//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Bullying dalam Forum Online  (Read 32677 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline sobat-dharma

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.286
  • Reputasi: 45
  • Gender: Male
  • sharing, caring, offering
Bullying dalam Forum Online
« on: 26 December 2011, 01:04:27 AM »
Para sobat member DC,
sepengamatan saya dalam diskusi dalam beberapa forum dan groups online, topik yang kontraversial selalu menjadi ramai. Seringkali, entah karena terlalu bersemangat dalam diskusi atau karena hal lainnya, saya menyaksikan banyak sekali posting-posting yang semakin menjurus menjadi  kategori bullying. Untuk itu mengenali perilaku seperti apa itu bullying akan membantu kita menghindarkan diri dari perbuatan tersebut, dikarenakan bullying merupakan kekerasan. Selain itu, perbuatan demikian tidak pantas dilakukan oleh seorang praktisi Buddhadharma. Menjelang pergantian tahun ini, refleksi dan uraian tentang praktik bullying ini, semoga dapat membantu perkembangan praktik Buddhadharma kita.

Secara garis bersar, bullying merupakan segala perilaku menyakiti dengan mengintimidasi, melecehkan, menggoda, mencemooh atau mengganggu yang dilakukan oleh beberapa orang atau seseorang pelaku terhadap orang yang lebih lemah dan dilakukan secara berulang-ulang. Bedanya dengan kekerasan biasa adalah bullying kadangkala sangat tersamar, sehingga pelakunya sangat sulit dihukum. Pelaku bullying yang canggih sangat canggih menyembunyikan perbuatannya dalam alasan-alasan yang normatif.

Bullying dapat dilakukan  secara tidak langsung (indirect bullying), misalnya menyebarkan rumor, berusaha membuat seseorang dijauhi dalam kelompok, mengancam orang-orang yang akan bergaul dengan korban, memberi kritik terhadap pakaian dan penampilan seseorang, menghina agama atau suku bangsanya, memberikan istilah-istilah yang memalukan, tertawa, bisik-bisik, melontarkan sindiran ketika korban di dekat para pelaku, ataupun  yang dilakukan secara langsung (direct bullying) yang dapat dilakukan secara fisik (memukul, dll) maupun verbal (menghina). Dalam forum diskusi, bullying biasanya terjadi dikarenakan perdebatan yang semakin meruncing dalam sebuah topik kontraversi (pro-kontra), sehingga menyebabkan percekcokan dan debat kusir. Akibat bullying dalam internet  (Cyber-bullying) adalah diskusi yang santun dan rasional ditinggalkan, diganti dengan hasrat untuk menyakiti lawan bicaranya entah itu dengan kata-kata kasar, melecehkan, ucapan sarkastik secara halus, ataupun memperolok lawan bicara.   

Di dalam diri seorang pelaku bullying terdapat antara lain:

1) Keinginan dan hasrat yang sangat besar untuk mendominasi, mengendalikan, atau mengalahkan orang lain. Pelaku bullying cenderung dominan atau senang mendominasi dan bersikap otoriter. Penelitian menunjukkan bahwa kecemburuan dan kebencian dapat menjadi motif untuk mengintimidasi orang lain. Mereka merendahkan orang lain untuk dapat meningkatkan harga dirinya sendiri yang juga tertekan atau dilecehkan oleh orang lain. Mereka memiliki kerahaman yang superfisial (dibuat-buat atau palsu), tidak tulus, sikap egosentris, dan senang memanipulasi orang lain. Seperti juga kepribadian agresif yang dibesarkan oleh perlakuan kekerasaan maka pelaku bullying juga umumnya dibesarkan oleh orang tua yang banyak melakukan kekerasan.

2) Minimnya rasa menyesal atau kasihan terhadap korban, sebaliknya setiap perilakunya menyebabkan sensasi kegembiraan dalam diri pelaku bullying. Hal ini memperlihat karakter pelaku bullying yang narsistik, dengan kesombongan pada kepribadiannya. Memiliki fokus yg berlebihan terhadap pekerjaannya, sehingga tidak memiliki empati terhadap orang lain, memiliki temperamen meledak-ledak, dan merasa tidak tergantung terhadap orang lain

3) Menolak bertanggung jawab terhadap perbuatannya, malah terus-menerus mem-bully orang lain. Kadang-kadang disertai dengan sifat blaming the victim (menyalahkan korban). Dalam hal ini, pelaku sangat lihai menggunakan norma-norma untuk dipelintir untuk membenarkan perbuatannya dan semakin membuat korban tidak berdaya.

