Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Komunitas => Kafe Jongkok => Game => Topic started by: Satria on 16 June 2011, 03:47:38 PM

Title: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 16 June 2011, 03:47:38 PM
maaf bro, saya balik lagi ....

dan mohon izin kepada admin dan moderator untuk membuat aturan game di thread ini. Mudah-mudahan ada kawan mau berpartisipasi!

sejak semula, saya datang ke sini dengan niat untuk belajar. Sekarang, saya mencoba belajar dengan cara berbeda. saya tidak akan berdiskusi, apalagi berdebat, tapi saya mencoba belajar dengan cara membuat "game" tanya-jawab-tanya".

Pertama-tama, saya akan mengajukan sebuah pertanyaan. silahkan anda menjawabnya.
Kedua, orang yang pertama kali menjawab, dialah yang berhak mengajukan 1 pertanyaan.
Ketiga, pertanyaan yang diajukan harus seputar budhisme.
Keempat, pertanyaan yang diajukan boleh atas dasar ingin mengetahui jawaban tersebut, karena kita benar-benar tidak mengetahuinya atau karena kita ingin mengetahui jawaban orang lain untuk dibandingkan dengan jawaban lain yang sudah kita ketahui.
Kelima, kita boleh menguraikan argumentasi dari jawaban-jawaban kita, tapi kita tidak boleh menilai atau memperdebatkan atau menyangkal jawaban-jawaban orang lain. prinsipnya "biarkan orang lain dengan jawabannya sendiri", tanpa harus diperdebatkan. kalau jawaban itu benar, mari kita ambil sebagai pelajaran yang berharga. kalau jawaban tersebut salah, mari kita abaikan saja.
Keenam, tidak boleh ada yang berkomentar, kecuali dalam bentuk menjawab pertanyaan yang telah diajukan oleh orang lain.
Ketujuh, tidak boleh ada yang mengajukan pertanyaan sebelum memberikan suatu jawaban.
Kedelapan, yang memberikan jawaban "tidak tahu" tidak boleh mengajukan pertanyaan berikutnya.
kesembilan, jika semua jawaban adalah "tidak tahu", maka penanya boleh menjawab pertanyaannya sendiri, bila memang sudah tau jawabannya. lalu mengajukan pertanyaan lainnya. atau langsung mengajukan pertanyaan lainnya, bila memang tidak tau jawaban dari pertanyaan sendiri tersebut.
Kesepuluh, tidak boleh mengajukan pertanyakan mengenai persoalan pribadi.
kesebelas, mari kita niati bermain game ini untuk saling membantu dan menularkan pengetahuan pada orang lain.

untuk memulai, saya ajukan sebuah pertanyaan :

Seseorang yang telah mencapai Jhana-4, apakah masih mungkin untuk melakukan suatu kejahatan?

silahkan dilanjut !
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: M14ka on 16 June 2011, 03:53:12 PM
Mungkin

*peraturan no 5 diubah donk, boleh dikoreksi orang kalo salah....kalo gak tar malah menjadi pandangan salah hehe...

Apakah kamma dengan karma sama?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 16 June 2011, 03:55:38 PM
Mungkin

*peraturan no 5 diubah donk, boleh dikoreksi orang kalo salah....kalo gak tar malah menjadi pandangan salah hehe...

Apakah kamma dengan karma sama?

beda tulisan, beda bunyi, tapi sama makna.

apakah hubungannya Abhina dengan Jhana?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: M14ka on 16 June 2011, 04:07:22 PM
Abhiñña berarti kemampuan atau kekuatan batin yang luar biasa, atau tenaga batin.
Abhiñña akan timbul dalam diri orang yang telah mencapai jhana-jhana, dimana jhana tingkat keempat (catuttha-jhana) merupakan dasar untuk timbulnya abhiñña ini. Namun, hal ini juga tergantung pada kusala-kamma (perbuatan baik) dari kehidupan yang lampau.

