Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Topics - williamhalim

Pages: [1] 2 3 4 5
1
Buddha menegaskan bahwa:
"Niat adalah kamma, perbuatan yg didahului oleh niat, itulah kamma"

Pernyataan ini sesungguhnya cukup jelas, namun ternyata bisa menjadi ribet juga..

Bagaimana jika ada yg berpendapat "bisa saja niat baik, tapi belum tentu perbuatannya baik, namun tetap kamma baik loh..."

Dan diambil-lah contoh Boddhisatva yg berniat baik mengorbankan dirinya sendiri untuk makanan binatang kelaparan: ini kamma baik loh, lalu contoh niat mulia ingin pasien koma tidak menderita, lalu mencabut selang, dianggap juga kamma baik, krn motivasi yg bijaksana loh

Jika kemudian dikembangkan ke contoh ekstrim, ternyata jawabannya cukup unik:

:: Perbuatan ibu yg membakar dirinya dan anak2nya krn kesulitan ekonomi dan suaminya masuk penjara
Si ibu meninggalkan surat alasannya: tidak ingin anak2nya menderita malu dan kekurangan makan.
~ Hal ini juga dianggap kamma baik krn motivasinya mulia, sedangkan perbuatan membakar diri dan anak2nya tsb hanyalah perbuatan netral semata..  ::)

:: Lalu contoh lain: Hitler yg menghanguskan ratusan (ribuan?) yahudi, Motivasinya (kita anggaplah) mulia: ingin agar ras Arya dimurnikan. Tapi, apakah perbuatan Hitler tsb baik?
~ Jawabannya: Jika motivasi Hitler adalah benar begitu, maka bisa kamma baik, sedangkan perbuatan itu sendiri adalah netral

:: Perbuatan sy misalnya mencaci maki rekan diskusi saya, krn motivasi sy ingin teman diskusi sy sadar dan mengerti.
~ perbuatan mencaci-maki adalah netral, krn motivasi sy baik, maka saya sedang menimbun kamma-baik loh..

Inti pemikirannya bahwa: Semua perbuatan hanyalah 'tindakan lanjutan' sehingga semua perbuatan adalah netral, niatlah yg menentukan kamma baik/buruk. Perbuatan bisa saja buruk, namun jika niat mulia, maka hal tsb adalah kamma-baik

Bahkan bisa sampai ke kesimpulan: tindakan ibu membunuh anak dan Berdana ke pengemis, dianggap perbuatan yg memiliki nilai yg sama, sama2 bermotivasi baik, dan tindakannya sendiri adalah netral saja...

Sampai disini jadi kelihatan kusutnya, sy jadi berpikir:
- apakah 'niat' yg dimaksud diatas sama dengan cetana yg dimaksud oleh Buddha?
- bedakah 'motivasi' dengan 'niat yg mendahului suatu perbuatan'?

Meskipun ada yg berpendapat ini adalah pola pikir Mahayana, sy masih tetap beranggapan ini adalah konsep pemikiran pribadi, bukan konsep Mahayana


::

2
Dapat ini:


Membina Hubungan
Buddha menginstruksikan bhikkhu pengikutnya untuk tidak berhubungan dengan bhikkhu yang mengikuti Dhamma-Vinaya yang berbeda. Berhubungan di sini berarti makan bersama dari baki atau mangkuk makanan yang sama, tidur dalam atap yang sama, membaca pāṭimokkha bersama atau melakukan rutinitas formal dari Sangha (Sanghakamma) bersama-sama. Bhikkhu Theravāda dan Mahayana mengikuti Dhamma-Vinaya yang berbeda karena buku-buku mereka, terutama buku-buku Dhamma (yakni Sutta atau kotbah), adalah berbeda dan bahkan tidak jarang berkontradiksi. Pelatihan mereka, terutama Vinaya, pada umumnya juga cukup berbeda.


Dari sini:


http://dhammacitta.org/dcpedia/Peraturan_Kedisiplinan_Bhikkhu:_Panduan_Bagi_Umat_Awam_(Dhammavuddho)#Membina_Hubungan

Sy baru tau ada aturan ini, apakah ini benar?

