Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: PENGENALAN TENTANG LAMRIM  (Read 11052 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« on: 15 April 2009, 10:30:15 AM »
artikel berikut ini adalah tulisan dari saudara bodhimanggala di Dharmajala pada tanggal 15 May 2005. Dengan melihat manfaat mendalam dari pengenalan Buddhadharma secara luas dan utuh, baik Theravada, Mahayana, maupun Vajrayana, saya bermaksud membaginya kepada para kalyanamitra. setelah membaca tentang apa yang disampaikan dalam artikel ini, dapat membantu kita dalam memperluas wawasan dan pengetahuan kita tentang praktek Buddhadharma dalam kehidupan sehari-hari.

semoga buddhadharma dapat berkembang di seluruh penjuru Nusantara, dan semoga semua makhluk memperoleh manfaatnya.
 _/\_


By : Zen
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #1 on: 15 April 2009, 10:31:10 AM »
PENGENALAN TENTANG LAMRIM
 
Abstract

Lamrim adalah suatu tradisi pengajaran yang sangat penting dalam Buddhisme Tibetan, khususnya dalam tradisi Kadam dan Gelug. Ajaran ini sangat luas, mendalam, mencakup seluruh ajaran Buddha Shakyamuni -baik Sutra maupun Tantra- disusun secara sistematis sehingga menjadi lebih mudah untuk dipelajari dan dipahami. Ajaran ini sangat bermanfaat, baik bagi pemula maupun praktisi Buddhisme tingkat lanjut sekalipun.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #2 on: 15 April 2009, 10:32:52 AM »
Pendahuluan

Lamrim berasal dari kata Lam dan Rim. Lamrim adalah sebuah presentasi dari Jalan (Lam), menjelaskan semua poin-poin yang disusun secara sistematik, sesuai urutan (Rim): pertama-tama lakukan ini, selanjutnya lakukan itu. Jalan ini yang menuntun kita menuju ke Pencerahan diajarkan oleh Buddha Shakyamuni sendiri.

Secara umum, Lamrim adalah suatu tradisi pengajaran, yang secara literal berarti "Tahapan-tahapan jalan". di dalamnya, Anda akan menemukan semua instruksi penting yang dipraktikkan oleh para pengikut Buddhis di manapun. Pada kenyataannya, jalan yang diajarkan guru Buddha ini adalah jalan yang juga dipraktikkan sendiri oleh Beliau untuk mencapai pencerahan. Ajaran Lamrim adalah suatu ajaran yang terdiri dari semua hal yang anda perlu pelajari, praktikkan, dan selesaikan, untuk mencapai tingkat ke-Buddha-an dengan usaha Anda sendiri.

Dagpo Rinpoche menjelaskan bahwa Lamrim adalah sebuah instruksi yang memadatkan berbagai jenis ajaran Buddha Shakyamuni yang diperuntukkan bagi semua praktisi Dharma, bahkan untuk pemula sekalipun. Lebih lanjut beliau mengibaratkan Lamrim seperti sebuah makanan siap saja, yang siap untuk dimakan tanpa memerlukan persiapan apapun sebelum dimakan. Lamrim disajikan dengan cara sedemikian rupa sehingga dimungkinkan untuk segera mempraktikkannya. Susunan/urutannya tepat dan ia menjelaskan apa yang perlu anda meditasikan pertama kali, bagaimana cara memeditasikannya, apa yang harus dilakukan jika muncul suatu halangan selama meditasi dan bagaimana melanjutkan ke langkah berikutnya.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #3 on: 15 April 2009, 10:41:01 AM »
Asal mula, silsilah dan penyebab munculnya ajaran Lamrim

Ajaran Buddha ini sedemikian banyaknya sehingga termuat dalam kitab suci yang nampaknya tak terhitung jumlahnya. Hal ini karena selama lebih dari 45 tahun, Buddha telah mengajar dan mempunyai pengikut yang sedemikian banyaknya, yang kepada mereka ini, beliau mengajarkan Dharma mulia pada berbagai kesempatan di berbagai tempat. Terlebih lagi, ajaran yang diberikan beliau selalu disesuaikan dengan harapan, watak / sifat, dan tingkat pengertian serta intelektual para pendengarnya yang berbeda-beda. Beberapa dari ajaran beliau diperuntukkan bagi para pemula, beberapa untuk orang yang telah cukup `matang' (dalam hal perkembangan spritualnya), beberapa untuk para praktisi Theravada, juga untuk para praktisi Mahayana, dan beberapa lagi untuk para siswa Mahayana beliau yang paling lanjut (dalam hal pengetahuan maupun pemahaman serta realisasi atas ajaran Mahayana). Guru Buddha bahkan mengajar di tempat-tempat lain selain di alam manusia, seperti di alam naga, tempat kediaman para dewa maupun setengah dewa.

