Forum Dhammacitta

Komunitas => Politik, ekonomi, Sosial dan budaya Umum => Topic started by: F.T on 16 September 2008, 01:24:04 PM

Title: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: F.T on 16 September 2008, 01:24:04 PM
Demi uang sebesar Rp 30.000, ribuan orang di Jl Wahidin, Pasuruan, rela berdesak-desakkan hingga menewaskan 21 orang.

Peristiwa tragis itu terjadi saat pembagian zakat yang dimulai pukul 10.00 WIB. Ribuan warga miskin yang datang dari berbagai pelosok desa di sekitar Kota dan Kabupaten Pasuruan itu berebut saling berdesakan guna mendapatkan zakat dengan nilai nominal Rp 30.000 per orang yang diberikan keluarga dermawan H Soikhon di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Pasuruan.

Keluarga Soikhon mengatur para penerima zakat untuk masuk satu per satu ke halaman rumahnya, sehingga ribuan orang yang terkonsentrasi di sebuah gang tak bisa bergerak, bahkan orang yang pingsan pun tidak bisa keluar. Puncaknya adalah 21 orang tewas!

Makin jelas bagi kita, seperti apa rupa kemiskinan yang terjadi di negeri ini. Jelas bukan seperti yang dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengklaim angka kemiskinan di Indonesia telah mengalami penurunan sebesar 10 juta jiwa selama Indonesia dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jika sebelumnya angka kemiskinan mencapai 40 juta jiwa, saat ini jumlah penduduk miskin di Tanah Air diperkirakan berjumlah 30 juta jiwa.

Kemiskinan tak lagi menjadi mimpi buruk. Ia telah benar-benar menjelma menjadi barisan manusia-manusia tak berdaya yang hadir di mana pun ada remah-remah rezeki, termasuk di rumah keluarga H Saikhon.

Ya, mereka adalah para fakir miskin yang berniat menerima zakat. Sekali lagi zakat, sebuah terminologi yang di dalamnya mengandung kemuliaan hidup berupa kasih sayang terhadap sesama lewat tindakan berbagi.

Zakat adalah rukun ketiga dari Rukun Islam. Secara harfiah zakat berarti "tumbuh", "berkembang", "menyucikan", atau "membersihkan". Sementara, secara terminologi syari'ah, zakat merujuk pada aktivitas memberikan sebagian kekayaan dalam jumlah dan perhitungan tertentu untuk orang-orang tertentu sebagaimana ditentukan.

Si pemberi zakat jelas orang mampu secara material. Orang yang memiliki niat dan tindakan luhur untuk berbagi dengan sesama dan berharap pahala dari Allah. Adapun si penerima zakat di antaranya adalah mereka yang fakir, yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. Mereka yang miskin, yang memiliki harta tapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.

Secara teoretis, kemiskinan bisa dipahami sebagai gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.

Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.

Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Entah gambaran seperti apa yang tepat untuk melukiskan kemiskinan yang melanda masyarakat kita. Gambaran-gambaran di atas boleh jadi telah cukup akurat, tapi melihat fakta yang ada mungkin kata nekat perlu pula ditambahkan, termasuk nekat untuk mati demi tiga lembar sepuluh ribuan.

Saya percaya, sebagian besar yang datang ke rumah keluarga H Saikhon adalah orang-orang yang berniat mulia, berniat mencari sedekah untuk menyambung hidup, menyenangkan orang rumah untuk beli makanan atau membeli pakaian bekas.

Saya juga percaya, Pak Saikhon tulus membagikan sebagian kekayaannya untuk para fakir miskin. Yang jadi soal, kenapa ia membagi sendiri zakatnya itu kepada ribuan orang.

Mungkin benar pendapat pengamat sosial Prof DR M Ali Haidar MA yang menilai musibah yang mengenaskan itu menunjukkan ketidakpercayaan orang yang berzakat kepada institusi yang menangani zakat. "Ketidakpercayaan itu mendorong orang yang berzakat langsung membagikan sendiri zakatnya," kata guru besar Universitas Negeri Surabaya itu.

Maklumlah, salah satu "penyakit gawat" yang terus mewabah pada bangsa ini adalah hilangnya kepercayaan orang per orang dan kepercayaan orang terhadap institusi, termasuk institusi negara.

