//honeypot demagogic

 Forum DhammaCitta. Forum Diskusi Buddhis Indonesia

Author Topic: mohon bimbingannya  (Read 5703 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
mohon bimbingannya
« on: 05 May 2010, 03:39:06 PM »
namo buddhaya,  _/\_

teman2, sebelumnya maaf jika pertanyaan saya rada konyol.
adakah di antara teman2 se-dhamma  yg bisa menjelaskan kpd saya asal usul munculnya makhluk makhluk yg hidup di 31 alam kehidupan ini? ( bukan asal usul manusia )

lalu, mengapa setelah Buddha Gotama parinibbana, beliau tidak turun kembali ke bumi untuk membabarkan dhamma?
jangan2 karena kamma kita tdk mendukung utk bertemu dan mendengar ceramah dr Beliau??
 :'(  :'(  :'(  :'(   :'(

 mohon bimbingannya _/\_ _/\_

Offline Shining Moon

  • Sebelumnya: Yuri-chan, Yuliani Kurniawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.148
  • Reputasi: 131
Re: mohon bimbingannya
« Reply #1 on: 05 May 2010, 04:07:03 PM »
Karena setelah Parinibbana, tidak ada lagi kehidupan yang berulang. Makanya, tidak mungkin ada cerita bahwa Sang Buddha turun ke dunia untuk membabarkan dhamma.
 
Kamma kita tidak mendukung mendengar ceramah Sang Buddha? Bukankah adaTipitaka, ada Dhamma, dan ada Sangha yang mewarisi ajaran Sang Buddha?

Kalau asal usul 31 alam kehidupan, saya tidak bisa menjawabnya. Semoga dapat dimengerti
Life is beautiful, let's rock and roll..

Offline Dhamma Sukkha

  • Sebelumnya: Citta Devi
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.607
  • Reputasi: 115
  • kilesaa... .... T__T""" :) _/\_
Re: mohon bimbingannya
« Reply #2 on: 05 May 2010, 04:08:33 PM »
namo buddhaya,  _/\_

teman2, sebelumnya maaf jika pertanyaan saya rada konyol.
adakah di antara teman2 se-dhamma  yg bisa menjelaskan kpd saya asal usul munculnya makhluk makhluk yg hidup di 31 alam kehidupan ini? ( bukan asal usul manusia )

lalu, mengapa setelah Buddha Gotama parinibbana, beliau tidak turun kembali ke bumi untuk membabarkan dhamma?
jangan2 karena kamma kita tdk mendukung utk bertemu dan mendengar ceramah dr Beliau??
 :'(  :'(  :'(  :'(   :'(

 mohon bimbingannya _/\_ _/\_
met kenall... \;D/ \;D/ \;D/
hee... yg kedua.. 8) V

asal usul makhluk hidup ada dijelaskan dalam Aganna sutta... \;D/ \;D/ \;D/
cari di google aja aganna suttanyaa... ;D ;D ;D
Quote
lalu, mengapa setelah Buddha Gotama parinibbana, beliau tidak turun kembali ke bumi untuk membabarkan dhamma?
Buddha Gotamanya sudah parinibbana bagaimana bisa turun lagii? mo turun ke mana jugaa?
Buddha Gotama sudah memutuskan lingkaran samsara, jadi tdk akan terlahir lagi ke dunia ini... ;D ;D ;D

dan lagi, setelah Buddha Gotama, akan ada penggantinya yang lainn... \;D/ \;D/ \;D/

benar kata ckurr... ;D ;D ;D
masih ada tipitaka, dkk kokk... ajarannya belum lenyap sepenuhnyaa... \;D/ \;D/ \;D/
« Last Edit: 05 May 2010, 04:26:57 PM by Dhamma Sukkha »
May All being Happy in the Dhamma ^^ _/\_

Karena Metta merupakan kebahagiaan akan org lain yg tulus \;D/

"Vinayo ayusasanam"
sasana/ajaran Buddha akan bertahan lama karena vinaya yg terjaga... _/\_ \;D/

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: mohon bimbingannya
« Reply #3 on: 05 May 2010, 04:30:30 PM »
Karena setelah Parinibbana, tidak ada lagi kehidupan yang berulang. Makanya, tidak mungkin ada cerita bahwa Sang Buddha turun ke dunia untuk membabarkan dhamma.
 
