Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Topics - chizz_roll

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8
1
Personality / siklus hidup seorang mother
« on: 06 January 2010, 05:45:27 PM »
1. Seorang ibu muda berpikir : "kalau hamil pasti menyenangkan deh"

Kenyataannya : capek banget pergi kemana2 sambil ngebawa calon bayi di dalam perutnya selama 9 bulan!!! Pake baju jadi susah karena kesempitan semua, n pastinya bolak-balik WC karena mual dan muntah-muntah.

Tapi : semua terbayar saat kita mulai menendang-nendang perutnya dan kita memperdengarkan detak jantung pertama kita.

2. Seru dan menyenangkan deh akan punya anak.

Kenyataannya : capek mempersiapkan perlengkapan si calon bayi, mulai dari tempat tidur, mainan, perlengkapan kamar dan lainnya. Belum lagi kalau bayinya sakit.

Tapi : tidak sebanding asalkan kita nantinya merasa senang saat menggunakannya.

3. Melahirkan adalah saat-saat yang dinantikan.

Kenyataannya : super capek n melelahkan, n pastinya sakit bangettttttt. .......

Tapi : sejenak semua rasa sakit dan lelah hilang saat ia mendengarkan tangisan kita untuk pertama kalinya.

4. Berharap akan menyusui sebaik mungkin, sesuai anjuran dokter.

Kenyataannya : setiap hari harus menggendong dan menyusui si bayi, yang pastinya amat melelahkan. Belum lagi kalau (maaf) putingnya suka kegigit si bayi.

Tapi : semua terbayarkan saat semakin hari ia melihat kita bertambah besar dan gemuk, tumbuh besar dan sehat karena ASI yang ia berikan.

5. Banyak ibu muda mikir : "mudah2an anak gw cepet gede dan bisa jalan, supaya gw ga capek gendong2 lagi."

Kenyataannya : SALAH! Malah makin capek lagi karena si ibu harus lari-lari kesana-kemari karena si anak suka lari-lari.

Tapi : dari matanya terlihat bahwa sesungguhnya ia merasa senang karena kaki kita sudah bertambah kuat dan mampu digunakan untuk berlari. Tidak hanya selalu ia yang mengejar kita, namun saat kita berjalan menghampirinya.

6. Setelah anak masuk sekolah : "akhirnya selama beberapa jam anak ada di sekolah dan bisa sedikit istirahat"

Kenyataannya : harus lebih kerja keras, karena biaya sekolah semakin mahal.

Malahan harus bangun lebih pagi mempersiapkan sarapan dan belanja ke pasar. Bayangkan saja tiap pagi udah fitness angkat-angkat belanjaan

Tapi : ia akan merasa sangat senang saat setiap pagi mendengar kita dengan tidak sabarnya ingin berangkat ke sekolah sambil berkata, "nanti saya mau jadi pilot...! mau jadi presiden..!" atau yang lainnya.

7. Saat remaja, anak seharusnya sudah mulai bisa di lepas karena sudah mulai dewasa.

Kenyataannya : malah bikin repot karena nyoba-nyoba pacaran. Belum lagi mulai rewel minta beli HP, naikin uang jajan, atau yang lainnya.

Tapi : mereka merasa senang karena seolah2 mereka sedang bernostalgia saat melihat kita. Karena mungkin apa yang kita lakukan sekarang pernah mereka lakukan juga.

8. Saat dewasa artinya anak sudah bisa di lepas, diberi tanggung jawab penuh atas hidupnya.

Kenyataannya : mereka akan tetap sibuk membantu proses pernikahan. Mengumpulkan uang untuk biaya pernikahan, bahkan ikut membantu menulis satu persatu kartu undangan.

Tapi : namun sebenarnya yang mereka lakukan tanpa paksaan, bahkan mereka melakukannya dengan senang dan semangat, seolah2 seperti mereka yang ingin menikah lagi.

9. Udah punya suami, jadi sudah bukan tanggung jawab saya.

Kenyataannya : tetap menjadi tempat curhat, namanya juga pasangan baru, suka ada masalah. Kadang juga masih membantu urus cucu.

Tapi : cucu yang selalu merepotkan mereka, mungkin sebenarnya hadiah ke 2 terbesar kita yang dapat kita berikan. (no.1 ya kelahiran kita sendiri)

10. "Saat saya meninggal, maka usai sudah peran saya sebagai seorang ibu."

Kenyataannya : ia akan terus mendoakan kita dari atas sana . Ia tidak akan pernah meninggalkan kita, walaupun secara fisik ia telah tiada.

Tapi : ga pake tapi-tapian lagi kali ini.

Ternyata seorang ibu itu tidak pernah beristirahat. Jadi jangan nunda-nunda waktu kalau beliau meminta tolong sesuatu kepada kita. Jangan menjawab : "entar dulu ah... capek nih, baru pulang sekolah!" atau yang sejenisnya, karena sepanjang hidupnya, ia telah bersusah payah untuk kita.

