//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Kelemahan 'agama' Buddha  (Read 66243 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #120 on: 03 November 2009, 11:48:41 AM »
buat saya, sebenarnya Buddhism tidak ada kelemahan.
kelemahan menjadi ada karena diri sendiri yg tidak mampu mencernanya. ibarat anak kecil diberikan ilmu filsafat yg hasilnya anak tsb cuma bisa menjalankannya secara teori dan berangan2 seperti apa maksudnya.
hingga menjadi dewasa, baru memahami secara batin apa yg dimaksudkan.

dan bisa menjadikan diri sendiri seolah2 tau, tapi sebenarnya tidak tau. maksudnya seperti anak kecil yg mampu menguraikan filsafat hingga seolah2 adalah seorang anak kecil yg memiliki wisdom yg tinggi. padahal hanya tau secara teori, namun prakteknya belum tentu mengalaminya. sehingga belum tentu anak tsb benar2 menguasai/memahami inti dari filsafat tsb.

namun semua adalah proses. jika mampu menyadari diri sendiri, disanalah pencerahan sesungguhnya. dari sendiri untuk sendiri dan orang lain(dari dalam ke luar).

tidak ada kelemahan dlm Buddhism, hanyalah kelemahan diri sendiri yg seolah2 menjadikannya sebuah kelemahan Buddhism.

Nah masalahnya "benar" itu "benar" yang Buddha ajarkan itu "DHAMMA"(KEBENARAN MUTLAK)...
yang menjadi kelemahan memang bukan DHAMMA,tapi ingat yang dibahas di thread ini adalah "AGAMA" BUDDHA...bukan "Dhamma"

Saya selalu yakin bahwa pencerahan itu adalah kondisi bukan soal membaca seluruh Tipitaka atau apapun itu,pencerahan terjadi dimana saja...bukan karena "TEORI"..

Lihatlah apa yang diajarkan oleh Buddha 2500thn yang lalu dan apa yang diajarkan oleh Bhante2 terpandang dewasa ini...
Intinya tetap "satu",tapi cara "pemberiannya" berbeda2 sesuai dengan kondisi2 yang terjadi...

Saat ini,kita tidak tau dan belum tau kondisi bagaimana yang bisa terjadi sehingga ada pencerahan itu..

Maka dari itu saya sangat suka dengan kata Ajahn Chah,terima dan lepaskanlah..sadar...amati yang terjadi..

Perlu disadari apa yang kita "peroleh" itu bisa hilang,dari pengalaman saya vakum nya saya dari keseluruhan ajaran agama Buddha,membuat saya kehilangan beberapa aspek penting dalam kehidupan,dan pengalaman saya tanggal 30,31oktober di Bagan Batu,membuka kembali pikiran saya yang mampat ini...
Bahwa keindahan Dhamma telah berhembus sebentar ke dalam batin yang kotor ini...

_/\_
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.819
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #121 on: 03 November 2009, 11:49:22 AM »
 [at]  Ricky,
Ariya Sangha terdiri dari 4 pasang makhluk suci, Sotapatti magga s/d Arahattaphala.

Sotapatti magga&Phala, Sakadagami Magga&Phala, Anagami Magga&Phala, Arahattamagga, adalah tingkat2 kesucian, walaupun belum sempurna. kesucian menjadi sempurna pada saat Arahattaphala.

walaupun belum sempurna, seorang sotapana sudah mencapai titik aman pertama, yg menjamin tercapainya Arahattaphala di masa depan dan tidak mungkin lagi jatuh ke alam rendah

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.819
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #122 on: 03 November 2009, 11:53:27 AM »
adari apa yang kita "peroleh" itu bisa hilang,dari pengalaman saya vakum nya saya dari keseluruhan ajaran agama Buddha,membuat saya kehilangan beberapa aspek penting dalam kehidupan,dan pengalaman saya tanggal 30,31oktober di Bagan Batu,membuka kembali pikiran saya yang mampat ini...
Bahwa keindahan Dhamma telah berhembus sebentar ke dalam batin yang kotor ini...

