Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Topics - nyanadhana

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7
1
 _/\_ hari ini saya mendengar wejangan Dhamma dari seorang biksu di Taiwan mengenai concern terbentuknya aliran baru dalam Buddhisme. sebagaimana kita tahu,kita sendiri tidak bisa menahan kemunculan dan pengrusakan Buddha Dhamma namun ada beberapa koridor kita dapat mengenal Ajaran Buddha itu baik atau hanya dikesampingkan untuk beberapa kepentingan tertentu.
1. Anatta, Anicca , Dukha
Anatta atau tanpa aku menunjukkan bahwa seorang umat Buddha harusnya mengerti bahwa jikalau ada Aku di dalam struktur kehidupan ini maka semua makhluk tidak akan mencapai Nibbana.hal ini menunjuk pada beberapa konsep kemunculan Tuhan atau sesuatu yang Maha besar dsb.bahkan seorang Brahma masih bisa mengalami kematian dan terlahir kembali.
Anicca merujuk pada bahwa jika segala seautu adalah kekal kenapa makhluk masih mengalami lahir,tua,sakit dan mati.dan after lifepun dijanjikan sebuah kehidupan yang kekal.hal itu akan terlihat non sense dari kacamata apa yang diajarkan Buddha.
Dukkha mengajarkan bahwa makhluk sendiri akan selalu mengalami penderitaan selama ia terjebak oleh ilusi adanya Atta.adanya kekekalan sehingga ia secara kontinue mengalami penderitaan.
2. 4 Kebenaran Mulia
setiap Ajaran Buddha yang diintepretasikan dan membentuk aliran baru selalu mengajarkan hal ini karena inilah yang dialami seorang Buddha dalam perjalanan mencapai pencerahan.bila beberapa hal dipotong maka esensi Buddhisme itu akan hilang.
3. Jalan Mulia Beruas 8

sekiranya poin diatas nantinya akan ditambahkan kembali.mungkin sharing ini kurang memuaskan beberapa orang tapi segitu dulu agar bisa didiskusikan. _/\_

2
kalo akhir2 ini Umat Muslim ribut soal aliran sesat Ahmadiyah dan langsung diberantas.apakah Buddhisme tinggal diam dengan aliran yang disempalkan oleh banyak pihak?

3
 _/\_Apakah tujuan utama anda ketika anda memilih keyakinan anda sebagai Buddhist?

4
From: "Michael suswanto" <msuswanto [at] ...>

www.samaggi-phala.or.id
Forum Tanya Jawab

Dari: Sugi, Semarang
Namo Buddhaya, Namo Buddhaya,
Bhante, di Agama Buddha kan ada 2 latihan meditasi Samatha dan Vipassana
Bhavana. Apakah perlu setelah mencapai Jhana lewat samatha baru seseorang
meditator Buddhist baru berlanjut ke Vipassana atau apakah boleh langsung
saja melatih Vipassana? Sebagai umat awam, apa saran metoda meditasi dari
Bhante untuk kita melatih meditasi tiap hari di rumah?
Anumodana

Jawaban:
Mengembangkan Vipassana dapat dikerjakan tanpa harus mencapai Jhana
terlebih dahulu. Namun, kalau seseorang hendak mencapai kesucian, maka
hendaknya ia mengembangkan Jhana terlebih dahulu sebelum Vipassana. Uraian
tentang hal ini dapat dijumpai pada kotbah Sang Buddha yang terdapat dalam
Mahamalunkhyaputtasuttam.
Sebagai seorang umat awam yang tinggal dalam masyarakat, ia sebaiknya
mengembangkan latihan konsentrasi setiap pagi dan sore dengan menggunakan
obyek pernafasan. Kemudian, sepanjang hari hendaknya selalu melatih
kesadaran dengan selalu mengucapkan pertanyaan dalam hati: SAAT INI SAYA
SEDANG APA? Dengan demikian, ia akan selalu menyadari pada saat bekerja,
berjalan, berbicara dan sebagainya.
Semoga saran ini dapat memberikan manfaat.

Salam metta,
B. Uttamo

===================================
HUDOYO:

Michael, tanpa mengurangi hormat saya pada YM Bhante Uttamo, saya tidak
sependapat dengan cara beliau yang mengacu pada SATU sutta saja, dari
seluruh isi Tipitaka Pali dan kitab-kitab Komentarnya, untuk memahami
ajaran Sang Buddha tentang meditasi untuk mencapai pembebasan. Apalagi
dalam masalah perlu-tidaknya jhana untuk mencapai pembebasan; kita sudah
tahu bahwa para bhikkhu guru meditasi sendiri berbeda pendapat mengenai
masalah ini sejak ribuan tahun.

Di dalam Maha-malunkyaputta-sutta, Majjhima-nikaya, Sang Buddha menguraikan
kepada YM Ananda & bhikkhu-bhikkhu lain cara mencapai pembebasan dari
kelima belenggu pertama (menjadi Anagami). Jalannya ialah: sila -> jhana 1
-> patahnya kelima belenggu pertama (menjadi Anagami). Bisa juga melalui
jhana 2 mencapai patahnya kelima belenggu pertama (menjadi Anagami); atau
melalui jhana 3, ... dst ... sampai jhana 7, untuk mencapai patahnya kelima
belenggu pertama (menjadi Anagami).

Sutta ini sering dipakai oleh guru vipassana yang menyatakan bahwa jhana
(sekurang-kurangnya jhana pertama) perlu untuk mencapai pembebasan. Namun
jangan lupa, di akhir sutta itu ada satu paragraf yang sering orang
kelewatan tidak membacanya. Dalam paragraf terakhir itu, YM Ananda bertanya
kepada Sang Buddha:

"Venerable sir, when this is the path and the method for the destruction of
the five lower bonds for the sensual world, why does a certain bhikkhu talk
of a release of mind and a release through wisdom? Ananda, that is the
difference in the maturity of the mental faculties."
("Bhante, bila ini jalan dan cara untuk memusnahkan kelima belenggu pertama
dari alam indra, mengapa ada bhikkhu yang bicara tentang pembebasan batin
(ceto-vimutti) dan pembebasan melalui kearifan (pannya-vimutti)? Ananda,
itulah perbedaan di dalam kematangan daya-daya batin.")