Apakah beda vihara, kuil, kelenteng dan cetiya?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 16 June 2011, 04:09:45 PM
Abhiñña berarti kemampuan atau kekuatan batin yang luar biasa, atau tenaga batin.
Abhiñña akan timbul dalam diri orang yang telah mencapai jhana-jhana, dimana jhana tingkat keempat (catuttha-jhana) merupakan dasar untuk timbulnya abhiñña ini. Namun, hal ini juga tergantung pada kusala-kamma (perbuatan baik) dari kehidupan yang lampau.

Apakah beda vihara, kuil, kelenteng dan cetiya?

tidak tau
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: bluppy on 16 June 2011, 06:22:50 PM
vihara = ada tempat tinggal bhikkhu (kuti)
cetiya = tidak ada tempat tinggal bhikkhu (kuti)
kelenteng = tempat ibadah kong hu cu? atau kelenteng dewa2?
kuil     = kuil Hindu?

nunggu dikoreksi jawabannya...so no next question
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Mas Tidar on 17 June 2011, 05:03:31 AM
seperti pisau didapur digunakan untuk mengupas kulit buah, memotong daging dll
atau Anda ingin menggunakannya untuk menyembelih ayam, menusuk musuh Anda ?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 17 June 2011, 07:58:34 PM
seperti pisau didapur digunakan untuk mengupas kulit buah, memotong daging dll
atau Anda ingin menggunakannya untuk menyembelih ayam, menusuk musuh Anda ?

Maaf Mas Tidar, mohon pertanyaannya di posting ulang dengan menghilangkan kata "anda".

Peraturan no. 10, tidak boleh menanyakan persoalan pribadi. itu artinya kita tidak mengajukan pertanyaan tentang "saya" maupun "anda".

terima kasih atas partisipasinya di thread ini. setelah menjawab pertanyaan berikutnya, Mas Tidar bisa memposting ulang pertanyaannya.

Apakah Abhina mustahil muncul setelah Jhana-1?

Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Indra on 17 June 2011, 08:34:06 PM
dan sudah waktunya saya memutuskan untuk pergi. serta mengucapkan "terima kasih" dan "selamat tinggal" kepada semua kawan-kawan DC.
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: wang ai lie on 17 June 2011, 08:40:24 PM
 =)) =)) =)) :jempol: :hammer:
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Adhitthana on 18 June 2011, 01:01:21 AM
memang lidah tak bertulang  ^-^
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Sunyata on 18 June 2011, 01:52:27 AM
Maaf Mas Tidar, mohon pertanyaannya di posting ulang dengan menghilangkan kata "anda".

Peraturan no. 10, tidak boleh menanyakan persoalan pribadi. itu artinya kita tidak mengajukan pertanyaan tentang "saya" maupun "anda".

terima kasih atas partisipasinya di thread ini. setelah menjawab pertanyaan berikutnya, Mas Tidar bisa memposting ulang pertanyaannya.

Apakah Abhina mustahil muncul setelah Jhana-1?
Tidak tahu. Menurut yang saya baca Abhinna dapat muncul kalau seseorang berdiam dalam Jhana 4 berjam-jam dan keluar dari Jhana-nya. Jadi itu sangat lama, tidak seperti yang dibayangkan. Yang saya tahu, hanya 2 orang yang dapat keluar-masuk Jhana 4 dengan cepat, yaitu Buddha dan YA.Moggalana. Maaf kalau ada yang salah tulis.
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 18 June 2011, 11:26:47 AM
Tidak tahu. Menurut yang saya baca Abhinna dapat muncul kalau seseorang berdiam dalam Jhana 4 berjam-jam dan keluar dari Jhana-nya. Jadi itu sangat lama, tidak seperti yang dibayangkan. Yang saya tahu, hanya 2 orang yang dapat keluar-masuk Jhana 4 dengan cepat, yaitu Buddha dan YA.Moggalana. Maaf kalau ada yang salah tulis.