Salah satu point utama yang harus kita pahami tentang sekumpulan ajaran yang sangat banyak ini adalah bahwa semua ini merepresentasikan suatu tubuh instruksi yang konsisten yang harus dipelajari dan dikuasai setiap orang yang ingin mencapai pencerahan.

Terdapat orang-orang yang memiliki pandangan keliru tentang apakah Lamrim itu, mereka mengira bahwa Lamrim adalah sebuah teks atau ajaran yang ditemukan oleh YM Atisha atau YM Je Tsongkhapa. Tentu saja hal ini tidak tepat. Pada kenyataannya, dikatakan bahwa semua ajaran Sang Buddha termuat di dalam Lamrim sedemikian hingga mereka adalah ajaran-ajaran yang dapat menuntun seseorang untuk merealisasikan pencerahan. Sang Buddha memberikan 84 ribu jenis ajaran, namun ajaran yang terpenting adalah Sutra Kesempurnaan Kebijaksanaan, yang memiliki beberapa versi, di antaranya 100.000 ribu baris, 25.000 baris, 8.000 baris, dan yang tersingkat dikenal dengan sebutan Sutra Hati (Heart Sutra).

Sutra Kesempurnaan Kebijaksanaan memuat esensi semua ajaran Sang Buddha Shakyamuni. Terdapat dua tingkatan makna di dalam isi sutra tersebut. Isi yang eksplisit menjelaskan tentang topik yang mendalam, yaitu Shunyata atau kekosongan, dan isi yang implisit menjelaskan tentang jalan/topik ekstensif. Kedua tingkatan ajaran ini diturunkan kepada dua pemegang silsilah. Jalan yang mendalam diturunkan kepada
Arya Manjushri oleh Buddha Shakyamuni, yang merupakan sumber dari Silsilah Jalan yang Mendalam. Jadi Silsilah ini berawal dari Buddha Shakyamuni, kemudian diturunkan ke Manjusri, lalu ke Nagarjuna. Selanjutnya beliau menurunkan instruksi ini kepada Aryadeva, Candrakirti dan guru-guru besar lainnya. Jalan yang ekstensif diturunkan kepada Arya Maitreya, membentuk silsilah Jalan yang Ekstensif. Dari Arya Maitreya, silsilah ini berlanjut ke Arya Asanga dan kemudian diturunkan ke para guru dan lama lainnya, di antaranya YM Serlingpa Dharmakirti. Kedua silsilah ini ditransmisikan kepada YM Atisha yang kemudian menyatukannya. Kedua silsilah ini mentransmisikan dua aspek utama dari jalan menuju pencerahan, yaitu aspek kebijaksanaan dan aspek metode.

Seluruh ajaran Buddha adalah metode untuk menuntun kita mencapai pembebasan, lepas dari eksistensi yang berulang-ulang (samsara) atau pencerahan sempurna demi kepentingan semua makhluk. Aspek kebijaksanaan menyebabkan Seseorang mencapai pembebasan dari samsara. Sedangkan aspek metode atau aspek ekstensif memberikan kita sarana untuk mencapai pencerahan demi kepentingan semua makhluk. Secara ringkas, aspek metode berkaitan dengan ajaran untuk mempraktikkan aktivitas Bodhisattva yang sangat luas, sedangkan aspek kebijaksanaan berkaitan dengan instruksi yang memberikan perhatian utama pada sifat ajaran Buddha yang mendalam dan terperinci.

Kedua aspek ini terkandung di dalam Sutra-sutra Kesempurnaan Kebijaksanaan, aspek kebijaksanaan subyek yang eksplisit (jelas terlihat) sedangkan aspek mendalam atau metode adalah subyek yang implicit (makna tersembunyi).

