//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?  (Read 12728 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline El Sol

  • Sebelumnya: El Sol
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.752
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« on: 01 October 2007, 01:14:41 PM »
barusan...

ketemu Barang hilank...apakah kalo gw ambil...akan menimbulkan Kamma buruk? karena orangne dah gk kecari lage...tapi, gw bisa Advertise untuk coba cari orang itu...

the problem is...perlukah gw merepotkan diri untuk advertise? while I can keep it for myself, considering it to be my Kamma baek...

Lobha...

Lobha....

gk pengen nurutin Lobha...

menurut senior2 disini gmana?

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.406
  • Reputasi: 423
  • Gender: Male
  • not self
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #1 on: 01 October 2007, 02:04:36 PM »
coba ada advertise... semoga aja yg kehilangan itu bisa mendapatkan kembali barangnya.

kalo nga ada yg claim, lebih baik juga disumbangkan...

consider, having kamma baek berbuah but you use it to do another kamma baek again. nothing to lose lar
There is no place like 127.0.0.1

Offline san

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 475
  • Reputasi: 35
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #2 on: 01 October 2007, 03:20:11 PM »
Ingatlah sila Buddhism, tidak mengambil barang yang tidak diberikan. Biarkan orang yang mempunyai barang tersebut mengingat dimana ia menghilangkan barang tersebut dan menemukannya kembali. Just my advice :)
be happy ^^

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.403
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #3 on: 01 October 2007, 05:13:30 PM »
Kalau tidak diambil , nanti ada orang lain juga yang ambil, berarti kita membiarkan orang lain melakukan karma buruk dong.

nah lhoo bingung yaaa?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.295
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #4 on: 01 October 2007, 05:40:03 PM »
Ingatlah sila Buddhism, tidak mengambil barang yang tidak diberikan. Biarkan orang yang mempunyai barang tersebut mengingat dimana ia menghilangkan barang tersebut dan menemukannya kembali. Just my advice :)
setuju dgn bro san. _/\_


By : Zen
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]

Offline V!RiY@n!

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 13
  • Reputasi: 2
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #5 on: 01 October 2007, 05:54:01 PM »
Ingatlah sila Buddhism, tidak mengambil barang yang tidak diberikan. Biarkan orang yang mempunyai barang tersebut mengingat dimana ia menghilangkan barang tersebut dan menemukannya kembali. Just my advice :)

Iya, Saya Setuju dengan Bro San.
Soal orang lain mau ambil atau tidak itu kembali lagi ke pribadinya bagaimana tekadnya menjaga sila.



Offline Kokuzo

  • Sebelumnya 7th
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.090
  • Reputasi: 30
  • Gender: Male
  • ... running in karma ...
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #6 on: 01 October 2007, 09:44:12 PM »
Ambil aja Sol...
Sekitar seminggu lalu gw juga nemu duit tuh di tempat parkir...
Gw ambil aja, terus kasi ke pengemis  ;D

Offline F.T

  • Sebelumnya: Felix Thioris, MarFel, Ocean Heart
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.134
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • • Save the Children & Join with - Kasih Dharma Peduli • We Care About Their Future • There Are Our Next Generation.
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #7 on: 01 October 2007, 10:11:08 PM »
Jadi ingat saya pernah di ceritakan suatu kejadian di jepang, dimana seorang tukang sapu di stasiun kereta api yang menemukan satu tas berisi uang yang cukup banyak ( saya lupa jumlahnya ), Lalu dengan baik hati tukang sapu ini menyerahkan ke petugas polisi.
Polisi tersebut mengatakan jika dalam tempo 3 atau 6 bulan tidak ada yang mengakui uang ini maka seluruh tas berisi uang ini akan menjadi milik anda.

Bagaimana ?

El Sol... Laporkan saja kehilangan itu.Kalau kamu tidak ambil nanti orang lain yang ambil,kalau kamu yang ambil khan bisa di danakan seperti kata sodara ke 7 ^:)^.

