//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?  (Read 10563 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #15 on: 18 November 2008, 11:55:12 PM »
[at] dilbert..

ha?..-_-"

:hammer:

rupanya EL SOL, adalah ZEN-MASTER yang bukan pakai pentungan tetapi MARTIL... tuh kelihatan TONJOKIN kepala pakai MARTIL...
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline chingik

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 924
  • Reputasi: 44
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #16 on: 19 November 2008, 03:52:11 PM »
[at] dilbert

1. apakah Siddharta Gotama ada "KEINGINAN" untuk membebaskan seluruh makhluk hidup setelah beliau menjadi Buddha?..

2. jika iya, kenapa beliau memutuskan untuk tidak mengajarkan Dhamma setelah mencapai Kebuddhaan?..(dimohon dewa dulu baru babarkan Dhamma)..

3. apakah Buddha masih ada "keinginan"?

*tolong sekalian tanyain ini ke yg Mahayanist*

Kalau tidak salah alur ceritanya, memang pada awalnya BUDDHA tidak "ber-keinginan" untuk menurunkan ajaran sampai kepada permintaan Brahma Sahampati kepada BUDDHA untuk memberikan ajaran seperti yang diutarakan di dalam

ARADHANA DHAMMADESANA

Brahma ca lokadhipati Sahampati
Katanjali andhivaram ayacatha
Satidha sattapparajakkhajatika
Desetu Dhammam anukampimam pajam


Brahma Sahampati, penguasa dunia ini
Beranjali dan memohon
Ada makhluk-makhluk yang memiliki debu dimatanya sedikit
Ajarkanlah Dhamma demi kasih sayang kepada mereka.
 




berarti ini bertentangan dengan Teori Mahayana yg bilank..kalo para Boddhisatva dan Sammasambuddha itu masih exist untuk membantu makhluk2 menyebrang ke pantai seberang, karena mereka(Buddha, Boddhisatva) ada "KEINGINAN UNTUK MEMBANTU"?..

CMIIW...

Ah sama lah. Dalam Mahayana juga tidak ada Keinginan seperti yang kalian bayangkan. Buddha dalam versi Mahayana itu menjalankan aktivitas karena komitmen awalnya yakni ikrarnya/tekadnya/pranidhana-nya Sama seperti Komitmen pertapa Sumedha dalam naskah Theravada.
dalam naskah Theravada, Sumedha pernah berkata di hadapan Buddha Dipamkara:

“Jika aku menghendaki, hari ini juga aku dapat menjadi Arahanta yang mana asava dipadamkan dan kotoran batin lenyap. Tapi, apa untungnya? Seorang manusia luar biasa sepertiku merealisasi Buah Arahatta dan Nibbana sebagai murid yang tidak berguna dari Buddha Dipamkara? Aku akan berusaha sekuat mungkin untuk mencapai Kebuddhaan.”

“Apa gunanya, secara egois keluar dari lingkaran kelahiran sendirian, padahal aku adalah seorang manusia luar biasa yang memiliki kebijaksanaan, keyakinan, dan usaha. Aku akan berusaha mencapai Kebuddhaan dan membebaskan semua makhluk termasuk para dewa dari lingkaran kelahiran yang merupakan lautan penderitaan.


Jadi, Tanpa permohonan dari Brahma Sahampati pun , Sang Buddha tetap akan menyebarkan Dhamma sesuai dengan ikrarnya di hadapan Buddha Dipamkara. (lihat line biru di atas)
Kemudian dalam versi Mayahana, di mana Sang Buddha lebih menegaskannya kembali dalam kitab Maha Ratnakuta Sutra bagian Upaya Kausalya varga :
"Ketika melaksanakan jalan bodhisatva, Tathagata pernah melatih tekad sejak tak terhitung kalpa lamanya utk membebaskan semua makhluk dari penderitaan. [Setelah mencapai Pencerahan Sempurna] Mengapa harus menunggu permohonan dari Brahma Sahampati , baru menyebarkan dharma?