Ada Jhana, Cakra dan Nimita. apakah hubungan dari ketiganya?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 19 June 2011, 10:51:24 PM
Ada Jhana, Cakra dan Nimita. apakah hubungan dari ketiganya?

karena belum ada yang bisa menjawab pertanyaan ini, akan saya simpan pertanyaan ini dalam daftar "Kumpulan Pertanyaan Belum Terjawab". selanjutnya, saya akan menanyakan hal lainnya :

Sidharta Gautama memiliki 3 orang anak. siapakah nama mereka satu persatunya?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 20 June 2011, 03:03:59 PM
Di dalam sutta yang mana sang Buddha pernah menggunakan istilah Vipassana?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: dilbert on 20 June 2011, 03:31:04 PM
 [at] Satria, coba bertumimbal lahir lagi menjadi nama rupa baru... minta sama TUHAN DC
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 20 June 2011, 03:51:35 PM
[at] Satria, coba bertumimbal lahir lagi menjadi nama rupa baru... minta sama TUHAN DC

terima kasih atas sarannya. tapi saya sangat menikmati id yang skarang ini, dengan nama Satria.

saya tau, mereka tidak respect lagi sama saya. mereka mengacuhkan saya. ini bukan masalah. Justru ini adalah kesempatan saya untuk berjumpa dengan kawan yang terbaik, yang bisa menjadi sahabat sejati. saya hanya perlu menunggu.  mereka yang selalu menyimpan "rasa tidak suka" dan "melekat pada masa lalu", bukanlah kawan sejati.

sekali lagi, terima kasih atas sarannya.
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: kakao on 20 June 2011, 04:51:24 PM
karena belum ada yang bisa menjawab pertanyaan ini, akan saya simpan pertanyaan ini dalam daftar "Kumpulan Pertanyaan Belum Terjawab". selanjutnya, saya akan menanyakan hal lainnya :

Sidharta Gautama memiliki 3 orang anak. siapakah nama mereka satu persatunya?
3 anak?? satu kali rahula namanya (yaitu belenggu artinya ) dia ngomong gini Rahula jato bandanang jatang (satu belenggu telah lahir) kalau istana ada 3 ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 20 June 2011, 04:53:29 PM
3 anak?? satu kali rahula namanya (yaitu belenggu artinya ) dia ngomong gini Rahula jato bandanang jatang (satu belenggu telah lahir) kalau istana ada 3 ;D

karena anda telah menjawab, silahkan mengajukan pertanyaannya!
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: kakao on 20 June 2011, 04:58:19 PM
karena anda telah menjawab, silahkan mengajukan pertanyaannya!
ok ketika siddharta gautama lahir, ada 7 bunga teratai tumbuh dikakinya,.pertanyaan saya adalah pas langkah ketujuh itu Siddharta Gotama ?..
a. Duduk
b.tetap berdiri
c.menghampiri ibunya
d.menangis
e.bicara lantang tentang kelahirannya
gampang kan ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 20 June 2011, 05:11:29 PM
ok ketika siddharta gautama lahir, ada 7 bunga teratai tumbuh dikakinya,.pertanyaan saya adalah pas langkah ketujuh itu Siddharta Gotama ?..
a. Duduk
b.tetap berdiri
c.menghampiri ibunya
d.menangis
e.bicara lantang tentang kelahirannya
gampang kan ;D


bicara tentang kelahirannya.

giliran saya.

Sang Buddha pernah berkata, "Tathagatha itu setelah parinibana, dia bukannya terlahir dan bukannya tidak terlahir? Hal ini tidak mudah difahami, hanya dapat diselami oleh para bijaksana."

di sutta mana sang Buddha tercatat berkata demikian?

Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 21 June 2011, 08:35:15 PM
bicara tentang kelahirannya.

giliran saya.