Dari YM Atisha, silsilah Lamrim ini berlanjut ke siswa utama beliau, yaitu YM Dromtonpa. Dari YM Dromtonpa, timbul kembali 3 silsilah yang berbeda, hingga pada akhirnya disatukan kembali oleh YM Je Tsongkapa. Silsilah yang tak terputuskan ini kemudian sampai ke Dagpo Rinpoche Jamphel Lhundrup yang kemudian diteruskan oleh YM Pabongka Rinpoche. Dua siswa utama beliau adalah Kyabje Ling Rinpoche dan Kyabje Trijang Rinpoche yang merupakan guru utama dari HH Dalai Lama ke 14 dan juga guru utama dari Dagpo Rinpoche Jampa Gyatso (Dagpo Rinpoche yang sekarang)

Beberapa dari guru silsilah yang termasyur ini menyusun risalah (ringkasan yang sistematis) untuk membantu kita mempelajari dan mempraktikkan ajaran Buddha dengan lebih mudah. Sebuah teks yang dipandang sebagai cikal bakal dari seluruh teks Lamrim adalah Cahaya Penerang Jalan untuk mencapai Pencerahan, (Light of the Path to Enlightenment, skt: Bodhipathapradipam), yang ditulis oleh guru India termasyur sesaat setelah beliau tiba di Tibet pada awal abad ke 11. Dengan kata-kata dari Buddha sendiri sebagai sumbernya, karya ini menjadi teks akar/dasar untuk semua ajaran Lamrim lainnya yang ditulis oleh para guru bangsa Tibet. Karya ini sangat berguna karena Atisha telah menyusun ajaran Buddha ini dalam urutan yang logis, menggambarkan susunan langkah demi langkah, yang dapat dipahami dan dipraktikkan oleh siapapun yang ingin mengikuti jalan Buddha, apapun tingkat spritual yang dimilikinya. Selain itu, Atisha tidak hanya membawa ajaran Buddha ini ke Tibet, tetapi juga tradisi lisan dari ajaran-ajaran ini. Jadi hingga sekarang, tradisi lisan ini tetap hidup, ajaran ini diturunkan secara lisan dari guru ke murid, secara tak terputuskan, dari Buddha Shakyamuni sendiri hingga ke Guru-guru besar Buddhisme yang masa sekarang.

Ketika Atisha berkunjung ke Tibet, sekitar 15 abad setelah Guru Buddha wafat, banyak para pengikut Buddhis tidak lagi dapat menyerap / memahami sifat-sifat dasar dari ajaran-ajaran beliau. Situasi ini tidak hanya terjadi di Tibet saja. Di India, misalnya, para pengikut tradisi yang dikenal dengan Hinayana tidak menerima ajaran Mahayana sebagai suatu ajaran yang asli. Demikian juga, beberapa yang lebih menyukai ajaran Tantra mengkritik tradisi Sutrayana, sedangkan pengikut Sutrayana juga menolak praktek yang diajarkan dalam Buddhisme Tantra. Konflik demikian terjadi karena masing-masing pribadi gagal untuk memahami pemikiran Buddha secara utuh, mereka menumbuhkan kepercayaan yang salah tentang makna dari ajaran Buddha, mereka mengalami keragu-raguan tentang kebenaran ajaran Buddha ini. Melalui ajarannya ini (Cahaya Penerang Jalan, The Lamp of the Path Skt:Bodhipattapradipam), Atisha menyapu bersih semua halangan dan membangun kembali doktrin dari Buddha yang murni di Tibet. Otoritas dari ajaran Lamrim dari Atisha ini diterima di mana-mana tanpa penolakan maupun perbedaan pendapat dan argumen.

Banyak tulisan tentang Lamrim lain yang telah disusun oleh para guru silsilah masa sekarang. Kesemuanya ini, sekumpulan literature Tibetan adalah catatan sejarah dari tradisi Mahayana yang tak tenodai selama lebih dari 9,5 abad.

Beberapa lama setelah masa Atisha, kembali muncul pandangan salah yang mencemari ajaran Buddha. Pada abad ke 14, muncullah Je Tsongkapa yang Agung. Selama awal kehidupannya, beliau menyempurnakan pengetahuannya dan pada akhirnya mempraktikkannya dengan intensif serta mengajar, sehingga beliau terkenal sebagai guru yang sangat termasyur. Beliau juga memperoleh kemampuan untuk dapat berkomunikasi langsung dengan Manjushri dengan mudah seperti kita berbicara dengan manusia lain. Jadi beliau dapat memohon dan menerima instruksi dari `deiti' ini kapanpun beliau mau.