Ibu adalah anugrah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita. Jangan sia-siain waktu kita untuk berbuat baik kepadanya selama ia masih hidup


Ps : as usual, copas from mail, so kalo repost, pls delete ya.. thanks  _/\_

2
 _/\_ , temen2..

Berhubung saya pingin banget ketemu temen2 DC dan kebetulan  punya kesempatan buat ke jkt tgl 5 Dsember ini, kita kopdaran yuk..

Ada ide ga ya pada kopdar dimana, n ngapain? saya ga tau banyak tempat dan jalan di jkt lho, jadi mohon ide2 dan saran2nya.. thanks

 _/\_

3
Seremonial / Happy Birthday, Epicentrum
« on: 12 August 2009, 07:19:05 PM »
Happy Birthday , lee....
semoga makin maju di dalam praktek dharma...

Wish u all the best..

ditunggu makan2nya  ;D

 _/\_ :lotus:


4
Kesehatan / Nasi PAdang
« on: 06 August 2009, 05:37:21 PM »
sungguh menggiurkan bilamana melihat sajian sayur singkong hijau dengan paduan kuah kari dan sambal hijau dalam seporsi nasi Padang saat rehat makan siang. Selain sedap, kata mama, sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang melimpah. Keduanya sangat dibutuhkan guna memperlancar metabolisme tubuh kita, imbuh guru Biologi kita dahulu, jika kita masih ingat.

Semuanya memang tidak salah. Akan tetapi, bila sayur yang katanya sarat zat-zat yang esensial bagi tubuh itu terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya, apa yang terjadi? Bukan sehat yang didapat, malah sebaliknya, penyakit menyerang, atau mungkin pada gilirannya nanti,l kematian menjemput. Tentu kita semua tidak mau, kan ? Maka dari itu kita semua harus mulai berhati-hati.





Bleng atau Borax

Setelah ditemukannya daging ayam dan sapi yang mengandung Borax beberapa waktu lalu, ternyata, menurut penelusuran tim Benang Merah, Global TV, sayuran hijau, kini juga telah turut dijamah bahan kimia berbahaya ini. Guna menyamarkan identitas aslinya, Borax dilepas ke pasaran dengan label bleng (baca dengan lafal e sama dengan yang ada pada kata ‘redup’ atau ‘empuk’).
Bleng alias Borax ini umumnya digunakan untuk mempercepat empuknya sayur mayur yang dimasak sekaligus memberikan aroma sedap, serta mempertahankan warna hijau dari sayur lebih lama. Konsumer utama Borax ini, berdasarkan penulusuran dan wawancara yang dilakukan oleh tim Benang Merah, ialah para pengelola rumah makan Padang .
“Tidak ada rumah makan Padang yang tidak menggunakan bleng,” aku salah seorang pemilik rumah makan Padang yang disamarkan identitasnya. Daun singkong dalam menu masakan Padang sifatnya wajib ada. Namun, setelah dimasak, rupanya daun singkong ini cepat berubah warna menjadi kehitaman. Sebab itu, bleng menjadi solusi ampuh mengatasi masalah sayur singkong yang cepat menghitam ini. Menurut mereka, saat memakai bleng, daun singkong lebih cepat masak, juga tahan lebih lama.
Masalahnya, mereka, para pedagang dan pemilik rumah makan ini, tidak tahu menahu bahwa bleng adalah nama lain Borax. Mereka menganggap, dengan nama yang tidak identik, maka kandungannya pun jauh berbeda. Padahal, bleng merupakan cap yang tak lain hanya nama lain dari Borax. Di samping itu, sosialisasi yang dilakukan Badan POM masih amat minim. Akibatnya bleng a.k.a Borax ini masih bisa beredar bebas di pasaran tanpa ada inspeksi maupun penanganan lebih lanjut.
Bahayanya?
Bleng atau Borax, merujuk pada pernyataan Ilyani S. Andang, seorang peneliti YLKI, sudah tidak diperkenankan, bahkan dilarang, digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Zat ini diduga mempunyai sifat racun.
“Efek Borax memang tidak tampak secara instan, melainkan akumulatif.. Pada fase awal, Borax dapat menimbulkan gangguan pencernaan, pusing, atau mual. Namun, bila sudah mencapai tahapan akut, Borax dapat memicu kanker, juga bahkan kematian,” tuturnya saat diwawancarai tim Benang Merah.
Wikipedia pun melansir data yang serupa. Disebutkan, kendati Borax bukan benar-benar racun, bukan berarti penggunaannya, juga termasuk di dalamnya, konsumsi, aman. Dalam terpaan sederhana, Borax mampu menimbulkan iritasi kulit dan pernafasan. Konsumsi Borax juga mampu memicu rasa mual, muntah-muntah, sakit perut akut, dan diarrhea (mencret). Pada konsumsi lanjut, seseorang bisa terkena respiratory depression (chan-gangguan pernapasan berat), erythematous, juga gagal ginjal.
Karena itulah, masyarakat perlu berhati-hati. Apalagi mendeteksi keberadaan Borax di sayur agak susah. Selain itu, masyarakat umum masih berpikir, sayur yang masih hijau setelah dimasak ialah sayur yang kandungan vitamin dan mineralnya masih banyak, tidak hilang bersama air rebusan atau sebagainya. Tetapi, pada kenyataannya tidak selalu begitu. Maka dari itu, mulai sekarang kita harus mulai waspada!
Tak hanya masakan Padang
Temuan penggunaan Borax pada pengolahan sayur ternyata tidak hanya ada di rumah makan Padang . Penjual sayur pecel keliling, juga mengaku menggunakan bleng alias Borax ini sebagai bahan tambahan saat memasak.
“Saya pakai bleng saat merebus kecambah, kacang panjang, kangkung, bayam, juga sayur lain yang menjadi bahan dasar pecel.” Begitu ungkap salah seorang wanita penjual pecel keliling di Jakarta .
Alasannya memakai bleng serupa dengan yang diutarakan pemilik rumah makan Padang di atas. Akunya, sayur yang direbus lebih cepat matang dan tahan lebih lama dibanding tanpa menggunakan bleng. Yang lebih menariknya menggunakan bleng adalah karena harganya murah dan tersedia banyak di pasaran.
Selamatkan kami yang tidak tahu!
Melihat kenyataan tersebut, kita patut bersedih. Pasalnya, kita tahu semua, Indonesia memiliki Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) yang bertugas mengawasi obat-obatan serta makanan yang beredar luas di Indonesia . Akan tetapi, sepertinya, untuk kasus di atas, peranan badan ini tak begitu kentara.
Badan POM kelihatannya tidak akan bertindak sampai kasus ini diangkat media dan menjadi bahan pembicaraan khalayak ramai. Baru, jika sampai tahap ini, Badan POM mulai beraksi. Seharusnya, sebagai badan yang diberi kewenangan untuk menjaga serta mengawasi obat dan makanan di Indonesia , Badan POM lebih proaktif. Bukan hanya menunggu sampai ada yang meninggal, lalu masuk berita televisi, baru mereka mau bergerak. Inspeksi plus sosialisasi harus lebih gencar dilakukan Badan ini, supaya tak ada lagi bahan kimia berbahaya yang beredar dan menghantui masyarakat Indonesia dengan rasa was-was pada setiap makanan yang mereka makan sehari-hari.
Bila memang Badan POM masih belum bisa proaktif, media, sebagai pihak yang punya kuasa mengatur agenda publik, hendaknya terus memuat reportase-reportase maupun kasus berkenaan dengan penggunaan Borax dalam makanan. Selain agar masyarakat tahu dan awas, Badan POM juga diharapkan tersentil menyaksikan berbagai berita yang ditayangkan media. Ini semua demi menyelamatkan konsumen, yang tak lain ialah seluruh bangsa Indonesia sendiri.
Di samping dua hal tersebut, secara lebih ilmiah, Ilyani menyatakan, Borax dapat diganti dengan STPP, karena selain aman, STPP juga berizin sebagai bahan tambahan makanan di Indonesia.