4)Pelaku bullying umumnya memliki sikap perfeksionis yg tinggi, pengabdian yg berlebihan terhadap pekerjaan, haus akan kekuasaan, dan sikap keras kepala.

Bullying juga dapat dibedakan menurut level si pelaku dibandingkan dengan korbannya:
1.) Pelaku yang setara dengan korban, bullying yg dilakukan terhadap temen sendiri yang setara dengan pelaku. Biasanya diawali hanya untuk tujuan hiburan sang pelaku, namun lama-kelamaan pelaku menjadi kecanduan dengan perbuatannya. catatan: Bullying adalah perbuatan yang menyenangkan bagi pelaku, namun menyakitkan bagi korban. Dari perspektif pelaku, perbuatannya tidak menyakiti siapa-siapa, yang dianggapnya sebagai hal yang lucu dan menghibur saja. Tapi, buat korban, perbuatan tersebut sangat menyakitkan.

2.) Pelaku yangl lebih tinggi dari korban,bullying yg dilakukan orang seseorang yg lebih tinggi tingkatannya (atasan terhadap bawahan, atau guru terhadap muridnya, senior terhadap newbie). Biasanya dilakukan dengan cara melecehkan atau bersikap arogan dan pikiran “Aku yang paling benar, kamu sudah pasti salah”.

3.) Pelaku memiliki level lebih rendah dari korban, artinya pelaku justru memiliki level lebih rendah dari korban, dan sering disebabkan karena balas dendam terhadap bullying yg dilakukan oleh pihak yang lebih tinggi atau karena kredibilitas korban dinilai kurang oleh para pelaku.

taktik-taktik yang biasanya dilakukan oleh para pelaku bullying:
- Bekerja secara kelompok (keroyok) untuk menghadapi seorang korban,  biasanya dinamakan sebagai: mobbing
- Selalu saling mendukung dalam bullying antar-pelaku bullying sekelompok. Apabila si korban  mulai melawan, tekan terus dan selalu menganggap apapun yg dikatakan sang korban selalu salah. Intinya satu: “He/She is ALWAYS WRONG whether he/she is right”
- Apabila kmu telah mengetahui salah satu aib dari  target, selalu pakai aib itu untuk mementahkan perlawanan dia, dan saat aib itu dibuka, lakukan tekanan secara mental, misalnya tertawa yg keras, ato tertawa yg nyeleneh. Dan lakukan semua itu pada waktu yg bersamaan sehingga mencegah sang korban untuk melawan.
- Apabila dalam suatu saat korban bisa mementahkan bahan bullying, pelaku langsung alihkan topik bully-nya ke topik yg lain. Hal ini harus dilakukan secara kompak dengan rekan sesama pembully lainnya, dengan tujuan untuk menyebabkan tekanan mental yg terus-menerus terhadap korban.
- Satu hal tentang bully, BULLY IS NEVER ENOUGH, dan kaau seseorang sudah merasakan nikmatnya menjadi pembully, seseorang akan merasa kecanduan akan hal tersebut. Jadi bully terus menerus agar kepuasan batin bisa terpenuhi.


Untuk mencegah bullying,  cobalah tips ini:

1. Berpikir jernih dan tidak mudah terpancing. Jangan terpancing oleh cemoohan orang lain di dunia maya, meskipun hanya untuk membalas perbuatannya. Sebab jika kita membalasnya dengan struktur serupa, maka pelaku akan merasa diperhatikan, dan malah semakin gila menyerang. Pelaku bullying biasanya ingin melihat targetnya menjadi emosi. Jadi sangat penting untuk bersikap tetap tenang dan jangan membuat pelaku senang karena bisa membuat korbannya marah. Jangan memberikan respon pada pelaku.

2. Jangan memberi pelaku bullying kekuasaan untuk mengatur kamu. Bullying dapat membuat korbannya merasa sebagai kesalahan korban sendiri, padahal samasekali tidak demikian.

3. Selalu berperilaku sopan di dunia maya. Perilaku seperti membicarakan orang lain, bergosip, atau memfitnah, akan meningkatkan risiko seseorang menjadi korban cyberbullying.

Tulisan ini disarikan dari berbagai sumber online.

Sebagai, bentuk kesadaran saya sendiri terhadap dampak negatif dari bullying:
saya ingin minta maaf apabila selama bergabung sebagai member di dalam forum ini saya telah menyakiti seseorang dengan kata-kata saya, dengan sadar ataupun tidak sadar. Saya menyatakan rasa penyesalan sedalam-dalamnya, dan berjanji untuk memperbaiki diri agar hal yang sama tidak terulang lagi.