"Ceto vimutti" (pembebasan batin) adalah ungkapan baku untuk menyatakan
pembebasan melalui jhana, sedangkan "pannya-vimutti" (pembebasan melalui
kearifan) adalah ungkapan baku untuk menyatakan pembebasan melalui
vipassana murni (tanpa melalui jhana). Ternyata bahwa perbedaan pendapat
mengenai perlu-tidaknya jhana untuk mencapai pembebasan telah ada sejak
zaman Majjhima-nikaya dihafalkan orang. Di situ Sang Buddha tidak
membenarkan yang satu dan menyalahkan yang lain, melainkan beliau
menjelaskan sebab sampai terjadi perbedaan pendapat tersebut, ialah karena
manusia berbeda 'daya-daya batinnya' (yang dimaksudkan di sini ialah
kemampuan mencapai jhana). Tetapi tidak adanya penyangkalan dari Sang
Buddha menyiratkan bahwa ketidakmampuan mencapai jhana bukan menjadi
penghalang untuk mencapai pembebasan melalui kearifan (pannya-vimutti).

Demikianlah terbukti bahwa perbedaan paham tentang perlu-tidaknya jhana
untuk mencapai pembebasan telah ada sejak zaman Sang Buddha, atau
setidak-tidaknya sejak Mahamalunkyaputta-sutta dihafalkan dan diterima
secara luas.

~~~~~~

Sebaliknya, para guru vipassana yang mengajarkan bahwa, sekalipun
konsentrasi perlu, tapi jhana tidak diperlukan untuk mencapai pembebasan,
pun mengacu pada sutta-sutta tertentu dari Tipitaka Pali. Di sini akan saya
ajukan beberapa saja, kebanyakan dari Samyutta-nikaya:

*** (1) Bhikkhu-sutta, Ambapaa.li-vagga, Satipa.t.thaana-sa.myutta,
Sa.myutta-nikaaya:

"Tasmaatiha tva.m bhikkhu aadimeva visodhehi kusalesu dhammesu. Ko ca aadi
kusalaana.m dhammaana.m: siila~nca suvisuddha.m, di.t.thi ca ujukaa. Yato
kho te bhikkhu, siila.m suvisuddha.m bhavissati, di.t.thi ca ujukaa, tato
tva.m bhikkhu, siila.m nissaaya siile pati.t.thaaya cattaaro
satipa.t.thaane tividhena bhaveyyaasi. [...] A~n~nataro ca pana so bhikkhu
arahata.m ahosiiti."

("O, bhikkhu, sempurnakanlah akar-akar kebaikan. Dan apakah akar-akar
kebaikan? Itulah siila yang benar-benar murni, serta pandangan benar. Para
bhikkhu, bila siila kalian telah murni, serta pandangan kalian benar,
setelah itu, para bhikkhu, dengan bertopang pada siila, berlandaskan siila,
kalian dapat mengembangkan empat landasan perhatian (cattaaro
satipa.t.thanaa). [...] Dan bhikkhu itu pun menjadi satu lagi di antara
para Arahat.")

Di sini sama sekali tidak disebut-sebut tentang jhana! Dan juga tidak
disebut-sebut tentang ketiga tingkat pembebasan sebelum Arahat.

*** (2) Uttiya-sutta, Naalanda-vagga, Satipa.t.thaana-sa.myutta,
Sa.myutta-nikaaya:

"Tasmaatiha tva.m, Uttiya, aadimeva visodhehi kusalesu dhammesu. Kocaadi
kusalaana.m dhammaana.m: siila~nca suvisuddha.m, di.t.thi ca ujukaa. Yato
kho te, Uttiya, siila~nca suvisuddha.m bhavissati, di.t.thi ca ujukaa. Tato
tva.m, Uttiya, siila.m nissaaya siile pati.t.thaaya cattaaro
satipa.t.thaane bhaaveyyaasi. [...] A~n~nataro ca panaayasmaa Uttiyo
arahata.m ahosiiti."

(Teks ini persis sama seperti Bhikkhu-sutta di atas, hanya kata 'bhikkhu'
diganti dengan 'Uttiya' (nama seorang Arahat).)

Pola yang sama kita temukan pula dalam sutta-sutta berikut:

*** (3) Bahiya-sutta, Naalanda-vagga, Satipa.t.thaana-sa.myutta,
Sa.myutta-nikaaya;

*** (4) Duccarita-sutta, Amata-vagga, Satipa.t.thaana-sa.myutta,
Sa.myutta-nikaaya.

Jelas di sini, bahwa para guru vipassana yang mengajarkan bahwa jhana tidak
diperlukan untuk pembebasan pun menyandarkan pendapat mereka pada kitab
suci Tipitaka Pali sendiri.

~~~~~

Michael, mengapa saya tidak sependapat dengan cara YM Bhante Uttamo
menampilkan ajaran Sang Buddha tentang meditasi, khususnya mengenai masalah
perlu-tidaknya jhana untuk mencapai pembebasan?

Oleh karena di berbagai sutta kita melihat adanya variasi yang cukup besar
dalam ajaran--yang dipercaya berasal dari mulut Sang Buddha--tentang
meditasi. Ini akan menimbulkan kesimpulan yang simpang-siur dan
pertentangan yang tidak perlu apabila orang hanya mengacu pada satu-dua
sutta saja dari sekian banyak sutta yang membahas meditasi. Saya ambil tiga
contoh saja:

(1) Di dalam Mahamalunkyaputta-sutta, secara eksplisit dikatakan bahwa
tingkat Anagami dapat dicapai sekurang-kurangnya melalui jhana pertama.
Dapat pula dicapai melalui jhana-jhana di atasnya, sampai jhana ketujuh.

(2) Di dalam Samannaphala-sutta, ketika Sang Buddha menguraikan kelebihan
seorang samana (petapa), terdapat serangkaian tahapan latihan yang secara
implisit menyatakan bahwa pembebasan (Arahat) tercapai melalui kesaktian
keenam, yang disebut asavakkhaya-abhi~n~na. Tahapannya adalah sebagai berikut:

Sila -> menjaga indra -> perhatian penuh (sati-sampajanna = vipassana) ->
ketenteraman -> pembebasan dari kelima rintangan batin -> jhana pertama *
... sampai ... jhana keempat * -> pencerahan vipassana * -> kemampuan
menciptakan tubuh lain dengan pikiran * -> kemampuan gaib (memperbanyak
diri, melenyapkan diri, menembus dinding, gunung dsb, masuk ke dalam tanah,
terbang di angkasa, menyentuh bulan dan matahari, mencapai alam-alam Brahma
* -> telinga batin (mampu mendengar suara manusia dan dewa yang jauh maupun
dekat) * -> mampu mengetahui isi batin orang lain * -> mampu mengetahui
kehidupan-kehidupan yang lampau * -> mata batin (mampu melihat lahir dan
matinya makhluk-makhluk di berbagai alam * -> padamnya arus kotoran batin =
menjadi Arahat *. (Tanda (*) menunjukkan bahwa tahap yang bersangkutan
'lebih menyenangkan' dan 'lebih tinggi' daripada tahap sebelumnya.)

