Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - tania

Pages: 1 2 3 4 5 6 [7] 8 9 10 11
91
vihara Padma Graha (Batu, Malang) akan mengadakan Dhamma Talk dg teman "Mencari Kebahagiaan dalam Penderitaan" pada Jumat, 2 Juli 2010 jam 18.00 do Empire Palace Hall dg pembicara Luang Po Jumnean didampingi oleh YM Dhammavijayo Maha Thera.

Acara ini dibuka untuk umum dan tanpa biaya apapun.

info lebih lanjut dapat menghubungi Ibu Yuli 0811363748 & Sdr Bruli 085648051912

92
Kafe Jongkok / Re: Cowok tidak diperlukan .................
« on: 29 June 2010, 09:04:13 PM »


Didunia APHID tidak mengenal cowok, semuanya betina....

Aphid betina yg siap melahirkan bayi2 aphid betina tanpa perlu cari pasangan...

Wingless female giving birth
The Oleander aphid reproduces entirely by parthenogenesis (without fertilization). Both winged and wingless females reproduce this way so, at least in the wild, no male Oleander aphids occur. The females are also viviparous, meaning that they do not produce eggs but instead give birth to live young called nymphs, the adult female's clones.

Ada yg tau kenapa reproduksi tidak memerlukan si JANTAN ?

aphid itu binatang apa yaa?  ;D

93
Diskusi Umum / Re: beda sutra mahayana dan theravada
« on: 29 June 2010, 08:57:45 PM »
bahasa yg digunakan berbeda .. dari segi sejarah agama buddha, "pecahnya" theravada dan mahayana diperkirakan pada konsili ke IV, (lengkapnya http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_agama_Buddha#Konsili_Buddha_Ketiga_.28.2B.2F-_250_SM.29) dimana dalam perkembangannya mahayana menyebar ke arah timur ( Dari India ke Asia Tenggara, lalu juga ke utara ke Asia Tengah, Tiongkok, Korea, dan akhirnya Jepang pada tahun 538) dan karena itu mantra2 dalam mahayana menggunakan huruf cina, sementara dalam theravada menggunakan bahasa pali atau sansekerta ..


2.dalam sutra mahayana sll membawa berkah dan hampir sll ada mantra mislnya
di baca sampai ke sekian kali akan membawa berkah lahir dialam tanah suci dsb
dan kenapa Sang Buddha sendiri tidak menceritakan kalau baca sutra theravada akan lahir dialamNYa ?
alamNya? alam apa maksud saudara?


soal membaca paritta akan membawa kelahiran di alam yg "baik" itu menurut saya tergantung dari niat anda ketika membaca paritta tsb, kondisi karma anda, dan pemahaman anda terhadap isi paritta untuk dipraktekan dalam kehidupan sehari2 ..

correct me if i am wrong,
 _/\_

94
berarti kita ke vihara tidak ada manfaat?
Atau bukan merupakan kebajikan?

mungkin perlu dijelaskan dulu apa tujuan anda ke vihara? bagi saya kalau tujuan ke vihara adalah untuk menghormati Buddha, maka YA saya katakan tidak bermanfaat.

menurut saya, kalau cuma sekadar ke vihara, dg tujuan untuk berkumpul, bertemu dg teman2 sedhamma, itu tidak ada manfaatnya terhadap pengembangan batin saudara, karena niat yg berbeda menghasilkan buah yg berbeda.

ke vihara atau tidak, itu pilihan anda sendiri .. bisa saja anda membuat dana makan siang di rumah anda, dg mengundang bhikkhu, yg biasanya sebelum/sesudah dana makan siang memberikan dhammadesana, juga memberikan manfaat, asal dg niat yg benar. Daripada sdr merasa terpaksa ke vihara sementara pikiran anda di tempat lain?

menurut saya, jika saudara merasa kesulitan membagi waktu antara ke vihara dan menghormat orang tua, mengapa tidak mengajak saja org tua sdr ke vihara? manfaatnya lebih besar loh, karena mengajak org tua sdr belajar dhamma, dan semoga bisa membawa manfaat juga bagi mereka .. :)

95
Diskusi Umum / Re: Buddha adalah Hati Nurani kita
« on: 29 June 2010, 08:38:52 PM »
mungkin kalimat itu berasal dari kata2 bahwa setiap makhluk memiliki unsur/bibit kebuddhaan dalam dirinya .. namun tidak sepenuh nya berarti buddha = hati nurani ..