::

3
Mohon bantuan rekan2 untuk memberikan sutta yg lengkap pada yg di bold dibawah ini...

Quote
Suatu kali, di Rajagaha ada keramaian yang diadakan di atas gunung. Kelompok bhikkhu Chabbaggiya pergi melihat keramaian itu. Penduduk desa mencela dan mengkritik perbuatan mereka: ‘ Kenapa para samana sakyaputta itu pergi melihat orang-orang menari, menyanyi dan main musik seperti layaknya perumah tangga yang senang bersuka ria menikmati nafsu duniawi. ‘ ……………..

Mendengar itu, Sang Buddha memerintahkan untuk mengadakan pertemuan Sangha. Lalu bertanya kepada para bhikkhu: ‘ Wahai para bhikkhu, terdengar berita bahwa bhikkhu Chabbaggiya pergi menonton keramaian, orang menari, menyanyi dan main musik. ‘ ……………..

‘ Wahai para bhikkhu, seorang bhikkhu tak layak pergi menonton keramaian, orang menari,menyanyi dan main musik. Barang siapa melakukan itu, melanggar vinaya dukkata.'

Bila dilihat sepintas lalu, betapa usilnya para perumah tangga mencampuri urusan para bhikkhu. Kenapa mereka tidak membiarkan saja apa yang diperbuat oleh para bhikkhu. Toh ada Sang Buddha yang bertanggung jawab atas pendidikan para bhikkhu. Beliau bisa tahu dengan mata dewa-Nya segala perbuatan para bhikkhu.

Namun, yang dilakukan para perumah tangga itu sebenarnya merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap kebaikan para bhikkhu dan kebaikan BuddhaSasana. Pada pandangan mereka, bhikkhu adalah sosok yang patut dihormat, bhikkhu adalah pertapa yang tingkah lakunya seharusnya berbeda dengan para perumah tangga. Pergi menonton keramaian, menonton tari-tarian, menonton orang menyanyi dan main musik, apalagi ikut menyanyi, main gitar dan mengarang lagu bukanlah perbuatan yang baik bagi para bhikkhu. Bukan pula perbuatan yang baik bila seorang bhikkhu menonton sepak bola, film silat, dan lain-lain di TV. Itu semua termasuk yang dilarang oleh Sang Buddha.

sumber: http://chanyan.wordpress.com/2010/04/29/sila-perumah-tangga-dan-bhikkhu/

Dan pertanyaan selanjutnya: Pantaskah kita menyajikan tari-tarian untuk ditonton saat acara tsb juga dihadiri oleh Bhikkhu?

Karena hal tsb sering dilakukan dan selama ini sy kuatir dan selalu berpendapat bahwa menyajikan tontonan tarian, drama atau pertunjukkan sejenis dalam acara2 Buddhis yg dihadiri oleh Bhante adalah suatu perbuatan yg "kurang paham" yg akan menyulitkan si Bhante dlm menjalankan disiplinnya dan menjaga vinaya-nya. Benar apa tidak, mari kita diskusikan agar menjadi lebih jelas dan semoga bermanfaat untuk kita semua dalam usaha menopang kehidupan para Sangha...

 _/\_

::

4
Pagi ini terbaca oleh saya ada perasaan cinta yg teramat besar terhadap Dhammacitta  >:)<... Salah seorang member Facebook sangat perhatian dengan DC, sehingga ketidaksenangannya terhadap Wirajhana Eka,  dirembetkan ke Dhammacitta facebook group, bahkan ke forum DC juga... ini baca dulu... di grup facebook Buddhaschool..

------

https://www.facebook.com/groups/www.buddhaschool/

TamanDharma Dot Kom menulis:
mohon pendapat rekan2 terhadap prilaku WE, yg telah dengan sengaja mencemarkan nama baik bhikkhu, dan gambar2 yg saya lampirkan adalah bukti nyata WE dengan sengaja mengolok2 Bhante Ashin Jinarakitha padahal beliau adalah simbol pembangkit dan pemersatu agama Buddha di Indonesia. silakan tanggapannya. Gambar2 saya rekam dari wall grup dhammacitta, grupnya kelompok sok theravada yg admin dan moderator2nya justru dengan sengaja membiarkan hal yg tidak etis dan tidak bermoral dianggap layak untuk diperbincangkan dan digosipkan.