Kamma kita tidak mendukung mendengar ceramah Sang Buddha? Bukankah adaTipitaka, ada Dhamma, dan ada Sangha yang mewarisi ajaran Sang Buddha?

Kalau asal usul 31 alam kehidupan, saya tidak bisa menjawabnya. Semoga dapat dimengerti

apakah ketika Sang Buddha turun ke bumi, beliau harus tumimbal lahir dl?
perumpamaanya seperti ini : ketika ad dewa x turun ke bumi untuk membantu se'org manusia, yg dilakukan dewa tsb hanya berpindah alam. dr alam dewa ke alam manusia. bukan tumimbal lahir ke alam manusia.
jadi mnrut saya, hal yg sama berlaku utk Sang Buddha sendiri. jika beliau ingin turun ke bumi, beliau tdk harus tumimbal lahir dl. CMIIW

maaf jika ada kata2 yg salah  _/\_

Offline Shining Moon

  • Sebelumnya: Yuri-chan, Yuliani Kurniawan
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.148
  • Reputasi: 131
Re: mohon bimbingannya
« Reply #4 on: 05 May 2010, 04:37:11 PM »
Jin Mabok..arti Parinibbana itu kan meninggal, tapi karena yang meninggal sudah merealisasikan nibbana, makanya disebut Parinibbana.
Ini adalah hal yang berbeda dengan deva/devi yang turun ke bumi karena ingin membantu orang..tolong dimengerti dulu kalau dari awal konsepnya sudah salah ya


Karena setelah Parinibbana, tidak ada lagi kehidupan yang berulang. Makanya, tidak mungkin ada cerita bahwa Sang Buddha turun ke dunia untuk membabarkan dhamma.
 
Kamma kita tidak mendukung mendengar ceramah Sang Buddha? Bukankah adaTipitaka, ada Dhamma, dan ada Sangha yang mewarisi ajaran Sang Buddha?

Kalau asal usul 31 alam kehidupan, saya tidak bisa menjawabnya. Semoga dapat dimengerti

apakah ketika Sang Buddha turun ke bumi, beliau harus tumimbal lahir dl?
perumpamaanya seperti ini : ketika ad dewa x turun ke bumi untuk membantu se'org manusia, yg dilakukan dewa tsb hanya berpindah alam. dr alam dewa ke alam manusia. bukan tumimbal lahir ke alam manusia.
jadi mnrut saya, hal yg sama berlaku utk Sang Buddha sendiri. jika beliau ingin turun ke bumi, beliau tdk harus tumimbal lahir dl. CMIIW

maaf jika ada kata2 yg salah  _/\_
Life is beautiful, let's rock and roll..

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: mohon bimbingannya
« Reply #5 on: 05 May 2010, 04:42:27 PM »
Karena setelah Parinibbana, tidak ada lagi kehidupan yang berulang. Makanya, tidak mungkin ada cerita bahwa Sang Buddha turun ke dunia untuk membabarkan dhamma.
 
Kamma kita tidak mendukung mendengar ceramah Sang Buddha? Bukankah adaTipitaka, ada Dhamma, dan ada Sangha yang mewarisi ajaran Sang Buddha?

