//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???  (Read 49631 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Jerry

  • Sebelumnya xuvie
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.212
  • Reputasi: 124
  • Gender: Male
  • Suffering is optional.. Pain is inevitable..
Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« on: 25 September 2010, 03:42:57 AM »
Di ambil dari thread sebelah agar tidak berantakan.. Di sini harap pembahasannya hanya seputar masalah yang dibahas dan jawabannya, tanpa mengarah ke subjek pribadi tertentu.

Latar belakang peristiwa:

Adanya member Mahayanis yang menyatakan atau mengimplikasikan bahwa sila dan vinaya seorang anggota Sangha boleh dipilih kapan dan apa saja yang dijalankan berdasarkan kepentingan. Jadi sila & vinaya bukannya bersifat mengekang Sangha sepanjang waktu sejak penabhisan, melainkan pada waktu tertentu ada sila dan vinaya yang boleh tidak dijalankan demi menghindari pelanggaran.
LATAR BELAKANG: ShowHide
Bahkan seorang umat awam pun pada hari uposatha wajib melaksanakan atthasila yg salah satunya berbunyi:

7. Nacca-gita-vadita-visukkadassana mala-gandha-vilepana-dharana-mandana-vibhusanathana veramani sikkhapadam samadiyami
saya bertekad untuk melatih diri menghindari menari, bernyanyi, mendengarkan musik, pergi melihat hiburan, memakai perhiasan, memakai parfum, dan memakai kosmetik)

jadi apakah Bhikkhu malah tidak menjalankan sila ini?


Menjalankan nya di waktu tertentu lar, u tanya saja sama orangnya, Dia emangnya terus -terusan megang gitar, cuman kalo waktu segang aja kale,.
Kalau memang waktunya dia harus jalan kan sila atau vinaya, setau g dijalanin kok, Dia main gitar juga liat situasi jg




Kemudian, member-member lain yang membaca bertanya pada yang bersangkutan dalam berbagai cara:
PERTANYAAN: ShowHide
Jadi sila tidak membunuh yah menjalankannya di waktu tertentu aja yah. Ga mungkin juga orang terus-terusan pegang pisau bunuhin semua orang, cuma kalo lagi senggang aja.

Nice...

Begini saja, coba anda jelaskan di sini sekte Theravada mana yang vinayanya tidak ada mengatur tentang bermusik atau yang peraturannya hanya belaku di waktu tertentu saja.


kalau anda umat Buddha bro, seharusnya anda paham bahwa Vinaya bagi bhikkhu adalah mengikat dan untuk dilaksanakan sepanjang ia menjadi bhikkhu. jangan2 menurut anda sila tidak melakukan hubungan sex juga hanya dilaksanakan pada waktu2 tertentu, dan pada waktu lainnya boleh, begitu kah?



Tetapi karena yang ditanya bukan menjawab, malah dialihkan seperti di bawah ini:
PENGALIHAN 1: ShowHide
Bahkan seorang umat awam pun pada hari uposatha wajib melaksanakan atthasila yg salah satunya berbunyi:

7. Nacca-gita-vadita-visukkadassana mala-gandha-vilepana-dharana-mandana-vibhusanathana veramani sikkhapadam samadiyami
saya bertekad untuk melatih diri menghindari menari, bernyanyi, mendengarkan musik, pergi melihat hiburan, memakai perhiasan, memakai parfum, dan memakai kosmetik)

jadi apakah Bhikkhu malah tidak menjalankan sila ini?


Menjalankan nya di waktu tertentu lar, u tanya saja sama orangnya, Dia emangnya terus -terusan megang gitar, cuman kalo waktu segang aja kale,.
Kalau memang waktunya dia harus jalan kan sila atau vinaya, setau g dijalanin kok, Dia main gitar juga liat situasi jg
Jadi sila tidak membunuh yah menjalankannya di waktu tertentu aja yah. Ga mungkin juga orang terus-terusan pegang pisau bunuhin semua orang, cuma kalo lagi senggang aja.

Nice...

MAin gitar relevasinya sama membunuh apa yah?
Emangnya merugikan orang lain ndak kan, lain dengan membunuh,
Gak nyambung relevansinya bro

Dan dalam jawaban lain, kembali dialihkan sbb:
PENGALIHAN 2: ShowHide
Bahkan seorang umat awam pun pada hari uposatha wajib melaksanakan atthasila yg salah satunya berbunyi:

7. Nacca-gita-vadita-visukkadassana mala-gandha-vilepana-dharana-mandana-vibhusanathana veramani sikkhapadam samadiyami
saya bertekad untuk melatih diri menghindari menari, bernyanyi, mendengarkan musik, pergi melihat hiburan, memakai perhiasan, memakai parfum, dan memakai kosmetik)

jadi apakah Bhikkhu malah tidak menjalankan sila ini?