http://s7.postimage.org/5nsnkj9iz/we1.jpg
s7.postimage.org

TamanDharma Dot Kom http://s7.postimage.org/qefrzunsr/we2.jpg

http://s7.postimage.org/qefrzunsr/we2.jpg
s7.postimage.org

TamanDharma Dot Kom http://s12.postimage.org/x92c9yrgd/we3.jpg

http://s12.postimage.org/x92c9yrgd/we3.jpg
s12.postimage.org


sebulan yg lalu WE mengolok2 dan mencela bhante Sudhammacaro di grup dhammacitta dan saya pernah menggugat (mengritik) masalah ini dengan langsung mendatangi forumnya di situs resmi dhammacita. com dengan harapan admin dan moderator disana dapat memberikan solusi yg baik dalam menyelesaikan permasalahan ini dengan bijaksana.

Namun ternyata arogansi kelompok sok theravada dhammacitta malah bersikukuh membela WE mati2an padahal WE didalam profilnya jelas2 kepercayaannya campursari buddha hindu ateis.

Berbagai argumen dan kesaksian yg saya sertakan tidak berarti dimata orang2 dhammacitta tsb bahkan mereka lebih memilih bergembira dan menari2 diatas penzoliman yg dialami Bhante Sudhammacaro hingga akhirnya saya putuskan untuk meninggalkan forum tsb karna merasa tak ada gunanya mencari solusi dengan orang2 yg sudah buta mata hatinya itu.

sebulan berlalu ternyata WE masih belum puas mendiskreditkan Bhante Sudhammacaro bahkan yg terburuk yg sempat terpantau oleh saya, tadi sore WE kembali membuat ulah dan kali ini tak tanggung2 Bhante Ashin Jinarakhita sebagai sosok bhikkhu yg paling banyak dihormati orang yg dijadikan bahan olok2 dan pelecehan oleh WE.

Dan yg anehnya... kelompok sok theravada dhammacitta kembali nurut dan manut apa kata WE itu, walau ada 1 atau 2 orang yg mendebat WE namun WE tetap berkuasa di grup tsb karna tak ada 1 orangpun yg berani menegur WE.

Inikah prilaku orang2 sok theravada? kejadian mengolok2 bhikkhu bukan sekali dua kali terjadi bahkan di forum resminya dhammacita.com. dari yg pernah terpantau oleh saya bhante vijaya putta juga pernah di olok2, sementara bhikkhu2 mancanegara yg pernah menjadi bahan olok2 adalah Ajahn Brahm dan yg terparah yg mereka olok2 adalah Master Lu Sheng Yen , pengolokan pada master LSY bahkan hingga mencapai ratusan posting, luar biasa bukan?

Inikah prilaku umat Buddha kita yg merasa kelompoknya paling benar, yg merasa ajarannya yg paing asli akan tetapi dalam prilakunya senang dan bangga mengolok2 dan melecehkan bhikkhu yg mereka anggap tidak sejalan dengan kelompoknya.

Dan inilah sebabnya kenapa saya katakan mereka SOK Theravada, SOK TAU Theravada. Dan oleh karena itu janganlah heran kenapa banyak yg benci pada tddk, banyak yg mencela dan memfitnah tddk. Karna apa? karna salah satu sebabnya mereka geram akibat terlalu sering saya gugat (kritik).

-----

pantesan forum DC mulai sepi, ternyata ramainya disana...

::

5
Teknologi Informasi / Ebook reader dan kamus
« on: 04 December 2011, 10:44:28 AM »
Kepikiran gw....

- Ada gak ya aplikasi yg menggabungkan kamus (eng-ind) dgn ebook reader?
Detilnya: jika kita sdg membaca ebook, anggaplah yg paling umum .pdf aja, bahasa inggris tentu saja, dam kita ingin tau arti suatu kata dlm bahasa indonesia, tidak perlu membuka kamus tebal, tidak perlu membuka kamus di blackberry, juga tidak perlu menutup aplikasi ebook reader yg sdg kita baca, lalu membuka aplikasi ekamus, terjemahin, lalu balik kembali ke ebook reader.... Seperti selama ini banyak dilakukan... Langkah2 demikian sangat merepotkan untuk yg tidak menguasai bahasa inggris dengan sangat baik....