Kalau asal usul 31 alam kehidupan, saya tidak bisa menjawabnya. Semoga dapat dimengerti

apakah ketika Sang Buddha turun ke bumi, beliau harus tumimbal lahir dl?
perumpamaanya seperti ini : ketika ad dewa x turun ke bumi untuk membantu se'org manusia, yg dilakukan dewa tsb hanya berpindah alam. dr alam dewa ke alam manusia. bukan tumimbal lahir ke alam manusia.
jadi mnrut saya, hal yg sama berlaku utk Sang Buddha sendiri. jika beliau ingin turun ke bumi, beliau tdk harus tumimbal lahir dl. CMIIW

maaf jika ada kata2 yg salah  _/\_
saudara jin mabok...
SangBuddha telah parinibbana yakni telah keluar dari 31 alam kehidupan...beliau sudah melampaui kata "ADA" dan "Tiada". jadi tidak mungkin beliau muncul baik dalam bentuk tubuh halus atau bagaimana...

sebab beliau sudah benar-benar LENYAP dan tak bersisa...ibarat sumbu lilin yang abis terbakar total....tidak punya sisa lagi.

sedangkan para dewa yang ingin kemanusia biasanya mengubah bentuk tubuhnya atau bahkan tidak mengubah....hal itu tidak ada masalah.
alam dewa catumaharjika hingga tavatimsa masih berkutat di bumi. misalkan di gunung atau di pohon.


sedangkan pemahaman anda adalah sang buddha masih ada disebuah alam entah dimana...mirip seperti surga atau apalah, jadi bisa naik turun atau ke mana saja sesuai keinginan... >>> ini adalah pemahaman keliru dalam buddhisme theravada ^^
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: mohon bimbingannya
« Reply #6 on: 05 May 2010, 05:01:51 PM »
Karena setelah Parinibbana, tidak ada lagi kehidupan yang berulang. Makanya, tidak mungkin ada cerita bahwa Sang Buddha turun ke dunia untuk membabarkan dhamma.
 
Kamma kita tidak mendukung mendengar ceramah Sang Buddha? Bukankah adaTipitaka, ada Dhamma, dan ada Sangha yang mewarisi ajaran Sang Buddha?

Kalau asal usul 31 alam kehidupan, saya tidak bisa menjawabnya. Semoga dapat dimengerti

apakah ketika Sang Buddha turun ke bumi, beliau harus tumimbal lahir dl?
perumpamaanya seperti ini : ketika ad dewa x turun ke bumi untuk membantu se'org manusia, yg dilakukan dewa tsb hanya berpindah alam. dr alam dewa ke alam manusia. bukan tumimbal lahir ke alam manusia.
jadi mnrut saya, hal yg sama berlaku utk Sang Buddha sendiri. jika beliau ingin turun ke bumi, beliau tdk harus tumimbal lahir dl. CMIIW

maaf jika ada kata2 yg salah  _/\_
saudara jin mabok...
SangBuddha telah parinibbana yakni telah keluar dari 31 alam kehidupan...beliau sudah melampaui kata "ADA" dan "Tiada". jadi tidak mungkin beliau muncul baik dalam bentuk tubuh halus atau bagaimana...

sebab beliau sudah benar-benar LENYAP dan tak bersisa...ibarat sumbu lilin yang abis terbakar total....tidak punya sisa lagi.

sedangkan para dewa yang ingin kemanusia biasanya mengubah bentuk tubuhnya atau bahkan tidak mengubah....hal itu tidak ada masalah.
alam dewa catumaharjika hingga tavatimsa masih berkutat di bumi. misalkan di gunung atau di pohon.


sedangkan pemahaman anda adalah sang buddha masih ada disebuah alam entah dimana...mirip seperti surga atau apalah, jadi bisa naik turun atau ke mana saja sesuai keinginan... >>> ini adalah pemahaman keliru dalam buddhisme theravada ^^

 ^:)^  ^:)^  ^:)^
trimakasih atas pencerahannya.
selama ini saya berpikir bahwa mereka yg telah tercerahkan ( para buddha dan para arahat ) setelah parinibbana tetap terlahir di 31 alam kehidupan ini.
hanya saja mereka akan hidup abadi dan tidak akan tumimbal lahir lg.
tp ternyata mereka telah benar benar lenyap, tdk ada lg.