Sang Buddha pernah berkata, "Tathagatha itu setelah parinibana, dia bukannya terlahir dan bukannya tidak terlahir? Hal ini tidak mudah difahami, hanya dapat diselami oleh para bijaksana."

di sutta mana sang Buddha tercatat berkata demikian?
Maha Parinibbana sutta ya?..hehehe kasih tau ya kalo benar...hehehe  ;D ;D ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: dato' tono on 21 June 2011, 08:59:45 PM
tau kah cerita tentang arupa brahma yang berpandangan salah dan merasa dirinya lah pencipta alam semesta ?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 21 June 2011, 09:11:59 PM
tau kah cerita tentang arupa brahma yang berpandangan salah dan merasa dirinya lah pencipta alam semesta ?

brahma baka ya?....hehehe dari syair ke 7 jaya manggala gatha...:D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: bawel on 21 June 2011, 09:16:52 PM
tau kah cerita tentang arupa brahma yang berpandangan salah dan merasa dirinya lah pencipta alam semesta ?

brahmajala sutta ;D.

Spoiler: ShowHide

1. "Para bhikkhu, ada beberapa pertapa dan brahmana yang berpandangan 'Semi-Eternalis' pada hal-hal tertentu, dengan empat cara mereka berpendapatan bahwa 'atta' dan 'loka' ada bagian yang kekal dan ada bagian yang tidak kekal.

Apakah asal mula dan dasar mereka berpandangan demikian?

2. Para bhikkhu, pada suatu masa yang lampau setelah berlangsungnya suatu masa yang lama sekali, 'bumi ini belum ada'.

Ketika itu umumnya makhluk-makhluk hidup di alam dewa Abhassara, di situ mereka hidup ditunjang oleh kekuatan pikiran, diliputi kegiuran, dengan tubuh yang bercahaya dan melayang-layang di angkasa hidup diliputi kemegahan, mereka hidup demikian dalam masa yang lama sekali.

3. Demikianlah, pada suatu waktu yang lampau ketika berakhirnya suatu yang lama sekali, bumi ini mulai berevolusi dalam pembentuk, ketika hal ini terjadi alam Brahma kelihatan dan masih kosong.

Ada makhluk dari alam dewa Abhassara yang 'masa hidupnya atau 'pahala kamma baiknya' untuk hidup di alam itu telah habis, ia meninggal dari alam Abhassara itu dan terlahir kembali di alam Brahma.

Disini, ia hidup ditunjang pula oleh kekuatan pikirannya diliputi kegiuran, dengan tubuh yang bercahaya-cahaya yang melayang-layang di angkasa, hidup diliputi kemegahan, ia hidup demikian dalam masa yang lama sekali.

4. Karena terlalu lama ia hidup sendirian di situ, maka dalam dirinya muncullah rasa ketidak puasan, juga muncul suatu keinginan,

'O, semoga ada makhluk lain yang datang dan hidup bersama saya di sini!

Pada saat itu ada makhluk lain yang disebabkan oleh masa usianya atau pahala kamma baiknya telah habis, mereka meninggal di alam Abhassara dan terlahir kembali di alam Brahma sebagai pengikutnya, tetapi dalam banyak hal sama dengan dia.

5. Para bhikkhu, berdasarkan itu, maka makhluk pertama yang terlahir di alam Brahma berpendapat :

"Saya Brahma, Maha Brahma, Maha Agung, Maha Kuasa, Maha Tahu, Penguasa, Tuan Dari Semua, Pembuat, Pencipta, Maha Tinggi, Penentu tempat bagi semua makhluk, asal mula kehidupan, Bapa dari yang telah ada dan yang akan ada.

Semua makhluk ini adalah ciptaanku".


Mengapa demikian?

Baru saja saya berpikir, 'semoga mereka datang', dan berdasarkan pada keinginanku itu maka makhluk-makhluk ini muncul.

Makhluk-makhluk itu pun berpikir, 'dia Brahma, Maha Brahma, Maha Agung, Maha Kuasa, Maha Tahu, Penguasa, Tuan dari semua, Pembuat, Pencipta, Maha Tinggi, penentu tempat bagi semua makhluk, asal mula kehidupan, Bapa dari yang telah ada dan yang akan ada.

Kita semua adalah ciptaannya. Mengapa?

Sebab, setahu kita, dialah yang lebih dahulu berada di sini, sedangkan kita muncul sesudahnya".

