//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Bersujud pada Buddha  (Read 2586 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline hengki

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 741
  • Reputasi: 49
Bersujud pada Buddha
« on: 17 April 2008, 11:36:10 PM »
Bersujud pada Buddha

Bersujud pada Buddha bukanlah hal yang sulit. Tetapi, hal ini sulit bagi beberapa orang. Beberapa cendekiawan merasa berlutut dan membungkuk untuk menghormat/Namaskara adalah hal yang sangat sulit. Orang yang berpendidikan tinggi cenderung merasa harga dirinya tinggi sekali. Mereka tidak mengerti arti Bersujud pada Buddha. Dalam pandangan mereka, membaca dan mempelajari Sutra sudah cukup dan hal lain tidaklah penting. Tanpa berlatih untuk Bersujud pada Buddha, kita tidak akan dapat menghilangkan ego “aku” dan pandangan salah yang telah kita kenakan selama beberapa dekade.

Mereka yang yakin pada Triratna akan penuh Sujud pada Triratna dengan tulus tanpa memperdulikan apakah ada orang yang melihatnya atau tidak. Melalui latihan ini, keyakinan seseorang akan semakin menguat. Keyakinan akan luntur jika kita ragu dalam Menghormati Buddha. Ada pepatah mengatakan :”Bagi mereka yang telah menjadi umat Buddha selama setahun, Buddha berada tepat di depan mereka. Sesudah tiga tahun, Buddha berada di angkasa. Sesudah lima tahun, Buddha jauh berada di Barat. Sesudah dua puluh tahun, mereka tidak Menghormati Buddha lagi. Buddha telah menghilang dari pikiran mereka.” Kita harus tulus dalam Bersujud pada Buddha sehingga kita akan mendapatkan manfaat yang sesungguhnya.

Hal pertama dari “Sepuluh Janji Agung dan Perilaku dari Samantabhadra Bodhisattva” adalah Bersujud pada Semua Buddha. Dengan Bersujud secara tulus, kita dapat mengurangi kesombongan dan rasa bangga pada diri kita. Jika tidak yakin pada Triratna, kita tidak pantas menjadi siswa Triratna. Kita dapat menilai keyakinan seseorang pada Buddha dari ketulusannya dalam Menghormati Buddha. Kita wajib mengamalkan metode Bersujud pada Buddha ini dengan baik. Kita dapat memasuki Ruang Utama dan Bersujud pada Buddha sebanyak yang kita mau.

Melalui ketulusan dalam Menghormati Buddha, kita dapat melihat kebenaran dalam diri kita. Kita akan menjadi rendah hati dan tidak tersesat. Bersujud pada Para Buddha dapat menuntun pada pencapaian kearifan. Ketika melihat Citra Buddha, dengan gerakan badan kita berNamaskara secara perlahan-lahan. Pada saat itu kita bersama dengan Buddha. Kita akan lupa akan sekeliling kita dan dapat berkonsentrasi. Saat berkonsentrasi, kita akan dapat melihat kesalahan kita dan menyadari betapa kecilnya kita. Ini membuat kita berusaha memperbaiki diri dan menyucikan hati dan pikiran. Dengan Bersujud pada Buddha, kita akan menemukan pentingnya hidup dan memperoleh kedamaian pikiran. Kearifan kita akan berkembang.

Sumber : Dharma dalam kehidupan sehari-hari oleh Y.A. Bhiksu Tsang Hui
Berbuat Baik dan Melatih Diri sebaiknya dilakukan sedari muda. Jangan menunggu sudah bungkuk, pikun, mata rabun, jalan pakai tongkat baru mau Berbuat Baik dan Melatih Diri

 

anything