//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?  (Read 5056 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« on: 11 November 2017, 03:48:29 PM »
"Agama" berasal dari bahasa Sanskrit, sedangkan "Ajaran" berasal dari bahasa Indonesia (bukan serapan), yang sama-sama berarti "kepercayaan/keyakinan".
Oleh karena itu, tidak ada bedanya dikatakan Agama Buddha atau Ajaran Buddha.

Ajaran Buddha tidak memiliki budaya! Ini harusnya digarisbawahi.
Namun, perlu dicatat! Bahwa tidak berbudaya, artinya adalah "ajaran itulah budayanya", misalnya Ajaran Buddha, budayanya adalah "Patimokkha (disiplin dalam Sangha)" atau yang biasa dikenal sebagai Vinaya. Berlaku juga untuk "vinaya" umat awamnya, yaitu 5 sila dan puasa (uposatha).
Yang lainnya adalah tata krama, misalnya cara penghormatan, dll. (tata krama disesuaikan berdasarkan wilayah/negara). Misalnya orang Indonesia, umatnya pasti memakai budaya Indonesia, salah satunya dengan merangkapkan tangan atau salaman (tata krama), atau dengan berbudaya batik, dll. Sementara di Jepang misalnya, mereka memakai yukata (kimono biasanya buat pernikahan), dengan tata krama, biasanya suka tunduk-tunduk (membungkukan badan) daripada salaman, dll. Demikian juga dengan wilayah/negara lainnya.

Jika kelompok manapun (budaya manapun) ingin memasuki ajaran Buddha maka ia tidak dapat memasukkan budayanya di dalam "ajaran". Ia meneruskan budayanya tanpa mencampurkan ke dalam ajaran.

Tidak ada peraturan dalam Ajaran Buddha, Sang Buddha tidak pernah melarang apa pun karena manusia menyukai kebebasan dan Sang Bhagava "mendisiplinkan" pengikutnya bukan melalui peraturan karena apa? Karena, seseorang yang disiplin "pasti taat peraturan", sementara orang yang taat peraturan "belum tentu disiplin". Sang Buddha tidak melarang apa pun, bukan berarti Beliau menyetujui perbuatan jahat. Beliau mengungkapkan bahwa perbuatan buruk akan berakibat buruk; perbuatan baik akan berakibat baik. Oelh karena itu, "hindari perbuatan jahat, yang tidak bermanfaat." "Perbanyak perbuatan baik, yang bermanfaat." Ini adalah demi kesejahteraan masing-masing. Demikianlah Sang Buddha mendisiplinkan pengikut-Nya.

Ajaran Buddha tiada "budaya", dalam arti bahwa budaya dari manapun (seseorang) bisa berkeyakinan pada Sang Buddha Gotama, dan tentunya meneruskan budaya mereka secara turun-temurun "tanpa" mencampuradukkan ke dalam Ajaran Buddha. Seperti halnya urusan keluarga, tidak dibeberkan di luar namun menyimpannya dalam keluarga. Apakah keluarga itu munafik? Ini cukup kasar dan salah karena urusan keluarga adalah urusan pribadi. Demikian pula, budaya tidak dimasukkan ke dalam Ajaran Buddha karena orang-orang akan berpikir bahwa: "Ajaran Buddha hanya untuk suku tertentu, atau untuk budaya tertentu, kita harus memasuki budaya lain dan meninggalkan budaya kita." Oleh karena itu, budaya adalah budaya masing-masing, Ajaran Buddha adalah khsusus Ajaran Buddha, dengan begitu, tidak ada celah dan kritikan dengan mengatakan Ajaran Buddha khusus budaya tertentu namun kenyataannya siapa pun dapat berkeyakinan pada Buddha, disamping meneruskan budaya masing-masing. Bahkan dapat meningkatkan martabat budaya mereka, dengan Ajaran Buddha sebagai pegangan.

Misalnya ada orang chinese yang tujuh turunan memakai budaya chinese maka ia tetap dapat meneruskan budayanya disamping berkeyakinan dalam Ajaran Buddha.

Atau misalnya seorang nasrani (kayak novelis Dee Lestari), katakanlah  7 turunan telah mewarisi tradisi natal maka ketika memasuki Ajaran Buddha, ia seharusnya tidak meninggalkan tradisi tersebut, sebagai umat awam karena itu budaya yang baik, tidak ada pelanggaran HAM atau hal buruk.

Budaya yang baik adalah pantas dilestarikan dan dihormati.

Bagaimana? Harmoniskan, Ajaran Buddha?

Sekian dan terimakasih.
« Last Edit: 11 November 2017, 03:50:00 PM by Gwi Cool »
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #1 on: 18 November 2017, 09:55:17 AM »
Note: Dipindah ke pengalaman pribadi karena merupakan opini semata.

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #2 on: 18 November 2017, 10:23:50 AM »
Tetap di sini (harusnya dikembalikan ke "Buddhisme untuk pemula") karena pantas untuk pemula. Bukan opini semata, tetapi fakta.

Atau (saya) tulis ulang. Karena Tuan melanggar etika untuk penulis (member).
« Last Edit: 18 November 2017, 10:30:42 AM by Gwi Cool »
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #3 on: 18 November 2017, 12:24:48 PM »
Agama buddha sebenarnya tidak ada,....
Ajaran buddha sebenarnya sampah....



















Maka itu let it go,....
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #4 on: 18 November 2017, 07:07:31 PM »
Agama buddha sebenarnya blabla
Ajaran buddha sebenarnya bla bla

Maka itu let it go,....
Pertanyaan: Kalau "Vajrayana", bagaimana Tuan menanggapinya? (Kuharap Tuan mengerti maksud tersembunyi dari saya).
« Last Edit: 18 November 2017, 07:09:03 PM by Gwi Cool »
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #5 on: 18 November 2017, 07:39:45 PM »
Pertanyaan: Kalau "Vajrayana", bagaimana Tuan menanggapinya? (Kuharap Tuan mengerti maksud tersembunyi dari saya).
Jawabnya Saya tidak tau
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Gwi Cool

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 170
  • Reputasi: -2
  • Terpujilah Sang Buddha
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #6 on: 18 November 2017, 08:14:22 PM »
Jawabnya Saya tidak tau
Hahaha, Tuan Alucard menghindari pertanyaan, Tuan Alucard menghindari pertanyaan.
Yang mau debat, saya diam, dan mengaku kalah karena saya hanyalah makhluk lemah, debat sama yang lain saja.
Mari berbicara Dhamma yang indah di awal, indah di pertengahan, dan indah di akhir. Indah dengan pikiran penuh cinta kasih. Hobiku menggubah syair.

Offline Alucard Lloyd

  • Sebelumnya: a.k.agus
  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 529
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • buddho
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #7 on: 19 November 2017, 04:38:03 AM »
Hahaha, Tuan Alucard menghindari pertanyaan, Tuan Alucard menghindari pertanyaan.
Sadhu sadhu sadhu
Agama ku tidak bernama
Karena guru ku telah parinibbana
Yang tertinggal hanyalah dahmma
Agar aku dapat mencapai nibbana

Offline Sugiharto

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 21
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Ajaran Buddha atau Agama Buddha?
« Reply #8 on: 28 November 2017, 03:44:13 PM »
kalau menurut saya, tidak perduli mao agama atau ajaran
pada intinya lakukan kebajikan, yang bermanfaat untuk diri sendiri dan oranglain.

semoga semua mahkluk berbahagia  _/\_ _/\_ _/\_