//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: 31 alam dalam Buddhisme  (Read 36928 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #90 on: 19 April 2008, 09:21:59 AM »
Menurut tradisi Theravada, alam digolongkan jadi 6 bagian: Sorga, Manusia, Asura, Peta, Binatang, Neraka. Sorga itu itu ada 26 (kalo menurut Mahayana ada 28, mungkin kawan dari Mahayana ada yang mau jelaskan?), yang terdiri dari 20 Alam Brahma (4 Arupa & 16 Rupa) dan 6 Sorga yang masih mengenal nafsu indriah.

Penggolongan ini dilakukan belakangan, jadi Buddha Gotama emang ga pernah ngomong2 bahwa alam itu ada sejumlah x. Biasanya cuma dikatakan seseorang akan terlahir di sini/situ. Seperti alam Asura sendiri awalnya tidak ditetapkan sebagai alam tersendiri karena mereka adalah penghuni Tavatimsa juga. Tavatimsa juga sebelum Sakka (Raja Dewa) yang sekarang terlahir di sana juga belom tentu namanya Tavatimsa (= 33 mahadewa, yang diambil dari jumlah pengikut Sakka sekarang berjumlah 33).

Adanya surga begitu banyak bukan karena 'ada' yang nentuin jumlahnya, namun karena setiap mahluk mempunyai akumulasi kamma yang beragam, maka keberadaan alamnya pun beragam. Alam Asannasatta termasuk dalam alam Brahma Jhana 4.

Ajaran Buddha ada BUKANLAH untuk membuktikan keberadaan alam-alam lain. Yang diajarkan adalah pengikisan noda bathin yang bisa dilakukan, dibuktikan dan dijalankan sekarang. Walaupun demikian, bukan tidak ada caranya untuk membuktikan. Dengan mengembangkan kekuatan bathin tertentu, itu mungkin saja dibuktikan. Tapi, sama seperti halnya Nibbana, itu harus dibuktikan sendiri. Tidak bisa minta orang lain menunjukkan. Itu sama saja seperti orang minta pembuktian bahwa makan bisa kenyang, tapi suruh orang lain yang makan. Itu tidak bisa terjadi.
Juga sebelum jauh2 ngomong Nibbana, harus punya pengertian benar dulu tentang Nibbana. Dalam Brahmajala Sutta ada dikatakan 5 pandangan (salah menurut Buddha) berkenaan dengan Nibbana. Pandangan orang lagi 'On' itu termasuk salah satunya. Jadi orang bisa sembarangan omong "Nibbana ada", "Nibbana tidak ada", "NIbbana seperti ini", "saya sudah merealisasikan", ga ada habis2nya.





Offline Lily W

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.120
  • Reputasi: 241
  • Gender: Female
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #91 on: 19 April 2008, 10:01:20 AM »
Balik deui ka topik nya !   saya baru baca lagi Dasar pandangan agama buddha. Di sini di tulis bahwa hanya ada 6 alam yaitu : manusia (mannussa), binatang (tiracchana yoni), roh lapar (peta), roh cemburu (asura), neraka (niraya), alam dewa.  Nah jadi bingung dah. Kumaha atuh?

Itu adalah Alam kehidupan yang makhluk-makhluknya masih senang dengan nafsu indera dan terikat dengan panca indera.
Jadi....di sebut juga Kama-Bhumi 11

 _/\_ :lotus:
~ Kakek Guru : "Pikiran adalah Raja Kehidupan"... bahagia dan derita berasal dari Pikiran.
~ Mak Kebo (film BABE) : The Only way you'll find happiness is to accept that the way things are. Is the way things are

Offline Mr. Wei

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.074
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #92 on: 12 May 2008, 01:23:21 PM »
Hmmm... setelah2 baca2, saya jadi mikir, jangan2 benar adanya bahwa dunia ini tidak hanya terdiri dari 31 alam. Apalagi dari cerita Tavatimsa yang tercipta karena ada 33 orang yang kamma nya hampir sama. Mungkin aja selama ini juga ada kasus yng sama dengan pemuda ini dan alam2 baru pun tercipta.

