//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga  (Read 8852 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Johsun

  • Sebelumnya Jhonson
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.503
  • Reputasi: -3
  • Gender: Male
  • ??
Apakah Anda semua tahu kalau "Space & Time" bisa dijangkau....?

Dan apakah Anda semua tahu kalau "Masa lalu", "Masa Kini" & "Masa yg akan Datang" sebenarnya "Sudah Ada" saat ini....?

Masa lalu, masa kini & masa yg akan datang sebenarnya sudah ada. So, kita dapat bepergian ke masa lalu atau masa yg akan datang (menurut fisika mekanika kuantum sesuai bidang ilmu Astro fisika / Space Sechnology, atau...So, read stphen hawking's book, & many other books...)

Suatu obyek / material akan bisa terlontar ke masa lalu atau ke masa depan bila kecepatan obyek tersebut melebihi kecepatan cahaya (more than 300.000 km/det)

Lalu mengapa kita saat ini tidak bisa bepergian ke masa lalau atau ke masa depan...? Karena kita adalah obyek material. Dan menurut einstein ada hikum yg berlaku bagi material: "semakin cepat suatu materi bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka, massa materi itu akan bertambah sesuai dengan kelipatan kuadrat massanya" ......:-(

But don't worry, coz, now sedang terus-menerus dicari jalan pintas untuk menjelajah space & time dengan cara bypass melalui worm-hole (jalan pintas menembus lengkung waktu & space), sehingga kita bisa mencapai jarak yg jauh dengan cara memotong jalan Space & Time. jalan pintas / worm-hole tersebut melalui bintang mati yg mampat (black-hole)

Sebagai ilustrasi, bahwa “masa lalu”,“masa kini” & “masa yang akan datang” sudah ada saat ini:

- Jarak antara mata-hari dengan bumi adalah: 140.000.000,- km
- Kecepatan cahaya: 300.000 km/det
Sehingga, waktu tempuh cahaya antara mata hari dengan bumi: 8 menit

Nah, case-nya / kasusnya adalah:
Ada dua orang pengamat, satu di mata hari (kita sebut si A), & satu di bumi (kita sebut si B).

Suatu ketika, mata hari meledak, maka, waktu menurut si A adalah “masa kini”, tapi bagi si B adalah “masa yang akan datang”...Kenapa “waktu yang akan datang” bagi si B...?, Sebab, ingat, si B belum menerima informasi tersebut yg dibawa oleh cahaya. & cahaya baru datang ke si B tepat setelah waktu 8 menit.

Pada saat informasi ledakan mata hari sampai ke si B (setelah tepat waktu 8 menit), maka peristiwa tersebut merupakan “masa kini” bagi si B, & “masa lalu” bagi si A.

bahwa waktu akan melambat seiring kecepatan suatu obyek mendekati kecepatan cahaya.
Sebagai tambahan, waktu akan terhenti seiring suatu obyek menyamai kecepatan cahaya (kalo manusia, bisa dikatakan hidup abadi; tidak berubah)
Hal tsb. Menurut teori relativitas umum.
Aturan yg digunakan adalah “Relatif terhadap....”
Dan aturan umunya adalah sbb:
Dua peristiwa pada titik ruang yg berlainan, dapat dikatan serentak atau tidak, tergantung dari gerak pengamat di kedua titik ruang tsb.

1) Contoh untuk pengamat yg. diam (tidak bergerak):
Si A tinggal di planet X dimana 1 tahun = 10 hari, si B tinggal di planet Y dimana 1 tahun = 20 hari. 1 tahun = 1 kali perputaran planet pada garis edar mengelilingi matahari. Bila kita menghitung waktu 10 tahun kemudian, menurut ukuran tahun masing2., maka si A akan menganggap si B berumur 40 tahun & si B mengangga bahwa si A berumur 10 tahun

2) Contoh untuk pengamat yg bergerak:
Si A pengamat “diam” di bumi & si B pengamat bergerak dalam pesawat dengan kecepatan ½ x kec. cahaya (1/2 c), maka, waktu yang dialami B lebih lambat 1/2 kali daripada yang dialami si A, dst.