6. "Para bhikkhu, dalam hal ini makhluk pertama yang berada di situ memiliki usia yang lebih panjang, lebih mulia, lebih berkuasa daripada makhluk-makhluk yang datang sesudahnya.

Para bhikkhu, selanjutnya ada beberapa makhluk yang meninggal di alam tersebut dan terlahir kembali di bumi.

Setelah berada di bumi ia meninggalkan kehidupan berumah tangga dan menjadi pertapa.

Karena hidup sebagai pertapa, maka dengan bersemangat, tekad, waspada dan kesungguhan bermeditasi, pikirannya terpusat, batinnya menjadi tenang dan memiliki kemampuan untuk mengingat kembali satu kehidupannya yang lampau, tetapi tidak lebih dari itu.

Mereka berkata :

"Dia Brahma, Maha Brahma, Maha Agung, Masa Kuasa, Penguasa, Tuan dari semua, Pembuat, Pencipta, Maha Tinggi, Penentu tempat bagi semua makhluk, asal mula kehidupan, Bapa dari yang telah ada dan yang akan ada.

Dialah yang menciptakan kami, ia tetap kekal dan keadaannya tidak berubah, ia akan tetap kekal selamanya, tetapi kami yang diciptakannya dan datang ke sini adalah tidak kekal, berubah dan memiliki usia yang terbatas."

"Para bhikkhu, inilah pandangan pertama tentang asal mula dan dasar dari ajaran beberapa pertapa dan brahmana yang berpandangan - Semi-Eternalis pada hal-hal tertentu, yang berpendapat bahwa 'atta' dan 'loka' sebagian kekal dan sebagian tidak kekal".
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Mas Tidar on 25 June 2011, 02:20:10 PM
Maaf Mas Tidar, mohon pertanyaannya di posting ulang dengan menghilangkan kata "anda".

Peraturan no. 10, tidak boleh menanyakan persoalan pribadi. itu artinya kita tidak mengajukan pertanyaan tentang "saya" maupun "anda".

terima kasih atas partisipasinya di thread ini. setelah menjawab pertanyaan berikutnya, Mas Tidar bisa memposting ulang pertanyaannya.

Apakah Abhina mustahil muncul setelah Jhana-1?

saya hanya menyebut "Anda" sebagai pribadi yang perlu dihormati secara halus. Kalau Anda tidak mau yah udah saya selanjutnya akan ganti dengan notasi Kamu / ente / koe / loe
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Mas Tidar on 25 June 2011, 02:23:36 PM

dan sudah waktunya saya memutuskan untuk pergi. serta mengucapkan "terima kasih" dan "selamat tinggal" kepada semua kawan-kawan DC.


owalah gitu tho... masi penasaran kali banyak pertanyaan :)
makasih om Indra sudah ingatkan :)
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 27 June 2011, 08:32:21 PM
Menurut sang Buddha, semangat dapat dilihat di dalam 4 hal. Bagaimana dengan kemarahan, di dalam berapa hal apa saja ia dapat dilihat?

Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 28 June 2011, 03:49:41 PM
Setelah 70 tahun menjadi penganut agama Buddha, apakah ada jaminan seorang pemarah menjadi penyabar, seorang pendengki menjadi pengasih, dan apakah ada jaminan seorang yang pelit menjadi dermawan?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Forte on 28 June 2011, 06:41:03 PM
Setelah 70 tahun menjadi penganut agama Buddha, apakah ada jaminan seorang pemarah menjadi penyabar, seorang pendengki menjadi pengasih, dan apakah ada jaminan seorang yang pelit menjadi dermawan?
Seorang pasien yang pergi mengunjungi dokter yang termasyur dalam mengobati semua penyakit. Sang dokter memberikan resep obat untuk ditebus. Si pasien menebus obat namun TIDAK MENGKONSUMSI obat tersebut.. Apakah ada jaminan pasien tersebut sembuh ?