Karena kondisi Buddha Dharma di Tibet yang mengalami kemerosotan inilah, beliau kemudian menyusun karya agungnya, Tahapan Jalan yang Agung (The Great Stages Of the Path). Dengan menggunakan Cahaya Penerang Jalan karya Atisha sebagai teks dasar, beliau menggambarkan susunan sutra-sutra Buddhis serta komentar-komentar yang dibuat oleh para guru-guru India, dengan tujuan menghilangkan pandangan salah dan membangun jalan Mahayana yang sesungguhnya untuk mencapai pencerahan. Tetapi menyadari bahwa sejumlah besar instruksi yang termuat di dalam karyanya terlalu banyak sehingga akan membuat sebagian besar praktisinya kewalahan, Raja Dharma yang Agung ini kemudian menyusun risalah yang lain. Tahapan Jalan yang Lebih Pendek, yang berisi hanya instruksi-instruksi Lamrim yang penting saja. Akhirnya, beliau menyusun Tahapan Jalan yang Ringkas (dikenal juga dengan Rangkaian Pengalaman-pengalaman), suatu puisi seperti himne, yang mendeskripsikan realisasi spritual yang beliau sendiri telah dapatkan. Ketiga karya ini dikenal dengan risalah yang luas, menengah, dan singkat, sering disebut Trilogi Lamrim dari Tsongkapa.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #4 on: 15 April 2009, 10:43:13 AM »
Lamrim : Ajaran yang cocok bagi siapapun yang ingin jadi Buddha

Walaupun Lamrim dapat diajarkan dalam berbagai cara yang berbeda- kadang-kadang secara luas / mendalam, kadang juga secara singkat, keistimewaannya adalah kecocokannya dengan semua tingkatan praktik. Bahkan siswa tingkat tertinggi pun dapat memperoleh banyak instruksi yang berguna yang berhubungan dengan praktik mereka. Orang-orang dengan tingkat spritual yang maju dapat dengan mudah memenuhi segala praktiknya untuk mencapai berbagai tujuan. Para praktisi pemula dapat juga belajar topik yang lengkap dan mempraktikkan ajaran Mahayana.

Secara singkat, Dagpo Rinpoche menegaskan bahwa instruksi Lamrim ini cocok bagi orang-orang dari seluruh tingkatan spiritual, baik pemula maupun yang sudah tingkat lanjut, yang memiliki kecerdasan yang tinggi maupun yang kurang- ia bermanfaat bagi setiap orang yang ingin berjalan di atas jalan spiritual.

Secara umum, teks-teks Lamrim ini berisi seluruh jalan untuk mencapai pencerahan yang diperuntukkan bagi praktisi dari semua level spiritual, dari pemula sampai praktisi tingkat lanjut.

Teks karya Atisha serta teks-teks Lamrim lainnya membagi para praktisi dalam 3 golongan atau 3 jangkauan motivasi, yaitu para makhluk dengan motivasi awal, motivasi menengah, dan motivasi agung.

Para praktisi Dharma ini secara umum menyadari bahwa hidup ini tidak memuaskan dan bahwa kita terus menerus lahir dalam kondisi yang tidak menyenangkan melalui proses kelahiran dan kematian yang berulang-ulang, dikenal dengan samsara. Adapun makhluk/praktisi Dharma yang memiliki motivasi awal berusaha untuk mendapatkan kelahiran di ketiga alam tinggi (alam manusia, alam setengah dewa, dan alam dewa, ini termasuk alam surga dan brahma), di mana terdapat banyak kenikmatan dan sedikit penderitaan. Para makhluk dengan motivasi menengah memahami bahwa sifat dari semua alam samsara adalah pemderitaan dan semua kenyamanan dari tiga alam tinggi pada akhirnya akan berakhir. Karena itu mereka bermotivasi untuk mencapai pembebasan dari samsara secara keseluruhan dan mencapai keadaan nirvana yang terbebaskan. Sedangkan para mahkluk dengan motivasi agung menyadari bahwa kebahagiaan personal nirvana adalah tidak lengkap tanpa memikirkan kebahagiaan makhluk lain. Karena itu, mereka berjuang keras untuk mencapai pencerahan sempurna, menjadi Samma Sambuddha, agar dapat menuntun makhluk-makhluk lain untuk mencapai pembebasan pula.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #5 on: 15 April 2009, 10:45:23 AM »
Keunggulan ajaran Lamrim

