//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Investasi, reksadana (mutual fund), jual beli saham/valas (stock/forex trading)  (Read 179557 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Centy

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 175
  • Reputasi: -6
Wah... ternyata dc'ers banyak yg trader senior juga.... Newbie diajarin juga dong, biar bisa cuan yg banyak juga (lobha mode on)  ;D ;D;D

Offline CKRA

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 919
  • Reputasi: 71
Rekan Centy, mari sama-sama berbagi pengalaman, tips, dan analisa supaya kita bisa berinvestasi dengan smart.

Offline Centy

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 175
  • Reputasi: -6
Pasar justru tidak tenang. Dengan sebagian besar saham mengalami kenaikan sampai batas auto rejection atas dan ada juga saham yang mengalami penurunan sampai batas auto rejection bawah tidak dapat dikatakan pasar dalam keadaan tenang. Saat ini pasar masih nervous. Menanggapi secara berlebihan baik terhadap good news maupun bad news.

Hati-hati terhadap bullish trap. Dengan kenaikan tajam beberapa hari akan membuat orang berpikir pasar sudah bullish dan melakukan pembelian besar. Pada saat itulah pasar kemudian akan melakukan profit taking. Koreksi lagi. Saat itulah investor dengan horizon pendek akan terjebak.


Wah... kyknya bro CKRA bener lagi deh.... tadi pagi IHSG udah sempet ijo2, tapi skrg merah lagi, jangan2 ini yg dimaksud bullshit trap wakakaka..... (maksudnya diboongin terus sama bandar).....

Offline Pitu Kecil

  • Sebelumnya Lotharguard
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.344
  • Reputasi: 217
  • Gender: Male
Saat merah gak mau beli, saat hijau baru sibuk2 mau beli :))
Smile Forever :)

Offline William_phang

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.101
  • Reputasi: 62
bro CKRA ini udah experienced... udah berapa lama trading saham?. kalo saya baru aja mulai...hehe...masih newbie....sebelumnya main forex...

Baru 13 tahun belakangan ini. Sebelumnya juga alumnus trading forex  ;D

Kelihatanya saya lebih suka forex karena bisa pure technical analysis....jd tidak termakan oleh isue2....pokok trade apa yang dilihat...hehe

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
13 tahun??? waaah... beneran seangkatan nih..... tp saya dulu di Surabaya....

dulu biasa maen di Danamon securities sebelum bangkrut...... dulu sih enak, kaga perlu jamin2an kaya sekarang  :P

Offline CKRA

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 919
  • Reputasi: 71
bro CKRA ini udah experienced... udah berapa lama trading saham?. kalo saya baru aja mulai...hehe...masih newbie....sebelumnya main forex...

Baru 13 tahun belakangan ini. Sebelumnya juga alumnus trading forex  ;D

Kelihatanya saya lebih suka forex karena bisa pure technical analysis....jd tidak termakan oleh isue2....pokok trade apa yang dilihat...hehe

Siip deh... mau investasi dimana saja, tools apa saja yang dipakai, yang penting tujuan tercapai.

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Saat merah gak mau beli, saat hijau baru sibuk2 mau beli :))

benernya kalo teori ekonomi sih bro :

kalau harga turun, jual...
kalo harga naek, jual...

tapi kalo praktek kebanyakan saat ini
kalo harga turun, beli lagi buat average....
kalo harga naek, buruan beli..... biasanya akan terus naek....

itu yg biasanya dipake investor asing/gede...... biasanya mereka mancing (goreng saham)... ngasih sinyal2 ke pasar, terus pembelian besar2an di awal... begitu orang makin banyak yang beli, mereka profit taking.....

disitulah seninya mengelola lobha dan dosa......   :))

Offline CKRA

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 919
  • Reputasi: 71

dulu biasa maen di Danamon securities sebelum bangkrut...... dulu sih enak, kaga perlu jamin2an kaya sekarang  :P

Memang sekarang regulasi di pasar modal lebih ketat, apalagi dalam kondisi pasar seperti sekarang ini. Aturan bisa dibuat dalam waktu satu malam. Tapi ya mungkin demi kepentingan bersama supaya kita investor minoritas tidak dirugikan.