_/\_
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 28 June 2011, 10:14:08 PM
Seorang pasien yang pergi mengunjungi dokter yang termasyur dalam mengobati semua penyakit. Sang dokter memberikan resep obat untuk ditebus. Si pasien menebus obat namun TIDAK MENGKONSUMSI obat tersebut.. Apakah ada jaminan pasien tersebut sembuh ?

_/\_


tidak ada jaminan.

seorang dokter, dia diakui sebagai dokter, adalah karena pekerjaan yang dilakukannya bukan karena pengakuannya, "aku adalah seorang dokter".  Sedangkan, seseorang diakui dan disebut budhis karena apanya?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 28 June 2011, 10:21:17 PM
tidak ada jaminan.

seorang dokter, dia diakui sebagai dokter, adalah karena pekerjaan yang dilakukannya bukan karena pengakuannya, "aku adalah seorang dokter".  Sedangkan, seseorang diakui dan disebut budhis karena apanya?

karena menjalankan sila dan mempraktekkan dhamma sang Buddha...juga karena alasan........untuk catatan di KTP hahaha...bcanda.. ;D ;D ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Forte on 28 June 2011, 10:25:16 PM
tidak ada jaminan.

seorang dokter, dia diakui sebagai dokter, adalah karena pekerjaan yang dilakukannya bukan karena pengakuannya, "aku adalah seorang dokter".  Sedangkan, seseorang diakui dan disebut budhis karena apanya?
saya kurang sependapat bro..
seseorang melakukan praktek dokter tanpa ijazah kedokteran tidak bisa dikatakan seorang dokter.
untuk mendapatkan ijazah kedokteran seseorang tentu harus belajar akan ilmu kedokteran dan mengikuti ujian dan lulus menjadi seorang dokter

seseorang yang bertindak layaknya Buddha tanpa penerangan agung tidak bisa dikatakan seorang Buddha.
untuk menjadi seorang Buddha, seseorang perlu belajar dan mempraktekkan untuk melepas semua kotoran batin dan "lulus ujian" Pencerahan sehingga menjadi seorang Buddha (arahant)

umat Buddha / Buddhist bisa dikatakan mahasiswa kedokteran yang belum ujian.. Disebut mahasiswa kedokteran karena tertarik dan mau belajar mengenai kedokteran.. Disebut umat Buddha karena tertarik dan mau belajar mengenai Buddhisme.

note : ini hanya pendapat pribadi.. ;D
_/\_
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 28 June 2011, 10:28:03 PM
saya kurang sependapat bro..
seseorang melakukan praktek dokter tanpa ijazah kedokteran tidak bisa dikatakan seorang dokter.
untuk mendapatkan ijazah kedokteran seseorang tentu harus belajar akan ilmu kedokteran dan mengikuti ujian dan lulus menjadi seorang dokter

seseorang yang bertindak layaknya Buddha tanpa penerangan agung tidak bisa dikatakan seorang Buddha.
untuk menjadi seorang Buddha, seseorang perlu belajar dan mempraktekkan untuk melepas semua kotoran batin dan "lulus ujian" Pencerahan sehingga menjadi seorang Buddha (arahant)

umat Buddha / Buddhist bisa dikatakan mahasiswa kedokteran yang belum ujian.. Disebut mahasiswa kedokteran karena tertarik dan mau belajar mengenai kedokteran.. Disebut umat Buddha karena tertarik dan mau belajar mengenai Buddhisme.

note : ini hanya pendapat pribadi.. ;D
_/\_


koko kuliah di jurusan kedokteran ya?  ;D ;D ;D ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Forte on 28 June 2011, 10:30:06 PM

koko kuliah di jurusan kedokteran ya?  ;D ;D ;D ;D
kaga.. menjadi dokter cita2 yang gak kesampean.. ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 28 June 2011, 10:39:51 PM
saya kurang sependapat bro..
seseorang melakukan praktek dokter tanpa ijazah kedokteran tidak bisa dikatakan seorang dokter.
untuk mendapatkan ijazah kedokteran seseorang tentu harus belajar akan ilmu kedokteran dan mengikuti ujian dan lulus menjadi seorang dokter