Sumber : http://langitdipucukdaun.wordpress.com/2009/07/15/waspadai-sayuran-hijau/
Benang merah edisi July 2009

PS : Copas from mail, kalo repost pls delete.. thanks  _/\_

5
Personality / renungan bagus..
« on: 28 July 2009, 05:47:21 PM »
Betapa sebuah peristiwa mengharukan yang dapat membuat perbedaan dalam kehidupan GEORGE CARLIN seorang komedian di tahun 80an yang dapat menulis sesuatu yang sangat menyentuh hati ini:

Paradoks dalam zaman di masa hidup kita adalah bahwa:

- Kita memiliki gedung-gedung yang lebih tinggi tetapi kesabaran yang lebih pendek
- Kita memiliki jalan bebas hambatan yang lebar tetapi sudut pandang yang lebih sempit
- Kita mengeluarkan uang lebih banyak, tetapi menikmati lebih sedikit
- Kita memiliki rumah yang lebih besar dan lebih nyaman, tetapi waktu yang lebih sedikit.
- Kita memiliki lebih banyak gelar, tetapi logika yang lebih sedikit; lebih banyak ahli, tetapi lebih banyak masalah; lebih banyak obat-obatan, tetapi kesehatan yang lebih sedikit.
- Kita minum dan merokok terlalu banyak, meluangkan waktu dengan terlalu ceroboh,
tertawa terlalu sedikit, menyetir terlalu ce pat, marah terlalu besar, tidur terlalu larut,  bangun terlalu lelah, membaca terlalu sedikit, menonton TV terlalu banyak, dan berdoa
terlalu jarang
- Kita telah melipat gandakan barang milik kita, tetapi mengurangi nilai kita
- Kita terlalu banyak berbicara, terlalu jarang mencintai, dan terlalu sering membenci..
- Kita telah belajar bagaimana mencari uang, tetapi bukan kehidupan.
- Kita telah mampu menambah tahun-tahun dalam hidup kita, tetapi bukan kehidupan dalam tahun tahun tersebut