« Last Edit: 26 December 2011, 01:14:31 AM by sobat-dharma »
Mereka yang melihat-Ku dari wujud dan mengikuti-Ku dari suara terlibat dalam upaya salah. Mereka takkan melihat Aku. Dari Dharma-lah mestinya ia melihat Para Buddha. Dari Dharmakaya datang tuntunan baginya. Namun hakikat sejati Dharma tak terlihat dan tiada seorangpun bisa menyadarinya sebagai obyek

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.118
  • Reputasi: 128
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #1 on: 26 December 2011, 01:28:56 AM »
Khusus tulisan biru, ada yg kurang:
1 buah materai rp 6000
Samma Vayama

Offline sobat-dharma

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.286
  • Reputasi: 45
  • Gender: Male
  • sharing, caring, offering
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #2 on: 26 December 2011, 01:35:17 AM »


Sesuai permintaan  :)
Mereka yang melihat-Ku dari wujud dan mengikuti-Ku dari suara terlibat dalam upaya salah. Mereka takkan melihat Aku. Dari Dharma-lah mestinya ia melihat Para Buddha. Dari Dharmakaya datang tuntunan baginya. Namun hakikat sejati Dharma tak terlihat dan tiada seorangpun bisa menyadarinya sebagai obyek

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #3 on: 26 December 2011, 05:51:53 AM »
kasus bullying di alam DC pernah terjadi ndak ?   :)
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #4 on: 26 December 2011, 07:22:24 AM »
bullying terhadap orang2 suci paling sering.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline sobat-dharma

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.286
  • Reputasi: 45
  • Gender: Male
  • sharing, caring, offering
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #5 on: 26 December 2011, 11:09:11 AM »
ri
kasus bullying di alam DC pernah terjadi ndak ?   :)

Bagaimana kalau kita nilai saja sendiri :) Terutama nilai dulu diri kita sendiri, apakah kita pernah menikmati melontarkan kata-kata yang sebenarnya bisa menyakiti orang lain atau dengan sengaja ingin menyakiti orang lain. Bullying bukan soal buruk atau jeleknya forum tertentu, tapi lebih ke perbuatan individu2 di dalamnya.

bullying terhadap orang2 suci paling sering.

:) sebaiknya terhadap siapapun kita harus menahan diri dari melakukan bullying. Melakukan bullying memang menyenangkan, merasakan kepuasan dan kesenangan melihat korban yang tidak berdaya, tapi tidak mendukung perkembangan batin dan praktik kita masing-masing :)
Mereka yang melihat-Ku dari wujud dan mengikuti-Ku dari suara terlibat dalam upaya salah. Mereka takkan melihat Aku. Dari Dharma-lah mestinya ia melihat Para Buddha. Dari Dharmakaya datang tuntunan baginya. Namun hakikat sejati Dharma tak terlihat dan tiada seorangpun bisa menyadarinya sebagai obyek

Offline Rina Hong

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.256
  • Reputasi: -2
  • Gender: Female
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #6 on: 26 December 2011, 11:22:35 AM »
bullying terhadap orang2 suci paling sering.

gak masalah kog Bro,
kalau udah suci mau di bully sebagaimanapun ga akan tergoyahkan :)

The four Reliances
1st,rely on the spirit and meaning of the teachings, not on the words;
2nd,rely on the teachings, not on the personality of the teacher;
3rd,rely on real wisdom, not superficial interpretation;
And 4th,rely on the essence of your pure Wisdom Mind, not on judgmental perceptions

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #7 on: 26 December 2011, 11:55:00 AM »
kalau buda pernah ga bullying lawan diskusinya?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #8 on: 26 December 2011, 12:17:57 PM »
Numpang komentar.

Hati-hati juga dalam menilai, sebab ada orang-orang ketika dirinya tidak mampu mempertahankan argumen, dia dengan sengaja menempatkan dirinya seolah-olah sebagai korban untuk mencari simpati dari pembaca. Orang awam memang tidak terbiasa dalam menilai isi dari sebuah diskusi dan hanya mampu melihat yang hal kasar saja misalnya kalau banyak pendukung atau ada orang terkenal yang 'mengiyakan' maka diaggap omongannya benar, atau juga karena seseorang bicaranya frontal, maka dia sedang bullying lawannya.

Dalam sebuah debat, yang menjadi intisarinya adalah mempertahankan dan menguji validitas suatu argumen. Ketidak-mampuan seseorang dalam mempertahankan argumen yang lemah, tidak menjadikannya korban bullying. Bullying terjadi hanya jika ada penyerangan yang tidak ada hubungannya dengan materi diskusi.

