//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Warga Tionghoa Semakin Peduli Terhadap Bahaya Kanker  (Read 3010 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline kinanwr

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 2
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Warga Tionghoa Semakin Peduli Terhadap Bahaya Kanker
« on: 21 July 2017, 09:56:32 AM »

Dalam memberitahukan bahaya kanker kepada warga Tionghoa atau etnis yang lain, maka kita perlu memberikan pemahaman secara terus-menerus tentang bahaya kanker ini. Semua itu harus juga  melibatkan diri untuk semakin peduli terhadap penyakit yang sangat membahayakan ini.

Ketua Paguyuban Tionghoa Bhakti Putera, Moewardi Gunawan, mengungkapkan, bahwa komunitas ini rutin dalam mengadakan seminar kesehatan. Tujuannya adalah untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Terutama mengenai penyakit yang berbahaya.

Moewardi Gunawan juga mengatakan, “Kami menggelar seminar kesehatan setahun rata-rata 1-2 kali.  Kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Mahkota dari Malaka (Malaysia). Untuk menambah pengetahuan tentang kesehatan. Sehingga kita bisa mencegah dan menjaga kesehatan”.

Dalam talkshow sekaligus gathering tentang kesehatan yang berlangsung di Hotel Tara, Yogyakarta, pada akhir pekan lalu. Paguyuban Tionghoa Bhakti Putera, mengangkat tema “Pentingnya Menjaga Kesehatan, serta Upaya Pencegahan dan Pengobatan Kanker”.

Kegiatan talkshow dan gathering ini dihadiri oleh 100 orang warga biasa dan tokoh-tokoh Tionghoa seperti Agung Budiono, Jimmi Sutanto, dan Ellyn Subijanti.

Sementara itu, Senior Marketing Officer Rumah Sakit Mahkota, Denny Herdian, mengatakan, lembaganya saat ini telah memiliki 93 dokter spesialis kanker yang sudah berpengalaman. Perlu diketahui, bahwa Rumah Sakit Mahkota merupakan rumah sakit pertama yang memiliki alat pendeteksi kanker tercanggih saat ini yaitu PET CT Scan.

Sebagai pembicara Dr Shum Weng Yoon, seorang radiologist and oncologist, bersama Dr Ding Choo Chang, general surgery. Keduanya membahas tentang kanker, sebagai salah satu penyakit pembunuh terbesar di dunia.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, jumlah penderita kanker terus meningkat. Dari tahun 2008 sampai tahun 2012, misalnya, terjadi peningkatan tajam. Pada 2008 penderita kanker di dunia mencapai 1,4 juta jiwa, sedangkan 2012 menjadi 12,7 juta, peningkatan tersebut kurang lebih sekitar 9 kali lipat dalam kurun waktu hanya 4 tahun.

Hingga saat ini sudah ada 28 jenis kanker yang tersebar di 184 negara di seluruh dunia. Adapun jumlah kematian dalam kurun waktu tersebut juga naik yang mulanya sebanyak 7,6 juta menjadi 8,2 juta. Setengah dari jumlah kematian tersebut berasal dari negara-negara berkembang, seperti Indonesia.

Demikian Informasi tentang warga Tionghoa yang semakin peduli terhadap bahaya kanker.

Info warga Tionghoa yang lain : Sumber