- Kita telah mencapai bulan dengan pesawat-pesawat luar angkasa, tetapi memiliki masalah dalam menyeberang jalan dan menemui tetangga baru
- Kita telah mengalahkan luar angkasa, tetapi bukan dalam hati kita
- Kita telah melakukan hal-hal besar, tetapi bukan hal-hal yang lebih baik
- Kita telah membersihkan udara, tetapi mengotori hati dan jiwa
- Kita telah mengalahkan atom, tetapi bukan rasa diskriminasi
- Kita menulis lebih banyak, tetapi mempelajari lebih sedikit. Kita berencana lebih banyak, tetapi mencapai lebih sedikit
- Kita telah belajar untuk terburu-buru, tetapi bukan untuk menunggu
- Kita membuat lebih banyak komputer untuk menampung lebih banyak informasi, menghasilkan fotocopy yang lebih banyak, tetapi kita berkomunikasi semakin sedikit.

- Ini adalah zaman dimana makanan siap saji dan pencernaan yang lambat, orang besar dengan karakter yang kecil, keuntungan yang tinggi dan hubungan yang renggang
- Ini adalah zaman dimana ada dua penghasilan tetapi lebih banyak perceraian, rumah yang lebih mewah tetapi keluarga yang berantakan

- Ini adalah zaman dimana perjalanan dibuat singkat, popok sekali pakai buang, moralitas yang mudah dibuang, hubungan satu malam, berat badan berlebihan, pil-pil yang dapat membuat segalanya menceriakan, menenangkan, sampai membunuh
- Ini adalah zaman dimana banyak barang di etalase showroom dan tak ada stok dalam ruang persediaan. Zaman dimana teknologi dapat menyampaikan surat ini kepada A nda dalam sekejap, dan zaman dimana Anda dapat memilih apakah Anda akan berbagi renungan ini, atau hanya akan menghapusnya.
 
Ingatlah, perkataan yang baik, ciuman dan pelukan akan memperbaiki luka ketika dilakukan dari lubuk hati yang paling dalam.

Berikan waktu untuk mengasihi dan berikan waktu untuk berbagi pikiran-pikiran yang baik dan berharga di dalam benak Anda.

INGATLAH SELALU: Hidup tidak diukur oleh jumlah nafas kita, tetapi oleh saat-saat yang kita menghabiskan dengan nafas tersebut.


Ps : Copas from mail, so kalo repost, pls delete ya .. thanks  _/\_

6
Personality / Besi dan air
« on: 17 July 2009, 05:35:13 PM »
KISAH BESI DAN AIR

 

Tersebutlah dua benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri dan dengan sombong selalu berkata kepada sahabatnya :

"Pandanglah diriku ini betapa kuat dan kerasnya diriku. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak."

Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana . Aturannya : "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan sebagai pemenang"

Besi dan air pun mulai berlomba. Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu karang yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu karang tersebut. Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh berbalik menyerangnya. Besi mengalami banyak luka di sana sini karena melawan batu-batu karang itu.

Air melakukan tugasnya dengan cara menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu. Dengan lembut air mengikis bebatuan sehingga batu karang lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya. Air membuat lubang seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.

Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan pertama ini.

Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan kekuatannya dan mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat untuk mulai berputar menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus. Besi berputar semakin keras menghancurkan celah itu tetapi semakin banyak celah yang hancur semakin besi mengalami luka yang cukup besar.

Selanjutnya giliran air yang dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu dan mengalir santai dengan leluasa tanpa terluka untuk tiba dengan cepat di dasar gua.

Score air dan besi 2 : 0

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba kembali di luar gua tersebut. Besi kesulitan mengatasi rintangan ini karena ia tidak tahu harus berbuat apa lagi.

Akhirnya ia berkata kepada air : "Score kita saat ini adalah 2 : 0. Aku baru akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !"
Airpun segera menggenang di lembah dasar gua itu. Walau pun sesungguhnya air menemui kesulitan untuk mengatasi rintangan ketiga ini, tetapi kemudian ia membiarkan sinar matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya ke sebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan dan berhasil keluar dari gua itu.

Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0!

Moral Cerita:
Apa pun perubahan dan transformasi yang terjadi dalam hidup dan pekerjaan Anda buatlah hidupmu seperti air. Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan. Sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi mampu menembus batu karang yang keras.

Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya. Air fleksibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengannya. Air tidak pernah putus asa dan tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun. Bahkan di saat mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap.

Kata Bijak Hari ini:
Batu karang yang keras dapat hancur bukan dengan kekerasan tetapi dengan tetes air yang berulang-ulang (Peribahasa Latin)

 

PS : Copas from mail, kalo repost , pls delete..thanks  _/\_ 

7
Personality / Kado terindah
« on: 11 July 2009, 07:53:21 PM »
KADO TERINDAH

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,

dan tak perlu membeli !

