//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mantan Kadensus 88: Bom Tak Terkait Pilpres  (Read 1732 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Mantan Kadensus 88: Bom Tak Terkait Pilpres
« on: 23 July 2009, 05:39:11 AM »


Mantan Kadensus 88: Bom Tak Terkait Pilpres
Selasa, 21 July 2009 20:25 WIB

Jakarta, (tvOne)

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Brigadir Jenderal Polisi Suryadharma Salim menegaskan bom yang mengguncang Hotel J.W. Marriott dan Hotel Ritz Carlton tak memiliki hubungan apapun dengan politik di Indonesia. "Seribu persen ini politik Alqaeda mendirikan negara Islam," Suryadharma saat bincang-bicang dalam acara Teror Kembali Mengguncang di tvOne, Selasa (21/7).

Suryadharma juga yakin pengeboman yang dilakukan jaringan Noordin M. Top ini dirakit di luar hotel. "Tidak mungkin bom dirakit di dalam hotel," ungkap Suryadharma. Lebih jauh, Suryadharma menjelaskan, pelaku bom bunuh diri tak memiliki kemampuan merakit bom.

"Mereka [eksekutor--red] hanya mengetahui how to use a bomb," jelas Suryadharma. Operasi pengeboman bunuh diri seperti di kedua hotel itu juga tak memungkinkan eksekutor bertemu perakit bom.

Persoalannya. Bagaimana bom bisa masuk ke hotel yang memiliki pengamanan super ketat itu? Menurut Suryadharma, bom masuk ke dalam hotel melibatkan orang dalam. Peran orang itulah yang memungkinkan pengamanan menjadi longgar. "Sekecil apapun, ini pasti melibatkan orang dalam," tegas Suryadharma.

"Kemampuan intelijen kita memprihatinkan, dan tidak mampu menyelidiki adanya berbagai ancaman bom di berbagai wilayah di Indonesia," kata Brigjen (Purn) Suryadarma Salim saat diwawancarai tvone, Selasa 21 Juli 2009.

Karena itu berhati-hati dan sebaiknya jangan menganggap remeh jaringan teroris karena mereka bukanlah taman kanak-kanak yang mudah dilacak, mereka itu dikenal sebagai orang-orang cerdas yang datang ke Indonesia untuk mendirikan agama Islam.

"Mereka ingin mendirikan Daulah Islamiyah (negara Islamiyah di Indonesia), dan habitat mereka itu paling subur di Indonesia, dengan banyaknya mereka itu, mereka yakin dapat mendirikan agama Islam," tuturnya.


Terkait dengan telunjuk yang mengarah ke jaringan Al Qaidah sebagai pihak di balik aksi pengeboman, Suryadharma menjelaskan bahwa hal itu didasari fakta-fakta hukum yang ditemukan. "Pola, modus sama dengan bom Bali yang juga ada hubungannya dengan Al Qaidah," terangnya lantas menyebut suplai dana juga dari organisasi itu.

Lantas mengapa Indonesia yang menjadi sasaran para teroris itu? Suryadharma menjelaskan, Jamaah Islamiyah (JI) sudah membagi ke dalam beberapa zona. Misalnya, Malaysia dan Singapura sebagai zona ekonomi. "Orang luar negeri yang muslim, lebih besar menyumbangnya dari orang Indonesia," kata dia.

Nah, Indonesia menjadi daerah trainer untuk melakukan operasi -operasi. Yakni untuk pelatihan setelah kamp JI dibubarkan Al Qaidah dan dipaksa keluar dari Afgahnistan. Selanjutnya, mereka membangun kamp di Mindanao, Filipina, yang disebut kamp Abu Bakar.

"Indonesia tempat melakukan operasional dengan prediksi kalau Indonesia bisa dikuasai, maka Indonesia akan menyerang Singapura, Malaysia, Thailand, dan seterusnya," jelasnya
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline hatRed

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.400
  • Reputasi: 138
  • step at the right place to be light
Re: Mantan Kadensus 88: Bom Tak Terkait Pilpres
« Reply #1 on: 23 July 2009, 08:58:21 AM »
what?

bentar......   tenaga ahlinya orang malaysia....

bule lebih banyak di malaysia....

satu2nya hal kenapa tenaga lapangannya orang indonesia, karena orang indonesia lebih gampang dibegoin...

alasan = mao mendirikan negara islam <--- omong kosong... dimana2 juga orang ngelakuin sesuatu buat kekuasaan en money....

lagian bukannya dia itu seharusnya lebih tau, kalo iming2 keislaman itu cuman kedok doank.. eh kok dia malah percaya iming2 keislaman itu adalah emang tujuannya... ???


gak ada hubungannya sama pilpress ?

buta kaleeee....... kemane aje bang,,, gak nonton tipi yak... wong kita baru aja pilpress.. gmana bisa dibilang gak ada hubungannya...
« Last Edit: 23 July 2009, 09:00:08 AM by hatRed »
i'm just a mammal with troubled soul



 

anything