Di sini tidak dijelaskan secara eksplisit apa syarat minimal untuk mencapai
tingkat Arahat, tapi penyebutan 'asavakkhaya-abhi~n~na' untuk nibbana
secara implisit menunjukkan bahwa pembebasan terakhir itu adalah salah satu
bentuk kekuatan gaib (abhi~n~na) yang hanya bisa dicapai setelah
tercapainya jhana keempat.

(3) Di dalam Culasaropama-sutta, Sang Buddha menguraikan tahap-tahap
pencapaian pembebasan, sebagai berikut:

Sila -> Konsentrasi (samadhi, tanpa menyebut jhana) -> pengetahuan &
pencerahan (nyana-dassanam) -> jhana pertama -> ... [dst sampai] ... jhana
kedelapan -> berhentinya persepsi dan perasaan (sannya-vedayitam-nirodham),
di atas jhana ke delapan -> asava parikkhina (berakhirnya asava = mencapai
Nibbana = Arahat).

Di sini secara eksplisit jelas dinyatakan bahwa Nibbana (Arahat) tercapai
melalui keadaan yang disebut berhentinya persepsi dan perasaan (disebut
juga nirodha-samapatti), yang baru bisa dialami setelah mencapai jhana
kedelapan!

(Catatan: Dalam salah satu posting dulu saya pernah menulis artikel yang
menampilkan dugaan saya bahwa Culasaropama-sutta merupakan rekayasa
bhikkhu-bhikkhu belakangan dan adanya petunjuk-petunjuk struktural bahwa
sutta itu merupakan gabungan dari dua sumber tradisi meditasi yang berbeda
di kalangan bhikkhu-bhikkhu Theravada. Pada akhir sutta ini secara
eksplisit disebut bahwa intisari kehidupan suci adalah 'ceto-vimutti',
istilah yang digunakan untuk menyatakan bahwa pembebasan tercapai melalui
jhana.)

~~~~~

Di lain pihak, di samping sutta-sutta yang menampilkan jhana sebagai salah
satu faktor pembebasan, di atas telah ditampilkan beberapa sutta yang
berasal dari Samyutta-nikaya, di mana jhana tidak disebut-sebut sebagai
faktor pembebasan. Bahkan di dalam Bahiya-sutta, Udana, Sang Buddha
mengajarkan vipassana murni kepada petapa Bahiya (yang bukan siswa beliau)
tanpa menyebut-nyebut Sila!

Suatu fakta menarik yang perlu dicatat, ialah bahwa sutta-sutta yang tidak
menyebutkan tentang jhana secara teknis pada umumnya berasal dari
sutta-sutta pendek dari Samyutta-nikaya, Udana dan Itivuttaka, yakni
kumpulan sutta yang pada umumnya berusia lebih tua daripada sutta-sutta
panjang di dalam Digha-nikaya dan Majjhima-nikaya. Di dalam sutta-sutta
pendek ini, pada umumnya belum ditemukan sistematika baku dari ajaran Sang
Buddha yang terperinci seperti Empat Kebenaran Suci, Jalan Suci Berunsur
Delapan, dan istilah-istilah teknis seperti jhana, paticcasamuppada, satta
bojjhanga, dasa samyojana, dsb dsb. Di sini kita bisa berspekulasi, apakah
sebenarnya yang diajarkan oleh Sang Buddha SEBELUM tersusunnya DOKTRIN
Agama Buddha baku yang kita kenal sekarang (Buddhisme pra-doktrinal). (Tapi
bagi seorang pemeditasi vipassana, spekulasi seperti itu tidak lagi
relevan, karena doktrin-doktrin agama apa pun, termasuk doktrin Agama
Buddha, harus dipahami sebagai tidak lebih dari 'bentuk-bentuk pikiran' dan
bukan kenyataan saat kini.)

Bagaimanakah sampai terjadi variasi yang begitu besar dalam "metode"
meditasi untuk mencapai pembebasan yang diajarkan oleh Sang Buddha dalam
berbagai kesempatan? Saya pribadi berpendapat bahwa hal ini hanya bisa
dijelaskan apabila kita ingat bahwa:

(1) Sang Buddha mengajarkan meditasi sesuai dengan tingkat kematangan batin
pendengarnya, dengan demikian tidak bisa dihindarkan adanya "perbedaan"
ajaran meditasi yang diberikan dalam berbagai kesempatan;
(2) sejak awal agama Buddha telah ada dua tradisi meditasi vipassana yang
berbeda: yang satu berangkat dari pencapaian jhana, dan yang lain tidak
mengupayakan pencapaian jhana. Adanya dua tradisi kuno ini terlihat dari
adanya dua istilah kembar, 'ceto-vimutti' dan 'pannya-vimutti', yang sering
kali terdapat bersama-sama, namun dalam sutta-sutta tertentu hanya berdiri
sendiri.

~~~~~

Jadi, jika kita ingin mengetahui meditasi bagaimana sebenarnya yang
diajarkan oleh Sang Buddha untuk mecapai pembebasan, kita tidak bisa hanya
bersandar pada satu-dua sutta tertentu saja, yang hanya akan menimbulkan
kesimpulan yang bias. Orang perlu mempelajari semua sutta yang relevan, dan
itu pun masih terbentur pada kajian kritis (scriptural criticism), yakni
mana-mana dari isi kitab suci yang benar-benar berasal dari mulut Sang
Buddha. Jadi sebenarnya bukan pekerjaan mudah bagi kita yang terpisah 2500
tahun dari zaman Sang Buddha.

