Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Buddhisme Awal, Sekte dan Tradisi => Theravada => Topic started by: fabian c on 13 July 2010, 01:17:38 PM

Title: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 13 July 2010, 01:17:38 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 13 July 2010, 01:22:46 PM
dalam vinaya, walaupun benar telah mencapai itu juga suatu pelanggaran, walaupun lebih ringan daripada jika tidak benar mencapai
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Mr.Jhonz on 13 July 2010, 01:46:22 PM
Apakah bhikku yg telah mencapai kesucian masih bisa melanggar vinaya?
Thank sebelumnya
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: xenocross on 13 July 2010, 01:46:51 PM
yang ngaku2 itu bikkhu atau umat awam?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 13 July 2010, 02:29:53 PM
Apakah bhikku yg telah mencapai kesucian masih bisa melanggar vinaya?
Thank sebelumnya

ada bhikkhu yang merasa sudah mencapai kesucian, dan ada bhikkhu yang benar-benar telah mencapai kesucian. jadi bhikkhu yang mana yang anda maksudkan?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Ingyastuti on 13 July 2010, 04:02:34 PM
buat apa kesucian itu diumumkan....
kayak ronda aja loe...
hahahhahahahaa.......
=))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 13 July 2010, 06:17:54 PM
buat apa kesucian itu diumumkan....
kayak ronda aja loe...
hahahhahahahaa.......
=))

Bro Ingyastuti yang baik,
Pengumuman itu bagus untuk kita tahu saja, ada baiknya juga bila mereka mengumumkan, supaya kita terhindar dari perbuatan buruk (bila memang ia benar telah mencapai kesucian).
Dan Yang lebih penting lagi untuk latihan kita agar dapat mengembangkan simpati dan empati terhadap kemajuan yang dicapai orang lain, juga melenyapkan iri dan dengki melihat orang lain maju.

 _/\_
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Mr.Jhonz on 13 July 2010, 07:20:06 PM
Apakah bhikku yg telah mencapai kesucian masih bisa melanggar vinaya?
Thank sebelumnya

ada bhikkhu yang merasa sudah mencapai kesucian, dan ada bhikkhu yang benar-benar telah mencapai kesucian. jadi bhikkhu yang mana yang anda maksudkan?
Yg sy maksudkan bhikkhu yg telah mencapai kesucian,apakah masih bisa melangar vinaya?
Thank
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 13 July 2010, 07:22:21 PM
Apakah bhikku yg telah mencapai kesucian masih bisa melanggar vinaya?
Thank sebelumnya

ada bhikkhu yang merasa sudah mencapai kesucian, dan ada bhikkhu yang benar-benar telah mencapai kesucian. jadi bhikkhu yang mana yang anda maksudkan?
Yg sy maksudkan bhikkhu yg telah mencapai kesucian,apakah masih bisa melangar vinaya?
Thank

IMO, jika kesucian yg dimaksud adalah Arahat, tidak bisa melanggar lagi, tapi di bawah itu masih bisa
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Kristin_chan on 13 July 2010, 08:28:53 PM
IMO, seseorang yang benar-benar sudah mencapai kesucian punya kebijakan untuk menentukan apakah dia perlu mengumumkan pencapaiannya atau tidak.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 13 July 2010, 10:11:27 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?

Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Kelana on 13 July 2010, 10:56:50 PM
Berikut kutipan dari Vera Sutta:

---
"When, for a disciple of the noble ones, these five forms of fear & animosity are stilled; when he is endowed with these four factors of stream-entry; and when, through discernment, he has rightly seen & rightly ferreted out this noble method, then if he wants he may state about himself: 'Hell is ended; animal wombs are ended; the state of the hungry shades is ended; states of deprivation, destitution, the bad bourns are ended! I am a stream-winner, steadfast, never again destined for states of woe, headed for self-awakening!'"
-----

Menurut saya, adalah hal yang berbeda antara mengumumkan dengan menyatakan. Dari apa yang saya tangkap dalam Vera Sutta, adalah menyatakan keadaan diri yang telah mencapai tahap tertentu, bukan mengumumkan. Menyatakan keadaan diri tidaklah identik dengan memberitahukan kepada orang lain, tapi lebih berarti menyatakan keadaan pada diri sendiri (berkata pada diri sendiri)

Evam.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Jerry on 14 July 2010, 07:50:38 AM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Darimana kesimpulan "anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian keBuddhaan" itu berasal?