Ini rumusnya:
Delta t = delta t’/ akar (1 –(u kuadrat / c kuadrat); di mana delta t adalah waktu relatif yang dicari oleh masings pengamat, delta t’ adalah waktu bergerak masings pengamat, sedangkan “u” adalah kecepatan bergerak pengamat & c adalah kec. Cahaya.

Untuk kasus matahari meledak, saya tidak memberikan contoh “waktu relatif”, melainkan hanya sekedar memberikan ilustrasi saja untuk menunjukkan bahwa “peristiwa masa lalu”,“peristiwa masa kini” & “peristiwa yg akan datang” yg diakui secara sahih saat ini adalah ditentukan / disandarkan pd kec. cahaya, mengingat belum ada satupun obyek yg mampu bergerak secepat cahaya.

Sedangkan masalah “lengkung waktu” yg didiskusikan Freddy & masalah menurut Dexter:“waktu itu terus mengalir menuju masa depan & masa depan ya belum ada, masa depan tergantung apa yg terjadi di masa kini”

Penjelasan:
Dalam awal tercipta jagat raya, seperti kita ketahui “Maha terencana & Maha teratur”, di mana Yang maha Kuasa berada di luar sistem pra universe itu sendiri.
Keadaan awal itu berupa kondisi something yg memiliki massa tak hingga & volume dapat dilambangkan sebagai nol (0).
Ketika volume memuai & massa terdistribusi (ledakan besar), maka, baby universe terbentuk dengan tingkat akurasi di luar nalar segala makhluk yg berakal.(maha akurat)

Pada saat itulah “ujung simpul awal”“Space & Time” terbentuk. Lalu kemanakah simpul ruang & waktu itu menjalar...?
Simpul semesta universe menyebar ke se mua arah. Sedangkan simpul waktu menuju arah masa depan......Namun, massa jagat raya yg memiliki massa yg ukurannya Maha melengkungkan arah jalur waktu, sehingga mencapai tingkat kelengkungan waktu ideal, yaitu melengkung & ujung simpul “awal waktu” bertemu dengan ujung simpul “masa depan”, sehingga terbentuklah suatu lingkaran waktu (masa lalu, masa kini & masa depan)
Semua materi yg menempati space tertentu, tidak dapat menyebrang ke horozon peristiwa lainnya, mengingat terikat oleh Sunatullah (ingat teori relativitas umum einsten)

Lalu bagaimana caranya agar materi dapat menembus waktu sesingkat mungkin (seolah2 melebihi kec. cahaya...?).....
Bayangkan sebuah bola khayal, di mana materi menyusuri waktu konvensional (menurut Sunatullah) merambat mengitari permukaan bola & akan terasa sangat jauh bila materi itu menyusuri permukaan bola seiring waktu konvensional.
Lalu, bagaimana jika materi tsb “ngebor” bola tsb. & masuk melalui lubang hasil pengeboran yg (di asumsikan) tegak lurus. Tentu, materi tsb akan lebih cepat sampai pada yg dituju.
Lalu, apa wujud nyata lubang pengeboran tersebut yg ada di jagat raya nyata....?, Lubang tersebut adalah “Lubang cacing / ulat” & harus memiliki dua pintu. Pintu yg satu adalah tempat masuk yg dinamakan “Black-hole”, & pintu yg satu lagi adalah pintu tempat keluar yg disebut “White-hole”

Lalu...Pintu2 itu terbentuk dari apa...?...Pintu2 itu terbentuk dari bintang yg mati & runtuh terhadap diriya sendiri.

Nah, sekarang, kita / materi dapat seolah2 bergerak melebihi kec cahaya bila melalui wormhole tsb. Lalu, bila kita masuk dari salah satu blackhole yg ada di galaksi kita (bima sakti / milkyway)....Keluarnya akan ke mana....?.... J
Keluarnya akan ke jagat raya yg sama atau ke jagat raya lainnya yg memiliki dimensi waktu yg berbeda dengan tempat kita masuk lubang tsb., maupun memiliki dimensi yg nyaris sama.

