//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!  (Read 71859 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #15 on: 21 February 2011, 04:43:27 PM »
Barusan saya lihat status di FB yang menghimbau agar seseorang belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha. Dalam himbauan tersebut, ada semacam kesan seakan-akan seseorang akan memperoleh manfaat yang diharapkan dengan mempelajari ajaran Buddha meskipun ia sendiri berasal dari agama lain. Pertanyaannya, benarkah dengan masih mengakui agama lain sebagai agamanya, seseorang benar-benar akan memperoleh manfaat yang semestinya dengan mempelajari ajaran Buddha?


belajar buddhism dengan apa yang bisa dicerna terlebih dahulu (yang terdiri dari Sila, Samadhi & Pannya)
yang belum bisa dicerna tinggalkan, nanti suatu saat dilihat kembali

Ada seorang pemuda tertarik belajar meditasi (thok), beberapa kali ikut meditasi 1jam, lama2 ngilank....
(moral stories, pembelajaran yang tidak seimbang)

Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #16 on: 22 February 2011, 02:19:13 AM »
Menurut saya, jika seseorang belajar ajaran buddha seiring berjalannya waktu ia akan meninggalkan ajaran lamanya.

Offline Mas Tidar

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.262
  • Reputasi: 82
  • Gender: Male
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #17 on: 22 February 2011, 09:05:14 PM »
Menurut saya, jika seseorang belajar ajaran buddha seiring berjalannya waktu ia akan meninggalkan ajaran lamanya.


biasannya gitu sih...
disini ada pengakuan pribadi dr bpk2 skitar umur 50-an lbh, pas waktu muda di SMA dia sering melihat teman sekelasnya ce yang tjuakep (katanya) dan beragama bodho.
Dia mengatakan sendiri: ayu2 koQ agama'ne bodho (tjuakep2 koQ agamanya bodho.

tapi saat ini setelah mengenal meditasi, baca parita, denger'in dhamma talk para bhikkhu, romo dan pandita, dia baru mengerti apa yang telah diajarkan Sang Buddha memang luar biasa . . .

akhirnya si Om itu beranjali, bernamakara dan memohon 3 perlindungan
Saccena me samo natthi, Esa me saccaparamiti

"One who sees the Dhamma sees me. One who sees me sees the Dhamma." Buddha

Offline Wijaya effendi

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 15
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #18 on: 27 February 2011, 11:57:43 PM »
menurut saya: seseorang dengan ktp buddha atau non buddha tidak masalah
yang penting mereka yang telah melaksanakan sila dan menjalankan
jalan ariya beruas delapan dengan sungguh2 ,sesungguhnya dia telah menerapkan ajaran buddha.walaupun tanpa ktp agama buddha sekalipun.

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #19 on: 05 March 2011, 07:45:36 PM »
...
Pertanyaannya, benarkah dengan masih mengakui agama lain sebagai agamanya, seseorang benar-benar akan memperoleh manfaat yang semestinya dengan mempelajari ajaran Buddha?

Kalau umat agama lain :
1. tidak membunuh,
2. tidak mencuri,
3. tidak melakukan tindakan asusila,
4. tidak mengucapkan ucapan yang tidak bermanfaat dan
5. tidak makan/minum sesuatu yang dapat melemahkan kesadaran

Apakah orang itu secara Buddhism dapat disebut melaksanakan sila?

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #20 on: 05 March 2011, 08:33:14 PM »
Menurut saya, pendapat BELAJAR AGAMA BUDDHA TANPA PERLU MENJADI UMAT BUDDHA adalah menyesatkan. Dibandingkan dengan kasus TERPAKSA TIDAK MENGAKU UMAT BUDDHA karena alasan alasan tertentu (mis : takut di-cap murtad / mendapat sanksi seorang murtadin dll).
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline yudiboy

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 486
  • Reputasi: 14
  • Gender: Male
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #21 on: 05 March 2011, 11:23:28 PM »
Kalau menurut saya ,Sang Buddha menyuruh menyebarkan Dhamma...bukan menyebarkan agama.....terus ada satu sutta ,dimana Buddha menyatakan pada ananda..bahwa bukan org yg berada didekatnya dapat dikatakan dekat..tapi orang yg melaksanakan sila,samashi dan panna.a..itulab yg dekat dengannya....