_/\_

Saya sungguh turut bermudita membaca kalimat di atas. semoga Ricky dapat selalu menikmati keindahan Dhamma
« Last Edit: 03 November 2009, 11:55:37 AM by Indra »

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #123 on: 03 November 2009, 11:55:56 AM »
[at]  Ricky,
Ariya Sangha terdiri dari 4 pasang makhluk suci, Sotapatti magga s/d Arahattaphala.

Sotapatti magga&Phala, Sakadagami Magga&Phala, Anagami Magga&Phala, Arahattamagga, adalah tingkat2 kesucian, walaupun belum sempurna. kesucian menjadi sempurna pada saat Arahattaphala.

walaupun belum sempurna, seorang sotapana sudah mencapai titik aman pertama, yg menjamin tercapainya Arahattaphala di masa depan dan tidak mungkin lagi jatuh ke alam rendah
Bisakah ko menolong membedakan aspek yang suci dan yang sempurna itu?
bagaimana dengan kalimat Sang Buddha telah suci dalam segala tindak tanduknya?
Apa pendapat ko tentang seorang Sotapana yang melakukan suatu "pelanggaran"?
yang mungkin seperti mabukan2 ,dll?
Belenggu apa saya yang telah dihancurkan oleh seorang Sotapana?

_/\_
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #124 on: 03 November 2009, 11:56:15 AM »
adari apa yang kita "peroleh" itu bisa hilang,dari pengalaman saya vakum nya saya dari keseluruhan ajaran agama Buddha,membuat saya kehilangan beberapa aspek penting dalam kehidupan,dan pengalaman saya tanggal 30,31oktober di Bagan Batu,membuka kembali pikiran saya yang mampat ini...
Bahwa keindahan Dhamma telah berhembus sebentar ke dalam batin yang kotor ini...

_/\_

Saya sungguh turut bermudita membaca kalimat di atas. semoga Ricky dapat selalu menikmati keindahan Dhamma
Semoga kondisi itu selalu mendukung _/\_
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #125 on: 03 November 2009, 11:58:10 AM »
Tambahan...

Mencapai tingkat Arahat dalam keadaan sebagai seorang perumah tangga juga bisa. Rambut tercukur rata dan memakai jubah kuning tidak bisa menjadi patokan seseorang untuk bisa menjadi mencapai tingkat kesucian.

Ariya Sangha sebenarnya adalah bhikkhu-bhikkhuni yang terkendali dalam moralitas dan punya kebijaksanaan. Seorang yang sudah mencapai tingkat Sotapanna, sudah tidak lagi melakukan pelanggaran moralitas; dan memiliki kebijaksanaan tinggi. Demikian juga untuk tingkat kesucian Sakadagami, Anagami dan Arahat.

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #126 on: 03 November 2009, 12:05:23 PM »
Tambahan...

Mencapai tingkat Arahat dalam keadaan sebagai seorang perumah tangga juga bisa. Rambut tercukur rata dan memakai jubah kuning tidak bisa menjadi patokan seseorang untuk bisa menjadi mencapai tingkat kesucian.

Ariya Sangha sebenarnya adalah bhikkhu-bhikkhuni yang terkendali dalam moralitas dan punya kebijaksanaan. Seorang yang sudah mencapai tingkat Sotapanna, sudah tidak lagi melakukan pelanggaran moralitas; dan memiliki kebijaksanaan tinggi. Demikian juga untuk tingkat kesucian Sakadagami, Anagami dan Arahat.
Bisakah saya mendapat referensi dari apa yang saya boldkan diatas?
Bahwa seorang Sotapanna sudah tidak lagi melakukan pelanggaran moralitas dan memiliki kebijaksanaan tinggi?
Apa "prasyarat" seorang yang telah mencapai "sotapanna" yang dituliskan didalam Tipitaka?
_/\_
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.819
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #127 on: 03 November 2009, 12:26:17 PM »
[at]  Ricky,
Ariya Sangha terdiri dari 4 pasang makhluk suci, Sotapatti magga s/d Arahattaphala.