Kalau tetangga saya tiba-tiba nyamperin trus ngaku dia sudah jadi lurah, saya mungkin percaya-percaya saja. Tapi jika dia nyamperin trus ngakunya sudah jadi presiden sementara jelas SBY masih menjabat sekarang. Menurut Bro saya percaya ga tetangga saya itu?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 14 July 2010, 01:22:51 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 14 July 2010, 01:27:15 PM
Berikut kutipan dari Vera Sutta:

---
"When, for a disciple of the noble ones, these five forms of fear & animosity are stilled; when he is endowed with these four factors of stream-entry; and when, through discernment, he has rightly seen & rightly ferreted out this noble method, then if he wants he may state about himself: 'Hell is ended; animal wombs are ended; the state of the hungry shades is ended; states of deprivation, destitution, the bad bourns are ended! I am a stream-winner, steadfast, never again destined for states of woe, headed for self-awakening!'"
-----

Menurut saya, adalah hal yang berbeda antara mengumumkan dengan menyatakan. Dari apa yang saya tangkap dalam Vera Sutta, adalah menyatakan keadaan diri yang telah mencapai tahap tertentu, bukan mengumumkan. Menyatakan keadaan diri tidaklah identik dengan memberitahukan kepada orang lain, tapi lebih berarti menyatakan keadaan pada diri sendiri (berkata pada diri sendiri)

Evam.

Bro Kelana, terima kasih atas koreksinya mungkin kata mengumumkan terlalu "outspoken". Kata menyatakan lebih tepat, bisa menyatakan dihadapan orang-orang maupun menyatakan kepada diri sendiri....

 _/\_
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Peacemind on 14 July 2010, 02:09:16 PM
Pada jaman Sang Buddha ada satu tradisi di mana sehabis vassa para bhikkhu akan berbondong-bondong menemui Sang Buddha dan melaporkan apa yang mereka capai. Bahkan banyak sutta  menceritakan bagaimana umat awam dan beberapa bhikkhu terang2an menyatakan pencapaiannya kepada Buddha. Dalam vinaya memang seorang bhikkhu akan melanggar peraturan pacittiya jika ia menceritakan kesucian mereka kepada umat awam, tapi di kitab yang sama tidak tertulis larangan bagi seorang bhikkhu untuk menceritakan pencapaian mereka kepara bhikkhu-bhikkhu lain. Bahkan ada indikasi dalam sutta-sutta di mana beberapa bhikkhu secara langsung ataupun tidak langsung menceritakan pencapaian mereka ke bhikkhu-bhikkhu lain. Salah satu sutta demikian adalah Susimasutta bagian Samyuttanikāya. Dalam Pabbajita-abhiṇhasutta, salah satu perenungan seorang bhikkhu adalah ia hendaknya berusaha untuk mencapai pencapaian yang melampaui kemampuan manusia (uttarimanussadhamma) sehingga kelak ketika waktunya sudah tiba (dead bed) dan bhikkhu2 lain bertanya apa yang telah ia capai, ia tidak akan diam. Ini menunjukkan bahwa menanyakan dan menjawab pertanyaan tentang pencapaian di antara para bhikkhu bukan menjadi pelanggaran.

Tidak ada pelanggaran bagi umat awam untuk menceritakan pencapaiannya, tapi saya berpendapat kalau pun seseorang benar2 telah mencapai kesucian ia tidak akan menceritakan kepada sembarang orang. Ia akan memilih seseorang atau grup yang memang peduli dengan praktik Dhamma untuk menceritakan pengalamannya.

With metta.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 14 July 2010, 04:46:10 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 14 July 2010, 04:51:46 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?


OOT bung, seingat saya thread LSY masih belum locked, jadi silahkan lanjut di sana yuk
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 14 July 2010, 04:59:31 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?


Mengapa anda membenci saya karena berpendapat bahwa mungkin saja pengadilan Amerika salah, sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan Amerika pasti benar dan berpendapat seolah-olah anda ada di tempat kejadian dan menyaksikan semuanya...?

Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 14 July 2010, 05:07:11 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?


Mengapa anda membenci saya karena berpendapat bahwa mungkin saja pengadilan Amerika salah, sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan Amerika pasti benar dan berpendapat seolah-olah anda ada di tempat kejadian dan menyaksikan semuanya...?


kebencian anda akan berbuah kebencian pula ..
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 14 July 2010, 05:09:47 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?