Seandainya... Ada aplikasi yg terkoneksi antara ebook reader dan kamus, sehingga saat membaca ebook, kita ingin mengetahui arti suatu kata dalam bahasa indonesia, kita tinggal menyentuh kata tsb, dan otomatis akan keluar pilihan: copy / translate, jika kita sentuh 'translate' maka langsung akan keluar terjemahannya dalam suatu box kecil... Yg bila kita esc, box tsb akan hilang kembali....

Aplikasi begini akan sangat memudahkan bagi pembaca indonesia, juga akan semakin menggiatkan orang2 indo untuk mendownload bacaan2 bhs inggris, ebook juga semakin banyak penggemarnya....
 
- jika aplikasi begini BELUM ADA, kira2 ide diatas memungkinkankah dibuat dan diterapkan? Dan adakah diantara member DC yg bersedia menggarap proyek ini?  ;D

::

6
Regional / Kursus Dasar Agama Buddha - Vihara Buddhawarman Padang
« on: 31 October 2011, 10:06:40 AM »
Vihara Buddha Warman Padang - Sumatera Barat kembali mengadakan KDAB (Kursus Dasar Agama Buddha)

Tempat: aula Moggalana

Hari: Setiap Hari RABU, dimulai tanggal: 2 Nov 2011

Jam: 19:30 - 21:30

Seingat saya tahun dulu diadakan 14 kali pertemuan, yang dalam setiap pertemuan membahas satu materi...
Bbrp materi yg sy ingat adalah: Nibbana, 4 Kebenaran Mulia, Tilakhana, Patticasamuppada, Kamma, dll...
Setiap kali pertemuan akan diberikan fotocopy materi.

Penting dan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita terhadap Ajaran Buddha Gotama...
Formulir dapat diambil di sekretariat VBW.. Jangan lewatkan kesempatan baik ini...


::



7
Komik Buddha yg sempat kontroversial disini, ternyata udah di filmkan... (mungkin sy yg telat tau  :P )

Sisi lainnya, bagi penggemar X-Japan, band ballad-rock no. 1 Jepang, menjadi pengisi soundtraknya... dengan lagu berjudul Scarlet Love Song..

cuplikan film Buddha



Scarlet Love Song by X-Japan, full version:




::




8
Saya lagi melihat2 buku sejarah BIM (Budaya Alam Minangkabau) milik siswa SD di Padang. Salah satu bahasan Bab di buku ini adalah soal prasasti peninggalan Raja Adityawarman, raja kerajaan Pagaruyung, merupakan kerajaan Buddha yg cukup besar di tahun 1300 di Sumatera Barat.

Hal pertama yg tidak wajar yg saya jumpai di buku 'budaya' ini, adalah tiap bab diselipkan kutipan2 dari Al-quran mis: "Allah berfirman... dari Surat Al Hujarat ayat....". Kenapa buku budaya sejarah mesti diselipin ayat2 begini? BTW, bukan ini yg ingin saya bahas, krn sudah 'maklum' akan hal ini di negara ini.

Hal kedua (ini yg ingin saya bahas):

Di Bab 17 tertulis:

Prasasti Rambatan dibuat pada tahun 1370. Pada prasasti ini terlihat jejak kaki Buddha. Tapak kaki Buddha disediakan Adityavarman untuk berjiarah dan pemujaan bagi agama Buddha. Di Prasasti Rambatan itu terdapat gambar dua ekor ular yang belit-membelit, ini melambangkan dunia bawah. Penganut agama Buddha mencari kebenaran untuk dunia bawah yang disebut dengan nirwana. Tujuan hakiki orang beragama Buddha adalah mencapai nirwana.

Yg ingin saya bahas:
- apakah memang benar dalam agama buddha ular belit membelit melambangkan dunia bawah?

