//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Mudah dan Ekonomis serta Langsung  (Read 2093 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline hengki

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 741
  • Reputasi: 49
Mudah dan Ekonomis serta Langsung
« on: 04 April 2008, 10:01:57 PM »
MUDAH DAN EKONOMIS SERTA LANGSUNG
Nasehat Master Chu Hung untuk Sun Kuang I, umat dari Chia Hsing

Biar saya tambahkan sebuah catatan untuk pelajaran anda sehari-hari. Sampai sekarang anda masih sibuk dengan pelajaran-pelajaran untuk ujian pemerintahan, dalam latihan Tanah Suci anda, hal yang paling penting adalah jadikan itu mudah, ekonomis, dan langsung. Tidak perlu yang terlalu repot. Anda tidak memiliki banyak waktu luang untuk mengulang Sumpah Kwan Im atau Sutra Intan, jadi lafallah Nama Buddha terus menerus. Ini lebih bermanfaat.

OBAT DAN PENYAKIT
Nasehat Master Chu Hung untuk Chang Pai Hu Kuang T’ien

Kesadaran yang salah adalah penyakit. Kesadaran pada Buddha adalah obat.
Penyakit yang telah lama tidak dapat disembuhkan dengan sedikit obat. Suatu kumpulan dari kesalahan tidak dapat dihilangkan dengan kesadaran pada Buddha dalam waktu pendek. Prinsip yang terjadi adalah sama pada kedua kasus tersebut.

Jangan khawatir tentang pandangan salah yang berkeliaran dalam kebingungan, yang terpenting adalah melafal Nama Buddha dengan sungguh-sungguh. Setiap suku kata harus jelas dan tepat, dengan setiap pengulangan mengikuti yang sebelumnya.

Melakukan pelafalan dengan kemampuan penuh anda, maka anda akan memenuhi syarat menuju Tanah Suci. Mengenai ini kita sebut, pengumpulan kekuatan yang benar untuk waktu yang lama, dan suatu pagi anda akan mengosongkannya. Ini seperti mengasah alat penumbuk hingga menjadi sebuah jarum, seperti menempa besi menjadi baja. Ini benar-benar bukan bohong.

Ada banyak gerbang memasuki Tanah Suci, tetapi gerbang ini dengan mengingat Buddha adalah yang paling cepat dan paling langsung. Anda jangan sia-siakan.
Berbuat Baik dan Melatih Diri sebaiknya dilakukan sedari muda. Jangan menunggu sudah bungkuk, pikun, mata rabun, jalan pakai tongkat baru mau Berbuat Baik dan Melatih Diri