[at] all :  :jempol:  :jempol:  :jempol:
saya ucapkan terimakasih  ^:)^  ^:)^

 _/\_

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: mohon bimbingannya
« Reply #7 on: 05 May 2010, 05:11:02 PM »
[at] bro Dhamma Sukkha :
saya pikir saya akan benar benar menjadi mabok jika membaca semua isi aganna sutta tsb.  ;D  ;D

bisakah bro membantu menjelaskan scr sedehana proses tercipta/terbentuknya semua makhluk makhluk yg ada di 31 alam kehidupan ini??
otak saya benar benar tdk sanggup utk mengerti isi dr aganna sutta tsb.
maklum, namanya aja 'jin mabok'. lg mabok nii. dan juga saya masi kecil  :|

 _/\_

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: mohon bimbingannya
« Reply #8 on: 05 May 2010, 05:22:46 PM »
bro jin, dhamma sukkha itu cewek...hahaha
atau sudah operasi ganti kelamin.. ;D i don't know.

proses tercipta 31 alam kehidupan ini tidak pernah di jelaskan oleh SangBuddha...
dalam Aganna sutta hanya menjelaskan tentang terciptanya sebuah kappa baru( bumi baru) dari awal...
dan proses terciptanya manusia yang dari alam cahaya ke rupa manusia yang padat.

mengapa SangBuddha tidak menjelaskannya?
Sangbuddha pernah memberi alasan bahwa ketika hal itu coba di jelaskannya maka akan memakan waktu yang sangat lama, bahkan pendengarnya saja bakalan mati duluan.

ini ibarat mencoba menjelaskan kisah peristiwa dalam 1 abad secara jelas n rinci di atas kertas se-ukuran HVS/folio...wkwkwk
tentu tidak akan cukup dan yang ada hasilnya hanya "SIA-SIA"
« Last Edit: 05 May 2010, 05:25:51 PM by marcedes »
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

Offline Dhamma Sukkha

  • Sebelumnya: Citta Devi
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.607
  • Reputasi: 115
  • kilesaa... .... T__T""" :) _/\_
Re: mohon bimbingannya
« Reply #9 on: 05 May 2010, 05:36:05 PM »
boleh2... ;D ;D ;D
singkat2 ajaa yaa...
gini yg w tangkep dari aganna sutta..
dulu awal2 nya semua makhluk dari alam Abhassara, yg berbentuk cahaya gituu...
lalu makhluk2 itu memakan sari2 tanah yg adaa...
krn mereka memakan sari2 tanah itu terus menerus, lama kelamaan cahaya dlm tubuh mereka semakin berkurang...
lalu sari2 tanahnya lama kelamaan klo gak salah berubah menjadi padi2an, dkk gituu...
manusia yg mencicipinya semakin memiliki byk nafsu... lama2 cahaya ditubuh mereka hilang, dan mereka menjadi memiliki bentuk tubuh.. sesuai dgn byk dikitnya mereka memakan hal itu, lama2 yg satu dgn yg lain saling melihat, dan menimbulkan kesombongan dalam dirinyaa...
gitu2 dahh... ^^""

klo ada yg salah mohon dikoreksi yaa...^^""
klo utk lbh jelasnya sih bagusan baca ajaa suttanyaa... \;D/ \;D/ \;D/
coba baca ajaa... menarik kokk... \;D/ \;D/ \;D/
sptnya kan yg kujelaskan kurang jelas, jadi lbh bagus baca aja langsung suttanyaa... \;D/ \;D/ \;D/
lbh jelass... \;D/ \;D/
ato klo ngga, bacanya dicicil2 ajaa... \;D/ \;D/ \;D/
« Last Edit: 05 May 2010, 05:42:20 PM by Dhamma Sukkha »
May All being Happy in the Dhamma ^^ _/\_

Karena Metta merupakan kebahagiaan akan org lain yg tulus \;D/

"Vinayo ayusasanam"
sasana/ajaran Buddha akan bertahan lama karena vinaya yg terjaga... _/\_ \;D/

