//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?  (Read 27176 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« on: 14 July 2011, 03:10:57 PM »
Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?



Pertama kau muncul di hadapan orang orang Jahudi. Kau suruh mereka, "jangan sembah Allah lain selain Dirimu!" Beribu ribu tahun Kau hadir di hati banyak umatmu yang Jahudi.

Tapi tidak di tempat lain. Di tempat lain Kau absen Tuhan. Kau tidak muncul di manapun selain di tempat tempat orang Jahudi.

Lalu kemudian muncul dari Nazareth,  Kristus yang juga Tuhan. Bahkan Dia berkata, tak ada orang yang bisa masuk ke kerajaan sorga tanpa melalui Dia.

Nah.... Bingung.com. Sudah ada 2 agama. Jahudi dan kr****n. Dua-duanya punya Tuhan yang katanya sama. YHWH, Yahwe atau apalah. Pokoknya Tuhan satu. Agamanya yang sudah dua.

Belum cukup.

Muncul lagi Tuhan di Arab. Kali ini dengan nama Allah SWT. Tuhan yang sama. Tuhannya Ibrahim atau Abraham. Tuhan Yang Esa. Apakah Kau mau menyampaikan pesan bahwa "Silahkan pilih agamamu apa saja, Tuhannya tetap Saya kok!"

Tapi ini kontradiksi dengan Jangan ada Illah lain selain Aku. Atau Tiada Tuhan Selain Allah. Tuhan yang satu.

Akibatnya umat-umat penyembahMu itu bunuh bunuhan, pak Tuhan.

Makanya, maaf supaya terlihat akrab, saya tanya langsung saja, "Hoi Tuhan, Agamamu Sebenarnya Apa Sih?"

Jawab dong, hitung-hitung bantu John Lennon kampanye perdamaian dunia.

Sumber: Traktor Lubis
« Last Edit: 15 July 2011, 09:10:12 AM by Sumedho »
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #1 on: 14 July 2011, 03:27:24 PM »
 :)) :)) :)) :)) :)) :)) :)) :hammer:
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline 4nch1

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 152
  • Reputasi: 5
  • Gender: Female
  • Semoga semua mahluk hidup berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #2 on: 14 July 2011, 06:06:25 PM »
wah lucu hahahaha ;D :)) :)) :))
belajar dari masa lalu untuk menempuh masa depan...

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #3 on: 14 July 2011, 06:11:35 PM »
Agamanya Lontong Sayor x.
 :yes: :yes:

Offline kullatiro

  • Sebelumnya: Daimond
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.117
  • Reputasi: 95
  • Gender: Male
  • Ehmm, Selamat mencapai Nibbana
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #4 on: 14 July 2011, 09:03:29 PM »
"lohh, wa bikin banyak kan karena biar telur di dalam satu keranjang tidak pecah/busuk semuanya" gitu kali yahh jawaban tuhan.

lagian kalau lihat alkitab tuhan tidak menyuruh rasul petrus untuk pergi kesetiap daerah untuk mengabarkan injil.

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #5 on: 15 July 2011, 07:56:02 AM »
bro sumedho, itu tulisan bukan hasil karya saya lho.  Emangnya gak apa2 kalo tidak mencantumkan sumbernya?
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline dipasena

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Sudah Meninggal
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #6 on: 15 July 2011, 08:03:15 AM »
agama ku adalah agama bapa di surga, agama kerajaan allah dan aku lah allah bapa disurga.... nah loh +bingung toh...

=))

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #7 on: 15 July 2011, 08:23:45 AM »
Bro medho, itu tulisan adalah hasil karya traktor lubis, dan dia merasa keberatan kalo tidak dicantumkan asal sumbernya.

Jika tidak diperbolehkan menulis asal sumber tulisan, mohon dihapus saja thread ini.  Ntar gak enak ama pemiliknya, dikira gw nyolong tulisannya lagi.
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #8 on: 15 July 2011, 09:01:15 AM »
mohon maaf, tapi apakah DragonHung=Traktor Lubis?

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #9 on: 15 July 2011, 09:10:31 AM »
"lohh, wa bikin banyak kan karena biar telur di dalam satu keranjang tidak pecah/busuk semuanya" gitu kali yahh jawaban tuhan.

lagian kalau lihat alkitab tuhan tidak menyuruh rasul petrus untuk pergi kesetiap daerah untuk mengabarkan injil.

Mark 16:15
(15) And He said to them, Go into all the world and preach and publish openly the good news (the Gospel) to every creature [of the whole human race].

(15) Dan berkatalah Ia kepada mereka, pergilah ke seluruh dunia dan khotbahkan dan umumkan secara terbuka kabar baik (Injil) kepada setiap makhluk [umat manusia].


Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #10 on: 15 July 2011, 09:29:47 AM »
mohon maaf, tapi apakah DragonHung=Traktor Lubis?

bukan!  Traktor lubis, teman di real life saya, kakak kelas waktu sekolah sma dulu
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #11 on: 17 July 2011, 11:17:03 PM »
Bro medho, itu tulisan adalah hasil karya traktor lubis, dan dia merasa keberatan kalo tidak dicantumkan asal sumbernya.

Jika tidak diperbolehkan menulis asal sumber tulisan, mohon dihapus saja thread ini.  Ntar gak enak ama pemiliknya, dikira gw nyolong tulisannya lagi.
bilangin si traktor lubis ..... judul jangan nyontek punya orang
Spoiler: ShowHide



  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #12 on: 18 July 2011, 12:42:45 AM »
bro sumedho, itu tulisan bukan hasil karya saya lho.  Emangnya gak apa2 kalo tidak mencantumkan sumbernya?
sudah ketebak itu traktor, btw , traktor lubis laki2 atau perempuan ? :D
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.553
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #13 on: 18 July 2011, 05:33:48 AM »
sudah ketebak itu traktor, btw , traktor lubis laki2 atau perempuan ? :D

kalau bisa posting fotonya disini kan lebih mantep... bisa dicocokan dgn nama dia....
apa size nya juga spt traktor ?
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #14 on: 18 July 2011, 06:38:00 AM »
sudah ketebak itu traktor, btw , traktor lubis laki2 atau perempuan ? :D

Laki-laki
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #15 on: 18 July 2011, 06:43:11 AM »
kalau bisa posting fotonya disini kan lebih mantep... bisa dicocokan dgn nama dia....
apa size nya juga spt traktor ?

Kalau bro johan3000 punya sentimen pribadi dengan traktor lubis silahkan lanjutkan saja di blognya dia [Blog TraktorLubis]

Disana mau ngejunk atau mau maki2, bebas kok.  Ada fotonya juga disana kalau mau.


[mod]Link ke forum/media diskusi lain sebaiknya tidak dicantumkan.[/mod]
« Last Edit: 18 July 2011, 09:14:49 AM by Kainyn_Kutho »
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #16 on: 18 July 2011, 08:54:35 AM »
Kalau bro johan3000 punya sentimen pribadi dengan traktor lubis silahkan lanjutkan saja di blognya dia [Blog TraktorLubis]

Disana mau ngejunk atau mau maki2, bebas kok.  Ada fotonya juga disana kalau mau.


wah ada anggaran utk dana kampanya gak nih?
« Last Edit: 19 July 2011, 08:50:32 AM by Kainyn_Kutho »

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #17 on: 18 July 2011, 10:30:12 AM »
 

wah ada anggaran utk dana kampanya gak nih?

Gak ada ko Indra, sukarela kok.  Sekedar bantu teman aja.
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #18 on: 18 July 2011, 12:48:41 PM »
Laki-laki

kalau ya dia laki2 kenapa dia berbohong di FB dan dia mengaku jika dia adalah perempuan bukan laki2 yang selama ini dia akui... jadi apakah orang yang berbohong dapat dipercaya kata2nya?  coba anda lihat di BEBAS DIALOG AGAMA BUDDHA di fb dan bro shaceng dan bro yudi juga melihat dia mengakui diri sebagai perempuan  :)

Quote
Bodo Satva kalian ini seperti orang tidak bersekolah saja, tidak mengenal etika.
Sabtu pukul 12:00 · Suka

Traktorwati Lubis mas yang tidak kenal etika, ngusir ngusir wanita seperti saya....
Sabtu pukul 12:02 · Suka
« Last Edit: 18 July 2011, 12:56:16 PM by wang ai lie »
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #19 on: 18 July 2011, 12:57:45 PM »
Terakhir kali ketemu sih masih laki2, ntah kalau sekarang yah udah operasi kelamin juga gak tahu. :) :) :)

Coba aja tanya langsung ke orangnya.
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #20 on: 18 July 2011, 01:00:44 PM »
Terakhir kali ketemu sih masih laki2, ntah kalau sekarang yah udah operasi kelamin juga gak tahu. :) :) :)

Coba aja tanya langsung ke orangnya.

saya hanya bertanya ke bro dragon saja, itu sudah cukup bagi saya, kejujuran modal utama untuk segala hal. dari hal ini saya cukup bisa menilai , seperti apa traktor lubis :)
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Sunyata

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.082
  • Reputasi: 52
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #21 on: 18 July 2011, 07:50:21 PM »
[at] Om Indra
Di quotingan om indra masih ada linknya lho, om. Di edit sudah gak bisa ya? ;D

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #22 on: 18 July 2011, 07:57:40 PM »
[at] Om Indra
Di quotingan om indra masih ada linknya lho, om. Di edit sudah gak bisa ya? ;D

ehhh...klonengan komentar ... apa kabar mbah kloneng :))
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #23 on: 18 July 2011, 08:24:25 PM »
Gitu aja kok repot! (Gus Dur  Mode On)

kenapa Anda tidak bercermin pada agama Buddha sendiri? sang Buddha tidak pernah menyatakan bahwa ajaran yang diajarkannya itu disebut agama Buddha. tapi bila sekarang disebut agama Buddha itu konsekuensi logis, karena yang membabarkannya adalah sang Buddha. tetapi kenapa umat tidak menyebutnya Agama Sidhartha?

tidak puas dengan nama Agama Buddha, umat inipun menambahkannya dengan Theravada dan Mahayana.

Demikian pula dengan agama samawi, Allah, Rasul dan Nabi tidak pernah menamakan apa yang diajarkannya sebagai Yahudi, kr****n dan Islam.

umat manamakan agama Yahudi karena ajaran Musa diteruskan oleh salah satu pengikutnya yang terkenal bernama Yahuda. dan agama kr****n merupakan konsekuensi dari penyebar ajarannya bernama Kristus. sedangkan istilah Islam diambil dari istilah yang menajdi intisari ajarannya yaitu "melepaskan keterikatan duniawi"

Offline DragonHung

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 963
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #24 on: 18 July 2011, 08:28:16 PM »
Gitu aja kok repot! (Gus Dur  Mode On)

kenapa Anda tidak bercermin pada agama Buddha sendiri? sang Buddha tidak pernah menyatakan bahwa ajaran yang diajarkannya itu disebut agama Buddha. tapi bila sekarang disebut agama Buddha itu konsekuensi logis, karena yang membabarkannya adalah sang Buddha. tetapi kenapa umat tidak menyebutnya Agama Sidhartha?

tidak puas dengan nama Agama Buddha, umat inipun menambahkannya dengan Theravada dan Mahayana.

Demikian pula dengan agama samawi, Allah, Rasul dan Nabi tidak pernah menamakan apa yang diajarkannya sebagai Yahudi, kr****n dan Islam.

umat manamakan agama Yahudi karena ajaran Musa diteruskan oleh salah satu pengikutnya yang terkenal bernama Yahuda. dan agama kr****n merupakan konsekuensi dari penyebar ajarannya bernama Kristus. sedangkan istilah Islam diambil dari istilah yang menajdi intisari ajarannya yaitu "melepaskan keterikatan duniawi"

Jadi . . . . . . Tuhan! Agamamu sebenarnya apa sih?
Banyak berharap, banyak kecewa
Sedikit berharap, sedikit kecewa
Tidak berharap, tidak kecewa
Hanya memperhatikan saat ini, maka tiada ratapan dan khayalan

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #25 on: 18 July 2011, 08:34:22 PM »
Jadi . . . . . . Tuhan! Agamamu sebenarnya apa sih?

Dalam Bhagavad Gita, Tuhan berfirman, "Wahai Arjuna, di tiga alam ini, kendatipun aku tidak memperkenalkan diri, tapi tidak ada satu makhlukpun yang tidak mengenal aku. Segala agama, Akulah yang mengajarkannya, Atheis sekalipun."

jadi, agama Tuhan itu tidak ada namanya. terserah kamu mau menamakannya apa.

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #26 on: 18 July 2011, 10:19:25 PM »
Dalam Bhagavad Gita, Tuhan berfirman, "Wahai Arjuna, di tiga alam ini, kendatipun aku tidak memperkenalkan diri, tapi tidak ada satu makhlukpun yang tidak mengenal aku. Segala agama, Akulah yang mengajarkannya, Atheis sekalipun."

jadi, agama Tuhan itu tidak ada namanya. terserah kamu mau menamakannya apa.


musavada :|


Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #27 on: 19 July 2011, 07:19:32 PM »
Dalam Bhagavad Gita, Tuhan berfirman, "Wahai Arjuna, di tiga alam ini, kendatipun aku tidak memperkenalkan diri, tapi tidak ada satu makhlukpun yang tidak mengenal aku. Segala agama, Akulah yang mengajarkannya, Atheis sekalipun."

jadi, agama Tuhan itu tidak ada namanya. terserah kamu mau menamakannya apa.

Saya mau ngasih nama agama lontong sayur boleh kan?  :whistle: :whistle:

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #28 on: 20 July 2011, 02:51:55 PM »
Quote from: jin mabok
Saya mau ngasih nama agama lontong sayur boleh kan?

silahkan, boleh saja. tidak ada yang melarang kok.

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #29 on: 20 July 2011, 03:13:10 PM »
silahkan, boleh saja. tidak ada yang melarang kok.

Tapi pada kenyataannya tidak begitu loh.
Coba saja bro meneriakkan agama yg sedang bro anut ini sbg agama lontong sayur di depan para pemuka agama bro.
Kemungkinan terburuk yg dapat saya prediksikan adalah bro bakal d kurban.
Aw aw.

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #30 on: 20 July 2011, 03:38:13 PM »
Tapi pada kenyataannya tidak begitu loh.
Coba saja bro meneriakkan agama yg sedang bro anut ini sbg agama lontong sayur di depan para pemuka agama bro.
Kemungkinan terburuk yg dapat saya prediksikan adalah bro bakal d kurban.
Aw aw.

begitu juga agama Buddha, sang buddha tidak memberi nama ajarannya dengan "Agama Buddha". tapi sekrang kalo saya bilang agama yang dianut kawan-kawan di forum ini adalah agama Lontong Sayur, pasti mereka juga marah.

jadi, kalo mau ngasih nama baru, harus cari pengikut baru dulu. ajarakan agama Buddha versi anda yang agak beda dikit, trus kasih bilan ke mereka, "ini adalah agama lontng sayur". namanya juga pengikut, pasti ngikut aja dibilangin apa juga. agama tuhan juga seperti itu.