Tradisi lisan/oral memuat banyak kiasan dan contoh yang dibuat untuk mengilustrasikan kualitas spesial dari Lamrim. Misalnya, selama kuliah di Sera Mey, Pabongka Rinpoche berkali-kali menjelaskan bahwa Lamrim merepresentasikan esensi dari semua ajaran Buddha. Beliau menjelaskan bahwa jika kita mengumpulkan semua buku-buku /kitab suci yang memuat kata-kata guru Buddha, kumpulan tersebut akan menyerupai jajaran pegunungan yang besar sekali. Dan ketika seorang guru menampakkan instruksi Lamrim, kumpulan ini akan mulai bergetar dan bergoyang, seperti seseorang yang hatinya terpotong, karena guru ini akan mengekstrak (mengambil inti sari) dari setiap naskah yang ada dalam kumpulan yang sangat besar ini. Ditambahkan lagi, jika anda tidak mampu untuk membaca, mempelajari atau mendengarkan seluruh ajaran Buddha sebanyak 84.000 kumpulan ini, anda tetap dapat mengumpulkan kebajikan yang sama dengan melakukan hal tersebut, hanya dengan mempelajari Lamrim. Karena alasan inilah, tradisi Lamrim ini dikatakan sebagai sebuah samudra, dimana seluruh `sungai' ajaran Buddha yang sangat banyak dan bervariasi ini, bermuara.

Keuntungan penting lainnya dari Lamrim adalah ajaran ini mencegah Anda mempunyai pandangan salah bahwa ada bagian dari doktrin Buddha yang saling kontradiksi / berlawanan. Anda akan mengenali bahwa semua instruksi ini sebagai elemen dari kumpulan ajaran yang tidak dapat dipisahkan, di mana setiap orang, tanpa kecuali, harus mempelajarinya dan mempraktikkannya untuk mencapai pencerahan. Beberapa instruksi berhubungan dengan periode awal dari praktik kita dan beberapa lagi dengan periode tengah. Yang lain untuk praktisi yang sangat lanjut. Dipandang dari segi lain, tidak baik bagi pemula untuk mencoba mempraktikkan instruksi yang tertinggi dan paling esoteric (dalam hal ini adalah ajaran Tantra). Bahkan menjelaskan kepadanya saja akan membuat `kepalanya meledak'. Tetapi jika sang praktisi belajar instruksi Lamrim dengan lengkap, menurut susunan yang sesuai, maka segala bahaya tersebut akan lenyap.

Karena level para pendengarnya yang berbeda-beda, ajaran-ajaran Buddha telah diinterpretasi / dipahami secara berlainan dalam berbagai sistem filosofi Buddhis. Tetapi dengan mempelajari Lamrim, anda dapat membedakan pandangan dari semua sekte, dan akhirnya memahami sesuatu yang merepresentasikan pemikiran tertinggi dari Buddha. Dengan Lamrim, anda juga dapat terhindar dari membuat pernyataan yang salah tentang ajaran dan karena itu terhindar dari melakukan ucapan salah dan perbuatan buruk lainnya. Ini hanyalah beberapa keuntungan yang didapat dari mempelajari Lamrim.

Dalam Instruksi-instruksi Guru yang berharga, Pabongka Rinpoche meringkas keunggulan atau keagungan Lamrim sebagai berikut:

1. Keagungan pemahaman bahwa tidak terdapat pertentangan-pertentangan di dalam keseluruhan ajaran (Buddha).
2. Keagungan menyadari semua kata-kata Sang Buddha sebagai instruksi-instruksi.
3. Keagungan memahami gagasan-gagasan pokok Sang Buddha dengan mudah.
4. Keagungan terhindar secara otomatis dari suatu kesalahan besar.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #6 on: 15 April 2009, 10:47:04 AM »
Lamrim dan Buddhisme Tibetan

Semua tradisi besar agama Buddha Tibetan mempunyai ajaran tentang Lamrim, tetapi yang paling menekankan ajaran Lamrim ini adalah para guru besar dari tradisi Gelug. Dari tradisi Kagyu, karya Lamrimnya berjudul The Ornament of Liberation, oleh Gampopa. Dari Sakya, berjudul The path and the Fruit, oleh Drakpa Gyeltsen. Sedangkan dari Nyingma berjudul Kata-Kata Guruku yang Sempurna (The Words of My Perfect Teacher, Kun-sang Lamey Shelung) oleh Tsa Patrul Rinpoche.