Offline Dhamma Sukkha

  • Sebelumnya: Citta Devi
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.607
  • Reputasi: 115
  • kilesaa... .... T__T""" :) _/\_
Re: mohon bimbingannya
« Reply #10 on: 05 May 2010, 05:39:43 PM »
bro jin, dhamma sukkha itu cewek...hahaha
atau sudah operasi ganti kelamin.. ;D i don't know.

belommmm... :hammer:
msh tetep cewee kokk... :)) :)) :))
May All being Happy in the Dhamma ^^ _/\_

Karena Metta merupakan kebahagiaan akan org lain yg tulus \;D/

"Vinayo ayusasanam"
sasana/ajaran Buddha akan bertahan lama karena vinaya yg terjaga... _/\_ \;D/

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: mohon bimbingannya
« Reply #11 on: 05 May 2010, 07:36:01 PM »
bro jin, dhamma sukkha itu cewek...hahaha
atau sudah operasi ganti kelamin.. ;D i don't know.

proses tercipta 31 alam kehidupan ini tidak pernah di jelaskan oleh SangBuddha...
dalam Aganna sutta hanya menjelaskan tentang terciptanya sebuah kappa baru( bumi baru) dari awal...
dan proses terciptanya manusia yang dari alam cahaya ke rupa manusia yang padat.

mengapa SangBuddha tidak menjelaskannya?
Sangbuddha pernah memberi alasan bahwa ketika hal itu coba di jelaskannya maka akan memakan waktu yang sangat lama, bahkan pendengarnya saja bakalan mati duluan.

ini ibarat mencoba menjelaskan kisah peristiwa dalam 1 abad secara jelas n rinci di atas kertas se-ukuran HVS/folio...wkwkwk
tentu tidak akan cukup dan yang ada hasilnya hanya "SIA-SIA"


uuppss.. maaf sis DS maaf  ^:)^  ^:)^  ^:)^

waahh, krn tdk pernah dijelaskan di sutta manapun, brti sampai kpn pun akan mnjdi misteri yah?  :o  :o

klo mnrut agm ttgga kn semuanya diciptakan oleh makhluk antah brantah yg mrka sebut tuhan tuh.
jd klo mrka nanya sama saya ttg bgmn trciptanya semua makhluk dan 31 alam kehidupan itu, saya jwbnya apa dong?

boleh2... ;D ;D ;D
singkat2 ajaa yaa...
gini yg w tangkep dari aganna sutta..
dulu awal2 nya semua makhluk dari alam Abhassara, yg berbentuk cahaya gituu...
lalu makhluk2 itu memakan sari2 tanah yg adaa...
krn mereka memakan sari2 tanah itu terus menerus, lama kelamaan cahaya dlm tubuh mereka semakin berkurang...
lalu sari2 tanahnya lama kelamaan klo gak salah berubah menjadi padi2an, dkk gituu...
manusia yg mencicipinya semakin memiliki byk nafsu... lama2 cahaya ditubuh mereka hilang, dan mereka menjadi memiliki bentuk tubuh.. sesuai dgn byk dikitnya mereka memakan hal itu, lama2 yg satu dgn yg lain saling melihat, dan menimbulkan kesombongan dalam dirinyaa...
gitu2 dahh... ^^""

klo ada yg salah mohon dikoreksi yaa...^^""
klo utk lbh jelasnya sih bagusan baca ajaa suttanyaa... \;D/ \;D/ \;D/
coba baca ajaa... menarik kokk... \;D/ \;D/ \;D/
sptnya kan yg kujelaskan kurang jelas, jadi lbh bagus baca aja langsung suttanyaa... \;D/ \;D/ \;D/
lbh jelass... \;D/ \;D/
ato klo ngga, bacanya dicicil2 ajaa... \;D/ \;D/ \;D/

terimakasih banyak  :)  :)

