Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Topics - rika

Pages: [1]
1
Tolong ! / help
« on: 30 June 2009, 01:52:22 PM »
mohon infonya donk

ada yg punya kenalan pengacara ga ya, untuk daerah Surabaya.. yang pasti yg ga mahal  ;D


 _/\_

2
Kaki Lima / Jual & Jasa Interior
« on: 07 April 2009, 02:49:38 PM »
 :) :) :) :)

Menjual berbagai macam produk Interior (wallpaper,vinnyl, horisontal & vertikal blind, karpet dll) untuk rumah, kantor, rumah sakit DLL. Juga menyediakan Jasa pemasangan produk tersebut

Bagi yang berminat dapat menghubungi ke 08158383901.


 _/\_

3
Kesehatan / masalah bayi
« on: 03 April 2009, 05:27:26 PM »
numpang tanya bro n sis

1. Bila kandungan sudah 9 bulan belum ada tanda2 melahirkan, lalu di induksi untuk segera mulas, apakah  itu berbahaya dan apa efek yg diterima oleh bayi
2. Bayi yg baru lahir terlihat sehat dan dalam beberapa jam tiba2 bayi itu sesak nafas dan susah menghirup oksigen, apakah itu bisa dikatakan menderita gagal paru2
3. Gagal paru2 apakah sama dengan penyumbatan pembuluh di paru dan sebenarnya dalam kasus ini apa yg menyebabkan itu bisa terjadi

Saya bingung sekali dengan kejadian yg terjadi di atas, kalau menurut dokter sih katanya si baby ga bisa menyesuaikan diri saat berada di luar kandungan. Tapi kok aneh ya

Mohon bantuannya ya ...

 _/\_

4
Kesehatan / [ASK] Bahaya ayam kadaluarsa
« on: 06 November 2008, 01:29:17 PM »
hayooo...masih berani makan mie ayam ga yaaah??
Fakta yang akan gw utarakan adalah mengenai Mie Ayam gerobak...

Ceritanya :

Waktu temen gw ngajak jalan ke sebuah supermarket yang ternama di daerah Depok, waktu itu jam menunjukan pukul 10 malam. Gw pikir ngapain ngajak gw kesana untuk belanja jam segini dan itu jam tutup supermaketnya.

Trus temen gw bilang kalo dia mau beli ayam untuk tambak ikannya. dia sudah menyiapkan 2 karung ukuran 50 kg utnuk menampung ayam2 tersebut. Setelah sampai kita tidak langsung masuk tapi menunggu di dekat pembuangan limbah supermarket tersebut, gw semakin bingung aja. Trus temen gw cerita kalo dia mau beli ayam udah kadaluwarsa dengan jumlah cukup banyak untuk makanan ikannya. Tetapi ada hal yang sangat aneh, kok banyak orang2 yang ikut menunggu di depan pembuangan sampah yang bau dan tidak sedap dipandang.

Trus gw memberanikan diri untuk bertanya ke salah satu oknum dari pihak toko tersebut (dia bagian pembuangan limbah)

T : Pak boleh nanya sesuatu?
J : Boleh, ada apa
T : Itu orang nunggu untuk ngapain pak?
J : Oh orang2 itu beli ayam yang seperti temen bapak beli.
T: Untuk makanan ikan juga?
J : Bukan tapi untuk diolah lagi dan dijadikan bahan dalam Mie Ayam. Coba aja tanya sendiri sama mereka orang mereka itu sapa?

Wew hal yang sangat mengerikan ternyata pedagang Mie Ayam gerobak yang harganya cuma Rp 5.000,- semangkok itu ayamnya adalah ayam sudah mau kadaluawarsa maupun ada yang sudah kadaluwarsa.

Semenjak itu gw sampe sakarang ng pernah mau makan mie ayam gerobak lagi, setelah denger itu mendingan gw cari makan di restaurant aja.

Info ini berguna bagi teman2 untuk berhati2 dalam membeli mie ayam dari pedagang mie ayam gerobak.

Bro Fox nanya donk ....Ayam kadaluwarsa sama ayam busuk apa bedanya? Bahaya apa yg ditimbulkan?

 _/\_

5
Kesehatan / Bahaya Es Balok
« on: 06 November 2008, 01:18:25 PM »
Si Kecil sakit perut gara-gara minum es sirop di sekolah? Ada apa, ya?