Meski begitu, kado  berikut adalah hadiah terindah

dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.



KEHADIRAN


Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya.Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

 
MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kepedulian.


KERENDAHAN HATI.

Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.


D I A M

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya " ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli

 
KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan

 
 

KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? (eh..)Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.


TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang  benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian ( dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

 

KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjai bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu ?. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

 

SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda

menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

PS : Copas from mail.. pls delete kalo repost .. thanks  _/\_

 

 

 

8
Personality / Learn about love
« on: 07 July 2009, 07:51:42 PM »
Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.

Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan
dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya.

Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali serta orang yang begitu perhatian pada saya.

Saya belajar, bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal
dan kami selalu memiliki waktu terbaik.

Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati.

Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya.

Saya belajar, bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya dan untuk itu saya harus memaafkannya.

Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain.....,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus.

Saya belajar, bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu,
dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya.

Saya belajar, bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi,
tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri.

Saya belajar, bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan.

Saya belajar, bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda.

Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya.

Saya belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati.

Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi
atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya.

Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah,
tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis.

Saya belajar, bahwa kata-kata manis tanpa tindakan
adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai.

Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi
justru sering diambil segera dari kehidupan saya.
 
 
Selamat belajar , semoga kamu sadar.. !!
 
Love doesn't make the world go round
 
Love is what makes the ride worth while.

Copas From mail, so kalo repost, pls delete.. thanks  _/\_

9
 _/\_ temen2..

dd gw lagi butuh artikel tentang dreamweaver beserta sumber buat tugas akhir-nya
ada yang bisa bantu ga ya??

thanks

 _/\_

10
Personality / Dermawan Rahasia
« on: 25 June 2009, 09:33:04 PM »
Dermawan Rahasia
oleh: Woody McKay Jr,


Sebagai seorang supir selama beberapa tahun di sekitar awal tahun 1910-an, ayahku menyaksikan majikannya yang kaya raya secara diam-diam memberikan uang kepada banyak orang, dan sadar bahwa mereka tidak akan pernah mampu mengembalikan uang itu.

Ada satu cerita yang menonjol dalam kenanganku di antara banyak cerita yang disampaikan ayahku kepadaku. Pada suatu hari, ayahku mengantar majikannya ke sebuah kota lain untuk menghadiri sebuah pertemuan bisnis. Sebelum masuk ke kota itu, mereka berhenti untuk makan sandwich sebagai ganti santap siang.


Ketika mereka sedang makan, beberapa orang anak lewat, masing-masing menggelindingkan sebuah roda yang terbuat dari kaleng. Salah seorang di antara anak-anak itu pincang. Setelah memperhatikan lebih dekat, majikan ayahku tahu bahwa anak itu menderita club foot. Ia keluar dari mobil dan menghentikan anak itu.

"Apakah kakimu membuatmu susah?" tanya orang itu kepada si anak.

"Ya, lariku memang terhambat karenanya," sahut anak itu.

"Dan aku harus memotong sepatuku supaya agak enak dipakai. Tapi aku sudah ketinggalan. Buat apa tanya-tanya? "

"Mm, aku mungkin ingin membantu membetulkan kakimu. Apakah kamu mau?"

"Tentu saja," jawab anak itu. Anak itu senang tetapi agak bingung menjawab pertanyaan itu.

Pengusaha sukses itu mencatat nama si anak lalu kembali ke mobil. Sementara itu, anak itu kembali menggelindingkan rodanya menyusul teman-temannya.

Setelah majikan ayahku kembali ke mobil, ia berkata, "Woody, anak yang pincang itu... namanya Jimmy. Umurnya delapan tahun. Cari tahu di mana ia tinggal lalu catat nama dan alamat orang tuanya. " Ia menyerahkan kepada ayahku secarik kertas bertuliskan nama anak tadi.

"Datangi orang tua anak itu siang ini juga dan lakukan yang terbaik untuk mendapatkan izin dari orang tuanya agar aku dapat mengusahakan operasinya. Urusan administrasinya biar besok saja. Katakan, aku yang menanggung seluruh biayanya."

Mereka meneruskan makan sandwich, kemudian ayahku mengantar majikannya ke pertemuan bisnis.

Tidak sulit menemukan alamat rumah Jimmy dari sebuah toko obat di dekat situ. Kebanyakan orang kenal dengan anak pincang itu.

Rumah kecil tempat Jimmy dan keluarganya tinggal sudah harus di cat ulang dan diperbaiki di sana sini. Ketika memandang ke sekeliling, ayahku melihat baju compang-camping dan bertambal-tambal dijemur di seutas tali di samping rumah. Sebuah ban bekas digantungkan pada seutas tambang pula pada sebuah pohon oak, tampaknya untuk ayunan.

Seorang wanita usia tiga puluh limaan menjawab ketukan pintu dan membuka pintu yang engselnya sudah berkarat. Ia tampak kelelahan, dan tampangnya menunjukkan bahwa hidupnya terlalu keras.

