//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?  (Read 4749 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline aitristina

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.758
  • Reputasi: 52
  • Gender: Female
  • every1 is #1...

Posted by: "Be Veg Go Green Save The Planet" beveg.gogreen [at] ymail.com   beveg.gogreen [at] ymail.com
Thu May 28, 2009 11:52 pm (PDT)


http://warta. unair.ac. id/news/? id=1042

2009-05-18 .:. Humas UA
Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?€ ¢Â Â

Kampus C-Warta Unair
Masih ingatkah anda dengan ancaman pemanasan global atau yang trend disebut Global Warming? kenyataannya ini bukan sekedar ancaman, melainkan buah pahit yang jatuh dari apa yang disemai umat manusia pada bumi, tempat tinggalnya. Kenyataan ini membuat sejumlah elemen masyarakat turut ambil bagian dalam gerakan bersama mencegah terjadinya pemanasan global. Hadir dalam Semiloka Nasional bertajuk € ¢â’ ’¼Hidup Organik dalam Era Global Warming, Tantangan atau Keharusan?€ ¢â’ ’½, Minggu (16/5) lalu, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Anggota DPR RI Komisi VII, LSM, hingga di lini terkecil masyarakat, yang diwakili oleh Sriatun Djupri, selaku praktisi organik, turut menyumbangkan pemikirannya dalam rangka mencegah terjadinya pemanasan global. Acara yang diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Airlangga bekerja sama dengan Ikatan Himpunan Mahasiswa Biologi Indonesia ini menghasilkan sejumlah usulan, diantaranya seperti yang diungkapkan oleh Ir. Wahyudin
Munawwir, anggota DPR RI komisi VII mengenai kecermatan dalam pengolahan sampah, utamanya sampah kotoran ternak. € ¢â’ ’¼Kotoran ternak ini jika diolah dengan baik, dapat menjadi sumber energi alami, sekaligus pupuk yang aman bagi lahan pertanian,€ ¢â’ ’½tegasnya. Namun demikian, tantangan tersulit agar masyarakat kembali pada pola hidup yang alami/organik adalah kebiasaan serba instan. € ¢â’ ’¼Masyarakat itu ingin praktisnya saja, tidak mau repot, itu yang menjadi masalah utama€ ¢â’ ’½, tambah Munawwir. Ir. Hari Wibowo dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup juga menyerukan hal senada, bahwa kunci terdekat keberhasilan masyarakat untuk mencegah terjadinya pemanasan global adalah dengan merubah pola perilaku manusia.

Namun yang menarik, merubah pola perilaku makan menjadi vegetarian rupanya dapat menjadi solusi tercepat dalam mencegah pemanasan global. Seperti diungkapkan oleh Agustinus Madyanaputera, juru bicara Supreme Master TV, sebesar 50% lebih emisi gas rumah kaca dihasilkan dari peternakan. Data ini dilansir dari penelitian T Collin C pada tahun 2009. Berkembangnya sektor peternakan belakangan ini merupakan akibat dari permintaan makanan hewani yang semakin besar. Bisa dibayangkan bahwa semakin berkembangnya jumlah peternakan, semakin besar emisi gas rumah kaca yang menyumbang pada pemanasan global. Kenyataannya, sebesar 2/3 hasil pertanian diperuntukkan untuk peternakan, sedangkan hanya 1/3 yang diperuntukkan bagi manusia. Besarnya kebutuhan pakan ternak, menuntut pula kecepatan dalam memanen hasil pertanian. Kondisi ini mengakibatkan cara-cara bertani organik mulai ditinggalkan dan penggunaan pupuk kimia dalam jumlah besar dipandang sebagai solusi tercepat
untuk merangsang pertumbuhan tanaman pertanian. Padahal, seperti diketahui, pupuk kimia sangat berbahaya bagi lingkungan. Belum lagi besarnya jumlah kotoran ternak yang tidak terolah, menghasilkan metana yang sangat besar.