Tetapi, selain kitab suci Tipitaka Pali, sebetulnya masih ada sumber lain
yang dapat dikaji pula, yakni kitab-kitab Komentar dan Sub-Komentar, antara
lain Visuddhi-magga. Sekalipun kitab-kitab ini berjarak sekitar 1000 tahun
dari zaman Sang Buddha, setidak-tidaknya menggambarkan apa yang dipahami
dan diyakini oleh para guru meditasi pada zaman itu yakni 1500 tahun lebih
dekat kepada zaman Sang Buddha daripada zaman kita.

Namun, sayang pada zaman modern ini, ada guru-guru meditasi tertentu yang
mengecilkan arti Visuddhi-magga dalam menjelaskan ajaran meditasi
Theravada. Ini disebabkan karena YM Buddhaghosa, yang telah mengkaji isi
Tipitaka Pali mungkin jauh lebih terperinci daripada yang bisa kita buat,
telah membuat skema latihan meditasi Theravada secara terperinci, di mana
dinyatakan bahwa orang bisa mencapai pembebasan DENGAN atau TANPA melalui
jhana. Mereka yang mencapai pembebasan dengan melalui jhana disebut
"samatha-yanika", sedangkan mereka yang mencapai pembebasan tanpa melalui
jhana disebut "vipassana-yanika" atau "suddha-vipassaka". Dengan demikian
ajaran Visuddhi-magga tidak sejalan dengan mereka yang berpendapat bahwa
jhana mutlak perlu untuk pembebasan.

~~~~~

Saya melihat kontroversi antara kedua sudut pandang ini paralel dengan
kontroversi antara sikap EKSKLUSIF dan sikap INKLUSIF dalam wacana
keagamaan. Yang eksklusif berkata: "Harus lewat sini, tidak ada jalan lain;
di luar ini tidak ada keselamatan!" Yang inklusif berkata: "Lewat jalan
mana pun bisa." Buktinya? Buktinya terletak di dalam pencapaian kita
masing-masing, bukan di dalam kitab suci, bukan di dalam ajaran guru-guru
meditasi; jadi bukan untuk dipertentangkan.

Salam,
Hudoyo

PS: Guru vipassana kenamaan, alm.YM Mahasi Sayadaw Agga Maha Pandita
bersama murid-murid beliau mengajarkan bahwa pembebasan dapat dicapai tanpa
melalui jhana. Begitu pula diajarkan oleh guru-guru meditasi kenamaan lain
yang telah wafat, seperti alm Ajahn Chah, alm. Buddhadasa Mahathera dll.

Sedangkan Meditasi Mengenal Diri (MMD) saya ajarkan mengikuti tradisi
Mahasi Sayadaw dengan pencerahan-pencerahan dari ajaran J Krishnamurti.

5
Wajah :

   1. Wajah yang begitu bersahabat (friendly) bukan dengan profil yang wibawa dan agung, mudah untuk didekati, mudah membaur, sangat ramah, sikap luwes, bagai orang tua yang welas asih, membuat umat manusia merasa nyaman dan sejuk dalam hati, setiap orang senang mendekati dan mempelajari pribadi kebudhaannya.
   2. Senantiasa menampilkan kesederhanaan, mendidik manusia bahwa kebenaran tertinggi bukan dalam literatur, studi akademis, pengkajian pengetahuan, melainkan dalam pengamalan sehari-hari
   3. Mengekpresikan pribadi kesederhanaan dan kesamaan, bahwa manusia dan buddha bukanlah dua, tiada suci dan tiada awam, asalkan kita mau berjuang niscaya dapat mengembalikan watak suci semula (roman buddha)
   4. Menunjukkan pribadi yang lugu polos, membuat keyakinan dan harapan dalam diri manusia untuk mencapai kebuddhaan
   5. Menyampaikan kepada manusia bahwa pelaksanaan misi universal bukanlah kemampuannya pribadi melainkan kebesaran Kuasa Tuhan, Tuhan lah yang mengatur segala-galanya.
   6. Wajah lugu dan polos membuat orang merendah diri, tidak sok pamer.
   7. Wajah cinta kasih membuat orang mempelajari hati cinta kasih.

Dada yang terbuka dan lebar

   1. Legah leluasa, berjiwa besar, hati maha metta, lugu polos, pandangan jauh, menghadapi semua kejadian tak menaruhnya di dalam hati.
   2. Menunjukkan hati yang lurus, jujur, apa adanya, tidak menutup-nutupi, tidak dibuat-buat, tak ada yang tak boleh diketahui orang, sungguh bagai keluguan anak kecil.
   3. Dada lapang dan lebar, membuat orang optimis, penuh semangat.

Kantung chien khun

   1. Menutup dan membungkus semua kegelapan, kejahatan, kekacauan, penderitaan, sebagai gantinya mendatangkan terang, kebaikan, kedamaian, kebahagiaan bagi manusia.

Tasbih yang dipegang

   1. Senantiasa mengikat jodoh baik kepada semua mahkluk, membawakan kebahagiaan kepada semua mahkluk.

Senyuman

   1. Berbelas kasihan dan menyadarkan manusia dari buaian mimpi penderitaan
   2. Senyuman wajar, penuh keakraban, kelucuan, mendatangkan kebahagiaan universal, senyuman yang mendatangkan kebahagiaan kepada umat manusia.
   3. Wajah penuh senyuman : membuat orang lupa akan kegelisahan, tiada kekwatiran, penuh kebahagiaan.

Bidang perut yang besar

   1. Membuat orang mempelajari sikap penuh toleransi, pemaafan tidak terikat dan kaku.
   2. Figure yang tepat untuk manusia akhir zaman dalam pembinaan diri. Sebuah figure yang mendatangkan manfaat banyak kepada manusia.

6
HARI itu, saya berjalan kaki dengan penuh ketekunan. Berjalan kaki adalah meditasi jalan, saya memperhatikan langkah kaki sendiri. kaki kanan dan kaki kiri selangkah demi saelangkah, cara mengangkat kaki, meletakkan kaki. Itu berarti melangkah kian maju. Saya melalui konsentrasi ini memasuki samadhi, dengan cara ini dapat pula memperoleh samadhi balam.

Dalam hal belajar mengamati langkah sendiri, menaruh sepenuh hati pada gerakan tubuh yang berkesinambungan saat berjalan,dalam pikiran hanya ada aku sedang berjalan. Ini pun dapat memasuki samadhi.

