//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Kucing sang guru  (Read 23420 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Kucing sang guru
« Reply #15 on: 23 April 2012, 01:33:31 PM »
kalau lebih sedikit mengapa, kalau lebih banyak mengapa.

pengen tau aja, bagaimana ajaran yang mengajarkan ehipasiko kepada umatnya, dan bagaimana sikap umatnya mengaplikasikan ajaran buda, apa lebih banyak yang membebek, atau hanya pembaca yang cerdas saja yang tidak membebek?
saya tidak tahu.

imo, membebek itu adalah sifat alamiah manusia (mungkin membebek diperlukan spesies ini untuk survival dalam berevolusi?).
karena alamiah, saya perkirakan bebekisme dan tahayulisme akan ada disetiap kelompok dalam persentase yang kurang lebih sama.

 :??
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.403
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Kucing sang guru
« Reply #16 on: 23 April 2012, 04:24:48 PM »
saya tidak tahu.

imo, membebek itu adalah sifat alamiah manusia (mungkin membebek diperlukan spesies ini untuk survival dalam berevolusi?).
karena alamiah, saya perkirakan bebekisme dan tahayulisme akan ada disetiap kelompok dalam persentase yang kurang lebih sama.

 :??
lebih banyak atau lebih sedikit?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.851
  • Reputasi: 268
Re: Kucing sang guru
« Reply #17 on: 23 April 2012, 04:46:35 PM »
lebih banyak atau lebih sedikit?
Kalau menurut penilaian pribadi, selalu lebih banyak yang bodoh ketimbang yang bijaksana. Maka selalu banyakan yang membebek/takhyul ketimbang yang menyelidiki dan membuktikan.

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Kucing sang guru
« Reply #18 on: 23 April 2012, 04:50:35 PM »
lebih banyak atau lebih sedikit?
dari pengamatan saya, jelas lebih banyak yang membebek...
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline dakota

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 22
  • Reputasi: -1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Kucing sang guru
« Reply #19 on: 23 April 2012, 06:31:53 PM »
dari pengamatan saya, jelas lebih banyak yang membebek...
kalau orang lain bicara begitu saya akan balik "mencibir" mereka, yah mencibir lagi haha

tapi kalau yang bicara kamu, seperti menampar muka saya,  ;D



Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.403
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Kucing sang guru
« Reply #20 on: 23 April 2012, 09:05:25 PM »
dari pengamatan saya, jelas lebih banyak yang membebek...

kemudian pertanyaan om :
dapatkah saya sadar dan mengenali kemelekatan2 yang ada di agama saya dan --yg lebih sulit lagi-- yang ada di dalam batin saya beserta pamrih2nya?

dalam agama budha, kemelekatan seperti apakah yang menuju pada tahayul, tradisi dll?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Kucing sang guru
« Reply #21 on: 23 April 2012, 09:53:43 PM »
kemudian pertanyaan om :
dapatkah saya sadar dan mengenali kemelekatan2 yang ada di agama saya dan --yg lebih sulit lagi-- yang ada di dalam batin saya beserta pamrih2nya?

dalam agama budha, kemelekatan seperti apakah yang menuju pada tahayul, tradisi dll?
pertanyaan saya ditujukan untuk diri masing2... walau sama2 buddhis satu sekte satu vihara pun, pembebekkannya berbeda2.
apa yang tampak dari luar tidak bisa menilai apa yang ada di dalam.

seperti analogi cerita di atas, mungkin ada murid sang guru yang membebek, mengikat kucing hanya karena gurunya dulu juga begitu atau karena gurunya dulu menginstruksikan demikian, tanpa mengerti maksudnya.

mungkin pula ada murid cerdas, juga mengikat kucing, namun dengan alasan supaya si kucing tidak mengganggu sesi meditasi. si murid mengerti maksud gurunya. bahkan mungkin dengan kecerdasan dan pengertiannya atas maksud sang guru, si murid menemukan cara yang lebih efektif dan berperikekucingan, membuat aula meditasi kedap suara yang tak terjangkau kucing, serangga dan binatang lainnya, misalnya...

sekali lagi, dari luar tampak sama. yang membedakan adalah apa yang ada di dalam, apa yang melandasi perbuatan itu, kecerdasan atau pembebekkan...
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.426
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Kucing sang guru
« Reply #22 on: 23 April 2012, 10:11:46 PM »
contoh:
membebek dg berdana pada orang yg dianggap mungkin* lebih suci dianggap membawa berkah,

fail:
tau dr mn orang itu suci?
bahkan tau darimana Buddha itu sudah tercerahkan sempurna?

ini anggap saja pertanyaan dr god believer biar ga marah sama saya ya :)
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Kucing sang guru
« Reply #23 on: 27 April 2012, 09:21:51 AM »
contoh:
membebek dg berdana pada orang yg dianggap mungkin* lebih suci dianggap membawa berkah,

fail:
tau dr mn orang itu suci?
bahkan tau darimana Buddha itu sudah tercerahkan sempurna?

ini anggap saja pertanyaan dr god believer biar ga marah sama saya ya :)
dan yg penting untuk disadari, apa pamrih yang ada dibalik pembebekkan itu?
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.403
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Kucing sang guru
« Reply #24 on: 27 April 2012, 09:39:04 AM »
dan yg penting untuk disadari, apa pamrih yang ada dibalik pembebekkan itu?

setiap pamrih pastinya demi sesuatu yang lebih baik, kondisi yang lebih baik memungkinkan untuk menjadi lebih baik terus.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.426
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Kucing sang guru
« Reply #25 on: 27 April 2012, 11:12:33 AM »
setiap pamrih pastinya demi sesuatu yang lebih baik, kondisi yang lebih baik memungkinkan untuk menjadi lebih baik terus.

relatif... baik utk aku belum tentu baik utk kamu.
jadi baik utk siapa? hehe
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.403
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Kucing sang guru
« Reply #26 on: 27 April 2012, 11:15:08 AM »
relatif... baik utk aku belum tentu baik utk kamu.
jadi baik utk siapa? hehe
semisalnya, walau dia berdana dengan pamrih untuk terlahir lebih baik, terkondisikan lebih baik, dengan "kondisi benar"
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.426
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Kucing sang guru
« Reply #27 on: 27 April 2012, 11:48:36 AM »
semua yg lahir akhirnya mati juga hehe...
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Kucing sang guru
« Reply #28 on: 14 January 2013, 04:01:21 PM »
ilustrasi sejenis...
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline williamhalim

  • Sebelumnya: willibordus
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.869
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
Re: Kucing sang guru
« Reply #29 on: 14 January 2013, 05:00:39 PM »
Kalau menurut penilaian pribadi, selalu lebih banyak yang bodoh ketimbang yang bijaksana. Maka selalu banyakan yang membebek/takhyul ketimbang yang menyelidiki dan membuktikan.

kok tiba2 ane jadi ingat diskusi kelompok mana yg menyetujui perubahan sutta-vinaya, ya? pilihannya antara kelompok yg banyak atau kelompok yg sedikit.

OOT!... lanjuttt

::
« Last Edit: 14 January 2013, 05:04:14 PM by williamhalim »
Walaupun seseorang dapat menaklukkan beribu-ribu musuh dalam beribu kali pertempuran, namun sesungguhnya penakluk terbesar adalah orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri (Dhammapada 103)