut saya, tahapan praktek dan pengetahuan teori adalah:
1. Praktekkan seberapapun yang kita ketahui
2. Sambil mempraktekkan yang kita ketahui, coba belajar lagi sehingga pengetahuan bertambah
3. Kembali ke tahap 1

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
    
Lebih baik tahu sedikit tapi praktek ketimbang tahu banyak tapi tidak praktek

 :yes: :yes: :yes:

yaa... gitu deh

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
saat sudah mengetahui.. maka tidak ada lagi namanya keinginan atau tidak ingin praktek ;D

makanya itu Sang Buddha baru "praktek" saat brahmana sahampati memanjatkan permohonannya....
i'm just a mammal with troubled soul



Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
maksudnya...

kita praktek tapi gak tahu hakikat dari praktek tersebut kan sama aja Moha..  :D

Hakikat hanya dapat diketahui lewat praktek, pengalaman langsung.
Hakikat tidak dapat diketahui hanya lewat kata-kata.
Namun untuk kebutuhan komunikasi, hakikat tersebut mau tidak mau harus digambar dengan kata-kata.
Namun setepat-tepatnya gambar, itu hanyalah gambar, bahkan gambar kata-kata, bukan hakikatnya.

Dapatkah wangi bunga mawar digambarkan dengan kata2?
Dapatkah warna hijau digambarkan dengan kata2?
Yang ada hanyalah label.
Hanya yg pernah mencium bunga mawar dan melihat warna hijau mengetahui hakikatnya.
yaa... gitu deh