Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - Mahadeva

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8 ... 41
1
Theravada / Benarkah tidak ada Atta/Kesadaran yg kekal?
« on: 19 March 2018, 08:43:35 PM »
Menurut Buddhisme, tidak ada Jiwa/Atta/Atma/Kesadaran yg kekal,
Untuk mengetahui sesuatu diperlukan kesadaran..lalu
 bagaimanakah cara utk membuktikan/mengetahui bahwa tidak ada kesadaran yg kekal?
Kesadaran dikatakan hanyalah fenomena yg timbul, berlangsung, lenyap  silih berganti tiap momen..tidak ada kesadaran yg tetap sama..
 
Bukankah utk mengetahui sebuah perubahan harus ada pengamat yang tetap? Utk tahu bahwa mobil A bergerak tentu haruslah diambil titik referensi yg tetap, misal dibandingkan pohon , atau diri kita sndiri di pinggir jalan.. kalau kita masuk jg dalam mobil.mobil dikatakan diam terhadap kita.

Contoh lain sehari- hari, saya harus terus berada di dalam ruang kelas utk mengetahui siapa teman2 yg keluar masuk kelas.. kalau saya jg ikut kluar kelas , bagaimanakah saya dpt mengetahui teman2 lain yg keluar masuk? Saya tidak bisa memastikan silih bergantinya teman2 saya yg kluar masuk kelas..

Kembali ke topik kesadaran.
  misal kesadaran A muncul, berlangsung lalu lenyap, muncul lagi kesadaran B berlangsung, lenyap lanjut..kesadaran C lalu D, E, F dst...silih berganti tiap momen.
Kesadaran manakah yg bisa mengetahui bahwa kesadaran A lenyap lalu muncul kesadaran B?
Saat kesadaran B muncul, kesadaran A tidak bisa mengetahui munculnya kesadaran B krn kesadaran A sudah lenyap, Kesadaran B juga tidak bisa mengetahui adanya kesadaran A krn saat kesadaran B muncul, kesadaran A sudah lenyap. Saat kesadaran C muncul..kesadaran B tidak bisa mengetahui munculnya kesadaran C karena kesadaran B sudah lenyap saat Kesadaran C  muncul dst..

 Kesadaran yg manakah yg bisa tetap ada yg mengetahui fakta ini?
Kalau dikatakan hanya Kesadaran Buddha krn sudah tercerahkan yg bisa mengetahui fakta ini, bukankah itu sama saja mengingkari konsep tidak kekalnya kesadaran? Dan itu termasuk special pleading fallacy..

Kalaupun dikatakan saat parinibbana tidak ada kesadaran muncul lagi, bagaimana kah ketiadaan kesadaran ini diketahui? Utk mengetahui apapun dibutuhkan kesadaran.sama seperti ,saya bisa bilang bahwa tidak ada vas bunga di atas meja ini kalau saya hadir utk menyaksikan ketiadaan vas meja..kalau saya tidak hadir utk membuktikan berarti ketiadaan vas tidak bisa dibuktikan.. kalau hanya percaya kata orang bahwa vas bunga itu tdk ada di meja, maka hal trsebut harus bisa dibuktikan oleh diri sendiri..

Kalau dikatakan bahwa kesadaran itu hanyalah pikiran, maka kita perlu kembali ke argumen di atas dan tinggal mengganti kata kesadaran ABC dst dengan pikiran ABC dst

Kalau tidak ada pengamat yg tetap mustahil utk mengetahui adanya ketidakkekalan kesadaran
..jadi ketidak kekalan kesadaran tidak mungkin dibuktikan.
 
Bukankah kesimpulan yg logis adalah menerima bahwa ada Atta/Atma/Jiwa/Kesadaran yg kekal? Terima kasih

2
Adi Sankharacharya yg ada dalam cerita ini? Yakin?? Adi Sankharacharya ini yang mempelopori kebangkitan Veda dengan gagasannya Advaita Vedanta. Salah satu faktor luar penyebab utama mundurnya Buddhisme di tanah India. Ini setau saya.

hello all

iya saya ralat setelah baca2 ketemu kalau crit ini ternyata ada dalam text Yoga Vasishta, tokoh dalam cerita ini  adalah Sri Rama dan Guru Vashishta.