OOT bung, seingat saya thread LSY masih belum locked, jadi silahkan lanjut di sana yuk
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 14 July 2010, 05:18:03 PM
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

kaliman mana ya yg menunjukkan bahwa TS mendukung seseorang memproklamasikan pencapaian kesucian? kok saya tidak melihat?
sebaiknya urusan di thread lain diselesaikan di sana juga, demi kerapian thread, banyak orang yg tidak mengikuti thread itu akan menjadi bingung
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: No Pain No Gain on 14 July 2010, 05:19:01 PM
bedalah bro admyn...yang dimksd TS itu boleh memproklamirkan asal memang sesuai fakta sesuai rujukan otentik (tanpa melanggar vinaya)..misal yang satu bilang kalo uda capai kebuddhaan tapi cara hidupnya tidak sesuai Ariya, sedangkan yang satu bilang kalo uda capai kebuddhaan tapi cara hidupnya sesuai cara hidup Ariya...
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 14 July 2010, 05:24:34 PM
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

kaliman mana ya yg menunjukkan bahwa TS mendukung seseorang memproklamasikan pencapaian kesucian? kok saya tidak melihat?
sebaiknya urusan di thread lain diselesaikan di sana juga, demi kerapian thread, banyak orang yg tidak mengikuti thread itu akan menjadi bingung
baca baik-baik kalimat yang dibold, agar saya tidak perlu copas berkali-kali
Quote from: fabian_c

Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 14 July 2010, 05:26:47 PM
bedalah bro admyn...yang dimksd TS itu boleh memproklamirkan asal memang sesuai fakta sesuai rujukan otentik (tanpa melanggar vinaya)..misal yang satu bilang kalo uda capai kebuddhaan tapi cara hidupnya tidak sesuai Ariya, sedangkan yang satu bilang kalo uda capai kebuddhaan tapi cara hidupnya sesuai cara hidup Ariya...

yang ini menarik, apa yang dimaksud dengan cara hidup Ariya? Di Jaman Sang Buddha , pernah hidup seorang tokoh bernama Vimalakirti.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 14 July 2010, 05:38:50 PM
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

kaliman mana ya yg menunjukkan bahwa TS mendukung seseorang memproklamasikan pencapaian kesucian? kok saya tidak melihat?
sebaiknya urusan di thread lain diselesaikan di sana juga, demi kerapian thread, banyak orang yg tidak mengikuti thread itu akan menjadi bingung
baca baik-baik kalimat yang dibold, agar saya tidak perlu copas berkali-kali
Quote from: fabian_c

Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.



ini copasan yg ke brp ya?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 14 July 2010, 05:39:59 PM
Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?


Mengapa anda membenci saya karena berpendapat bahwa mungkin saja pengadilan Amerika salah, sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan Amerika pasti benar dan berpendapat seolah-olah anda ada di tempat kejadian dan menyaksikan semuanya...?


kebencian anda akan berbuah kebencian pula ..

Saya tidak membenci, tapi geli... dan anda membenci....


Teman-teman, ini baru dapat dari diskusi di salah satu milis, dimana salah satu anggotanya menyatakan terus-terang ia telah memasuki arus.... Ada beberapa yang tidak setuju tindakannya, ada juga yang setuju dengan tindakannya (termasuk saya), ia berargumen, tidak salah bila seseorang mengumumkan ia telah mencapai.

http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/an/an10/an10.092.than.html

Ada Sutta (Vera Sutta) yang mendukung, boleh-boleh saja menyatakan pencapaian kalau memang ia telah mencapainya.... Di Sutta tersebut juga diterangkan ciri-ciri seorang yang telah mencapai kesucian.... diantaranya keyakinan yang tak tergoyahkan kepada Tiratana... dsbnya...Ini untuk umat awam

Tapi kalau Bhikkhu mengumumkan pencapaian kepada umat awam ia melakukan pelanggaran pacittya, bila Bhikkhu mengatakan mencapai ternyata tidak, maka ia melakukan pelanggaran parajika....

 _/\_

menarik, sehubungan dengan diskusi beberapa waktu yang lalu, dimana anda sangat membenci seseorang yang mengumumkan pencapaian samadhinya..( ke-Buddha-an) . apakah orang yang mengumumkan pencapaiannya itu se-aliran dengan anda?



Apakah bro DMYN melihat ada pernyataan saya yang tersirat maupun tersurat, bahwa saya membenci panutan anda? Silahkan ditunjukkan...

mengapa anda begitu membenci seseorang sampai anda terus-terusan mengajukan argumen bahwa pengadilan amerika gak layak dipercaya  dan pendapat anda jauh lebih hebat ketimbang keputusan pengadilan amerika.. ?


OOT bung, seingat saya thread LSY masih belum locked, jadi silahkan lanjut di sana yuk
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 14 July 2010, 05:54:43 PM
bedalah bro admyn...yang dimksd TS itu boleh memproklamirkan asal memang sesuai fakta sesuai rujukan otentik (tanpa melanggar vinaya)..misal yang satu bilang kalo uda capai kebuddhaan tapi cara hidupnya tidak sesuai Ariya, sedangkan yang satu bilang kalo uda capai kebuddhaan tapi cara hidupnya sesuai cara hidup Ariya...

yang ini menarik, apa yang dimaksud dengan cara hidup Ariya? Di Jaman Sang Buddha , pernah hidup seorang tokoh bernama Vimalakirti.

banyak orang yg pernah hidup si jaman Sang Buddha, so what?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: adi lim on 15 July 2010, 09:52:36 AM
Quote
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?
Quote
Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.