 _/\_


Save the Children & Join With :
Kasih Dharma Peduli ~ Anak Asuh
May all Beings Be Happy


Contact Info : Kasihdharmapeduli [at] yahoo.com

Offline Effendy

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 225
  • Reputasi: 15
  • Gender: Male
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #8 on: 02 October 2007, 12:03:17 AM »
Mungkin saya mau berbagi pengalaman, dan sekaligus tanya pendapat dari teman-teman:
Kejadiannya sekitar 3 bulan yang lalu, dimana salah satu anggota saya (Sebut saja ES) sewaktu exhibition di Salah satu shopping center di Medan, si ES menemukan sebuah HP merk Nokia type N73.

Kemudian si ES melaporkan kepada salah satu Security man (Satpam) di shopping center tersebut, dengan maksud, meminta tolong kepada si Satpam untuk mengumumkan kepada tamu yang hadir disana (pemilik HP tersebut)

Setelah ditunggu tunggu selama 15-20 menit, si Satpam tersebut tidak memberitahukan atau membuat berita kehilangan (yang biasanya kalau ada kehilangan atau tercecer, umumnya satpam tersebut mengumumkannya melalui informasi)
Akhir si ES sendiri yang datang ke Kepala Securitynya, kemudian meminta bantuan kepada Kepala security itu untuk mengingatkan akan permasalahn penemuan HP tersebut, Kelihatannya si Kepala Securitynya itu ingin menyimpannya sendiri, dengan cara kepala security itu meminta HP yang ditemukan. Si ES tidak mau memberikan HP tersebut kepada kepala Security itu, kemudian terjadi sedikit keributan...
Akhirnya si ES meminta bantuan ke Saya untuk menjamin keberadaan ES, bahwa ES itu adalah salah satu anggota dari perusahaan PT.EMS
kebetulan sekali Saya mengenal salah satu management building, (Sebut saja HB) dan berkat bantuan HB ini, akhirnya berita tercecernya HP tersebut diumumkan.

Dan yang menjadi permasalahannya adalah, yang mengaku kehilangan HP itu berjumlah 4 orang (3 Pri dan 1 Ch) mereka mengaku bahwa Hp yang tercecer itu adalah milik mereka, kemudian terjadi sedikit keributan, dimana 3 orang pri tersebut ngotot, bahwa HP tersebut adalah milik dia, sedangkan 1 orang ch juga mengaku bahwa HP tersebut adalah milik dia....
Akhirnya permasalahan ini dibuka, dengan bantuan kepolisian...
3 orang tersebut mengaku (Setelah ditanyakan secara paksa) bahwa mereka itu adalah suruhan dari salah satu security, sedangkan 1 ch tersebut bisa membuktikan bahwa HP tersebut adalah milik dia, dengan cara menyebutkan beberapa Emergency contact, dan pin nya...
Akhirnya HP Nokia N73 itu diberikan kepada orang tersebut.
Timbul masalah yang berikutnya, yakni 3 orang Pri (Orang suruhan itu) diproses, yang mengakibatkan 3 orang security dan kepala securitynya di pecat dari perusahaan itu..

Menurut temen-temen, apakah saya telah berbuat dosa, yang mengakibatkan 4 orang dipecat dan3 orang di "Proses"?

Sungguh merupakan dosa,
Hidup ini adalah pelajaran maka belajarlah dari kehidupaan....

 _/\_ _/\_ _/\_
Hidup ini adalah Belajar, maka belajarlah dari kehidupan

Offline F.T

  • Sebelumnya: Felix Thioris, MarFel, Ocean Heart
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 7.134
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • • Save the Children & Join with - Kasih Dharma Peduli • We Care About Their Future • There Are Our Next Generation.
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #9 on: 02 October 2007, 12:19:19 AM »
Mungkin saya mau berbagi pengalaman, dan sekaligus tanya pendapat dari teman-teman:
Kejadiannya sekitar 3 bulan yang lalu, dimana salah satu anggota saya (Sebut saja ES) sewaktu exhibition di Salah satu shopping center di Medan, si ES menemukan sebuah HP merk Nokia type N73.