96
Buddhisme untuk Pemula / Re: Mancing
« on: 29 June 2010, 08:37:19 PM »
sama saja kalau anda baru berharap dalam hati setelah melihat makanan di piring ..  ;D

tapi saya setuju dg post dewi_go .. lebih baik terlambat daripada tidak sama skali .. seperti pelimpahan jasa, juga dilakukan (umumnya) setelah yg bersangkutan meninggal .. terlambat sih, tapi yg bersangkutan mungkin merasa tertolong jika kebetulan lahir di alam yg dapat menerima pelimpahan tsb ..  _/\_

97
hmmmm .. saya tidak begitu paham soal perbedaan karma2 itu .. saya juga belum mempelajari abidhamma sehingga tidak bisa memberi komentar lebih lanjut ..

namun soal bhikkhu yg terlahir menjadi kutu karena melekat pada jubah bhikkhunya saya pernah mendengar soal itu .. hanya saja, kenapa harus kutu?  ;D
Artinya: Terlahir menjadi kutu, hewan herbivora atau hewan karnivora disebabkan oleh kecenderungan pikiran, ucapan dan perbuatan; namun tidak bisa dinyatakan bahwa satu kelahiran disebabkan karena kamma yang lebih tinggi daripada kamma yang menyebabkan kelahiran yang lain.

hmmm .. begitu juga soal lahir sbg pria atau wanita?

98
Waroeng English / Re: Let's "blog" together
« on: 29 June 2010, 08:33:48 PM »
He said when you are standing in a queue, do not think "I am queuing", that will just make you impatient and unhappy, just think "What am I doing? Ah I am standing." That's it. Period. S-t-a-n-d-i-n-g. Nothing else nothing more.

I have since heard other bhante talked about something similar, but still the first time left deeper impression.

Thank you Ven Larry! This pearl has helped me soooo many many times.

a very2 nice word, i love it too .. i've attended bhante Uttamo's dhammadesana and he said, "we are impatient because of what we expected" .. the lower we expect, the lower level of impatient we could get .. :)


p.s i'm already studied about buddhism since junior school, but i never try to learn more, just like another school subject for me. But since i joined the forum, i think of it more and more. And i attend more discussions with friends or in Vihara at sunday .. that's why i told you i am beginner ..  ;D

99
Theravada / Re: ketuhanan yang maha esa
« on: 29 June 2010, 08:27:55 PM »
mungkin soal ini perlu disebar luaskan melalui forum2 buddhist sehingga dapat mengurangi kesalah pahaman .. sejak kecil juga di buku Agama Buddha yg saya pelajari, konsep ini digunakan sebagai cara untuk menjelaskan keberadaan Tuhan dalam Agama Buddha sehingga membuat saya salah pengertian ..

yang bahagia sekarang adalah tania sudah mengerti !

utk orang lain biar saja masing2 individu yang memahaminya sendiri.
tidak bisa dipaksakan untuk orang lain harus mengerti seperti tania, ujung2nya ntar akan terjadi debat /konflik !
kamsia

karena menurut saya kalimat itu memang agak ambigu .. apalagi jika disangkutpautkan dg konsep ketuhanan secara umum ..

smoga lebih banyak umat yg mengerti ..  _/\_

100
bukankah dikatakan bahwa setiap makhluk memiliki kebuddhaan dalam dirinya? dengan logika saudara, bahkan kita tidak perlu menghormati org lain selain diri kita sendiri, atau kita harus menghormati setiap makhluk karena memiliki unsur kebuddhaan dalam dirinya ..