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #31 on: 20 July 2011, 09:07:09 PM »

begitu juga agama Buddha, sang buddha tidak memberi nama ajarannya dengan "Agama Buddha". tapi sekrang kalo saya bilang agama yang dianut kawan-kawan di forum ini adalah agama Lontong Sayur, pasti mereka juga marah.

jadi, kalo mau ngasih nama baru, harus cari pengikut baru dulu. ajarakan agama Buddha versi anda yang agak beda dikit, trus kasih bilan ke mereka, "ini adalah agama lontng sayur". namanya juga pengikut, pasti ngikut aja dibilangin apa juga. agama tuhan juga seperti itu.

Jaka sembung bawa botol
Gak nyambung tolol.
Peace ya bung. Lol.

1 kesimpulan ku dari diskusi singkat kita adalah bro penganut agama lontong sayur. That's all!
*seperti yg bro blg, boleh dinamakan apa saja

Pusing ah.
Gak penting bgt diskusi ama bro.
Tapi thx untuk waktu bro yg udah mau berdiskusi dgn aku.
Aku mau belajar dulu, bsk ada ujian di sekolah.
Doain aku sukses yaa.
Thx!
 ;D

Offline Sunyata

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.082
  • Reputasi: 52
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #32 on: 20 July 2011, 10:32:22 PM »
Quote from: Jin
Jaka sembung bawa botol
Gak nyambung tolol.
Peace ya bung. Lol.
=))

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #33 on: 21 July 2011, 01:56:26 PM »
enak sekali mengejek dan bilang tolol. tidak mengerti, beratnya karma buruk yang akan menimpa kita akibat ucapan yang tidak baik.

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #34 on: 21 July 2011, 02:28:45 PM »
menurut pengamatan saya, sebagian dari penyakit kolesterol, penyakit jantung, mag dan penyakit kepala merupakan buah karma dari akumulasi ucapan-ucapan buruk dan tidak menyenangkan orang lain. beberapa hari ini saya sering merenungi, bahwa ucapan-ucapan buruk itu tidak hanya menyakiti perasaan orang lain, tapi juga menyebabkan penyakit pada diri orang lain, lebih dari itu kata-kata yang tidak menyenangkan bisa membunuh orang lain. kesadaran seperti itu muncul dalam meditasiku. oleh karena itu, saya bertekad untuk mengurangi bahkan sampai menghilangkan kebiasaan saya berkata-kata buruk dan tidak menyenangkan orang lain, demi kebahagiaanku sendiri di saat ini dan juga di masa yang akan datang.

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #35 on: 21 July 2011, 02:34:06 PM »
teori kosong :whistle:
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline andry

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.118
  • Reputasi: 128
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #36 on: 21 July 2011, 02:41:38 PM »
hehehe...
Samma Vayama

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #37 on: 21 July 2011, 03:01:36 PM »
teori kosong :whistle:

menurut saya, akan lebih baik bila anda menulis kalimat "semoga anda dapat merealisikan niat baik anda".

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #38 on: 21 July 2011, 03:05:04 PM »
menurut saya, akan lebih baik bila anda menulis kalimat "semoga anda dapat merealisikan niat baik anda".
menurut saya juga lebih baik anda tidak menjadi reaktif karena 1 tulisan..
begitu cepat anda merespon sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan anda..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #39 on: 21 July 2011, 03:09:02 PM »
menurut saya juga lebih baik anda tidak menjadi reaktif karena 1 tulisan..
begitu cepat anda merespon sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan anda..


saya tidak menginginkan apa-apa bro Forte, kecuali saya ingin membalas hal yang menurut saya kurang baik dengan hal yang baik menurut saya. saya memang reaktif, tapi reaksi saya adalah menyarankan apa yang baik menurut pandangan saya. apakah saran saya kepada wang ai lie itu buruk?

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #40 on: 21 July 2011, 03:19:02 PM »
saya tidak menginginkan apa-apa bro Forte, kecuali saya ingin membalas hal yang menurut saya kurang baik dengan hal yang baik menurut saya. saya memang reaktif, tapi reaksi saya adalah menyarankan apa yang baik menurut pandangan saya. apakah saran saya kepada wang ai lie itu buruk?
menyarankan yang baik tentu tidak menjadi masalah..
namun menyarankan dengan pandangan yang kabur.. itu yang menjadi masalah..
ada baiknya sebelum anda menyarankan sesuatu yang baik.. anda menyarankan kepada diri anda sendiri untuk membenarkan pandangan kabur anda dulu..

bagaimana bisa menuntun orang kalau sendiri saja pandangan burem.. (gw gak mau pake kata buta, karena saya yakin bro matanya burem.. kalau buta udah susah diobati.. kalau burem.. bro cukup membilas mata kalau bro mau)

begitulah kira2..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #41 on: 21 July 2011, 03:29:12 PM »
menyarankan yang baik tentu tidak menjadi masalah..
namun menyarankan dengan pandangan yang kabur.. itu yang menjadi masalah..
ada baiknya sebelum anda menyarankan sesuatu yang baik.. anda menyarankan kepada diri anda sendiri untuk membenarkan pandangan kabur anda dulu..

bagaimana bisa menuntun orang kalau sendiri saja pandangan burem.. (gw gak mau pake kata buta, karena saya yakin bro matanya burem.. kalau buta udah susah diobati.. kalau burem.. bro cukup membilas mata kalau bro mau)

begitulah kira2..


kalo bro forte punya pandangan yang bijaksana untuk menasihati saya, silahkan babarkan di sini!

semoga saya tidak tertarik untuk menulis kata-kata apapun yang kiranya tidak menyenangkan anda. karena saya telah melihat dengan jelas "bahaya mengerikan" akibat dari selalu membuat kata-kata tidak menyenangkan orang lain.

saya hanya ingin menjelaskan, bahwa saya tidak takut dimusuhi, tidak takut diasingkan, tidak khawatir dengan hukuman brahmadanda, tetapi kebiasaan menulis kata-kata yang tidak menyenangkan orang lain merupakan hambatan yang luar biasa di dalam meditasi saya. konsentrasi sulit berkembang, pencerahan sulit tercapai, dan itu akibat kata-kata buruk yang sering saya kemukakan. di situlah saya melihat bahaya. oleh karena itu di dalam diskusi ini, saya mencoba belajar untuk menjadi lebih baik. saya sadar, bahwa saya memiliki banyak kekuarangan, memiliki banyak keburukan yang jumlahnya mungkin lebih dari yang anda perkirakan. tapi apakah karena saya banyak kekurangan, berarti saya tidak boleh memberikan saran yang baik pada orang lain ?

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #42 on: 21 July 2011, 03:35:37 PM »
saya rasa apa yang saya sampaikan cukup jelas ya bro..
saya rasa juga anda juga pasti mengerti..
ya semua berbalik lagi kepada anda..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #43 on: 21 July 2011, 03:35:44 PM »
Kalau mau memberi kebaikan pada orang lain, sebaiknya terlebih dulu membenahi diri sendiri. Jangan pakai teori sendiri, bikin pandangan campur-campur, keras kepala walau sudah dinasihati, tapi mau 'menggurui' orang lain.

Juga tidak perlu memaksakan diri mengubah orang lain. Seseorang bisa terbimbing dan membimbing adalah juga masalah kecocokan. Jangan berpikiran semua orang mesti cocok dengan cara kita sendiri.


Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #44 on: 21 July 2011, 03:42:32 PM »
saya tau, anda semua tidak menyukai saya. dan saya terima semua yang anda katakan kepada saya. itu adalah buah karma saya sendiri. bila ada hal-hal baik dan benar yang anda sampaikan, semoga saya bisa memahaminya dan bisa membuat saya lebih baik.

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #45 on: 21 July 2011, 03:46:32 PM »
enak sekali mengejek dan bilang tolol. tidak mengerti, beratnya karma buruk yang akan menimpa kita akibat ucapan yang tidak baik.

Loh loh loh?? ??? ^-^
Kan di akhir kata, aku ada nulis PEACE ya bung
Artinya aku cuma bercanda.
Sensitif banget sih.
Kalau memang perkataan ku tersebut menyinggung perasaan bro, aku minta maaf.
 ^:)^ ^:)^

menurut pengamatan saya, sebagian dari penyakit kolesterol, penyakit jantung, mag dan penyakit kepala merupakan buah karma dari akumulasi ucapan-ucapan buruk dan tidak menyenangkan orang lain. beberapa hari ini saya sering merenungi, bahwa ucapan-ucapan buruk itu tidak hanya menyakiti perasaan orang lain, tapi juga menyebabkan penyakit pada diri orang lain, lebih dari itu kata-kata yang tidak menyenangkan bisa membunuh orang lain. kesadaran seperti itu muncul dalam meditasiku. oleh karena itu, saya bertekad untuk mengurangi bahkan sampai menghilangkan kebiasaan saya berkata-kata buruk dan tidak menyenangkan orang lain, demi kebahagiaanku sendiri di saat ini dan juga di masa yang akan datang.

kesannya sedikit lebai
Tapi kalau memang demikian, ya semoga saja perkataan ku tidak menyebabkan penyakit pada diri Anda, apalg sampai membunuh Anda.
Kan lucu banget tuh kalau besok pagi aku baca koran ada org meningal gara-gara dikatain tolol.
Sungguh tolol sekali kalau ada org seperti itu.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #46 on: 21 July 2011, 03:55:33 PM »
saya tau, anda semua tidak menyukai saya. dan saya terima semua yang anda katakan kepada saya. itu adalah buah karma saya sendiri. bila ada hal-hal baik dan benar yang anda sampaikan, semoga saya bisa memahaminya dan bisa membuat saya lebih baik.
ralat bro..
saya pribadi netral pada anda.. saya cuma merasa tindakan anda tidak pantas.. :)
dan saya juga sudah cukup sering ya menyatakan tindakan anda tidak pada tempatnya.. dan mencoba memberi solusi seperti :
seperti :
1. pelajarilah agama anda baik2.. tidak perlu campur adukkan dengan buddhisme..
teman2 saya banyak yang Islam.. mereka juga baik2.. kami pernah diskusi.. dan tidak ada yang pernah mau campur adukkan..
2. bila anda menyukai meditasi buddhis.. pakailah.. silakan.. tidak ada hak paten.. namun sekali kali tidak perlu mencampur adukkan dengan ajaran Islam..
3. hargai member di sini.. baru minta dihargai.. anda merasa anda tidak disukai.. anda tidak dihargai.. namun anda hanya mengeluh.. anda tidak berusaha untuk melihat apa yang salah di diri anda.. anda terus menerus menyalahkan member sini karena tidak menerima anda..

jadi sebenarnya sudah cukup jelas ya hal2 baik dan benar yang di sampaikan.. hanya saja anda menutup mata, hati, dan telinga untuk menindaklanjuti.. dan makanya saya pribadi mengatakan.. terserah anda.. :)
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #47 on: 21 July 2011, 04:04:11 PM »
ralat bro..
saya pribadi netral pada anda.. saya cuma merasa tindakan anda tidak pantas.. :)
dan saya juga sudah cukup sering ya menyatakan tindakan anda tidak pada tempatnya.. dan mencoba memberi solusi seperti :
seperti :
1. pelajarilah agama anda baik2.. tidak perlu campur adukkan dengan buddhisme..
teman2 saya banyak yang Islam.. mereka juga baik2.. kami pernah diskusi.. dan tidak ada yang pernah mau campur adukkan..
2. bila anda menyukai meditasi buddhis.. pakailah.. silakan.. tidak ada hak paten.. namun sekali kali tidak perlu mencampur adukkan dengan ajaran Islam..
3. hargai member di sini.. baru minta dihargai.. anda merasa anda tidak disukai.. anda tidak dihargai.. namun anda hanya mengeluh.. anda tidak berusaha untuk melihat apa yang salah di diri anda.. anda terus menerus menyalahkan member sini karena tidak menerima anda..

jadi sebenarnya sudah cukup jelas ya hal2 baik dan benar yang di sampaikan.. hanya saja anda menutup mata, hati, dan telinga untuk menindaklanjuti.. dan makanya saya pribadi mengatakan.. terserah anda.. :)


tentang hal ini, saya hanya menganggapnya terjadi kesalah fahaman. tapi saya tidak harus membela diri saat ini dan apalagi memulai perdebatan. apapun yang anda katakan, saya ucapkan terima kasih.

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #48 on: 21 July 2011, 04:30:12 PM »
dulu, saya terbosesi untuk mencari guru terbaik di antara umat buddhis. skarang obsesi itu telah lenyap. saya akan belajar agama Budda dari buku-buku yang ditulis oleh umat buddhis. dari forum inipun saya bisa belajar, tanpa harus menentukan satu orang guru. setiap orang mungkin bisa menyampaikan banyak kebenaran. tapi mungkin tidak selalu benar. saya dapat mengambil pelajaran dari setiap orang, yaitu pelajaran-pelajaran yang dapat saya fahami kebenarannya. adapun hal-hal yang saya anggap salah, tidak akan saya perdebatkan lagi. saya akan mencari  dan mengumpulkan hal yang benar saja. yang salah, biarlah jadi cerminan saja. saya juga tidak akan sibuk lagi mempermasalahkan pertentangan dan perbedaan pendapat. saya pikir, menghabiskan umur untuk berdebat itu hanyalah kesia-siaan. lebih baik, saya mengerahkan tenaga dan pkiran itu untuk membangun diri dengan meditasi dan melatih diri dalam moral.

Offline feiyudhammacittausername

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 46
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #49 on: 21 July 2011, 04:37:05 PM »
Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?



Pertama kau muncul di hadapan orang orang Jahudi. Kau suruh mereka, "jangan sembah Allah lain selain Dirimu!" Beribu ribu tahun Kau hadir di hati banyak umatmu yang Jahudi.

Tapi tidak di tempat lain. Di tempat lain Kau absen Tuhan. Kau tidak muncul di manapun selain di tempat tempat orang Jahudi.

Lalu kemudian muncul dari Nazareth,  Kristus yang juga Tuhan. Bahkan Dia berkata, tak ada orang yang bisa masuk ke kerajaan sorga tanpa melalui Dia.

Nah.... Bingung.com. Sudah ada 2 agama. Jahudi dan kr****n. Dua-duanya punya Tuhan yang katanya sama. YHWH, Yahwe atau apalah. Pokoknya Tuhan satu. Agamanya yang sudah dua.

Belum cukup.

Muncul lagi Tuhan di Arab. Kali ini dengan nama Allah SWT. Tuhan yang sama. Tuhannya Ibrahim atau Abraham. Tuhan Yang Esa. Apakah Kau mau menyampaikan pesan bahwa "Silahkan pilih agamamu apa saja, Tuhannya tetap Saya kok!"

Tapi ini kontradiksi dengan Jangan ada Illah lain selain Aku. Atau Tiada Tuhan Selain Allah. Tuhan yang satu.