Relativitas waktu teori relativitas khusus:
Anggap ada 2 orang yg masing2 memakai arloji di sebuah jagat raya yg hanya terisi oleh 3 objek material yaitu Matahari, si A dan si B. A dpt mengamati arloji B dan demikian juga sebaliknya.

Kasus pertama
Menurut Matahari si A DIAM dan B bergerak LURUS dgn kelajuan TETAP v = 0,8c (80% kelajuan cahaya). A melihat arloji B hanya berdetak 36 detik saat arloji A sendiri sudah berdetak 60 detik, sesuai rumus tB = tA(1 - v^2/c^2)^(1/2) di mana rumus ini adalah rumus yg berlaku di kerangka acuan A.

Tp hukum fisika harus berlaku SAMA bagi kedua orang itu sehingga si B juga melihat arloji A hanya berdetak 36 detik saat arloji B sendiri sudah berdetak 60 detik, sesuai rumus tA = tB(1 - v^2/c^2)^(1/2) di mana rumus ini adalah rumus yg berlaku di kerangka acuan B.

Rumus itu berlaku karena A diam (TIDAK MENGALAMI PERCEPATAN) dan B bergerak lurus dgn kelajuan tetap (TIDAK MENGALAMI PERCEPATAN). Dlm bahasa fisika, HUKUM FISIKA berlaku SAMA bagi semua orang/pengamat yg berada di kerangka acuan INERSIAL (artinya kerangka acuan yg tidak mengalami percepatan). A dan B sama2 mengalami dilatasi waktu (time dilation).

Kasus kedua
Menurut si Matahari si A DIAM sedangkan si B bergerak mengorbit Matahari dgn kelajuan tetap v = 0,8c. Si A melihat arloji B hanya berdetak 36 detik saat arloji A sendiri sudah berdetak 60 detik, sesuai rumus tB = tA(1 - v^2/c^2)^(1/2) di mana rumus ini adalah rumus yg berlaku di kerangka acuan A.

Tp karena B bergerak MELINGKAR mengorbit Matahari maka B mengalami PERCEPATAN sentripetal sedangkan A tetap TIDAK MENGALAMI PERCEPATAN apapun. Dlm hal ini B dikatakan berada dlm kerangka acuan NON-INERSIAL dan A tetap dlm kerangka acuan INERSIAL. Karena itu rumus tadi berlaku bagi A namun tidak lagi berlaku bagi B. Jadi, tiap 60 detik arloji A berdetak, arloji B hanya berdetak 36 detik. Jika B mengorbit Matahari selama 36 tahun (umur B bertambah 36 tahun) maka A mengamati B telah mengelilingi Matahari selama 60 tahun (umur A bertambah 60 tahun). Hanya B yg mengalami dilatasi waktu.

Kasus kedua ini benar2 bisa terjadi dan diterapkan pd perhitungan sinkronisasi jam di satelit2 GPS.

KESIMPULAN: Kalau kita ingin "meloncat" ke masa depan, silakan berputar mengelilingi Bumi dgn kelajuan mendekati kecepatan cahaya ;p

Relativitas waktu teori relativitas umum:
Sebagai contoh, objek material yg berada di ketinggian tertentu dari Bumi akan mengalami percepatan waktu oleh efek dilatasi waktu gravitasional. Waktu yg dialami benda yang lebih jauh dari Bumi (benda yg memiliki potensial gravitasi yg lebih besar) berjalan lebih cepat dibandingkan benda yg lebih dekat dengan Bumi. Efek dilatasi waktu gravitasional diamati pada benda yg mengalami percepatan atau, berdasarkan prinsip kesetaraan (equivalence principle) yg menyatakan bahwa semua kerangka acuan NON-INERSIAL memiliki sebuah medan gravitasi, pada benda yg
berada dlm medan gravitasi benda yg bermassa sangat besar seperti Bumi.
----------
Menurut teori relativitas khusus, satelit yg mengorbit Bumi dgn kelajuan tetap pada ketinggian tertentu akan mengalami perlambatan waktu. Namun karena efek dilatasi waktu gravitasional lebih besar dibandingkan efek dilatasi waktu relativitas khusus, maka jam atom pada satelit akan berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan jam di Bumi. Menurut perhitungan, jam pada satelit2 GPS akan berjalan 38 mikrodetik lebih cepat dibandingkan jam di Bumi tiap harinya. Perbedaan waktu sekecil ini cukup untuk membuat Anda tersasar sejauh 38 mikrodetik × c = 11,4 km! Untuk menghadapi efek relativistik ini, jam pada satelit2 GPS dijalankan dgn frekuensi yg lebih lambat, yaitu 10,22999999543 MHz, dibandingkan jam di Bumi yg dijalankan dgn frek 10,23 MHz (sebuah perbedaan sebesar 0,00457 Hz).