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Kelihatanya saya lebih suka forex karena bisa pure technical analysis....jd tidak termakan oleh isue2....pokok trade apa yang dilihat...hehe

kalo wkt dulu saya nyemplung2 dikit di forex sih, saya rasa forex justru lebih sensitif bgt....

ada isyu dikit disini dan disitu, harga langsung berubah2..... dan beda ama saham yang masih itungan menit (karena nunggu bid/sell lot habis), harga forex berubah setiap detik....

dulu inget banget waktu yen daka, dimana US$ 1 = 80 Yen (normal kisaran 100 - 110 Yen)

Offline markosprawira

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.449
  • Reputasi: 155
Memang sekarang regulasi di pasar modal lebih ketat, apalagi dalam kondisi pasar seperti sekarang ini. Aturan bisa dibuat dalam waktu satu malam. Tapi ya mungkin demi kepentingan bersama supaya kita investor minoritas tidak dirugikan.

betul bro..... tapi jumlah 25 juta cukup berat untuk org kecil ky saya  :-[

jadi nostalgia kisah2 jadul nih  :P

Offline CKRA

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 919
  • Reputasi: 71
Volatilitas harga untuk forex dan saham sebenarnya lebih kurang sama. Cuma kalau di forex trading yang membuat risiko lebih tinggi adalah penggunaan leverage (margin) yang bisa sampai 99%. Bila harga bergerak 1% saja berlawanan dengan posisi kita maka seluruh capital kita akan habis. Kalau investasi di forex tanpa margin juga cukup menjanjikan kok.

Offline CKRA

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 919
  • Reputasi: 71
Memang sekarang regulasi di pasar modal lebih ketat, apalagi dalam kondisi pasar seperti sekarang ini. Aturan bisa dibuat dalam waktu satu malam. Tapi ya mungkin demi kepentingan bersama supaya kita investor minoritas tidak dirugikan.

betul bro..... tapi jumlah 25 juta cukup berat untuk org kecil ky saya  :-[

jadi nostalgia kisah2 jadul nih  :P

Kalau saya tidak salah, sekarang ini di Indo Premier Online Trading (IPOT) kita hanya perlu deposit 10 juta. Transaksi online, fee transaksi lebih murah. Mungkin boleh dicoba bro. Untuk latihan lagi   >:D >:D >:D

Offline William_phang

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.101
  • Reputasi: 62
Memang sekarang regulasi di pasar modal lebih ketat, apalagi dalam kondisi pasar seperti sekarang ini. Aturan bisa dibuat dalam waktu satu malam. Tapi ya mungkin demi kepentingan bersama supaya kita investor minoritas tidak dirugikan.



betul bro..... tapi jumlah 25 juta cukup berat untuk org kecil ky saya  :-[

jadi nostalgia kisah2 jadul nih  :P

Kalau saya tidak salah, sekarang ini di Indo Premier Online Trading (IPOT) kita hanya perlu deposit 10 juta. Transaksi online, fee transaksi lebih murah. Mungkin boleh dicoba bro. Untuk latihan lagi   >:D >:D >:D

Kalo dari webnya sih IPOT cuma butuh 5 juta aja...
« Last Edit: 15 October 2008, 02:41:19 PM by william_phang »

Offline William_phang

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.101
  • Reputasi: 62
Volatilitas harga untuk forex dan saham sebenarnya lebih kurang sama. Cuma kalau di forex trading yang membuat risiko lebih tinggi adalah penggunaan leverage (margin) yang bisa sampai 99%. Bila harga bergerak 1% saja berlawanan dengan posisi kita maka seluruh capital kita akan habis. Kalau investasi di forex tanpa margin juga cukup menjanjikan kok.

Kalo saya justru adalah seorang scalper dgn time-frame yang kecil...hehe....jd semakin volatile semakin bagus..hehe...jd oppurtunity trade jd lbh bnyk..hehhe.. kita perlu tau kita cocoknya dimana...itu kunci kelihatannya setelah bergelut di forex beberapa tahun....

Sebelumnya pernah trade 4H TF, 1H TF, 30M TF, 15M TF....saya malah menemukan saya cocoknya di M1 ato M5...hehhe