Jadi nurut saya..bagus2 aja kalau ada orang belajar buddhism....tapi di status sosialnya..agamanya masih yg lama..
Kualitas lebih baik dari pada jumlahnya....
saya bertekad mau menjadi orang baik....tidak selingkuh...menopang orang tua...menjadi ayah yang baik...dan bermanfaat bagi orang banyak

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #22 on: 07 March 2011, 12:30:26 PM »
Kalau menurut saya ,Sang Buddha menyuruh menyebarkan Dhamma...bukan menyebarkan agama.....terus ada satu sutta ,dimana Buddha menyatakan pada ananda..bahwa bukan org yg berada didekatnya dapat dikatakan dekat..tapi orang yg melaksanakan sila,samashi dan panna.a..itulab yg dekat dengannya....

Jadi nurut saya..bagus2 aja kalau ada orang belajar buddhism....tapi di status sosialnya..agamanya masih yg lama..
Kualitas lebih baik dari pada jumlahnya....

Kalau belajar dan praktek ajaran Buddha, tentu-nya sudah tidak bisa menganut ajaran agama yang lain. apalagi yang berlawanan. Kalau sekedar status di KTP masih ok. Tetapi setidaknya dalam diri masing-masing, apakah setelah belajar dan praktek ajaran Buddha masih bisa menganut (belajar dan praktek ajaran agama lain) ? Kalau sejalan masih mungkin, kalau yang bertentangan ?
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #23 on: 07 March 2011, 01:49:28 PM »
IMO
untuk serius menekuni Buddha Dhamma, langkah pertama harus ada keyakinan kepada Sang Tiratana.
tanpa adanya keyakinan terhadap Sang Tiratana, pengetahuan Dhamma utk diri sendiri susah maju.


semoga bermanfaat

 _/\_
« Last Edit: 07 March 2011, 01:51:51 PM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline g.citra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.372
  • Reputasi: 31
  • Gender: Male
  • Hidup adalah Belajar, Belajar adalah Hidup
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #24 on: 07 March 2011, 08:19:25 PM »
Kalau belajar dan praktek ajaran Buddha, tentu-nya sudah tidak bisa menganut ajaran agama yang lain. apalagi yang berlawanan. Kalau sekedar status di KTP masih ok. Tetapi setidaknya dalam diri masing-masing, apakah setelah belajar dan praktek ajaran Buddha masih bisa menganut (belajar dan praktek ajaran agama lain) ? Kalau sejalan masih mungkin, kalau yang bertentangan ?

Yang telah belajar dan praktek ajaran Buddha bahkan melihat segala sesuatu sebagaimana adanya ...
Tidak melekat dan tidak terpengaruh oleh label-label yang masih terkondisi oleh pertentangan satu dan lainnya ...

salam,

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #25 on: 08 March 2011, 08:54:24 AM »
IMO
untuk serius menekuni Buddha Dhamma, langkah pertama harus ada keyakinan kepada Sang Tiratana.
tanpa adanya keyakinan terhadap Sang Tiratana, pengetahuan Dhamma utk diri sendiri susah maju.


semoga bermanfaat

 _/\_
Kalau dilihat dari sutta-sutta, yang diajarkan Buddha berkisar dukkha dan lenyapnya dukkha. Hal-hal demikian tidak selalu harus melalui fase 'berkeyakinan pada Tiratana'. Contoh paling gampang, Sariputta melihat perilaku Thera Assaji dan menjadi kagum, lalu ditanya sedikit tentang ajarannya, Assaji mengucapkan dua bait syair yang membuat Sariputta menembus Sotapatti. Dari dua bait syair tersebut, tidak ada disebutkan 'Tiratana'. Kebenaran itu bisa diselidiki dan dimengerti seseorang tanpa perlu mengetahui kredibilitas orang yang bicara. Terlebih lagi, bahkan justru banyak yang mencari Buddha untuk 'ngajak ribut' tapi diberi kebenaran, malah merealisasinya. Ini contoh manfaat yang didapat tanpa perlu berkeyakinan lebih dahulu. Ada juga contoh lain di mana seseorang memang berkeyakinan dulu untuk mendapatkan manfaatnya.

Keyakinan pada Tiratana sendiri bisa menghambat kemajuan seseorang, jika hanya yakin tanpa disertai kebijaksanaan. Misalnya begitu yakin pada merk "Buddha", maka langsung percaya buta, seperti kasus 'cult' dengan merk 'Buddha'. Pada kenyataan sebenarnya, kita juga tidak tahu 'Tiratana' sesungguhnya seperti apa, hanya berdasarkan literatur (yang notabene hasil pencatatan ulang juga) dan tradisi. Bahkan tradisinya saja sudah bercabang banyak sekali.


Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #26 on: 08 March 2011, 09:32:33 AM »
imo, menurut pengamatan saya, ini perbedaan klasik dalam pengajaran theravada tradisional yg orthodox dengan yg unorthodox atau non-theravada...

dalam pengajaran theravada yg orthodox, buddha dhamma itu harus dipelajari secara scholastic, dalam artinya dipelajari sebagai sistematika doktrinal yg memiliki struktur dan berjenjang: mulai dari saddha, tiratana, dana, sila, karma, punarbhava, tilakkhana, 4km, jm8, paticca samuppada dan abhidhamma.

dan yg unorthodox, seperti yg dijelaskan om kainyn di atas.
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #27 on: 08 March 2011, 09:54:26 AM »
imo, menurut pengamatan saya, ini perbedaan klasik dalam pengajaran theravada tradisional yg orthodox dengan yg unorthodox atau non-theravada...

dalam pengajaran theravada yg orthodox, buddha dhamma itu harus dipelajari secara scholastic, dalam artinya dipelajari sebagai sistematika doktrinal yg memiliki struktur dan berjenjang: mulai dari saddha, tiratana, dana, sila, karma, punarbhava, tilakkhana, 4km, jm8, paticca samuppada dan abhidhamma.

dan yg unorthodox, seperti yg dijelaskan om kainyn di atas.
Oh, justru pandangan saya itu 'un-orthodox' yah? :D Saya pikir justru sebaliknya termasuk 'kolot' karena berdasarkan sutta.

Saya setuju ada semacam kurikulum sebagai rangkuman, bahkan dalam Digha Nikaya juga sering dijabarkan dimulai dari "... Seandainya Tathagata muncul di dunia ini ... pergi meninggalkan kehidupan rumah tangga, menempuh hidup petapa di bawah bimbingan Tathagata ... " yang berarti percaya dulu bahwa ada seseorang yang adalah Tathgata, baru menjadi bhikkhu dan merealisasi akhir dari dukkha. Tapi ini hanyalah gambaran secara umum/garis besarnya saja. Tidak semua orang bisa dikategorikan sebagai general dan cocok dengan yang general. Karena itulah banyak khotbah Buddha yang macam-macam, bukan selalu seperti yang di Digha Nikaya saja.


Offline williamhalim

  • Sebelumnya: willibordus
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.870
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #28 on: 08 March 2011, 10:03:33 AM »
di luar negeri, agama dianggap hak pribadi seseorang, dan negara tidak berhak ngurusin, makanya kebanyakan KTP LN gak mencantumkan field Agama

membayangkan suatu saat Indonesia akan dewasa juga seperti ini

::
Walaupun seseorang dapat menaklukkan beribu-ribu musuh dalam beribu kali pertempuran, namun sesungguhnya penakluk terbesar adalah orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri (Dhammapada 103)

Offline williamhalim

  • Sebelumnya: willibordus
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.870
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
Re: Belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha!
« Reply #29 on: 08 March 2011, 10:10:16 AM »
Barusan saya lihat status di FB yang menghimbau agar seseorang belajar agama Buddha tanpa harus menjadi umat Buddha. Dalam himbauan tersebut, ada semacam kesan seakan-akan seseorang akan memperoleh manfaat yang diharapkan dengan mempelajari ajaran Buddha meskipun ia sendiri berasal dari agama lain. Pertanyaannya, benarkah dengan masih mengakui agama lain sebagai agamanya, seseorang benar-benar akan memperoleh manfaat yang semestinya dengan mempelajari ajaran Buddha?

Jika seseorg serius belajar Dhamma, tidak peduli apa agamanya, tentu akan mendapat 'pandangan benar'... selanjutnya dia sudah tidak percaya akan adanya Superman lagi, yah otomatis lah...

Ibaratnya seseorang yg telah menjadi dewasa, bagaimana mau tetap mengaku masih anak2...

::
« Last Edit: 08 March 2011, 10:11:59 AM by williamhalim »
Walaupun seseorang dapat menaklukkan beribu-ribu musuh dalam beribu kali pertempuran, namun sesungguhnya penakluk terbesar adalah orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri (Dhammapada 103)