berikut http://dharma.forum777.com/dasar-dasar-budhis-f11/manfaat-ke-vihara-ceramah-dhamma-bhikkhu-uttamo-mahatera-t45.htm dan http://cahayakebahagiaan.tripod.com/kebaktian_dan_manfaatnya.html semoga bermanfaat .. :)

Secara garis besarnya, terdapat lima manfaat yang bisa raih, jika kita rutin di dalam pelaksanaan kebhaktian. Manfaat manfaat tersebut adalah:

Mengikis ke AKU an melalui pelaksanaan namaskara. Ditahapan ini, kita diajarkan untuk senantiasa rendah hati, tidak angkuh/sombong, serta memiliki keluhuran budi. Orang yang tidak sombong/angkuh akan selalu di cintai dan di hargai, di manapun dia berada. Hidupnya akan selalu terlindung, akibat dari kemuliaan sifat yang dimiliki.

Mendapatkan perlindungan sejati, melalui penglafalan Paritta Paritta/Mantram Mantram suci.

Pikiran menjadi tenang dan terkontrol dengan baik melalui pelaksanaan meditasi. Pikiran yang terkontrol dengan baik, tidak akan bisa tercemari oleh niat niat jahat. Terbebaskan dari niat niat jahat, itulah kebahagiaan yang sesungguhnya.

Kebijaksanaan akan meningkat, melalui rutinnya mendengar dharma (dhammasavana). Orang bijaksana di dalam tutur kata maupun tindakannya, tidaklah akan menimbulkan kerugian maupun penderitaan, bagi siapapun juga. Dia bagaikan pelita yang menerangi kegelapan.

Bebas dari kemelekatan, melalui pelaksanaan dana paramita. Orang yg bebas dari unsur kemelekatan, tidak akan frustasi atau kecewa, dikala tertimpah musibah maupun kemalangan. Kemelekatan akan apapun juga, itulah pencetus timbulnya dukkha (derita) yang sesungguhnya.

101
hmmmm .. saya tidak begitu paham soal perbedaan karma2 itu .. saya juga belum mempelajari abidhamma sehingga tidak bisa memberi komentar lebih lanjut ..

namun soal bhikkhu yg terlahir menjadi kutu karena melekat pada jubah bhikkhunya saya pernah mendengar soal itu .. hanya saja, kenapa harus kutu?  ;D

102
Theravada / Re: ketuhanan yang maha esa
« on: 29 June 2010, 10:39:23 AM »
mungkin soal ini perlu disebar luaskan melalui forum2 buddhist sehingga dapat mengurangi kesalah pahaman .. sejak kecil juga di buku Agama Buddha yg saya pelajari, konsep ini digunakan sebagai cara untuk menjelaskan keberadaan Tuhan dalam Agama Buddha sehingga membuat saya salah pengertian ..

103
maksud saya, karma untuk terlahir sebagai hewan herbivora dan karnivora itu lebih tinggi karma yg mana?
seperti pernah saya dengar (tidak tau ini benar atau salah) bahwa karma yg dibutuhkan untuk terlahir menjadi laki2 lebih banyak dibanding karma yg dibutuhkan untuk terlahir menjadi perempuan ..

karena terlepas dari kemampuan berpikir, moha, cetana dsb, jika terlahir menjadi hewan herbivora hampir tidak mungkin memangsa makhluk lain ..

104
Theravada / Re: umat awam yg mencapai arahat
« on: 28 June 2010, 08:11:45 PM »
in my opinion... saya lebih suka dengan corak buddhisme myanmar di bandingkan dengan buddhisme di negara lain.

bedanya di myanmar ama di negara2 lain apa?  ;D

maklum saya belum pernah memperhatikan beda tradisi di satu negara dan negara lainnya ..

105
Theravada / Re: umat awam yg mencapai arahat
« on: 28 June 2010, 02:45:30 PM »
tapi kalau ada di konsili ke 6, seharusnya sudah sah di berbagai sangha di belahan dunia, kecuali...

kcuali apa?  ;D

Pages: 1 2 3 4 5 6 [7] 8 9 10 11