//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Beras Thailand Berarsenik  (Read 3220 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Beras Thailand Berarsenik
« on: 03 October 2012, 07:29:59 AM »
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Sutarto Alimoeso, mengatakan belum mengetahui kabar tentang beras dari Thailand yang tercemar arsenik. Namun, Sutarto memastikan jika hal itu terbukti dan memang membahayakan masyarakat, pihaknya akan lebih berhati-hati dan mempertimbangkannya jika harus mengimpor beras.

"Harus dicek dulu, sampai batas berapa. Tetapi tentu ini menjadi peringatan bagi kami," kata Sutarto ketika dihubungi Tempo, Senin, 1 Oktober 2012.

Sutarto mengatakan selama ini standar beras yang diimpor mengikuti ketentuan Standar Nasional Indonesia. Dalam ketetapan SNI, produk serealia mengandung maksimal 0,5 miligram arsen per kilogram.

Berdasarkan data consumerreports.org,  pada sampel beras organik asal Thailand yang mereka uji, terkandung 2,7 sampai 3,9 mikrogram arsen anorganik per 45 gram beras. Sutarto mengatakan saat ini impor beras dari Thailand sudah tidak terlalu besar. "Tidak sampai 500 ribu ton, lebih banyak dari Vietnam," kata Sutarto.

Ia mengatakan untuk ke depan impor beras tetap akan memperhatikan kualitas barang, harga beras, dan urusan administrasi. Namun, Sutarto mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan soal impor beras untuk tahun 2012. "Mudah-mudahan 2012 tidak impor. Seandainya perlu, untuk mengisi kekurangan pada Januari sampai Maret 2013," kata Sutarto.

Pada periode Agustus 2011 hingga Februari 2012, impor beras Indonesia mencapai sekitar 1,8 juta ton. Indonesia mengimpor sekitar 450 ribu ton dari Thailand yang terdiri dari kontrak kerja sama antarpemerintah 300 ribu ton dan kontrak komersial 150 ribu ton.

_____________________
seberapa berbahayanya kah arsenik untuk kesehatan?
yang cukup mengherankan, mengapa Indonesia harus mengimpor beras? apa beras produksi lokal udah g bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. ???
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.107
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #1 on: 03 October 2012, 10:09:52 AM »
ehm, kalau impor ada yang kebagian komisi komisi seperti komisi dpr dll kalau beli dalam negri komisinya kecil biasa dah kalau bukan begitu bukan indonesia.

beras jaman sekarang memang ada di tambah bahan tambahan itu sudah biasa misalnya bubuk silica biar nasi tidak menggumpal dll.


Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #2 on: 03 October 2012, 10:57:43 AM »
ehm, kalau impor ada yang kebagian komisi komisi seperti komisi dpr dll kalau beli dalam negri komisinya kecil biasa dah kalau bukan begitu bukan indonesia.

beras jaman sekarang memang ada di tambah bahan tambahan itu sudah biasa misalnya bubuk silica biar nasi tidak menggumpal dll.

Resmi kah berita / pernyataan anda ini, ada sumbernya?  :o

Apakah silica termasuk bahan additive untuk makanan?  :-?
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #3 on: 03 October 2012, 11:37:47 AM »
ehm, kalau impor ada yang kebagian komisi komisi seperti komisi dpr dll kalau beli dalam negri komisinya kecil biasa dah kalau bukan begitu bukan indonesia.

beras jaman sekarang memang ada di tambah bahan tambahan itu sudah biasa misalnya bubuk silica biar nasi tidak menggumpal dll.
ga terlalu ngerti.. beras ditambahin bubuk silica agar nasi tidak menggumpal ?
maksudnya beras tidak menggumpal atau setelah dimasak nasi tidak menggumpal ?
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.427
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #4 on: 03 October 2012, 12:20:01 PM »
seberapa berbahayanya kah arsenik untuk kesehatan?
cmiiw, sangat berbahaya.
arsen = racun, digunakan utk pestisida.

Quote
yang cukup mengherankan, mengapa Indonesia harus mengimpor beras? apa beras produksi lokal udah g bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. ???
tidak cukup.

Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #5 on: 03 October 2012, 12:23:28 PM »
cmiiw, sangat berbahaya.
arsen = racun, digunakan utk pestisida.
tidak cukup.
kalo dicampurkan ke beras efeknya apa om?
biar g kutuan ya?

oh, masih g cukup yah.
padahal saya pikir lahan pertanian kita cukup luas. ;D
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #6 on: 03 October 2012, 12:34:37 PM »
oh, masih g cukup yah.
padahal saya pikir lahan pertanian kita cukup luas. ;D

Sekarang semuanya ga cukup sis.

Garam kita masih impor, kedelai impor, jagung impor, beras impor, gandum apalagi, minyak impor, gula impor, sapi masih impor, ikan juga impor.  Mungkin cuma ubi kayu yg nggak impor  ;D

Susah bisa swasembada kalau mental pemerintah dan pejabatnya cuma pedagang pemburu rente (komisi) semua.  Kan kasih ijin impor (kuota) dapat duit dan komisi sekian persen.  Kalau nanem sendiri kan mereka gak dapat duit. :whistle:

Kalau gak ada tambang (batubara, besi, nikel, tembaga,dll) bisa2 Indonesia kelaparan kayak Afrika.  Kemarin waktu harga kedelai (impor) naik aja kan semua menjerit, termasuk pengusaha tahu-tempe apalagi konsumennya.  Bagi kalangan bawah, daging gak kebeli, ayam dan ikan juga sudah mahal, tinggal tahu tempe mampunya.  Kalau ini juga terganggu pasokannya (harga naik / barang langka) matilah semua.  Apalagi kalau beras yg jadi kayak gitu.  Welcome to Indofrika.  ::)
« Last Edit: 03 October 2012, 12:38:42 PM by sanjiva »
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #7 on: 03 October 2012, 12:58:34 PM »
Sekarang semuanya ga cukup sis.

Garam kita masih impor, kedelai impor, jagung impor, beras impor, gandum apalagi, minyak impor, gula impor, sapi masih impor, ikan juga impor.  Mungkin cuma ubi kayu yg nggak impor  ;D

Susah bisa swasembada kalau mental pemerintah dan pejabatnya cuma pedagang pemburu rente (komisi) semua.  Kan kasih ijin impor (kuota) dapat duit dan komisi sekian persen.  Kalau nanem sendiri kan mereka gak dapat duit. :whistle:

Kalau gak ada tambang (batubara, besi, nikel, tembaga,dll) bisa2 Indonesia kelaparan kayak Afrika.  Kemarin waktu harga kedelai (impor) naik aja kan semua menjerit, termasuk pengusaha tahu-tempe apalagi konsumennya.  Bagi kalangan bawah, daging gak kebeli, ayam dan ikan juga sudah mahal, tinggal tahu tempe mampunya.  Kalau ini juga terganggu pasokannya (harga naik / barang langka) matilah semua.  Apalagi kalau beras yg jadi kayak gitu.  Welcome to Indofrika.  ::)
kalo memang benar begitu, cukup tragis yah om. :(
padahal kualitas dalam negri pasti lebih baik. :)
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #8 on: 03 October 2012, 01:45:44 PM »
kalo memang benar begitu, cukup tragis yah om. :(
padahal kualitas dalam negri pasti lebih baik. :)

Belum tentu juga, kayak ikan kita mungkin sebagian besar sudah berformalin.  Daripada cape2 dan mahal bawa es balok ke laut, mungkin nelayan yg mau jalan pintas cukup bawa seliter formalin dan es secukupnya.  Ikan hasil tangkapan dicelup air campur formalin sehingga awet walaupun hanya pakai sedikit es.

Ikan asin juga mungkin tercemar pestisida. Katanya pas menjemur disemprot dikit biar gak dihinggapi lalat, atau kasih formalin aja juga ga dihinggapi lalat  :whistle:

Yang aman mungkin ikan sungai yg masih hidup, tapi kita nanti panatipata lagi :hammer:

Gula kita mungkin lebih baik, karena tidak terlalu dimurnikan sampai putih sekali kayak gula impor.  Juga rasanya lebih manis.  Begitu juga garam, buah2an.

Satu lagi yg menjadi concern gw, ancaman bahaya makananan transgenetik.