Kemudian si ES melaporkan kepada salah satu Security man (Satpam) di shopping center tersebut, dengan maksud, meminta tolong kepada si Satpam untuk mengumumkan kepada tamu yang hadir disana (pemilik HP tersebut)

Setelah ditunggu tunggu selama 15-20 menit, si Satpam tersebut tidak memberitahukan atau membuat berita kehilangan (yang biasanya kalau ada kehilangan atau tercecer, umumnya satpam tersebut mengumumkannya melalui informasi)
Akhir si ES sendiri yang datang ke Kepala Securitynya, kemudian meminta bantuan kepada Kepala security itu untuk mengingatkan akan permasalahn penemuan HP tersebut, Kelihatannya si Kepala Securitynya itu ingin menyimpannya sendiri, dengan cara kepala security itu meminta HP yang ditemukan. Si ES tidak mau memberikan HP tersebut kepada kepala Security itu, kemudian terjadi sedikit keributan...
Akhirnya si ES meminta bantuan ke Saya untuk menjamin keberadaan ES, bahwa ES itu adalah salah satu anggota dari perusahaan PT.EMS
kebetulan sekali Saya mengenal salah satu management building, (Sebut saja HB) dan berkat bantuan HB ini, akhirnya berita tercecernya HP tersebut diumumkan.

Dan yang menjadi permasalahannya adalah, yang mengaku kehilangan HP itu berjumlah 4 orang (3 Pri dan 1 Ch) mereka mengaku bahwa Hp yang tercecer itu adalah milik mereka, kemudian terjadi sedikit keributan, dimana 3 orang pri tersebut ngotot, bahwa HP tersebut adalah milik dia, sedangkan 1 orang ch juga mengaku bahwa HP tersebut adalah milik dia....
Akhirnya permasalahan ini dibuka, dengan bantuan kepolisian...
3 orang tersebut mengaku (Setelah ditanyakan secara paksa) bahwa mereka itu adalah suruhan dari salah satu security, sedangkan 1 ch tersebut bisa membuktikan bahwa HP tersebut adalah milik dia, dengan cara menyebutkan beberapa Emergency contact, dan pin nya...
Akhirnya HP Nokia N73 itu diberikan kepada orang tersebut.
Timbul masalah yang berikutnya, yakni 3 orang Pri (Orang suruhan itu) diproses, yang mengakibatkan 3 orang security dan kepala securitynya di pecat dari perusahaan itu..

Menurut temen-temen, apakah saya telah berbuat dosa, yang mengakibatkan 4 orang dipecat dan3 orang di "Proses"?

Sungguh merupakan dosa,
Hidup ini adalah pelajaran maka belajarlah dari kehidupaan....

 _/\_ _/\_ _/\_

Effendy, anda telah berbuat hal yang benar.
Satpam2 itu di pecat akibat dari perbuatan buruk mereka sendiri, dan sama sekali bukan karena bung effendy.

Nah.. satu lagi pembuktian bahwa berbuat baik akan menghasilkan kebaikan sedangkan berbuat buruk akan mendapatkan keburukan.

 _/\_


Save the Children & Join With :
Kasih Dharma Peduli ~ Anak Asuh
May all Beings Be Happy


Contact Info : Kasihdharmapeduli [at] yahoo.com

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.577
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
  • not mine - not me - not myself
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #10 on: 02 October 2007, 06:54:00 AM »
Mungkin saya mau berbagi pengalaman, dan sekaligus tanya pendapat dari teman-teman:
Kejadiannya sekitar 3 bulan yang lalu, dimana salah satu anggota saya (Sebut saja ES) sewaktu exhibition di Salah satu shopping center di Medan, si ES menemukan sebuah HP merk Nokia type N73.