Banyak orang yang tidak sadar kalau dirinya penuh kebencian dengan menuduh orang lain membenci.
Dan pengetahuan/nana tentang Dhamma nya masih 'gelap' tapi dikira sudah 'terang' karena kesombongannya.
Kebanyakan orang berbuat kebaikan tidak mengerti apa yang 'dilakukan' (tidak punya pengertian pandangan benar)
Berbuat sesuatu demi nama tenar dari pada arti perbuatan itu.

Orang yang beginian banyak sekali termasuk kita2 dulu sebelum mengerti tentang Dhamma

Sekarang orang ini sedang 'berdiskusi' dengan bro Fabian ^-^
Selamat melayani bro Fabian ^:)^
 _/\_





Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 12:12:40 PM

gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.


mengapa bersikap anda bersikap demikian? karena orang yang memproklamirkan mencapai kesucian itu tidak sealiran dengan anda. Bagaimana tingkat kesucian  tokoh-tokoh non-Buddhist, sebut saja: Sai Baba, Yesus, apakah menurut anda beliau-beliau ini  juga mencapai tingkat kesucian tertentu?
Kalau jawabnya Tidak, maka sebenarnya anda membelenggu diri anda sendiri dengan batasan agama.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: ryu on 15 July 2010, 12:19:46 PM

gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.


mengapa bersikap anda bersikap demikian? karena orang yang memproklamirkan mencapai kesucian itu tidak sealiran dengan anda. Bagaimana tingkat kesucian  tokoh-tokoh non-Buddhist, sebut saja: Sai Baba, Yesus, apakah menurut anda beliau-beliau ini  juga mencapai tingkat kesucian tertentu?
Kalau jawabnya Tidak, maka sebenarnya anda membelenggu diri anda sendiri dengan batasan agama.
boleh coba anda berikan ciri2 orang suci, menurut anda sai baba orang suci apakah buktinya.

kalau menurut anda orang suci yang melakukan keajaiban2 berarti dedi cobuser tuh termasuk orang suci yak =)) =)) =))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 12:21:20 PM
Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 12:22:54 PM
^ ^
kok ngomongnya gt sich guru, payahhhhhhh  :)) ... tergantung org nya juga lah, orang nya sendiri nga becus agama pula yg disalahkan =))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 12:25:29 PM
^^

Dari dulu perang juga salah satunya agama. , bisa kita lihat selama ini, bukannya lu juga ikut2an , payah juga nih teko :))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 12:33:22 PM
T_T, gw ikt iktan kan pribadi gw tdk ada hubungannya dgn agama? gmana sich guru ini payahh
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 12:35:46 PM

gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.


mengapa bersikap anda bersikap demikian? karena orang yang memproklamirkan mencapai kesucian itu tidak sealiran dengan anda. Bagaimana tingkat kesucian  tokoh-tokoh non-Buddhist, sebut saja: Sai Baba, Yesus, apakah menurut anda beliau-beliau ini  juga mencapai tingkat kesucian tertentu?
Kalau jawabnya Tidak, maka sebenarnya anda membelenggu diri anda sendiri dengan batasan agama.
boleh coba anda berikan ciri2 orang suci, menurut anda sai baba orang suci apakah buktinya.

kalau menurut anda orang suci yang melakukan keajaiban2 berarti dedi cobuser tuh termasuk orang suci yak =)) =)) =))
kalau demikian, apakah jawabannya sebagai berikut:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau versi Tibetan:
orang suci = reinkarnasi Tulku, memiliki  Guru-Guru Terkenal, memiliki silsilah hebat, gelar mentereng.

atau :
Memiliki semangat untuk menolong makhluk lain,  memiliki tingkat samadhi yang baik, tidak egois


Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 12:36:38 PM
ya pribadi membawa mindset agama, akhirnya karena beda mindset ribut terus. artinya agama candu, Pendiri agama aja ngak dirikan agama tapi ajaran yang ditinggalkan, gimana nih teko aladin payah.. :))

Quote
T_T, gw ikt iktan kan pribadi gw tdk ada hubungannya dgn agama? gmana sich guru ini payahh
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 12:40:26 PM
behhhhhhhh,, btw kenapa u blg gw bawa bawa nama agama, kyknya ga pernah dhe, u salah liat kali guru, mata itu dipake buat baca bukan nonton aja. wkwkwkwkwkwkw................ di fb aja status gw atheis. gmana sich. payah lu
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Indra on 15 July 2010, 12:42:56 PM

gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.