"Selamat siang," ucap ayahku memberi salam. "Apakah Anda ibu Jimmy?"

Wanita itu agak mengerutkan dahinya sebelum menyahut.

"Ya. Apakah ia bermasalah?" Matanya menyapu ke arah seragam ayahku yang bagus dan disetrika rapi.

"Tidak, Bu. Saya mewakili seorang yang sangat kaya raya yang ingin mengusahakan kaki anak Anda dioperasi agar dapat bermain seperti teman-temannya. "
"Apa-apaan ini, Bung? Tak ada yang gratis dalam hidup ini."

"Ini bukan main-main. Apabila saya diperbolehkan menerangkannya kepada Anda dan suami Anda, jika ia ada saya kira semuanya akan jelas. Saya tahu ini mengejutkan. Saya tidak menyalahkan bila Anda merasa curiga."

Ia menatap ayahku sekali lagi, dan masih dengan ragu-ragu, ia mempersilahkannya masuk. "Henry," serunya ke arah dapur, "Ke mari dan bicaralah dengan orang ini. Katanya ia ingin menolong membetulkan kaki Jimmy."

Selama hampir satu jam, ayahku menguraikan rencananya dan menjawab pertanyaan-pertanya an mereka. "Apabila Anda mengizinkan Jimmy menjalani operasi," katanya, "Saya akan mengirimkan surat-suratnya untuk Anda tandatangani. Sekali lagi, kami yang akan menanggung seluruh biayanya."

Masih belum bebas dari rasa terkejut, orang tua Jimmy saling memandang di antara mereka. Tampaknya mereka masih belum yakin.

"Ini kartu nama saya. Saya akan menyertakan sebuah surat kalau nanti saya mengirimkan dokumen-dokumen perizinan. Semua yang telah kita bicarakan akan saya tuliskan dalam surat itu. Andai kata masih ada pertanyaan, telepon atau tulis surat ke alamat ini." Tampaknya sedikit banyak ini memberi mereka kepastian. Ayahku pergi. Tugasnya telah ia laksanakan.

Belakangan, majikan ayahku menghubungi walikota, meminta agar seseorang dikirim ke rumah Jimmy untuk meyakinkan keluarga itu bahwa tawaran tersebut tidak melanggar hukum. Tentu saja, nama sang dermawan tidak disebutkan.

Tidak lama kemudian, dengan surat-surat perizinan yang telah ditandatangani, ayahku membawa Jimmy ke sebuah rumah sakit mewah di negara bagian lain untuk yang pertama dari lima operasi pada kakinya.

Operasi-operasi itu sukses. Jimmy menjadi anak paling disukai oleh para perawat di bangsal ortopedi rumah sakit itu. Air mata dan peluk cium seperti tak ada habisnya ketika ia akhirnya harus meninggalkan rumah sakit itu. Mereka memberikannya sebuah kenang-kenangan, sebagai tanda syukur dan peduli mereka... sepasang sepatu baru, yang dibuat khusus untuk kaki "baru"nya.

Jimmy dan ayahku menjadi sangat akrab karena sekian kali mengantarnya pulang dan pergi ke rumah sakit. Pada kebersamaan mereka yang terakhir, mereka bernyanyi-nyanyi, dan berbincang tentang apa yang akan diperbuat oleh Jimmy dengan kaki yang sudah normal dan sama-sama terdiam ketika mereka sudah sampai ke rumah Jimmy.

Sebuah senyum membanjiri wajah Jimmy ketika mereka tiba di rumah dan ia melangkah turun dari mobil. Orangtua dan dua saudara laki-lakinya berdiri berjajar di beranda rumah yang sudah tua itu.
"Diam di sana, " seru Jimmy kepada mereka. Mereka memandang dengan takjub ketika Jimmy berjalan ke arah mereka. Kakinya sudah tidak pincang lagi.

Peluk, cium dan senyum seakan tak ada habisnya untuk menyambut anak yang kakinya telah "dibetulkan" itu. Orang tuanya menggeleng-gelengka n kepalanya sambil tersenyum ketika memandangnya. Mereka masih tidak bisa percaya ada orang yang belum pernah mereka kenal mengeluarkan uang begitu banyak untuk membetulkan kaki seorang anak laki-laki yang juga tidak dikenalnya.

Dermawan yang kaya raya itu melepas kacamata dan mengusap air matanya ketika ia mendengar cerita tentang anak yang pulang ke rumah itu.
"Kerjakan satu hal lagi, " katanya, "Menjelang Natal, hubungi sebuah toko sepatu yang baik. Buat mereka mengirimkan undangan kepada setiap anggota keluarga Jimmy untuk datang ke toko mereka dan memilih sepatu yang mereka inginkan. Aku akan membayar semuanya. Dan beritahu mereka bahwa aku melakukan ini hanya sekali. Aku tidak ingin mereka menjadi tergantung kepadaku."

Jimmy menjadi seorang pengusaha sukses sampai ia meninggal beberapa tahun yang lalu.

