Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - Mr. pao

Pages: 1 2 3 4 5 6 [7] 8 9 10 11 12 13 14 ... 53
91
Diskusi Umum / Re: Mengapa Asin Jinarakkhita Memelihata Jenggot?
« on: 30 May 2011, 04:00:03 PM »

benarkah? saya tidak ingat, mohon ingatkan saya.
saya sudah ingat, anda post di LSY, anda bisa cari disana. saya hanya membantu ingat thread yang anda post tapi tidak bisa membantu mencarikannya.

Quote
masak sih saya punya sarira? yg bener aja.

dari wiki:
"Śarīra (शरीर) are generic terms for "Buddhist relics", although in common usage these terms usually refer to a kind of pearl or crystal-like bead-shaped objects that are purportedly found among the cremated ashes of Buddhist spiritual masters.

saya masih hidup, dan belum dikremasi jadi bagaimana mungkin saya punya relik?

makanya saya tidak percaya orang yang mengaku dirinya punya sarira.

Quote
1. melihat definisi sarira di atas, jawaban saya "tidak". sarira tidak ada dalam tubuh manusia hidup.
2. melihat definisi sarira di atas lagi, jawaban saya "ya". semua sisa2 jasmani setelah kremasi adalah sarira.
jawaban mu berdasarkan definisi wiki, bukan tripitaka kah? dokumen wiki bisa dirobah oleh siapapun juga,..
mungkin indra bisa belajar dari tripitaka yang definisinya bisa lebih akurat.

Quote
anda mengkutip bulat2 statement dari STI tanpa mengkalirfikasi dengan pihak STI, hanya seorang pendukung yg melakukan hal spt yg anda lakukan.
so what? saya bukan fans hudoyo nor STI.
postingku gitu aja anda bisa ditanggapi sebagai pendukung hudoyo, bearti postingmu pendukung  LSY lah?

Quote
ya jika anda tidak keberatan, mohon anda jawab, tapi anda bebas untuk tidak menjawab.

tidak berbuat jahat=tidak jahat. dan saya melihat tidak berbuat jahat + selalu berbuat baik = orang baik
jika dia itu tukang cabul/tukang rampok/tukang bunuh tentu saja dia hanya tidur tidak bisa disebut dalam masyarakat dia itu orang baik.

apakah definisi ini cocok dengan kamus yang anda  miliki?





92
Diskusi Umum / Re: Mengapa Asin Jinarakkhita Memelihata Jenggot?
« on: 30 May 2011, 02:16:50 PM »
mohon diingat2, boleh open book juga kok.
saya nanti sudah ketemu br gw pm ke u.

Quote
silakan anda buka2 thread Seputar LSY, cuma itu yg bisa saya bantu, karena saya tidak akan membongkar2 thread yg nyaris 500 hal hanya untuk membuktikan hal ini.
Terus terang saya malas membaca postingan ajaran mereka. Jika mereka mengaku py sarira, itu mungkin hanya pengikut mereka yang percaya. apakah indra juga percaya dia punya sarira?
Keasliannya bisa u buktikankah?
jika gak salah ku ingat indra juga pernah mengaku punya sarira didalam tubuhmu sendiri..
setelah beberapa kali berdiskusi dengan anda dan melihat balasan postingan indra ke saya juga teman lainnya, saya malah yakin anda tidak punya sarira di tubuh anda sendiri.
Indra yang udah banyak belajar dan mengakui triratna saja saya tidak percaya punya sarira, untuk apa saya percaya  lsy.

2 hal yang menarik bagiku yang angin ku tanyakan ke indra,
1. apakah anda mempercayai lsy punya sarira ?
2. apakah anda percaya anda yakin orang jahat punya sarira?