ES BALOK dibuat dari air mentah! Berita ini pastinya membuat kita khawatir akan kebiasaan jajan anak. Namun, sebuah perusahaan es balok di kawasan Pulo Gadung yang sempat dihubungi Tabloid Nakita menyanggah berita tersebut.

Mereka mengatakan, tidak semua perusahaan es balok menggunakan air mentah. Mereka sendiri memakai air yang sudah melalui sterilisasi. Hanya saja, memang tidak ada yang bisa menjamin kebersihan es balok selama proses pengangkutan dan penyimpanan-nya. Apalagi sebagian es balok dibuat untuk tujuan pengawetan hasil laut dan mendinginkan minuman dalam kemasan. Itulah sebabnya banyak pedagang minuman menggunakan es yang tidak layak konsumsi.

Sebuah penelitian yang dilakukan Fakultas Teknologi Pangan IPB menunjukkan, es balok yang diambil di sekitar kampus IPB Darmaga, Bogor, 10% di antaranya mengandung bakteri E. coli. Bakteri lain yang juga teridentifikasi pada saat pengujian adalah Enterobacter sp, Enterobacter cloacea, Pseudomonas sp., Citrobacter dan Klebsiella. Namun, dari semua bakteri tersebut, keberadaan bakteri E.coli yang patut diwaspadai.

KIAT AMAN

Sebetulnya, bakteri akan mati bila dipanaskan pada suhu 1000C. Karenanya, air yang akan dipakai untuk membuat es sebaiknya direbus dulu hingga mendidih. Teknik lain untuk mematikan bakteri adalah dengan dibekukan hingga 00C. Namun, tak semua bakteri mati dalam suhu 00C. Tak heran kalau sebagian bakteri pada es balok masih mampu bertahan. Lalu saat es tersebut mencair dalam suhu ruang, bakteri yang ada akan kembali berkembang biak.

Kita hendaknya juga memerhatikan mata rantai es balok dari produsen hingga ke konsumen. Umumnya, es balok dibawa tanpa kemasan yang baik, hanya menggunakan karung goni atau malah tidak dikemas sama sekali. Sangat mungkin selama melalui mata rantai dari produsen ke konsumen, es itu tercemar bakteri E. coli.

Amati pula, banyak restoran atau pedagang minuman menyimpan es baloknya di depot kayu atau seng di pinggir jalan. Kebersihannya tentu tak terjamin.

Untuk amannya, sebaiknya pastikan dulu asal es yang akan dikonsumsi. Bila berasal dari air yang layak dikonsumsi dan penyimpanannya terjaga, berarti es tersebut aman. Jika tidak yakin, pilih saja minuman dalam kemasan yang telah didinginkan tanpa perlu dicampur dengan es batu.

MENGENAL E. COLI

Escherichia coli (E. coli) adalah bakteri yang hidup di dalam usus manusia. Keberadaannya di luar tubuh manusia menjadi indikator sanitasi makanan dan minuman, apakah pernah tercemar oleh kotoran manusia atau tidak. Keberadaan E. coli dalam air atau makanan juga dianggap memiliki korelasi tinggi dengan ditemukannya bibit penyakit (patogen) pada pangan.

Ada beberapa jenis E. coli yang umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

1. E. coli Enteropatogenik

Tidak membahayakan pada sebagian orang dewasa tetapi sering kali menyebabkan diare pada bayi. Mungkin ditularkan melalui air yang digunakan untuk mencuci botol. Karenanya, botol susu bayi sebaiknya direbus setelah dicuci untuk mencegah diare.

2. E. coli Enteroinvasif

Cukup membahayakan karena dapat menyebabkan penyakit disentri. Biasanya ditandai dengan tinja yang mengandung darah.

3. E. coli Enterotoksigenik

Banyak menyebabkan diare pada para pelancong (travelers diarrhea). Bakteri ini tidak terlalu membahayakan.

4. E.coli Enterohemoragik

Bakteri yang sangat berbahaya. Dalam penelitian Dewayanti-Hariyadi-et.al, 2001, dinyatakan bakteri ini hidup dalam daging giling mentah. Peneliti lain juga menemukannya pada air limbah rumah potong ayam.

