//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Perjalanan Menuju Padam  (Read 64085 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #90 on: 03 August 2012, 07:06:41 PM »
satu pelajaran buat kami pada hari itu, agak berbeda dengan om tesla, yaitu : jangan pernah menunda untuk berbuat baik. ;D

Menurut anda, apakah yg mau anda lakukan itu termasuk perbuatan baik?  ::)
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #91 on: 03 August 2012, 07:44:26 PM »
Menurut anda, apakah yg mau anda lakukan itu termasuk perbuatan baik?  ::)
ya, tentu.
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #92 on: 03 August 2012, 09:38:10 PM »
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #93 on: 04 August 2012, 09:29:31 AM »
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline juanpedro

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 949
  • Reputasi: 48
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #94 on: 04 August 2012, 10:40:08 AM »
praktisi sati ;D
;D

[at] all
oh ya saya mau tanya istilah jodoh dalam buddhism itu berarti apa? apakah artinya bertemu?
soalnya kayaknya beda dengan arti jodoh secara umum (pasangan hidup, cmiw).


I don't think so  :-?
kok bisa?


Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #95 on: 04 August 2012, 12:09:03 PM »
;D

[at] all
oh ya saya mau tanya istilah jodoh dalam buddhism itu berarti apa? apakah artinya bertemu?
soalnya kayaknya beda dengan arti jodoh secara umum (pasangan hidup, cmiw).
jodoh yang dimaksud mungkin lebih ke hubungan kamma nya, ada kamma yang mendukung untuk bertemu, ya seperti yang disebutkan om jupe.
dan jodoh disini tidak melulu harus pasangan hidup, tapi bisa juga sebagai teman, bahkan mungkin bertemu untuk sekedar saling membantu seperti cerita saya diatas, atau bisa juga ketemu untuk saling tinju2an.
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #96 on: 04 August 2012, 06:04:54 PM »
why ???
Because you want to make donation to build place where they teach others to hate, undermind women and infidels, and once a year kill cows and goats as sacrifice to their god.

Would you want to involve in promoting these by helping them build their homebase?
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #97 on: 04 August 2012, 08:38:42 PM »
Because you want to make donation to build place where they teach others to hate, undermind women and infidels, and once a year kill cows and goats as sacrifice to their god.

Would you want to involve in promoting these by helping them build their homebase?
iya itu kalo om melihat dari sisi buruknya.
“O para bhikkhu, kehendak (cetana) itulah yg Kusebut Kamma. Melalui kehendak, seseorang melakukan perbuatan melaui jasmani, melalui ucapan, atau melalui pikiran.”
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #98 on: 04 August 2012, 10:23:22 PM »
iya itu kalo om melihat dari sisi buruknya.
“O para bhikkhu, kehendak (cetana) itulah yg Kusebut Kamma. Melalui kehendak, seseorang melakukan perbuatan melaui jasmani, melalui ucapan, atau melalui pikiran.”
Up to you  :P
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline hemayanti

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.477
  • Reputasi: 186
  • Gender: Female
  • Appamadena Sampadetha
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #99 on: 04 August 2012, 10:45:25 PM »
"Sekarang, para bhikkhu, Aku mengatakan ini sebagai nasihat terakhir-Ku: kehancuran adalah sifat dari segala sesuatu yang terbentuk. Oleh karena itu, berjuanglah dengan penuh kesadaran."

Offline juanpedro

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 949
  • Reputasi: 48
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #100 on: 06 August 2012, 08:54:31 AM »
Because you want to make donation to build place where they teach others to hate, undermind women and infidels, and once a year kill cows and goats as sacrifice to their god.

Would you want to involve in promoting these by helping them build their homebase?
::)
oh...

Offline sanjiva

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.091
  • Reputasi: 101
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #101 on: 06 August 2012, 01:51:24 PM »
«   Ignorance is bliss, but the truth will set you free   »

Offline juanpedro

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 949
  • Reputasi: 48
  • Gender: Male
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #102 on: 07 August 2012, 02:11:15 PM »

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.427
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #103 on: 29 September 2012, 06:51:01 PM »
Setiap mahkluk adalah pewaris karmanya masing-masing.