Quote
anda lucu juga, sementara anda menulis " sementara kita tau kemudian hari hudoyo itu gmn orangnya,.." tapi anda malah mengutip kata2 hudoyo sendiri, bukankah ini menunjukkan bahwa anda adalah pengagum hudoyo? minimal mempercayai hudoyo? sudahkah anda mengklarifikasi statement hudoyo dengan pihak STI?
Saya pengagum hudoyo?? postingan mu membuat ku tersenyum?
1 tahun yang lalu hudoyo diundang oleh vihara sti tuk thalksow di batam

Quote
baik, saya setuju bahwa Beliau memang tidak melakukan kejahatan. tapi apakah menurut Mr. Pao seseorang yg tidak berbuat jahat berarti baik? bagaimana menurut anda seorang pencabul/perampok/pembunuh yg sedang tidur? seorang yg tidur tidak mungkin berbuat jahat kan?
lucu amat pertanyaan ini,...
indra gak punya pertanyaan lagi kah mengenai komentarku ? sampai menanya apakah menurut Mr. Pao seseorang yg tidak berbuat jahat berarti baik? bagaimana menurut anda seorang pencabul/perampok/pembunuh yg sedang tidur? seorang yg tidur tidak mungkin berbuat jahat kan?

Apakah indra melihat perlu untuk menjawab pertanyaan seperti itu?



^^
begitulah kalau sesosok manusia jika dikultuskan, jika sesosok itu disentil !
penggemar/pengikut setianya pastilah sangat sewot.  ^-^

saya juga melihat penggemar/pengikut lagi kebakaran jenggot sehingga cepat posting agar membalikkan fakta.  ;)

93
Diskusi Umum / Re: Mengapa Asin Jinarakkhita Memelihata Jenggot?
« on: 30 May 2011, 12:37:25 AM »
ada referensi mengenai aturan ini, Bro?
gw lupa di ayat mana. Tapi di diskusi sebelumnya juga udah disebutkan bulu mana yang perlu dicukur, bahkan di thread ini pun lagi membahas B. Ashin memelihara jenggot. Saya rasa ts atau teman yang senior lainnya bisa membantu menjawab pertanyaan ini.


Quote
seorang badut yg mengaku buddha juga memiliki sarira bahkan selagi orangnya masih hidup, menurut anda orang itu juga latihannya sudah baik?
bisa kasi referensinya/foto/bukti yang lebih jelas mengenai hal ini..




Quote
mohon penjelasan lebih lanjut mengenai kalimat bold di atas?
Quote
Quote from: hudoyo


Saya sendiri, yang pada waktu itu masih mahasiswa di Bandung dan aktif di Vihara Vimala Dharma, pernah menemui Bhante Ashin di Vihara Vimala Dharma untuk membahas keberatan beberapa teman Theravada terhadap konsep Ketuhanan YME/Sanghyang Adi Buddha pada awal konsep itu diperkenalkan oleh beliau. Ternyata beliau bersikukuh untuk tetap menggunakan konsep itu. Malah beliau memperingatkan saya, bahwa "barang siapa yang tidak menerima Ketuhanan YME/Sanghyang Adi Buddha bisa dicap PKI oleh pemerintah." (Harap diingat bahwa waktu itu adalah awal tahun 1970-an, dan orang masih sangat takut dicap PKI.)

Akhirnya setelah disadari bahwa Bhante Ashin tidak akan mundur dengan konsep beliau itu, maka para Pandita dan Bhikkhu Theravada berapat untuk menyusun deklarasi berdirinya Sangha Theravada Indonesia, dengan tujuan untuk memelihara kemurnian ajaran Sang Buddha yang tersimpan dalam Tipitaka Pali yang menjadi pegangan umat Theravada di seluruh dunia. Saya terlibat penuh dalam penyusunan deklarasi itu. Demikianlah latar belakang sejarah berdirinya Sangha Theravada Indonesia.