mengapa bersikap anda bersikap demikian? karena orang yang memproklamirkan mencapai kesucian itu tidak sealiran dengan anda. Bagaimana tingkat kesucian  tokoh-tokoh non-Buddhist, sebut saja: Sai Baba, Yesus, apakah menurut anda beliau-beliau ini  juga mencapai tingkat kesucian tertentu?
Kalau jawabnya Tidak, maka sebenarnya anda membelenggu diri anda sendiri dengan batasan agama.
boleh coba anda berikan ciri2 orang suci, menurut anda sai baba orang suci apakah buktinya.

kalau menurut anda orang suci yang melakukan keajaiban2 berarti dedi cobuser tuh termasuk orang suci yak =)) =)) =))
kalau demikian, apakah jawabannya sebagai berikut:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau versi Tibetan:
orang suci = reinkarnasi Tulku, memiliki  Guru-Guru Terkenal, memiliki silsilah hebat, gelar mentereng.

atau :
Memiliki semangat untuk menolong makhluk lain,  memiliki tingkat samadhi yang baik, tidak egois




pilihan di atas tidak tepat,

karena apakah seorang reinkarnasi Tulku tidak bermeditasi dan tidak menjalankan sila? apakah yg beragama Buddha Theravada tidak bersemangat menolong makhluk lain dan tidak memiliki tingkat samadhi yg baik dan egois?

coba ulangi pilihan anda yg tidak tumpang tindih, agar kami bisa memilih
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 12:43:08 PM
behhhhhhhh,, btw kenapa u blg gw bawa bawa nama agama, kyknya ga pernah dhe, u salah liat kali guru, mata itu dipake buat baca bukan nonton aja. wkwkwkwkwkwkw................ di fb aja status gw atheis. gmana sich. payah lu
ah , lu ngak ngerti2 maksud mindset....ya uda gua jadi murid u dah  ^-^
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: marcedes on 15 July 2010, 12:47:07 PM
pencapaian seseorang kadang tidak langsung tersirat seperti "aku telah mencapai arahat"
tp beberapa bikkhu berkata "telah menembus anatta"

dalam beberapa hal SangBuddha beberapa kali melakukannya...
lagian seorang Arahat sudah pasti mengetahui tingkatan orang lain apa arahat atau tidak..
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 12:52:03 PM
pencapaian seseorang kadang tidak langsung tersirat seperti "aku telah mencapai arahat"
tp beberapa bikkhu berkata "telah menembus anatta"

dalam beberapa hal SangBuddha beberapa kali melakukannya...
lagian seorang Arahat sudah pasti mengetahui tingkatan orang lain apa arahat atau tidak..

Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 12:54:31 PM
behhhhhhhh,, btw kenapa u blg gw bawa bawa nama agama, kyknya ga pernah dhe, u salah liat kali guru, mata itu dipake buat baca bukan nonton aja. wkwkwkwkwkwkw................ di fb aja status gw atheis. gmana sich. payah lu
ah , lu ngak ngerti2 maksud mindset....ya uda gua jadi murid u dah  ^-^

=_= :hammer: PIAK.... oh ngerti dah...karena mindset agama orang sering tuding2an merasa ajarannya paling benar . may be jg sich. wkwkwkwkw
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 12:54:53 PM

gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?

Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.


mengapa bersikap anda bersikap demikian? karena orang yang memproklamirkan mencapai kesucian itu tidak sealiran dengan anda. Bagaimana tingkat kesucian  tokoh-tokoh non-Buddhist, sebut saja: Sai Baba, Yesus, apakah menurut anda beliau-beliau ini  juga mencapai tingkat kesucian tertentu?
Kalau jawabnya Tidak, maka sebenarnya anda membelenggu diri anda sendiri dengan batasan agama.
boleh coba anda berikan ciri2 orang suci, menurut anda sai baba orang suci apakah buktinya.

kalau menurut anda orang suci yang melakukan keajaiban2 berarti dedi cobuser tuh termasuk orang suci yak =)) =)) =))
kalau demikian, apakah jawabannya sebagai berikut:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau versi Tibetan:
orang suci = reinkarnasi Tulku, memiliki  Guru-Guru Terkenal, memiliki silsilah hebat, gelar mentereng.

atau :
Memiliki semangat untuk menolong makhluk lain,  memiliki tingkat samadhi yang baik, tidak egois




pilihan di atas tidak tepat,

karena apakah seorang reinkarnasi Tulku tidak bermeditasi dan tidak menjalankan sila? apakah yg beragama Buddha Theravada tidak bersemangat menolong makhluk lain dan tidak memiliki tingkat samadhi yg baik dan egois?