Akibatnya umat-umat penyembahMu itu bunuh bunuhan, pak Tuhan.

Makanya, maaf supaya terlihat akrab, saya tanya langsung saja, "Hoi Tuhan, Agamamu Sebenarnya Apa Sih?"

Jawab dong, hitung-hitung bantu John Lennon kampanye perdamaian dunia.

Sumber: Traktor Lubis
_/\_Tuhan dlm konsep buddhisme Tuhan itu mutlak dan nonpersonifikatif. klw dlm konsep agama lain, Tuhan adlh pencipta, mahadewa(maha dan segala maha), penguji(pemberi kebahagiaan dan penderitaan(ujian)--->Tuhan adalh yg bebas mempermainkan umatnya(bhsa kasar)................jika mnuruti konsep ajaran agama yg sprti itu, maka muncullah pertanyaan Tuhan beragama apa? atwpun Tuhan di agama mna yg bnr?......jwbnnya ckup mudah, Tuhan bukanlah yg mnciptkan kita, bukanlah yg mnciptkan dunia, surga mwpun neraka, bukanlah yg mmberi kita kebahagiaan mwpun penderitaan..........kita ada, dunia ini ada, kita bsa bgini mwpun bgtu SEMUA krna hukum Dhammaniyama, hukum SEBAB-AKIBAT dan hukum KARMA..........Tuhan tdklah menciptakan agama apapun dan tidak beragama manapun. _/\_

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #50 on: 21 July 2011, 04:41:05 PM »
_/\_Tuhan dlm konsep buddhisme Tuhan itu mutlak dan nonpersonifikatif. klw dlm konsep agama lain, Tuhan adlh pencipta, mahadewa(maha dan segala maha), penguji(pemberi kebahagiaan dan penderitaan(ujian)--->Tuhan adalh yg bebas mempermainkan umatnya(bhsa kasar)................jika mnuruti konsep ajaran agama yg sprti itu, maka muncullah pertanyaan Tuhan beragama apa? atwpun Tuhan di agama mna yg bnr?......jwbnnya ckup mudah, Tuhan bukanlah yg mnciptkan kita, bukanlah yg mnciptkan dunia, surga mwpun neraka, bukanlah yg mmberi kita kebahagiaan mwpun penderitaan..........kita ada, dunia ini ada, kita bsa bgini mwpun bgtu SEMUA krna hukum Dhammaniyama, hukum SEBAB-AKIBAT dan hukum KARMA..........Tuhan tdklah menciptakan agama apapun dan tidak beragama manapun. _/\_

berarti ssuai dengan yang saya nyatakan, bahwa Tuhan tidak beragama apapun.

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #51 on: 21 July 2011, 05:46:17 PM »
menurut pengamatan saya, sebagian dari penyakit kolesterol, penyakit jantung, mag dan penyakit kepala merupakan buah karma dari akumulasi ucapan-ucapan buruk dan tidak menyenangkan orang lain. beberapa hari ini saya sering merenungi, bahwa ucapan-ucapan buruk itu tidak hanya menyakiti perasaan orang lain, tapi juga menyebabkan penyakit pada diri orang lain, lebih dari itu kata-kata yang tidak menyenangkan bisa membunuh orang lain. kesadaran seperti itu muncul dalam meditasiku. oleh karena itu, saya bertekad untuk mengurangi bahkan sampai menghilangkan kebiasaan saya berkata-kata buruk dan tidak menyenangkan orang lain, demi kebahagiaanku sendiri di saat ini dan juga di masa yang akan datang.

tunjukan saja referensi yang menyebutkan kta buruk mengakibatkan orang lain sakit kepala , kolestrol, penyakit buruk untuk orang lain dan merupakan buah kamma...

saya bukan ahli kesehatan tetapi coba kita bertanya yang ahli dalam kesehatan, terutama bro forte.

jika anda tidak hanya berteori pasti bisa membuktikan semua ucapan anda itu, dan tidak perlu merasa tersinggung jika memang benar  :)

pertama anda dulu mengatakan tidak ingin di DC lagi
kedua anda kembali dan mengatakan tidak ingin berdiskusi tetapi belajar dhamma melalui game
ketiga sekarang anda malah berdebat disini...

jadi apakah ucapan anda bisa di pegang dan di percaya?
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #52 on: 21 July 2011, 05:48:28 PM »
berarti ssuai dengan yang saya nyatakan, bahwa Tuhan tidak beragama apapun.

konsep tuhan di buddhisme ada atau tidak bro ?

dan jika anda memang tidak meributkan permasalahan2 disini lantas... kenapa sekarang anda merasa tersinggung dan mungkin marah?
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline feiyudhammacittausername

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 46
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #53 on: 21 July 2011, 06:18:30 PM »
konsep tuhan di buddhisme ada atau tidak bro ?

dan jika anda memang tidak meributkan permasalahan2 disini lantas... kenapa sekarang anda merasa tersinggung dan mungkin marah?
mgkin sya bantu menjwb prtnyaan ini. Tuhan dlm konsep agam buddha adlh Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak.
kcuali aliran buddha sesat maitreyalah yg menganut konsep ketuhanan brupa LAOMU yg juga mahadewa.
 _/\_

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #54 on: 21 July 2011, 09:52:54 PM »
mgkin sya bantu menjwb prtnyaan ini. Tuhan dlm konsep agam buddha adlh Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak.

 _/\_
*Bold*
Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak = Nibbana
bukan bicara konsep tuhan
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #55 on: 22 July 2011, 06:06:24 PM »
tunjukan saja referensi yang menyebutkan kta buruk mengakibatkan orang lain sakit kepala , kolestrol, penyakit buruk untuk orang lain dan merupakan buah kamma...

saya tidak mengetahui referensinya bro. itu hanya pendapat pribadi, berdasarkan pengamatan pribadi, yang mungkin akan dianggap salah dan subjektif.  silahkan anda mengatakan kebenarannya, bila mengetahui.

Quote
saya bukan ahli kesehatan tetapi coba kita bertanya yang ahli dalam kesehatan, terutama bro forte.

jika anda tidak hanya berteori pasti bisa membuktikan semua ucapan anda itu, dan tidak perlu merasa tersinggung jika memang benar  :)

pertama anda dulu mengatakan tidak ingin di DC lagi
kedua anda kembali dan mengatakan tidak ingin berdiskusi tetapi belajar dhamma melalui game
ketiga sekarang anda malah berdebat disini...

saya pikir itu kesalah fahaman. kawan-kawan sering sekali menyalah fahami kata-kata saya. saya tidak menyatkan begini atau begitu, tapi dianggap menyatakan begini atau begitu. kalau diminta bukti referensinya tentang benarhkan saya berkata begitu, pasti ada, tapi sebenarnya yang saya nyatakan dengan yang kalian kemukakan, yang saya maksud dengan yang kalian tangkap itu berbeda.

kesalahan fahaman ini menjadi kendala utama dalam komunikasi. tapi saya tidak akan memaksakan orang lain untuk memahaminya segera. biarlah saya dipandang dan dinilai begini dan begitu. toh tidak ada yang bisa saya lakukan lagi, kecuali bersabar atas segala kesalah fahaman tersebut.

Quote
jadi apakah ucapan anda bisa di pegang dan di percaya?

saya tidak merasa menyalahi kata-kata saya sendiri. tapi mengapa orang menyalah fahaminya. saya tidak pernah menyatakan akan pergi dari DC untuk selama-lamanya. saya hanya menyatakan "sudah waktunya saya pergi dari DC". oleh karena itu sah-sah saja bila sewaktu-waktu saya merasa "sudah waktunya saya kembali ke DC".

kendatipun begitu, saya hanya mencoba menjelaskan dengan perasaan pesimis bahwa apa yang akan saya katakan tersebut dapat diterima. bila kata-kata yang dulu disalah fahami, sangat mungkin yang inpun disalah fahami. dan saya menyadari, bahwa semua ini karena saya tidak mengikuti anjuran sang Buddha tentang bagaimana cara berkomunikasi.

di dalam sutta, sang Buddha menjelaskan tentang cara berkomunikasi. itu pelajaran yang sangat bagus. tapi saya tidak mengikuti anjuran itu. karna saya berpikir, jika sejak pertama saya melaksanakan anjuran sang Buddha tentang cara komunikasi, maka tentulah kawan-kawan di sini akan selalu berempati kepada saya, berkata-kata baik, dan sopan santun. hal itu tentu akan merugikan saya. karena saya menjadi sulit melihat karakterisik umat buddhis pada umumnya. Sekarang, tidak perlu lagi bagi saya untuk mempelajari karakteristik buddhis, karena segala sesuatunya mengenai hal itu telah saya pelajari. oleh karena itu, sudah waktunya bagi saya untukmelatih diri dalam berkomunikasi dengan cara-cara sebagaimana yang dianjurkan oleh sang Buddha.

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #56 on: 22 July 2011, 06:17:01 PM »
mgkin sya bantu menjwb prtnyaan ini. Tuhan dlm konsep agam buddha adlh Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak.
kcuali aliran buddha sesat maitreyalah yg menganut konsep ketuhanan brupa LAOMU yg juga mahadewa.
 _/\_

saya setuju, bahwa itulah konsep Tuhan di dalam agama Buddha. dan tentu saja, ini akan dibantah habis-habisan oleh kawan-kawan yang lain. saya tidak menemukan suatu cara untuk menjelaskan bahwa "corak logika" antara Nibbana dan Tuhan itu sama. Tetapi pandangan umat Buddhis tentang Tuhan itu telah diselewengkan oleh penafsiran yang salah tentang Tuhan, sehingga tidak bisa melihat corak logika yang sama antara Tuhan dengan Nibbana. mereka berkata, "Tuhan itu berfirman, sedngkan Nibbana itu tidak berfirman. oleh karena itu Tuhan dan Nibbana tidak sama. Tuhan itu pemarah, sedangkan Nibbana itu bukan sesuatu yang bisa marah, maka Tuhan itu tidak sama dengan Nibbana". padahal sesungguhnya Tuhan itu tidaklah sesederhana itu. karena ketidak sederhanannya itu banyak umat mnyalah fahami apa itu Tuhan, sebagaimana umat Buddha yang banyak menyalah fahami Nibbana. Tapi tentunya kesalah fahaman itu tidak harus dipersalahkan. namanya juga umat, mereka butuh tuntutan dan bimbingan, atau partisipasi bersama dalam menyingkap kebenaran. jika diantara seribu orang hanya ada satu orang saja yang tercerahkan, itu sudah merupakan keuntungan yang besar. oleh karena itu, seharusnya kita satu sama lain jangn saling menyalahkan, tapi saling membantu untuk meluruskan pandangan dengan cara yang sabar dan bijaksana.


Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.553
  • Reputasi: 219
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #57 on: 22 July 2011, 07:09:00 PM »
Quote
satria : .........hal itu tentu akan merugikan saya. karena saya menjadi sulit melihat karakterisik umat buddhis pada umumnya. Sekarang, tidak perlu lagi bagi saya untuk mempelajari karakteristik buddhis, karena segala sesuatunya mengenai hal itu telah saya pelajari...........

kalau begitu bagaimana karakteristik johan3000 ? mohon masukannya...  ;D ;D :x
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #58 on: 22 July 2011, 08:06:02 PM »
nah.. percuma kan menasehati bro Satria..
secara singkat saja.. ajaran Buddha yang dipelajari juga baru secuil.. sudah berani menafsirkan sendiri alias menggunakan opini pribadi.. lalu mengatakan : umat Buddha menyalahpahami pengertian Nibbana..

nanti merengek lagi.. koq gak diterima.. koq umat Buddha begini begitu padaku.. padahal penyebab berasal dari diri sendiri... ;D
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #59 on: 22 July 2011, 08:11:21 PM »
nah.. percuma kan menasehati bro Satria..
secara singkat saja.. ajaran Buddha yang dipelajari juga baru secuil.. sudah berani menafsirkan sendiri alias menggunakan opini pribadi.. lalu mengatakan : umat Buddha menyalahpahami pengertian Nibbana..

nanti merengek lagi.. koq gak diterima.. koq umat Buddha begini begitu padaku.. padahal penyebab berasal dari diri sendiri... ;D

bagaimana kalau saya yang dinasehati bro?
dan bagaimana jika saya yang merengek, harus dengan airmata atau tidak?

 ;D ^:)^
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline feiyudhammacittausername

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 46
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #60 on: 22 July 2011, 08:41:41 PM »
saya setuju, bahwa itulah konsep Tuhan di dalam agama Buddha. dan tentu saja, ini akan dibantah habis-habisan oleh kawan-kawan yang lain. saya tidak menemukan suatu cara untuk menjelaskan bahwa "corak logika" antara Nibbana dan Tuhan itu sama. Tetapi pandangan umat Buddhis tentang Tuhan itu telah diselewengkan oleh penafsiran yang salah tentang Tuhan, sehingga tidak bisa melihat corak logika yang sama antara Tuhan dengan Nibbana. mereka berkata, "Tuhan itu berfirman, sedngkan Nibbana itu tidak berfirman. oleh karena itu Tuhan dan Nibbana tidak sama. Tuhan itu pemarah, sedangkan Nibbana itu bukan sesuatu yang bisa marah, maka Tuhan itu tidak sama dengan Nibbana". padahal sesungguhnya Tuhan itu tidaklah sesederhana itu. karena ketidak sederhanannya itu banyak umat mnyalah fahami apa itu Tuhan, sebagaimana umat Buddha yang banyak menyalah fahami Nibbana. Tapi tentunya kesalah fahaman itu tidak harus dipersalahkan. namanya juga umat, mereka butuh tuntutan dan bimbingan, atau partisipasi bersama dalam menyingkap kebenaran. jika diantara seribu orang hanya ada satu orang saja yang tercerahkan, itu sudah merupakan keuntungan yang besar. oleh karena itu, seharusnya kita satu sama lain jangn saling menyalahkan, tapi saling membantu untuk meluruskan pandangan dengan cara yang sabar dan bijaksana.
dalam agama buddha, terlepas dari pengaruh budaya Cina (negeri bambu) d mna agama buddha tlah terasimilasi dgn sempurna bersama tradisi, kepercayaan dan mitos serta legenda negeri tesbut, sesungguhnya baik menurut aliran Theravada, Mahayana maupun Tantrayana, Nibbana adalh suatu kondisi bathin yg tak lagi berkondisi....umat mahayana srg menyebutnya dgn pendekatan "kosong".....se qi shi kong, kong qi shi se........lalu apa itu Tuhan mnrut konsep Buddhis?...........Yah yg diBOLD tsbut...mgkin ada yg menyalahi pemahaman ini..........mungkin ada yg mengartikan nibbana sbgai sesuatu yg diBOLD ini, smntara Tuhan mnjadi sesuatu yg berbeda.....namun, ketahuilah bhwa Tuhan bkanlah suatu hal yg personal...........lalu bgmna dy akan memiliki Kehendak untuk beragama, sifat yg dpt dipersonifikasikan (mahadewa) dan brnama?..........Tuhan jugalah suatu kondisi.bukan makhluk, maka dekatlah nibbana jika diterjemahkan sbgai Tuhan....Jika nibbana adlh konsisi bathin, maka Tuhan adlh bathin yg tlah tdk berkondisi itu... _/\_

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #61 on: 22 July 2011, 08:51:57 PM »
bagaimana kalau saya yang dinasehati bro?
dan bagaimana jika saya yang merengek, harus dengan airmata atau tidak?