Quote
Quote from: hudoyo link

 ... Kongres itu akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk saling menghormati eksistensi masing-masing sekte/aliran/kelompok Agama Buddha di Indonesia. Bhante Ashin pun mau tidak mau ikut menandatangani kesepakatan itu. ... Sayalah yang menyusun draft kesepakatan itu, dan saya pula yang menyodorkan naskah aslinya kepada Bhante Ashin pada peringatan Wesak di Borobudur untuk beliau tandatangani mewakili Sangha Agung Indonesia, beserta para bhikkhu-bhikkhu lain yang mewakili sangha masing-masing dan para romo pandita yang mewakili majelis agama Buddha masing-masing.




Quote
sepertinya tidak ada yg mengatakan bahwa Bhante Ashin melakukan kejahatan
ada yang salah dengan posting aku kah?
sepertinya saya juga tidak mengatakan ada teman DC yang bilang Bhante melakukan kesalahan.
Dan bahasa indonesia ku dijabarkan dengan benar, tidak ada kosa kata yang salah juga. Apa kamus indra salah menterjemahkannya?
coba baca ulang postingan ku.

94
Diskusi Umum / Re: Mengapa Asin Jinarakkhita Memelihata Jenggot?
« on: 29 May 2011, 05:58:55 PM »
mungkin belajar dari kepercayaan 'tetangga', panutannya 'harus dan dianggap' sempurna prilakunya !
apabila panutannya disinggung misalnya mengapa ? ada atau tidak ada melanggar winaya ? boleh atau tidak boleh ?
maka terjadilah kegusaran dan argumen yang panjang :))

tapi sampai sekarang sepertinya belum ada jawaban yang memuaskan karena 'beberapa orang yang gusar' tidak mampu memberikan data yang akurat ? mengapa ?  ^:)^

 _/\_

yang bersangkutan juga telah meninggal,...disini smua teman hanya bisa spekulasi,

syarat jadi biku di cukur bulu yang mana aja ya? bulu yang terlihat, atau yang tidak terlihat juga harus di cukur?

syarat menjadi bhikkhu rambut kepala, ketiak, kemaluan wajib dicukur,..
jika ada bhikkhu yang memiliki bulu ketiak, itu sebenarnya juga pelanggaran,..

bisa saja..who knows?

bagi saya beliau adalah orang suci (terlepas dr tingkatannya apakah sotapanna, sakadagami, anagami, atau arahat)..dan Beliau sangat layak dihormatin
Suci atau blm suci saya pribadi tidak tau, tetapi yang pasti beliau memang layak dihormati.

Quote
ya anda memang mengatakan demikian, tapi anda juga mengatakan ini:

yg saya pertanyakan bukanlah "apakah yg menjadi bukti bahwa Bhante Ashin suci atau tidak?", melainkan "apa yg menjadi dasar/alasan sehingga anda menganggap bahwa Bhante Ashin adalah seorang suci?", dan jawaban anda adalah spt di atas. benarkah spt itu?

berarti kudu belajar lagi  :)) :)) :))
kalau begifu npwp kacau dong,  moso relik identik suci.
atau saya yg kacau ...kale
bhikkhu yang memiliki sarira pertanda latihannya sudah baik, jika bhikkhu tu kagak beres maka tidak bakal punya sarira/relik.
Jenggot atau tidak punya jenggot tidak menandakan latihan seseorang baik atau buruk, begitu juga bhikkhu yang cukur semua bulu belum tentu latihannya sudah benar.

Quote
berarti gak sakti khan, ga tau badut atau buda ;D
emang gak boleh nanya?
seandainya ada seseorang yang konon terhormat, tapi bergaul dengan badut, tentu saja wajar jika dipertanyakan orang.
B. Ashin hanya menghadiri undangannya, blm tau LSY itu bakal jadi orang apa, dan LSY saat dikenal B. Ashin juga blm segila sekarang dan tidak bearti B. Asin itu sakti/tidak sakti, karena Sang Buddha saja bisa mempunyai murid Dewadata, begitu juga bhikkhu sti juga pernah berkumpul dengan mengikuti ide Hudoyo tuk kucilkan Bhante Ashin, sementara kita tau kemudian hari hudoyo itu gmn orangnya,..
Guru Agung kita bukankah yang paling banyak menemui orang2 jahat kelas kakap.

Begitu juga disini kita berdiskusi bareng tidak menutup kemungkinan dari kita disini ada yang mengaku nabi pancaran sinar x tahun 2020.

----------------------------------------------------------------------------------------



Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan
oleh diri sendiri juga seseorang ternoda
oleh diri sendiri kejahatan tidak dilakukan
oleh diri sendiri juga seseorang menjadi suci,
suci atau tidak suci tergantung pada diri sendiri,
tidak ada orang yang bisa mensucikan orang lain.

Bhante Ashin tidak melakukan kejahatan, jadi saya percaya dia bhikkhu yang baik...



95
tidak saya tidak buta warna, walaupun dalam berdiskusi saya tidak butuh warna, dan sediakan kamus itu untuk anda, jangan khawatir tentang saya, saya sudah punya cukup banyak kamus.

saya tau arti dari kata yg anda samarkan itu, yaitu, kalo=kalau, gitu=begitu, nti=nanti, gw=saya, juag=juga. benarkah saya?

maaf kata juag bukan kata yang disamarkan tetapi salah ketik.

_/\_

96
tidak saya tidak buta warna, walaupun dalam berdiskusi saya tidak butuh warna, dan sediakan kamus itu untuk anda, jangan khawatir tentang saya, saya sudah punya cukup banyak kamus.

saya tau arti dari kata yg anda samarkan itu, yaitu, kalo=kalau, gitu=begitu, nti=nanti, gw=saya, juag=juga. benarkah saya?

74n94n lupa 7u94 m3ny3d14k4n k4mu5 4l4y d4n k4mu5 64ul.

97
di sini kita cuma bisa saling memahami lewat tulisan, jadi tulisan yg salah akan berakibat maksud yg disampaikan juga salah, dan pembaca juga akan memahami dengan salah. kalimat anda itu jelas menyiratkan bahwa bhikkhu gak beres berkumpul dengan bhikkhu gak beres pula, dan ini berdampak bhikkhu yg beres jadi tersangka gak beres pula.

tapi anda benar saya memang terbiasa menerjemahkan dengan menggunakan kamus. karena itulah gunanya kamus, bukan?
kalo gitu nti kesempatan lain gw akan sediakan kamus berdiskusi dengan anda.
semoga anda tidak buta warna juag.

98
belutnya terlalu licin, saya sederhanakan ya
"bhikkhu gak beres tidak mungkin bergabung dengan bhikkhu taat peraturan", bisakah disimpulkan bahwa "bhikkhu gak beres mungkin saja bergabung dengan bhikkhu tidak taat peraturan"?

Dari tadi bolak balik membahas hal ini rupanya indra lagi menanggapi kata2ku "tidak mungkin bergabung".
Apakah anda hanya bisa menterjemahkan bahasa hanya lewat kamus?
Di pembahasan lain saya juga telah membaca anda  diskusi dengan penulisan "siswa" dan "siswa-siswa" bahkan menjabarkan sangat detailnya menggunakan tata bahasa.

http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=19682.0;message=332080


Kalo begitu gw menulis kembali kata-kataku agar lebih mudah untuk dipahami.
"bhikkhu gak beres jarang bergabung dengan bhikkhu taat peraturan"
apakah anda bisa menerima statmen ini?


99
Masing-masing mempunyai dewan pengawas, Serahkan dewan pengawas yang menjalankan tugas saja. Adi lim menanya "apa yang diambil SAGIN terhadap biku gitaris dan photograpis, sewaktu dikritik oleh beberapa penghuni DC ?"
Gw sarankan jika ketemu pelanggaran berat, sebaikknya melapor ke dewan pengawas aja.

Mr. Pao, apakah anda mengatakan hal berikut ini atau tidak?

kalau anda mengatakan hal itu, bisakah anda lanjutkan sehubungan dengan "bhikkhu yg beres" dihubungkan dengan bhikkhu yg tidak mentaati peraturan?

yap itu kata2 dari saya..


Bisa,..
Pada satu saat di salah satu vihara sti di keperi mengadakan upacara ulambana, disaat itu diundang biksu untuk mengadakan upacara pelimpahan jasa, satu hari sebelum hari h, ada umat kumpul2 divihara, saat itu lagi gobrol dengan bhikkhu yang diundang dari vihara tersebut, tidak lama kami berdiskusi biksu tersebut juga datang dan ikut mengambil posisi dan bergabung dengan kami. Kebetulan kami membahas tentang susuk, dan kebetulan juga dia dulu menjual jarum emas untuk susuk juga, dia memahami bangat cara pemasangan dan menceritakan kepada kami susuk itu hanya sugesti agar orang tampil pd saja. Kami berdiskusi dengan cukup lama dengan membawa penasaran tentang susuk.
Dan itu adalah pengalaman biksu pada masa doelunya. Dan ternyata Bhikkhu yang diundang vihara tsb melihat biksu yang datang bergabung dan menceritakan pengalaman dulunya tidak lekas bangun dan pergi, bearti semuanya tergantung kondisi dan memahami posisi masing-masing sebagai tamu undangan vihara.

anda cukup ahli dalam jurus geliat belut, bagaimana jika anda bergabung di thread sayembara

Saya menggunakan "ngeliat belut" atau gomong apa adanya, itu penilaian relatif masing masing.  Dan terimakasih atas tawaran anda untuk bergabung di thread sayembara.

jadi anda juga tidak tahu bahwa biku gitaris ini diundang, atau datang sendiri mewakili SAGIN untuk mendampingi Bhante Jin !

 [at] adi lim Saya bukan panitia acara, saya tidak tau tentang itu. Silakan menanya ke panitia.

bold, kenyataannya Bhante Jin didamping biku gitaris !  ^-^

Ini atas permintaan Eyang atau diatur panitia ?
Bro bisa menjawab dengan pasti ga?



100
anda lah yg berkata demikian, bukan saya, dan jangan memutar-balikkan kata. bukankah anda yg menagtakan hal berikut ini?
Saya tidak memutar balik kan kata. itu kesimpulan ku atas tanggapan bro indra. Cukup jelas kata-kata saya. Apakah ada teman yang lain tidak menanggapinya arah pembicaraan saya?

Quote
dari kata2 anda saya menyimpulkan bahwa "bhikkhu yg gak beres tidak akan dapat bergabung dengan bhikkhu yg mentaati peraturan", jadi "bhikkhu yg gak beres hanya dapat bergabung dengan bhikkhu yg tidak mentaati peraturan", bukankah begitu? silakan koreksi jika saya salah.

saya sangat mengenal eyang, justru saya ingin anda mengklarifikasi pernyataan anda di atas yg secara implisit mengatakan bahwa semua biku dalam kelompok SAGIN adalah para biku yg tidak mentaati peraturan.
Komentarku cukup jelas, terlepas dari satu biksu gitaris, masih banyak bhikku yang berkualitas. Tidak bisa karena satu biksu main gitar lalu menyimpulkan yang lainnya juga demikian.
Jika anda mengenal Eyang dengan baik tentu anda tau bagaimana tanggapan atau sikap Eyang pada bhikkhu/bhiksu yang tidak bisa dibimbing.

101
terlepas undangan dari umat atau dari Bhikkhu !
berarti biku gitaris itu masih eksis di mabes SAGIN mungkin masih dianggap 'langka' jadi harus di lestarikan !  ^-^
pada wktu acara Bhante Jin Dhammatalk, biku gitaris masih diwakilkan untuk ambil posisi,  :o
pertanyaan :  waktu acara tsb kita tidak tahu apakah biku gitaris sudah sadar dan kembali praktek sesuai Vinaya ?
apakah mr pao tahu tindakan apa yang diambil SAGIN terhadap biku gitaris dan photograpis, sewaktu dikritik oleh beberapa penghuni DC ? (andai tahu boleh di share. thanks )  :)
apakah Bhante Jin tahu prilaku biku tsb  :))

Kondisi diundang oleh umat dengan acara dibuat Sangha sendiri sangat berbeda.
Kalo ada umat mengundang gitaris dan mengundang bhikkhu sti, bagaimana dengan sikap bhikkhu sti.
Saya ngak kenal si gitaris tuh. Lagian kalo udah tau sikapnya tidak terjaga ngapain juga gw dekat dengan dia. kecuali dari dia sendiri mau ubah dan mau "dibimbing", dia akan diterima "sebagian kecil" orang.

102
pic? bahkan beberapa minggu lalu  si gitaris fotografer ini menghadiri perayaan hari Maghapuja di Binus bersama dengan eyang Jinadhammo, saya punya foto yg ini, mungkin nanti akan saya upload kalo sempat. kalau yg di vihara tempat kediamannya saya tidak punya fotonya tapi karena vhr itu boleh dibilang sbg markas besar SAGIN jadi anda bisa membayangkan bahwa di sana tentu ada banyak bhikkhu lain yg menurut anda "gak beres" karena bergabung dengan si "gak beres" ini

Acaranya dibuat umat atau dari bhikkhu.
Eyang adalah sosok yang memiliki kebijaksanaan tinggi. Banyak umat yang telah tercerahkan oleh kebijaksanaannya.
Cara menasehati umat tidak pernah gw temukan pada bhikkhu manapun, termasuk petinggi bhikkhu STI.
Sebuah nasehat pendek dapat menberikan manfaat yang takterhingga waktunya pada si pendengar jika diamalkannya oleh si pendengar.
Kalo bro menganggab Eyang senang bergabung dengan Bhikkhu yang tidak taat vinaya, gw hy bisa tersenym.

Kerja kerasnya dalam membimbing umat telah menunjukkan hasil bukan omongan.

103
karena biku yg dimaksud asih menetap bersama dengan banyak biku lain di suatu vihara, apakah Mr.Pao secara tidak langsung mengatakan bahwa semua biku yg menetap bersama dengan gitaris fotografer ini adalah para biku gak beres pula?

ada picnya bro?
Kalo yang berkumpul dengan bhikhu/ biksu  nya tidak mentaati praturan, silakan dikritik aja, lebih baiknya disertai picnya.
Kalo itu berbentuk foto undangan, itu tidak termasuk, karena undangan diatur oleh umat, bukan bhikkhu yang terkumpul tsb.

link yang bro tanya br ku temukan dan udah gw shere di thread sebelah.

104
Seremonial / Re: Relic Luangta Maha Boowa Nyanasampano
« on: 12 April 2011, 11:55:18 PM »
apakah thread lain itu sudah di-locked, kenapa anda tidak berkomentar di sana? bukankah begini akan menyulitkan jalannya diskusi, terlebih anda tidak mencantumkam link ke thread yg anda maksudkan.


http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=16217.msg261590#msg261590

105
apakah bro pao ada kabar tentang biku gitaris, boleh  share disini  ^:)^
terus terang kami disini tidak ada info, terima kasih
silakan dikritik aja bro.. kalo sejauh yang ku tau, bhikku yang ga beres tidak akan dapat bergabung dengan bhikku yang mentaati peraturan. biasanya mereka akan mengambil jalan tersendiri. tapi kalo dibiarkan bhikkhu yang tidak mentaati peraturan, itu haya bisa mengotori nama wadah yang dia bernaung.

Sampai lepas jubah pun gw dukung. untuk apa dipertahankan jika memang dari niatnya tidak diarahkan pada kesucian.
ujung-ujung memalukan diri sendiri dan orang lain aja.


Pages: 1 2 3 4 5 6 [7] 8 9 10 11 12 13 14 ... 53