coba ulangi pilihan anda yg tidak tumpang tindih, agar kami bisa memilih
Dalam Kasus Chögyam Trungpa Rinpoche, beliau masih saja dianggap sebagai orang suci walaupun tidak menjalankan sila dengan baik, jadi saya tidak memasukkan sila ke dalam pilihan orang suci versi tibetan.
karena itu:
versi tibetan:
orang suci = reinkarnasi Tulku, memiliki  Guru-Guru Terkenal, memiliki silsilah hebat, gelar mentereng.
gak perduli apakah orang suci itu menjalani sila, atau berlatih meditasi dengan baik.

dengan merenungkan apa itu "orang suci" maka seseorang tidak akan terbelenggu lagi dengan sekat-sekat agama, aliran, serta gelar.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 12:57:50 PM
pencapaian seseorang kadang tidak langsung tersirat seperti "aku telah mencapai arahat"
tp beberapa bikkhu berkata "telah menembus anatta"

dalam beberapa hal SangBuddha beberapa kali melakukannya...
lagian seorang Arahat sudah pasti mengetahui tingkatan orang lain apa arahat atau tidak..

Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: andry on 15 July 2010, 01:05:09 PM
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.



heh???
gak salah om, kesaktian= ciri2 suci?
gw bisa terbang nihh.. berarti gw suci dong?
prasaan gw ,gw bom swuci dehhh
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: andry on 15 July 2010, 01:06:04 PM
Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
setuja
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 01:13:13 PM
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.



heh???
gak salah om, kesaktian= ciri2 suci?
gw bisa terbang nihh.. berarti gw suci dong?
prasaan gw ,gw bom swuci dehhh
jadi menurut anda bagaimana ciri-ciri orang suci? apakah demikian:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau boleh juga dibaca:
orang beragama lain/aliran lain pasti gak suci, kalau meditasi di rumah pasti gak suci, kalau gak menjalankan sila theravada pasti gak suci

Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: andry on 15 July 2010, 01:14:49 PM
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.



heh???
gak salah om, kesaktian= ciri2 suci?
gw bisa terbang nihh.. berarti gw suci dong?
prasaan gw ,gw bom swuci dehhh
jadi menurut anda bagaimana ciri-ciri orang suci? apakah demikian:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau boleh juga dibaca:
orang beragama lain/aliran lain pasti gak suci, kalau meditasi di rumah pasti gak suci, kalau gak menjalankan sila theravada pasti gak suci


wakakakaka
suci mu itu masih di pikiran,
sana japa mantra maha guru dulu, lalu gunakan mudra buat komunikasi sama maha guru, dan tanyakan ke beliau, apa itu definisi hakiki nya ttg manusia suci
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 01:16:09 PM
Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
setuja

Guru Bond. masalah mengumumkan terserah pelakunya
 kan aturannya uda ada
kalo yang bersangkutan uda arahat mengumumkan, maka tentu ada pertimbangan khusus seperti ananda menunjukan kesaktian di depan umat awam ketika akan meninggal
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: andry on 15 July 2010, 01:20:14 PM
Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
setuja

Guru Bond. masalah mengumumkan terserah pelakunya
 kan aturannya uda ada
kalo yang bersangkutan uda arahat mengumumkan, maka tentu ada pertimbangan khusus seperti ananda menunjukan kesaktian di depan umat awam ketika akan meninggal
ayo fafa bond tunjukan kesaktian mu....
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 01:21:29 PM
Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
setuja

Guru Bond. masalah mengumumkan terserah pelakunya
 kan aturannya uda ada
kalo yang bersangkutan uda arahat mengumumkan, maka tentu ada pertimbangan khusus seperti ananda menunjukan kesaktian di depan umat awam ketika akan meninggal
ayo fafa bond tunjukan kesaktian mu....
kesaktiannya kalah dari aku . wkwkwkwkwkwk =))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: dipasena on 15 July 2010, 01:25:03 PM
Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian

aa setuju... masuk kan aja agama ke keranjang sampah... ;D


Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 01:26:22 PM
pencapaian seseorang kadang tidak langsung tersirat seperti "aku telah mencapai arahat"
tp beberapa bikkhu berkata "telah menembus anatta"

dalam beberapa hal SangBuddha beberapa kali melakukannya...
lagian seorang Arahat sudah pasti mengetahui tingkatan orang lain apa arahat atau tidak..

Yang lucu yang belum mencapai apa2 bisa-bisanya menilai/ ikut mengumumkan ini itu tentang kesucian seseorang dengan meyakinkan . Ini yang sering terjadi :))
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.