copy from web laen.

kesimpulannya maybe; masa lalu, masa sekarang, dan masa sekarang, ada pada SAAT INI JUGA, berarti masa lalu, masa sekarang dan masa sekarang adalah TIDAK BERBEDA, ADA PADA SAAT INI JUGA,(HINGGA MEMUNGKINKAN KE MASA LALU, ATAU MASA MENDATANG)???
Ketika pada malam hari kita melihat ada cahaya merah menyala dari tempat kejauhan diangkasa, itu merupakan ada planet atau bintang yang hancur dan terbakar habis. saat melihat itu, ternyata(misal) merupakan kejadian 2000 tahun yang lampau, dan baru terlihat oleh manusia dibumi ini pada saat ini...
??? jadi bingung..
CMIIW.FMIIW.

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #1 on: 30 September 2008, 11:15:41 PM »
mungkin pertanyaannya ?? Apakah mungkin ada space travel (perjalanan antar ruang) ?? kalau mengenai waktu... ya jelas sekali ada masa lalu, sekarang dan masa depan... hehehehehehe
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline Semit

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 172
  • Reputasi: 30
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #2 on: 01 October 2008, 12:34:44 AM »
tapi hal ini (Time Travel) ini mustahil dapat dilakukan. karena kalo bisa akan sangat gawat, hukum karma (sebab akibat) menjadi tidak berlaku, karena bisa saja akibat muncul terlebih dulu dan sebabnya belakangan.

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #3 on: 01 October 2008, 09:22:01 AM »
tapi hal ini (Time Travel) ini mustahil dapat dilakukan. karena kalo bisa akan sangat gawat, hukum karma (sebab akibat) menjadi tidak berlaku, karena bisa saja akibat muncul terlebih dulu dan sebabnya belakangan.

hukum sebab akibat tetap berlaku, hanya saja menjadi kacau balau... istilahnya terjadi butterfly effect. Perubahan yang terjadi pada masa lalu, akan mengakibatkan perubahan pada masa mendatang....

Jangankan benar benar bisa time travel, kadang kita sering berpikir, SEANDAINYA DULU SAYA BEGINI... SAYA BEGITU... tentunya yang terjadi sekarang akan berbeda.... betul toh... hehehehehe...

Jangankan time travel, saya masih belum bisa mengingat kehidupan lampau... hehehehehehe
VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline Johsun

  • Sebelumnya Jhonson
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.503
  • Reputasi: -3
  • Gender: Male
  • ??
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #4 on: 01 October 2008, 10:18:25 AM »
kalau mengenai waktu... ya jelas sekali ada masa lalu, sekarang dan masa depan... hehehehehehe

YANG DIMAKSUD MENURUT POST DIATAS, BAHWA (MENURUT FISIKA MEKANIKA QUANTUM) BAHWASANYA MASA LALU, MASA SEKARANG DAN MASA MENDATANG SEBENARNYA "MASIH ADA DAN "SUDAH ADA"
PADA SAAT INI JUGA. "MASA MENDATANG" SEBENARNYA SUDAH TERJADI DAN "SUDAH ADA" DISAAT INI JUGA, WALAU PUN KITA BELUM SAMPAI KE TAHUN 2030. SEBENARNYA TAHUN 2030, SEKARANG SUDAH ADA PADA SAAT INI JUGA.
ATAU TAHUN 2500 / TAHUN 10000 M, SEBENARNYA "SUDAH ADA" PADA SAAT INI, BILA KITA MANUSIA ABAD INI MAMPU MELESAT DENGAN KECEPATAN CAHAYA, MENGELILINGI LENGKUNGAN RUANG ALAM SEMESTA, MAKA SAAT INI KITA DAPAT PERGI KE ABAD 10 / TAHUN 10000 M, SAAT INI JUGA.