Menjalankan nya di waktu tertentu lar, u tanya saja sama orangnya, Dia emangnya terus -terusan megang gitar, cuman kalo waktu segang aja kale,.
Kalau memang waktunya dia harus jalan kan sila atau vinaya, setau g dijalanin kok, Dia main gitar juga liat situasi jg

kalau anda umat Buddha bro, seharusnya anda paham bahwa Vinaya bagi bhikkhu adalah mengikat dan untuk dilaksanakan sepanjang ia menjadi bhikkhu. jangan2 menurut anda sila tidak melakukan hubungan sex juga hanya dilaksanakan pada waktu2 tertentu, dan pada waktu lainnya boleh, begitu kah?

Relevansinya main gitar sama membunuh apa relevansinya
Emangnya main gitar memperkosa orang ?
Awa awa wae tidak relevan hubungannya atuh



Akhirnya kembali disinggung:
BTT 1: ShowHide
iya yang anehnya, masing2 vihara katanya vinayanya beda, semua bhante theravada tidak berbudaya, jadi kemana2 =))
(Believe it or not)
Bukan Vinaya, tapi Hinaya.
Selain beda, juga berlaku "kadang-kadang".


BTT 2: ShowHide
iya yang anehnya, masing2 vihara katanya vinayanya beda, semua bhante theravada tidak berbudaya, jadi kemana2 =))
(Believe it or not)
Bukan Vinaya, tapi Hinaya.
Selain beda, juga berlaku "kadang-kadang".



sudah berkali2 saya menanyakan kepada the All-knowing Cheerleader, tapi tidak pernah dijawab.
Karena Bro GM Kainyn menggunakan sebutan yg sama, maka saya bertanya kepada Saudara Bro GM Kainyn, apakah arti HINAYA itu?




Demi kerapian thread, maka saya membuka topik pertanyaan di sini. Yang secara kebetulan pertanyaan yang sama pernah terlintas beberapa waktu lalu ketika dalam sebuah perjalanan bersama seorang yang baru saja saya kenal.
* Upasaka mode on: "Ceritanya begini.." *
CURCOL: ShowHide
Sebelum mulai, saya ceritakan sedikit latar belakang kenalan baru saya ini agar tidak ada kecurigaan bahwa beliau seorang fanatiqin bin Theravadin. Konon karena beliau berasal dari tradisi yang terbuka, Tri Dharma yang menerima keberadaan 3 Buddha(?) maka beliau juga seorang pluralis-universalis yang mempelajari semua tradisi yang ada: Tridharma, Theravada, Mahayana hingga akhirnya beliau sampai pada Tantrayana. Jadi, playgroup, SD, SMP, SMU sudah tamatlah gampangnya.

Demikianlah telah kudengar..
Kenalan baru saya ini, dalam perjalanan pulang kemudian menceritakan bagaimana satu kali beliau mendapati kenyataan bahwa seorang bhikshu pergi menonton film layar lebar. Karena penasaran, beliau lalu mencoba mengonfirmasi pada bhikshu menanyakan alasan bhikshu pergi nonton. Bhikshu pun menjawab dengan sedikit galak & nyolot [menurut saya mungkin bercanda kali yah dengan umat yang udah beliau kenal]. Jawab bhikshu, "Eh.. Suka-suka gua lah.. Gua nonton apa urusan elu? Urus urusan lu sendiri." Kenalan saya pun agak terkejut mendengar bhikshu berujar demikian. Setelahnya beliau melanjutkan lagi, tak lama setelah itu kenalan saya ini mendapat penjelasan [di sini tidak diceritakan siapa yang memberi penjelasan] bahwa jika seorang bhikshu mau pergi nonton, maka sila berkenaan dengan tindakan nonton boleh tidak diambil, demi menghindari pelanggaran. Di lain hari sila tersebut bisa diambil lagi, jika tidak sedang menonton.


Saat mendengar saya berpikir mungkin sekali kenalan saya itu hanya salah paham dalam menafsirkan penjelasan dan tidak saya tanggapi lebih jauh. Tetapi karena sekarang saya mendapati lagi adanya pernyataan demikian, maka saya berkeinginan mempelajari Mahayana lebih jauh dengan melemparkan pertanyaan ini di board Mahayana.

Mohonlah kiranya member-member Mahayana berkenan untuk memberi penjelasan:
"Apakah benar demikian bahwa dalam Mahayana (termasuk Tantrayana dan mazhab-mazhab Mahayana yang lain), keseluruhan sila & vinaya anggota Sangha tidak bersifat mengekang total melainkan sewaktu-waktu ada poin tertentu yang dapat dilepas untuk menghindari pelanggaran?

Anumodana atas penjelasannya..