Buddha berkata, "Putra yang baik, Tathagata mengetahui bahwa banyak di antara para dewa dan manusia yang telah berlindung dan menghormati MahaBrahma. Para makhluk hidup pun memiliki pandangan bahwa MahaBrahma-lah yang menciptakan makhluk hidup, MahaBrahma-lah yang maha mulia di dunia ini. Tiada yang dapat menciptakan dunia selain MahaBrahma. Putra yang baik, karena mengetahui hal inilah, maka Tathagata akan menunggu permohonan MahaBrahma. Setelah MahaBrahma tunduk memberi hormat, maka para pengikut MahaBrahma juga akan mencari perlindungan [pada Ku] dengan berkata "MahaBrahma telah bermohon pada Tathagata utk membabarkan dharma, bukan tidak bermohon". Putra yang baik, karena Tathagata memiliki kebajikan agung itulah maka MahaBrahma datang ke tempat Ku bermohon utk membabarkan dharma dan memutar roda dharma. Putra yang baik, jika Aku tidak menggunakan kekuatan abhinna untuk membuat Brahma datang bermohon, maka sang Brahma tidak akan tergerak hatinya untuk bermohon. Putra yang baik, karena para makhluk telah berlindung pada Maha Brahma, maka untuk membuat para makhluk meninggalkan MahaBrahma adalah dengan menunggu MahaBrahma datang bermohon sebagai tanda bukti. Putra yang baik, saat MahaBrahma bermohon pada Tathagata untuk memutar roda dharma, sebanyak 60.800.000 makhluk Brahma membangkitkan tekad Anuttara Samyaksambodhi sambil berkata, "Dia benar-benar adalah Buddha yang maha mulia di antara para makhluk hidup. Kemudian makhluk Brahma itu mengungkapkan tekad mereka, "pada kehidupan yang akan datang , aku akan mencapai kebijaksanan dan kebajikan agung seperti itu". Itulah yang disebut upaya kausalya (cara2 terampil) Tathagata".




Offline El Sol

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.753
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #17 on: 19 November 2008, 05:28:30 PM »
 [at] chingik..

Buddha ada Tekad dan Keinginan?...

kalo tekadnya tidak tercapai gmana?..

soale makhluk hidup gk bisa diitung..

dan neraka gk mungkin kosong...selama2nya...

Offline chingik

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 924
  • Reputasi: 44
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #18 on: 19 November 2008, 05:39:46 PM »
[at] chingik..

Buddha ada Tekad dan Keinginan?...

kalo tekadnya tidak tercapai gmana?..

soale makhluk hidup gk bisa diitung..

dan neraka gk mungkin kosong...selama2nya...
Tekadnya saat sebelum menjadi Buddha
baca dong, sol postingan saya yg di atas.  ;D

Offline El Sol

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.753
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #19 on: 19 November 2008, 05:48:35 PM »
[at] chingik..

Buddha ada Tekad dan Keinginan?...

kalo tekadnya tidak tercapai gmana?..

soale makhluk hidup gk bisa diitung..

dan neraka gk mungkin kosong...selama2nya...
Tekadnya saat sebelum menjadi Buddha
baca dong, sol postingan saya yg di atas.  ;D
setelah jadi Buddha, masih ada tekadnya??

setelah parinibbana, masih ada tekadnya??

...

jujur..gw jg gk tao jawapanne..

Offline chingik

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 924
  • Reputasi: 44
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #20 on: 19 November 2008, 06:32:17 PM »
[at] chingik..

Buddha ada Tekad dan Keinginan?...

kalo tekadnya tidak tercapai gmana?..

soale makhluk hidup gk bisa diitung..

dan neraka gk mungkin kosong...selama2nya...
Tekadnya saat sebelum menjadi Buddha
baca dong, sol postingan saya yg di atas.  ;D
setelah jadi Buddha, masih ada tekadnya??

setelah parinibbana, masih ada tekadnya??

...

jujur..gw jg gk tao jawapanne..

Tidak ada tekad, tapi juga bukan tidak ada tekad. hehe bingung kan?
Sebenarnya pikiran Buddha sebelum dan sesudah nibbana tidak bisa diungkapkan karena bebas dari dualitas.
Namun Theravada cenderung menonjolkan tentang Tidak Ada, Tidak Ada..
Mahayana cenderung menonjolkan tentang Ada, Ada , Ada..
Keduanya adalah dua sisi yg berbeda, padahal sama karena sifat non dualitas nya. 
 yaa.. sebenarnya tidak ada kata2 yang tepat utk menggambarkannya. 

Offline El Sol

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.753
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #21 on: 19 November 2008, 09:15:25 PM »
[at] chingik..

Buddha ada Tekad dan Keinginan?...

kalo tekadnya tidak tercapai gmana?..

soale makhluk hidup gk bisa diitung..

dan neraka gk mungkin kosong...selama2nya...
Tekadnya saat sebelum menjadi Buddha
baca dong, sol postingan saya yg di atas.  ;D
setelah jadi Buddha, masih ada tekadnya??

setelah parinibbana, masih ada tekadnya??

...

jujur..gw jg gk tao jawapanne..

Tidak ada tekad, tapi juga bukan tidak ada tekad. hehe bingung kan?
Sebenarnya pikiran Buddha sebelum dan sesudah nibbana tidak bisa diungkapkan karena bebas dari dualitas.
Namun Theravada cenderung menonjolkan tentang Tidak Ada, Tidak Ada..
Mahayana cenderung menonjolkan tentang Ada, Ada , Ada..
Keduanya adalah dua sisi yg berbeda, padahal sama karena sifat non dualitas nya. 
 yaa.. sebenarnya tidak ada kata2 yang tepat utk menggambarkannya. 

apakah maksud anda...tidak ada yg tahu selain sang Buddha?..

huahua...

kayakne harus jadi Arahat dulu neh baru bisa ngerti...