Meskipun secara umum kurikulum Vihara-Vihara tradisi Gelug memberikan pelajaran Lamrim kepada para Bhikshu pada masa-masa akhir studi mereka, di dunia Barat, ajaran Lamrim inilah yang biasanya pertama kali diberikan oleh para guru-guru tradisi Gelug kepada orang-orang Barat.

Banyak Lama/ Guru dari tradisi Kadampa maupun Gelugpa menulis komentar tentang Lamrim. Selain Trilogi Lamrim karya YM Tsongkhapa, teks-teks Lamrim yang terkenal di antaranya adalah
1. The Easy Path oleh YM Panchen Lama pertama, Losang Choekyi Gyaeltsen
2. The Essence of Refined Gold oleh HH Dalai Lama ke-3
3. Manjushri's Oral Instruction oleh HH Dalai Lama ke 5
4. The Quick Path oleh YM Panchen Lama kedua, Losang Yeshe
5. The Quintessence of Excellent Speech oleh YM Ngawang Dragpa dari Vihara Dagpo.

Bersama dengan Trilogi Lamrim karya YM Tsongkhapa, ke delapan teks ini dikenal dengan sebuatan Delapan Instruksi Lamrim Agung. Sebuah karya tentang Lamrim yang sangat terkenal dan `modern' adalah Pembebasan Berada di Tangan kita.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #7 on: 15 April 2009, 10:48:46 AM »
Ajaran Lamrim di Indonesia

Salah seorang Guru Besar yang memperkenalkan ajaran Lamrim di Indonesia adalah Dagpo Lama Rinpoche. Beliau adalah seorang Lama reinkanasi dari Dagpo Lama Rinpoche Jampel Lhundrup, guru akar dari Pabongka Rinpoche. Beliau juga diyakini sebagai reinkarnasi dari YM Serlingpa Dharmakirti, seorang Bhikshu Indonesia pada masa Sriwijaya, yang merupakan guru utama dari YM Atisha. Setiap tahun beliau selalu datang ke Indonesia untuk mengajarkan Lamrim bagi siapa saja yang membutuhkannya.

Anda dapat menjumpai ajaran-ajaran beliau di beberapa Pusat Dharma yang berada di bawah bimbingan beliau, yaitu yayasan Suvarnadvipa Surabaya, yayasan Serlingpa Jakarta, kelompok belajar Bali, yayasan Bhumisambhara Jakarta, dan Kadam Choe Ling Bandung.

Selain menyediakan transkrip-transkrip ceramah Dagpo Rinpoche, Kadam Choe Ling Bandung juga memiliki sebuah perpustakaan yang menyediakan koleksi buku-buku tentang Lamrim yang cukup komprehensif, di antaranya ceramah-ceramah oleh YM Dalai Lama dan guru besar lainnya.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #8 on: 15 April 2009, 10:49:48 AM »
Topik-topik dalam Lamrim

Topik-topik dalam Lamrim terdiri dari 14 topik besar yang disusun berdasarkan gerak maju yang logis.-. Urutan topic-topik yang harus dipelajari, direnungkan dan dimeditasikan ini disusun sedemikian rupa oleh para Guru besar Buddhisme India dan Tibet, dipelopori oleh YM Atisha dan diteruskan oleh YM Jey Tsongkhapa, sehingga.dapat membawa kemajuan batin bagi mereka yang mempraktikkannya. Setiap meditasi hendaknya dilakukan secara berurutan, langkah demi langkah. Namun tidak tertutup kemungkinan untuk memeditasikan topic-topik ini secara terpisah, bagian-bagian tertentu saja, ataupun berulang-ulang, setelah satu rangkaian meditasi dari awal sampai akhir, diulang dari awal lagi.