Rama setelah diajari  gurunya (Vasishta) ajaran Advaita Vedanta bahwa semua adalah mithya, Rama ingin menguji gurunya sendiri, dia lepas gajah ke arah gurunya, ternyata gurunya lari.

Rama bertanya: Kim palayanam; Gajopi mithya (Kenapa lari?, gajah kan cuma mithya)
Vasishta: ‘Mam palayanopi mithya! (termasuk pelarianku, itu juga mithya)

jadi dalam crita ini diajarkan bahwa mithya tidak berarti  ketiadaan atau kosong

mithya menurut Advaita Vedanta artinya 'tidak nyata' dan juga bukan ketiadaan.

dikatakan tidak nyata karena tidak kekal, contoh: gajah suatu saat pasti mati
(nyata didefinisikan sebagai hal yang selalu ada di masa lalu, sekarang dan masa depan alias kekal)

dikatakan bukan ketiadaan' karena hal itu bisa dialami, contoh: gajah bisa dipegang, kita bisa luka juga karena ditabrak gajah.



3
Sutta Vinaya / Re: mencari kisah ini di sutta
« on: 06 September 2013, 07:44:21 PM »
coba baca sutta berikut ini.. Sutta ini tidak berisi kisah tsb, tapi ada moral ceritanya yang mengena.

http://dhammacitta.org/dcpedia/DN_11:_Kevaddha_Sutta

http://dhammacitta.org/dcpedia/DN_11:_Kevaddha_Sutta

thanks..iya percuma menunjukkan kesaktian untuk membuat orang skeptis menjadi percaya,si skeptis selalu mempunyai alasan lain untuk tidak percaya.

ada kisah Brahma yang agung tidak ingin diketahui oleh dewa lain bahwa dia tidak mahatahu..

4
Sutta Vinaya / mencari kisah ini di sutta
« on: 22 August 2013, 09:36:40 AM »
Hello

Saya membaca kisah ini di transkrip ceramah Bhante Panna:
(http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=17888.0;wap)

Satu cerita di zaman Sang Buddha ada seorang pertapa yang bisa berjalan di atas air, menyeberangi sungai. Dia menunjukkan kepandaiannya itu di depan Sang Buddha.

"Pertapa, berapa lama kamu bisa mempunyai kepandaian seperti itu?" tanya Sang Buddha. "Dua puluh tahun, Bhagava".

Kalau kita mendengar jawaban seperti itu, kita akan mengatakan,"Aduh, kamu hebat sekali! Dua puluh tahun dengan keuletan, kesungguhan bermeditasi sehingga bisa berjalan di atas air. Aku tidak mampu".

Tetapi komentar Sang Buddha berbeda. Apa komentar Sang Buddha?

"Pertapa kalau Aku dengan uang satu ketip bisa menyeberang sungai (yaitu dengan mengupah perahu menyeberang sungai), tidak perlu 20 tahun".

Bukan sinis, saudara. Kalau Sang Buddha bukan maha bijaksana, tidak mungkin Beliau akan memberikan jawaban seperti itu, tetapi mungkin akan memuji, "Hebat meditasimu, tinggi meditasimu, Aku memujimu, engkau berhasil".

Itu kalau kita. Tetapi Sang Buddha maha bijaksana. Kebijaksanaan Sang Buddha itu membuat Sang Buddha memberikan komentar yang sangat tepat sekali.

"Dengan uang satu ketip, Aku bisa menyeberang sungai, tidak perlu 20 tahun bersusah payah". Itulah kebijaksanaan.



di sutta manakah kisah ini berada? tolong beritahu bab dan ayatnya dengan detil.
saya tanya ke editor accesstoinsight.org, beliau tidak tau kisah ini. Bhante Panna juga tidak memberikan dari mana sumber kisah ini.

thanks

5
Theravada / Re: AJAHN BRAHM kontroversi
« on: 30 March 2013, 06:25:59 PM »

Gmn klo bhikku itu memiliki pandangan salah tp dia menganggap diri ne bener???

dulu saya pernah baca ada beberapa kisah bhikkhu yang punya pandangan salah namun Buddha menegur dan meluruskan pandangan mereka dan Buddha tidak mencabut status kebhikkhuan mereka. dan mempunyai pandangan salah tidak termasuk pelanggaran parajika.