Ditinjau dari segi kesehatan, begitu banyak kandungan kimiawi berbahaya yang terkandung dalam daging ternak, yang berasal dari makanan yang banyak mengandung pestisida maupun bahan kimiawi pupuk. Belum lagi kemungkinan hormon-hormon yang disuntikkan untuk mempercepat pertumbuhan hewan ternak. Residu hormon ini dapat berpengaruh dalam tubuh manusia ketika dikonsumsi. Perkembangan anak menjadi semakin cepat dari normal, atau dikenal dengan istilah pubertas dini, resiko kanker dan penyakit degeneratif pun ikut meningkat.
Ironis memang, mengingat di Indonesia sendiri sosialisasi empat sehat lima sempurna masih melibatkan produk hewani sebagai sumber protein di dalamnya, diantaranya daging dan susu. Menurut Agus, slogan ini perlu dicermati kembali dan disesuaikan dengan kondisi yang telah dipaparkan sebelumnya. € ¢â’ ’¼Yang terbaik saat ini adalah piramida empat diet nabati, diantaranya biji-bijian, sayur-sayuran, dan buah-buahan€ ¢â’ ’½, ujar Agus yang secara tegas menyatakan STOP DAGING! Dijelaskan lebih lanjut oleh Agus, biji-bijian dapat menyumbangkan protein yang cukup dengan kandungan yang lebih sehat bagi tubuh. Perubahan pola makan ini merupakan cara tercepat yang dapat ditempuh untuk mencegah pemanasan global. Dengan kata lain, menjadi konsumen yang hemat dan bijak merupakan langkah paling dekat dan cepat yang dapat dilakukan bersama untuk mencegah terjadinya pemanasan global..
Life is about living...

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?
« Reply #1 on: 29 May 2009, 03:54:38 PM »
Ditinjau dari segi kesehatan, begitu banyak kandungan kimiawi berbahaya yang terkandung dalam daging ternak, yang berasal dari makanan yang banyak mengandung pestisida maupun bahan kimiawi pupuk.

^
^

sepengetahuan gw.. pestisida dan pupuk banyak digunakan untuk TANAMAN yang lebih ke arah PERTANIAN.. bukan PETERNAKAN..

makanya.. agak ??? baca ini..
« Last Edit: 29 May 2009, 03:57:32 PM by Forte »
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Mr.Jhonz

  • Sebelumnya: Chikennn
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.164
  • Reputasi: 148
  • Gender: Male
  • simple life
Re: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?
« Reply #2 on: 11 August 2009, 09:47:33 PM »
Sekedar info,
tadi baca NGC magazine edisi juni,krisis pangan global

"...
  ini berita baik bagi rata2 orang china yang gemar daging Babi -- meski konsumsi dagingnya masih tetap sekitar 40 persen konsumsi daging di AS.Namun,ini berbahaya bagi suplai biji-bijian dunia makan daging adalah cara makan yang tidak efisien karena untuk mendapatkan kalori dengan jumlah yang sama antara daging babi dan biji2an,babi harus makan biji2an lima kali lipat dibandingkan kita langsung mengkonsumsi biji2an tersebut -- sepuluh kali lipat jika kita membahas daging sapi yang diberi makan biji2an di As.karena semakin banyak biji2an yg dialihkan untuk ternak dan produksi biofuel kendaraan,konsumsi biji2an dunia pertahun meningkat dari 815 juta metrik ton pada 1960 menjadi 2,16 miliar metrik ton pada 2008.
  China yang sekalipun menjadi negara penanam jagung terbesar kedua di dunia tidak dapat menghasilkan cukup jagung bagi semua babinya. Sebagian besar dari kekurangan itu dipenuhi dengan mengimpor kedelai dari AS atau Brasil yang merupakan salah satu dari sedikit negara yang masih dapat memperluas lahan pertaniannya -- kadang dengan membabat hutan hujan. Naiknya permintaan untuk pangan, pakan ternak, dan biofuel menjadi penyebab utama deforertasi di daerah tropis. Antara 1980 hingga 2000,lebih dari separuh luas areal pertanian baru di kawasan tropis dibuat dari lahan hutan hujan utuh; Brasil saja memperluas lahan kedelainya di Amazonia 10 persen per tahun sejak 1990 hingga 2005.
  Sebaian kedelai Brasil itu mungkin sampai ke bak makan ternak di Guangdong Lizhi farms, TPMT terbesar di Guangdong. Pada saat penduduk china mencapai 1,5 miliar jiwa sekitar 20 tahun mendatang,beberapa pakar memperkirakan mereka perlu 200 juta babi tambahan hanya untuk mengimbangi jumlah tersebut. Itu baru di china. Konsumsi daging dunia diperkirakan akan berlipat dua pada 2050.ini berarti kita perlu biji2an tambahan dalam jumlah sangat banyak..."