Be happy,
_/\_
« Last Edit: 25 September 2010, 03:58:30 AM by Jerry »
appamadena sampadetha

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #1 on: 25 September 2010, 07:24:20 AM »
berarti vegetarian itu kadang2 juga ya, karena masa makan sayur terus =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline iyank4

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 7
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #2 on: 25 September 2010, 08:25:05 AM »
 _/\_
SUMBER:
http://www.walubi.or.id/wacana/wacana_dw_40.shtml

-------------
....laksanakan dan patuhi secara sungguh-sungguh dan jujur SEJAK saat penahbisannya, mereka wajib menahan diri dari keuntungan-keuntungan duniawi.
-------------
SEJAK: artinya dimulai dari, dan tidak ada HINGGA... kesimpulannya: Terus menerus

-------------
"Ehi Bhikkhu, svakkhato dhammo cara brahmacariyam samma ukkhassa antakiriyaya'ti", artinya "Marilah Bhikkhu, Dhamma telah diajarkan dengan sempurna, jalanilah cara hidup suci untuk mengakhiri seluruh dukkha"
-------------
JALANILAH: lagi2x tidak ada pembatas waktu disini..

Jika bhikku tidak menjalankan vinaya, lalu apa bedanya dengan umat, Anda atau saya yang mengenakan jubah bhikku...?

 _/\_

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.445
  • Reputasi: 234
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #3 on: 25 September 2010, 08:29:21 AM »
_/\_
SUMBER:
http://www.walubi.or.id/wacana/wacana_dw_40.shtml

-------------
....laksanakan dan patuhi secara sungguh-sungguh dan jujur SEJAK saat penahbisannya, mereka wajib menahan diri dari keuntungan-keuntungan duniawi.
-------------
SEJAK: artinya dimulai dari, dan tidak ada HINGGA... kesimpulannya: Terus menerus

-------------
"Ehi Bhikkhu, svakkhato dhammo cara brahmacariyam samma ukkhassa antakiriyaya'ti", artinya "Marilah Bhikkhu, Dhamma telah diajarkan dengan sempurna, jalanilah cara hidup suci untuk mengakhiri seluruh dukkha"
-------------
JALANILAH: lagi2x tidak ada pembatas waktu disini..

Jika bhikku tidak menjalankan vinaya, lalu apa bedanya dengan umat, Anda atau saya yang mengenakan jubah bhikku...?

 _/\_

Sumber yang Anda kutipkan di atas membahas dari segi Theravada. Yang ingin dibahas dalam thread ini adalah dari segi Mahayana. Jadi referensi dari segi Theravada tentunya tidak relevan untuk dipakai di sini. :)

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #4 on: 25 September 2010, 10:12:36 AM »
 [at] Jerry, nice work ....

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #5 on: 25 September 2010, 03:18:22 PM »
sepertinya memang begitu, salah satu contoh adalah LSY yang memang vinaya itu tidak mengikat dia.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #6 on: 25 September 2010, 04:34:04 PM »
Wah, ini  model Vinaya Prasmanan, pilih yang suka, yg tidak suka tidak usah diambil.  :o :o :-?
~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #7 on: 25 September 2010, 04:46:06 PM »
mungkin vinayanya ngambil disini :
MAZMUR :
150:1. Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
150:2 Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
150:3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!
150:4 Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!
150:5 Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!
150:6 Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.118
  • Reputasi: 128
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #8 on: 25 September 2010, 06:38:43 PM »
berarti vegetarian itu kadang2 juga ya, karena masa makan sayur terus =))
iya, jadi harusnya makan ayam juga bisa..
masa makan tahu tempe doang..
Samma Vayama

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #9 on: 25 September 2010, 09:34:55 PM »
berarti vegetarian itu kadang2 juga ya, karena masa makan sayur terus =))
iya, jadi harusnya makan ayam juga bisa..
masa makan tahu tempe doang..
bisa aja, asal KFC =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Mokau Kaucu

  • Sebelumnya: dtgvajra
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.293
  • Reputasi: 81
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #10 on: 25 September 2010, 09:59:46 PM »
berarti vegetarian itu kadang2 juga ya, karena masa makan sayur terus =))
iya, jadi harusnya makan ayam juga bisa..
masa makan tahu tempe doang..
bisa aja, asal KFC =))

Nih, owe kasih buktinya yg lagi makan KFC.





Nyam nyamm nyamm , yummy

~Life is suffering, why should we make it more?~

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #11 on: 25 September 2010, 10:03:59 PM »
jadi inget film shaolin POPEYE =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #12 on: 25 September 2010, 10:09:00 PM »
kan udah aye pernah bilang, makan daging itu bukan vinaya, tapi sila bodhisattva
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.118
  • Reputasi: 128
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #13 on: 25 September 2010, 10:15:17 PM »
kan udah aye pernah bilang, makan daging itu bukan vinaya, tapi sila bodhisattva
ok. tp bukan kah dalam vinaya, makanan apa pun tidak boleh di potong oleh gigi bukan?
makanya kenapa buah2 di potong kecil2
Samma Vayama

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.807
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
  • 会いたい。
Re: Tanya: Vinaya dalam Mahayana Bukan Kontrak Wajib???
« Reply #14 on: 25 September 2010, 10:23:42 PM »
kalo buah memang aturannya tidak boleh dimakan jika masih bisa tumbuh, karena itu biasanya umat udah motong duluan.

kalo makanan udah dipotong duluan, kenapa gak boleh dimakan?
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days