Orang belajar pada pengalaman, itulah jawabnya. Pada hari-hari yang kita lewati, kian susah kita menemukan tauladan luhur dari para pemimpin bangsa ini. Yang kita dapati adalah contoh buruk bagaimana para tokoh yang mewakili kita justru bertindak deksura. Bagaimana para pemimpin yang mengatur kehidupan bernegara kita hidup berfoya-foya. Dan, mereka yang kita percaya sebagai imam hidup kita justru membawa kehidupan makin suram.

Menyakitkan memang. Apalagi ini terjadi saat umat Islam sedang menjalani ibadah puasa. Apalagi ini terjadi di kala para tokoh sedang riuh rendah menawarkan janji-janji manis dalam rangka menghadapi pemilu 2009. Apalagi ini terjadi di bumi gemah ripah... loh kok begini. Hmmm, saya benar-benar tak mampu meneruskan ujar-ujar Jawa yang hebat mengenai negeri kita yang makmur jibar-jibur itu. Terlalu getir buat saya mendapati fakta sauadara-saudara kita tewas hanya untuk uang setara dengan harga tiga bungkus rokok.

Kompas.
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: meichen on 16 September 2008, 01:34:28 PM
Niat baik malah jadi celaka. Coba kalau lebih terarah kan ini ga mungkin terjadi..... Ya namanya jg uang.....siapa yang tidak mau walau cuma 30.000.....

Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Fudotakika on 16 September 2008, 01:36:56 PM
omigod...turut berduka buat kluarga yang ditinggalkan...
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 16 September 2008, 02:02:33 PM
yang dapat happy, yang gak dapat Angry, yang meninggal Good Bye _/\_
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: naviscope on 16 September 2008, 02:05:33 PM
Quote from: LotharGuard on 16 September 2008, 02:02:33 PM
yang dapat happy, yang gak dapat Angry, yang meninggal Good Bye _/\_

hihihihi.... bener2 jitu

tapi mo berbuat baik, malah kayak gini jadi nya

dosa, sungguh dosa

ini sudah takdir, aku pun tidak berdaya
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 16 September 2008, 02:16:19 PM
Makanya, yang memberi zakat itu ditahan karena tidak ada meminta izin kalau mau pembagian duit itu, pembagian zakat itu sangat bagus sekali, saya sangat mendukung tapi kalau tidak gunakan kebijaksanaan dalam pembagian maka yang timbul adalah kerusuhan.
saya pernah ikuti beberapa kegiatan baksos, disana panitianya acuh tak acuh tidak mau menerima pendapat orang ttg cara pembagian yang baek, akibatnya terakhir menjadi rusuh karena ada bbrp orang yang tidak mendapat jatah. ;D
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: markosprawira on 16 September 2008, 04:26:15 PM
Quote from: Fudotakika on 16 September 2008, 01:36:56 PM
omigod...turut berduka buat kluarga yang ditinggalkan...

kalo saya boleh informasikan

Duka adalah cetasika dosa yang merupakan akusala cetasika/faktor batin yang tidak bermanfaat bagi pencapaian ke nibbana

seyogyanya jika mendengar kabar seperti ini, kita mengembangkan karuna citta kepada para korban

semoga berkenan yah  _/\_
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: andry on 16 September 2008, 04:33:59 PM
 [at] atas: gak ngerti bro markos...
bisa di perjelas?
Anumodana B4
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Jayadharo Anton on 16 September 2008, 06:22:50 PM
Keamanannya kurang
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: kullatiro on 16 September 2008, 06:55:19 PM
Quote from: markosprawira on 16 September 2008, 04:26:15 PM
Quote from: Fudotakika on 16 September 2008, 01:36:56 PM
omigod...turut berduka buat kluarga yang ditinggalkan...

kalo saya boleh informasikan

Duka adalah cetasika dosa yang merupakan akusala cetasika/faktor batin yang tidak bermanfaat bagi pencapaian ke nibbana

seyogyanya jika mendengar kabar seperti ini, kita mengembangkan karuna citta kepada para korban

semoga berkenan yah  _/\_

itu kan bahasa pali ini, bahasa indonesia turut berduka cita arti nya turut prihatin (berbelas kasih) atas peristiwa itu
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: johan3000 on 16 September 2008, 08:55:50 PM
Lebih menyedihkan lagi ngak ada yg
memberi solusi........"posting"....
procedure pemberian zakat (bagi2 uang) utk org banyak....
sebaiknya bagaimana...................

kalau ini tidak dicari jalan keluar...........
besok lusa..............
bakal yg banyak mati konyol dgn kejadian yg hampir sama!..........