 _/\_

Offline wen78

  • Sebelumnya: osin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.014
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Re: mohon bimbingannya
« Reply #12 on: 05 May 2010, 08:13:40 PM »
jd klo mrka nanya sama saya ttg bgmn trciptanya semua makhluk dan 31 alam kehidupan itu, saya jwbnya apa dong?
jawab aja begini,

siapa-pun yg menciptakan atau apa-pun yg mengakibatkan terbentuknya mahluk dan 31 alam kehidupan, tidak akan mengubah apapun selain terpenuhinya rasa ingin tau tsb.
tau atau tidak tau, tidak akan mengubah diri sendiri menjadi orang yg lebih baik  :)
segala post saya yg tidak berdasarkan sumber yg otentik yaitu Tripitaka, adalah post yg tidak sah yg dapat mengakibatkan kesalahanpahaman dalam memahami Buddhism. dengan demikian, mohon abaikan semua statement saya di forum ini, karena saya tidak menyertakan sumber yg otentik yaitu Tripitaka.

Offline jin mabok

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 174
  • Reputasi: 7
  • Gender: Male
Re: mohon bimbingannya
« Reply #13 on: 05 May 2010, 11:17:56 PM »
jd klo mrka nanya sama saya ttg bgmn trciptanya semua makhluk dan 31 alam kehidupan itu, saya jwbnya apa dong?
jawab aja begini,

siapa-pun yg menciptakan atau apa-pun yg mengakibatkan terbentuknya mahluk dan 31 alam kehidupan, tidak akan mengubah apapun selain terpenuhinya rasa ingin tau tsb.
tau atau tidak tau, tidak akan mengubah diri sendiri menjadi orang yg lebih baik  :)

trimakasih atas jawabannya.  :lotus:

 _/\_

Offline marcedes

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.528
  • Reputasi: 70
  • Gender: Male
  • May All Being Happinesssssssss
Re: mohon bimbingannya
« Reply #14 on: 05 May 2010, 11:58:42 PM »
kalau menurut saya jawaban yang diberikan kepada orang itu adalah

kita tidak perlu alih-alih berharap agama kita terpandai dalam hal pengetahuan mengenai awal mula...
toh apabila ditanyakan juga tidak ada satu agamapun yang punya bukti kuat akan pernyataan mereka...
termasuk agama buddha loh..

tapi tidak perlu kecewa...ini dia jawaban yang diberikan oleh sang Buddha kepada murid beliau

Quote
Demikian yang saya dengar.
Pada suatu ketika Sang Bhagava berada di Jetavana, taman milik Anathapindika, Savatthi. Kotbah ini dibabarkan berkenaan dengan pertanyaan Malunkyaputta kepada Sang Buddha.

Pada suatu ketika bhikkhu Malunkyaputta sedang berdedikasi sendiri dan muncul tentang:


Dunia kekal
Dunia tidak kekal
Dunia terbatas
Dunia tak terbatas
Jiwa sama dengan jasmani
Jiwa tidak sama dengan jasmani
Setelah meninggal, Tathagata ada
Setelah meninggal, Tathagata tidak ada
Setelah meninggal, Tathagata ada dan tidak ada
Setelah meninggal, Tathagata bukan ada dan bukan tidak ada

Saya akan menanyakan hal-hal ini kepada Sang Bhagava. Jika, Sang Bhagava menerangkan salah satu diri hal-hal itu, maka saya akan tetap melaksanakan penghidupan suci di bawah bimbingan beliau; bila ia tidak menerangkannya, saya akan meninggalkan penghidupan suci.
Ketika hari telah petang, Malunkyaputta bangun dari meditasi dan pergi menjumpai Sang Buddha. Malunkyaputta menanyakan sepuluh hal itu dan mohon Sang Buddha memberikan jawaban dapat menjawabnya atau tidak. "Malunkyaputta, apakah saya pernah mengatakan kepadamu: Malunkyaputta, datang dan laksanakanlah penghidupan suci (brahmacari) di bawah bimbinganku dan saya akan menerangkan padamu bahwa, 'dunia kekal', 'dunia tidak kekal', setelah menilai, Tathagata bukan ada dan bukan tidak ada."
"Tidak. Bhante." "Apakah engkau pernah mengatakan kepadaku: 'Saya akan melaksanakan penghidupan suci di bawah bimbingan Sang Bhagava, dan Sang Bhagava akan menerangkan kepadaku tentang 'dunia kekal', 'dunia tidak kekal', .... setelah meninggal, Tathagata bukan ada dan bukan tidak ada."
"Tidak, Bhante."
"Bila demikian, siapakah anda dan yang akan kau tinggalkan?