Maaf, sedikit mau nanya: bukannya Abhidhamma itu diulang kembali oleh Thera Maha Kassapa saat konsili pertama ya?

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #93 on: 12 May 2008, 01:35:36 PM »
Quote
Menurut tradisi Theravada, alam digolongkan jadi 6 bagian: Sorga, Manusia, Asura, Peta, Binatang, Neraka.

Kalau tidak salah tradisi Theravada, penggolongan kamma-loka adalah 5 alam. Ashura tidak digolongkan alam sendiri, melainkan kelas Peta dan kelas Deva.
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #94 on: 12 May 2008, 02:07:44 PM »
Quote
Hmmm... setelah2 baca2, saya jadi mikir, jangan2 benar adanya bahwa dunia ini tidak hanya terdiri dari 31 alam. Apalagi dari cerita Tavatimsa yang tercipta karena ada 33 orang yang kamma nya hampir sama. Mungkin aja selama ini juga ada kasus yng sama dengan pemuda ini dan alam2 baru pun tercipta.

Maaf, sedikit mau nanya: bukannya Abhidhamma itu diulang kembali oleh Thera Maha Kassapa saat konsili pertama ya?

Wei,

Emang bener, kita tidak perlu 'hafal mati' bahwa alam kehidupan itu jumlahnya pasti 31. Jumlah itu ditentukan belakangan oleh para peneliti Buddhisme untuk memudahkan saja. Buddha sendiri rasanya tidak pernah bilang jumlah alam adalah sekian.

Tavatimsa juga mungkin di semesta lain namanya beda. Alamnya pun sebenarnya masih satu alam dengan para Asura, seperti Parinimita Vasavati juga memiliki alam yang sama dengan para Mara, tetapi dalam hal Mara, nama alamnya tidak dibedakan. Ada juga alam 'antara' yang diberi nama lokuntara niraya yang entah mengapa tidak dimasukkan ke dalam niraya. Juga tidak dalam alam2 lainnya.
Di konsili pertama, Abhidhamma blom diulang. Kalau tidak salah diulang di konsili ke 2. Abhidhamma yang ditulis juga merupakan abhidhamma rumusan dari Sariputta yang diajarkan di antara para bhikkhu.



Quote
Kalau tidak salah tradisi Theravada, penggolongan kamma-loka adalah 5 alam. Ashura tidak digolongkan alam sendiri, melainkan kelas Peta dan kelas Deva.

karuna_murti,
Ya, pada awalnya memang tidak dipisahkan. Baru belakangan dipisahkan, tapi saya tidak tahu kenapa. Yang pasti, 31 alam itu hanya untuk memudahkan penggolongan saja, tidak perlu dikatakan persis demikian. Ada Asura Deva (yang dibuang oleh Sakka) dan Asura Peta juga (kalo ga salah namanya Kalakanja Asura). Ada juga peta setengah deva yang setengah hari menderita dan setengah hari bahagia, namanya vemanika peta. Untuk bener2 persisnya saya juga tidak tahu golongannya yang mana dan tidak peduli  ;D hanya untuk menambah wawasan saja.




Offline Mr. Wei

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.074
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #95 on: 13 May 2008, 03:24:59 PM »
Wah kalau begitu teks buku pelajaran saya salah donk?

Karena berdasarkan teks buku pelajaran agama saya, isinya begini (intinya aja ya):

Konsili pertama
1. Vinaya > diulang oleh Upali
2. Sutta > diulang oleh Ananda
3. Abhidhamma > diulang oleh Maha Kassapa.

Wah gimana nih murid SMA bisa pinter klo textbook nya salah :))

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.404
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #96 on: 13 May 2008, 03:34:03 PM »
abhidhamma bukannya di konsili ke 3 yah ?