Penulis : Utami Sri Rahayu

Konsultan ahli: 
Dr. Ir. Ratih Dewanti Haryadi, MSc.
Ahli Mikrobiologi Pangan Fakultas Teknologi Pangan dan Gizi, IPB


 _/\_

6
Kesehatan / [ASK] Kalium / Potassium
« on: 27 October 2008, 02:31:47 PM »
Mohon bantuan penjelasannya nh
Apa sih Kalium itu ?
Kmaren Om saya dinyatakan Dr bahwa kekurangan Kalium, untung saja ketahuan kalau terlambat sedikit bisa lumpuh.
Apa yg membuat kita kekurangan kalium dan apa yg bisa mengembalikan kalium itu di tubuh kita?

 _/\_

7
Keluarga & Teman / Belajar Dari Pola Pengasuhan Anak di Jepang
« on: 24 October 2008, 04:42:20 PM »
Belajar Dari Pola Pengasuhan Anak di Jepang
oleh: Dr. Christina Siwi Handayani


Di sebuah shopping arcade di pusat kota Kyoto, saat sedang menikmati
segelas cappucino sambil mengamati orang berbelanja, tiba-tiba saya
dikejutkan suara keras tangisan anak kecil. Rupanya ada gadis kecil
berumur 4 tahunan tersandung dan jatuh. Lututnya berdarah. Kami heran
ketika melihat respons ibunya yang hanya berdiri sambil mengulurkan
tangan ke arah gadis kecilnya tanpa ada kemauan untuk segera meraih
anaknya. Cukup lama. Beberapa menit adegan ini berlangsung. Si ibu tetap
sabar dan keras hati untuk menunggu anaknya menyelesaikan sendiri rasa
shock dan sakitnya. Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya si gadis
kecil mulai berusaha berdiri lagi, dan dengan bantuan kecil tangan
ibunya dia kembali berdiri. Masih sambil terisak-isak ia pun berjalan
lagi.

Dalam benak saya waktu itu, kok tak punya hati ibu si gadis kecil ini?
Tega membiarkan anaknya dalam kondisi kesakitan. Ingatan langsung
terbang ke Indonesia. Jika kejadian yang sama terjadi di Kota Jakarta
ataupun Yogyakarta, saya yakin si ibu pasti akan langsung meraih dan
menggendong untuk menenangkan anaknya.

Dari adegan itu, bisa kita bayangkan perbedaan cara pengasuhan anak
Jepang dan anak Indonesia. Dari pengamatan saya selama hampir setahun
tinggal di Jepang, anak Jepang cenderung dibiasakan dari kecil untuk
mengatasi berbagai kesulitan sendiri, sementara anak Indonesia selalu
disediakan asisten untuk mengatasi kesulitannya. Babysitter atau
pembantu rumah tangga pun tidak ada dalam kebiasaan keluarga-keluarga di
Jepang. Sebaliknya di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti
Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan lain-lain kehadiran mereka wajib ada
sebagai asisten keluarga maupun sebagai asisten anak-anaknya.

Dalam sebuah studi perbandingan yang dilakukan oleh Heine, Takata dan
Lehman pada tahun 2000 yang melibatkan responden dari mahasiswa Jepang
dan mahasiswa Kanada dinyatakan bahwa mahasiswa Jepang lebih tidak
peduli dengan inteligensi dibandingkan orang Kanada. Hal ini disebabkan
orang Jepang lebih menghargai prestasi didasarkan pada usaha keras
daripada berdasarkan kemampuan inteligensi. Artinya, bagi orang Jepang
kemauan untuk menderita dan berusaha keras menjadi nilai yang lebih
penting daripada kemampuan dasar manusia seperti inteligensi.

Dalam keseharian dengan mudah kita dapat menyaksikan mereka selalu
berjalan dalam ketergesaan karena takut kehilangan banyak waktu,
disiplin dan selalu bekerja keras. Suasana kompetitif dan kemauan untuk
menjadi yang lebih baik (yang terbaik) sangat menonjol. Studi ini juga
menemukan bahwa orang Jepang memiliki budaya kritik diri yang tinggi,
mereka selalu mencari apa yang masih kurang di dalam dirinya. Untuk
kemudian mereka akan segera memperbaiki diri.

Lain lagi Indonesia, yang saat ini terjebak dalam kesalahan umum di mana
hasil akhir menjadi segala-galanya. Hasil akhir lebih dihargai
dibandingkan usaha keras. Tengok saja kompetisi yang terjadi dari anak
usia sekolah tingkat SD hingga perguruan tinggi untuk mendapatkan nilai
kelulusan yang tinggi. Guru, orang tua maupun masyarakat umum selalu
menekan anak untuk mendapatkan nilai kelulusan yang tinggi, sehingga
mereka pun menghalalkan segala cara. Kita baca di koran polisi menangkap
para guru karena berlaku curang dalam ujian nasional, sementara di
tempat lain orang tua membeli soal ujian, siswa menyontek dan lain
sebagainya.