Kemudian si ES melaporkan kepada salah satu Security man (Satpam) di shopping center tersebut, dengan maksud, meminta tolong kepada si Satpam untuk mengumumkan kepada tamu yang hadir disana (pemilik HP tersebut)

Setelah ditunggu tunggu selama 15-20 menit, si Satpam tersebut tidak memberitahukan atau membuat berita kehilangan (yang biasanya kalau ada kehilangan atau tercecer, umumnya satpam tersebut mengumumkannya melalui informasi)
Akhir si ES sendiri yang datang ke Kepala Securitynya, kemudian meminta bantuan kepada Kepala security itu untuk mengingatkan akan permasalahn penemuan HP tersebut, Kelihatannya si Kepala Securitynya itu ingin menyimpannya sendiri, dengan cara kepala security itu meminta HP yang ditemukan. Si ES tidak mau memberikan HP tersebut kepada kepala Security itu, kemudian terjadi sedikit keributan...
Akhirnya si ES meminta bantuan ke Saya untuk menjamin keberadaan ES, bahwa ES itu adalah salah satu anggota dari perusahaan PT.EMS
kebetulan sekali Saya mengenal salah satu management building, (Sebut saja HB) dan berkat bantuan HB ini, akhirnya berita tercecernya HP tersebut diumumkan.

Dan yang menjadi permasalahannya adalah, yang mengaku kehilangan HP itu berjumlah 4 orang (3 Pri dan 1 Ch) mereka mengaku bahwa Hp yang tercecer itu adalah milik mereka, kemudian terjadi sedikit keributan, dimana 3 orang pri tersebut ngotot, bahwa HP tersebut adalah milik dia, sedangkan 1 orang ch juga mengaku bahwa HP tersebut adalah milik dia....
Akhirnya permasalahan ini dibuka, dengan bantuan kepolisian...
3 orang tersebut mengaku (Setelah ditanyakan secara paksa) bahwa mereka itu adalah suruhan dari salah satu security, sedangkan 1 ch tersebut bisa membuktikan bahwa HP tersebut adalah milik dia, dengan cara menyebutkan beberapa Emergency contact, dan pin nya...
Akhirnya HP Nokia N73 itu diberikan kepada orang tersebut.
Timbul masalah yang berikutnya, yakni 3 orang Pri (Orang suruhan itu) diproses, yang mengakibatkan 3 orang security dan kepala securitynya di pecat dari perusahaan itu..

Menurut temen-temen, apakah saya telah berbuat dosa, yang mengakibatkan 4 orang dipecat dan3 orang di "Proses"?

Sungguh merupakan dosa,
Hidup ini adalah pelajaran maka belajarlah dari kehidupaan....

 _/\_ _/\_ _/\_

Effendy, anda telah berbuat hal yang benar.
Satpam2 itu di pecat akibat dari perbuatan buruk mereka sendiri, dan sama sekali bukan karena bung effendy.

Nah.. satu lagi pembuktian bahwa berbuat baik akan menghasilkan kebaikan sedangkan berbuat buruk akan mendapatkan keburukan.

 _/\_

Benar makanya ini perlu menjadi bahan pertimbangan El Sol dalam "mengadili". Karena nantinya pasti banyak sekali yang mengaku memiliki HD Portable tersebut.
Cara mengetahui kebenarannya salah satunya dengan mencoba mencek isi file dan juga volume serial beserta kapasitas HD yang ada apa sesuai dengan yang dikatakan si pengaku. 
Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku
6 kelompok 6 - Chachakka Sutta MN 148

Offline san

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 475
  • Reputasi: 35
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #11 on: 02 October 2007, 07:18:44 AM »
Klo misalnya bro el Sol mengambil barang tersebut dengan tujuan untuk mengembalikan kepada pemiliknya, berarti el Sol bertanggung jawab seumur hidupnya untuk mengembalikan barang tersebut kepada pemiliknya. It's a promise that you make to your self that you shouldn't break.