Quote
Ajaran Abhidhamma diulang tersendiri oleh Y.A. Maha Kassapa, sehingga lengkaplah pengertian Tipitaka (Vinaya,Sutta, dan Abhidhamma). Jadi pengertian Tipitaka mulai lengkap (timbul) pada Konsili III.
There is no place like 127.0.0.1

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #97 on: 13 May 2008, 03:38:13 PM »
Quote
Konsili pertama
1. Vinaya > diulang oleh Upali
2. Sutta > diulang oleh Ananda
3. Abhidhamma > diulang oleh Maha Kassapa.

Wah gimana nih murid SMA bisa pinter klo textbook nya salah


Wei,

Mungkin itu berdasarkan sumber lain yang juga mengatakan bahwa Buddha Gotama "mewariskan" Abhidhamma kepada Maha Kasyapa karena sewaktu di bukit burung Nasar, Buddha 'mencipta' bunga dan semua bingung, hanya Maha Kasyapa yang tersenyum. Tapi bagaimanapun itu hanya sejarah, tentu saja saya tidak bisa buktikan kebenarannya.

Kalo masalah murid ga bisa pinter sih, saya rasa pengetahuan tentang itu tidak menentukan murid pinter ato nggak.

Offline Mr. Wei

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.074
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #98 on: 18 May 2008, 12:16:24 AM »
Hmmm...
Ada satu versi lagi kan, SB pada saat ke Tavatimsa, setiap hari membuat duplikasi dirinya dan Beliau turun ke dunia untuk mencari makan lalu mengulang Abhidhamma ke Sariputta secara tidak ringkas maupun tidak panjang.
Jadi ada dua versi neh ???

Mungkin pembicaraan ini kita bawa saja ke thread ttg Abhidhamma, karena saya takut OOT ;D


Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #99 on: 06 March 2010, 10:59:24 AM »
Good :-)
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.467
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #100 on: 07 March 2010, 10:22:40 AM »
Ada yang mau di tanyakan nich kepada teman2 semua, ada ada yg bs membuktikan 31 alam dalam ajaran sang Buddha? (selain alam peta dan binatang)

Kalau membuktikan keberadaan 31 alam kehidupan sepertinya agak sulit karena kita orang biasa tidak punya kemampuan batin seperti mata dewa (dibbacakkhu) dan telinga dewa (dibbasotta) untuk melihat keberadaannya secara langsung.

Buddha sendiri mengajarkan adanya 5 alam kehidupan dalam Mahasihanada Sutta dari Majjhima Nikaya berikut:

Quote
Panca Gati (Lima Alam Tempat Kelahiran) dan Nibbana

    Sariputta, ada lima alam tempat kelahiran. Apakah lima alam itu? Alam neraka (niraya), binatang (tiracchana), alam setan (pittivisaya), dan manusia (manussa) serta dewa (deva).
    Saya mengerti tentang alam neraka; jalan serta cara yang membawa ke neraka, bagi dia yang akan memasukinya, setelah kematian, terlahir kembali dalam keadaan yang menyedihkan, dalam alam yang tidak menyenangkan, dalam alam penderitaan, dalam neraka; inipun saya mengerti.
    Saya mengerti tentang alam binatang; jalan serta cara yang membawa ke alam binatang, bagi dia yang akan memasukinya, setelah kematian, terlahir kembali sebagai binatang di alam binatang; inipun saya mengerti.
    Saya mengerti tentang alam setan; jalan serta cara yang membawa ke alam setan, bagi dia yang akan memasukinya, setelah kematian, terlahir kembali sebagai setan di alam setan,: inipun saya mengerti.
    Saya mengerti tentang alam manusia; jalan serta cara membawa ke alam manusia, bagi dia yang akan memasukinya, setelah kematian, terlahir kembali sebagai manusia di alam manusia; inipun saya mengerti.
    Aku mengerti tentang alam para dewa; dan jalan serta cara membawa ke alam para dewa, bagi dia yang akan memasukinya, setelah kematian, terlahir kembali sebagai dewa di alam dewa; inipun saya mengerti.
    Aku mengerti tentang Nibbana; jalan serta cara untuk mencapai Nibbana, bagi dia yang akan mencapainya, berdasarkan pada kemampuan batin (abhinna) di sini dan pada kehidupan ini juga dia sendiri merealisasikan pembebasan batin melalui 'pencapaian pembebasan batin' (cetovimutti) dan 'pembebasan berdasarkan kebijaksanaan' (pannavimutti) serta 'melenyapkan semua kotoran batin' (asava); inipun saya mengerti.

