(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.thenewsburner.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F09%2Ffamousphoto5.jpg&hash=18f775188aee86869c4f4edfe5e94dfe55e3384c)
11 Juni 1963, Thich Quang Duc, seorang Biksu Buddha dari Vietnam, membakar dirinya sendiri sampai mati di perempatan jalan yang ramai di pusat kota Saigon untuk membawa perhatian pada kebijakan represif rezim Diem ka****k yang dikendalikan pemerintah Vietnam Selatan pada saat itu. Biksu Buddha meminta rezim untuk mencabut larangan menaikan bendera Buddhis tradisional, untuk memberikan Buddhisme hak yang sama seperti ka****k, untuk menghentikan penahanan dan memberikan biksu.biarawati hak untuk praktek dan menyebarkan agama mereka. sewaktu pembakaran Thich Quang Duc tidak ada gerakan pada tubuhnya.
silahkan share foto2 lain yg luar biasa...
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.thenewsburner.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F09%2Ffamousphoto2.jpg&hash=10dd78827f137f81342999a9660057c2efca3fca)
Omayra Sánchez adalah salah satu dari 25.000 korban Nevado del Ruiz (Kolombia) gunung berapi yang meletus pada tanggal 14 November 1985. Anak 13-tahun telah terperangkap dalam air dan beton selama 3 hari. Foto itu diambil tidak lama sebelum dia meninggal dan menimbulkan kontroversi karena pekerjaan fotografer dan kelambanan pemerintah Kolombia di tengah-tengah tragedi, ketika diterbitkan di seluruh dunia setelah kematian gadis muda tsb.
ini bukanlah foto yang menakjubkan,
untuk apa seorang bhikkhu membakar diri dalam kesakitan yang akan mengakhibatkan kebencian, yang akhirnya menuju alam apaya
lebih mulia jika memberi pengertian dan melaksanakan tugas utama untuk merealisasikan 4 kesunyataan mulia dan Jalan Mulia Berunsur 8 secepat-nya
sungguh disayangkan kelakuan bhikkhu tersebut, hanya untuk mengganti bendera malah membakar diri, mennyia nyiakan rentang hidupnya untuk merealisasikan Tugas mulia sebagai seorang bhikkhu dengan tujuan akhir nibbana
Quote from: cumi polos on 01 March 2012, 05:38:58 AM
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.thenewsburner.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F09%2Ffamousphoto5.jpg&hash=18f775188aee86869c4f4edfe5e94dfe55e3384c)
11 Juni 1963, Thich Quang Duc, seorang Biksu Buddha dari Vietnam, membakar dirinya sendiri sampai mati di perempatan jalan yang ramai di pusat kota Saigon untuk membawa perhatian pada kebijakan represif rezim Diem ka****k yang dikendalikan pemerintah Vietnam Selatan pada saat itu. Biksu Buddha meminta rezim untuk mencabut larangan menaikan bendera Buddhis tradisional, untuk memberikan Buddhisme hak yang sama seperti ka****k, untuk menghentikan penahanan dan memberikan biksu.biarawati hak untuk praktek dan menyebarkan agama mereka. sewaktu pembakaran Thich Quang Duc tidak ada gerakan pada tubuhnya.
silahkan share foto2 lain yg luar biasa...
bro Tidar, IMHO, menakjubkan bagi umat awam (non Buddhist)...
karena sewaktu dibakar tidak bergerak (kesakitan/ketakutan)
kami sependapat jika si bhikkhu tsb telah mencapai tingkat arahat (yang telah terbebas dari kesakitan/ketakutan) dengan menguasai samatha & vipasana secara mahir
contoh kasus, melakukan pembakaran diri dengan menggunakan metode samatha tanpa bantuan cairan didalam jerigen.
RAPB jilid 3 hal 2834, Thera Dabba menggunakan objek panas (tejo kasina)
Quote from: cumi polos on 01 March 2012, 09:54:16 AM
bro Tidar, IMHO, menakjubkan bagi umat awam (non Buddhist)...
karena sewaktu dibakar tidak bergerak (kesakitan/ketakutan)
Quote from: Mas Tidar on 01 March 2012, 06:54:16 AM
ini bukanlah foto yang menakjubkan,
untuk apa seorang bhikkhu membakar diri dalam kesakitan yang akan mengakhibatkan kebencian, yang akhirnya menuju alam apaya
lebih mulia jika memberi pengertian dan melaksanakan tugas utama untuk merealisasikan 4 kesunyataan mulia dan Jalan Mulia Berunsur 8 secepat-nya
sungguh disayangkan kelakuan bhikkhu tersebut, hanya untuk mengganti bendera malah membakar diri, mennyia nyiakan rentang hidupnya untuk merealisasikan Tugas mulia sebagai seorang bhikkhu dengan tujuan akhir nibbana
Apakah api itu berasal dari kekuatan konsentrasi samatha atau sesuatu yang ekternal ?
Quote from: rooney on 01 March 2012, 02:28:32 PM
Apakah api itu berasal dari kekuatan konsentrasi samatha atau sesuatu yang ekternal ?
kalau dilihat photo tsb api tsb berasal dari kekuatan eksternal: isi dari jerigen.
dengan pengelihatan awam, nyala api tsb membara/merembet disebelah kiri dan depan tubuh yang terbakar.
kalau api itu berasal dari kekuatan konsentrasi, asumsi kami, api itu hanya akan membakar objek-nya saja (tubuh si bhikkhu).
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.thenewsburner.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F09%2Ffamousphoto4.jpg&hash=5128dc43f2bc67cb9a250c163753ff4dfe1fb01f)
Foto itu adalah pemenang "Pulitzer Prize" yg diambil pada tahun 1994 selama Kelaparan Sudan. Gambar ini menggambarkan anak yang dilanda merangkak menuju kamp makanan PBB, yang terletak satu kilometer. Burung bangkai sedang menunggu anak mati sehingga bisa makan dia. Gambar ini mengejutkan seluruh dunia. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada anak, termasuk fotografer Kevin Carter yang meninggalkan tempat itu segera setelah foto diambil. Tiga bulan kemudian ia bunuh diri karena depresi.
aih mengerikan ... :(
gak tega ngelihatnya :'(
ternyata sdh pernah dibahas disini "biksu bakar diri (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,16384.msg263434.html#msg263434)"
Quote from: cumi polos on 01 March 2012, 05:38:58 AM
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.thenewsburner.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F09%2Ffamousphoto5.jpg&hash=18f775188aee86869c4f4edfe5e94dfe55e3384c)
11 Juni 1963, Thich Quang Duc, seorang Biksu Buddha dari Vietnam, membakar dirinya sendiri sampai mati di perempatan jalan yang ramai di pusat kota Saigon untuk membawa perhatian pada kebijakan represif rezim Diem ka****k yang dikendalikan pemerintah Vietnam Selatan pada saat itu. Biksu Buddha meminta rezim untuk mencabut larangan menaikan bendera Buddhis tradisional, untuk memberikan Buddhisme hak yang sama seperti ka****k, untuk menghentikan penahanan dan memberikan biksu.biarawati hak untuk praktek dan menyebarkan agama mereka. sewaktu pembakaran Thich Quang Duc tidak ada gerakan pada tubuhnya.
silahkan share foto2 lain yg luar biasa...
Foto2 yg sangat menarik. Ada lagi nggak ? ::)
Quote from: cumi polos on 01 March 2012, 03:01:56 PM
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fwww.thenewsburner.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F09%2Ffamousphoto4.jpg&hash=5128dc43f2bc67cb9a250c163753ff4dfe1fb01f)
Foto itu adalah pemenang "Pulitzer Prize" yg diambil pada tahun 1994 selama Kelaparan Sudan. Gambar ini menggambarkan anak yang dilanda merangkak menuju kamp makanan PBB, yang terletak satu kilometer. Burung bangkai sedang menunggu anak mati sehingga bisa makan dia. Gambar ini mengejutkan seluruh dunia. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada anak, termasuk fotografer Kevin Carter yang meninggalkan tempat itu segera setelah foto diambil. Tiga bulan kemudian ia bunuh diri karena depresi.
fotografernya depresi om?
kenapa juga dia cuma asik foto tapi g nolong yah?
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fimg707.imageshack.us%2Fimg707%2F7981%2Fburningmonk.jpg&hash=9616b6f035ecc67e0bf6e18d4ccbb573d64382d7)
Thích Quảng Đức seorang biksu Budha Vietnam yang membakar dirinya sampai mati di persimpangan jalan Saigon yang ramai pada 11 Juni 1963, sebagai protes terhadap penganiayaan umat Budha di Vietnam.
Sumber: http://www.rubrikasik.com/2010/02/5-foto-yang-mengejutkan-dunia.html (http://www.rubrikasik.com/2010/02/5-foto-yang-mengejutkan-dunia.html)
Yang saya ingin tanyakan adalah
Apa dasar dari ajaran Buddha mengenai tindakan biksu membakar diri utk pemprotesan tersebut ? :-?
Atau minimal pemprotesan itu sendiri ? :-?
Atau ini murni hanya niat dr sang biksu saja ? :-?
Quote from: Stephensuleeman on 03 August 2012, 02:57:48 PM
(https://forum.dhammacitta.org/proxy.php?request=http%3A%2F%2Fimg707.imageshack.us%2Fimg707%2F7981%2Fburningmonk.jpg&hash=9616b6f035ecc67e0bf6e18d4ccbb573d64382d7)
Thích Quảng Đức seorang biksu Budha Vietnam yang membakar dirinya sampai mati di persimpangan jalan Saigon yang ramai pada 11 Juni 1963, sebagai protes terhadap penganiayaan umat Budha di Vietnam.
Sumber: http://www.rubrikasik.com/2010/02/5-foto-yang-mengejutkan-dunia.html (http://www.rubrikasik.com/2010/02/5-foto-yang-mengejutkan-dunia.html)
Yang saya ingin tanyakan adalah
Apa dasar dari ajaran Buddha mengenai tindakan biksu membakar diri utk pemprotesan tersebut ? :-?
Atau minimal pemprotesan itu sendiri ? :-?
tidak ada dasar apapun, ajaran Buddha tidak pernah mengajar demo dan protes
yang pasti biksu masih punya nafsu keinginan, protes dan berjuang demi 'sesuatu'
Quote
Atau ini murni hanya niat dr sang biksu saja ? :-?
sepertinya begitu, harus tanya biksu itu sendiri, tapi sayang udah keburu mati
tp kok kl dilihat2 kek mati raga ya :-?
sudah pernah dibahas disini (http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=22081.0) dan disana (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,16384.msg263434.html#msg263434)
Quote from: Stephensuleeman on 03 August 2012, 04:55:44 PM
tp kok kl dilihat2 kek mati raga ya :-?
mungkin :
a. gambar sudah di edit
b. punya kesaktian
c. bisa menahan sakit
d. atau sudah mati sebelum bakar diribebas memilih sesuai insting anda ;D
Quote from: Mas Tidar on 03 August 2012, 05:00:28 PM
sudah pernah dibahas disini (http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=22081.0) dan disana (http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,16384.msg263434.html#msg263434)
trims Mas Tidar _/\_
Quote from: Stephensuleeman on 03 August 2012, 04:55:44 PM
tp kok kl dilihat2 kek mati raga ya :-?
Itulah kekuatan meditasi, konsentrasi pikiran.