Jika ada orang berkata: 'Saya tidak akan melaksanakan penghidupan suci di bawah bimbingan Sang Bhagava bila Sang Bhagava tidak menerangkan padamu 'dunia kekal', ....... setelah meninggal, Tathagata bukan ada dan bukan tidak ada'; karena hal itu belum diterangkan oleh Sang Tathagata maka orang itu akan mati. Misalnya, ada orang yang terkena panah beracun, lukanya dalam, karena kenalan dan keluarganya membawa seorang dokter operasi, tetapi orang itu berkata: 'Saya tak mau dokter saya, kedudukannya, aramanya, apakah ia pendek atau tinggi, hitam atau cerah kulitnya, ia tinggal di kota atau di desa .... bentuk panah yang melukai itu. Hal-hal itu belum dapat diketahui, orang itu telah meninggal, demikian pula halnya dengan kamu Malunkyaputta.

Tidak ada penghidupan suci (brahmacari) bila masih ada pandangan, 'dunia kekal', 'dunia tidak kekal', .... setelah meninggal, Tathagata bukan ada dan bukan tidak ada, juga masih ada kelahiran, usia tua, kematian, penderitaan, kesedihan, kesakitan, ratap tangis dan putus asa, yang saya terangkan untuk dilenyapkan sekarang di sini.

Malunkyaputta ingatlah apa yang saya tidak terangkan adalah tidak diterangkan, apa yang saya terangkan adalah diterangkan. Apakah yang saya tidak terangkan? Itu adalah 'dunia kekal, dunia tidak kekal, ..... setelah meninggal Tathagata bukan ada dan bukan tidak ada.' Apa yang saya tidak terangkan ini adalah tidak menghubungkan dengan kesejahteraan, itu tidak termasuk dalam prinsip berhubungan dengan kesejahteraan, itu tidak termasuk dalam prinsip penghidupan suci (brahmacari) itu tidak mengarah ke pelenyapan nafsu, pemusnahan, kedamaian. Pengetahuan langsung (abhinna), penerangan agung (sambodhi), nibbana.

Apakah yang saya terangkan ? Itu adalah dukkha, asal mula dukkha, lenyapnya dukkha serta jalan melenyapkan dukkha (magga).

Mengapa saya terangkan ? Karena itu berhubungan dengan kesejahteraan, termasuk dalam prinsip brahmacari, mengarah ke pelenyapan nafsu, pemusnahan, kedamaian, pengetahuan langsung, penerangan agung (sambodhi), nibbana."
Itulah yang dibabarkan Sang Bhagava Bhikkhu Malunkyaputta menjadi puas dan gembira.

jadi sekali lagi sangBuddha tidak bodoh dimana ingin menulis peristiwa sejarah secara detail pada selembar kertas folio/hvs..
karena itu pekerjaan sia-sia yang tidak mungkin.
kadang para umat saja mencoba memahami atau mencapai pencerahan dengan berjuang sampai akhir hayat pun tidak mampu....apalagi hal itu. ^^

jadi kerjakanlah hal yang lebih berguna, ketimbang kerja sia-sia.
« Last Edit: 06 May 2010, 12:01:33 AM by marcedes »
Ada penderitaan,tetapi tidak ada yang menderita
Ada jalan tetapi tidak ada yang menempuhnya
Ada Nibbana tetapi tidak ada yang mencapainya.

TALK LESS DO MOREEEEEE !!!

 

anything