//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Vegetarian -> Susu ?  (Read 17711 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #15 on: 16 November 2008, 09:53:06 PM »
kalo youghurt gimana yah kan sengaja di biakan tuh bakterinya(hmm bakteri termasuk tumbuhan kan)
bukan hewan ya?


Seingat gw aja ya.. berhubung ini mata pelajaran favorit aye

Bakteri sebenarnya masih simpang siur dimasukkan ke dalam kelompok hewan (animalia) atau dimasukkan ke kelompok tumbuhan (plantae). Karena ada ciri2 tumbuhan dan ciri2 hewan pada bakteri tertentu..

Contohnya yang saya ingat waktu saya belajar Biologi SMA,
Euglena viridis memiliki ciri berupa flagel, maka pada kingdom Animalia akan dimasukkan ke protozoa / Flagellata(Mastigofora).
Sedangkan di pihak lain Euglena viridis ini memiliki pigmen klorofil yang dapat memungkinan organisme ini berfotosintesis, dan sehingga pada kingdom Plantae termasuk dalam Algae (Ganggang) dengan nama Ganggang Hijau Biru (Cyanophyta / Cyanophyceae).

Nah membingungkan bukan ? Makanya saya prefer memasukkan mengikuti literatur baru yang mengacu ke kingdom Protista (kingdom baru yang isinya buat yang gak jelas2), dan saya ketahui.. protozoa dan algae yang awal dimasukkan dalam hewan dan tumbuhan.. mulai 'dilempar' ke protista.

Semoga bermanfaat


Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline nyanadhana

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.903
  • Reputasi: 77
  • Gender: Male
  • Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #16 on: 17 November 2008, 09:43:05 AM »
Buddhisme sudah dengan jelas mengkategorikan mana yang disebut makhluk hidup(yang memiliki pikiran) dengan makhluk hidup(yang sekedar hidup tapi tidak memiliki pikiran)
Sadhana is nothing but where a disciplined one, the love, talks to one’s own soul. It is nothing but where one cleans his own mind.

Offline Reenzia

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.199
  • Reputasi: 50
  • Gender: Female
  • The Wisdom ~
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #17 on: 25 November 2008, 01:15:53 AM »
berarti itu gak termasuk mahluk hidup yg tidak memiliki pikiran ya...


Offline vathena

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 910
  • Reputasi: 41
  • Gender: Female
  • where there is a hatred , let us sow love
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #18 on: 01 December 2008, 04:57:04 PM »
setahuku susu itu boleh2 aja,karenakan bukan berasal dari hasil pembunuhan

dan ingatkah kalian bahwa Sang Buddha juga pernah meminum susu ketika dia dalam pertapaan 6 tahunnya,selama 6 tahun tidak makan,kemudian seorang penggembara memberikan susu kepadaNya.
Keep the torch of Dhamma alight! Let it shine brightly in your daily life. Always remember, Dhamma is not an escape. It is an art of living , living in peace and harmony with oneself and also with all others. Hence, try to live a Dhamma life.

Offline VolumE

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 1
  • Reputasi: 0
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #19 on: 26 December 2008, 10:34:13 PM »
kk, kl vegetarian itu boleh makan snack yg pake perasa daging tidak?

Offline PohonAsem

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 6
  • Reputasi: 0
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #20 on: 26 December 2008, 10:50:37 PM »
gua rasa tidak pp, soalnya kan cuma perasa sj... ya gakk? :))

Offline vathena

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 910
  • Reputasi: 41
  • Gender: Female
  • where there is a hatred , let us sow love
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #21 on: 26 December 2008, 11:07:54 PM »
kk, kl vegetarian itu boleh makan snack yg pake perasa daging tidak?

boleh larh
Keep the torch of Dhamma alight! Let it shine brightly in your daily life. Always remember, Dhamma is not an escape. It is an art of living , living in peace and harmony with oneself and also with all others. Hence, try to live a Dhamma life.

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #22 on: 27 December 2008, 11:05:40 AM »
Kalau susu boleh minum nga? susu khan tidak dihasilkan dari pembunuhan binatang..

Kalau benar-benar ingin menjalani kehidupan bervegetarian (sesuai ideologi agama), seharusnya susu juga tidak diminum. Susu memang bukan makhluk hidup, dan (mungkin) tidak ada pembunuhan terhadap makhluk hidup sebelum, selama dan sampai proses pengambilan susu dari makhluk yang bersangkutan. Namun susu didapat dari hasil penganiayaan.