Sumber: http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka_dtl.php?cont_id=198

Tampaknya dalam perkembangan berikutnya, para cendikiawan Buddhis awal (yang mungkin juga para bhikkhu dengan kemampuan batin yang bisa melihat keberadaan alam2 kehidupan) seperti Buddhaghosa dan yang lainnya mengembangkan lebih jauh konsep tentang alam kehidupan di atas menjadi 31 alam kehidupan dengan rincian sbb:

Quote
1 alam neraka (niraya)
2 alam setan (pittivisaya): 1 alam setan kelaparan (peta) & 1 alam raksasa (asura)
1 alam binatang (tiracchana)
1 alam manusia (manussa)
26 alam dewa (deva) yang dirinci menjadi
* 6 alam dewa yang diliputi nafsu indera (suggatiloka)
* 16 alam brahma yang memiliki jasmani (rupabrahma), termasuk di dalamnya 5 alam brahma Suddhavasa
* 4 alam brahma yang tidak memiliki jasmani (arupabrahma)

Catatan:
1. Dalam pembagian ini raksasa (asura) dianggap kelas dari alam setan karena walaupun memiliki kekuatan seperti dewa, alam mereka termasuk salah satu alam menderita (apaya) selain neraka, peta, dan binatang.
2. Brahma dianggap kelas dari alam dewa, yaitu dewa yang tidak memiliki nafsu indera karena pencapaian jhana-nya (atau pencapaian kesucian Anagami untuk 5 alam brahma Suddhavasa)

Semoga bermanfaat.
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa

Offline heri_yanto

  • Teman
  • **
  • Posts: 74
  • Reputasi: 3
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #101 on: 07 March 2010, 01:28:07 PM »
31 alam kehidupan dalam agama Buddha


31 alam kehidupan terdiri dari:

A. 11 Kamma Bhumi yaitu 11 alam kehidupan dimana makhluk-makhluknya masih senang dengan nafsu-nafsu indera dan terikat dengan panca indera

B. 16 Rupa Bhumi yaitu 16 alam kehidupan yg makhluk-makhluknya mempunyai Rupa Jhana

C. 4 Arupa Bhumi yaitu 4 alam kehidupan yg makhluk-makhluknya mempunyai Arupa Jhana

------------------------------
A. 11 Kamma Bhumi terdiri dari:

1. Apaya-Bhumi 4 (4 alam kehidupan yg menyedihkan) yaitu:

a. Niraya Bhumi (alam neraka) terbagi menjadi beberapa kelompok di antaranya ada yg disebut kelompok Maha Neraka 8 (sanjiva neraka, kalasutta neraka, sanghata neraka, roruva neraka, maharoruva neraka, tapana neraka, mahatapana neraka, avici neraka).

b. Tiracchana Bhumi (alam binatang). Binatang berkaki terbagi menjadi 4 kelompok yaitu:
1) Apadatiracchana yaitu kelompok binatang yg tidak mempunyai kaki
2) Dvipadatiracchana yaitu kelompok binatang yg berkaki 2
3) Catupadatiracchana yaitu kelompok binatang yg berkaki 4
4) Bahuppadatiracchana yaitu kelompok binatang yg berkaki banyak

c. Peta Bhumi (alam setan) terdiri dari beberapa kelompok yg disebut peta 4, peta 12 dan peta 21(dibahas tersendiri)

d. Asurakaya Bhumi (alam raksasa) terdiri dari:
1) Deva asura yaitu kelompok dewa yg disebut asura
2) Peta asura yaitu kelompok setan yg disebut asura
3) Niraya asura yaitu kelompok makhluk neraka yg disebut asura

2. Kamasugati Bhumi 7 (7 alam kehidupan nafsu yg menyenangkan) yaitu:

a. Manussa Bhumi (alam manusia)

b. Catummaharajika Bhumi (alam 4 raja dewa: Dhatarattha, Virulaka, Virupakkha & Kuvera) terbagi dalam 3 kelompok yaitu:

1) Bhumamattha Devata yaitu para dewa yg berdiam di atas tanah (di gunung, sungai, laut, rumah, vihara,dll)

2) Rukakkhattha Devata yaitu para dewa yg berdiam di atas pohon

3) Akasattha Devata yaitu para dewa yg berdiam di angkasa (di bulan, bintang,dll)

c. Tavatimsa Bhumi (alam 33 dewa). Disebut alam 33 dewa karena dahulu kala ada sekelompok pria yg berjumlah 33 orang yg selalu bekerja sama dalam berbuat kebaikan. Sewaktu mereka meninggal dunia semuanya terlahir dalam satu alam dewa.

d. Yama Bhumi (alam dewa Yama). Para dewa di alam ini terbebas dari kesulitan, yg ada hanya kesenangan.

e. Tusita Bhumi (alam kenikmatan). Para dewa di alam ini terbebas dari "kepanasan hati", yg ada hanya kesenangan dan kenikmatan

f. Nimmanarati Bhumi (alam yg menikmati ciptaannya). Para dewa di alam ini menikmati kesenangan panca inderanya dari hasil ciptaannya sendiri.

g. Paranimmitavasavatti Bhumi (alam dewa yg menyempurnakan ciptaan dewa lain). Para dewa di alam ini di samping menikmati kesenangan panca indera juga mampu membantu menyempurnakan ciptaan dewa2 lainnya.

B. 16 Rupa Bhumi terdiri dari:

1. Pathama Jhana Bhumi 3 (3 alam kehidupan Jhana pertama) yaitu:

a. Brahma Parissaja Bhumi (alam pengikut2nya Brahma)
b. Brahma Purohita Bhumi (alam para menterinya Brahma)
c. Maha Brahma Bhumi (alam Brahma yg besar)

2. Dutiya Jhana Bhumi 3 (3 alam kehidupan Jhana kedua) yaitu:
a. Brahma Parittabha Bhumi (alam para brahma yg kurang cahaya)
b. Brahma Appamanabha Bhumi (alam para Brahma yg tak terbatas cahayanya)
c. Brahma Abhassara Bhumi (alam para Brahma yg gemerlap cahayanya)

3. Tatiya Jhana Bhumi 3 (3 alam kehidupan Jhana ketiga) yaitu:
a. Brahma Parittasubha Bhumi (alam para Brahma yg kurang auranya)
b. Brahma Appamanasubha Bhumi (alam para Brahma yg tak terbatas auranya)
c. Brahma Sibhakinha Bhumi (alam para Brahma yg auranya penuh & tetap)

4. Catuttha Jhana Bhumi 7 (7 alam kehidupan Jhana keempat) yaitu:

a. Brahma Vehapphala Bhumi (alam para Brahma yg besar pahalanya)

b. Brahma Asannasatta Bhumi (alam para Brahma yg kosong dari kesadaran)

c. Alam Suddhavasa 5 (5 alam kediaman yg murni) terdiri dari:

1) Brahma Aviha Bhumi (alam para Brahma yg tidak bergerak atau alam bagi Anagami yg kuat dalam keyakinan/saddhindriya)

2) Brahma Atappa Bhumi (alam para Brahma yg suci atau alam bagi Anagami yg kuat dalam usaha/viriyindriya)