« Last Edit: 01 October 2008, 10:20:39 AM by JHONSON »
CMIIW.FMIIW.

Offline Hendra Susanto

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.198
  • Reputasi: 205
  • Gender: Male
  • haa...
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #5 on: 01 October 2008, 10:19:28 AM »
:))

Offline thioboeki

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 122
  • Reputasi: 5
  • Dimana ada Kebahagian disitu ada Penderitaan,,
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #6 on: 01 October 2008, 11:01:03 AM »
otak saya heng mikir yg satu ini,,,
Dimana ada Kebahagian disana ada Penderitaan,,

Offline dilbert

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.935
  • Reputasi: 90
  • Gender: Male
  • "vayadhamma sankhara appamadena sampadetha"
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #7 on: 01 October 2008, 12:11:13 PM »
kalau mengenai waktu... ya jelas sekali ada masa lalu, sekarang dan masa depan... hehehehehehe

YANG DIMAKSUD MENURUT POST DIATAS, BAHWA (MENURUT FISIKA MEKANIKA QUANTUM) BAHWASANYA MASA LALU, MASA SEKARANG DAN MASA MENDATANG SEBENARNYA "MASIH ADA DAN "SUDAH ADA"
PADA SAAT INI JUGA. "MASA MENDATANG" SEBENARNYA SUDAH TERJADI DAN "SUDAH ADA" DISAAT INI JUGA, WALAU PUN KITA BELUM SAMPAI KE TAHUN 2030. SEBENARNYA TAHUN 2030, SEKARANG SUDAH ADA PADA SAAT INI JUGA.
ATAU TAHUN 2500 / TAHUN 10000 M, SEBENARNYA "SUDAH ADA" PADA SAAT INI, BILA KITA MANUSIA ABAD INI MAMPU MELESAT DENGAN KECEPATAN CAHAYA, MENGELILINGI LENGKUNGAN RUANG ALAM SEMESTA, MAKA SAAT INI KITA DAPAT PERGI KE ABAD 10 / TAHUN 10000 M, SAAT INI JUGA.



wah... kalau teori seperti ini berarti waktu itu cingular (berputar) dan tidak satu arah.
Yang sdr.Johnson post diawal bahwa apa yang "TERLIHAT" pada saat ini (misalnya dengan penelitian teropong langit), adalah "CAHAYA"/INFORMASI yang dikirimkan dari waktu yang lampau, itu SANGAT TEPAT.

Tetapi bukan apa "YANG TERJADI" di luar sana "SEKARANG" ini adalah berasal dari waktu yang akan datang.

Kemudian mengenai jam atom yang menyimpang ketika satelit ber-revolusi bumi itu juga bisa diterima karena mengapa ?? Karena yang namanya masih ATOM, masih harus sesuai dengan kaidah kaidah hukum fisika, jadi jam atom itu bisa menyimpang.

Apa yang kita definisikan sebagai SATUAN WAKTU adalah berdasarkan apa yang di-konvensikan berdasarkan hukum hukum fisika relatif terhadap semua yang terjadi di bumi ini. Misalnya 1 hari bumi itu secara umum dikatakan sebagai rotasi 1 putaran penuh bumi. Tetapi bandingkan dengan rotasi planet planet lain, tentunya berbeda dengan rotasi bumi. Apakah definisi SATUAN WAKTU 1 hari bumi akan sama dengan planet planet lainnya, tentu tidak.