Offline SaddhaMitta

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.327
  • Reputasi: 99
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #22 on: 20 November 2008, 02:59:37 AM »
soal chikung kenapa gw pernah dengar ada yang bilang itu dewa pengemis?

gw tau chi kung ini dulu ngikut teman kampus gw yg buddhis pergi ke viharanya. gw dan teman-teman gereja saat itu kami masih domba. kami nanya ini dewa apa? dewa pengemis kata mereka.
Seperti air sungai Gangga yang mengalir, meluncur, mengarah ke timur,
demikian juga barang siapa yang melakukan dan berbuat banyak didalam Delapan Jalan kebenaran, mengalir, melucur, mengarah ke Nibbana.

(Samyutta Nikaya)

Offline sobat-dharma

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.286
  • Reputasi: 45
  • Gender: Male
  • sharing, caring, offering
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #23 on: 20 November 2008, 12:09:04 PM »
soal chikung kenapa gw pernah dengar ada yang bilang itu dewa pengemis?

gw tau chi kung ini dulu ngikut teman kampus gw yg buddhis pergi ke viharanya. gw dan teman-teman gereja saat itu kami masih domba. kami nanya ini dewa apa? dewa pengemis kata mereka.

Mungkin karena ia sering digambarkan berpakaian compang-camping dan mengemis untuk hidup :) Padahal, kalau dipikir2 hampir semua bhiksu yang mengembara kan juga 'mengemis' (pindapatta) untuk hidup.
Mereka yang melihat-Ku dari wujud dan mengikuti-Ku dari suara terlibat dalam upaya salah. Mereka takkan melihat Aku. Dari Dharma-lah mestinya ia melihat Para Buddha. Dari Dharmakaya datang tuntunan baginya. Namun hakikat sejati Dharma tak terlihat dan tiada seorangpun bisa menyadarinya sebagai obyek

Offline chingik

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 924
  • Reputasi: 44
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #24 on: 20 November 2008, 03:03:07 PM »
[at] chingik..

Buddha ada Tekad dan Keinginan?...

kalo tekadnya tidak tercapai gmana?..

soale makhluk hidup gk bisa diitung..

dan neraka gk mungkin kosong...selama2nya...
Tekadnya saat sebelum menjadi Buddha
baca dong, sol postingan saya yg di atas.  ;D
setelah jadi Buddha, masih ada tekadnya??

setelah parinibbana, masih ada tekadnya??

...

jujur..gw jg gk tao jawapanne..

Tidak ada tekad, tapi juga bukan tidak ada tekad. hehe bingung kan?
Sebenarnya pikiran Buddha sebelum dan sesudah nibbana tidak bisa diungkapkan karena bebas dari dualitas.
Namun Theravada cenderung menonjolkan tentang Tidak Ada, Tidak Ada..
Mahayana cenderung menonjolkan tentang Ada, Ada , Ada..
Keduanya adalah dua sisi yg berbeda, padahal sama karena sifat non dualitas nya. 
 yaa.. sebenarnya tidak ada kata2 yang tepat utk menggambarkannya. 

apakah maksud anda...tidak ada yg tahu selain sang Buddha?..

huahua...

kayakne harus jadi Arahat dulu neh baru bisa ngerti...

siip deh

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #25 on: 21 December 2008, 03:09:43 PM »
Katanya Dhamma tidak bisa diajarkan kalau tidak ada yg minta, jadi Buddha nunggu diminta oleh dewa Brahma
Menurut Mahayana, Buddha sengaja "membuka" pikirannya agar bisa dibaca oleh Maha Brahma (karena gak mungkin ada makhluk yg bisa baca pikiran Buddha) lalu dibuat seolah-olah Buddha tidak mau ngajar. Tujuannya ya itu supaya Brahma datang dan minta roda Dhamma diputar.

Chikung itu Biksu Buddha yg sakti. Entah kenapa dibajak juga sama aliran M.
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline J.W

  • Sebelumnya: Jinaraga, JW. Jinaraga
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.864
  • Reputasi: 103
  • Gender: Male
Re: [WTA] Chi kung a.k.a Kangkung?
« Reply #26 on: 21 December 2008, 05:01:26 PM »
soal chikung kenapa gw pernah dengar ada yang bilang itu dewa pengemis?

gw tau chi kung ini dulu ngikut teman kampus gw yg buddhis pergi ke viharanya. gw dan teman-teman gereja saat itu kami masih domba. kami nanya ini dewa apa? dewa pengemis kata mereka.

 :o Secara logika kalimat yg dibold berarti chi kung ikut2an teman kampus pergi ke vihara yah ??  :o