seseorang yang bertindak layaknya Buddha tanpa penerangan agung tidak bisa dikatakan seorang Buddha.
untuk menjadi seorang Buddha, seseorang perlu belajar dan mempraktekkan untuk melepas semua kotoran batin dan "lulus ujian" Pencerahan sehingga menjadi seorang Buddha (arahant)

umat Buddha / Buddhist bisa dikatakan mahasiswa kedokteran yang belum ujian.. Disebut mahasiswa kedokteran karena tertarik dan mau belajar mengenai kedokteran.. Disebut umat Buddha karena tertarik dan mau belajar mengenai Buddhisme.

note : ini hanya pendapat pribadi.. ;D
_/\_


silahkan, pertanyaanya!
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Forte on 28 June 2011, 10:45:28 PM
belum ada pertanyaan bro..
saya cuma numpang lewat di sini, melihat bro bertanya namun tidak direspon..
lalu timbul pikiran saya untuk membantu memberi jawaban..
hanya itu saja..

jadi jika bro ada pertanyaan.. silakan saja dahului.. kalau saya bisa jawab akan saya jawab, kalau saya tidak bisa jawab.. ya saya akan bilang saya tidak tahu..
maap.. ilmu buddhisme masih secuil.. hehehe
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 28 June 2011, 10:47:00 PM
belum ada pertanyaan bro..
saya cuma numpang lewat di sini, melihat bro bertanya namun tidak direspon..
lalu timbul pikiran saya untuk membantu memberi jawaban..
hanya itu saja..

jadi jika bro ada pertanyaan.. silakan saja dahului.. kalau saya bisa jawab akan saya jawab, kalau saya tidak bisa jawab.. ya saya akan bilang saya tidak tahu..
maap.. ilmu buddhisme masih secuil.. hehehe

gak direspon? gw tadi udah respon...hahahaha :hammer:  ;D ;D ;D ;D :D :D :D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Forte on 28 June 2011, 10:48:23 PM
gak direspon? gw tadi udah respon...hahahaha :hammer:
iya bro sudah respon.. maksud saya buat bro Satria.. reply 27 kan tidak dijawab.. kebetulan saya juga tidak tahu jawabannya..
namun pada reply 28, saya ada jawaban.. tapi gak tahu salah / benar.. ya saya tuliskan saja..

pada reply 28, pun saya menjawab dengan bertanya.. dengan maksud tidak ada jaminan seseorang menjadi lebih baik jika tidak mempraktekkan ajaran itu sendiri..
ibarat pasien yang mengunjungi dokter terbaik, namun tidak mengkonsumsi obat.. sama saja tidak berguna..
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 28 June 2011, 10:50:21 PM
iya bro sudah respon.. maksud saya buat bro Satria.. reply 27 kan tidak dijawab.. kebetulan saya juga tidak tahu jawabannya..
namun pada reply 28, saya ada jawaban.. tapi gak tahu salah / benar.. ya saya tuliskan saja..



hahaha....sori kalo gitu....aduh...gw masih 14 tahun,jangan dulu di panggil bro...........hehehe ;D ;D ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Forte on 28 June 2011, 10:51:52 PM
tidak masalah.. saya juga tidak men-quote pernyataan dari bro Satria.. wajar kalau ada yang salah paham..
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 28 June 2011, 11:13:50 PM
di dalam sutta, sang Buddha pernah membahas tentang kekuatan Keyakinan. apakah yang dimaksud dengan kekuatan keyakinan oleh sang Buddha tersebut sama dengan "kekuatan iman" ?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 28 June 2011, 11:21:06 PM
di dalam sutta, sang Buddha pernah membahas tentang kekuatan Keyakinan. apakah yang dimaksud dengan kekuatan keyakinan oleh sang Buddha tersebut sama dengan "kekuatan iman" ?