Pola pengasuhan ini, pada gilirannya pasti berperan besar dalam
pembentukan karakter anak dalam perkembangan berikutnya. Oleh karenanya,
memberi kesempatan seluas-luasnya pada anak untuk mengembangkan semua
potensinya adalah satu prinsip dasar dari satu pola pengasuhan yang
sangat baik bagi pembentukan karakter anak. Orang tua, asisten, atau pun
orang yang lebih dewasa jangan mengambil alih tanggung jawab anak.

Sebagai contoh, beri kesempatan pada anak untuk belajar makan secara
benar dengan tangannya sendiri sejak dia mampu memegang sendok. Jangan
diambil alih hanya karena alasan akan membuat kotor. Atau beri
kesempatan pada anak untuk menghadapi dunia sekolah pertama kali tanpa
banyak intervensi dari pengasuh maupun orang tua. Memberi rasa aman pada
anak memang penting jika diberikan pada saat yang tepat. Tetapi
menunggui anak selama dia belajar di sekolah adalah pemberian rasa aman
yang tidak perlu. Momen ini adalah momen penting bagi anak untuk belajar
menghadapi dunia di luar rumah tanpa bantuan langsung orang-orang di
sekitarnya.

Pengalaman anak merasa mampu menghadapi persoalan dengan kemampuannya
sendiri akan menumbuhkan kepercayaan diri. Oleh karena itu, orang tua
sebaiknya membatasi diri hanya menjadi partner diskusi yang membantu
anak menemukan berbagai kemungkinan solusi. Orang tua kadang harus
berteguh hati membiarkan anak mengalami rasa sakit, menderita, dan rasa
tertekan dalam isi dan porsi yang tepat, karena hal itu akan sangat baik
untuk perkembangan mental anak.

Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan hidup
dan tidak mudah menyerah. Hargai anak bukan dari hasil akhirnya
melainkan dari proses perjuangannya. Anak perlu diberi pembelajaran (dan
juga orang tua perlu belajar) untuk bisa menikmati dan menghargai
proses, meskipun proses seringkali tidak nyaman.

Dr. Christina Siwi Handayani, Staf Pengajar Fakultas Psikologi,
Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

kompas.com


sory kalo repost del aja

 _/\_

8
Tolong ! / Tolong....
« on: 22 October 2008, 02:17:15 PM »
Mohon bantuannya,

Saya suka banget acara DAAI TV terutama kisah2 nyatanya n lagu2 nya yg enak... ada yg tau ga kalo itu bisa didapat dimana... atau ada yg punya.... Soalnya karena kerja jd nontonnya terputus2, lagu2 nya jg enak baik yg mandarin maupun yg indo...

 _/\_

9
Diskusi Umum / Tanda-tanda kiamat
« on: 02 September 2008, 04:23:38 PM »
Kalo mnurut Nasrani semua peristiwa alam yang terjadi seperti bencana alam, gunung meletus, dll ini sudah digariskan dan dijelaskan di Alkitab. Ini adalah tanda-tanda akhir jaman. Dunia ini akan hancur dan hamya orang-orang yg suci dan benarlah yg diselamatkan. Kalo dr agama Buddha gimana nh, tolong penjelasannya donk ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ :)) :)) :))

 _/\_ _/\_ _/\_

10
Diskusi Umum / menyembah berhala
« on: 20 August 2008, 10:55:21 AM »
Kenapa ya setiap orang yg bukan beragama Buddha selalu mengatakan Buddha itu menyembah Berhala. Kenapa agama Buddha diidentikkan dengan menyembah. Kadang kita susah jawab n jelasinnya. Ada yg bisa jelasin ga yah :'(

11
Perkenalan / Salam kenal
« on: 20 August 2008, 09:25:45 AM »
Halo semuanya, salam kenal nh dr Rika, awalnya aku ka****k karena punya suami agama Buddha maka aku jadi Buddha. Bukan sekadar ikut-ikutan suami , pengennya sih bener2 memahami agama Buddha dan mengerti apa itu dhamma, mohon bimbingannya yah semuanya ^:)^

Pages: [1]