Tentang kasus tukang sapu di Jepang, peraturan 3-6 bulan itu dibuat untuk membedakan antara barang yang hilang dengan barang yang sengaja ditinggalkan atau dibuang. Jika si pemilik merasa kehilangan tentu akan mencari kembali. Jika di buang tentu si pemilik tidak mencari kembali.

That's what i think :)
be happy ^^

Offline Lex Chan

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.437
  • Reputasi: 134
  • Gender: Male
  • Love everybody, not every body...
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #12 on: 02 October 2007, 07:59:32 AM »
Cuma mau sharing..

Di Taipei ada kebiasaan bahwa mahasiswa yang udah lulus membuang banyak "sampah"nya yang ada di sekitar kampus / asrama (pada saat pergantian tahun akademik baru). "Sampah" yang dimaksud itu bagi saya adalah benda-benda yang masih layak pakai, misalnya buku-buku pelajaran, sepatu, komputer (mungkin sudah agak expired, ada monitor juga lho), komponen elektronik (IC, transistor, kapasitor, resistor, dkk), kasur, dll.

Barang-barang itu memang diletakkan di dekat tempat sampah, sehingga secara intuisi kita bisa menduga bahwa itu sudah dianggap "sampah". Waktu itu saya menemukan sepatu yang masih bagus. Ada niat mau ambil juga sih karena merasa sayang kalau sepatu itu dibuang percuma, tapi waktu itu saya pikir nanti sajalah diambil kalau sudah mau pulang ke asrama. Eh, ternyata pas mau pulang ke asrama, sepatu itu sudah diambil orang lain.. Ya sudahlah, mungkin orang itu lebih memerlukannya daripada saya.. :)

Selain barang-barang itu, sepeda juga dibuang. Kata teman saya ada kebiasaan bahwa kalau sepeda sudah tidak mau dipakai lagi (atau mau dibuang), ciri-cirinya adalah tidak digembok / dikunci. Nah kalo yang ini membingungkan, karena sama-sama berada di tempat parkir sepeda (berbeda dengan "sampah" tadi yang diletakkan di sekitar tempat sampah). Kalau urusan sepeda yang ini, saya tidak berani menebak-nebak. Siapa tahu ada sepeda yang hanya lupa dikunci, tapi bukan mau dibuang. Ya sudah, biarkan sajalah.. Kalau ragu-ragu, sebaiknya tidak mengambil.. :D
« Last Edit: 02 October 2007, 08:02:54 AM by Lex Chan »
“Give the world the best you have and you may get hurt. Give the world your best anyway”
-Mother Teresa-

Offline langitbiru

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 547
  • Reputasi: 23
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #13 on: 02 October 2007, 12:12:32 PM »
sol :tergantung barangnya apa. kl cuman duit 1000 mah.. ya anggap karma baik ;D
kl udah brg yg nilainya besar mending mengusahakan dl mencari pemiliknya. kl ga ketemu juga, ya terserah kamu mo diapain.
oni... kao titi bobo... gigi...

Offline Hikoza83

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.295
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
  • panda is so cute... ^-^
Re: Ketemu barang, kamma baek berbuah ato Kamma buruk berbuah?
« Reply #14 on: 02 October 2007, 12:55:13 PM »
sol :tergantung barangnya apa. kl cuman duit 1000 mah.. ya anggap karma baik ;D
kl udah brg yg nilainya besar mending mengusahakan dl mencari pemiliknya. kl ga ketemu juga, ya terserah kamu mo diapain.
ci dewiiiiiiiiiiiiiiiii..... biar cuma nemu 100 rupiah pun, tetep aja bukan milik kita. ga isa di sebut karma baik, kalo ngambil yg bukan milik kita.  :'(


By : Zen
Aku akan melaksanakannya dengan tubuhku,
Karena apa gunanya hanya membaca kata-kata belaka?
Apakah mempelajari obat-obatan saja
Dapat menyembuhkan yang sakit?
[Bodhicaryavatara, Bodhisattva Shantideva]