VAYADHAMMA SANKHARA APPAMADENA SAMPADETHA
Semua yang berkondisi tdak kekal adanya, berjuanglah dengan penuh kewaspadaan

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #8 on: 01 October 2008, 02:58:54 PM »
Yang kita sebut sebagai "waktu" dengan ukuran detik, menit, jam, dan seterusnya sebenarnya hanyalah kesepakatan konvensional (senada dengan bro dilbert). Waktu dianggap kuantitatif berdasarkan perhitungan mekanistis. Hal ini sebenarnya tidak "nyata" dan bisa mengundang perbedaan karena sifatnya yang memerlukan persetujuan. Namun berguna dalam taraf komunikasi.

Sebagai contoh:

A. Sebagian manusia "setuju" bahwa masa satu tahun adalah 1 kali bumi mengelilingi matahari.
B. Sebagian yang lain "setuju" bahwa satu tahun adalah 12 kali bulan mengelilingi bumi. (yang notabene mempunyai jumlah "hari" (ini adalah konvensi yang lain lagi, yaitu satu kali bumi berputar pada porosnya) lebih sedikit dibanding satu kali bumi mengelilingi matahari).

Jadi, misalnya si A dan B lahir pada saat yang bersamaan,umur si A akan selalu lebih muda daripada si B karena perbedaan konvensi mengenai apa yang di sebut 1 tahun. Jadi si A tidak perlu mengadakan perjalanan ruang angkasa untuk bisa menjadi lebih muda daripada si B. Dan si A akan selalu dan selalu lebih muda dari si B. (dengan catatan menggunakan perbedaan perhitungan satu tahun, apabila si A dan B akhirnya sepakat pada salah satu konvensi, jelas, mereka berumur sama)

Selain itu, waktu sebagai kuantitatif berarti dapat diukur dan dibagi-bagi sehingga dapat dipisah dari ukuran yang satu dengan yang lainnya yang masing-masing dapat dipandang terpisah dari lainnya. Oleh karena itulah waktu terbagi menjadi masa lalu, sekarang dan masa depan. Bahkan dikarenakan penggunaan satuan ukuran waktu dapat dibagi-bagi menjadi bagian-bagian kecil yang saling terpisah satu sama lain. Contoh 3 menit yang lalu dengan semenit yang lalu.

Diatas adalah contoh waktu kuantitatif.

Namun sebenarnya waktu itu "tidak ada".

Yang "ada" sebenarnya hanya "saat ini", masa lalu hanyalah kenangan, masa depan adalah impian. Jadi yang "ada" sebenarnya hanyalah aliran proses yang sebenarnya mustahil untuk dibagi-bagi, yang “ada” adalah kelanjutan / kontinuitas yang mengalir terus menerus.
 
Sebagai contoh :

Masa lalu:
pada saat kita menyebutkan kata "saat ini", tepat pada saat kita selesai mengucapkan kata "saat ini" kejadian pengucapan kata "saat ini" tadi sudah menjadi masa lalu, “saat sekarang” selalu berubah menjadi masa lalu kenangan yang sudah tidak nyata lagi.

Masa depan:
Sebaliknya apabila kita membayangkan diri kita akan menyebutkan kata "saat ini" dan kita ingin mengucapkan kata "saat ini", keinginan dan bayangan ini merupakan "masa depan" yang masih dalam kapasitas "impian", tidak "nyata". Kemudian kita melakukan keinginan tadi, yaitu mengucapkan kata "saat ini". Masa depan tadi sudah menjadi "saat ini", dan celakanya setelah kata tadi selesai diucapkan, pengucapan tadi sudah menjadi masa lalu atau kenangan yang sudah tidak "nyata" lagi.

Jadi, yang ada hanyalah "saat ini". Suatu aliran yang mengalir tak terpisah satu sama lain. Saat ini… saat ini….saat ini….saat ini………….dst.

Dalam konteks Buddhisme, keadaan saat ini merupakan cerminan dari masa lampau dan merupakan potensi untuk masa depan. Artinya masa sekarang terbentuk oleh aliran masa lalu yang membawa potensi untuk masa depan yang nantinya akan menjadi masa sekarang dan masa lalu juga begitu seterusnya. Hal ini dapat dihubungkan dengan konsep hukum kamma.