3) Brahma Sudassa Bhumi (alam para Brahma yg indah atau alam bagi Anagami yg kuat dalamkesadaran/satindriya)

4) Brahma Sudassi Bhumi (alam para Brahma yg berpandangan terang atau alam bagi Anagami yg kuat dalam konsentrasi/samadindriya)

5) Brahma Akanittha Bhumi (alam para Brahma yg luhur atau alam bagi Anagami yg kuat dalam kebijaksanaan/pannindriya)


C. 4 Arupa Bhumi terdiri dari:

1. Akasanancayatana Bhumi (keadaan dari konsepsi ruangan tanpa batas)
2. Vinnanancayatana Bhumi (keadaan dari konsepsi kesadaran tanpa batas)
3. Akincannayatana Bhumi (keadaan dari konsepsi kekosongan)
4. Nevasannanasannayatana Bhumi (keadaan dari konsepsi bukan pencerapan maupun bukan tidak pencerapan)

Tambahan:
Rupa Brahma berarti Brahma bermateri yaitu Brahma yg mempunyai pancakhanda. Sedangkan Arupa Brahma berarti Brahma tak bermateri yaitu Brahma yg hanya mempunyai Nama Khanda (batin), tidak mempunyai Rupa Khanda (jasmani).


=========================
Makhluk Setan ini terbagi dalam beberapa kelompok, diantaranya terdapat kelompok-kelompok setan yang disebut PETA 4, PETA 12 dan PETA 21 sebagai tertulis di bawah ini :

PETA 4 (terdapat dalam Kitab Petavatthu-Atthakatha)

1. Paradattupajivika-Peta :
Setan yang memelihara hidupnya dengan memakan makanan yang disuguhkan orang dalam upacara sembahyang.

2. Khupapipasika-Peta:
Setan yang selalu lapar dan haus.

3. Nijjhamatanhika-Peta:
Setan yang selalu kepanasan.

4. Kalakancika-Peta:
Setan yang sejenis Asura.

Penjelasan :

Hanya Paradattupajivika-Peta saja yang dapat menerima makanan yang diberikan orang dalam upacara sembahyang serta kiriman jasa dari keluarga. Para Bodhisattva, jika terlahir menjadi setan, akan menjadi Paradattupajivika-Peta, dan tidak akan menjadi setan (peta) yang lain.

PETA 12 (terdapat dalam Kitab Gambhilokapannatti).

1. Vantasa-Peta: Setan yang makan air ludah, dahak dan muntah.

2. Kunapasa-Peta : Setan yang makan mayat manusia dan binatang.

3. Guthakhadaka-Peta: Setan yang makan berbagai kotoran.

4. Aggijalamukha-Peta : Setan yang dimulutnya selalu ada api.

5. Sucimuja-Peta : Setan yang mulutnya sekecil lobang jarum.

6. Tanhattika-Peta: Setan yang dikendalikan oleh napsu keinginan rendah sehingga lapar dan haus.

7. Sunijjhamaka-Peta : Setan yang berbulu hitam seperti arang.

8. Suttanga-Peta : Setan yang mempunyai kuku tangan kaki yang panjang dan tajam seperti pisau.

9. Pabbatanga-Peta: Setan yang bertubuh setinggi gunung.

10. Ajagaranga-Peta : Setan yang bertubuh seperti ular.

11. Vemanika-Peta : Setan yang menderita pada waktu siang, dan senang pada waktu malam dalam kahyangan.

12. Mahidadhika-Peta: Setan yang mempunyai ilmu gaib.

PETA 21 (terdapat dalam Kitab Suci Vinaya dan Lakkhanasanyutta).