 ;D ^:)^
nanti gw kasih obat TBC.. biar lebih dramatisir dengan air mata merah ? mau ?
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline feiyudhammacittausername

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 46
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #62 on: 22 July 2011, 09:06:34 PM »
*Bold*
Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak = Nibbana
bukan bicara konsep tuhan
sudah bljar buddhisme?...ctt: bukan aliran sesat maitreya......(sya tdk suka dgn aliran sesat ini krna sdah menyesatkan bnyk umat).........um.mgkin bgni sja agar lbih mudah dimengerti :
"Buddhisme bercirikan berlindung kepada Budha, Dhamma dan Sangha. aku tidak berdoa kepada Tuhan, tapi aku adalah Yang berwujud, Yang diciptakan, Yang dilahirkan, Yang tidak kekal, tidak abadi, tidak mutlak. Maka aku berusaha mencapai Nibbana dengan menjadi Yang tidak berwujud, Yang tidak diciptakan, Yang tidak dilahirkan, Yang mutlak seperti Tuhan."........aku=umat buddha... _/\_ semoga dapat difahami.

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #63 on: 22 July 2011, 10:27:31 PM »
nanti gw kasih obat TBC.. biar lebih dramatisir dengan air mata merah ? mau ?

itu sih kejam om :D , ati2 termasuk pelanggaran sila :P  :))
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Adhitthana

  • Sebelumnya: Virya
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.509
  • Reputasi: 239
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #64 on: 23 July 2011, 12:32:36 AM »
sudah bljar buddhisme?...ctt: bukan aliran sesat maitreya......(sya tdk suka dgn aliran sesat ini krna sdah menyesatkan bnyk umat).........um.mgkin bgni sja agar lbih mudah dimengerti :
"Buddhisme bercirikan berlindung kepada Budha, Dhamma dan Sangha. aku tidak berdoa kepada Tuhan, tapi aku adalah Yang berwujud, Yang diciptakan, Yang dilahirkan, Yang tidak kekal, tidak abadi, tidak mutlak. Maka aku berusaha mencapai Nibbana dengan menjadi Yang tidak berwujud, Yang tidak diciptakan, Yang tidak dilahirkan, Yang mutlak seperti Tuhan."........aku=umat buddha... _/\_ semoga dapat difahami.
BRo feiyu (nama loe panjang amat sick  ;D )
Ajaran Buddha tidak mengenal sosok maha pencipta, apalagi di kasih nama tuhan
coba lebih banyak baca dan mendengarkan Dhamma ....
Kita sama2 lagi belajar dan akan terus belajar  ;D

silahkan buka2 web ini
http://www.bhagavant.com/home.php
http://www.ceramahdhamma.com/contents/
  Aku akan mengalami Usia tua, aku akan menderita penyakit, aku akan mengalami kematian. Segala yang ku Cintai, ku miliki, dan ku senangi akan Berubah dan terpisah dariku ....

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #65 on: 23 July 2011, 01:19:34 PM »
mgkin sya bantu menjwb prtnyaan ini. Tuhan dlm konsep agam buddha adlh Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak.
kcuali aliran buddha sesat maitreyalah yg menganut konsep ketuhanan brupa LAOMU yg juga mahadewa.
 _/\_

Tuhan di Agama Buddha itu ADI BUDDHA
apa itu?
itu adalah sesuatu yg gak bisa didefinisikan tapi ada. Bukan dewa, bukan maha pencipta, bukan Laomu

Kalau dibilang Nibbana, apakah sama dengan Adi Buddha? Gak tau, karena keduanya sama2 tidak terdefinisikan, jadi kita susah bilang sama apa beda, kalau insting saya sih bilangnya beda. Dan saya yakin keduanya berhubungan erat.
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #66 on: 23 July 2011, 01:22:14 PM »
nah.. percuma kan menasehati bro Satria..
secara singkat saja.. ajaran Buddha yang dipelajari juga baru secuil.. sudah berani menafsirkan sendiri alias menggunakan opini pribadi.. lalu mengatakan : umat Buddha menyalahpahami pengertian Nibbana..

nanti merengek lagi.. koq gak diterima.. koq umat Buddha begini begitu padaku.. padahal penyebab berasal dari diri sendiri... ;D

menasihati orang lain itu, jangan ditafsirkan "memaksa orang lain menerima pendapat kita". anda boleh menasihati, anda boleh mengutarakan pendapat kepada orang lain, tapi kalau orang lain belum dapat menerima pendapat anda, seharusnya anda bersabar dan jangan menganggap nasihat itu sia-sia karena usaha untuk meluruskan pandangan orang lain itu merupakan karma baik untuk anda. kalau kebenaran pendapat anda dapat dimengerti, tentu akan menjadi pelajaran berharga buat orang lain.

selain itu, saya memang menyadari bahwa saya baru belajar agama Buddha secuil. oleh karena itu, sya di sini bermaksud belajar. saya mengumpulkan hal-hal yang ingin saya tanyakan , mencatatnya di database dan sudah terkumpul 2374 pertanyaan tentang agama Buddha. saya sudah membuat thread Tanya-Jawab-Tanya, berharap itu menjadi tempat saya belajar dan ada kawan buddhis yang mau membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya tersebut.

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #67 on: 23 July 2011, 01:38:10 PM »
Tuhan di Agama Buddha itu ADI BUDDHA
apa itu?
itu adalah sesuatu yg gak bisa didefinisikan tapi ada. Bukan dewa, bukan maha pencipta, bukan Laomu

Kalau dibilang Nibbana, apakah sama dengan Adi Buddha? Gak tau, karena keduanya sama2 tidak terdefinisikan, jadi kita susah bilang sama apa beda, kalau insting saya sih bilangnya beda. Dan saya yakin keduanya berhubungan erat.

jawabannya buddhisssssss bangeettttttt :)) ^:)^
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #68 on: 23 July 2011, 01:45:09 PM »
Tuhan di Agama Buddha itu ADI BUDDHA
apa itu?
itu adalah sesuatu yg gak bisa didefinisikan tapi ada. Bukan dewa, bukan maha pencipta, bukan Laomu

Kalau dibilang Nibbana, apakah sama dengan Adi Buddha? Gak tau, karena keduanya sama2 tidak terdefinisikan, jadi kita susah bilang sama apa beda, kalau insting saya sih bilangnya beda. Dan saya yakin keduanya berhubungan erat.

saya sudah mengkaji tentan nibbana sedalam-dalamnya. tidak pakai instink, tapi pake logika. maka jelaslah bahwa Nibbana itu tuhan. tapi bahasa logika itu sangat rumit untuk dikomunikasikan. sedangkan saya tidak punya cara lain untuk menjelaskan dari fakta-fakta yang saya temukan dalam sutta tentang Nibbana. sebab untuk memahaminya, kita tidak bisa membaca satu sutta saja, melainkan harus dikoneksikan dengan semua fakta tertulis tentang Nibbana sehingga memperoleh gambaran yang jelas.

setelah mempelajari seluruh fakta-fakta tertulis tentan Nibbana serta mengkalkulasikannya dengan benar secara logika, hal itu belumlah cukup untuk memahami bahwa nibbana sebagai tuhan, karna di dalam agama Buddha tidak digunanakan istilah tuhan.  jadi, kita harus mempelajari "apa itu tuhan" menurut agama samawi. tapi, kita tidak boleh penafsiran tuhan tidak boleh diambil dari pemahaman umat, melainkan harus memahaminya langsung dari kitab-kitab sumbernya, serta mengkalkulasikannya lagi secara logika. brulah kita memperoleh pengertian yang benar tentang tuhan.

setelah semua fakta tentang tuhan dan nibbana terakumulasikan, kita akan memahami perbedaan dan persamaannya. dan kita akan menemukan bahwa seluruh perbedaan yang ditemukan bukanlah sesuatu yang bersifat bagi keduanya. sedangkan kesamaan yang ditemukan merupakan hal yang essensi. oleh karena itu, perbedaan yang tidak essensial tersebut tidak dapat dijadikan argumentasi bahwa nibbana itu berbeda dengan Tuhan.

sebagai contoh Nibbana itu berbeda dengan Allah. karena "Nibbana" terdiri dari 7 huruf, sedangkan allah itu 5 huruf. itu memang berbeda, tapi tidak essensial. sedangkan faktor "yang tidak terkondisi" merupakan faktor yang sangat essensial bagi Nibbana maupun Tuhan, dan menjadi realitas satu-satunya.

"yang tidak terkondisi" di dalam agama buddha maupun di dalam agama samawi tidak berjumlah, atau tiada duanya. kalau misalnya kemarahan, itu banyak sekali bentuk kemarahan, bisa dibedakan satu sama lain. kalau bentuk, itu banyak seklai bentu, bisa dibedakan satu sama lain, tapi "yang tidak terkondisi" tidak akan dapat ditemukan yang kedua atau yang ketiganya. itu adlah satu-satunya. dan karena satu-satunya, maka ia sama dengan esa. dan esa inipun merupakan sifat essensi dari Tuhan maupun nibbana.

banyak umat buddhis menganggap Nibbana itu sebagai kondisi bathin. ini adalah keliru, seribu kali keliru. pertam-tama karena hal itu tidak didukung oleh pernyataan sang Buddha di dalam sutta. di dalam seluruh sutta, dari berbagai versi, dari timur sampai barat, dari utara hingga selatan, tidak akn dapat ditemukan di dalam sutta manapun bahwa sang buddha menyatakan kalau nibbana itu merupakan kondisi bathin.

kedua, jika mengartikan itu sebagai kondisi bathin sebagai logika, harus ada penjelasan premis-premisnya secara benar dan utuh. tapi tidak pernah ada. makanya, kemungkinan besanya adalah ada oknum umat buddhis yang pernah mengarang  sendiri dengan mengatakan bahwa nibbana adalah kondisi bathin, terus itu diikuti oleh banyak umat buddhis lainnya.

sedangkan umat buddhis juga mengetahui bahwa sang Buddha bersabda "semua bentukan bathin itu annica"

kabbhe sankara annica[/u] sedangkan nibbana itu tidak termasuk ke dalam annica. karena Nibbana adalah yang tidak dilahirkan. yang tidak dilahirkan pastilah tidak bermula. dan setiap yang tidak bermula, maka ia tidak berakhir. karenanya ia tidak muncul dan lenyap, ia tidak berubah, dan tidak terkondisi. oleh karena itu tentu tidak pula bersifat annica.

bagi saya, ini sudah terlalu jelas. tapi pasti, sangat tidak diterima oleh umat buddhis dan pasti dipersalahkan. tak masalah, pendapat ini saya kemukakan bukan untuk diterima, tapi sekedar untuk saya gambarkan "beginilah pendapt saya".

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #69 on: 23 July 2011, 01:50:29 PM »
Mengkaji nibbana dengan logika, seperti menganalisa lagu pakai penglihatan.

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #70 on: 23 July 2011, 01:53:37 PM »
khabbe shankara anicca????

[master]khabbe 2anak cukup tidak lebih tidak kurang [/master]

Spoiler: ShowHide
khabbe susuk[spoiler]khabbe spiral[spoiler]khabbe suntik
[/spoiler][/spoiler]
« Last Edit: 23 July 2011, 02:04:22 PM by wang ai lie »
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #71 on: 23 July 2011, 02:10:40 PM »
Mengkaji nibbana dengan logika, seperti menganalisa lagu pakai penglihatan.

mengkaji nibbana dengan logika, itu langkah pertamanya.

kita seperti menyusun sebuah fuzzle, dan merangkainya satu persatu hinnga menjadi suatu gambaran yang utuh. tapi, orang yang tidak cukup kuat daya ingat dan konsentrasinya tidak sanggup menyusun fuzzle tersebut, apalagi orang yang selalu ingin mengacak-acaknya, sampai kapanpun tidak akan ktemun gambaran utuh mengenai nibbana.

setelah menangkap gambaran utuh mengenai nibbana, bagaimanapun utuhnya itu hanyalah gambar.  dalam logika disebut hanyalah analisa logic, kebenaran logika. dan kebenaran logika itu harus disempurnakan dengan kebenaran empiris. yakni, Nibbana itu harus dapat dilihat secara langsung.

sesungguhnya Nibbana itu ada dan tidak pergi kemanapuan. ia tidak harus di cari ke tempat jauh, melain harus dicarai ke dalam diri untuk dapt dilihat, tapi ia tidak berada di dalam. ia pun tidak berad di luar. melalui meditasi vippasana, kita akan mendapat "pengetahuan vippasana". sedalam apa pengetahuan vippasana ini akan di dapat, sangat ditentukan oleh kekuatan Jhana. sesungguhnya pengetahuan vipasana itu berlevel-level. dengan daya konsentrasi yang rendah, maka pengetahuan vipasana yang dilihat pun hanya pada level rendah. untuk smpai pada level yang lebih tinggi, daya konsentrasi harus lebih tinggi lagi sampai pada "pengetahuan terakhir vippasana". barangsiapa yang telah sampai pada pengetahuan akhir dari vippasana, maka tidak ada apa-apa lagi di sana, kecuali Nibbana. Nah beginilah cara melihat nibbana secara empiris. mereka yang sudah sampai pada tahap ini akan menjadi "misteri" bagi orang-orang lain yang belum sampai pada tahap ini.

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #72 on: 23 July 2011, 02:23:16 PM »
khabbe shankara anicca????

[master]khabbe 2anak cukup tidak lebih tidak kurang [/master]

Spoiler: ShowHide
khabbe susuk[spoiler]khabbe spiral[spoiler]khabbe suntik
[/spoiler][/spoiler]

maaf, maksudnya "kabbhe"

Offline Wirajhana

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 9
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #73 on: 23 July 2011, 02:25:28 PM »
Hoy,
kalo bicara nibanna ambilnya jangan sepotong2..kalo sepototng2 ya jadi ngga jelas,
contoh: A, Anda sekolah di mana?  A jawab dengan sepotong2: gw sekolah di universitas ka****k parah..

