//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Anatta  (Read 6198 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Anatta
« on: 30 June 2010, 07:59:28 AM »
dalam setiap kita membaca buku, banyak tertulis mengenai anatta...banyak pula konsep mengenai anatta...
Banyak yang mengartikan anatta sebagai "tanpa aku" atau "tidak ada inti" atau "tidak ada roh"

kalau saya lebih cocok mengartikannya menjadi "tidak perlu ada saya disitu" karena memang tidak ada.

"disitu" mengindikasikan bahwa setiap gerakan maupun kita menerima sesuatu dari luar seperti mendengar, melihat
dan disitu di pengaruhi oleh vibhava tanha(tidak suka) ataupun bhava tanha(suka)
maka akan ada muncul berbagai macam perasaan....

apabila kita mengamati dengan memakai anatta sebagai pola pikir kita....yg ada memang cuma netral semua nya...toh bagus tidak bagus siapa pula yang merasa?

sehingga apabila kita menerima perkataan yg tidak baik...batin kita tetap baik baik saja....karena kita merasa "bukan kita lah yang di hina"
begitupula menerima pujian.."siapa pula yang di puji?"

maka dari itu batin yang upekkha adalah kesempurnaan yg paling baik....
5 menit kita konsentrasi untuk menyadari gerakan saja, itu bagi saya 5 menit kita sudah mempercepat proses nibbana...
sekaligus merasakan apa itu kedamaian di tengah tengah keributan
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline PatriciaT

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 42
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Anatta
« Reply #1 on: 30 June 2010, 08:58:43 AM »
I like it  8) .  Apabila bs di praktekan kt dpt mengontrol emosi, kenapa sy ngak bs ya, walau sdh mengerti benar  :-?

Offline dhammadinna

  • Sebelumnya: Mayvise
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.626
  • Reputasi: 149
Re: Anatta
« Reply #2 on: 30 June 2010, 09:23:05 AM »
^ ^ ^ karena pemahaman kita masih sebatas logika :)
« Last Edit: 30 June 2010, 09:24:53 AM by Mayvise »

Offline ciputras

  • Teman
  • **
  • Posts: 60
  • Reputasi: 12
  • Gender: Male
Re: Anatta
« Reply #3 on: 30 June 2010, 09:48:04 AM »
[at] bro/sis PatriciaT
emosi bisa kita kontrol bila kita bisa menjaga kesadaran kita (sati) sehingga setiap perasaan yang muncul kita sadari dan tidak bersikap reaktif terhadap setiap perasaan yang timbul. metta yang kita kembangkan dalam diri juga akan sangat membantu dalam hal ini. semoga keterangan singkat ini bisa membantu.
Buddha said to his followers:
"cetanaham bhikkhave kammam vadami" - "The intention, monks, is what I maintain to be the action."
Ajahn Lee : "An evil intention blemishes virtue. A good intention helps keep it pure."

Offline PatriciaT

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 42
  • Reputasi: 2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Anatta
« Reply #4 on: 30 June 2010, 10:26:05 AM »
 [at] Ciputras   ^:)^ Thanks....  Yup, latihan terus sampai dpt sati :>-. Oh...sati...dimana di kau ???...

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: Anatta
« Reply #5 on: 30 June 2010, 08:09:01 PM »
I like it  8) .  Apabila bs di praktekan kt dpt mengontrol emosi, kenapa sy ngak bs ya, walau sdh mengerti benar  :-?

yah itulah sebabnya beliau berkata banyak orang jago abhidhamma dan jago ceramah...tetapi batin nya tidak dapat mengikuti apa yg di katakannya...
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline wong cilik

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 48
  • Reputasi: 4
  • Gender: Female
  • Be Simple Be Humble
Re: Anatta
« Reply #6 on: 03 July 2010, 08:49:25 PM »
Cerita tentang AKU ku..............
Ke-AKU-an ku masih tebal sekali............

