//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?  (Read 5232 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline ahiong sukarni

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 2
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« on: 27 October 2010, 08:34:31 AM »
Salam Dhamma para anggota, saya ingin mengisahkan pengalaman saya beberapa hari yg lalu:
Senin 25oktober 2010,saya berangkat ke rs Mt.Elizabeth di singapura menemani ibu saya berobat ke bagian THT.Saya mendaftar pada salah satu dr spesialis ENT di sana.Karena datang masih terlalu pagi jam 8.15 masih belum OPEN (open : 8.30) tetapi didalamnya sdh ada petugas yg sedang beres beres dan saya tetap mendaftar dan di terima,pelayanan cukup enak dan sangat sopan menurut saya beda dengan di jakarta tentunya. Petugas mengatakan kami baru buka jam 8.30 silahkan menunggu sebentar.Sebentar kemudian keluar dokter dr dalam menyapa kami dan mengatakan tolong menunggu sekitar 30menit karena mau mengunjungi pasien.Sembari menunggu saya membaca buku buku yg ada. Ternyata disitu banyak sekali buku buku bertuliskan tentang kr****n dalam bahasa indonesia,saya ambil dan baca beberapa,yah pada umumnya tentang pengajaran dan praktek ajaran kr****n sehari hari.
Tak lama dokternya datang dan kami dipersilahkan untuk masuk,didalam ruang praktek dokter saya juga melihat ada beberapa simbol tentang ajaran kr****n.Dokter nya sangat baik dan ramah menurut saya dan dia bisa bahasa indonesia walau agak kurang lancar.

Berselang beberapa saat dokter mengambil kesimpulan harus mengadakan beberapa tindakan yg diluar perkiraan saya yg tentunya juga diluar budget uang yg kami bawa.Saya menceritakan kepada sang dokter tentang keuangan yang pasti sudah tidak mencukupi. Heran nya sang dokter mengatakan jangan bicara uang dengan saya,saya akan bantu,jangan kawatir katanya,saya akan memberikan potongan harga. saya pun terharu dan berterima kasih kepada dokter. Dalam hati saya berpikir kalau di jakarta mungkin sudah disuruh pulang ambil uang dulu mana mungkin begitu.

Setelah dokter selesai bekerja dia mempersilahkan kami untuk menunggu diluar menunggu obat dan yg saya renungkan sampai sekarang adalah dia mengatakan dalam bahasa indonesia: semoga Tuhan memberkati dan menyalami saya.

Petugas depan memberikan rincian biaya yg harus dikeluarkan ternyata cukup mengharukan juga buat saya:
saya diberikan potongan harga dan beberapa tindakan bahkan ada yg free(tidak usah bayar) dan heran lagi dia menanyakan apakah uangnya cukup?
Cukup luar biasa menurut saya.

Sahabat sedhamma,kapan kita bisa menjumpai seorang Buddhist yg bisa berbuat demikian? Karena sampai hari ini saya jujur saja belum menjumpainya. Secara pribadi bukan dengan bakti sosial atau sejenisnya.
Atau kita terlampau sibuk dengan hanya pembahasan dhamma dan lupa dengan tindakan? Disinilah saya pikir umat Buddhist sering kecolongan dalam iman(terpengaruh iman nya).Kita terlampau jarang menemui seorang umat Buddhist yg berbuat demikian, yang dapat menggugah hati seseorang menurut saya kenapa yah? saya juga belum tau.

Demikian saudara sedhamma,mohon memberikan tanggapannya, terima kasih.



ahiong sukarni
sabbe sattha bavanthu sukhitata

Offline dhammadinna

  • Sebelumnya: Mayvise
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.626
  • Reputasi: 149
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #1 on: 27 October 2010, 08:41:10 AM »
^ ^ ^ baik atau buruknya orang, dermawan atau tidaknya seseorang, bukan hanya ditentukan oleh agamanya. Bisa saja ada pengaruh lain misalnya didikan orang tuanya, pengalaman hidupnya, dst.

Ahiong kebetulan menemukan orang baik itu (yang beragama tertentu), namun mengapa langsung nge-judge bahwa satu-satunya penyebabnya adalah karena agamanya?