Sepengetahuanku, Jimmy tidak pernah tahu siapa yang membiayai operasi kakinya.

Dermawannya, Mr, HENRY FORD, selalu mengatakan lebih menyenangkan berbuat sesuatu untuk orang yang tidak tahu siapa yang telah melakukannya.

"Ada kebahagiaan yang kita rasakan dari menolong orang lain"

(Paul Newman)

Ps : Copas from email, kalo repost, pls delete, thanks   _/\_

11
 _/\_ , ada info dikit nih friends..

Dhammatalk bersama Ven. Tenzin Palzang ( Sin )
Vihara Sakyakirti , Jambi

Hari sabtu, 20 Juni 2009
pukul. 19.00 - 21.00
dengan topic " Praktek Dharma dalam kehidupan sehari - hari " ( motivasi benar, mengurangi keterikatan dan mengatasi kemarahan )
Tempat . Baktisala lantai 1

Hari minggu, 21 juni 2009
pukul. 08.15 - 09.30
dengan topic " Praktek Spiritual dalam dunia materialistis : apakah itu mungkin ? "
tempat baktisala lantai 3

Demikian sekilas info, semoga bermanfaat, n bila repost, pls delete,... thanks  _/\_

12
Humor / Biksu dan Pangeran
« on: 17 June 2009, 05:58:03 PM »
Hari yg cerah itu Pangeran yg terkenal akan kegantengannya
melakukan perburuan rusa di hutan seperti biasanya,
didampingi oleh puluhan pengawalnya & seorang biksu yg
biasa memberikan nasihat spiritual. Namun rupanya hari itu merupakan hari
yg sial bagi
pangeran. Selama berburu bidikan panah sang pangeran selalu
tidak mengenai sasaran, sang pangeran sangat geram dan tanpa
ia sadari ia berkata kasar "Bangsat bidikanku meleset!!"


"Husssh!" kata si biksu. "Pangeran tidak boleh berkata
kotor... apa pangeran tidak takut pada dewa petir yang
selalu menghukum orang-orang yang berbicara kotor".


"Persetan dengan dewa petir, pokoknya hari ini aku harus
pulang dengan membawa hasil buruanku". jawab sang pangeran
sambil membidik seekor rusa buruannya.


Tapi memang hari itu pangeran sedang bernasib sial,
bidikannya meleset lagi dan tentunya sang pangeran makin
marah "Bangsat... bangsat... kurang asem... bidikanku
meleset lagi".


Sang biksu kembali menasehati sang pangeran, tapi kali ini
dengan dibarengi ancaman "Kalau sekali lagi pangeran bekata
kotor maka saya tidak akan segan memohon pada dewa petir
untuk menghukum pangeran", kata biksu yang mulai marah
karena nasehatnya nggak digubris oleh sang pangeran.


Mendengar ancaman sang biksu, sang pangeran malah merasa
tertantang. "Bangsat..bangsat...bangsat..bangsat... Ayo,
mana dewa petirmu yg kau agung-agungkan itu... mana?".


Sang biksupun langsung berdoa, meminta dewa petir untuk
menghukum sang pangeran yang mulai lancang... tiba-tiba
langit mendung... angin bertiup sangat kencang..... entah
dari mana datangnya tiba-tiba...


"DHUUUUAAAAAAARRR...DHUARRRAR....!!!" petir menyambar
seketika. Tapi anehnya petir itu menyambar sang biksu,
bukannya menghantam sang pangeran.


Sang pangeran pucat karena kaget namun sekaligus lega
karena masih hidup. Dia berdiri disamping mayat biksu yang
 gosong karena tersambar petir, dan bertanya pada dewa petir
"Wahai dewa petir, aku yang berbicara kasar tapi kenapa
biksu ini yang engkau sambar???"


Dewa petir menjawab "Bangsat... bidikanku meleset...."


just fwd from email  ;D, kalo repost pls delete ya.. thanks  _/\_

13
Personality / nice story : gadis kecil
« on: 17 June 2009, 05:40:55 PM »
Kisah Gadis Kecil

Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, "Ayah, bisakah seseorang
melewati seumur hidupnya tanpa berbuat dosa?"
Ayahnya menjawab sambil tersenyum, "Tak mungkin, nak."
"Bisakah seseorang hidup setahun tanpa berbuat dosa?" tanyanya lagi.
Ayahnya berkata, "Tak mungkin, nak."
"Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa berbuat dosa?"
Lagi-lagi ayahnya berkata, "Tak mungkin, nak."
"Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa berbuat dosa?" gadis kecil itu
bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras untuk menjawab, "Mmmm.....
mungkin bisa, nak."
"Lalu.... bisakah seseorang hidup satu jam tanpa dosa? Tanpa berbuat jahat
untuk beberapa saat, hanya waktu demi waktu saja, yah? Bisakah?"
Ayahnya tertawa dan berkata, "Nah, kalau itu pasti bisa, nak."
Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata, "Kalau begitu ayah, aku mau
memperhatikan hidupku jam demi jam, waktu demi waktu, momen demi momen,
supaya aku bisa belajar tidak berbuat dosa. Kurasa hidup jam demi jam lebih
mudah dijalani, ya?"