pertanyaan : Apakah manusia mempelajarin dari kesalahannya?
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: JackDaniel on 16 September 2008, 09:01:47 PM
walah....kan ga usah ampe rebut mah....
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: hanes on 16 September 2008, 09:20:19 PM
niat hati mau berbagi, eh malah jatuh korban meninggal.
sungguh kasihan.
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: kullatiro on 16 September 2008, 09:20:38 PM
gampang baekan kasih kupon 1-100 hari ini, 101-200 besok, 201-300 besok lusa dst
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: andry on 16 September 2008, 09:25:28 PM
Quote from: johan3000 on 16 September 2008, 08:55:50 PM
pertanyaan : Apakah manusia mempelajarin dari kesalahannya?
Seharusnya YA!!!
namun pada prakteknya?? Sdr johan3000 tahu lah...
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: mince on 16 September 2008, 09:42:11 PM
Quote from: daimond on 16 September 2008, 09:20:38 PM
gampang baekan kasih kupon 1-100 hari ini, 101-200 besok, 201-300 besok lusa dst

apakah bisa terwujud jika mempunyai karakter begitu??
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: SaddhaMitta on 17 September 2008, 12:36:18 AM
di koran tulisnya gara2 1 kg beras rupanya yang benar gara2 30 rb ya? tapi emang gak terkoordinir tuh... ampe begitu kejadiannya
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: johan3000 on 17 September 2008, 08:02:04 AM
Berita dari radio pagi ini...
Panitia (anak pemberi zakat) menjadi tersangka atas tewasnya org2 tsb!...

ketua RT/RW/Lurah/Bupati/Polisi/Intel/Hansip...........
apa tidak lihat orang2 bedatangan dan berkumpul utk menerima zakat?
apakah mereka juga tidak cepat tanggap mengamankan suasana......?

Tapi saya sangat yakin......... terjadinya malapetaka tsb...

:'( KARNA TIDAK PAKAI TOA!  :'(
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Edward on 17 September 2008, 08:06:12 AM
Toa mah udh kga guna kalo menghadapi kerumunan massa yang mencapai ribuan....
Mminimal, Harus ada tim pengamanan dari polisi, soalnya ketika massa sudah berkumpul, bukan logika lagi yang dipakai, tapi lebih ke dorongan emosi...
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: nyanadhana on 17 September 2008, 08:21:52 AM
dari situ kita bisa belajar berapa banyak Lobha Dosa Moha yang muncul dari kegiatan seperti itu serta praktek cinta kasih yang tidak disertai kebijaksanaan. bila bijaksana maka sudah ada plan A dan plan B bila terjadi kerusuhan atau meminimalisasi masyarakat yang berlomba2 ...mungkin juga di kerumunan masyarakat ada aygn menghasut,ntar ga kebagian lho,cuman dibagiin terbatas,jadi semua orang terpancing emosi untuk saling berebut.
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 17 September 2008, 09:28:19 AM
Quote from: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.

Si Pemberi uang itu tidak bijaksana dalam membelikan, seharusnya dia paham kalau pembagian uang 30rb akan menimbulkan kepadatan manusia yang serakah yang sangat luar biasa.
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: johan3000 on 17 September 2008, 02:59:44 PM
Quote from: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.



SETUJU............

didepan pembagi zakat harus ada spanduk RAKSASA....

Bagi penerima zakat. segala kecelakaan ditanggung sendiri!....
termasuk kalao mati kepleset, mati keinjak, mati tanpa sebab apa!
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Lily W on 17 September 2008, 03:24:40 PM
Boleh tuh.... info/saran ke PT. Gudang Garam... karena rencananya sehabis lebaran, PT itu juga mau bagi zakat ke fakir miskin. (berita ini ada di siarkan di TV tadi pagi)

_/\_ :lotus:
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Lily W on 17 September 2008, 03:26:43 PM
Quote from: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.


Tadi pagi di berita TV... Presiden  SBY juga membahas kasus itu lho... ;D

_/\_ :lotus:
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Mr. Bagus on 17 September 2008, 03:32:00 PM
Quote from: johan3000 on 17 September 2008, 08:02:04 AM
Berita dari radio pagi ini...
Panitia (anak pemberi zakat) menjadi tersangka atas tewasnya org2 tsb!...

ketua RT/RW/Lurah/Bupati/Polisi/Intel/Hansip...........
apa tidak lihat orang2 bedatangan dan berkumpul utk menerima zakat?
apakah mereka juga tidak cepat tanggap mengamankan suasana......?

Tapi saya sangat yakin......... terjadinya malapetaka tsb...