Susu yang paling sering dikonsumsi dan diolah oleh manusia adalah berasal dari sapi perah. Dalam mengembangbiakkan dan beternak sapi, berbagai penganiayaan tentu sudah pasti dilakukan terhadap sapi-sapi tersebut. Itu juga termasuk pada langkah-langkah pengambilan susu dengan cara memerahnya. Seolah sapi-sapi itu hidup hanya untuk memproduksi susu, dan ini sudah jelas satu tindak perbudakan. Bila sapi memiliki tingkat intelegensial yang cukup tinggi, tentu mereka tidak akan rela hidup untu diperas seperti itu.

Kalau Anda bisa menghindari mengkonsumsi makanan yang didapat dari hasil pembunuhan, lebih baik juga Anda bisa menghindari makanan yang didapat dari hasil penganiayaan...




Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #23 on: 27 December 2008, 11:11:37 AM »
Buddhisme sudah dengan jelas mengkategorikan mana yang disebut makhluk hidup(yang memiliki pikiran) dengan makhluk hidup(yang sekedar hidup tapi tidak memiliki pikiran)

Sang Buddha juga mengatakan bahwa jumlah kehidupan dalam dunia ini dan dunia lainnya adalah tidak terbatas. Beliau menunjuk sebuah cawan berisi air dan mengatakan bahwa ada kehidupan di dalam cawan tersebut yang tak terbatas jumlahnya. Dewasa ini, para ilmuwan tidak bisa menyangkal kemungkinan adanya kehidupan di planet lain. Di bawah mikroskop, secawan air terbukti mengandung jutaan jasad renik. Lebih dari 2.500 tahun yang lalu, tanpa mikroskop, Sang Buddha telah mampu mengungkapkan kebenaran semacam itu. Sungguh mengagumkan.

~Dikutip dari http://viharagirinaga.blogspot.com/2008_01_01_archive.html~


Lalu bagaimana dengan pernyataan Sang Buddha yang menyatakan makhluk hidup (bakteri dan atau ganggang) yang ada dan hidup di dalam sebuah cawan berisi air itu?

Apakah Sang Buddha menyatakan makhluk hidup (bakteri dan atau ganggang) itu benar-benar makhluk hidup (yang memiliki pikiran)?
« Last Edit: 27 December 2008, 11:13:15 AM by upasaka »

Offline vathena

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 910
  • Reputasi: 41
  • Gender: Female
  • where there is a hatred , let us sow love
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #24 on: 27 December 2008, 04:09:15 PM »
Kalau susu boleh minum nga? susu khan tidak dihasilkan dari pembunuhan binatang..

Kalau benar-benar ingin menjalani kehidupan bervegetarian (sesuai ideologi agama), seharusnya susu juga tidak diminum. Susu memang bukan makhluk hidup, dan (mungkin) tidak ada pembunuhan terhadap makhluk hidup sebelum, selama dan sampai proses pengambilan susu dari makhluk yang bersangkutan. Namun susu didapat dari hasil penganiayaan.

Susu yang paling sering dikonsumsi dan diolah oleh manusia adalah berasal dari sapi perah. Dalam mengembangbiakkan dan beternak sapi, berbagai penganiayaan tentu sudah pasti dilakukan terhadap sapi-sapi tersebut. Itu juga termasuk pada langkah-langkah pengambilan susu dengan cara memerahnya. Seolah sapi-sapi itu hidup hanya untuk memproduksi susu, dan ini sudah jelas satu tindak perbudakan. Bila sapi memiliki tingkat intelegensial yang cukup tinggi, tentu mereka tidak akan rela hidup untu diperas seperti itu.

Kalau Anda bisa menghindari mengkonsumsi makanan yang didapat dari hasil pembunuhan, lebih baik juga Anda bisa menghindari makanan yang didapat dari hasil penganiayaan...





Sang Buddha sendiri kan juga pernah meminum susu,sesudah 6 tahun Beliau melakukan pertapaan.bagaimana dengan hal ini?

trims
_/\_
Keep the torch of Dhamma alight! Let it shine brightly in your daily life. Always remember, Dhamma is not an escape. It is an art of living , living in peace and harmony with oneself and also with all others. Hence, try to live a Dhamma life.

