//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Empat Ketergantungan  (Read 2040 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline seniya

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.467
  • Reputasi: 169
  • Gender: Male
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Empat Ketergantungan
« on: 07 March 2010, 07:15:41 PM »
Melihat bahwa dalam forum ini ada subforum Studi Sutta/Sutra yang mengkaji berbagai sutta Pali maupun sutra Mahayana secara lebih mendalam berdasarkan perspektif para peserta diskusi di sini, maka saya ingin memberikan sebuah pernyataan dari Sang Buddha sebelum wafat-Nya dalam Mahaparinirvana Sutra (yang berbahasa Sanskerta) sbb:

Quote
“catvāri pratiśaraṇāni| tadyathā-arthapratiśaraṇatā na vyañjanapratiśaraṇatā| jñānapratiśaraṇatā na vijñānapratiśaraṇatā| nītārthapratiśaraṇatā na neyārthapratiśaraṇatā| dharmapratiśaraṇatā na pudgalapratiśaraṇatā ceti||”

“Four reliances: that is, reliance on the Dhamma not (merely) reliance on the person; reliance on the meaning not (merely) reliance on the phrasing; reliance on the suttas whose meaning is already drawn out not (merely) reliance on those suttas whose meaning is to be drawn out (interpreted); reliance on extraordinary-knowledge* not (merely) reliance on (intellectual) discrimination.”

"Empat ketergantungan [yang harus diperhatikan oleh para bhikshu]: yaitu, bergantung pada Dharma bukan (semata-mata) bergantung pada orang [yang mengajarkan Dharma]; bergantung pada makna [sesungguhnya] bukan (semata-mata) bergantung pada susunan kata-kata; bergantung pada sutra-sutra yang maknanya sudah diketahui bukan (semata-mata) bergantung pada sutra-sutra yang maknanya harus disimpulkan (ditafsirkan); bergantung pada pengetahuan mendalam* bukan (semata-mata) bergantung pada pemahaman (intelektual)."

Note:
* “extraordinary-knowledge”: the kind of 'higher-knowledge' (abhiññā) or insight that occurs as a result of samādhi. It probably implies here the meditative realisations resulting in the attainments of the noble paths and fruits.

Catatan:
* "pengetahuan mendalam": sejenis 'pengetahuan yang lebih tinggi' (abhinna) atau pemahaman yang muncul sebagai hasil dari samadhi. Ini mungkin menunjukkan di sini pencapaian meditasi yang menghasilkan pencapaian atas Empat Jalan dan Buahnya.

Sumber: http://sites.google.com/site/santifm10/fourreliancessutra

Semoga dalam mengkaji sutta/sutra dalam subforum ini, kita dapat menggunakan Empat Ketergantungan ini sehingga diskusi di sini menghasilkan kesimpulan yang benar dan bermanfaat bagi kita semua. Kecuali untuk ketergantungan keempat (bergantung pada pengetahuan mendalam/abhinna bukan bergantung pada pemahaman intelektual) yang mungkin agak sulit untuk dicapai/dijalankan karena kebanyakan dari kita belum mencapai apa pun dalam meditasi, apalagi pemahaman kita terhadap sutta/sutra berdasarkan pemahaman intelektual semata.

Semoga bermanfaat.
"Holmes once said not to allow your judgement to be biased by personal qualities, and emotional qualities are antagonistic to clear reasoning."
~ Shinichi Kudo a.k.a Conan Edogawa