:'( KARNA TIDAK PAKAI TOA!  :'(
Eh ada yg liat ketua RT/RW/Lurah/Bupati/Polisi/Intel/Hansip ikut berebutan ga?? sori saya bercanda :))

Namun jika saya dalam kondisi yang susah, misal ortu saya sakit tidak uang untuk menebus obat. Saya mungkin termasuk orang yang tewas tersebut  0:) karena saya berpikir sulit sekali mendapatkan kesempatan emas seperti ini maka saya harus dapatkan uang tersebut dengan segala cara.. mungkin ya  #:-S

:outoftopic:
Apakah di alam peta yang berebutan jasa pada sembahyang rebutan memang ada? mungkin lebih seram dari ketragisan di Pasuruan kali ya ?
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: naviscope on 17 September 2008, 03:56:40 PM
Quote from: johan3000 on 17 September 2008, 02:59:44 PM
Quote from: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.



SETUJU............

didepan pembagi zakat harus ada spanduk RAKSASA....

Bagi penerima zakat. segala kecelakaan ditanggung sendiri!....
termasuk kalao mati kepleset, mati keinjak, mati tanpa sebab apa!


bole jg tuh idea-nya

lain kali, klu DC mo buat acara, dipasang j sepanduknya...
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 17 September 2008, 03:59:30 PM
Quote from: naviscope on 17 September 2008, 03:56:40 PM
Quote from: johan3000 on 17 September 2008, 02:59:44 PM
Quote from: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.



SETUJU............

didepan pembagi zakat harus ada spanduk RAKSASA....

Bagi penerima zakat. segala kecelakaan ditanggung sendiri!....
termasuk kalao mati kepleset, mati keinjak, mati tanpa sebab apa!


bole jg tuh idea-nya

lain kali, klu DC mo buat acara, dipasang j sepanduknya...
gak usah, saya udah punya aturan dan cara untuk pembagiannya ;D
lagian kl pembagian saya selalu gunakan KUPON. yang gk ada kupon gk kebagian gitu aja loh :))
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: johan3000 on 18 September 2008, 09:14:45 AM
Quote from: naviscope on 17 September 2008, 03:56:40 PM
Quote from: johan3000 on 17 September 2008, 02:59:44 PM
Quote from: meichen on 17 September 2008, 09:17:43 AM
Denger berita semalam, keponakan si pembagi zakat malah menyalahkan pemerintah.....kenapa makin banyak orang miskin....woalllahhhhh emang ada ya orang yg pengen miskin..........trus masa sih orang yang mau berderma perlu izin....
jd intinya keluarga pembagi zakat tidak mau disalahkan atas adanya korban.



SETUJU............

didepan pembagi zakat harus ada spanduk RAKSASA....

Bagi penerima zakat. segala kecelakaan ditanggung sendiri!....
termasuk kalao mati kepleset, mati keinjak, mati tanpa sebab apa!


bole jg tuh idea-nya

lain kali, klu DC mo buat acara, dipasang j sepanduknya...

Bro naviscope,

soal spanduk itu sebenarnya jokes... aja....
kala bro LotharGuard udah sangat mahir mengenai
pembagian pd org2... jadi ngak perlu spanduk tsb....


saatnya pemerintah/MUI perlu menerbitkan buku...

Cara memberi zakat yg efektif, aman dan nyaman pada org banyak!

disana dijelaskan bagaimana kalau orang banyak itu mudah
marah, senang dorong2, sikut2, narik2, dan bahkan KENTUT...
itu semua PEMICU terjadinya malapetaka.........

syarat2nya apa? apakah perlu disediakan mobil ambulance ??? dll, dll
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: johan3000 on 18 September 2008, 09:27:21 AM
Quote from: Lily W on 17 September 2008, 03:24:40 PM
Boleh tuh.... info/saran ke PT. Gudang Garam... karena rencananya sehabis lebaran, PT itu juga mau bagi zakat ke fakir miskin. (berita ini ada di siarkan di TV tadi pagi)

_/\_ :lotus:

Tapi kalau yg datang kebanyakan yg BUTA........
atau BUTA HURUF............... gimana?..

Kalau di GG,... ya tempatnya sangat LUAS....
jadi kecelakaan bisa menjadi kecil....
lagi pula panitia GG pasti competent utk hal tsb deh...

Biasanya kalau kumpulan masal itu memang berbahaya sekali....