Topik ini dibagi berdasarkan motivasi dari para praktisinya, yaitu motivasi awal, motivasi, menengah, motivasi tertinggi.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #9 on: 15 April 2009, 10:51:06 AM »
Jalan yang mendasar adalah

1. Berbakti (bertumpu) kepada Guru.
Kita telah banyak belajar dari banyak guru di masa lampau, baik guru untuk urusan duniawi (guru matematika, guru fisika) maupun hal spiritual. Kita belajar dari mereka yang kita hormati dan kita junjung tinggi. Hal ini muncul karena kita mengenali dan menyadari kualitas agung dari guru-guru tersebut. Namun karena kekotoran batin kita, kadang kala kita gagal mengenali kualitas seorang guru. Seorang guru yang berkualitas dan cocok bagi kita sangatlah jarang dan sungguh berharga. Jika kita cukup beruntung untuk mendapatkannya, kita akan dapat belajar dan mendapatkan realisasi dengan cepat jika kita mentaati dan melaksanakan instruksi mereka dengan sungguh-sungguh.

Dalam sutra 'Ornament of Mahayana' disebutkan tentang kriteria seorang guru Dharma (baik dalam hal sutra maupun tantra)

"bertumpu kepada seorang sahabat (maksudnya guru) yang mempunyai pengendalian diri (terlatih dalam Sila), tenang (telah menghilangkan semua gangguan mental melalui meditasi), diam (ini berhubungan dgn Panna/prajna alias wisdom). Mempunyai leibh banyak kebajikan, energik, terpelajar dalam kitab suci (tipitaka). Telah merealisasikan kesunyataan, diberkahi dgn kemampuan mengajar yang baik, mempunyai
sifat welas asih, dan mengabaikan kelelahan/kelesuan.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #10 on: 15 April 2009, 10:54:45 AM »
2. Kelahiran Sebagai Manusia yang Berharga
Terlahir sebagai manusia adalah sesuatu yang sangat jarang dan sangat berharga. Hal tersebut tidak terjadi secara kebetulan belaka. Selain itu, tidak semua manusia seberuntung kita, dapat belajar dan praktik Dharma. Kita memiliki kesempatan untuk mengikuti jalan spiritual yang akan membawa kita menuju pembebasan sejati dan menjadi Buddha.

Dikatakan dalam Lamrim, terlahir sebagai manusia, kita mempunyai 8 kebebasan, yang dijelaskan oleh Nagarjuna sebagai berikut:

Menganut pandangan-pandangan yang salah, menjadi seekor binatang, setan kelaparan, atau terlahir di neraka, Terlahir tanpa ajaran seorang Pemenang (Buddha); Terlahir di suatu tempat yang jauh, atau sebagai seorang bar-bar; Sebagai seorang idiot atau bisu; sebagai seorang dewa yang berumur panjang

Yang manapun dari kelahiran-kelahiran ini adalah satu dari kedelapan Keadaan yang cacat dan tidak menguntungkan.
Karena Anda telah memperoleh suatu keadaan yang menguntungkan.
Terbebas dari kelahiran-kelahirang tersebut, berusahalah untuk mencegah dirimu
Dari pernah terlahir lagi dalam keadaan-keadaan tersebut.

Kita juga memiliki 5 anugerah pribadi, yang dikatakan dalam teks Tingkatan-tingkatan Shravaka:

Menjadi seorang manusia dan terlahir di tempat Buddhis; Mempunyai semua organ tubuh yang lengkap; tidak tersesatkan oleh kejahatan-kejahatan yang sangat keji; dan memiliki keyakinan

Serta 5 anugerah yang berkaitan dengan orang lain.

Seorang Buddha telah datang dan mengajarkan Dharma; Ajaran-ajaran masih ada dan diikuti; Dan orang-orang lain secara umum memiliki cinta kasih dalam hati mereka.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #11 on: 15 April 2009, 10:55:34 AM »
Jalan yang ditempuh para mahkluk dengan motivasi awal adalah