Ahiong belum menemukan umat buddhist yang seperti itu, namun mengapa men-generalisasi bahwa semua umat buddhist tidak ada yang dermawan seperti dokter itu?
« Last Edit: 27 October 2010, 08:44:12 AM by Mayvise »

Offline Udyata-sahanubhuti

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 112
  • Reputasi: 13
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #2 on: 27 October 2010, 09:06:01 AM »
 _/\_
Dear Bro Ahiong,

Mungkin selama ini anda belum pernah bersentuhan dengan yang namanya socially engaged buddhism. Buddhisme terapan, dimana anda akan melihat begitu banyak umat buddhist yang meng-applikasi-kan dharma nya ke dalam kehidupan sehari-hari nya daripada hanya membahas teori semata. mungkin anda bisa menjumpai komunitas ini di dalam Yayasan Buddha Tzu Chi dan beberapa Buddhism terapan yang lain.
Kasus yang anda alami di Mt-E dan kemudian membandingkan / mengeneralisasi buddhism tidak melakukan hal2 dalam bersosialisasi sama seperti halnya dengan cerita Ajahn Brahmavamso tentang 2 batu bata yang jelek di sebuah tembok. padahal di sana (Buddhism) anda dapat melihat jelas masih ada 998 batu bata yang indah.

 ^:)^
o

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.118
  • Reputasi: 128
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #3 on: 27 October 2010, 09:31:17 AM »
1. Thx atas masukan nya, sehingga bisa membuat masyarakat buddhis teringatkan untuk terus berbuat baik.
akh... mo baik/buruk itu bukan tergantung agama...
kawan saya bnyk yg muslim.. baik juga.
kawan buddhis baik dr DC/Non-DC.. baik2 juga...
Samma Vayama

Offline EVO

  • Sebelumnya Metta
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.369
  • Reputasi: 60
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #4 on: 27 October 2010, 09:53:57 AM »
Terjadi tak lepas dari kamma bro...apa yg kt perbuat itu yg kt dapat."untung" sy murid sang buddha tau (kamma) dan...(8jln utama dst) ajaran ini melampaui agama...semoga dapat direnungkan

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #5 on: 27 October 2010, 11:40:59 AM »
bro ahiong,
kamma baik anda berbuah bisa bertemu orang yang baik yang mau memberikan pertolongan dengan memberi harga yang lebih murah.

tapi anda harus belajar jangan membandingkan pertolongan orang dengan agama yang dianut.
apakah anda yakin diluar dokter agama kris*** tidak ada orang baik ?
apakai anda yakin di Indonesia tidak ada dokter2 yang baik lagi ?

dulu waktu kecil, ada teman saya kena penyakit kronis dan akut tapi karena tidak punya uang utk biaya obat dan segalanya, akhirnya dokter yang tangani pasien ( 2 dokter) sepakat membebaskan segala biaya, setahu saya 2 dokter itu (maaf, agamanya tradisi ), dan hal terjadi di wilayah Indonesia.

Dan sampai sekarang saya yakin masih banyak dokter2 yang baik di Indonesia dan bukan hanya di Indonesia, di belahan dunia juga masih banyak.
kembali lagi kebetulan anda bertemu orang baik dan anda merasakan kebaikan, jadi cukup berbahagialah walaupun 'kebahagiaan' ini sebentar. :))
tapi tidaklah etis utk membandingkan kebaikan orang dinilai dari agama yang dianut.
belajarlah lebih bijak utk melihat permasalahan jangan di generalisasi.
jika tidak, anda akan kecewa terus dalam menghadapi sisa hidup ini

semoga mengerti
semoga bermamfaat


 _/\_
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline Elin

  • DhammaCitta Press
  • KalyanaMitta
  • *
  • Posts: 4.377
  • Reputasi: 222
  • Gender: Female
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #6 on: 27 October 2010, 12:40:41 PM »
bro Ahiong..

Kalau mau menemukan Buddhis yg baik, banyak2 lah bergaul dengan umat Buddhis..
Lagian, baik / tidak nya org tsb bukan semata2 krn dari agama nya..
Tergantung pribadi masing2 bro...
Faktor didikan keluarga, pengalaman masa lalu, pergaulan & komunitas sehari2 juga mempengaruhi perilaku orgnya..