Sotapatti magga&Phala, Sakadagami Magga&Phala, Anagami Magga&Phala, Arahattamagga, adalah tingkat2 kesucian, walaupun belum sempurna. kesucian menjadi sempurna pada saat Arahattaphala.

walaupun belum sempurna, seorang sotapana sudah mencapai titik aman pertama, yg menjamin tercapainya Arahattaphala di masa depan dan tidak mungkin lagi jatuh ke alam rendah
Bisakah ko menolong membedakan aspek yang suci dan yang sempurna itu?
bagaimana dengan kalimat Sang Buddha telah suci dalam segala tindak tanduknya?
Apa pendapat ko tentang seorang Sotapana yang melakukan suatu "pelanggaran"?
yang mungkin seperti mabukan2 ,dll?
Belenggu apa saya yang telah dihancurkan oleh seorang Sotapana?

_/\_

Ricky, saya akan coba menjawab menurut apa yg saya ketahui,
disebut suci karena telah mengatasi kekotoran-kekotoran/belenggu-belenggu. tidak disebut sempurna karena belenggu yang diatasi pun belum seluruhnya hanya sebagian.

Sang Buddha disebut sempurna dalam tindak-tanduknya karena Beliau telah sempurna dalam moralitas, tidak lagi mampu melakukan perbuatan salah walaupun secara tersembunyi. sementara para arahat lain mungkin saja masih dapat melakukan perbuatan salah dengan tidak sengaja, misalnya karena kebiasaan menyebut orang lain sbg penjahat, Sang Buddha bahkan tidak ada lagi bekas2 kebiasaan tersebut. maka Beliau disebut memiliki perilaku sempurna.

Tidak ada sotapanna yang melakukan pelanggaran, dalam diskusi yg lalu bahwa ada sotapanna yang mabuk telah terbukti bahwa ia mabuk sebelum mencapai sotapanna.

Sotapanna telah menghancurkan 3 belenggu: sakaya-ditthi (pandangan salah tentang AKU), silabataparamasa (kepercayaan salah bahwa upacara/ritual dapat membebaskan), dan vichikicca (keragu2an terhadap Tiratana, hukum kamma, praktik, dll)




Offline Tekkss Katsuo

  • Sebelumnya wangsapala
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.611
  • Reputasi: 34
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #128 on: 03 November 2009, 01:26:57 PM »
memang dulu pernah ada perdebatan di sini. yang satu menafsirkan kalau pemabuk mencapai sotapanna (dalam keadaan tidak mabuk tentu saja), yang satu lagi menafsirkan kalau masih jadi pemabut walaupun sudah sotapanna.

 [at] ricky, sori. tapi sotapanna adalah ariya.
seingat saya Arya itu ada 4 pasang terdiri dari 8 jenis mahkluk suci.. so itu termasuk Sotapana, Sakadagami, Anagami dan Arahat

 _/\_

Buat saudara berdua boleh kah saya tahu dalam kalimat Sanghang saranang gacchami,saya berlindung kepada Sangha...
Sangha yang manakah yang dijadikan perlindungkan?
Bukankah itu Ariya Sangha?
Makhluk yang telah "tersucikan"
Saya yakin bahwa anagami,sakadagami,dan sotapana itu bukan makhluk suci karena masih memiliki kilesa,ingat semua tingkatan tersebut juga bisa dicapai oleh umat awam sekalipun...
Saya hanya tidak mau ada suatu "persepsi" bahwa yang menjadi tataran tingkatan tertentu telah dianggap superhero yang tidak memiliki 2bata jelek lagi yang sering diceritakan oleh Ajahn Brahm sendiri...
Semua orang memiliki 2 bata jelek,selagi 2bata jelek tersebut tidak hilang,maka kesempurnaan belum ada...