tidak ada maksud lain,
JADI simpulkan sendiri..

*nb,ketik manual,harap maklum jika salah menulis hurup kapital,dll ;D
buddha; "berjuanglah dengan tekun dan perhatian murni"

Offline hariyono

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 253
  • Reputasi: 17
Re: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?
« Reply #3 on: 11 August 2009, 10:17:19 PM »
posting yang bagus rekan mr.jhonz
mengingatkan kita mengahadapi global warning saat ini
sayangnya... banyak orang yang cuek dalam masalah ini .
pada hal kita sudah merasakan udara 3 tahun yang lalu dan udara sekarang terasa jauh lebih panas .
apa jadinya kalau nanti di kemudian hari ..cucu kita apa bila kita tidak mau memulai dari sekarang untuk menyelamatkan dunia dari panas global

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.437
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Re: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?
« Reply #4 on: 11 August 2009, 11:29:44 PM »
yup.. sebenernya akar masalahnya adalah:
memberi makan ternak untuk memperoleh daging ternak itu adalah "mubazir".
masih dengan kerangka berpikir bahwa daging itu lebih mahal daripada sayur.

coba bayangkan kalo 10 kg biji2an digunakan untuk memperoleh hanya 1 kg daging ternak,
dengan notabene harga 1 kg daging itu juga belum terjangkau oleh masyarakat ekonomi rendah.
padahal kalo 10 kg biji2an itu masih bisa terjangkau untuk konsumsi mereka..
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?
« Reply #5 on: 12 August 2009, 06:37:32 AM »
posting yang bagus rekan mr.jhonz
mengingatkan kita mengahadapi global warning saat ini
sayangnya... banyak orang yang cuek dalam masalah ini .
pada hal kita sudah merasakan udara 3 tahun yang lalu dan udara sekarang terasa jauh lebih panas .
apa jadinya kalau nanti di kemudian hari ..cucu kita apa bila kita tidak mau memulai dari sekarang untuk menyelamatkan dunia dari panas global
Banyak orang bs mengatakan ini itu dan berkata vegetarian solusi global warming. Tp ironisnya, mereka hanya terpatok pada vegetarian. Ptnyaannya, pernahkah mereka peduli pada listrik? Peduli pd kertas yg terbuang? lihat realitinya. Smua pada gak thn panas klo gak naik mobil ber-ac. Rumah harus pake ac.
Polusi udara menghancurkan ozon jg.

Kertas diprint terus salah dibuang. Padahal sisi baliknya masih bs dipake.
Byk myalahkan pternakan sbg kambing itam. Tp pnhkah kepikir bahan kertas dr tumbuhan? Berapa byk hutan buat industri kertas?

Jadi tolong.. Kalau bs ngerem mulut tdk mkn hewan jangan tanggung2. Rem yg bs direm. Klo dekat gak plu pake mobil. Gak ada ac gpplah. kertas jg dihemat.
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline hariyono

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 253
  • Reputasi: 17
Re: Vegetarian Tercepat Selamatkan Bumi: Bagaimana Bisa?
« Reply #6 on: 12 August 2009, 08:12:21 AM »
Meletakan harapan sepenuhnya pada keadaan saat ini dan tetap diam berarti mengurangi usaha .
Dengan usaha dan menjalankan dhamma , keadaan baru akan di capai .
Tanpa usaha dan menjalankan Dhamma ,
keadaan baru tidak dapat diperoleh .
mulailah berusaha !

The art of leading is the art of asking the right questions at the right time .

 

anything