Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Topics - Blazetama

Pages: [1]
1
Diskusi Umum / Badan seakan dipaksa bergerak saat tidur?
« on: 19 September 2014, 11:13:22 PM »
Halo teman2   _/\_
Saya ingin bertanya mengenai kejadian ganjil & cukup menyeramkan yg kadang saya hadapi. Kejadian ini sangat jarang terjadi, mungkin baru sekitar 5 kali. Kalau orang2 mengeluh karna "ketindihan" (tidak bisa bergerak) saat tidur, saya justru merasakan sebaliknya. Saya merasa tubuh saya seakan - akan (saya tidak tahu apakah badan saya benar2 bergerak, namun rasa sakit dan gerakannya sangat jelas terasa) dipaksa bergerak oleh suatu makhluk (ditarik, didorong dari berbagai sisi, dipelintir, dsb) hingga terasa sakit dan cukup berbahaya (pernah hampir jatuh dari kasur dan pernah juga didorong dari bawah ranjang hingga seakan2 saya tidur sambil duduk), karena saya setengah sadar maka saya hanya bisa melawan semampunya dan membaca Paritta2 yg saya tahu.
 
Pertanyaan saya, apakah teman2 ada yg pernah memliki pengalaman seperti saya?
Apakah hal ini bisa dijelaskan secara ilmu pengetahuan? ("ketindihan" bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, terlepas ntah benar atau tidak).
 
Oh ya, pernah di satu kejadian, selain kejadian2 yg saya deskripsikan diatas, saya juga bisa mendengar suara 2 orang sedang ngobrol dengan bahasa yg tidak saya mengerti sama sekali (waktu itu saya dirumah sendirian). Selain itu, meskipun saya sedang menutup mata, saya seperti membayangkan/melihat bentuk suatu makhluk yang (kalau saya tidak salah ingat) nampaknya seperti boneka jelangkung.
 
Sebenarnya kejadian2 ini tidak terlalu mengganggu saya, tapi karena saya baru2 ini mendapat kejadian ini lagi, mungkin tidak ada salahnya bila saya bertanya. Sekadar informasi, dulu saya bisa melihat makhluk2 astral lalu "mata batin" saya ditutup karena makhluk2 tsb kadang mengganggu.
 
Terima Kasih   _/\_

2
Meditasi / Fokus Objek pada meditasi Vipasanna
« on: 25 April 2014, 03:20:37 PM »
 _/\_

Pertama2 saya adalah seorang pemula yg baru mulai latihan Vipasanna, mohon maaf bila ada kesalahan2.

Saya pernah mengikuti retreat Vipasanna metode Mahasi Sayadaw. Beliau menyarankan untuk menggunakan objek kembang-kempisnya perut.

Namun, saya merasa kesulitan, bahkan nyaris tidak bisa untuk merasakan kembang - kempis perut saya secara natural. Oleh karena itu, saya menggantinya dengan objek keluar - masuk nafas.

Berikut adalah langkah2  yg saya lakukan bercampur pengalaman meditasi Vipasanna saya , mohon dikoreksi bila saya melakukan kesalahan :
1. Saya bertindak sebagai penonton yang pasrah, berusaha untuk tidak mengontrol, menilai, maupun bereaksi atas apapun yang terjadi.
2. Karena saya tidak mengontrol apapun, termasuk tidak mengontrol konsentrasi - cukup menyadari fenomena2 (poin 1), saya jadi bingung untuk apa objek meditasi keluar-masuk nafas?
3. Karena poin 2, saya memutuskan untuk kembali ke poin pertama, pasrah saja, alias tidak ada objek secara spesifik.
4. Karena tidak ada objek spesifik, saya hanya benar2 mengamati apa yang terjadi, seperti kegelisahan, rasa sakit, khayalan dll. Saya tidak mengamati nafas maupun kembang-kempis perut.
5. Saya menyadari ketidak kekalan dan ketidak akuan sehingga tidak mengikuti hal2 yg saya amati, cukup tahu/mengamati saja, saya tidak berusaha melakukan apapun.
6. Setelah meditasi cukup lama, mungkin sekitar 15 - 30menit (saya tidak tahu pastinya), saya merasa tiba2 perasaan saya jadi plong dan bebas (hal ini sulit dijelaskan dengan kata2, tetapi saya merasa tenang dan bahagia).
7. Poin 6 membuat saya tidak menjadi pengamat yg baik, dengan kata lain hal ini membuyarkan kesadaran saya meskipun membahagiakan. Saya menyadari saya telah menilai (merasa senang) serta bereaksi (berpikir, "apa ini?") yang seharusnya tidak dilakukan (poin 1).
8. Saya berusaha kembali ke poin 1, berhasil...lalu ke poin 6 lg, lalu kembali ke 1 lg.

Poin no 6 ini seperti mata pisau, membahagiakan tetapi membuyarkan meditasi Vipasanna saya.

Mohon bantuannya teman2, dan silahkan ditanyakan bila ada yg kurang jelas.

 _/\_

3
Meditasi / Cara mempertahankan nafas natural saat meditasi
« on: 20 April 2014, 09:56:25 AM »
Halo teman2,

Ada yg punya tips cara untuk bernafas natural saat meditasi pernapasan? Saya sudah coba untuk relex, let go tp tetep saja rasanya sulit sekali untuk nafas secara natural, pengennya di kontrol terus.

 _/\_

4
Halo teman2,

Menurut teman2 apa yg hrs kita lakukan sebagai seorang Theravada bila (amit2) kita diserang ilmu hitam?

Saya bertanya karena (menurut saya, mohon dikoreksi bila salah) :
1. Theravada TIDAK mempercayai bahwa doa seseorang mampu mengubah hidupnya/menyelesaikan masalahnya secara "ajaib".
2. Theravada TIDAK berkonsen pada unsur - unsur magis, seperti Jin/Dewa/Khodam, Suhu/Paranormal, Jimat/Hu dll
3. Dengan kata lain, aliran Theravada lebih berkonsen pada perkembangan batin umat melalui latihan meditasi dan Dhamma untuk kehidupan sehari - hari.

Contoh kasus :
Seorang Theravada diberitahu oleh temannya yang terpecaya, bahwa ia diguna2 dan berada dalam pengaruh ilmu hitam.
Apa yg harus orang ini lakukan menurut tradisi Theravada?

Bila ia seorang Mahayana/Tantrayana/Tridharma tentunya ia bisa ke Suhu/Paranormal, tapi bagaimana kalau ia berpegang murni pada Theravada?

Pertanyaan ini saya ajukan karena saya melihat adanya perbedaan yang cukup mencolok dalam hal ini (magis) pada aliran Theravada dan aliran2 lainnya.

Note : Mohon maaf bila saya ada salah kata, jujur saja saya adalah seorang Theravada, tidak ada niatan untuk menjelek2an aliran ini. Segala sesuatu yg saya tulis diatas hanya berupa pendapat saya.

Pages: [1]