Hari itu matahari sangat terik, suhu udara sangat tinggi,keringat saya bercucuran,seluruh badan basah kuyup, baik di kepala, ketiak maupun punggung, bahkan kaki pun berkeringat.

Pakaian menempel pada badan, saya terus melangkah. Pakaian yang telah kering kembali basah, sudah basah kembali kering, tampak butiran garam yang berwarna putih melekat dipermukaan baju.

Ketika itulah, semerbak harum memuai di udara, bagai aroma bunga seperti pula wangi cendana, rasanya bukan kedua-duanya, namun wangi yang sangat agung dan luar biasa.

Wewangian itu mengelilingi saya. Angin sejuk sepoi-sepoi membuai di kepala,di tubuh dalam sekejap terasa amat segar dan nyaman, udara panas segera lenyap, tubuh menjadi sejuk dan nyaman.

Sekonyong-konyong saya mengangkat kepala,rupanya Buddha Prabhasadhu tiba. Saya bertanya pada Buddha Prabhasadhu," Mengapa begitu anda tiba, semerbak harum dan udara segar menghantarkan kenyamanan dan kebahagiaan? Sungguh luar biasa."

Buddha Prabhasadhu menjawab," Seorang yang telah mencapai kesempurnaan agung, pancaran hati mulia iytu mencakupi langit, bumi dan sulit diungkapkan." Apakah kebanyakan sadhaka dapat merasakan pancaran hati mulia ini ?"

Buddha Prabhasadhu menjawab, " Banyak sadhaka menggunakan panca indra serta pikirannya pada materi duniawi melulu, orang-orang macam ini tidak dapat, bahkan seumur hidup pun tidak mengetahui adanya pancaran cahaya mulia Buddha."

"Cukup banyakkah sadhaka yang dapat merasakan getaran ?" Kebanyakan tidak dapat, sebab mereka sembrono, kurang memperhatikan, walaupun mereka belajar meditasi, tetapi tidak sungguh-sungguh mendalami, tidak sepenuh hati dan tidak konsistensi. Sangat disesalkan bahkan mereka tidak percaya pada sentuhan batin ini."

"Dapatkah membantu mereka ?"Ini masalah smrti, hanya melalui kekuatan smrtilah dapat mengalami sentuhan spiritual, seperti halnya kemampuan melihat alam halus, kemampuan mendengar suara jauh, kemampuan membaca pikiran orang, kemampuan mengingat kelahiran lampau, semua ini hal yang amat unik.

Bagi orang yang smrtinya kasar, dalam seumur hidup pun tidak mampu melihat dan merasakan hal spritual, kiranya Buddha tidak dapat membantunya." Saya bertanya, " Mengapa Saya mampu setiap saat merasakannya?"

"Dalam sekian banyak sadhaka, anada termasuk yang langka. Belum pernahkah anda mendengar bahwa hanya sesama Buddha yang dapat mengetahuinya?"Jawab Buddha Prabhasadhu, Apa yang anda ketahui tentang saya?". Tiada nafsu, tiada derita, sunya". Saya bertanya," Hari ini saya telah banyak berkeringat, berbau badan, apakah anda tidak merasa jijik ?"

Buddha Prabhasadhu menjawab"Buddha Sakyamuni berkata bahwa dunia saha adalah dunia yang penuh dengan kekotoran panca kasayah, cukup memuakkan. Tetapi, keharuman yang terpancar dari batin anda, tak mampu terpolusi oleh kekotoran duniawi, para Buddha Bodhisattva ataupun para dewa dan mahluk halus berkenan berada di sekeliling anda."Saya bertanya," apakah mahluk halus mampu melihat Buddha?". Mahluk halus tidak mampu melihat Buddha, walaupun sama-sama tergolong dalam alam halus, namun alam halus terbagi dalam tingkat yang berbeda, ibarat dunia semut dan manusia."

Buddha Prabhasadhu memberitahukan saya," Apabila seseorang tidak beribadah, batinnya senantiasa kasar, tak bedanya dengan semut, dari lahir hingga mati, hanya makan, tidur, kerja namun beda dengan orang yang beribadah, mampu melihat keseluruhan hidup yang hakiki, memasuki alam yang terang tanpa derita, memperoleh prajna yang kekal, mencapai sidhi yang sempurna."

Sumber :
(Tulisan MV Lian Sheng)

7

Awalnya kisah ini dimuat oleh seorang sahabat untuk saya, ketika itu kisah ini diposting lewat facebook saya. Tidak disangka kisah curhat Martin yang berkisah tentang kehilangan kekasihnya gara-gara Blackberry begitu menyentuh banyak orang. Hebatnya lagi banyak teman-teman pembaca yang akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan Angel, kekasih Martin yang menghilang begitu saja. Kisah ini sempat menjadi fenomenal di forum-forum.

Bagaimana bisa Martin begitu sedih kehilangan kekasihnya, Silakan anda Baca sendiri.

Oh ya, melihat antusias yang begitu tinggi dari pembaca-pembaca dunia maya. Maka awal bulan Desember, Kisah Martin ini akan dijadikan buku Novel dengan judul yang sama. Hebatnya lagi, kisah pencarian Martin mengundang banyak musisi untuk bersimpatik dengan menyumbangkan lagu-lagu dalam novel martin. Musisi-musisi yang begitu antusias itu antara lain, Sherina, Ungu, ST12 dan beberapa musisi lain yang disertakan dalam Cd Soundtrack novel ini.

Jadi novel ini menjadi sejarah pertama di Indonesia yang lagunya diisi oleh musisi-musisi besar dan kondang. Hati saya begitu terharu melihat banyaknya dukungan agar novel ini diluncurkan, jadi buat yang uda nunggu-nunggu sabar ya, awal desember ini saya jamin pasti kalian bisa melihatnya di tokoh-tokoh buku kesayangan kalian.

untuk kompasiana, berikut ini adalah kisah curhatan Martin yang saya persembahkan untuk kalian. setelah membaca ini silakan kalian nilai sendiri.. hehehehe