Sering2 main ke DC ya, disini salah satu komunitas Buddhis yang banyak member nya baik hati... ganteng2 & cantik2 juga banyak lho.. ^-^

Offline coecoed

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 196
  • Reputasi: -6
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #7 on: 27 October 2010, 01:46:12 PM »
Bro ahiong..., ia mungkin kr****n yang (belajar kehidupan) memperaktekan ajaran kristus dalam kehidupannya seperti kutipan dibawah.
bukan yang masih sibuk mengurusi dan bangga fokus ke diri sendiri saja (keakuan).


Mark 12 : 27  Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
28  Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"
29  Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
30  Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
32  Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
33  Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
34  Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

Ahli taurat : orang pandai ahli kitab (theologist).

coecoed,  the believer-penyayang Dharma.
INILAH APA YANG TUHANKU TELAH KATAKAN, 'DALAM SATU TAHUN SEJAK HARI INI, KEJAYAAN MEREKA AKAN PUDAR'.


September 2010
coedabgf-the believer

Offline rooney

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.750
  • Reputasi: 47
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia...
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #8 on: 27 October 2010, 02:31:32 PM »
Wah, bro Ahiong punya karma baik bertemu dengan orang seperti itu...

Tapi kenapa harus kecewa jika tidak ada orang Buddhist yang punya rasa kepedulian tinggi ? Sebenarnya banyak Komunitas Buddhist dengan rasa kepedulian tinggi kepada sesama, hanya saja bro Ahiong yang jarang berbaur dengan mereka. Tapi yang lebih penting, di dalam hidup selalu ada yang namanya kebahagiaan dan kekecewaan. Jika anda merasa kecewa dengan umat Buddha umumnya, kenapa anda tidak dapat menerima rasa kekecewaan tersebut sebagai buah kamma anda ? Setiap makhluk hidup adalah kammasaka mereka masing-masing. Jadi, jika siapapun bertemu dengan sesuatu yang buruk, ingatlah apa yang telah diperbuat di masa lampau hingga harus menerima sesuatu yang buruk, begitu pula jika bertemu dengan sesuatu yang baik. Semua adalah buah kamma...


Maaf ya ko Ahiong, ga bermaksud menggurui, saya tau pengalaman hidup saya masih belum banyak, tapi saya hanya ingin memberikan saran yang baik...  _/\_
« Last Edit: 27 October 2010, 02:35:55 PM by rooney »

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.993
  • Reputasi: 108
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #9 on: 27 October 2010, 02:32:47 PM »
Bro ahiong..., ia mungkin kr****n yang (belajar kehidupan) memperaktekan ajaran kristus dalam kehidupannya seperti kutipan dibawah.
bukan yang masih sibuk mengurusi dan bangga fokus ke diri sendiri saja (keakuan).


Mark 12 : 27  Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
28  Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"
29  Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
30  Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
32  Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
33  Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
34  Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

Ahli  taurat : orang pandai ahli kitab (theologist).
coecoed,  the believer-penyayang Dharma.

menurut kepercayaan cucud, setahu saya yesus mati karena tidak luput dari kejamnya bapak allah yang tidak mau melindungi anak tunggal, yang membiarkan anak tunggal disalib dan dirajam. ^-^

jika menurut Dhamma, yesus mati karena kamma buruk berbuah,yaitu matinya dengan di salib.
jangan2 sewaktu mati pikiran terakhir timbul kebencian, jika pikiran terakhir adalah kebencian bisa terlahir jadi makluk neraka.
siapa tahu ! semoga tidak demikian.

 _/\_
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #10 on: 27 October 2010, 02:44:12 PM »
Bro ahiong..., ia mungkin kr****n yang (belajar kehidupan) memperaktekan ajaran kristus dalam kehidupannya seperti kutipan dibawah.
bukan yang masih sibuk mengurusi dan bangga fokus ke diri sendiri saja (keakuan).