Nah, begitu juga dengan Nibbana baca dengan teliti Khuddaka-Nikaya dalam Sutta Pitaka Udana VIII.1-4, yang menjelaskan Nibanna:

Atthi, bhikkhave, tadāyatanaṃ, yattha neva pathavī, na āpo, na tejo, na vāyo, na ākāsānañcāyatanaṃ, na viññāṇañcāyatanaṃ, na ākiñcaññāyatanaṃ, na nevasaññānāsaññāyatanaṃ, nāyaṃ loko, na paraloko, na ubho candimasūriyā. Tatrāpāhaṃ, bhikkhave, neva āgatiṃ vadāmi, na gatiṃ, na ṭhitiṃ, na cutiṃ, na upapattiṃ; appatiṭṭhaṃ, appavattaṃ, anārammaṇamevetaṃ. Esevanto dukkhassā”ti   

O, bhikkhu, ada keadaan[1] di mana tidak ada padat, tidak ada cair/rekat, tidak ada suhu/temperatur, dan tidak ada getar/gerak; tidak ada dimensi ruang tak terbatas, tidak ada dimensi kesadaran tak terbatas, tidak ada dimensi dari kekosongan, tidak ada dimensi dari presepsi dan juga tidak ada bukan presepsi; tidak ada dunia ini atau dunia lain; tidak ada matahari rembulan[2]. Di sini, O, bhikkhu, saya katakan tidak ada kedatangan, tidak ada kepergian, tidak ada yang tinggal, tidak ada kematian, tidak ada kemunculan. Tidak terpancang, tidak dapat digerakkan, tidak ada landasan/penyangga[3] [objek mental]. Inilah akhir dari penderitaan.

Duddasaṃ anataṃ nāma, na hi saccaṃ sudassanaṃ; Paṭividdhā taṇhā jānato, passato natthi kiñcanan”ti.   

Yang tidak terpengaruh[4] sulit untuk diketahui, Kebenaran tidak mudah dilihat; Nafsu keinginan akan ditembus oleh orang yang tahu, Tidak ada penghalang bagi orang yang melihat.

"atthi bhikkhave, ajātaṃ abhūtaṃ akataṃ asaṅkhataṃ. No ce taṃ bhikkhave, abhavissā ajātaṃ abūtaṃ akataṃ asaṅkhataṃ, nayidha jātassa bhūtassa katassa saṅkhatassa nissaraṇaṃ paññāyetha. yasmā ca kho bhikkhave, atthi ajātaṃ abhūtaṃ akataṃ asaṅkhataṃ, tasmā jātassa bhūtassa katassa saṅkhatassa nissaraṇaṃ paññāyatī"ti."   

O, bhikkhu, ada yang tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, tidak berkondisi. Jika seandainya saja, O, bhikkhu, tidak ada yang tidak dilahirkan, tidak-menjelma, tidak tercipta, tidak berkondisi; maka tidak akan ada jalan keluar kebebasan kelahiran, penjelmaan, pembentukan, kemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi karena ada yang tidak dilahirkan, tidak-menjelma, tidak tercipta, tidak berkondisi; maka ada jalan keluar kebebasan kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu.

Nissitassa calitaṃ, anissitassa calitaṃ natthi. Calite asati passaddhi, passaddhiyā sati nati na hoti. Natiyā asati āgatigati na hoti. Āgatigatiyā asati cutūpapāto na hoti. Cutūpapāte asati nevidha na huraṃ na ubhayamantarena. Esevanto dukkhassā”ti   

Bagi yang ditopang, ada ketidakstabilan, bagi yang tidak ditopang, tidak ada ketidak-stabilan, bila tidak ada ketidakstabilan ada ketenangan; bila ada ketenangan tidak ada hasrat; bila tidak ada hasrat tidak ada datang-dan-pergi; dan bila tidak ada atang-dan-pergi tidak ada kematian dan kemunculan; bila tidak ada kematian-dan-kemeunculan, tidak ada “di sini” atau “diluar sana” ataupun “di antara keduanya”. Inilah akhir dari penderitaan.

So,
Jika anda baca pelan-pelan..maka TIDAK ADA SAMA SEKALI yang merujuk atau mengartikannya menjadi seperti tuhan2 versi agama abrahamic dan juga Hinduism grup..

Kedua,
yang maksa mengartikan TUHAN [apapun definisinya personal/bukan, kek], maka ia wajib menjelaskan apa PRODUK yg diciptakan oleh NIBANNA... ada? Nah, kalo ngga ada maka nibanna jelas bukan TUHAN.

Paham?

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #74 on: 23 July 2011, 02:25:58 PM »

kabbhe sankara annica[/u] [/color]sedangkan nibbana itu tidak termasuk ke dalam annica. karena Nibbana adalah yang tidak dilahirkan. yang tidak dilahirkan pastilah tidak bermula. dan setiap yang tidak bermula, maka ia tidak berakhir. karenanya ia tidak muncul dan lenyap, ia tidak berubah, dan tidak terkondisi. oleh karena itu tentu tidak pula bersifat annica.


maksud nya kabbhe  :whistle:
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #75 on: 23 July 2011, 02:29:40 PM »
Hoy,
kalo bicara nibanna ambilnya jangan sepotong2..kalo sepototng2 ya jadi ngga jelas,
contoh: A, Anda sekolah di mana?  A jawab dengan sepotong2: gw sekolah di universitas ka****k parah..

Nah, begitu juga dengan Nibbana baca dengan teliti Khuddaka-Nikaya dalam Sutta Pitaka Udana VIII.1-4, yang menjelaskan Nibanna:

Atthi, bhikkhave, tadāyatanaṃ, yattha neva pathavī, na āpo, na tejo, na vāyo, na ākāsānañcāyatanaṃ, na viññāṇañcāyatanaṃ, na ākiñcaññāyatanaṃ, na nevasaññānāsaññāyatanaṃ, nāyaṃ loko, na paraloko, na ubho candimasūriyā. Tatrāpāhaṃ, bhikkhave, neva āgatiṃ vadāmi, na gatiṃ, na ṭhitiṃ, na cutiṃ, na upapattiṃ; appatiṭṭhaṃ, appavattaṃ, anārammaṇamevetaṃ. Esevanto dukkhassā”ti   

O, bhikkhu, ada keadaan[1] di mana tidak ada padat, tidak ada cair/rekat, tidak ada suhu/temperatur, dan tidak ada getar/gerak; tidak ada dimensi ruang tak terbatas, tidak ada dimensi kesadaran tak terbatas, tidak ada dimensi dari kekosongan, tidak ada dimensi dari presepsi dan juga tidak ada bukan presepsi; tidak ada dunia ini atau dunia lain; tidak ada matahari rembulan[2]. Di sini, O, bhikkhu, saya katakan tidak ada kedatangan, tidak ada kepergian, tidak ada yang tinggal, tidak ada kematian, tidak ada kemunculan. Tidak terpancang, tidak dapat digerakkan, tidak ada landasan/penyangga[3] [objek mental]. Inilah akhir dari penderitaan.

Duddasaṃ anataṃ nāma, na hi saccaṃ sudassanaṃ; Paṭividdhā taṇhā jānato, passato natthi kiñcanan”ti.   

Yang tidak terpengaruh[4] sulit untuk diketahui, Kebenaran tidak mudah dilihat; Nafsu keinginan akan ditembus oleh orang yang tahu, Tidak ada penghalang bagi orang yang melihat.

"atthi bhikkhave, ajātaṃ abhūtaṃ akataṃ asaṅkhataṃ. No ce taṃ bhikkhave, abhavissā ajātaṃ abūtaṃ akataṃ asaṅkhataṃ, nayidha jātassa bhūtassa katassa saṅkhatassa nissaraṇaṃ paññāyetha. yasmā ca kho bhikkhave, atthi ajātaṃ abhūtaṃ akataṃ asaṅkhataṃ, tasmā jātassa bhūtassa katassa saṅkhatassa nissaraṇaṃ paññāyatī"ti."   

O, bhikkhu, ada yang tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, tidak berkondisi. Jika seandainya saja, O, bhikkhu, tidak ada yang tidak dilahirkan, tidak-menjelma, tidak tercipta, tidak berkondisi; maka tidak akan ada jalan keluar kebebasan kelahiran, penjelmaan, pembentukan, kemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi karena ada yang tidak dilahirkan, tidak-menjelma, tidak tercipta, tidak berkondisi; maka ada jalan keluar kebebasan kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu.

Nissitassa calitaṃ, anissitassa calitaṃ natthi. Calite asati passaddhi, passaddhiyā sati nati na hoti. Natiyā asati āgatigati na hoti. Āgatigatiyā asati cutūpapāto na hoti. Cutūpapāte asati nevidha na huraṃ na ubhayamantarena. Esevanto dukkhassā”ti   

Bagi yang ditopang, ada ketidakstabilan, bagi yang tidak ditopang, tidak ada ketidak-stabilan, bila tidak ada ketidakstabilan ada ketenangan; bila ada ketenangan tidak ada hasrat; bila tidak ada hasrat tidak ada datang-dan-pergi; dan bila tidak ada atang-dan-pergi tidak ada kematian dan kemunculan; bila tidak ada kematian-dan-kemeunculan, tidak ada “di sini” atau “diluar sana” ataupun “di antara keduanya”. Inilah akhir dari penderitaan.

So,
Jika anda baca pelan-pelan..maka TIDAK ADA SAMA SEKALI yang merujuk atau mengartikannya menjadi seperti tuhan2 versi agama abrahamic dan juga Hinduism grup..

Kedua,
yang maksa mengartikan TUHAN [apapun definisinya personal/bukan, kek], maka ia wajib menjelaskan apa PRODUK yg diciptakan oleh NIBANNA... ada? Nah, kalo ngga ada maka nibanna jelas bukan TUHAN.

Paham?


tanggapan yang sudah sangat terduga.

Offline tonny lie

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 20
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #76 on: 23 July 2011, 02:35:44 PM »
kenapa nich ribut2.....hayooooooo tak laporken nanti sama tuhan.... :P :P :P :P :P :P :P :P :P :P :P :P :P
Namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhassa.
terpuji sang bhagava,yang mahasuci,yang telah mencapai penerangan sempurna.

Offline ngkong cengli

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 11
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
  • salam cengli dari ngkong cengli
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #77 on: 23 July 2011, 02:38:28 PM »
Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?



Pertama kau muncul di hadapan orang orang Jahudi. Kau suruh mereka, "jangan sembah Allah lain selain Dirimu!" Beribu ribu tahun Kau hadir di hati banyak umatmu yang Jahudi.

Tapi tidak di tempat lain. Di tempat lain Kau absen Tuhan. Kau tidak muncul di manapun selain di tempat tempat orang Jahudi.

Lalu kemudian muncul dari Nazareth,  Kristus yang juga Tuhan. Bahkan Dia berkata, tak ada orang yang bisa masuk ke kerajaan sorga tanpa melalui Dia.

Nah.... Bingung.com. Sudah ada 2 agama. Jahudi dan kr****n. Dua-duanya punya Tuhan yang katanya sama. YHWH, Yahwe atau apalah. Pokoknya Tuhan satu. Agamanya yang sudah dua.

Belum cukup.

Muncul lagi Tuhan di Arab. Kali ini dengan nama Allah SWT. Tuhan yang sama. Tuhannya Ibrahim atau Abraham. Tuhan Yang Esa. Apakah Kau mau menyampaikan pesan bahwa "Silahkan pilih agamamu apa saja, Tuhannya tetap Saya kok!"

Tapi ini kontradiksi dengan Jangan ada Illah lain selain Aku. Atau Tiada Tuhan Selain Allah. Tuhan yang satu.

Akibatnya umat-umat penyembahMu itu bunuh bunuhan, pak Tuhan.

Makanya, maaf supaya terlihat akrab, saya tanya langsung saja, "Hoi Tuhan, Agamamu Sebenarnya Apa Sih?"

Jawab dong, hitung-hitung bantu John Lennon kampanye perdamaian dunia.

Sumber: Traktor Lubis

jika ingin tau agama tuhan,tanyakan pada air yang mengalir dan jawabannya gak akan pernah muncul
3 burung tidak lebih dari 3 tawa

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #78 on: 23 July 2011, 02:39:14 PM »
tanggapan yang sudah sangat terduga.

bukan soal tanggapan yang sudah di duga, tetapi anda tidak pernah mau menerima masukan atau pendapat dari orang lain, bahkan anda tetap memaksakan pendapat anda secara tidak langsung agar di terima oleh anda, jika yg perpengetahuan dhamma cukup tidak akan terpengaruh oleh pendapat anda, tetapi yang saya pikirkan adalah umat awam yang baru mengenal ajaran sang buddha
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Wirajhana

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 9
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #79 on: 23 July 2011, 02:46:36 PM »
tanggapan yang sudah sangat terduga.

Bagus kalo anda sudah duga..nah sekarang kasih saya penjelasan PRODUK ciptaan Nibannad..

silakan.

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #80 on: 23 July 2011, 11:02:52 PM »
Bagus kalo anda sudah duga..nah sekarang kasih saya penjelasan PRODUK ciptaan Nibannad..

silakan.

segala sesuatu adalalah terkondisi. setiap yang terkondisi itu berarti tidak berdiri sendiri. itu artinya ada yang mengkondisikan. sesuatu yang mengkondisikan itu adalah juga yang terkondisi. dan ini menjadi saling keterkaitan yang terkondisi, sehingga akhirnya sampailah pada suatu yang terkondisi yang dikondisikan oleh hal yang tidak terkondisi. hal yang tak terkondisi itu tidak dikondisikan oleh apapun lagi, tapi seluruh hal-hal yang terkondisi berpangkal dan bermuara pada yang tak terkondisi tadi. hal pertama yang terkondisikan oleh hal yang tak terkondisi itulah disebut makhluk ciptaan pertama. itulah awal mulanya segala sesuatu muncul. dan itulah produk nibbana sebagi yang tak terkondisi. seluruh realitas yang terkondisi berpusat pada yang tak terkondisi ini.l

dalam mengkondisikan hal-hal yang terkondisi, nibbana tidaklah melakukan sesuatu, tapi segala sesuatunya terjadi akibat sifatnya yang otomatis, seperti matahari dengan sinarnya. apa yang dilakukan matahari pada bumi? orang bisa berkata, "Oh, matahari itu telah melakuakn kebaikan pada bumi, ia telah menciptakan kehidupan di bumi. jika tidak ada matahri, maka aktifitas manusia akan sulit dilakukan, atau bahkan kehidupan seperti sekarang ini mustahil terjadi." nah, coba perhatikan, disitu, orang memandang bahwa matahari melakukan sesuatu, matahari dipersonofikasi sehingga seolah ia ssuatu yang hidup dan berkehendak berbuat seperti halnya manusia. padahal tidak. itu hanya cara manusia mengatakan matahari dan karakteristiknya.

matahari bersinar. tapi dia tidak bermaksud melakukan apa-apa terhadap bumi. ia bersinar karena sifatnya sendiri. tapi dipandang dari sudut lain, sungguh banyak hal yang dilakukan matahari. Demikian pula dengan Nibbana atau Tuhan. ia dapat dipandang secara defersonifikasi (seperti memandang matahari dan karakteristiknya),dapat pula dipandang sebagai personifikasi (seperti memandang matahari yang telah berbuat banyak dan menciptakan banyak kehidupan di bumi). Perbedaan sudut pandang ini tidak mengubah isi yang sesungguhnya.