Jika ini menyangkut aksi dan reaksi, jelas salah... perbuatan yg dilakukan ayah, pasti akan punya dampak ke anaknya. perbuatan yg dilakukan presiden SBY pasti punya dampak pada rakyatnya. SBY bilang BBM naik, kenapa rakyat marah ;)

walau Buddha mengatakan cetana itu yg disebut karma... tapi banyak sekali perlakuan kita sehari-hari yg kita lakukan karena kita anggap kita siap utk menerima hasil karmanya. dengan dalih mahkluk lain yg terkena dampaknya adalah hasil karmanya dari kehidupan lampau....

saya kira ajaran Buddha bukan tentang kehidupan lalu, atau nanti, tapi sekarang. dan saya kira karma itu juga bekerja sekarang. namun bukan dalam konteks aksi dan reaksi. aksi dan reaksi tidak punya batasan eksistensi. jadi apa aksi saya hari ini reaksinya tidak terbatas hanya pada eksistensi saya sendiri, tapi juga berdampak pada eksistensi lain, terutama yg didekat saya.

saya merenungkan bagaimana niat (cetana) itu muncul...


to be continue
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

Offline tesla

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.427
  • Reputasi: 125
  • Gender: Male
  • bukan di surga atau neraka, hanya di sini
Re: Perjalanan Menuju Padam
« Reply #104 on: 02 October 2012, 12:35:35 PM »
ketika saya punya niat, misalnya makan sate kambing,
niat tsb berasal dari hasrat saya ingin merasakan kelezatan sate kambing.

setelah saya telusuri lagi, setiap niat saya berasal dari
keinginan utk merasakan sesuatu, atau
keinginan utk merubah sesuatu.

keinginan utk merasakan sesuatu, bisa dipicu oleh "rasa" tsb pernah saya nikmati di masa lalu (spt sate kambing),
atau saya menduga "rasa" nya akan saya sukai nantinya. contoh, saya menduga rasanya masakan sebuah restoran baru itu bakalan enak dan saya sukai.

keinginan utk merubah sesuatu (di dunia ini), adalah hasrat utk merubah dunia ini sesuai dg idealisme saya. sama halnya post ini ditulis, jga sbnrnya ada hasrat agar orang yg membacanya bisa mengetahui idealisme saya.

kebahagiaan saya adalah ketika hasrat saya di dunia ini terpenuhi. namun ketika tidak terpenuhi, saya akan sedih, menderita, kecewa, atau sebut saja dukkha... dari sini saya melihat, ketika "niat" sudah muncul, sebenarnya saya sudah menyimpan akar dari penderitaan, bisa saja hasrat saya terpenuhi, tapi hanya utk satu waktu. saya bisa makan sate kambing hari ini, saya merasakan enaknya, namun di lain waktu belum tentu, padahal saya semakin menyukai rasa itu dan ingin mengulanginya. demikianlah saya melihat, karma bekerja saat ini, penderitaan kita akan semakin besar nantinya, walau sekarang kita bisa mengisi hasrat tsb.

dalam setiap kelahiran, pasti akan ada kematian. suatu saat kita akan berpisah dg apa yg kita sukai di dunia ini. saya membayangkan kalau saya masih punya hasrat pada dunia ini, ketika kematian menjelang saya akan sangat bersedih. jadi sebaiknya saya semampu mungkin mengikis hasrat saya pada dunia ini.

toh, apapun yg ada di dunia ini, tidak ada yg berharga dan tidak ada yg berarti...


end.
Lepaskan keserakahan akan kesenangan. Lihatlah bahwa melepaskan dunia adalah kedamaian. Tidak ada sesuatu pun yang perlu kau raup, dan tidak ada satu pun yang perlu kau dorong pergi. ~ Buddha ~

 

anything