1. Attisankhasika-Peta : Setan yang mempunyai tulang bersambungan, tetapi tidak mempunyai daging.

2. Mansapesika-Peta : Setan yang mempunyai daging terpecah-pecah, tetapi tidak mempunyai tulang.

3. Mansapinada-Peta : Setan yang mempunyai daging berkeping-keping.

4. Nicachaviparisa-Peta : Setan yang tidak mempunyai kulit.

5. Asiloma-Peta: Setan yang berbulu tajam.

6. Sattiloma-Peta : Setan yang berbulu seperti tombak.

7. Usuloma-Peta : Setan yang berbulu panjang seperti anak panah.

8. Suciloma-Peta: Setan yang berbulu sepertijarum.

9. Dutiyasuciloma-Peta: Setan yang berbulu seperti jarum kedua (lebih tajam).

10. Kumabhanda-Peta : Setan yang mempunyai kemaluan sangat besar.

11. Guthakupanimugga-Peta : Setan yang bergelimangan dengan kotoran.

12. Guthakhadaka-Peta: Setan yang makan berbagai macam kotoran.

13. Nicachavitaka-Peta: Setan perempuan yang tidak mempunyai kulit.

14. Dugagandha-Peta : Setan yang baunya sangat busuk.

15. Ogilini-Peta: Setan yang badannya seperti bara api.

16. Asisa-Peta: Setan yang tidak mempunyai kepala.

17.Bhikkhu-Peta : Setan yang berbadan seperti bhikkhu. .

18. Bhikkhuni-Peta : Setan yang berbadan seperti bhikkhuni.

19. Sikkhamana-Peta: Setan yang berbadan seperti Setan yang berbulu seperti pelajar wanita atau calon bhikkhuni.

20. Samanera-Peta : Setan yang berbadan seperti samanera.

21. Samaneri-Peta : Setan yang berbadan seperti samaneri.

__________________
YO DHAMMAM DESESI ADIKALYANAM MAJJHEKALYANAM PARIYOSANAKALYANAM TI

Dhamma itu indah pada awalnya, indah pada pertengahannya dan indah pada akhirnya

Offline kamala

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 592
  • Reputasi: 44
  • Gender: Female
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #102 on: 07 May 2010, 09:31:53 AM »
mo nanya nih
semalam vihara kami mengundang seorang bhiksu untuk membabarkan dhamma
dia ada menyinggung bahwa seorang meditator yang memasuki jhana2 dan terlahir dialam Arupa-Bhumi setelah habis masanya ia akan terlahir kembali menjadi BATU
ketika saya tanyakan kembali katanya orang orang hanya mengenal alam2 kehidupan yang terbagi secara kasarnya yaitu 31 alam kehidupan dan ini (alam batu & tumbuhan) jika ditelusuri secara halus merupakan real adanya
bhiksu tersebut tidak menyebutkan dari sutta/sutra atau kitab abhidhamma mana yang mengcantumkan hal tersebut
adakan teman-teman yang pernah membaca atau mendengar tentang hal tersebut ??
Daripada seribu kata yang tak berarti,
adalah lebih baik sepatah kata yang bermanfaat,
yang dapat memberi kedamaian kepada pendengarnya.

Offline Shining Moon

  • Sebelumnya: Yuri-chan, Yuliani Kurniawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.148
  • Reputasi: 131
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #103 on: 07 May 2010, 09:42:51 AM »
masa sih? logikanya aja..
1.batu kan gak termasuk alam kehidupan?
2. kehidupan berikutnya pasti tergantung buah kamma-nya, terutama sesaat menjelang ajal.
3. tumbuhan (dan batu) kan tidak termasuk dalam penggolongan 31 alam kehidupan menurut versi buddhis.
btw itu yang nyebutin emang siapa ya?
Life is beautiful, let's rock and roll..

Offline lophenk

  • Sebelumnya: 4kupak
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 685
  • Reputasi: 28
  • Gender: Male
Re: 31 alam dalam Buddhisme
« Reply #104 on: 07 May 2010, 09:58:54 AM »
aneh lahir jd batu, ada jg Sun Go Kong yg terlahir dari batu... ^-^
thanks Buddha...

 

anything