Offline Wirajhana

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 9
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #81 on: 24 July 2011, 02:43:12 AM »
Ahhh,
sangat mudah di duga...tidak menjawab yang ditanya dan cuma sibuk menghayal tanpa isi.

Bla..bla..."hal pertama yang terkondisikan oleh hal yang tak terkondisi itulah disebut makhluk ciptaan pertama. itulah awal mulanya segala sesuatu muncul. dan itulah produk nibbana sebagi yang tak terkondisi. seluruh realitas yang terkondisi berpusat pada yang tak terkondisi ini."

Gw:
referensi mu mana yg menyatakan bhw "itulah awal mulanya segala sesuatu muncul".....ayo masa ngelindur sih..

"dalam mengkondisikan hal-hal yang terkondisi, nibbana tidaklah melakukan sesuatu, tapi segala sesuatunya terjadi akibat sifatnya yang otomatis"...

Gw:
wuiiihh otomatis...hehehe..otomatisasinya yg buat siapa? nibana?..ayo dong kasih referensinya...masa ngelindur lagi, sih

matahari bersinar. tapi dia tidak bermaksud melakukan apa-apa terhadap bumi. ia bersinar karena sifatnya sendiri. ..Demikian pula dengan Nibbana atau Tuhan. ia dapat dipandang secara defersonifikasi (seperti memandang matahari dan karakteristiknya),dapat pula dipandang sebagai personifikasi

Gw:
Waduh..malah jaka sembung...


Oke deh...Saya masih kasih kesempatan buat kamu untuk MENGULANGI menjawab pertanyaan saya:

apa PRODUK yg diciptakan oleh NIBANNA... ada?


Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #82 on: 24 July 2011, 04:24:04 AM »
tadi baru dapat kelas dhamma

Nibbana adalah kebahagiaan tertinggi

kebahagiaan itu keadaan batin kan? Masa iya bukan keadaan batin.
Nibbana = kebahagiaan = keadaan batin
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #83 on: 24 July 2011, 11:45:34 AM »
tadi baru dapat kelas dhamma

Nibbana adalah kebahagiaan tertinggi

kebahagiaan itu keadaan batin kan? Masa iya bukan keadaan batin.
Nibbana = kebahagiaan = keadaan batin

jangan terpaut dengan yang tersurat kadang harus mengetahui apa yang tersirat .

kalau yang saya pikir  kebahagian = perasaan / persepsi persepsi = ke adaan batin , tapi mungkin ini salah  ;D , minta pecerahan sama sesepuh deh
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #84 on: 24 July 2011, 01:10:57 PM »
 [at]  Satria
Gua mau diskusi lagi sama lo.
Gini Sat, kemaren kan lu bilang...
Tunggu, biar lebih akrab, gua manggil lo bang aja ya?
Oke Bang Sat?
Okee.

Kan gini bang, kemaren Bang Sat kan bilang kalau nibbana itu jelas Tuhan.
Dalam sutta mana pun, aliran mana pun, dari timur ke barat dari utara ke selatan.
Tidak ada ditemukan bahwa Buddha mengatan nibbana itu kondisi batin.
Bukan begitu Bang Sat?

Nah, okelah.
Agrumen Bang Sat gua terima.
Tapi sekarang gua nanya balik nih Bang Sat, kira-kira di sutta mana Buddha mengatakan nibbana itu tuhan?

Gua udah nyari sutta-sutta dari timur ke barat dari utara ke selatan.
Tapi gak ketemu jg tuh kalau Buddha mengatan nibbana itu tuhan
Bahkan gua udah bolak-balek bang.
Selatan ke utara barat ke timur.

Tekor dah bayak ojek.
Besok di sekolah terpaksa gak jajan gara-gara si Bang Sat.
Kidding la. LOL

Silahkan di jawab Bang Sat
di sutta mana Buddha mengatakan nibbana itu tuhan?

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #85 on: 24 July 2011, 01:13:20 PM »
[at]  Satria

Tunggu, biar lebih akrab, gua manggil lo bang aja ya?
Oke Bang Sat?
Okee.


anda layak dapat GRP

Offline Wijayananda

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 532
  • Reputasi: 69
  • Gender: Male
  • Semua akan berlalu...
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #86 on: 24 July 2011, 06:49:58 PM »
^ ^:)^ ^:)^
« Last Edit: 24 July 2011, 07:04:20 PM by Wijayananda »

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #87 on: 24 July 2011, 07:35:08 PM »
anda layak dapat GRP

saya kapan om  ;D :D
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #88 on: 24 July 2011, 09:26:04 PM »

Offline hendrako

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.244
  • Reputasi: 60
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #89 on: 24 July 2011, 10:07:24 PM »
sehingga akhirnya sampailah pada suatu yang terkondisi yang dikondisikan oleh hal yang tidak terkondisi. hal yang tak terkondisi itu tidak dikondisikan oleh apapun lagi, tapi seluruh hal-hal yang terkondisi berpangkal dan bermuara pada yang tak terkondisi tadi. hal pertama yang terkondisikan oleh hal yang tak terkondisi itulah disebut makhluk ciptaan pertama. itulah awal mulanya segala sesuatu muncul. dan itulah produk nibbana sebagi yang tak terkondisi. seluruh realitas yang terkondisi berpusat pada yang tak terkondisi ini.

Kalo hal yang tidak terkondisi mengkondisikan hal yang terkondisi, berarti hal yang dikatakan pada awalnya tidak terkondisi tadi sudah tidak-tidak terkondisi lagi dong, atau sudah menjadi hal yang terkondisi, yaitu terkondisi dengan mengkondisikan.
yaa... gitu deh

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #90 on: 25 July 2011, 02:57:24 AM »
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #91 on: 25 July 2011, 07:14:14 PM »
aih jadi ngiri pengen dapat GRP jg

waduh iri hati .... kalau masih ada irsia gak bisa ke nibbana nih.....

kok gak bisa....?  karena irsia menghalangi ke nibbana.

irsia itu apa sih? kok bisa menghalangi? Irsia itu iri hati, itu salah satu faktor mental pengganggu (klesa)

Faktor mental pengganggu --> mengganggu batin sehingga tidak tenang dan tidak bahagia

jika faktor mental pengganggu habis seluruhnya, kita akan tenang dan bahagia, dan selalu bahagia

hlangnya klesa dan selalu bahagia itu = nibbana

berarti nibbana itu keadaan batin dong? Kan yang menghalangi ke nibbana itu faktor mental pengganggu, bukan tembok, bukan barikade jalan.
Kalau bukan keadaan batin apa dong? Masa keadaan tubuh? Alam lain? Dimensi lain? Kalau itu sih penghalangnya tembok gaib kali ya
« Last Edit: 25 July 2011, 07:19:58 PM by xenocross »
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Indra

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.563
  • Reputasi: 451
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #92 on: 25 July 2011, 07:44:39 PM »
mintalah, maka engkau akan diberi


xena clicked

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #93 on: 25 July 2011, 10:35:43 PM »
Kalo hal yang tidak terkondisi mengkondisikan hal yang terkondisi, berarti hal yang dikatakan pada awalnya tidak terkondisi tadi sudah tidak-tidak terkondisi lagi dong, atau sudah menjadi hal yang terkondisi, yaitu terkondisi dengan mengkondisikan.

itu mustahil. masa sesuatu menjadi terkondisi karena mengkodisikan. seperti sesuatu mustahilnya sesuatu bergantung pada yang lain karena dirinya menjadi tempat bergantung. seperti tidak mungkinya mengatakan matahari itu tidak bersinar sendiri, melainkan hanya memantulkan sinar dari sumber lain, karena matahari telah menyinari bumi. itu namanya melawan akal sehat.

jika ada pernyataan bahwa sesuatu disebut terkondisi hanya karena dia mengkondisikan hal yang lain, maka itu berarti sudah bertentangan dengan akal sehat, circular argument.

Nibbana adalah sesuatu yang mutlak. lawan dari mutlak itu apa? yaitu nisbi. trus, apa keterkaitan antara yang mutlak dengan yang nisbi? masa tidak ada hubungannya?

Nibbana adalah yang tidak dilahirkan. trus keterkaitan nibbana dengan yang dilahirkan apa? masa tidak ada yang tau keterkaitannya?

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #94 on: 25 July 2011, 10:40:16 PM »
aih jadi ngiri pengen dapat GRP jg

waduh iri hati .... kalau masih ada irsia gak bisa ke nibbana nih.....

kok gak bisa....?  karena irsia menghalangi ke nibbana.

irsia itu apa sih? kok bisa menghalangi? Irsia itu iri hati, itu salah satu faktor mental pengganggu (klesa)

Faktor mental pengganggu --> mengganggu batin sehingga tidak tenang dan tidak bahagia

jika faktor mental pengganggu habis seluruhnya, kita akan tenang dan bahagia, dan selalu bahagia

hlangnya klesa dan selalu bahagia itu = nibbana

berarti nibbana itu keadaan batin dong? Kan yang menghalangi ke nibbana itu faktor mental pengganggu, bukan tembok, bukan barikade jalan.
Kalau bukan keadaan batin apa dong? Masa keadaan tubuh? Alam lain? Dimensi lain? Kalau itu sih penghalangnya tembok gaib kali ya

kalau nibbana itu keadaan batin, berarti dia dilahirkan. karena manusianya juga dilahirkan. ketika anda lahir, nibbana belum terlahir. setelah gangguan mental anda hilang, barulah nibbana muncul di dalam diri anda. nah, kalau sperti ini berarti bertentangan dengan sabda sang Buddha sendiri bahwa nibbana itu tidak terlahir.

apapun yang merupakan unsur batin, maka itu merupakan bagian dari pengetahuan vippasanna. dan apapun yang merupakan bagian dari pengetahuan vippasana, ia bukanlah nibbana. jadi, apapun yang merupakan unsur batin, itu bukanlah nibbana.

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #95 on: 26 July 2011, 01:18:33 PM »
aih bang satria ketahuan ga nonton Richard Gere dan Desi Anwar kemarin....

siapa yg bilang nibbana = unsur batin?

Nibbana itu keadaan batin dimana unsur batin negatif sudah tidak muncul. Seorang Arahat masih berpikir, masih jalan pikirannya, tetapi unsur batin yg muncul di pikirannya semua positif. Karena pikiran positif adalah penyebab kebahagiaan, seorang arahat selalu bahagia. Selalu bahagia = nibbana

Itu kan namanya keadaan batin, iya toh? Kalau bukan keadaan batin apa namanya? benda?

kalau nibbana itu benda, Buddha tinggal kasih ke orang

kalau nibbana itu alam, Buddha tinggal transport orang ke sana

kalau nibbana itu pengetahuan, tinggal disebar.

kalau nibbana itu makanan, tinggal dimakan.....

menurut bang satria, nibbana itu apa dong?
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #96 on: 26 July 2011, 01:45:08 PM »
jika nibbana itu keadaan batin, berarti dia dilahirkan. karena manusianya juga dilahirkan.

Quote from: xeocros
menurut bang satria, nibbana itu apa dong?

nibbana adalah yang tidak dilahirkan.

di dalam agamawa samawi tidak ada satupun faktor yang tidak dilahirkan, kecuali Tuhan.

Tuhan adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut agama samawi
Nibbana adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut ajaran sang buddha

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #97 on: 26 July 2011, 02:15:06 PM »
jika nibbana itu keadaan batin, berarti dia dilahirkan. karena manusianya juga dilahirkan.

nibbana adalah yang tidak dilahirkan.

di dalam agamawa samawi tidak ada satupun faktor yang tidak dilahirkan, kecuali Tuhan.

Tuhan adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut agama samawi
Nibbana adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut ajaran sang buddha
batin apa dilahirkan? referensi please , darimana itu ?

untuk yang di bold , dari keterangan anda , apakah anda menganggap tuhan = nibbana , dalam artian tuhan itu sama dengan nibbana? beri saya rujukan nya , atau anda hanya mengambil kesimpulan kosong belaka
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #98 on: 26 July 2011, 02:53:17 PM »
batin apa dilahirkan? referensi please , darimana itu ?

untuk yang di bold , dari keterangan anda , apakah anda menganggap tuhan = nibbana , dalam artian tuhan itu sama dengan nibbana? beri saya rujukan nya , atau anda hanya mengambil kesimpulan kosong belaka

:))
ada yang sudah mulai bikin rujak ulek ya..

ilustrasi gini deh :

- sepeda punya roda..
- mobil punya roda..
apakah sepeda = mobil ?
tidak.. karena masih banyak yang membedakan mobil dan sepeda..

- versi samawi, tuhan = tidak terlahirkan..
- versi buddhism, nibbana = tidak terlahirkan..
apakah tuhan = Nibbana ?
tidak.. karena masih banyak yang membedakan tuhan dan Nibbana..

salah satunya menurut Islam, ada dikenal dengan Al-Asmaul Husna), di sana dinyatakan ada 99 sifat allah..
dan Nibbana tidak ada mengenal soal 99 sifat tersebut..
 
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.404
  • Reputasi: 429
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #99 on: 26 July 2011, 02:57:08 PM »
LOCKKK!!!! >:D
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #100 on: 26 July 2011, 03:42:31 PM »
Bang Saaatt ! Bang Saaattt!
Bang Sat dmn nih?
Pertanyaanku mohon d jawab dong
Bang Sat payah nih

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #101 on: 26 July 2011, 03:47:29 PM »
:)) langsung sakit perut pas baca post jin mabok..
tapi koq bisa pas banget ya..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #102 on: 26 July 2011, 03:51:22 PM »
:))
ada yang sudah mulai bikin rujak ulek ya..

ilustrasi gini deh :

- sepeda punya roda..
- mobil punya roda..
apakah sepeda = mobil ?
tidak.. karena masih banyak yang membedakan mobil dan sepeda..

- versi samawi, tuhan = tidak terlahirkan..
- versi buddhism, nibbana = tidak terlahirkan..
apakah tuhan = Nibbana ?
tidak.. karena masih banyak yang membedakan tuhan dan Nibbana..

salah satunya menurut Islam, ada dikenal dengan Al-Asmaul Husna), di sana dinyatakan ada 99 sifat allah..
dan Nibbana tidak ada mengenal soal 99 sifat tersebut..

wah begitu ya om, xie2
wah berarti tuhan hebat om, punya 99 sifat , kita berapa sifat ya om... takut juga ..jika  bisa marah , bisa..  :-SS :-SS :-SS

wow... om jadi kalau begitu yang bilang mobil = sepeda termasuk orang apa ya =))

Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #103 on: 26 July 2011, 04:58:07 PM »
LOCKKK!!!! >:D
he.. udah ada gembok ya :))
monggo..
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #104 on: 26 July 2011, 05:29:40 PM »
setuju LOCK :))
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline K.K.

