Parami itu apa yah?
This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.
Show posts MenuQuote from: marcedes on 10 January 2010, 01:43:58 PMQuote from: sriyeklina on 10 January 2010, 08:49:35 AMkalau kita membayar lantas,polisi tersebut menggantikan kita urusan tilang dan menyetor atau tidak ke kantornya memang urusan dia...yg jelas "kita" disini tidak memiliki mental "malas/ga mau repot/dsb-nya"
Apakah ada yang tahu bahwa polisi lantas punya target buku tilang yang dibebankan kepada mereka dari negara?dan itu harus dipenuhi.dan damai di tempat bukan berarti kita suap.damai=bayar ditempat.polisi tersebut yang menggantikan kita mengurus tilang.mungkin saja dia ga menyetor semuanya.tapi itu karma yg harus ditanggung dia sendiri.dan mungkin mereka juga begitu karena untuk jadi seorang polisi butuh biaya yang sangat besar.kalau sekarang mungkin habis 50jt.dan tahukah anda bahwa lantas untuk mengurus orang tabrakan dll.itu ga ada uang minyak dari negara?mereka hanya disediakan mobil tapi minyak operasional dan perbaikan kendaraan.itu harus mereka tanggung sendiri.dan kenapa negara ga bisa bayar.contoh aja uang masuk dari masyarakat yang banyak ga bayar pajak dan menipu pajak.kalau ini dibahas ga akan ada ujung akhirnya.
Dan parah manakah karmanya jika orang korupsi bahan bangunan,jembatan dll?yang karena kepentingan bisnis sampai bangunannya tidak kuat dan ratusan orang mati didalamnya karena gempa?mungkin kita akan salahkan pemborongnya.tapi pemborongnya ternyata hanya bekerja berdasarkan permintaan yang angkanya terlalu rendah.jadi kita ga bisa mevonis begitu saja sebelum tau jelasnya.
berbeda kalau ada masalah penting misalkan "nyawa" dsb-nya....sy rasa kita bisa langsung membicarakan hal ini kepada polisi dari hati ke hati...( wow )
misalkan "maaf pak saya kurang sopan, tapi keluarga saya ada sedang kritis di rumah sakit saya harus ke situ secepatnya"
tapi jujur saja, kebanyakan orang yg mau damai di tempat itu rata-rata "pemalas/ga mau repot"