Krn dengan dalil tersebut, selanjutnya akan menimbulkan kesalahpahaman awam terhadap Ajaran Buddha, bahwa umat Buddha adalah pencari kebenaran dunia bawah (nirvana). Kesalah pahaman ini akan diinfokan terus menerus secara sistematis. (Jika topik ini dapat memberikan bukti yg memadai arti ular belit-membelit tersebut bukanlah dunia-bawah, maka saya akan menyusun koreksi untuk penerbit buku pelajaran tsb)

Sekadar info: disebutkan bahwa Adityawarman adalah penganut Buddha Tantra, ada juga yg menyebut agamanya Siwa-Buddha (Hindu-Buddha). Beliau disebut juga Bhairawa.

::

 

9
ada artis penyanyi Rap barat yg mengekspresikan kesukaannya akan mie-instan dengan membuat lagu khusus + video yg bertema mie ini. Nama penyanyinya J2O judul lagunya: Indomie...



Biasanya akan timbul bermacam reaksi atas kreasi semacam ini:
- respon tidak senang karena menyanyikan/membonceng merek dagang berencana menuntut si artis ini
- respon terhina karena menyanyikan mie merek indonesia
- respon senang karena si artis secara langsung promosiin gratis merek mie ini
- respon bangga karena si artis menyanyikan merek indonesia

::

10
Lingkungan / Buddhisme di Kongo
« on: 14 March 2011, 04:22:37 PM »
Menarik untuk menyimak video berikut...



::

11
Kita selalu mengerjakan banyak pekerjaan dengan komputer. Semua hasil kerjaan ini disimpan di Harddisk (HD) komputer tsb. Demi keamanan, kita mesti mem-backup data2 dalam HD komputer tsb ke (biasanya) HD external. Disinilah permasalahan saya mulai muncul...

1. Biasanya backup dari HD komputer utama ke HD external sy lakukan +/- sebulan sekali, pada saat mau mem-backup ini saya kebingungan karena banyaknya data yg telah dikerjakan selama sebulan ini, sehingga cukup lama bagi saya memilih satu-persatu data yg telah sy kerjakan dari backup terakhir dan men-copasnya ke HD external.

2. Kadangkala -main mudah saja- saya mencopas satu folder penuh dan menimpa ke folder yg sama di HD external krn malas memilih2 lagi data yg telah sy kerjakan. Tapi proses ini tidak efisien krn satu folder tsb bisa jadi mempunyai bites yg besar krn berisi foto2 dan file rekaman juga. Kerja harddisk akan berat kalau sering2 begini.

Pertanyaannya:
Apakah ada solusi untuk membackup data dari komputer pribadi ke HD external secara otomatis?
Semacam  program 'synchronize' lah... jadi program ini cukup cerdas memilih data2 yg belum kita backup / data2 yg telah kita update dari backup sebelumnya , jadi tidak perlu kita kerjakan secara copas manual

Help pls...

 _/\_

::

12
Berawal dari pembahasan di milis SP bertopik: Kenapa kita LUPA setelah TUMIMBAL LAHIR?!

http://groups.yahoo.com/group/samaggiphala/message/98413

Saya ringkas sedikit disini:

Quote
pertanyaan:
Kalo kesadaran dan/atau kelahiran kembali tidak ada jeda:
muncul-bertahan-lenyap ..maka kenapa saat terlahir kembali kita tidak pernah ingat?!
...dstnya ....

sy berspekulasi dengan menjawab:
Tidak ada penjelasan yg memadai soal LUPA ini bila dihubungkan dengan kesadaran
yg berkesinambungan/tanpa jeda. Apapun penjelasannya, dalam tingkatan ini, kita
mungkin hanya bisa berspekulasi dari paparan Dhamma yg ada.