Ya YM Ananda melakukan itu karena yang datang semuanya arahat. Jadi tidak masalah, sudah tau sama tau. 
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 01:28:09 PM
beh ngomoing gt pula di forum Buddhist, haizzzzzzzzz... jagalah kesopanan berbahasa --> termasuk buat diri sendiri jg.  ;D
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 01:30:49 PM


Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian

aa setuju... masuk kan aja agama ke keranjang sampah... ;D



Hush nanti ada yang marah  ^-^
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: dipasena on 15 July 2010, 01:31:18 PM
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.



heh???
gak salah om, kesaktian= ciri2 suci?
gw bisa terbang nihh.. berarti gw suci dong?
prasaan gw ,gw bom swuci dehhh
jadi menurut anda bagaimana ciri-ciri orang suci? apakah demikian:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau boleh juga dibaca:
orang beragama lain/aliran lain pasti gak suci, kalau meditasi di rumah pasti gak suci, kalau gak menjalankan sila theravada pasti gak suci



bro, orang sakti belom tentu suci, orang suci udah pasti sakti... bs bedakan ? jangan hantam rata ma kesucian n kesaktian dr agama lain, aa jd ketawa2 sendiri... hehehe...

klo di agama lain, orang (nyang katanya) suci udah pasti ga sakti, sampe detik2 akhir aja menderita... nah loh... ;D
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: ryu on 15 July 2010, 01:31:32 PM
Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian

Buddha adalah racun =))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Tekkss Katsuo on 15 July 2010, 01:34:25 PM
Ryu :hammer: . jgn sembarangan, Buddha ada lah guru kitaaaa. Aliran sesat ryuyana memang sulit dijinakkan nich =))
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: bond on 15 July 2010, 01:35:22 PM
Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian

Buddha adalah racun =))
:hammer:

Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 01:41:55 PM
kalau enggak salah, pencapaian tingkatan Arahat di jaman Sang Buddha ditunjukkan dengan demonstrasi kesaktian. misalnya : saat Ananda menghadiri pertemuan sangha pertama dengan terbang.



heh???
gak salah om, kesaktian= ciri2 suci?
gw bisa terbang nihh.. berarti gw suci dong?
prasaan gw ,gw bom swuci dehhh
jadi menurut anda bagaimana ciri-ciri orang suci? apakah demikian:
versi Theravada:
orang suci = beragama Buddha Theravada, jadi bhiksu di hutan bermeditasi, menjalankan sila dengan baik.

atau boleh juga dibaca:
orang beragama lain/aliran lain pasti gak suci, kalau meditasi di rumah pasti gak suci, kalau gak menjalankan sila theravada pasti gak suci


wakakakaka
suci mu itu masih di pikiran,
sana japa mantra maha guru dulu, lalu gunakan mudra buat komunikasi sama maha guru, dan tanyakan ke beliau, apa itu definisi hakiki nya ttg manusia suci
menurut gue:
orang suci = Memiliki semangat untuk menolong makhluk lain,  memiliki tingkat samadhi yang baik, tidak egois

orang suci tidak perlu beragama Buddha Theravada, bermeditasi di dalam hutan,  ataupun memiliki guru silsilah mentereng, ataupun  titisan tulku.

bagaimana menurut anda? ciri-ciri apakah yang dimiliki oleh seseorang yang suci?
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: dipasena on 15 July 2010, 01:47:10 PM
Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian

Buddha adalah racun =))
:hammer:



jika buddha adalah racun, maka pasti racun yg sangat bermanfaat untuk merusak pikiran-pikiran buruk, pandangan-pandangan salah dan membantu tuk menghancurkan kekotoran bathin...

luar biasa racun satu ini...
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: dipasena on 15 July 2010, 01:55:41 PM

menurut gue:
orang suci = Memiliki semangat untuk menolong makhluk lain,  memiliki tingkat samadhi yang baik, tidak egois

orang suci tidak perlu beragama Buddha Theravada, bermeditasi di dalam hutan,  ataupun memiliki guru silsilah mentereng, ataupun  titisan tulku.

bagaimana menurut anda? ciri-ciri apakah yang dimiliki oleh seseorang yang suci?


aa tringat, beberapa bulan yg lalu ada orang autis, setengah gendeng lah istilahnya, eh tiba2 berdoa di tengah jalan daerah pertokoan... tuhan... bla... bla... sambil mengangkat kedua tangan nya...

setelah itu, dia diem n tertawa... ketika ada mobil yg mau keluar parkiran, eh anak autis itu spontan langsung mengejar mobil yg baru mau mundur, trus membantu mengatur parkir... trus... trus... setelah itu, anak autis itu meninggalkan mobil ketika udah selesai tanpa meminta uang...

apakah ini termasuk orang suci ? hehehe...

apa ciri2 orang suci, terlihat dr tingkah laku dan tidak ngamuk2 di pasar dekat tempat pemujaan yg menjadi pasar... ;D
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: 4DMYN on 15 July 2010, 02:09:14 PM

menurut gue:
orang suci = Memiliki semangat untuk menolong makhluk lain,  memiliki tingkat samadhi yang baik, tidak egois

orang suci tidak perlu beragama Buddha Theravada, bermeditasi di dalam hutan,  ataupun memiliki guru silsilah mentereng, ataupun  titisan tulku.