Saya belajar....biar AKU pandai, biar AKU dapat kerjaan setelah lulus.........

Saya berpenampilan kalem.....biar AKU terkesan cool............

Saya rajin ke vihara....biar AKU kelihatan kaya anak baik........

Saya nulis di DC....biar AKU terkenal dan banyak kawan...........

Kalau saya pikir-pikir....SELF ORIENTED atau DEMI AKU...sering mendasari hampir setiap tindakanku.

Ada saran dari teman-teman untuk mengurangi ke-AKU-an ku???????

Offline pannadevi

  • Samaneri
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.960
  • Reputasi: 103
  • Gender: Female
Re: Anatta
« Reply #7 on: 03 July 2010, 10:42:35 PM »
Cerita tentang AKU ku..............
Ke-AKU-an ku masih tebal sekali............

Saya belajar....biar AKU pandai, biar AKU dapat kerjaan setelah lulus.........

Saya berpenampilan kalem.....biar AKU terkesan cool............

Saya rajin ke vihara....biar AKU kelihatan kaya anak baik........

Saya nulis di DC....biar AKU terkenal dan banyak kawan...........

Kalau saya pikir-pikir....SELF ORIENTED atau DEMI AKU...sering mendasari hampir setiap tindakanku.

Ada saran dari teman-teman untuk mengurangi ke-AKU-an ku???????


mohon maaf bila kurang berkenan dg perkataan sy, namun sptnya hal ini dialami oleh mereka2 yg sedang dlm rangka mencari jati diri, apabila fase ini telah terlewatkan, maka dg sendirinya AKU akan berkurang, tidak berarti yg muda usia tdk bisa be humble, bisa dan amat bisa, banyak yg berhasil juga, masih muda usia namun memiliki kerendahan hati tidak menonjolkan keAKUan nya,jk memang telah menyadari diri kita hanya sekantong kotoran yg berjalan yg terdiri dari nanah, darah, getah, urine, feses, dll (Vijayasutta)

sekali lagi mohon maaf bila tidak berkenan dg perkataan sy.....
apabila memang benar anda orang yg sy kenal (terbaca dari posting awal dan penguasaan pali), sungguh2 sy mohon maaf....

may all beings be happy

mettacittena,

Offline wong cilik

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 48
  • Reputasi: 4
  • Gender: Female
  • Be Simple Be Humble
Re: Anatta
« Reply #8 on: 04 July 2010, 08:18:24 AM »


mohon maaf bila kurang berkenan dg perkataan sy, namun sptnya hal ini dialami oleh mereka2 yg sedang dlm rangka mencari jati diri, apabila fase ini telah terlewatkan, maka dg sendirinya AKU akan berkurang, tidak berarti yg muda usia tdk bisa be humble, bisa dan amat bisa, banyak yg berhasil juga, masih muda usia namun memiliki kerendahan hati tidak menonjolkan keAKUan nya,jk memang telah menyadari diri kita hanya sekantong kotoran yg berjalan yg terdiri dari nanah, darah, getah, urine, feses, dll (Vijayasutta)

sekali lagi mohon maaf bila tidak berkenan dg perkataan sy.....
apabila memang benar anda orang yg sy kenal (terbaca dari posting awal dan penguasaan pali), sungguh2 sy mohon maaf....

may all beings be happy

mettacittena,
[/quote]


Samaneri.......Terima kasih sarannya. Vijaya Sutta akan saya renungkan lagi. Memang kadang sadar seperti itu bahwa tubuh ini hanyalah terdiri dari unsure-unsurenya, tetapi tetap saja  ada keinginan untuk "menunjukkan" siapa AKU seperti yang saya contohkan tadi.

Samaneri....kalaupun saya benar orang yang samaneri kenal, kan hanyalah sekantong kotoran tadi, jadi tidak perlu meminta maaf seperti itu Samaneri. Apalagi dalam forum diskusi seperti ini kan semuanya pada prinsipnya  SHARING. Lebih-lebih...Samaneri jauh lebih senior dan lebih matang dalam segalanya daripada saya. Jadi kewajiban samaneri untuk mengajarkan hal-hal seperti ini kepada saya.
Saya tunggu selalu nasehatnya.



Anjali saya
Wong Cilik
 _/\_

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
Re: Anatta
« Reply #9 on: 04 July 2010, 08:39:52 AM »
Cerita tentang AKU ku..............
Ke-AKU-an ku masih tebal sekali............

Saya belajar....biar AKU pandai, biar AKU dapat kerjaan setelah lulus.........

Saya berpenampilan kalem.....biar AKU terkesan cool............

Saya rajin ke vihara....biar AKU kelihatan kaya anak baik........

Saya nulis di DC....biar AKU terkenal dan banyak kawan...........

Kalau saya pikir-pikir....SELF ORIENTED atau DEMI AKU...sering mendasari hampir setiap tindakanku.

Ada saran dari teman-teman untuk mengurangi ke-AKU-an ku???????


Masih mending karena anda tahu bahwa ke-aku-an masih ada dalam batin anda. Banyak orang yang masih memiliki kecenderungan ke-aku-an namun  tidak tahu. Tahu bahwa ke-aku-an masih ada dalam batin adalah langkah pertama bagi seseorang untuk melatih mengurangi dan melenyapkan kecenderungan ini.

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Anatta
« Reply #10 on: 04 July 2010, 08:54:02 AM »
Cerita tentang AKU ku..............
Ke-AKU-an ku masih tebal sekali............

Saya belajar....biar AKU pandai, biar AKU dapat kerjaan setelah lulus.........

Saya berpenampilan kalem.....biar AKU terkesan cool............

Saya rajin ke vihara....biar AKU kelihatan kaya anak baik........

Saya nulis di DC....biar AKU terkenal dan banyak kawan...........

Kalau saya pikir-pikir....SELF ORIENTED atau DEMI AKU...sering mendasari hampir setiap tindakanku.

Ada saran dari teman-teman untuk mengurangi ke-AKU-an ku???????


Bro Cilik yang baik, cara mengurangi ke-akuan setahu saya adalah:

- lebih dermawan
- lebih mengalah
- lebih sabar
- lebih rendah hati
- lebih banyak bermeditasi
- lebih .......... dsbnya.....

Teman-teman yang mau menambahkan silahkan......
 
_/\_
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Anatta
« Reply #11 on: 04 July 2010, 09:04:48 AM »
Cerita tentang AKU ku..............
Ke-AKU-an ku masih tebal sekali............

Saya belajar....biar AKU pandai, biar AKU dapat kerjaan setelah lulus.........

Saya berpenampilan kalem.....biar AKU terkesan cool............

Saya rajin ke vihara....biar AKU kelihatan kaya anak baik........

Saya nulis di DC....biar AKU terkenal dan banyak kawan...........

Kalau saya pikir-pikir....SELF ORIENTED atau DEMI AKU...sering mendasari hampir setiap tindakanku.

Ada saran dari teman-teman untuk mengurangi ke-AKU-an ku???????


Bro Cilik yang baik, cara mengurangi ke-akuan setahu saya adalah:

- lebih dermawan
- lebih mengalah
- lebih sabar
- lebih rendah hati
- lebih banyak bermeditasi
- lebih .......... dsbnya.....

Teman-teman yang mau menambahkan silahkan......
 
_/\_


karena diundang untuk menambahkan, saya ingin menambahkan pada bagain BOLD di atas, untuk tujuan itu, saat ini sedang ada kesempatan di DC ini untuk mengurangi ke-aku-an, yaitu dengan berdana untuk penerbitan SN, lebih lengkap silahkan klik http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,13248.0.html

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 128
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Re: Anatta
« Reply #12 on: 04 July 2010, 11:00:32 AM »
Cerita tentang AKU ku..............
Ke-AKU-an ku masih tebal sekali............