_/\_

Sudah dijelaskan Oleh Ko Indra :))

_/\_

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.427
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #129 on: 03 November 2009, 03:06:59 PM »
For Dhamma friend, Sumedho:

    Terimakasih, saya sudah membaca suttanya dan menurut kitab komentar, tidak lama sebelum ia meninggal ia memenuhi tiga latihan (tisikkha) dan mencapai sotapanna. Jadi ia bukan pemabuk setelah menjadi sotapanna.

Thanks once again.


Setelah saya baca lagi ternyata memang latihan tsb dipenuhi sebelum kematian...
Mohon maaf, dugaan bahwa setelah pencapaiannya ia masih pemabuk adalah asumsi yg saya baca dari salah satu buku (kalau tidak salah terbitan DC ini :P)
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Peacemind

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 970
  • Reputasi: 74
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #130 on: 03 November 2009, 03:28:58 PM »
For Dhamma friend, Sumedho:

    Terimakasih, saya sudah membaca suttanya dan menurut kitab komentar, tidak lama sebelum ia meninggal ia memenuhi tiga latihan (tisikkha) dan mencapai sotapanna. Jadi ia bukan pemabuk setelah menjadi sotapanna.

Thanks once again.


Setelah saya baca lagi ternyata memang latihan tsb dipenuhi sebelum kematian...
Mohon maaf, dugaan bahwa setelah pencapaiannya ia masih pemabuk adalah asumsi yg saya baca dari salah satu buku (kalau tidak salah terbitan DC ini :P)

Gak apa2lah. Kita semua juga demikian. Baca pertama dan kedua, kadang2 gak mudeng, Nmun setelah membaca lagi dan lagi, isinya akan terlihat clear.

May u be happy.

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.427
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #131 on: 03 November 2009, 06:17:33 PM »
May u free from suffering
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline Riky_dave

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.237
  • Reputasi: -14
  • Gender: Male
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #132 on: 03 November 2009, 07:25:33 PM »
[at]  Ricky,
Ariya Sangha terdiri dari 4 pasang makhluk suci, Sotapatti magga s/d Arahattaphala.

Sotapatti magga&Phala, Sakadagami Magga&Phala, Anagami Magga&Phala, Arahattamagga, adalah tingkat2 kesucian, walaupun belum sempurna. kesucian menjadi sempurna pada saat Arahattaphala.

walaupun belum sempurna, seorang sotapana sudah mencapai titik aman pertama, yg menjamin tercapainya Arahattaphala di masa depan dan tidak mungkin lagi jatuh ke alam rendah
Bisakah ko menolong membedakan aspek yang suci dan yang sempurna itu?
bagaimana dengan kalimat Sang Buddha telah suci dalam segala tindak tanduknya?
Apa pendapat ko tentang seorang Sotapana yang melakukan suatu "pelanggaran"?
yang mungkin seperti mabukan2 ,dll?
Belenggu apa saya yang telah dihancurkan oleh seorang Sotapana?

_/\_

Ricky, saya akan coba menjawab menurut apa yg saya ketahui,
disebut suci karena telah mengatasi kekotoran-kekotoran/belenggu-belenggu. tidak disebut sempurna karena belenggu yang diatasi pun belum seluruhnya hanya sebagian.

Sang Buddha disebut sempurna dalam tindak-tanduknya karena Beliau telah sempurna dalam moralitas, tidak lagi mampu melakukan perbuatan salah walaupun secara tersembunyi. sementara para arahat lain mungkin saja masih dapat melakukan perbuatan salah dengan tidak sengaja, misalnya karena kebiasaan menyebut orang lain sbg penjahat, Sang Buddha bahkan tidak ada lagi bekas2 kebiasaan tersebut. maka Beliau disebut memiliki perilaku sempurna.

Tidak ada sotapanna yang melakukan pelanggaran, dalam diskusi yg lalu bahwa ada sotapanna yang mabuk telah terbukti bahwa ia mabuk sebelum mencapai sotapanna.