3. Kematian dan Ketidakkekalan. (Death and Impermanence)
Kelahiran kita sebagai manusia yang sungguh bermanfaat ini adalah tidak kekal (impermanent). Hal ini dapat berakhir setiap saat. Memeditasikan hal ini akan mencegah kita menghambur-hamburkan waktu untuk menikmati kenikmatan duniawi yang bersifat sementara dalam kehidupan ini saja dan sebaliknya menyebabkan kita akan mengabdikan waktu kita untuk kepentingan kehidupan mendatang. Kita seharusnya memeditasikan tiga aspek tentang kematian, yaitu bahwa kematian itu pasti, waktu kematian tidaklah pasti, tidak ada yang dapat membantu kita, kecuali Dharma, ketika kita mati. Familiarisasi dengan kematian (mengenali dan mempelajari proses kematian) akan menyebabkan kita lebih mudah dalam menghadapi kematian.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #12 on: 15 April 2009, 10:56:33 AM »
4. Penderitaan di Alam-Alam Rendah
Setelah kita meninggal, kita tidak dapat memastikan di mana kita akan dilahirkan kembali. Dalam Buddhisme Tibetan dikenal 6 alam samsara, 3 alam tinggi dan 3 alam rendah. Ketiga alam rendah tersebut adalah alam neraka, alam hantu kelaparan, dan alam binatang. Di alam-alam tersebut kita akan mengalami penderitaan yang luar biasa, yang terberat tentulah penderitaan di alam neraka. Mungkin lebih mudah jika kita membayangkan penderitaan terlahir sebagai binatang, namun terlahir di neraka, kita akan mengalami penderitaan yang jauh lebih besar! Jika kita terlahir di alam-alam tersebut, hampir mustahil bagi kita untuk belajar Dharma, apalagi mempraktikkannya! Meditasi ini akan menyebabkan kita berusaha menghindari perbuatan-perbuatan buruk yang akan menyebabkan kita terlahir di alam-alam rendah ini.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #13 on: 15 April 2009, 10:57:36 AM »
5. Praktik berlindung kepada Triratna.
Meditasi akan kematian dan alam-alam rendah akan menyebabkan kita berpikir lebih lanjut. Bagaimana kita mengatasi penderitaan-penderitaan tersebut? Sebuah cara yang sangat kuat adalah dengan berlindung kepada Triratna. Dalam poin ini, Lamrim menjelaskan mengapa Triratna pantas menjadi objek perlindungan bagi kita, juga menjelaskan bagaimana cara berlindung yang sesungguhnya (secara aktif dan bukan pasif). Dengan bantuan ketiga unsur dalam Triratna inilah, kita akan dapat mencapai ke-Buddha-an -sehingga kita tidak akan
mengalami penderitaan lagi dan sebaliknya dapat menolong makhluk lain secara efektif dan efisien.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.296
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: PENGENALAN TENTANG LAMRIM
« Reply #14 on: 15 April 2009, 11:00:06 AM »
6. Hukum Tindakan dan Hasil (Karma)
Untuk mengakhiri penderitaan, kita harus mengerti penyebabnya. Hal ini dapat dipahami jika kita mempelajari dan mengerti tentang Hukum Sebab Akibat. Karena itu Karma adalah sebuah topik yang sangat penting dan menjadi salah satu ciri khas agama Buddha dalam tradisi manapun.. Hukum karma hanya dapat dipahami secara menyeluruh oleh para Buddha. Namun, setidaknya kita dapat memahami bahwa ada 4 karateristik hukum karma. Pertama adalah bahwa karma itu pasti (akibat dari suatu tindakan sama dengan penyebabnya, jika berbuat baik, kita akan memperoleh kebahagiaan, dan sebaliknya). Yang kedua, karma itu dapat berlipat ganda-hasilnya lebih besar daripada penyebabnya, (seperti bunga bank!). Yang ketiga, kita tidak akan mengalami akibat dari suatu perbuatan yang tidak kita lakukan, dengan kata lain, akibat tidak akan terjadi tanpa penyebab yang berkaitan. Yang keempat adalah kita tidak mungkin terhindari dari akibat dari perbuatan yang kita telah lakukan, atau akibat tidak akan hilang begitu saja.

Sebuah `karma sederhana' jika tidak merupakan jalan karma yang lengkap dapat mempunyai akibat yang lebih kecil dibandingkan dengan jalan karma lengkap, yang mempunyai akibat yang lebih serius. Ada 4 hal yang menyebabkan [karma] menjadi lengkap, yaitu Basis (landasan), proses pemikiran, perbuatan itu sendiri, penyelesaiannya.

Juga dikenal ada 10 `perbuatan buruk' dan 10 `perbuatan baik'. Kesepuluh hal utama yang dapat menyebabkan kita terlahir di alam-alam rendah adalah membunuh, mencuri, berbuat asusila, berbohong, berkata-kata yang dapat memecah belah suatu hubungan, berkata-kata kasar, gossip, bersifat serakah, mempunyai keinginan jahat, serta pandangan keliru. Kesepuluh perbuatan baik adalah `lawan' dari 10 hal di atas.
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]