Hayo siapa punya ide... bagaimana pembagian zakat
utk org banyak** yg aman, nyaman, efisient
(tdk perlu biaya banyak, dan tidak tunggu lama)....



** 1,000 org, 5,000 org, 10,000 org
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 18 September 2008, 09:42:22 AM
Quote from: johan3000 on 18 September 2008, 09:27:21 AM
Quote from: Lily W on 17 September 2008, 03:24:40 PM
Boleh tuh.... info/saran ke PT. Gudang Garam... karena rencananya sehabis lebaran, PT itu juga mau bagi zakat ke fakir miskin. (berita ini ada di siarkan di TV tadi pagi)

_/\_ :lotus:

Tapi kalau yg datang kebanyakan yg BUTA........
atau BUTA HURUF............... gimana?..

Kalau di GG,... ya tempatnya sangat LUAS....
jadi kecelakaan bisa menjadi kecil....
lagi pula panitia GG pasti competent utk hal tsb deh...

Biasanya kalau kumpulan masal itu memang berbahaya sekali....

Hayo siapa punya ide... bagaimana pembagian zakat
utk org banyak** yg aman, nyaman, efisient
(tdk perlu biaya banyak, dan tidak tunggu lama)....



** 1,000 org, 5,000 org, 10,000 org
pakai kupon saja dan dikasih berserang beberapa hari dan perlu pengamanan yang ketat ;D
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: johan3000 on 18 September 2008, 11:16:21 AM
Quote from: LotharGuard on 18 September 2008, 09:42:22 AM
Quote from: johan3000 on 18 September 2008, 09:27:21 AM
Quote from: Lily W on 17 September 2008, 03:24:40 PM
Boleh tuh.... info/saran ke PT. Gudang Garam... karena rencananya sehabis lebaran, PT itu juga mau bagi zakat ke fakir miskin. (berita ini ada di siarkan di TV tadi pagi)

_/\_ :lotus:

Tapi kalau yg datang kebanyakan yg BUTA........
atau BUTA HURUF............... gimana?..

Kalau di GG,... ya tempatnya sangat LUAS....
jadi kecelakaan bisa menjadi kecil....
lagi pula panitia GG pasti competent utk hal tsb deh...

Biasanya kalau kumpulan masal itu memang berbahaya sekali....

Hayo siapa punya ide... bagaimana pembagian zakat
utk org banyak** yg aman, nyaman, efisient
(tdk perlu biaya banyak, dan tidak tunggu lama)....



** 1,000 org, 5,000 org, 10,000 org
pakai kupon saja dan dikasih berserang beberapa hari dan perlu pengamanan yang ketat ;D

Setuju Bro LotharGuard,

survey ke rumahnya kalau memenuhi syarat (miskin) baru dpt kupon...

kalau tidak johan3000 pun ingin ikut antri....dapet Rp30.000.- serta berdesel-desel....
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 18 September 2008, 11:18:33 AM
Quote from: johan3000 on 18 September 2008, 11:16:21 AM
Quote from: LotharGuard on 18 September 2008, 09:42:22 AM
Quote from: johan3000 on 18 September 2008, 09:27:21 AM
Quote from: Lily W on 17 September 2008, 03:24:40 PM
Boleh tuh.... info/saran ke PT. Gudang Garam... karena rencananya sehabis lebaran, PT itu juga mau bagi zakat ke fakir miskin. (berita ini ada di siarkan di TV tadi pagi)

_/\_ :lotus:

Tapi kalau yg datang kebanyakan yg BUTA........
atau BUTA HURUF............... gimana?..

Kalau di GG,... ya tempatnya sangat LUAS....
jadi kecelakaan bisa menjadi kecil....
lagi pula panitia GG pasti competent utk hal tsb deh...

Biasanya kalau kumpulan masal itu memang berbahaya sekali....

Hayo siapa punya ide... bagaimana pembagian zakat
utk org banyak** yg aman, nyaman, efisient
(tdk perlu biaya banyak, dan tidak tunggu lama)....



