//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Demo Turki Tolak Penggusuran Taman Meluas Jadi Gejolak Anti Rezim Islamis  (Read 1196 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Sunya

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 876
  • Reputasi: -16
  • Nothing, but your perception ONLY
Senin, 03/06/2013 00:55 WIB



Jakarta - Demonstrasi yang diawali protes terhadap pembangunan pusat perbelanjaan di area Taman Gezi Turki semakin memanas. Massa memperluas tema protes ke arah penentangan terhadap pemerintahan Islamis Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Kepolisian Turki menembakkan gas air mata guna menangani demonstrasi yang semakin meluas. Seperti yang dilansir AFP, Senin (2/6/2013), polisi dilaporkan semakin bertindak represif terhadap demonstran di Ibu Kota Ankara. Sementara di Taksim Square, Istanbul, ribuan orang masih melancarkan protes. Aksi massa ini sudah memasuki hari ketiga.

http://news.detik.com/read/2013/06/03/005536/2262668/1148/demo-turki-tolak-penggusuran-taman-meluas-jadi-gejolak-anti-rezim-islamis?9911012

Menteri Dalam Negeri Muammar Guler menyatakan lebih dari 1.700 orang telah ditangkap dalam kerusuhan yang menyebar ke 67 kota itu. Kebanyakan dari mereka telah dibebaskan.

"Pemerintah, turun! Taksim milik kita," teriak ribuan demonstran.

Alun-alun Taksim memang menjadi titik demonstrasi menentang PM Erdogan. Di sekitar situ terletak Taman Gezi yang isunya akan segera diubah fungsi menjadi pusat perbelanjaan.

Erdogan sendiri menyatakan tak akan membangun pusat perbelanjaan di Taman Gezi. Namun demonstrasi sudah terlanjur meluas, dan polisi juga sudah kadung bertindak keras. Erdogan mengakui , polisi telah melakukan kesalahan dalam menanggapi aksi massa tersebut.

"Mereka menyebut saya diktator. Jika mereka menyamakan pelayan yang sederhana dengan seorang diktator, maka saya tak tahu harus berkata apa," kata Erdogan dalam pidatonya, Sabtu (1/6).

Pemerintahan Turki diprotes habis-habisan lantaran memperkenalkan berbagai kebijakan yang dinilai cenderung bernuansa konservatif dan kelewat Islami.

Pemerintahan Erdogan dan partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan, memperkenalkan UU Pembatasan Penjualan dan Iklan Minuman Beralkohol. Selain itu, pemerintahan Erdogan dinilai terlalu represif terhadap minoritas Kurdi.

Pemerintah mengklaim kerugian sebanyak 20 juta Lira atau sekitar delapan juta Euro akibat demonstrasi besar ini. Pemerintah juga menyatakan sebanyak 58 warga sipil dan 115 petugas keamanan terluka sampai sejauh hari ketiga ini.

Namun Human Rights Watch menyatakan korban jiwa berjumlah lebih besar dari yang dinyatakan pemerintah. Bahkan mereka menyebut ada satu warga yang kehilangan satu matanya karena terkena peluru karet yang ditembakkan polisi.

http://news.detik.com/read/2013/06/03/005536/2262668/1148/demo-turki-tolak-penggusuran-taman-meluas-jadi-gejolak-anti-rezim-islamis?9911012

Offline Sunya

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 876
  • Reputasi: -16
  • Nothing, but your perception ONLY
Senin, 27/05/2013 10:38 WIB     


Ilustrasi (alarabiya.net)


Ankara - Kelompok garis keras Islam menyerang sekelompok muda-mudi yang menggelar aksi protes di Turki. Muda-mudi ini saling berciuman untuk memprotes kampanye moral yang digalakkan pemerintah setempat.

Seperti dilansir news.com.au, Senin (27/5/2013), sekitar 200-an orang ikut serta dalam aksi protes yang digelar di salah satu stasiun metro di Ankara tersebut. Dengan saling berpasangan, mereka serempak berciuman di depan umum.

Aksi mereka ini sengaja dilakukan untuk memprotes kampanye moral yang dilakukan oleh pemerintah setempat yang dikuasai oleh partai Islam Turki, Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP).

Salah satu isi kampanye tersebut, memperingatkan pasangan muda untuk tidak berciuman di depan umum atau di jalanan di ibukota Ankara. Hal ini diserukan setelah kamera CCTV setempat merekam banyaknya muda-mudi yang nekat berciuman di depan umum.

Di tengah aksi ini yang digelar pada Sabtu (25/5) waktu setempat ini, datanglah sekelompok orang yang berjumlah sekitar 20 orang. Mereka mendekati para muda-mudi yang melakukan aksi protes, sambil meneriakkan 'Allahu Akbar'.

Beberapa dari rombongan tersebut, ada yang membawa pisau dan langsung menyerang para demonstran. Dua surat kabar setempat, Miliyet dan Hurriyet melaporkan, satu orang demonstran terkena luka tusukan.

Polisi yang bersiaga di lokasi pun segera mengambil tindakan. Mereka membuat barisan barikade di antara kedua kelompok untuk mencegah serangan lebih lanjut.

Turki merupakan negara sekuler yang didominasi warga penganut muslim. Namun kelompok oposisi menilai, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan telah memperkenalkan sejumlah aturan baru yang dianggap cenderung memihak warga muslim, termasuk larangan alkohol.

http://news.detik.com/read/2013/05/27/103843/2256424/1148/sekelompok-orang-serang-demonstran-turki-yang-berciuman-di-depan-umum?nd771104bcj

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
seperti biasanya pemerintah Turki harus nya mempertahankan yang sudah ada
jangan mengubah yang sudah ada
akhirnya seperti ini.
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.