Well, sahabatku, hidup akan sangat mudah dijalani dengan memperhatikan dan
menjaganya setiap waktu dari jam ke jam, tak ada gading yg tak retak, tapi
jika dijaga, dipelihara dengan baik, dan dirawat setiap saat, gading retak
pun akan jadi pajangan yang indah.

ps : just fwd from mail.. kalo repost, please delete.. thanks  _/\_

14
Informasi dan Pengumuman Kegiatan Buddhis / Undangan berbagi kasih
« on: 31 May 2009, 06:11:19 PM »
 _/\_ , temen2, ini ada fwd info dari seorang temen juga.. semoga bermanfaat..

Ada 10 jenis kebaikan yang diperbuat oleh seorang ibu kepada anaknya
Kebaikan didalam memberikan perlindungan dan penjagaan selama anak dalam kandungan.
Kebaikan dalam menanggung penderitaan selama kelahiran.
Kebaikan untuk melupakan semua kesakitan begitu anak telah dilahirkan.
Kebaikan dari memakan bahagian yang pahit bagi dirinya dan menyimpan yang manis bagi anak.
Kebaikan untuk memindahkan anak ke tempat yang kering dan dirinya sendiri berbaring di tempat yang basah.
Kebaikan menyusukan anak pada payudaranya, memberi makan dan membesarkan anaknya.
Kebaikan dalam membersihkan yang kotor.
Kebaikan dari selalu memikirkan anak bila dia berjalan jauh.
Kebaikan karena kasih sayang yang dalam dan pengabdian.
Kebaikan karena rasa kasihan yang dalam dan simpati.

Dear rekan-rekan,

dalam rangka merayakan hari raya Waisak 2553BE yang jatuh pada tanggal 09 Mei 2009, kami dari Keluarga Buddhis Kawan Lama - Saddhamitta mengundang Anda semua untuk dapat berbagi bakti dengan opa-oma di Panti Jompo Wisma Mulia.

Panti Jompo Wisma Mulia terletak di Jl. Hadiah No. 14-16 Jelambar. Jumlah oma Panti Jompo Wisma Mulia sekarang ini sebanyak 70 orang. Mereka semua membutuhkan sedikit perhatian dan kasih sayang dari kita.

Kunjungan bakti akan dilakukan pada hari Sabtu, 13 Juni 2009 di Panti Jompo Wisma Mulia. Jika anda ingin memberikan sedikit dari yang anda miliki sekarang, dapat menghubungi saya di 081809255753.

Undangan berbagi bakti ini terbuka untuk siapa saja yang ingin berpartisipasi. Bukti bakti anda dapat diberikan berupa :
1. Beras
2. Susu
3. Kacang ijo
4. Balsem
5. Obat-obatan ringan
6. Minyak kayu putih
7. Talc powder
8. Sabun
9. Odol
10. Minyak Goreng
11. Pampers untuk dewasa
12. Dana tunai

dan diantara sekian banyak bukti bakti anda, BAKTI TERBESAR adalah apabila anda bisa meluangkan waktu dan tenaga untuk memotong rambut, menggunting kuku, memijit pundak dan kaki tangan, membersihkan kamar mandi, merapihkan tempat tidur, membacakan cerita, tertawa bersama mereka, menyuapi makan, mendengarkan cerita sambil memegang tangannya.

Karena melihat mereka sama dengan melihat orang tua kita sendiri.

Semua bentuk refleksi bakti anda dapat diberikan ke nama PIC per lantai. Biarkan senyum mereka mengembang gembira dengan memberikan sedikit dari yang anda miliki sekarang.

NB : informasi ini dapat diforward ke teman-teman anda yang ingin turut berbagi bakti. Sekali klik "Send" dari anda berarti satu doa bakti untuk orang tua anda di rumah.

Regards,
Panitia Berbagi Kasih
Keluarga Buddhis Kawan Lama - Saddhamitta.

Disaat daku tua dan bukan lagi diriku, maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.
Disaat daku menumpahkan kuah sayur dibajumu dan tidak ingat lagi cara mengikat tali sepatu, ingatlah saat bagaimana daku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya.
Disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu, bersabarlah mendengarkannya, jangan memotong ucapanku. Dimasa kecilmu, doaku terus mengulang dan mengulang terus seperti sebuah cerita yang telah kuceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.
Disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku, janganlah menyalahkanku. Ingatlah dimasa kecilmu bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi.

buat om dan tante mod, kalo re post, please delete.. thanks _/\_

15
Seremonial / Happy Belated Birthday, Hanes
« on: 03 May 2009, 12:12:07 PM »
 <:-P <:-P <:-P <:-P <:-P

Hanes, Happy belated Birthday ya...
wish all the best to u...

sorry telat, baru liat di fs nih.. ;D

 :lotus:

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7 8