Jadi berhati-hatilah dalam menilai sebuah diskusi. Jangan sampai maksud hati membela yang teraniaya, apa daya jadi pahlawan kesiangan bagi pecundang.

Offline morpheus

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.750
  • Reputasi: 110
  • Ragu pangkal cerah!
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #9 on: 26 December 2011, 12:34:59 PM »
saya yakin yang dimaksudkan ts bukanlah omongan yg lugas ataupun frontal.

saya pikir kita bisa bersikap lugas dan kritis dengan bermartabat tanpa perlu bullying ataupun menyakiti.  sikap kritis bisa dilakukan dengan cara yang baik dan sopan namun lugas. perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dan dapat dilakukan dengan cara yang dewasa.

imo, apabila ada abuse ataupun keluar jalur --spamming, trolling, oot, hujan copy paste, irrelevant post-- sudah seharusnya menjadi tugas moderator untuk merapikan dan mendisiplinkan tanpa mencampuri isi diskusinya. bukan tugas member lain untuk rame2 menghukum dan mengeroyok untuk mendisiplinkan member lainnya. ini dasar diskusi yg beradab di internet.

let-the-strongest-argument-wins, bukan let-the-loudest-argument-wins dan bukan pula let-the-biggest-number-wins.
* I'm trying to free your mind, Neo. But I can only show you the door. You're the one that has to walk through it
* Neo, sooner or later you're going to realize just as I did that there's a difference between knowing the path and walking the path

Offline dipasena

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Sudah Meninggal
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #10 on: 26 December 2011, 12:59:05 PM »
mau liat contoh bullying ? ada di group DC facebook, seseorang dgn nick Rani Felita, ia menjadi demikian hanya karena dikritik oleh mas bro bli WE tentang foto dewi kwan im yg muncul di api pembakaran dupa. bahkan sampai membuat status yg tujuan nya untuk menjelek2 kan seseorang (mas bro bli WE) blom lg fitnah2 yg dilontarkan di group.

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #11 on: 26 December 2011, 01:39:57 PM »
Numpang komentar.

Hati-hati juga dalam menilai, sebab ada orang-orang ketika dirinya tidak mampu mempertahankan argumen, dia dengan sengaja menempatkan dirinya seolah-olah sebagai korban untuk mencari simpati dari pembaca. Orang awam memang tidak terbiasa dalam menilai isi dari sebuah diskusi dan hanya mampu melihat yang hal kasar saja misalnya kalau banyak pendukung atau ada orang terkenal yang 'mengiyakan' maka diaggap omongannya benar, atau juga karena seseorang bicaranya frontal, maka dia sedang bullying lawannya.

Dalam sebuah debat, yang menjadi intisarinya adalah mempertahankan dan menguji validitas suatu argumen. Ketidak-mampuan seseorang dalam mempertahankan argumen yang lemah, tidak menjadikannya korban bullying. Bullying terjadi hanya jika ada penyerangan yang tidak ada hubungannya dengan materi diskusi.

Jadi berhati-hatilah dalam menilai sebuah diskusi. Jangan sampai maksud hati membela yang teraniaya, apa daya jadi pahlawan kesiangan bagi pecundang.


bold : yang demikian banyak di alam DC, ntah karena baik atau memank ...... ? ???
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #12 on: 26 December 2011, 01:48:25 PM »
mau liat contoh bullying ? ada di group DC facebook, seseorang dgn nick Rani Felita, ia menjadi demikian hanya karena dikritik oleh mas bro bli WE tentang foto dewi kwan im yg muncul di api pembakaran dupa. bahkan sampai membuat status yg tujuan nya untuk menjelek2 kan seseorang (mas bro bli WE) blom lg fitnah2 yg dilontarkan di group.

nah ini setuju

ada titipan posting dari member DC
'Ketika seorang penganut suatu agama gagal menemukan celah kelemahan agama lain, maka ia akan menghujat, mencaci, dan menghina agama lain itu utk menutupi malu karena kegagalannya itu'  _/\_
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #13 on: 26 December 2011, 01:52:35 PM »
saya yakin yang dimaksudkan ts bukanlah omongan yg lugas ataupun frontal.

tapi saya yakin tetap ada 'motif'   
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Bullying dalam Forum Online
« Reply #14 on: 26 December 2011, 02:01:18 PM »
bullying terhadap orang2 suci paling sering.

sepertinya sebagian member DC rindu kehadiran orang suci, karena punya kesempatan mendapat berkah utama.
tapi sayank semuanya hanya pengakuan 'orang suci' :))
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.