Bbrp hal dominan yg menyebabkan manusia umumnya LUPA terhadap kehidupan
lampaunya sebelum kehidupan kini adalah:

1. Pada saat2 usia tua, kesadaran akan melemah secara bertahap(secara Abhidhamma mungkin bisa dijabarkan lbh jauh soal Cuti-Citta). Hal ini dapat dilihat dari orang2 tua yg mulai pikun dan bahkan tidak ingat sosok anaknya sendiri. Belum juga meninggal, ia sudah lupa sanna di kehidupannya saat ini.
2. Proses kematian itu sendiri yg cukup menyakitkan yg merupakan kondisi kuat untuk membenam semua sanna/ingatan selama kehidupan tsb (sanna tidak pernah bisa di delete, hanya tertutup oleh persitiwa lain yg lebih berkesan).
3. 9 Bulan di dalam kandungan, tanpa panca indera yg lengkap mengkondisikan kesadaran ibarat hibernate, hanya setitik cahaya yg vakum. Keadaan begini selama 9 bulan turut mengkondisikan ingatan 'terlupakan'.
4. Kelahiran kembali sejak bayi hingga menginjak dewasa. Saat2 pertumbuhan begini, kesadaran yg telah hibernate selama 9 bulan menerima signal2 baru dari ke 6 panca indera akan membenam ingatan lama semakin dalam. Kesadaran sibuk menerima kontak2 baru dan menimbun terus menerus Sanna segar baru.
..dstnya..

Tapi ada masukkan dari TS bahwa kelahiran di alam lainpun semua makhluk LUPA dengan kehidupan sebelumnya.

Pertanyaan yg ingin sy lempar disini adalah:

~ Apakah semua makhluk alam lain juga lupa dengan kehidupan lampaunya? Seingat saya ada cerita makhluk yg terlahir di alam peta masih mengingat sanak saudara nya yg masih hidup di alam sini (terkait dengan persembahan, dana perbuatan baik yg kita lakukan unt mereka, dsbnya..). Juga ada pemikiran soal mana yg lahir spontan (yg lebih mungkin mengingat kehidupan lampaunya) dan mana yg lahir lewat proses lebih lama (kandungan, kelembaban, telur) yg kemungkinan akan terkondisi untuk lupa dengan kehidupan lampaunya.

~ Jika ada, referensi sutta yg menjelaskan soal makhluk alam lain (dewa. peta, dll) sesungguhnya mereka lupa/ingat dengan kehidupan sebelumnya.

::

13
Studi Sutta/Sutra / sumber cerita Siddharta dan Jataka di Tipitaka
« on: 03 February 2011, 08:46:40 AM »
rekan-rekan..

Sabda-sabda Sang Buddha, yang tertuang kedalam Tipitaka, biasanya didahului oleh "Demikianlah yang kudengar..."
artinya, Ananda yg mengikuti Sang Buddha selama masa hidupnya (Selama masa pembabaran Dhamma) mengingat dan mengulang kembali sabda tsb diulang2 dan akhirnya dicatat dalam tiga keranjang.

Soal ini, mungkin tidak ada masalah.

Yang ingin saya tanyakan mengenai cerita2 seperti kelahiran Sang Buddha, cerita tentang Pangeran Siddharta yg menyelamatkan burung yg dipanah Devadatta, cerita tentang Siddharta kecil yg bermeditasi dibawah pohon yg bayangan pohon menaungi terus, cerita2 mengenai kesibukan di istana saat Pangeran Siddharta menghilang dimalam hari untuk bertapa dstnya.. bahkan sampai ke cerita2 Jataka.

Darimanakah sumber cerita tsb? Apakah Sang Buddha yg menceritakan ke Ananda (dan murid2 yg lain) kisah tsb, ataukah ada dari sumber lain sehingga bisa tertuang ke Tipitaka?

Ataukah kisah2 tsb memang tidak ada Tipitaka melainkan dari kita komentar saja?

Mohon masukkannya...

 _/\_

::

14
Lowongan / LOWONGAN: team untuk nonton konser Iron Maiden
« on: 16 December 2010, 03:14:59 PM »
Dibuka lowongan bagi yg mau bergabung untuk menghabiskan malam 2jam  tanpa 'sati' untuk meramaikan kedatangan Iron Maiden ke Indonesia...

Sebenarnya Iron Maiden tidak termasuk dalam big10 band fav. saya, tapi.... dari daripada kepala gak bangin'... "nggak ada rotan, akarpun jadi" ....gitu kata kakek saya...  :>-

Sekedar pencerahan bagi angkatan muda disini... band Iron Maiden didirikan di Inggris pada taon 1976, sempat menjadi pembuka Band KISS dan JUDAS PRIEST. Total penjualan album mereka hingga kini sekitar 70juta copies. Vokalis mereka Bruce Dickinson, mempunyai suara yg cukup mistikal, yg menjadi ciri khas Iron Maiden.