6
Theravada / Re: AJAHN BRAHM kontroversi
« on: 30 March 2013, 06:05:13 PM »
Gimana Kalau seorang Bhikkhu sudah tidak diakui di-silsilah sangha yang menabhiskannya ? apakah masih termasuk bhikkhu ?

selama bhikkhu tersebut tidak melakukan pelanggaran parajika ya masih masuk bhikkhu

dalam Dhammapada pada Bhikkhu Vagga, Buddha bilang kalau:

Apabila seseorang tidak lagi melekat pada
konsepsi “aku” atau “milikku”,
baik yang berkenaan dengan batin maupun jasmani,
dan tidak bersedih terhadap apa yang tidak dimilikinya,
maka orang seperti itu layak disebut bhikkhu.

dan

Seseorang yang mengendalikan
tangan dan kakinya, ucapan dan pikirannya,
yang bergembira dalam samadhi
dan memiliki batin yang tenang,
yang puas berdiam seorang diri,
maka orang lain menamakan dia seorang “bhikkhu”.

selama bhikkhu itu memiliki kualitas yang seperti yang dibilang Buddha di atas meski dia tidak diakui oleh organisasi yang  menaunginya ya masih tetep jadi bhikkhu kok

7
Buddhisme untuk Pemula / Re: apa yg harus dipelajari utk pemula?
« on: 08 April 2012, 09:39:16 AM »
prtamanya saya ikut kebaktian sudah 2 bulanan di vihara mahayana, dan sudah mengetahui sedikit ajaranNya, tpi skrg mau mncoba ke vihara theravada juga supaya bisa mnemukan yg lebih cocok utk saya

makasih atas saran2nya kakak smua,
btw saya msh SMA, jd msih suka bimbang hehe

ok sukses ya, iya ga pa2 kok nyoba2 berbagai vihara...
bimbang tu kan memang tanda2 awal orang yang tertarik dengan kebijaksanaan....


8
Mahayana / Re: arahat
« on: 07 April 2012, 09:48:02 PM »
arhat di mahayana ya arhat....

kalo lohan kan terjemahan mandarin dari arhat.....Mahayana tu dari india bukan dari cina...

9
Untuk menghadapi para evangelis yang agak pintar yang pandai mengemukakan argumen yang terlihat logis yang berusaha mengconvert buddhis untuk pindah jadi kr****n , kita musti mengetahui kesalahan-kesalahan logika dalam argumen mereka. (logical fallacies)

misal jika kita menunjukkan kepada mereka bahwa injil penuh dengan berbagai kesalahan dan kontradiksi antar cerita saksi mata, maka mereka akan berargumen, "justru kesalahan-kesalahan itulah yang menunjukkan injil itu benar, karena jika penulis injil ingin berbohong maka mereka akan membuat injil benar-benar bebas dari kontradiksi"

kenyataanya memang penulis injil memang banyak mengarang cerita akan yesus sebab mustahil untuk menemukan saksi mata untuk kejadian yang sudah kira-kira seratus tahun berlalu...(misal kelahiran yesus, di injil sampai dijelaskan dengan detil ucapan malaikat terhadap para gembala, jelas2 injil ditulis minimal 40 tahun setelah yesus mati, mana mungkin ada saksi mata para gembala yang masih hidup menyaksikan kelahiran tuhan mereka, kalaupun hidup usianya sudah sekitar 90 an)

nah yang namanya cerita karangan/bohongan, seringkali akan berkontradiksi jika diceritakan atau ditulis ulang, terutama karena memang tidak bisa diperiksa kebenarannya dan pendidikan penulis injil yang rendah.

untuk selengkapnya baca di http://www.neverexisted.com/circus.html

tentunya hal ini dilakukan hanya untuk menjawab evangelis yang berbekal pendidikan apologetika yang benar2 ngotot untuk membuat orang lain pindah ke agama kr****n , sebaiknya kita juga menjawab dengan sabar..hehe

10
Studi Sutta/Sutra / Re: Dhammadayada Sutta vs Jalan Tengah
« on: 18 March 2012, 06:48:05 PM »
kalau cuma sehari ga makan, rasanya masih jalan tengah kok...kalo 6 tahun berpuasa dan mengurangi makan hingga hanya 1 butir nasi sehari..itu baru penyiksaan diri...

11
Buddhisme untuk Pemula / Re: apa yg harus dipelajari utk pemula?
« on: 12 February 2012, 01:59:43 PM »
permisi smuanya, saya baru belajar agama buddha, tpi sya bingung apa saja yg pertama harus dipelajari
saya bru beberapa kali ke vihara mengikuti kebaktian, tapi saya tidak tahu apa makna dari kebaktian itu, istilah istilahnya
saya minta saran dari teman2 yg sudah lama belajar dong, apa saja yg harus dipelajari pertama2 dalam mendalami agama buddha ini, soalnya saya bingung mulai dari mana

Hello
ajaran Buddha yang membuat saudara tertarik yang mana? nanti bisa dimulai dengan belajar bagian yang menarik dulu menurut saudara...

12
Sutra Mahayana / Re: Maha Karuna Dharani Sutra
« on: 20 January 2012, 11:11:19 AM »
ini saya ketemu kartun tentang Maha Karuna Dharani, ada teks inggris, bisa didownload juga

http://alcoo.com/works/film/animation/gsy/dbxtln.html

13
Sutra Mahayana / Re: Om Mani Padme Hum berasal dari sutra ini.
« on: 20 January 2012, 11:07:38 AM »
Ini ada kartun tentang asal mula  sutra karanda vyuha ini yang menceritakan asal mula " Om Ma Ni Pad Me Hum"

http://alcoo.com/works/film/animation/gsy/lzdmtln.html

bisa didownload versi flash dan vcd nya .(ada teks inggrisnya juga)

14
Film / Re: film Buddha yang keren
« on: 20 January 2012, 10:52:32 AM »
 ini ada lagi kartun keren kehidupan Buddha Sakyamuni, mirip kayak kartun disney Mulan...suara percakapannya inggris






15
Keluarga & Teman / Re: Ditolak cewek
« on: 20 January 2012, 10:43:25 AM »
skillnya gimana?
biar lain kali ga sakit hati lagi.
 ^:)^

kalo menurut saya si, kita musti memperbaiki kualitas diri dulu pada pikiran, ucapan dan perbuatan..
mendapatkan cewek itu bukan urusan ada yang salah ato tidak pada si cewek tapi urusannya ada pada diri kita sendiri.

cewek suka cowok bahagia..(bukan harus kaya dan ganteng, tapi bahagia)...semua makhluk termasuk cewek selalu cari kebahagiaan..(jarang ketemu yang ga cari), nah supaya dicari cewek ya kita musti punya kebahagiaan dulu..

cuma itu kok prinsipnya...kalo kita udh bahagia dengan diri kita sendiri dan bisa membagi kebahagiaan itu pada yang lain,  ntar sudah ga usah mikir apa yang mau dikatain ke cewek ato isi sms harus bagaimana dsb..semuanya serba natural

orang2 jaman dulu kalo dapetin cewek juga ga pake trik aneh2 kok..serba natural...

cara supaya bahagia ya melatih kerelaan, moralitas dan konsentrasi pikiran supaya bijaksana...

kalo dari pengalaman si, pas justru kita lagi bener2 asyik dengan kerjaan ato hobi kita dan ga mikirin cara dapetin cewek justru saat itu ada cewek yang suka.....

dan kalo cewek yang km suka ternyata suka pada cowok lain nah km harus bermudita citta, ikut bahagia atas keberhasilan cowok lain tersebut seperti kalo km sendiri yang berhasil..kalo sudah bisa gini, ini tanda2 km udh ga terlalu melekat dan itu artinya km tambah bahagia..ada kemungkinan cewek itu malah jadi suka km ato km malah dapet cewek lain...sebelum pacaran jangan melekat pada 1 cewek dan jangan merasa cewek yang baik cuma dia.....


Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8 ... 41