Pada saat membayangkan tumimbal lahir, saya pernah terbayang seperti ini:
Pada saat (waktu kuantitatif) 10000 tahun yang lalu, entah sebagai mahluk apapun, pada saat itu, yaitu "saat ini" 10000 tahun yang lalu, adalah sama seperti "saat ini" sekarang ini.
"Saat ini" sekarang ini,  merupakan masa depan bagi 10000 tahun yang lalu yang tidak nyata pada waktu itu karena masih berupa impian.

Kemudian saya membayangkan 10000 tahun ke depan yang belum terjadi (entah terlahir sebagai mahluk apapun), katakanlah masa depan/impian. "Saat ini" 10000 tahun kedepan pun akan menjadi sama dengan "saat ini" sekarang ini dan seketika akan menjadi masa lalu juga.

Akhirnya tidak perlu menggunakan 10000 tahun untuk mengenali "waktu" tidak ada, cukup gunakan ukuran 1 detik. Sedetik yang lalu adalah "masa lalu", sedetik yang akan datang adalah masa depan, keduanya tidak nyata dalam konteks "kekinian", yang cilakanya "kekinian" ini tidak kekal, selalu mengalir tak terputus dan berubah-ubah.

Jadi, untuk menjawab pertanyaan  Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga menjadi tidak pas karena yang ada hanyalah kekinian, saat ini, sekarang. Masa lalu dan akan datang “tidak nyata”.

Di dalam meditasi, trutama meditasi konsentrasi sebagai contoh meditasi pernapasan, pada saat pikiran terkonsentrasi dengan menyadari nafas, pada saat itulah meditator benar-benar berada di dalam kekinian tanpa terhanyut di masa lalu maupun masa depan yang tidak “nyata”. Ingatan yang merupakan produk masa lalu dan bentuk-bentuk pikiran tidak terdapat pada saat pikiran terkonsentrasi. Konsentrasi inilah yang diharapkan untuk mempertajam sati (perhatian kewaspadaan) yang dapat mengantar seseorang untuk melihat segala sesuatu sebagaimana adanya. Dengan kata lain selalu sadar pada "saat ini".

kalau mengenai waktu... ya jelas sekali ada masa lalu, sekarang dan masa depan... hehehehehehe

YANG DIMAKSUD MENURUT POST DIATAS, BAHWA (MENURUT FISIKA MEKANIKA QUANTUM) BAHWASANYA MASA LALU, MASA SEKARANG DAN MASA MENDATANG SEBENARNYA "MASIH ADA DAN "SUDAH ADA"
PADA SAAT INI JUGA. "MASA MENDATANG" SEBENARNYA SUDAH TERJADI DAN "SUDAH ADA" DISAAT INI JUGA, WALAU PUN KITA BELUM SAMPAI KE TAHUN 2030. SEBENARNYA TAHUN 2030, SEKARANG SUDAH ADA PADA SAAT INI JUGA.
ATAU TAHUN 2500 / TAHUN 10000 M, SEBENARNYA "SUDAH ADA" PADA SAAT INI, BILA KITA MANUSIA ABAD INI MAMPU MELESAT DENGAN KECEPATAN CAHAYA, MENGELILINGI LENGKUNGAN RUANG ALAM SEMESTA, MAKA SAAT INI KITA DAPAT PERGI KE ABAD 10 / TAHUN 10000 M, SAAT INI JUGA.



Masa depan dalam hubungan dengan masa sekarang hanyalah sebatas "potensi". Apabila masa depan sudah ada pada masa kini hal ini menunjukkan suatu determinisme, sesuatu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan masa depan sebagai suatu potensi, bukan menunjukkan hal yang pasti terjadi tetapi sangat mungkin terjadi hal yang berbeda dari potensinya.

Namun apabila perjalanan waktu benar2 dapat terjadi, hal ini tetap tidak berpengaruh terhadap "kekinian" orang yang menjalani perjalanan waktu ini. Sebab yang "ada" tetap hanyalah 'saat ini" orang tersebut.