Offline laskar pelangi

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 28
  • Reputasi: -6
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #25 on: 29 December 2008, 01:32:24 PM »
vegetarian ha..ha..ha...ha..... :)) :)) :)) :)) :)) :)) ???

vegetarian berarti tdk boleh memakan makanan yang mengandung nyawa ???

dosa untuk suatu komunitas agama ??

tapi ingat,lebih dosakah kamu menjadi manusia yang tdk sempurna dalam menjalani hidup ???

atau lebih dosa anda tidak komsumsi vegetarian ???

siddaharta gautama bersabda

wahai umatku ikutilah ajaran ku untuk mencapai kesempurnaan
bukan mencapai kata mufakat boleh atau tdk boleh dalam vegetarian

saya bukan untuk di sembah umat,saya mengajarkan bagaimana menjalankan dharma hidup ini ???

lebih gampang membunuh dari pada mengucapkan satu kalimat BUNUH
HIDUP DENGAN CINTA ADALAH KEBAHAGIAAN,HIDUP DEMI CINTA ADALAH KEBODOHAN.

ORANG YANG MENGORBANKAN SEMUANYA DEMI CINTA ADALAH BODOH,KARENA PENGORBANANNYA BELUM TENTU MEMBUAHKAN HASIL.

Offline bond

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.666
  • Reputasi: 189
  • Buddhang Saranam Gacchami...
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #26 on: 29 December 2008, 04:47:32 PM »
vegetarian ha..ha..ha...ha..... :)) :)) :)) :)) :)) :)) ???

vegetarian berarti tdk boleh memakan makanan yang mengandung nyawa ???

dosa untuk suatu komunitas agama ??

tapi ingat,lebih dosakah kamu menjadi manusia yang tdk sempurna dalam menjalani hidup ???

atau lebih dosa anda tidak komsumsi vegetarian ???

siddaharta gautama bersabda

wahai umatku ikutilah ajaran ku untuk mencapai kesempurnaan
bukan mencapai kata mufakat boleh atau tdk boleh dalam vegetarian

saya bukan untuk di sembah umat,saya mengajarkan bagaimana menjalankan dharma hidup ini ???

lebih gampang membunuh dari pada mengucapkan satu kalimat BUNUH



Numpang nanya, itu kutipan dari sutta mana ya?
Natthi me saranam annam, Buddho me saranam varam, Etena saccavajjena, Sotthi te hotu sabbada

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #27 on: 29 December 2008, 10:06:11 PM »
Kalau susu boleh minum nga? susu khan tidak dihasilkan dari pembunuhan binatang..

Kalau benar-benar ingin menjalani kehidupan bervegetarian (sesuai ideologi agama), seharusnya susu juga tidak diminum. Susu memang bukan makhluk hidup, dan (mungkin) tidak ada pembunuhan terhadap makhluk hidup sebelum, selama dan sampai proses pengambilan susu dari makhluk yang bersangkutan. Namun susu didapat dari hasil penganiayaan.

Susu yang paling sering dikonsumsi dan diolah oleh manusia adalah berasal dari sapi perah. Dalam mengembangbiakkan dan beternak sapi, berbagai penganiayaan tentu sudah pasti dilakukan terhadap sapi-sapi tersebut. Itu juga termasuk pada langkah-langkah pengambilan susu dengan cara memerahnya. Seolah sapi-sapi itu hidup hanya untuk memproduksi susu, dan ini sudah jelas satu tindak perbudakan. Bila sapi memiliki tingkat intelegensial yang cukup tinggi, tentu mereka tidak akan rela hidup untu diperas seperti itu.

Kalau Anda bisa menghindari mengkonsumsi makanan yang didapat dari hasil pembunuhan, lebih baik juga Anda bisa menghindari makanan yang didapat dari hasil penganiayaan...





Sang Buddha sendiri kan juga pernah meminum susu,sesudah 6 tahun Beliau melakukan pertapaan.bagaimana dengan hal ini?

trims
_/\_

Sang Buddha memang tidak menjalani hidup bervegetarian. Mengkonsumsi susu ataupun daging pun adalah 'halal' bagi Beliau. Namun Sang Buddha mengkonsumsi daging dengan syarat :
1) tidak mengetahui daging itu dipersiapkan untuk-Nya
2) tidak melihat penyembelihan hewan itu
3) tidak mendengar suara selama proses penyembelihan itu

Harap dibedakan antara mengkonsumsi daging dengan melakukan pembunuhan (dan atau penganiayaan) terhadap hewan. Lagipula kesucian seseorang bukanlah terlihat dari apa yang masuk ke dalam mulutnya, namun apa yang dikeluarkan dari mulutnya...