Kayak jagung (bibitnya buatan Monsanto) sudah ditanam juga di kita.  Bibit jagung ini sudah direkayasa sedemikian rupa termasuk 'implan' DNA binatang bahkan, sehingga kebal terhadap herbisida.  Jadi petani apalagi dalam skala raksasa kayak di USA tinggal semprot herbisida ke ladang jagung.  Gulma dan aneka tanaman pengganggu mati, tapi jagungnya nggak.  Kalau dibersihkan dengan tenaga manusia kan mahal sekali.

Nah di Kompas kemarin dikatakan dari hasil percobaan, diketahui bahwa tikus yang mengkonsumsi jagung transgenik ini ternyata menimbulkan kanker macam2.  Ngeri sekali kan kalau kita yang makan jagung itu.  Juga kedelai kita impor banyak dari USA, takutnya kedelai juga transgenik dan itulah nanti tahu tempe yang kita makan.  Juga susu kedelai.  Kelihatannya yg bakal kena duluan yg vegetarian dan vegan.
« Last Edit: 03 October 2012, 01:47:36 PM by sanjiva »
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #9 on: 03 October 2012, 01:55:12 PM »
iya sih om, ada kemungkinan demikian, tapi g semua pastinya.
dibandingkan dengan ikan import (kalo ada), kemungkinan lebih besar untuk mengandung zat2 demikian karna kalo ndak bagaimana mungkin bisa bertahan sangat lama sampai ke indonesia. :)
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.107
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #10 on: 03 October 2012, 02:17:32 PM »
ga terlalu ngerti.. beras ditambahin bubuk silica agar nasi tidak menggumpal ?
maksudnya beras tidak menggumpal atau setelah dimasak nasi tidak menggumpal ?



slicon dioxide
ketika beras di masak agar tidak menggumpal ketika menjadi nasi. 

Quote
Silicon dioxide is an additive
they put into various foods to
prevent clumping or caking. It has the
ability to absorb almost 120% of its
weight and stay free flowing. Silicon
dioxide is used in such things as
flour, salt, powdered foods (soups,
coffee creamers, etc) and some chip
.

http://answers.ask.com/Science/Chemistry/what_is_silicon_dioxide_in_food

http://en.m.wikipedia.org/wiki/Silicon_dioxide

anti caking (wa sebut menggumpal)
http://en.m.wikipedia.org/wiki/Anticaking_agent

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #11 on: 03 October 2012, 02:30:55 PM »

slicon dioxide
ketika beras di masak agar tidak menggumpal ketika menjadi nasi. 
.

http://answers.ask.com/Science/Chemistry/what_is_silicon_dioxide_in_food

http://en.m.wikipedia.org/wiki/Silicon_dioxide

anti caking (wa sebut menggumpal)
http://en.m.wikipedia.org/wiki/Anticaking_agent
menarik..
bukannya beras sebelum ditanak melalui proses pembilasan dulu, seharusnya silica yang ada akan tersapu buang bersama air yang mengalir pada saat pembilasan ? Jadi bagaimana silica dose yang sudah terbuang karena pembilasan bisa membuat nasi tidak menggumpal ?

Kalau maksudnya adalah menjaga kelembaban beras (bukan nasi lho ya) agar tetap kering, lebih masuk akal karena sifatnya menyerap air..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.107
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Beras Thailand Berarsenik
« Reply #12 on: 03 October 2012, 02:44:28 PM »
ini misal nya ada kan beras masak yang di jual sachetan/ instan buat nasi goreng (wa dulu sering beli beras instan [nasi goreng instant tinggal masak] ini buat nasi goreng enak nya malem malem jam 03:00 pagi kalau laper tinggal buat jadi nya lebih bagus daripada nasi goreng buatan sendiri dari nasi rumah), atau buat add di bumbu jadi/bumbu instan nasi kuning dll.

untuk di beras wa rasa ada benar nya supaya beras dapat disimpan lebih lama hingga tidak menggumpal ketika masih dalam bentuk beras.

sedang untuk nasi add sedikit slicon dioxide biar nasi nya jadi bagus juga bisa.
« Last Edit: 03 October 2012, 03:01:16 PM by daimond »

 

anything