Sotapanna telah menghancurkan 3 belenggu: sakaya-ditthi (pandangan salah tentang AKU), silabataparamasa (kepercayaan salah bahwa upacara/ritual dapat membebaskan), dan vichikicca (keragu2an terhadap Tiratana, hukum kamma, praktik, dll)





Anumondana Ko Indra ^^
Saya akan mendalaminya lebih dalam dengan kata "ehipassiko"
Langkah pertama adalah langkah yg terakhir...

Offline Paddye

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 2
  • Reputasi: 0
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #133 on: 23 October 2011, 11:44:58 PM »
kelemahan agama buddha?
ada di pikiranmu sendiri
pikiranmu adalah pelopor

you are the result of what u think..

Offline DeNova

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.068
  • Reputasi: 106
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Kelemahan 'agama' Buddha
« Reply #134 on: 24 October 2011, 02:26:50 PM »
Klo menurut saya kelemahan agama buddha adalah mungkin tidak adanya patokan yang pasti bagaimana cara beribadah yang baik dan benar (maaf jika bahasa yang saya gunakan salah...  ^:)^ ^:)^ ^:)^) sehingga kebanyakan dari para pengikut agama lain berpendapat begini:
1. Agama KHC=Buddha yang cara beribadatnya adalah ke klenteng pai ke dewa2 yang ada disana (para Buddha dan Sang Avalokitesvara juga mereka anggap adalah dewa) dimana anggapan mereka adalah dewa= T**** sehingga mereka mengganggap pemeluk agama Buddha adalah "sesat" karena memuja rupang (patung) menurut mereka yang berisi "roh2 Setan" ( :o :o :o ini menurut mereka lho)  ^:)^ ^:)^ ^:)^
2. Sang Buddha adalah T**** yang "menyaingi"  T**** milik mereka sehingga harus dbasmi (salah satu hadist di Q**** menyebutkan bahwa " sebelum agama I**** masuk mereka boleh beribadat menurut kepercayaan mereka tapi setelah masuknya agama tsb jika tidak memeluknya akan dilaknat masuk neraka) :-? :-? :-?  ??? ??? ???
3. Bahasa dari parrita yang biasanya berasal dari bahasa Pali, Sansekerta dan Mandarin sehingga seringkali pengucapannya sulit (mungkin) sehingga cenderung malas membaca apalagi sutta yang m***kai bahasa kiasan. Beberapa waktu lalu saya baca di postingan DC tapi saya lupa dimana bahkan ada yang ketika berkonsultasi dengan beberapa biksu bahwa pengucapan salah akan menyebabkan salah arti sehingga "percuma" saja baca banyak2... untuk org yang mudah putus asa mngkin malah hal ini menjadi hambatan tapi bagi mereka yang benar2 bertekat belajar ini malah akan menjadi cambuk untuk lebih mengerti dan mendalami keindahan Buddha. 8) 8) 8)
4. Identiknya agama Buddha dengan salah satu etnis bangsa (Chinesse) di mata masyarakat seperti halnya agama I**** (pribumi) sehingga org pribumi yang ingin masuk Buddha jadi serba salah, dan takut dianggap "penghianat bangsa" (maybe ::) ::) ::) ::))
5. Agama Buddha terlihat "ekslusif" dan kurang promosi, walaupun saya rasa hal ini sekarang sudah teratasi dengan banyaknya acara2 sosial yang diadakan, pameran Candi Borobudur contohnya pada beberapa waktu lalu di Vihara Mahavira Semarang membuka pengetahuan masyarakat tentang apa dan bagaimana agama Buddha.

tapi dari pengalaman saya setelah bertahun2 "berkelana" belajar kesana kemari tentang beberapa agama yang ada Buddha adalah "The best" karena semuanya yang dikatakan dan diajarkan Sang buddha adalah logis dan jika kita pikir secara mendalam semuanya berawal dan berakhir pada "KARMA Sendiri"
Dan seperti kata Einstein "Agama Buddha adalah agama yang akan bertahan dan akan terus ada dimana agama masa depan adalah agama yang diajarkan bukan dari dogma"
Trims atas kesempatannya sharing.... _/\_ _/\_ _/\_