Meski di cap Satanis, krn lagu2 mrk yg berbau kegelapan dan logo2 yg menggambarkan kematian, namun Iron Maiden termasuk band rock alim yg tidak pernah mengadakan pesta narkoba. Lirik2 lagu mereka diupayakan menghindari sex, narkoba dan mabuk2an.. seringnya bicara tentang kematian (Buddhist banget, coy... !!!  :jempol: lumayanlah).

Hingga kini Iron Maiden total telah mengeluarkan 13 album plus bbrp rekaman konser dan kompilasi. Beberapa lagu terbaik mereka adalah: The Number Of The Beast, Moonchild, The Troopers, Run To Hills, dll... Album terbaik mereka adalah: Live After Death.

Spoiler: ShowHide


Spoiler: ShowHide


Jadi, bagiThe Troopers (sebutan untuk Iron Maiden mania) dan bagi yg sekedar pengen ngerasain ikut konser rock metal... bolehlah join nanti Tgl 17 Feb di Jakarta yah... Lowongan dibuka penuh (<--- maksa, saolanya ga ada board yg cocok untuk ini, semoga MOD ga tendang  [-o< )

Semoga Semua Makhluk Berbahagia....

 _/\_

Be Quick or Be Dead...

::







15
Saya sering mendapat kiriman cerita kesaksian dari teman Kattolik-ku yg baik ini. Biasanya, sy cuekin aja kesaksian2 yg menurut sy terlalu mengada2...

Tapi, email sekali ini cukup sulit bagi saya untuk tidak me-reply nya dan mengeluarkan uneq2 saya... tapi, akhirnya sy putuskan untuk ditahan saja dan mendingan sy sharing disini saja....

Kesaksian ini diceritakan oleh seorang Romo yg mendampingi semacam retret dan ada murid yg kesurupan. Yg bikin sy gatel adalah si setan ngaku2 Lucifer Ini quote-nya:

Ketika masuk lagi yang teraksir kali, dia memeluk saya, dan dengan seolah suara si makasiswi, dia mengendus tengkuk saya sambil berbisik, ”Aku Lucifer”.

Menurut kesaksian si Romo, si Lucifer yg terhormat ini dalam komunikasi memakai bahasa Inggris campur Jawa dan menyebut2 nama Malaikat Agung St Mikael, serta Gabriel dan Rafael. Juga nama Yesus dan Tuhan. Oh ya, juga nama Paus Paulus.

-----

Lucifer berasal dari bahasa latin, yg artinya kira2 Malaikat Pembawa Cahaya. Ceritanya, si Lucifer adalah malaikat dgn kedudukan tertinggi, yg menjadi sombong dan akhirnya dihukum oleh Tuhan dibuang ke bumi. Lucifer membawa serta malaikat lain yg setia kepadanya dan bersama2 mereka melawan Tuhan. Jadilah Lucifer si Raja Iblis dan pasukan2 nya adalah para Iblis.... Perang Tuhan dan Iblis ini memakan waktu berkalpa2 sampai Tuhan menciptakan bumi dan isi-nya, lalu si Iblis menggoda Eva dan Adam. Yg kemudian dihukum Tuhan juga ke bumi... (ceritanya gak singkron nih... katanya Lucifer dibuang ke bumi, lalu ada lagi penciptaan bumi? Ya weislah.... ).

Kembali ke si romo dan retret-nya, sungguh ajaib tokoh Lucifer ini bisa hadir dan merasuki siswi. Juga kelihatan kurang kerjaan sekali si Lucifer ini, dalam misinya melawan pasukan Tuhan, sempat2nya merasuki seorang siswi di kampung kecil, padahal tugasnya menumpuk...

Nggak tau deh, ini kesaksian... yg ngibul si romo atau mahkluk yg merasuki yg ngibul..... baca aja deh..

::

ternyata ceritanya nggak muat, max 20000 karakter.... jadinya diposting di Reply #1 dibawah ya...

Pages: [1] 2 3 4 5