Yang saya maksudkan dari kalimat brcetak biru di atas, adalah statement pribadi saya untuk orang-orang yang menjalani hidup bervegetarian atas dasar pertimbangan agama (kasihan kepada makhluk lain / hewan).  :)
« Last Edit: 29 December 2008, 10:07:58 PM by upasaka »

Offline vathena

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 910
  • Reputasi: 41
  • Gender: Female
  • where there is a hatred , let us sow love
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #28 on: 30 December 2008, 12:58:32 AM »
 [at] upasaka
trims atas penjelasannya
_/\_

Quote
Harap dibedakan antara mengkonsumsi daging dengan melakukan pembunuhan (dan atau penganiayaan) terhadap hewan. Lagipula kesucian seseorang bukanlah terlihat dari apa yang masuk ke dalam mulutnya, namun apa yang dikeluarkan dari mulutnya...

yang dikeluarkan dari mulut maksudnya perkataan yach?
trims
Keep the torch of Dhamma alight! Let it shine brightly in your daily life. Always remember, Dhamma is not an escape. It is an art of living , living in peace and harmony with oneself and also with all others. Hence, try to live a Dhamma life.

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Re: Vegetarian -> Susu ?
« Reply #29 on: 30 December 2008, 02:16:41 AM »
Dari forum tetangga, dipostkan oleh teman :)


sebenarnya produksi susu sapi itu tidak melanggar sila pembunuhan
karena untuk memperoleh susu kita kn ga perlu membunuh sapinya, cukup diperah saja..

tetapi di industrial farming, sapi2 itu biasany diperlakukan layaknya mesin penghasil susu..
peternak2 modern kini sudah menggunakan mesin penyedot untuk memerah susu sapi..
secara biologis, sapi itu kn menghasilkan susu dengan tujuan yang sama dengan manusia, yaitu memberi makan anaknya..
tetapi dengan kemajuan teknologi, manusia bisa melakukan rekayasa genetik utk meningkatkan produksi susu sapi tsb..
tetapi, seperti biasa, industri memanfaatkan teknologi modern untuk mencari keuntungan sebanyak2nya, tanpa memperhatikan aspek moral dalam proses produksiny..
sapi2 yang diperah berlebihan katanya bisa mengeluarkan nanah yang tercampur dalam susunya.. hoek..
bahkan ada peternak yang memotong 2 puting sapi, karena alasan yang konyol, karena corong d mesin penyedot cuma ada 4 sedangkan putingny ada 6..
konyol ga sih?..
dan mungkin guru2 gak kepikiran bahwa setelah tidak produktif lagi, dairy cow yg item putih n imut2 itu akhirnya diekspor untuk dimasukan ke rumah jagal..
kondisi saat pengiriman juga tidak manusiawi banget, sapi2nya dimasukin berdesak2an ke container  tanpa makanan cukup apalagi sarana kebersihan yg memadai..
akibatnya banyak sapi yg sakit2an dan tidak memiliki tenaga lagi untuk berjalan setelah sampai di rumah jagal..
tapi tetap saja manusia menganggap hewan2 itu daging yang dapat mendatangkan uang bagi mereka..
malahan ada bangkai penyakitan yg digiling utuh2 untuk dijadikan makanan olahan.. hooeeekkkkk!
jadi dairy cow hidup di dunia ini hanya untuk diperas susunya oleh manusia, lalu akhir2ny masuk jg dah ke rumah jagal..
memang, manusia seringkali menyalahgunakan kemampuannya dalam mengolah alam..

makanya saia akhir2 ini mengurangi minum susu sapi, pdhl dulu saia suka banget
walopun produksi susu d indonesia mungkin tidak sekejam sprti d industrial farming d AS sana..
dengan mengurangi demand thdp susu dan bahan makanan hewani lainny, kita setidaknya turut berperan dalam mengurangi penderitaan dairy cow yg lucu2 ituw..
tetapi ingat, untuk pengganti nutrisi yg kira dapat dari susu, tentuny kt harus banyak makan sayuran dan buah2an yang banyak mengandung kalsium seperti yg terkandung dalam susu sapi..

nie ada video ttg kehidupan dairy cows
http://www.petatv.com/tvpopup/Prefs.asp?video=dairy_cows_veal
maap klo rada disturbing..



karunacittena
_/\_
appamadena sampadetha

 

anything