"Dulu" saya sempat terjebak dengan konsep keabadian, saya pernah merasa bahwa keabadian sebenarnya sudah ada, yaitu pada "saat ini". Tentunya tidak perlu penjelasan panjang lebar untuk menyatakan pandangan salah ini. ;D

Begitulah kira-kira pandangan sementara yang saya maklumi mengenai waktu, masa lalu, masa sekarang, dan masa depan.
yaa... gitu deh

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.107
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #9 on: 03 October 2008, 02:19:22 PM »
waktu yang berlalu mana bisa kembali lagi

Offline naviscope

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.084
  • Reputasi: 48
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #10 on: 03 October 2008, 02:27:26 PM »
DE JAVU

;D
Tinggalkan masa lalu, lepaskan beban akan masa depan, tidak terikat dengan yang sekarang maka kamu akan merasakan kedamain batin.

Leave the past alone, do not worry about the future, do not cling to the present and you will achieve calm.

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.107
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #11 on: 03 October 2008, 04:31:07 PM »
lah dejavu kan merasakan misal nya dari mimpi dll bukan badan kita yang ada di masa depan tapi pikiran kita yang ada di masa depan, kan pikiran kita bisa berkelana kemana mana.

memang seolah olah kita ada di masa depan toh itu pikiran kita yang berada pada masa depan

Offline Kang_Asep

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 528
  • Reputasi: -14
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Apakah Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Mendatang Ada Pada Saat Ini Juga
« Reply #12 on: 04 January 2012, 08:41:24 AM »
masa lalu, masa sekarang dan masa depan ada saat ini juga.

ilustrasinya kehidupan ini seperti setumpuk gambar kartun. ketika gambar kartun itu dibuka satu persatu dengan cepat seperti dalam teknik pembuatan film kartun, maka gambar itu tampak hidup dan bergerak. si pengamat (Pudgala) sebenarnya tidak berubah. tidak bergerak dari masa lalu ke masa sekarang, maupun ke masa depan. dia tidak terikat oleh ruang dan waktu. karena ruang dan waktu itu sendiri hanya ada di dalam rangkaian gambar tadi. karena kesadaran (citta) diepenuhi dengan rangakaian gambar itu maka tercipta kesadaran masa lalu, masa sekarang dan masa depan.

si pengamat tidak dapat kembali ke masa lalu, karena pudgala tidak bergerak ke depan atau ke belakang. sedangkan alam semesta ini terus bergerak ke arah yang sama. Tapi ketika kesadaran terlepas dari ikatan ruang dan waktu, maka kesadaran dapat menyentuh masa lalu, saat ini dan masa depan secara setara dan bersamaan. adapun materi yang terlempar ke masa lalu atau masa depan, sebenarnya bukan materi itu yang terlempar, tapi kesadaran.

Sumber : A. Rochman, FILSAFAT,  No.12270

Offline Shasika

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.152
  • Reputasi: 101
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Masa lalu kita baik atau buruk akan terlihat dari kehidupan kita sekarang apakah kita menderita atau bahagia, bila kita menderita karena kekurangan secara finansial maka berarti masa lalu kita kurang berdana, sehingga tumpukan kebajikan kita masih kurang utk kecukupan finansial, jika kita umur pendek berarti masa lalu kita melakukan pembunuhan, bila kita kaya raya, cantik, berkuasa (Ratu misalnya) berarti masa lalu kita dulu kita banyak menumpuk kebajikan.

Masa sekarang kita jahat maka kita akan menderita pula di masa sekarang, misal korupsi, maka kita masuk penjara, masa sekarang kita baik, maka kita selalu ditolong orang ketika sedang kesulitan.

Masa depan kita bahagia atau menderita akan terlihat dari sekarang, dengan kita selalu meningkatkan kebajikan maka kita bisa berharap terlahir lagi sbg manusia dg kehidupan yang bahagia dikelahiran mendatang.
« Last Edit: 12 May 2013, 11:08:07 PM by Shasika »
I'm an ordinary human only