MY BLACKBERRY GIRLFRIENDS- EDISI CERPEN.

Nama gua Martin, begitu panggilan teman-teman gua singkatnya. Padahal nama panjang gua Martin Gunawan. Umur gua 23 tahun saat ini, gua berbagi kisah yang ga akan pernah gua lupakan kepada semua orang yang pernah merasakan jatuh cinta. Gua menyebutnya My Blackberry Girlfriends. Semua bermula dari saat ngetrendnya hendphone Blackberry yang membius semua teman-teman gua, walau harganya selangit tiba-tiba hendphone asal Kanada itu langsung jadi trend yang akhirnya membuat gua pun ikut-ikutan ngejual nokia 9500 gua.
Blackberry atau singkatnya BB memang hendphone keajaiban. Seorang temen menawarkan gua untuk membeli BB yang second. Karena harganya masih selangit dan ternyata juga BB itu masih baru karena orang yang makai mau ganti, akhirnya gua beli BB itu sebagai hendphone kesayangan gua. Sejak hari pertama makai BB, gua selalu promosikan no pin gua kesemua teman-teman gua yang makai dan setiap harinya kerjapun gua jadi kayak orang bloon karena selalu ngecek BB gua.
Suatu hari, secara ga sengaja sebuah no pinBB asing nge-add gua di BB gua. Gua terima permintaan itu, tapi tidak pernah bertanya siapa pemilik no pin itu karena gua gensi. Hingga suatu malam saat gua pulang kerja sedang asyik berbaring, jam 10 malam di messenger gua muncul pesan dari pin asing itu. Isinya singkat.
“ Gua tunggu lu di Kafe Top. Cepetan kalau ga datang gua bakal marah besar?”
Karena bingung gua balik nanya.
“ Maaf ini siapa?”
“ Gua Angel. Lu cepetan datang kalau ga gua bakal bunuh diri..”
Setelah gua cerna dan gua pikir-pikir, gua baru inget ini mungkin Angel teman gua waktu SMA. Akhirnya gua pun ngebut dengan motor gua menuju kafe Top yang memang ga terlalu jauh dari rumah gua. Gua coba datangin tuh Kafe dan akhirnya gua sapa dia di BB dan dia bilang di meja 13. Akhirnya gua datang sambil bengong-bengong sebab gua ga kenal siapa sosok gadis.
Dimejanya uda penuh dengan minuman alcohol, dia natap gua seperti ingin makan gua aja.
“ Kenapa lu yang muncul?” tanya dia.
“ Sorry kan lu yang suruh gua kesini..”
“ Gua tuh mau ketemu Fendy.. bukan lu, lu ini siapa dia?”
“ Gua martin.. gua ga tau siapa Fendy. Gua pikir lu manggil gua di- BB buat ketemu gua..”
Mukanya langsung merah, terus dia natap gua.
“ Panggil Fendy kalau ga gua marah..”
Gua jadi bingung lalu gua bilang..” Sumpah gua ga kenal sama Fendy..”
“ Ga mau tau.. kalau ga gua teriak neh..”
Lama-lama gua pikir gadis ini gila juga, akhirnya gua tinggalin dia aja. Tiba-tiba dia narik tangan gua, narik gua gitu aja keluar pintu kafe. Gua bengong, jalan dia uda kayak mabok.
“ Aduh kenapa sih? Gua bener-bener ga kenal Fendy.. serius !”
Rambutnya yang panjang nyaris nutupin semua mukanya karena terlalu mabok, lalu dia rapikan dengan tangannya, security mulai berdatangan..
“ Kenapa mas..”
“ Mas gua ga tau siapa dia.. tiba-tiba dia kayak gini..”
Security itu liatin dia lalu gadis itu berkata singkat sama bapak itu.
“ Gua hamil.. tanggung jawab..” ujar Angel langsung pingsan.
Security itu ngeliatin gua, seolah-olah gua yang hamilin dia. Mau gua tinggal rasanya ga tega juga karena pihak Kafe juga taunya gua orang terakhir yang kenal dia, akhirnya gua bawa dia ke keluar dengan membayar semua biaya minuman dia yang ngecekek kantor gua.. nasib-nasib..
Dengan motor gua, gua bingung mau turunin dia kemana. Akhirnya kepikiran juga buat liatin dompet dia, buat ngecek ktp dia kali-kali aja ada alamat. Tiba-tiba saat gua coba ambil dompet dia, sebuah tamparan tepat di wajah gua. Anjritt. Sakit banget.. dengan santainya dia bilang
“ Lu mau ngambil dompet gua.. lu maling ya,,!”
“ Bukan.. gua mau tau alamat u..!”
“ alah alasan lu pasti maling…”
Karena gua takut digebukin massa dia teriak-teriak akhirnya gua tinggalin dia aja di depan halte sendirian, ngebut dengan motor gua kabur dari gadis aneh yang pernah gua temuin malam ini. Sepulang dari rumah gua langsung berdoa sama Tuhan, sebab apa jadinya kalau gua digebukin massa gara-gara tuh gadis.Akhirnya gua deleted juga dia punya pin dari BB gua, besoknya gua terbangun dan gua dapat kerjaan sebagai SPB sebuah produk mobil bermerek, lumayan buat nambah-nambah uang jajan seorang pengangguran.
***
Gua emang cowok paling hoki sedunia dalam tiga hari gua uda bisa ngejual mobil sebanyak 20 biji, lumayan buat bonus isi pulsa hehehe. Tapi celaka 17 ketika tiba-tiba saat gua lagi pameran, tuh gadis mabok muncul sendirian ngeliat-ngeliat mobil. Dalam hati gua, mungkin dia ga kenal gua soalnya kan kemarin-kemarin dia mabuk. Gua sengaja tutup muka gua dengan brosur, dia dekatin gua sambil ngeliat mobil yang gua pegang, wajahnya cantik juga kalau ga lagi mabok. Gua heran kok cewek secantik ini bisa hamil sih sama orang ga jelas bernama Fendy itu.
“ Ini berapa harganya..?” tanya dia sama gua
“ Ehm…” jawab gua parno takut dia inget muka gua.
“ Yee. Ditanya diem aja. Mau beli neh gua.. “ ujar dia sinis dan gua pikir ini gadis mabok kaga mabok bengis amet.
“ Sekitar 200 juta .. “ ujar gua pelan dan dia memperhatikan muka gua.
“ Ngapain nutupin muka pake brosur gitu..?” tanya dia..
“ Oh.. Gapapa.. lagi batuk makluk lagi banyak flu burung takut nular..”