iman yang dimaksud ko2 satria disini iman yang mana dulu? kalo kekuatan Keyakinan yang dimaksud sang Buddha adalah keyakinan/saddha pada sesuatu yang berkondisi (termasuk diri sendiri) sehingga menimbulkan kekuatan tertentu dan rasa tertentu (mis.percaya diri,dsb) yang mirip2 dengan efek placebo.kalo kekuatan iman,hanya percaya dan yakin saja kepada sesuatu tertentu yang hanya menimbulkan perasaan tertentu saja dan tidak berdampak apa2 (mis.beriman kepada tuhan,hanya menimbulkan efek rasa aman dan percaya diri lagi....adakah efek tertentunya)

kesimpulannya...kekuatan Keyakinan bersifat lebih universal... ;D ;D ;D ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 28 June 2011, 11:23:21 PM
iman yang dimaksud ko2 satria disini iman yang mana dulu? kalo kekuatan Keyakinan yang dimaksud sang Buddha adalah keyakinan/saddha pada sesuatu yang berkondisi (termasuk diri sendiri) sehingga menimbulkan kekuatan tertentu dan rasa tertentu (mis.percaya diri,dsb) yang mirip2 dengan efek placebo.kalo kekuatan iman,hanya percaya dan yakin saja kepada sesuatu tertentu yang hanya menimbulkan perasaan tertentu saja dan tidak berdampak apa2 (mis.beriman kepada tuhan,hanya menimbulkan efek rasa aman dan percaya diri lagi....adakah efek tertentunya)

kesimpulannya...kekuatan Keyakinan bersifat lebih universal... ;D ;D ;D ;D

kekuatan keyakinan itu dapat terlihat di dalam hal apa saja?
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Janindra d' Sihamuni on 28 June 2011, 11:28:33 PM
kekuatan keyakinan itu dapat terlihat di dalam hal apa saja?

kekuatan keyakinan itu sangat mudah ditemukan contohnya....jika koko yakin diri akan melindungi koko,maka otomatis koko akan percaya diri,dan segalanya akan lebih mudah,karena objek keyakinan itu nyata/konkrit (tubuh koko sendiri) ingat koko,pikiran itu mengendalikan segalanya dalam diri koko,ini disebut [janindra] sugesti pikiran [/janindra]

jika objek keyakinan itu abstrak/belum tentu ada,apakah dampak positif yang dibawa selain rasa percaya diri?

 ;D ;D ;D
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: wang ai lie on 29 June 2011, 10:55:50 AM
belum ada pertanyaan bro..
saya cuma numpang lewat di sini, melihat bro bertanya namun tidak direspon..
lalu timbul pikiran saya untuk membantu memberi jawaban..
hanya itu saja..

jadi jika bro ada pertanyaan.. silakan saja dahului.. kalau saya bisa jawab akan saya jawab, kalau saya tidak bisa jawab.. ya saya akan bilang saya tidak tahu..
maap.. ilmu buddhisme masih secuil.. hehehe

perlu bantuan bro,,? silahkan anda bertanya dan saya akan membantu menjawab  :))
Quote
tetapi harus sesuai dengan logika ya ,tapi saya jawabnya pake jurus muter   :))
Title: Re: Tanya-Jawab-Tanya Buddhisme
Post by: Satria on 30 June 2011, 05:23:49 PM
kekuatan keyakinan itu sangat mudah ditemukan contohnya....jika koko yakin diri akan melindungi koko,maka otomatis koko akan percaya diri,dan segalanya akan lebih mudah,karena objek keyakinan itu nyata/konkrit (tubuh koko sendiri) ingat koko,pikiran itu mengendalikan segalanya dalam diri koko,ini disebut [janindra] sugesti pikiran [/janindra]

jika objek keyakinan itu abstrak/belum tentu ada,apakah dampak positif yang dibawa selain rasa percaya diri?

 ;D ;D ;D

jika objek keyakinan itu abstrak, maka keyakinan tidak akan kokoh.

kata sang Buddha, keyakinan kekuatan keyakinan dapat dilihat di dalam 4 hal. apa sajakah itu?