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 8.850
  • Reputasi: 268
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #105 on: 26 July 2011, 05:32:52 PM »
Ini 'kan 'Kafe Jongkok', jadi tidak apalah kita 'berkhayal' santai sedikit. Saya pikir belum perlu di-lock.

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #106 on: 26 July 2011, 06:31:21 PM »
jika nibbana itu keadaan batin, berarti dia dilahirkan. karena manusianya juga dilahirkan.

nibbana adalah yang tidak dilahirkan.

di dalam agamawa samawi tidak ada satupun faktor yang tidak dilahirkan, kecuali Tuhan.

Tuhan adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut agama samawi
Nibbana adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut ajaran sang buddha

oooo

berarti ketika orang mencapai nibbana, dia menjadi TUHAN?

keren banget kan agama Buddha TUHAN -nya banyak dan semua orang bisa menjadi TUHAN
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Wirajhana

  • Teman
  • **
  • Posts: 54
  • Reputasi: 9
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #107 on: 26 July 2011, 07:46:06 PM »
Koq gw di cuekin..
Ayo di jawab...
apa PRODUK yg diciptakan oleh NIBANNA... ada?


Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #108 on: 26 July 2011, 08:45:34 PM »
Koq gw di cuekin..
Ayo di jawab...
apa PRODUK yg diciptakan oleh NIBANNA... ada?

 keliatannya dia sudah jawab om , itu nibbana =tuhan  ;D  jadi produk nibbana itu tuhan  :))

Spoiler: ShowHide
tuhan DC produk nibbana juga ya  :whistle: ^:)^ ^:)^
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline xenocross

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.189
  • Reputasi: 61
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #109 on: 26 July 2011, 10:47:54 PM »
btw, di agama samawi TUHAN itu dilahirkan kok.....
(me lirik Mr J.)
Satu saat dari pikiran yang dikuasai amarah membakar kebaikan yang telah dikumpulkan selama berkalpa-kalpa.
~ Mahavairocana Sutra

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #110 on: 27 July 2011, 06:03:34 AM »
keliatannya dia sudah jawab om , itu nibbana =tuhan  ;D  jadi produk nibbana itu tuhan  :))

Spoiler: ShowHide
tuhan DC produk nibbana juga ya  :whistle: ^:)^ ^:)^

lucu juga seh..
monyet = dilahirkan..
satria = dilahirkan..
jadi satria = ..... ^-^
mudah2an si abang ngerti deh..

Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #111 on: 27 July 2011, 03:50:46 PM »
lucu juga seh..
monyet = dilahirkan..
satria = dilahirkan..
jadi satria = ..... ^-^
mudah2an si abang ngerti deh..

sepertinya ngerti sih om =)) 

nabe kemana ya ... kalau tnya nabe aa pasti tau tuh, gusti brewok sama nibbana , bener sama atau tidak  :))
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline Satria

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 673
  • Reputasi: -17
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #112 on: 27 July 2011, 08:13:48 PM »
:))
ada yang sudah mulai bikin rujak ulek ya..

ilustrasi gini deh :

- sepeda punya roda..
- mobil punya roda..
apakah sepeda = mobil ?
tidak.. karena masih banyak yang membedakan mobil dan sepeda..

- versi samawi, tuhan = tidak terlahirkan..
- versi buddhism, nibbana = tidak terlahirkan..
apakah tuhan = Nibbana ?
tidak.. karena masih banyak yang membedakan tuhan dan Nibbana..


saya tidak mempunyai jalan pikiran seperti itu. tapi anda ingin menggambarkan kepda kawan-kawan anda bahwa jalan pikiran saya seperti itu. inilah kesalah fahaman yang terus menerus terjadi. seingat saya, dulu juga anda pernah mencoba menggambarkan bahwa cara berpikir saya itu seperti itu, dan saya sudah mengkonfirmasinya serta menjelaskan perbedaan jalan pikiran saya dengan jalan pikiran yang anda gambarkan. tapi sepertinya anda tidak menyimak dengan baik.

berikut ini adalah cara berpikir yang tidak mungkin saya lakukan

Quote
- sepeda punya roda..
- mobil punya roda..
sepeda = mobil

kenapa, karena syllogisme tersebut melanggar hukum logika yang ketiga, yaitu midle term harus bersifat universal. sedangkan dalam syillogisme yang dicontohkan bro forte itu kedua midle term bersifat partial.

dalam jalan pemikiran yang bro forte tunjukan itu, disebutkan kalimat seperti :

A punya B
C punya B

tapi kesimpulannya menggunakan tanda "=" (sama dengan), inipun sudah menunjukan kekeliuran.

apalagi pada contohy syllogisme yang kedua, semua pernyataan menggunakan tanda "="

Quote from: forte
- versi samawi, tuhan = tidak terlahirkan..
- versi buddhism, nibbana = tidak terlahirkan..
apakah tuhan = Nibbana ?

itu jelas sekali sangat berbeda dengan kaidah syllogisme pada contoh pertama. coba bayangkan, bagaimana bila tanda "=" diterpkan pada premis-premis yang pertama, akan jadi seperti berikut :

Quote
- sepeda = roda..
- mobil = roda..
sepeda = mobil

di dalam logika filsafat, penggunakan tanda "=" dengan penggunaan kata sambung asli (seperti "adalah", "itu", "ini", dll) dan kata keja yang dijadikan kata sambung, (seperti "punya", "mempunyai", "memahami","melakukan", dll) memiliki perbedaan fungsi. oleh karena itu, contoh syllogisme pertama dan kedua dari bro forte itu tidak bisa dianggap sebagai syllogisme (susun pikiran, ikat pikiran) yang sama.

mohon maaf yang sebesar-besarnya. di sini saya telah menyampaikan pendapat-pendapat yang tidak diterima dan tidak menyenangkan anda semuanya. untuk persoalan ini, silahkan anda semua kembali kepada keyakinan anda masing-masing, tidak usah takut dan khawatir "keimanan anda" akan goyah karena pendapat-pendapat saya. jika memang anda memiliki ilmu yang benar, anda akan tenang, tidak ada hal yang perlu dirisaukan. anggaplah memang saya yang bodoh dan salah. semoga anda merasa puas hati dan gembira.

saya merasa cukup diskusi tentang tuhan dan nibbana  di thread ini. terima kasih.

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.588
  • Reputasi: 458
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #113 on: 27 July 2011, 09:25:50 PM »
wuokeh.. :D
kita lihat saja bang.. bagaimana anda berkata.. "cukup sekian" nanti toh juga diingkari lagi.. :P

dan sebenarnya anda yang salah dalam penerapan ilmu anda sendiri, karena anda menelan mentah2 apa yang saya tulis..
« Last Edit: 27 July 2011, 09:28:41 PM by Forte »
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline wang ai lie

  • Sebelumnya: anggia.gunawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.204
  • Reputasi: 72
  • Gender: Male
  • Terpujilah Sang Bhagava,Guru para Dewa dan Manusia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #114 on: 27 July 2011, 09:31:48 PM »
[master] logika = logika maka logika + logika = logika [/master] :))
Namo Mahakarunikaya Avalokitesvaraya, Semoga dengan cepat saya mengetahui semua ajaran Dharma,berada dalam perahu Prajna,mencapai Sila, Samadhi, dan Prajna,berada dalam kediaman tanpa perbuatan,bersatu dengan Tubuh Agung Dharma

Offline waliagung

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 417
  • Reputasi: 3
  • Gender: Male
  • SEMOGA SEMUA MAHLUK HIDUP BERBAHAGIA
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #115 on: 18 August 2011, 10:15:55 AM »
bila di pikirkan secara awam...dan anak kecil aja tahu agama selalu ada setelah mereka yg menyabarkannya mati...........................

waktu sidarta menjadi guru penerang beliau tidak pernah mengatakan kata"agama buddha"

yesus pun demikian rtidak pernah satu katapun yg keluar dari mulut yesus "kr****n atau ka****k"

dan muhamad juga demikian tidak ada kata agama "islam"

yg ada adalah berbuat baik jauhakn perbuatan jahat sucikan hati dan pikioranmu itu adalha sumber penyerahhan dan kenyakinan terhadah ALLLAH

Offline dipasena

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Sudah Meninggal
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #116 on: 18 August 2011, 11:58:07 AM »
jika nibbana itu keadaan batin, berarti dia dilahirkan. karena manusianya juga dilahirkan.

nibbana adalah yang tidak dilahirkan.

di dalam agamawa samawi tidak ada satupun faktor yang tidak dilahirkan, kecuali Tuhan.

Tuhan adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut agama samawi
Nibbana adalah satu-satunya faktor yang tidak dilahirkan menurut ajaran sang buddha

gw ikut jin mabok, manggil ente bang aja, biar akrab gtu... ya bang...

bang sat, ente kan tau, ada istilah tu ada yg tidak di lahirkan, tidak menjelma, tidak di ciptakan n mutlak... nah bang sat tau kah, bahwa itu hanya suatu kondisi tp bukan merujuk ke nibbana ?

ok lah klo bang sat menganggap demikian... kita uraikan dikit deh

tidak dilahirkan, nibbana tidak dilahirkan, alloh ente jg kata nya nih ya jg tidak di lahirkan... ok...

tidak menjelma, nibbana tidak menjelma krn bukan loh individu/personal, alloh ente kan individu/personal tp ok la kata nya jg tidak menjelma...

tidak diciptakan, nibbana tidak diciptakan, krn tidak ada orang yg mengklaim penciptaan nibbana, tp alloh ente diciptakan, ga percaya ? alloh ente ditemukan oleh orang ibrani dan di amini si muhammad serta dipercaya ente2 kaum muslimin, betul ?

mutlak, nibbana mutlak, tp alloh ente yg konon kata nya mutlak, menjadi tidak mutlak... krn alloh ente dlm transkrip peninggalan india kuno ditemukan, bahwa alloh ente bukan lah mahluk mutlak nan adi kodrati...

dibawah ini ada cuplikan nya... khusus tuk bang sat...

Offline dipasena

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Sudah Meninggal
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #117 on: 18 August 2011, 11:58:26 AM »
Dari sutta tersebut, kita bisa memetik apa yang diajarkan Sang Buddha. Sang Buddha mengajarkan bahwa dunia yang kita tempati sekarang ini beserta surga-surga kammadhatu akan mengalami pembentukan dan kehancuran secara berkala. Pada saat terjadinya kehancuran bumi kita ini , yang oleh ajaran agama-agama samawi disebut sebagai “kiamat”, para makhluk yang berdiam di alam yang lebih rendah akan terlahir kembali di alam Surga Abhassara ( Sanskrit : Abhasvara ), surga tertinggi di Jhana II ( surga ke-12 bila dihitung dari surga tingkat pertama di alam Kammadhatu ).

Setelah berlalunya waktu yang sangat lama sekali, tiga surga di alam Jhana I muncul kembali, dan seorang dewa Abhassara mati serta terlahir kembali di alam ini sebagai Maha-Brahma ( surga ke-9 bila dihitung dari surga tingkat pertama di alam Kammadhatu ).

Karena lamanya ia sendirian disana, ia merasa kesepian dan menginginkan kehadiran makhluk lain. Tak lama kemudian, harapannya terpenuhi, semata-mata hanya karena para dewa Abhassara lainnya mati dan terlahir kembali di alam Brahma, karena karma-karma mereka sendiri, dan kemudian menjadi para Menteri dan Dewan Brahma.

Karena Maha-Brahma tidak mengingat kehidupannya yang sebelumnya, maka ia berpikir, “ Aku adalah Brahma, Maha-Brahma,… Maha-Tahu, Pengendali, Tuhan, Pembuat, Pencipta… makhluk lainnya yang ada disini adalah ciptaan-Ku.”. Para Menteri dan Dewan Brahma serta para pengikutnya setuju dengan kesimpulan yang keliru ini.

Dan ketika beberapa di antara mereka mati dan terlahir kembali sebagai manusia, ada beberapa banyak dari mereka yang meninggalkan kehidupan perumah tangga, dan menempuh hidup sebagai Petapa / seorang Brahmana, lalu mereka mengembangkan kemampuannya untuk mengingat kehidupan sebelumnya, dan karenanya mengajarkan bahwa Maha-Brahma adalah Pencipta yang kekal dari semua makhluk.

TEGURAN SANG BUDDHA TERHADAP “SANG-MAHA-PENCIPTA/KUASA”

Dalam sutta-sutta Buddha ditunjukkan bahwa Sang Buddha pernah memberi “teguran”, menunjukkan kekeliruan para Brahma yang keliru memahami dirinya sebagai “Awal-Mula, Pencipta-Langit-dan-Bumi, Yang-Maha-Kuasa “. Dalam Samyutta-Nikaya, Bab Buku dengan Syair ( Sagathavagga ), bagian Brahmasamyutta, dikisahkan Sang Buddha mengingatkan kekeliruan pandangan salah seorang Brahma yang menganggap bahwa alam Brahma sebagai “ Yang-Kekal-Abadi, Yang-Mutlak, Tiada-Kematian, dll. “. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di Savatthi di Hutan Jeta, Taman Anathapindika. Pada saat itu, muncul suatu pandangan-salah , pandangan spekulatif dalam benak salah seorang Brahma, yang bernama Brahma-Baka ;

“ Ini adalah kekal, Ini adalah stabil, ini abadi, ini Mutlak, ini tidak bisa hancur. Sungguh, inilah tempat orang tidak terlahir, tidak menjadi tua, tidak mati, tidak berlalu, dan tidak terlahir kembali ; dan tidak ada jalan keluar yang lebih tinggi daripada ini. “

Setelah mengetahui isi hati Brahma Baka dan pandangan-salah yang muncul tersebut, dalam sekejap mata Sang Buddha lenyap dari hutan Jeta dan muncul kembali di alam Brahma. Brahma-Baka melihat Sang Buddha datang dari kejauhan dan berkata kepada Beliau ;

“ Mari Yang Mulia ! Selamat datang, Yang Mulia ! Sudah lama sekali, Yang Mulia, sejak engkau menyempatkan datang kemari. Sungguh, Yang Mulia, INI ADALAH KEKAL, INI STABIL, INI ABADI, INI LENGKAP, INI TIDAK BISA HANCUR. SUNGGUH , INILAH TEMPAT ORANG TIDAK-TERLAHIR, TIDAK MENJADI TUA, TIDAK MATI , TIDAK BERLALU, DAN TIDAK TERLAHIR KEMBALI ; DAN TIDAK ADA JALAN KELUAR YANG LEBIH TINGGI DARIPADA INI. “