Tuhan masih sayang gua akhirnya dia pergi, setelah bosen liatin itu mobil.Gua narik nafas lega, apa jadinya kalau dia teriak tiba-tiba ditengah-tengah pameran.Gua pun duduk di meja kasir untuk beristirahat dan tiba-tiba dia ada disamping gua. Anjrit.. Gua Shock banget.. tiba-tiba dia langsung duduk gitu aja kayak hantu.
“ Gua kok rasanya pernah liat lo ya?” Tanya dia.
“ Salah orang kali.. muka gua kan pasaran..”
“ Ah.. Gua yakin banget!! Nama lo sapa?”
“ Nama gua.. ehm.. Alex..”
Dia natap gua dari ujung rambut sampai kaki. Tiba-tiba dia pergi gitu aja, terima kasih Tuhan ujar gua dalam hati.Akhirnya gua kembali kerja dengan damai, sampai tiba-tiba teman gua kasih tau gua ada amplop dari pelanggan. Gua pikir itu hadiah tips dengan senang hati gua buka dan ternyata isinya hanya pesan.
“ Gua tunggu loe di Food Court atas sekarang.. waktu lu 20 menit kalau ga sampai, jangan salahin gua kalau polisi yang jemput loe..Angel..”
Mati gua, lemes kaki gua pas baca pesan itu. Dia nyadar juga cowok yang kemarin, akhirnya gua pun dengan berat hati nemuin dia. Gua harap dia bisa jelas apa yang terjadi semalam. Ketika gua duduk dia lagi minum es campur. Gua duduk menghadap dengannya, dia langsung nyapa gua
“ Berapa Pin BB u..?
“ Gua.. “ tanya gua .. “ iya siapa lagi?”
“ BB22000..” Jawab gua dan dia langsung add pin BB gua.
“ Mulai besok setiap gua perlu lu, lu harus siap siaga. Jangan sekali-sekali lu hapus pin bb gua dari BB lu atau lu siap-siap masuk penjara..”
“ Sorry Angel.. lu salah paham. Waktu itu gua cuma maksud ngaterin lu pulang. Serius ga ada minat copet..”
“ Gua ga peduli, banyak saksi di tempat.. mau pake pengacara ruhut sitompul pun gua siap ladenin lu..”
“ Astaga…”
“ Yauda gua mau pulang.. inget kalau BB gua panggil siap-siap aja lu “ dia pergi gitu aja tanpa ember-ember sedikit pun, dalam hati gua berkata nasib gua sial amet ya gara-gara punya bb ini.
Dia kembali lagi dan gua pikir dia uda percaya sama apa yang gua omongin, eh ternyata..
“ Sekalian bayarin es campurnya..”
Nasib—nasib..
***
Kalau gua ceritain penderitaan gua setelah dia nge-add pinnya di BB gua, gua pasti bisa habisin semua halaman curhat gua ini. Tiap hari dia selalu minta gua jadi supir dia buat jalan-jalan kemana aja dia mau, kalau dia belanja dia selalu minta gua yang angkat barang-barang dia. Kalau dia ke salon gua harus temenin dia, untungnya dia ga minta gua yang bayarin. Karena gua cuma punya motor akhirnya dia suruh gua jadi supir dia. Sumpah mati selama gua jalan sama dia, gua ga pernah tau siapa dia, background dia pun masih rahasia banget.
Gara-gara dia gua jadi ga kerja sama sekali dan itu berjalan selama 3 minggu berturut-turut. Suatu hari dia tiba-tiba minta gua ditemenin ke Pantai mutiara. Gua yang lagi asyik-asyiknya nonton dvd mau ga mau harus samperin dia tempat biasa buat anterin dia. Gua diam aja dibelakang dia saat dia duduk dipantai sambil memperhatikan sunshet. Dia cantik banget tapi sikapnya bikin gua ilfeel, begonya lagi kenapa gua jadi cowok bego amet mau disuruh-suruh sama dia.
“ Eh Martin.. sini loh..” perintah dia.
“ Napa lagi..” tanya gua lemes.
“ lu uda punya pacar..”
“ Belum.. emang kenapa?” “ Oh pantesan lu punya waktu banyak buat gua..” pingin gua cemplungin ke air waktu dia jawab gitu ga nyadar gara-gara dia gua jadi sibuk.
“ Lu sendiri..”
“ Sejak kapan lu punya hak untuk bertanya siapa gua? Bukannya sejak awal gua bilang lu ga boleh bertanya sama gua..”
“ Ya nanya aja kali, abis lu kan nanya gua..”
“ Menurut lu gua tampangnya seperti punya atau ga?”
“ Kayanya sih banyak..” dalam hati gua mah mana ada mau cewek kayak gini egois..
“ Sok tau lu..” jawab dia gua hanya senyum-senyum
“ Gua ga punya pacar.. tapi gua lagi cari pacar..”
“ Terus uda dapat..?” tanya gua dan dia hanya ngangguk kepala bertanda YA.
“ Lalu kemana dia.. kok ga ngaterin lu aja..?”
“ lu mau gua gaplok ya.. yang lagi ngaterin gua sekarang kan pacar gua..!”
Gua jadi tiba-tiba merasa bloon dan tanya ulang.
“ Maksudnya gimana.. ga ngerti gua..!”
Dia geplek kepala gua sambil bilang..” lu pacar gua .. tolol”
Astaganaga.. sejak kapan gua jadi pacar dia, dalam mimpi pun gua ga berharap punya pacar kayak dia.
“ Lah sejak kapan .. kok gua ga tau..”
“ Lu mau masuk penjara atau mau jadi pacar gua..”
Dan sejak saat itu Angel menobatkan gua jadi pacar dia dengan egoisnya. Penderitaan gua terus berjalan, dia ga memperlakukan gua sebagai pacar. Gua seperti supir atau pembantunya aja. Suatu hari dia sakit dan minta gua ke apartement dia.Dan seperti biasa dia ga pernah nelepon gua untuk minta tolong selalu pake BB untuk nyapa gua dan perintah gua. Dengan berat hati gua pun ke tempat dia, baru kali ini gua ke apartement dia dan dia lagi sakit
“ Lama amet sih.. “
“ Yaila Jakarta kan macet..”
“ Alasan lu banyak lah..”
“ Kok lu sakit masih galak aja sih…” Dia terdiam.
“ Sakit apa sih?” tanya gua..
“ Perut gua sakit… sepertinya anak guamau ngelahirin..”
“ Hah.. yakin loh. Terus gua mesti gimana..!” tanya gua dan dia bilang “ bawah gua ke rumah sakit!”