Saya belajar....biar AKU pandai, biar AKU dapat kerjaan setelah lulus.........

Saya berpenampilan kalem.....biar AKU terkesan cool............

Saya rajin ke vihara....biar AKU kelihatan kaya anak baik........

Saya nulis di DC....biar AKU terkenal dan banyak kawan...........

Kalau saya pikir-pikir....SELF ORIENTED atau DEMI AKU...sering mendasari hampir setiap tindakanku.

Ada saran dari teman-teman untuk mengurangi ke-AKU-an ku???????


Bro Cilik yang baik, cara mengurangi ke-akuan setahu saya adalah:

- lebih dermawan
- lebih mengalah
- lebih sabar
- lebih rendah hati
- lebih banyak bermeditasi
- lebih .......... dsbnya.....

Teman-teman yang mau menambahkan silahkan......
 
_/\_


karena diundang untuk menambahkan, saya ingin menambahkan pada bagain BOLD di atas, untuk tujuan itu, saat ini sedang ada kesempatan di DC ini untuk mengurangi ke-aku-an, yaitu dengan berdana untuk penerbitan SN, lebih lengkap silahkan klik http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,13248.0.html

Setuju.... Berdana Dhamma adalah yang tertinggi dari semua dana.
Hayo... hayo.... dana penerbitan Tipitaka.....

  _/\_
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata

Offline Kelana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.226
  • Reputasi: 142
Re: Anatta
« Reply #13 on: 04 July 2010, 01:57:37 PM »
dalam setiap kita membaca buku, banyak tertulis mengenai anatta...banyak pula konsep mengenai anatta...
Banyak yang mengartikan anatta sebagai "tanpa aku" atau "tidak ada inti" atau "tidak ada roh"

kalau saya lebih cocok mengartikannya menjadi "tidak perlu ada saya disitu" karena memang tidak ada.

Menurut saya, mengartikannya seperti itu hanya cocok untuk pengantar meditasi, tapi tidak untuk yang lain misalnya menjelaskan sifat nibbana, seperti: nibbana itu anatta, maka akan menjadi: nibbana itu tidak perlu ada saya disitu. Agak ganjil dalam tata bahasa. Bahkan kata "perlu" mengesankan ada yang memerintah/menentukan "perlu" atau "tidak perlu".
GKBU
 
_/\_ suvatthi hotu


- finire -

Offline wong cilik

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 48
  • Reputasi: 4
  • Gender: Female
  • Be Simple Be Humble
Re: Anatta
« Reply #14 on: 04 July 2010, 03:09:09 PM »
Terima kasih semuanya......... atas penjelasannya.

1. Apa sudah ada diskusi di thread lain tentang perbedaan konsep Anatta dalam Agama Buddha dengan nihilisme? kalau ada mohon ditunjukkan, kalau belum, mohon dijelaskan apa itu perbedaannya.


2. Semoga ini gak OOT, tapi saya mau tanya tentang adanya dua jenis  " rasa bangga/kesombongan" / "māna". Yāthāva māna dan ayāthāva māna. Yāthava māna adalah rasa bangga yang benar (true pride) dan ayāthāva mana adalah rasa bangga yang salah (false pride).

Ayāthāva māna adalah rasa bangga yang dimiliki oleh orang-orang yang masih dipenuhi kilesa.
Yāthāva māna adalah rasa bangga oleh orang-orang yang telah mencapai tingkat-tingkat kesucian. Bahkan dikatakan bahwa orang yang sudah mencapai Anagami pun masih mempunyai yāthāva māna. Dan yāthāva māna ini baru bisa dilenyapkan seluruhnya setelah mencapai Arahat. Apa betul demikian? Mohon penjelasan dari teman-teman.


Terima kasih

 _/\_