** 1,000 org, 5,000 org, 10,000 org
pakai kupon saja dan dikasih berserang beberapa hari dan perlu pengamanan yang ketat ;D

Setuju Bro LotharGuard,

survey ke rumahnya kalau memenuhi syarat (miskin) baru dpt kupon...

kalau tidak johan3000 pun ingin ikut antri....dapet Rp30.000.- serta berdesel-desel....
jgn lupa bagian aku 10% doank aja :))
orang yang dermawan seharusnya bijaksana dalam membeli bantuan, kalau gak jatuh korban jadinya :(
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Mr. Bagus on 18 September 2008, 11:34:31 AM
Ini ide antix yang tiba2 muncul  8) original dari saya  8)
Bikin grup, masing2 minimal 2 orang. Bekali dengan digital kamera (skr banyak yg murah2, bahkan umumnya tiap orang sudah punya handphone yg berkamera, ukuran photo 640x480 pixel sudah cukup jelas di komputer). 1 orang memberikan ke orang yg layak, 1 orang lagi yg mengabadikannya sebagai bukti. Di photo harus jelas barang/uang yang diberikan. Kemudian mereka mendata alamat/orang yang sudah telah diberikan zakatnya (di kamera berGPS sudah ada posisi koordinatnya, grup ini rutenya sudah kemana saja, ups.. GPS masih mahal  ??? ), bahkan kalau perlu rumahnya diphoto juga, memang layakkah orang yang menerima itu.. jadi sampai saat ini sudah 3 photo untuk 1 orang penerima. jadi kalau 1 grup bisa memberi 1000 orang penerima zakat maka photo yang ada 3000 photo (ga perlu cetak, lihat di komputer aja sambil ber-mudita melihat wajah bahagia penerima zakat  0:) ). Jika 1 photo ukurannya 50KB maka 3000 photo setara dengan 150MB (butuh memcard yang 256MB). Kalau 3 grup yang keliling memberi zakat maka sudah bisa me-cover 3000 orang. Hehe, bisa diterapin ga ya  :-?  8)

Setelah dipikir2,  ::) Kendala utamanya waktu yang dibutuhkan untuk 1 grup me-cover 1000 orang adalah bisa seminggu. semakin banyak grupnya tentu makin singkat  :))
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Pitu Kecil on 18 September 2008, 11:44:37 AM
Survey 1000 orang butuh waktu yang sangat2 lama, baksos yang dulu di deli tua saja waktu saya cuma bisa survey 8 orang saja, itupun sudah kemalaman ampe saat saya mau pulang gelap bgt jalannya.
untuk survey 140 KK saja butuh 2 Minggu, dikarenakan kita hanya bisa hari minggu survey doank.
mmg sih baeknya ada kelompok pembagian uang dan 1 kelompok dokumentasi, dan juga ada kelompok satuan pengaman dan kelompok koordinasi lapangan.
menurut pendapat saya, kalau mau bagi2 untuk 1000 orang.
Mudah aja buat 2 hari kerjanya, 1 hari 500 orang dengan urutan nomor Kupon 1 sampai 500.
dan besoknya 501 sampai 1000, dan dibuka waktu pembagian 2-3 jam, biar kagak ada puncak rebutan.  _/\_  :) :lotus:
Title: Re: Tragedi Pasuruan : Mereka Tewas Demi Rp 30.000!
Post by: Mr. Bagus on 18 September 2008, 12:12:22 PM
dari kompas.com

Quote
Berdesakan demi BLT

Warga Kalibaru rela berdesak-desakkan demi mendapatkan saluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua yang dibagikan di Kantor Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (16/9). Sebanyak 6.317 warga dijadwal menerima dana sebesar Rp 400 ribu yang dibagikan hingga Senin (22/9) depan.

Dhoni Setiawan (DS) 16-09-2008

(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fimages.kompas.com%2Fimages.php%3Fpath%3Dfoto%2F20089%2F16%2F20346p.JPG&hash=29872860cdc021d00fee8f8421afcc6ff17fb0f6)
meski ada aparat/panitia

(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fimages.kompas.com%2Fimages.php%3Fpath%3Dfoto%2F20089%2F15%2F20167p.JPG&hash=a9a82221b275a69a4f22b6adb65e9454f782abcc) (https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fimages.kompas.com%2Fimages.php%3Fpath%3Dfoto%2F20089%2F15%2F20165p.JPG&hash=0f800733ec4f849bfd67789d017d3fd8d1b3785b) (https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.kompas.com%2Fdata%2Fphoto%2F2008%2F09%2F16%2F155236p.JPG&hash=551b777f4b3bda8e06edd566fcda5ef1d67014a0)
tetap aja berdesakan  :'(

pemerintah menyalahkan orang yang memberi zakat hingga jatuh korban namun pemerintah sendiri bagaimana contohnya?  :'(

budaya antri dulu aja deh yang didisiplinkan. ampun deh ngaturnya  ^:)^ mungkin pawang bebek juga nyerah kalo disuruh ngatur orang begituan :))