Akhirnya gua pun bawa dia ke rumah sakit. Dokter bilang dia emang sedang hamil 6 bulan dan gua dikira suaminya. Dalam hati gua baru nyadar kenapa dia jadi egois gitu, gua rasa dia punya beban yang berat dalam hidupnya sebab dia hamil tanpa suami. Akhirnya gua mencoba bersikap menerima dia dalam hidup gua sebagai sahabat. Gua jadi prihatin, dia hidup sendirian. Dia cerita kalau orang tuanya uda meninggal dengan mendadak karena kecelakaan pesawat. Saat gua tanya dimana bapak si jabang bayi.
“ Gua ga tau.. namanya Fendy.. dia yang punya BB yang lu pake.. orangnya uda ilang..”
“ Jadi anak ini bakal ga punya ayah dong..”
“ Lu lah yang jadi ayahnya…”
“ Gua belum siap jadi bapak..”
“ Itu takdir loe…”
Iya, Angel memang benar gua adalah takdir dia. Walaupun dia orang yang egois dan galak, sebenarnya dia itu baik. Gua bisa rasain dia hanya stress sama hidup dia. Gua akhirnya selalu menjaga dia setiap bulan, hingga suatu ketika saat gua lagi dikamar. Seorang teman gua datang, dia orang yang menjual BB ini ke gua. Gua jadi mau tau siapa orang yang disebut Fendy oleh Angel. Ketika gua datang dan nemuin dia, bertapa marahnya gua ketika dia bilang.
“ Angel cewek murahan, gua berhubungan sama dia karena suka sama suka, jangan bilang itu anak gua.. bisa aja anak orang lain..”
Gua hajar itu orang sambil meninggalkan laki-laki berengsek itu. Hari ini tidak seperti biasanya Angel ga bb gua, gua pun bb dia untuk pertama kalinya.
“ Tumben lu BB gua duluan..” tanya Angel.
“ Cuma merasa aneh aja lu ga ada perintah hari ini..”
“ Sorry selama ini membuat lu selalu merasa sibuk..” kata sorry pertama dalam sejarah gua kenal dia.
“ Gapapa gua senang kok jalanin semua ini..!”
“ Martin.. apa impian lu dalam hidup?”
“ Impian gua dalam hidup jadi orang sukses dan punya keluarga bahagia..”
“ Hm.. kalau gitu lu ga bahagia dong sekarang..”
“ Ga terlalu.”
“ yauda kalau gitu ntar malam lu datang ke apartement gua , gua mau makan malam sama lo..”
“ Waduh.. serius lo..!”
“ Kalau jam 7 Lu ga datang,gua bakal suruh polisi jemput lo..” ujar Angel yang galaknya keluar.
Gua begitu bahagia ketika datang dia masak untuk pertama kalinya buat gua, terang aja dia jago masak. Dulu kan dia kuliah di UPH jurusan pariwisata dan masak-masak.Malam itu berbeda dengan hari lainnya, dia begitu hangat dan cantik. Dia memberikan pancaran kebahagiaan dari wajahnya, gua juga begitu terkesan dengan semua yang ia lakukan malam ini dengan makan malamnya. Lalu gua bertanya..
“ Angel apa imipian lu dalam hidup?”
“ Berjumpa dengan orang seperti lu dalam hidup gua..”
“ Oh ya terima kasih..”
“ So.. Sekarang lu bahagia..!”
“ Gua bahagia..” dalam hati gua tapi gua sensara.
“ gua berharap kelak gua bisa wujubkan impian lu seperti lu mewujubkan impian gua berjumpa dengan orang seperti lu..”
“ Waduh jangan bikin gua GR dong.. ada ada aja..”
Malam itu pun berakhir, ntah mengapa sejak malam itu Angel ga pernah lagi panggi gua di BB. Saat gua panggil pun dia ga jawab. Gua ga tau nomor telepon dia karena selama ini selalu pake BB, gua pun berinistif ke Apartement dia tapi ga ada yang buka pintu. Gua merasa kehilangan besar dalam hidup gua, apalagi gua tau sebentar lagi dia akan ngelahirin anak.
Gua bersedih hati sampai detik ini pun gua ga menemukan dia.. Gua sadar gua menderita selama ini karena selalu jadi babu dia, tapi dibalik penderitaan itu gua sejujurnya merasa senang bisa mengenal Angel. Dia gadis yang kuat walaupun menerima kanyataan pahit dalam hidupnya setelah orang tuanya meninggal karena kecelakaan dan hamil tanpa ayah.
Suatu ketika gua hanya mendapat pesan terakhir dari dia yang bilang ke gua,
I have baby in my life and the name its Martin..
Tapi sayang gua ga pernah lagi tau dia dimana dan gua hanya bilang dia sebagai
MY BLACKBERRY GIRLFRIEND dan saat ini gua pun menciptkan sebuah lagu untuknya.. Semoga ketika dia mendengar lagu ini dia tau kalau gua begitu bahagia mengenal dia.
bila anda melihat Angel email agnesdavonar [at] hotmail.com
http://www.facebook.com/agnesdavonartiga

terima kasih sudah membaca kisah ini

8
 _/\_ buka topik baru buat yang mau tanya tanya soal amulet dari thai dan kegunaannya...silahken masuk.

9
 _/\_ Buat sodara-sodara seDhamma  ;D yang tertarik menambah pengetahuan Buddhism, di link ini ada koleksi bageus bagues...silahkan diintip

http://buddhisttorrents.blogspot.com/

10
Halo halo,
ada yang tahu ga Sutra Tantra(tibetan) yang menyebutkan perang antara Shiva dan Vajrapani yang mana Shiva dikalahkan dan dibunuh dan ketika dihidupkan kembali, Shiva menganut Buddhisme karena mengakui kekalahannya?

11
Buddhisme untuk Pemula / MOVED: [ask] Jinaputra (Buddha’s son)
« on: 17 February 2009, 03:22:47 PM »

12
Ada yang bisa memberikan tanggapan trus apakah di Jakarta sendiri ada pusat untuk belajar Tantra yang pastinya bukan sempalan seperti om F atau TBSN?

13
Kafe Jongkok / Ketika Obama memakai pemutih
« on: 13 February 2009, 01:24:54 PM »

14
Lingkungan / [HELP]Ada yang tahu Vajrayana Nyingma Sect di Jakarta ga?
« on: 11 February 2009, 04:24:50 PM »
ada yang bisa kasih tau alamatnya untuk mempelajari Vajarayana aliran Nyingma?

15
 _/\_ tolong yahhh....

Pages: [1] 2 3 4 5 6 7