“ Sayang, tuan, Brahma Baka terbenam di dalam ketidak-tahuan ! Sayang, tuan, Brahma Baka terbenam di dalam ketidak-tahuan ! Sepanjang dia akan mengatakan apa yang sebenarnya tidak kekal sebagai kekal , dan akan mengatakan apa yang sebenarnya tidak stabil sebagai stabil , dan akan mengatakan apa yang sebenarnya tidak abadi sebagai abadi , dan akan mengatakan apa yang sebenarnya tidak lengkap sebagai lengkap , dan akan mengatakan apa yang sebenarnya bisa hancur sebagai tidak bisa hancur , dan dengan mengacu pada [suatu alam] di mana orang terlahir, menjadi tua, mati, berlalu, dan terlahir kembali, akan mengatakan demikian : “ Sungguh, inilah tempat orang tidak terlahir, tidak menjadi tua, tidak mati, tidak berlalu, dan tidak terlahir kembali” ; dan ketika ada jalan keluar yang lebih tinggi dari ini, akan mengatakan , “ Tidak ada jalan keluar yang lebih tinggi daripada ini. “

Lalu terjadilah dialog panjang antara Brahma-Baka dengan Sang-Buddha. Brahma-Baka meminta Sang Buddha untuk menjelaskan duduk perkaranya, dan menjelaskan bagaimana hal-ihwal Brahma-Baka bisa sampai di alam itu, yang ia anggap sebagai alam “Yang-Kekal-Abadi, Tanpa-Kematian , Yang-Mutlak “. Sang Buddha lalu menjelaskan semuanya dengan mendetail, sebab-sebab apa Brahma-Baka kini terlahir dialam “Ketuhanan” tersebut, dan akan berapa lama ia tinggal disitu, siapakah dulunya Brahma-Baka ini, dan apa hubungannya Brahma-Baka ini dengan Sang Buddha pada kehidupan lampaunya, Sang Buddha juga mampu mengetahui kehidupan masa kini Brahma Baka tersebut. Karena penjelasan Sang Buddha yang sangat dalam dan luas , mendetail itu, Brahma-Baka akhirnya mengakui kebenaran Sang Buddha dan berkata :

“ Pastilah Engkau tahu rentang kehidupanku ini ; Yang lain-lain engkau pun tahu, jadi Engkau adalah SANG-BUDDHA. Demikianlah keagunganmu yang terang benderang ini menyinari bahkan alam Brahma. “

Kemudian, kisah yang lain adalah kisah dimana Sang Buddha beserta keempat muridnya, Y.M. Mahamoggallana, Y.M. Mahakassapa, Y.M. Mahakappina, Y.M. Anuruddha, menaklukan satu Brahma yang lain yang penuh kesombongan karena menganggap dirinya lebih tinggi daripada yang lain. Di Savatthi, pada waktu itu muncul pandangan-salah yang sangat spekulatif pada satu Brahma :

“ Tidak ada petapa atau Brahmana yang bisa datang kemari ! “

Dengan kekuatan batinnya Sang Buddha mengerti isi hati satu Brahma itu, dan dalam sekejap Sang Buddha lenyap dari hutan Jeta dan muncul kembali di alam Brahma. Sang Buddha duduk bersila di udara diatas Brahma itu, setelah masuk kedalam samadhi dengan pokok-pemusatan perhatian ; api.

Pada saat itu Y.M. Mahamoggallana bertanya-tanya, “ Dimanakah Sang Buddha berdiam pada saat ini ? “ Dengan kemampuan mata-dewa, Y.M. Mahamoggallana melihat Sang Buddha sedang duduk bersila di udara di atas Brahma itu, setelah masuk ke dalam samadhi objek api. Mengetahui hal ini, Y.M. Mahamoggallana segera menyusul Sang Buddha, lenyap dari hutan Jeta, dan muncul di alam Brahma, kemudian menempatkan diri di bagian timur dan duduk bersila di udara di atas Brahma itu – walaupun lebih rendah dari Sang Buddha -, setelah sebelumnya masuk samadhi dengan objek api juga.

Selanjutnya disusul oleh Y.M. Mahakassapa yang menempatkan diri di bagian selatan, Y.M. Mahakappina yang menempatkan diri di bagian barat, Y.M. Anuruddha yang menempatkan diri di bagian utara. Kesemuanya duduk bersila lebih rendah dari Sang Buddha.

Y.M. Magamoggallana pun lalu menegur Brahma tersebut dengan syair berikut

“ Hari ini , sahabat, apakah engkau masih memegang pandangan itu, Pandangan yang tadinya kamu pegang ? Apakah engkau melihat kecermelangan Yang Melampaui kecemerlangan di alam Brahma ? “

Brahma tersebut menjawab :

“ Saya tidak lagi memegang pandangan itu Yang Mulia, Pandangan yang tadinya saya pegang. Memang saya melihat kecemerlangan yang melampaui kecemerlangan di alam Brahma. Hari ini bagaimana munkin saya mempertahankan, “ AKU ADALAH KEKAL ABADI ? “

Setelah membangkitkan rasa kemendesakan pada Brahma itu, kemudian dalam sekejap Sang Buddha lenyap dari alam Brahma tersebut dan kembali di hutan Jeta.

Lalu Brahma itu berbicara kepada satu anggota kelompoknya ;

“ Ayo, tuan, datangilah Y.M. Mahamoggallana dan katakan kepadanya : “ Tuan Mahamoggallana , adakah siswa Sang Buddha lainnya yang sekuat dan sehebat Tuan Moggallana, Kassapa, Kappina dan Anuruddha ? “

Anggota kelompok Brahma itu menurutinya dan lalu mendatangi Y.M. Mahamoggallana. Y.M. Mahamoggallana kemudian berkata kepada anggota kelompok Brahma itu dengan syair :

“ Sungguh banyak siswa Sang Buddha yang merupakan Arahat dengan noda-noda yang telah hancur, pemilik tiga-pengetahuan dengan kekuatan-kekuatan batin, yang terampil dalam jalan pikiran orang lain. “

Mendengar jawaban tersebut, para Brahma itu terkagum-kagum dan turut bersuka-cita karenanya.

Dan sesungguhnya, disamping kisah-kisah dalam sutta-sutta tersebut, masih banyak lagi kisah-kisah bagaimana Sang Buddha membimbing para Brahma yang memiliki pandangan salah yang menganggap dirinya adalah “Yang-Mutlak, Pencipta-Alam-Semesta, Yang-Maha-Kuasa “. Dan atas bimbingan Sang Buddha, para Brahma yang berpandangan-salah itupun akhirnya memahami kekeliruannya.

sumber : kaskus

Offline dipasena

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.612
  • Reputasi: 99
  • Gender: Male
  • Sudah Meninggal
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #118 on: 18 August 2011, 12:01:37 PM »
oh jd tuhan alloh ente cm seorang brahma yg berpandangan salah, merasa diri nya si pencipta/pembuat, seluruh mahluk adalah ciptaanya hanya kebodohan diri nya sendiri...

ckckckck... semakin kasihan sama ma bang sat...

Offline feiyudhammacittausername

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 46
  • Reputasi: 0
  • Gender: Male
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #119 on: 18 August 2011, 01:27:04 PM »
 _/\_
saya terus mengikuti komentar yg ada dan tdinya sya kira akan bnr2 dilock, trnyata tdak.... um...menyampaikan sebuah pendapat yg berhubungan dgn prtanyaan yg diajukan oleh sang penanya , kembali kpda pengertian nibbana dan Tuhan.
Menurut agama islam, Tuhan disebut Allah SWT memiliki 99 sifat mahadeva dan 8 ciri/karakter yang menyebabkan Tuhan menjadi satu-satunya sosok yg pantas dan layak disembah oleh kaum muslim dan musliman.
8 ciri itu adalah:
1.Tuhan itu mutlak dan satu.
2.Tuhan itu kekal dan abadi.
3.Tuhan itu bukan makhluk.
4.Tuhan tidak diciptakan.
5.Tuhan maha dan segala maha.
6.Tuhan tidak menempati di mana dan di mana.
7.Tuhan tidak berwujud seperti yang dapat digambarkan oleh ciptaannya.
8.Tuhan  tidak pernah tidur dan hidup seperti makhluk ciptaannya.

Menurut agama nasrani, Tuhan disebut Allah atau yang Kudus adalah sosok personal yang menciptakan dunia dan seluruh penghuninya dengan segala janji-janjinya. Umat nasrani mengagungkan nama Tuhan dalam 3 sosok Yang kudus, yaitu Allah bapa kami, Yesus Putra Bapa Kami dan Bunda Maria Ibu Yesus.

Menurut agama hindu(brahm), Tuhan adalah Yang menci[ptakan alam semesta dan seluruh isinya serta menetapkan hukum alam semesta. Segala lika-liku kehidupan diatur dalam hukum Tuhan itu. Dan ada 3 dewa yang mereka agungkan sebagai pelaksana hukum Tuhan. Yaitu Dewa Brahma, Wisnu dan Siwa.

Menurut agama Buddha, Tuhan adalah Sesuatu yang tidak dapat dipersonifikasikan dan bersifat mutlak. rujukan adalah pada sabda Buddha dalam kanon pali (Theravada) :
Ketahuilah para Bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. Duhai para Bhikkhu, apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi para Bhikkhu, karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu.(Sutta Pitaka, Udana VIII : 3).

Ketuhanan Yang Mahaesa dalam bahasa Pali adalah Atthi Ajatam Abhutam Akatam Asamkhatam yang artinya “Suatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak Dijelmakan, Tidak Diciptakan dan Yang Mutlak”. Dalam hal ini, Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (anatta), yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. Tetapi dengan adanya Yang Mutlak, yang tidak berkondisi (asankhata) maka manusia yang berkondisi (sankhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi.

Budha mengajarkan keberadaan dan cara pencapaian nibbana, yang akan mencapai kebahagiaan sejati, Buddha mengajarkan konsep bahwa Tuhan itu ada,namun Tuhan tidak menjadi acuan pokok dalam pengajaran Sang Budha, karena Tuhanitu nonpersonifikatif, maka Buddha juga tidak mempersonifikasikannya. Sang Buddha hanya mengajarkan kepada kita bahwa penting bagi kita untuk mencapai pencerahan dan mencapai kondisi anatta, asankhata dan bebas dari samsara melalui pencapaian nibbana layaknya pendekatan pengertian Tuhan yang Sang Buddha berikan itu.

Di luar semua penjelasan itu, Umat BUddhis dapat menarik sebuah kesimpulan kecil, bahwa TUhan bukan sosok personal dan bersifat Nonpersonifikatif.

Nibbana adalah pencapaian bodhi yang Sang BUddha tekuni selama sekian lama dan berpuncak pada 7 hari 7 malam terakhir sebelum dan hingga pencapaian bodhinya tersebut. KOndisi Bathin yang telah bebas dari 10 belenggu ikatan, dan dilengkapi dengan seluruh sifat luhur seorang Sammasambuddha, itulah NIbbana. Dan Sang Buddha kemudian mengalami Mahaparinibbana yang artinya:
"Bahkan pada akhirnya mano, vacci dan kaya juga berhenti bergerak dan kesadaran yang telah mencapai nibbana akan turut berakhir di luar smasara."

Demikian, semoga semua makhluk hidup berbahagia. Sadhu, Sadhu, Sadhu. Namo Buddhaya. Namo Amitabha.
 _/\_

Offline katsu

  • Bukan Tamu
  • *
  • Posts: 33
  • Reputasi: -2
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Hoi Tuhan! Agamamu Sebenarnya Apa Sih?
« Reply #120 on: 14 April 2013, 11:20:22 AM »
Maitreya Bodhisattva / Mile Pusa (彌勒菩薩) / Bodhisatta Ariya Metteya / Miroku Bosatsu

Adalah seorang Bodhisattva tingkat ke-10 yang akan menjadi Buddha berikutnya setelah Buddha Sakyamuni. Beliau akan lahir ke dunia dan mengajarkan dharma kepada para makhluk di dunia ini setelah ajaran Buddha Sakyamuni dilupakan manusia. Ramalan tentang beliau diberikan sendiri oleh Buddha Sakyamuni

Arti Nama
Maitreya berasal dari akar kata Maitri, yg artinya cinta kasih. Dalam bahasa pali disebut Metteya dari akar kata Metta, yg artinya sama. Nama beliau yang lain adalah Ajita yang artinya 'tidak ada yang dapat mengungguli' . Menurut tata nama mandarin, Maitreya bermarga Maitri (慈), bernama Ajita (阿逸多)


Kisah awal pembangkitan tekad

Bagaimana kisah munculnya nama ini dan asal-usul Maitreya membangkitkan ikrar bodhicitta?

Kejadiannya bermula ketika Buddha Sakyamuni sedang berkunjung ke sebuah kerajaan. Saat itu Maitreya juga berada di sana sebagai seorang putra brahmana yang mendatangi Buddha untuk memberi penghormatan. Sekelompok brahmacari (pertapa) melihat sosok Maitreya memiliki 32 tanda fisik unggul dengan tubuh memancarkan cahaya gemilang. Merasa sangat aneh dan takjub melihat hal ini, mereka lalu bertanya kepada Buddha, di hadapan Buddha manalah Maitreya pernah membangkitkan bodhicitta untuk pertama kalinya hingga memiliki tubuh cahaya yang sedemikian cemerlang yang hampir tidak berbeda dengan tubuh Bhagava? Pada kesempatan itulah Buddha menceritakan sebuah kisah kilas balik pada masa kalpa tak terhingga yang telah lampau. Saat itu terdapat seorang Buddha bernama Buddha Maitreya. Seorang brahmana bernama Sarvanyanaprabhasa mengajak Buddha Maitreya beradu debat. Karena tidak mampu mengungguli Buddha Maitreya, Brahmana akhirnya menyerah kalah dan memohon menjadi siswa Buddha Maitreya. Pada kesempatan itulah Brahmana Sarvanyanaprabhasa membangkitkan Abhinihara, yakni tekad mencapai Penerangan Sempurna yang sama seperti Buddha Maitreya, juga berharap memiliki nama yang sama pula yakni Maitreya. Siapakah Brahmana Sarvanyanaprabhasa? Tidak lain adalah Bodhisattva Ajita Maitreya.

Sumber Kitab suci

Kanon Pali :

Cakkavatti-Sihanada Sutta , DN 26


Komentar Pali

Visudhi Magga Bab XIII, 127)

Dasabodhisattuppattikatha/ The Birth-stories of the Ten Bodhisattas)

Anagatavamsa / Kronik Buddha yang Akan Datang

Dasabodhisatta- uddesa


Sutra Sansekerta

Buddhavacana Maitreya Bodhisattva Sutra

Madhyamagama -- bagian Shuo Ben Jing.

Maitreyavyakaraana (The Prophecy of Maitreya)

Kriyatantra of Maitreya

Vimalakirti Nirdesa Sutra

Buddhavaca Maitreya Upapadyante Tusita Dhyana Sutra [Sutra Buddha membabarkan Bodhisattva Maitreya terlahir di Alam Tusita]

Lalitavistara Sutra

Sutra Maitreya Memasuki MahaParinibbana

Sutra Maharatnakutta 88 (大寶積經 卷八十八


Teks Sansekerta lain

Vyâghri Jâtaka (Bakal Pangeran Siddharta menjadi guru Bodhisattva Ajita)

Sumber : http://mahayana-dharma-school.blogsp...dhisattva.html