Mark 12 : 27  Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
28  Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"
29  Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
30  Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
32  Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
33  Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
34  Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

Ahli taurat : orang pandai ahli kitab (theologist).

coecoed,  the believer-penyayang Dharma.
kok beda dengan ini ya? =))

matius :
11:20   Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya:
11:21   "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
11:22   Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
11:23   Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
11:24   Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu."

tukang kutuk = Tuhan

ryu = dragon in the dark

=)) =)) =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline coecoed

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 196
  • Reputasi: -6
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #11 on: 27 October 2010, 04:43:14 PM »
koq kenapa jadi begitu sich...... menanggapi kenyataan tulisan sdr ahiong... tentang perbuatan baik orang lain.
saya hanya mencoba membagi gambaran latar belakang motivasi tindakan pada semua pengikut kristus yang baik.
mungkin bisa menambah pengetahuan yang baik bagi pembelajaran Dharma guru Buddha, atau paling tidak..., turut bermudita atas orang yang dapat berbuat baik dan perbuatan baiknya dan mengetahui latar belakang motivasinya dalam keyakinannya yang melatarinya bukan atas usaha (kekuatan) daging sendiri.
bukan malah menimbulkan pertentangan atau panas hati atau membela diri. apanya yang dibela sich?...... jangan-jangan keakuan saja selama ini yang ada atau yang menonjol dari pengetahuan dari hasil usaha pembelajaran?!?.

coecoed, the believer - penyayang Dharma.

INILAH APA YANG TUHANKU TELAH KATAKAN, 'DALAM SATU TAHUN SEJAK HARI INI, KEJAYAAN MEREKA AKAN PUDAR'.


September 2010
coedabgf-the believer

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #12 on: 27 October 2010, 04:56:04 PM »
oh ya dah saya hanya memberi gambaran ada gambaran latar belakang motivasi tindakan pada semua pengikut kristus yang tidak baik dari tindakan junjungannya =))

dan memang kenyataan, apa sich yang di belanya? ..... jangan-jangan kebodohan saja selama ini yang ada atau yang menonjol dari pengetahuan dari hasil iman semata?!?.
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Terasi

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 111
  • Reputasi: 12
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #13 on: 27 October 2010, 04:59:42 PM »
Doh ini bro Coecoed... kebangeten deh dikau.

Disini TS-nya kan fokus tentang umat Buddha, diutarakan di tengah-tengah kumpulan Buddhist. Ini cerminan untuk kalangan sendiri.

BUKAN memuji "Doh betapa baiknya ya umat kr****n itu... "

BUKAN undangan agar anda bisa manggut-manggut "Iya loh, kita emang mulia soalnya si Mr J dulu kasih teladan tiada taranya kayak gini-gitu.. " Hallelujah!

Stop numpang postingan orang untuk menyebarkan paham sendiri dong. Apa memang ada faedahnya berperilaku seperti ini di kandang orang lain. Ada kambing mau mengembik di kandang ayam, ya gak nyambung, malah bikin ayamnya sebel.

Makanya sama Ryu dibales OOT, karena anda yang mulai OOT dulu.

Offline coecoed

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 196
  • Reputasi: -6
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: PEDULI SESAMA DENGAN DHAMMA,mana dia?
« Reply #14 on: 27 October 2010, 05:05:22 PM »
oh ya dah saya hanya memberi gambaran ada gambaran latar belakang motivasi tindakan pada semua pengikut kristus yang tidak baik dari tindakan junjungannya =))

dan memang kenyataan, apa sich yang di belanya? ..... jangan-jangan kebodohan saja selama ini yang ada atau yang menonjol dari pengetahuan dari hasil iman semata?!?.

tuh kan... sudah ditulis jelas oleh sdr ahiong diatas.... perbuatan baik yang dilakukan oleh orang/dokter di singapura. dan itu jelas-jelas perbuatan baik loh... memangnya ada yang salah yach....sehingga membuat panas hati?!?!!!
 
coecoed, the believer - penyayang Dharma.
INILAH APA YANG TUHANKU TELAH KATAKAN, 'DALAM SATU TAHUN SEJAK HARI INI, KEJAYAAN MEREKA AKAN PUDAR'.


September 2010
coedabgf-the believer