bagaimana menurut anda? ciri-ciri apakah yang dimiliki oleh seseorang yang suci?


aa tringat, beberapa bulan yg lalu ada orang autis, setengah gendeng lah istilahnya, eh tiba2 berdoa di tengah jalan daerah pertokoan... tuhan... bla... bla... sambil mengangkat kedua tangan nya...

setelah itu, dia diem n tertawa... ketika ada mobil yg mau keluar parkiran, eh anak autis itu spontan langsung mengejar mobil yg baru mau mundur, trus membantu mengatur parkir... trus... trus... setelah itu, anak autis itu meninggalkan mobil ketika udah selesai tanpa meminta uang...

apakah ini termasuk orang suci ? hehehe...

apa ciri2 orang suci, terlihat dr tingkah laku dan tidak ngamuk2 di pasar dekat tempat pemujaan yg menjadi pasar... ;D

ehm.. apakah orang tersebut bermeditasi dengan baik? keliatannya kalo suka ngamuk-ngamuk samadhinya masih jauh dari sempurna.. 
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Peacemind on 15 July 2010, 02:20:46 PM
Agama adalah candu dan racun ! penyebab pertikaian

Buddha adalah racun =))
:hammer:



jika buddha adalah racun, maka pasti racun yg sangat bermanfaat untuk merusak pikiran-pikiran buruk, pandangan-pandangan salah dan membantu tuk menghancurkan kekotoran bathin...

luar biasa racun satu ini...

Saya jadi teringat satu cerita dalam Upālisutta, Majjhimanikāya. Ceritanya kurang lebih demikian. Karena marah kepada perumah tangga Upāli yang telah menjadi pengikut Buddha, Nigaṇṭha Ṇātaputta berkata, 'Upāli, anda gila, anda terpengaruh ilmu sihir Sang Buddha'. Upāli justru menjawab, 'Berkah adalah sihir ini, indah adalah sihir ini. Saya berharap semua keluarga yang saya cintai, semua brahmana, semua ksatria, semua pekerja,.... semua makhluk terpengaruh ilmu sihir ini'.

Intinya, ajaran Sang Buddha seperti ilmu sihir, tapi bisa menyihir seseorang untuk mencapai nibbāna.
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: fabian c on 15 July 2010, 07:39:46 PM
Quote
gue gak OOT, gue cuma menanyakan saja, koq TS disini mendukung seseorang yang memproklamasikan pencapaian kesucian, sedangkan di thread lain TS mencela orang yang memprokalamasikan kesucian, dasarnya apa ya kira-kira?
Quote
Sikap apapun yang saya pilih adalah hak saya untuk bersikap, seperti juga anda berhak mengambil sikap sesuai kemauan anda.  Bila mau tahu mengapa saya bersikap demikian, anda lebih banyak lagi belajar Dhamma, baru saya beritahu dasarnya.

Banyak orang yang tidak sadar kalau dirinya penuh kebencian dengan menuduh orang lain membenci.
Dan pengetahuan/nana tentang Dhamma nya masih 'gelap' tapi dikira sudah 'terang' karena kesombongannya.
Kebanyakan orang berbuat kebaikan tidak mengerti apa yang 'dilakukan' (tidak punya pengertian pandangan benar)
Berbuat sesuatu demi nama tenar dari pada arti perbuatan itu.

Orang yang beginian banyak sekali termasuk kita2 dulu sebelum mengerti tentang Dhamma

Sekarang orang ini sedang 'berdiskusi' dengan bro Fabian ^-^
Selamat melayani bro Fabian ^:)^
 _/\_







Bro Adi Lim yang baik, terima kasih untuk dorongan semangatnya, ada diskusi yang bermanfaat dan ada diskusi yang tak bermanfaat, diskusi yang bermanfaat bersifat berbagi/sharing untuk  tukar-menukar pengetahuan, pada diskusi yang bermanfaat seperti ini, seseorang tak merasa dikalahkan bila ternyata memang pendapatnya tidak tepat, karena kita bukan Buddha yang Maha Tahu. Kita memiliki keterbatasan pengetahuan.

Tetapi ada juga diskusi yang tak bermanfaat, karena digunakan untuk mencari pembenaran, tukar menukar kemarahan, dan kadang-kadang dibumbui dengan cacian...

Saya kira lebih baik saya tak perlu ikut berpartisipasi diskusi seperti itu, karena hanya menambah karma buruk dan menambah kekotoran batin.

 _/\_
Title: Re: Apakah salah mengumumkan penacapaian kesucian?
Post by: Jerry on 16 July 2010, 06:03:47 AM
Nice ko.. :jempol: